1 Bulan Lagi Hutang Jamkesmas Cair

6984352904_f52666c16a_z.jpg

Utang Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) pada beberapa rumah sakit (RS) saat ini telah selesai tahap administrasi. Secepatnya, menurut Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron Mukti, dana ini akan cair.

Ditemui di sela-sela acara Focus Group Discussion International Pharmaceutical Manufacturer Group (IPMG) bertema Masa Depan SJSN di Tangan Pemerintah Baru Periode 2014-2019 di WTC, Selasa (19/8/2014), Wamenkes mengatakan, utang jamkesmas akan segera dibayarkan. Sehingga ia menekankan pihak industri obat untuk tidak menyulitkan pasien.

“Utang Jamkesmas Rp 2,9 Triliun cukup besar. Namun jangan sampai hal ini mengganggu distribusi obat. Pembelian obat mestinya tidak jadi masalah. Saya yakin tidak sampai 1 bulan, dana turun,” kata Wamenkes.

Wamenkes menambahkan, saat ini dana Jamkesmas tersebut telah selesai proses administrasi sehingga tinggal menunggu dana cair.

Sebelumnya, sejak JKN diresmikan pada 1 Januari 2014, utang Jamkesmas yang tadinya dibebani ke PT.Askes oleh Kementerian keuangan, saat ini dibebankan melalui P2JK (Pusat Pembiayaan Jaminan Kesehatan) Kementerian Kesehatan oleh Kementerian Keuangan. Dan kini, dana tersebut telah selesai diperiksa melalui proses audit verifikasi dan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Penyakit Pikun Harus Jadi Prioritas Nasional

Penyakit Pikun Harus Jadi Prioritas Nasional

Menjadikan demensia atau pikun sebagai prioritas nasional adalah satu-satunya cara untuk memastikan penderita demensia serta keluarganya memeroleh pengobatan serta perawatan yang terbaik. "Ini dapat dicapai dengan investasi terhadap penelitian maupun infrastruktur demi memperdalam pemahaman terhadap penyebab demensia, meningkatkan kualitas peralatan diagnosa serta mengembangkan teknik perawatan dan terapi terbaru yang efektif,"ujar ujar Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia DY Suharya, dalam surat elektroniknya ke redaksi Liputan6.com, Kamis (18/9/2014). Perlu juga meningkatkan advokasi, mulai dari membantu masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, mengenali gejala awal serta mengurangi stigma yang membuat keluarga dan pengasuh merasa malu mencari pertolongan dan dukungan. Pentingnya mengetahui, kata Suharya, tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, melainkan juga secara kolektif. "Tidak ada jalan keluar singkat, investasi untuk kesehatan masyarakat sudah selayaknya sejajar dengan prioritas nasional lainnya,"tegas Suharya. Pribadi yang sehat, kata Suharya, akan menjadikan Indonesia bangsa yang sehat. Ini han paling penting bagi kita semua. [...]

Segera Periksa Kesehatan Fisik Bila Kualitas Sperma Buruk

Segera Periksa Kesehatan Fisik Bila Kualitas Sperma Buruk

Bagi Anda para pria, pernahkan melakukan pengecekan kualitas sperma? Kualitas sperma yang buruk tak hanya mengenai hal itu semata tapi juga terkait dengan kesehatan pria secara keseluruhan menurut sebuah studi terbaru. Adanya masalah pada infertilitas pria merupakan sinyal adanya gangguan kesehatan pada tubuh lainnya seperti tekanan darah tinggi dan gangguan hormon. Penelitian ini menemukan bahwa 15 persen pasangan yang memiliki problema kesuburan, setengah diantaranya memiliki kualitas sperma yang buruk. Pada pria berusia 30 tahun dan mengalami ketidaksuburan lebih mungkin untuk meninggal akibat masalah jantung terang dokter. "Infertilitas atau ketidaksuburan adalah peringatan, ini adalah tanda adanya masalah dengan kesehatan secara keseluruhan. Tapi disini, kita melihat pada pria muda berusia 30-an," terang profesor dari Stanfor University School of Medicine, Michael Eisenberg seperti dilansir Daily Mail pada Jumat (12/12/2014). Oleh karena itu para peneliti dalam studi ini menyarankan bagi pria usia 30 tahun yang memiliki masalah dengan kesuburan sebaiknya diikuti dengan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Ini untuk mendeteksi secara dini adanya masalah kesehatan dalam tubu [...]

Hati-hati, Sikat Gigi Pembawa Bakteri Baru ke Dalam Mulut

Hati-hati, Sikat Gigi Pembawa Bakteri Baru ke Dalam Mulut

Kebanyakan dari kita, mungkin langsung meletakkan sikat gigi ke dalam gelas atau memasukannya ke dalam helm (khusus sikat gigi yang memiliki pelindung), usai membersihkan gigi dan gusi. Tahukah kita, bila cara seperti itu justru semakin memperbanyak jumlah bakteri dan kuman di dalam mulut?Tempat lembab merupakan tempat paling digemari oleh bakteri untuk tumbuh dan berkembang secara merajalela. Dan, sikat gigi yang dalam keadaan basah kita letakkan begitu saja ke dalam gelas atau helm, membuat suasananya menjadi lembab pula."Untuk itu, disarankan sehabis menyikat gigi, sikat gigi yang telah dibersihkan, dikepret atau dilap menggunakan tisu, agar bakteri yang ada di rongga-rongga bulu sikat gigi tidak berkembang biak," kata Prof. Dr. drg. Melanie S. Djamil, MBiomed FICD menjelaskan, ditulis Health Liputan6.com pada Sabtu (12/7/2014)Semua bakteri, lanjut Prof Mel, dapat hidup di suasana lembab, asam, dan basa. Terlebih, air yang digunakan, besar kemungkinan menjadi sumber pembawa materi-materi yang sifatnya dapat berkembang biak. "Kita juga harus tahu bahwa di satu sikat gigi yang dibiarkan dalam keadaan lembab, terdapat ratusan juta bakteri. Literatur yang mengatakan seperti itu," k [...]

Resep Menkes Nila Moeloek Tangani Kasus Kematian Ibu Anak

Resep Menkes Nila Moeloek Tangani Kasus Kematian Ibu Anak

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan cara mengurangi angka kematian ibu (AKI) yang masih cukup tinggi di Indonesia adalah dengan memberikan pendidikan mengenai kesehatan reproduksi kepada perempuan. "Kita (perempuan) tentu harus mikir untuk diri kita. Kalau mau punya anak kita harus tahu bagaimana mendidik dan menjaga kesehatan anak. Kita juga harus tahu bagaimana menjaga kesehatan diri sendiri," ujar Menkes usai melakukan serah terima jabatan dengan mantan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (1/11/2014). Sasaran Pembangunan Milenium (MDG) menargetkan angka kematian ibu (AKI) Indonesia pada tahun 2015 sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup namun berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, AKI mencapai 359 per 100.000 kelahiran hidup, meningkat drastis dari SDKI 2007 sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Capaian tersebut jauh dari target yang harus dicapai sehingga pemerintah melakukan beberapa terobosan untuk mengurangi AKI hingga ke tingkat yang diharapkan misalnya dengan menerapkan Jaminan Persalinan (Jampersal) dimana ibu dapat melahirkan secara gratis di layanan kesehat [...]

Mensos Pastikan Korban Longsor Dapat Suplai Logistik Cukup

Mensos Pastikan Korban Longsor Dapat Suplai Logistik Cukup

Bencana tanah longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Jimblung, Desa Sampang, Kecamatan Karang Kobar, Banjarnegara, Jawa Tengah. Sesuai dengan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) Kementerian Sosial (Kemensos), segera bergerak cepat dengan mengirimkan sejumlah paket bantuan bagi para korban bencana tersebut. ?Kemensos telah menerjunkan 100 personil dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), ? kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Sabtu (13/12/2014). Para Tagana itu, difokuskan untuk membantu pada masa evakuasi korban bencana tanah longsor. Selain itu, mereka juga ditugaskan mendirikan Pos Komando dan Pengendalian (Poskodal), dan menyediakan dapur umum lapangan. Saat ini, truk-truk bantuan sedang dalam perjalanan darat dengan membawa pasokan sejumlah kebutuhan logistik menuju gudang di Kabupaten Banjarnegara. Paket bantuan yang dibawa tersebut, berupa makanan anak 500 paket (56.250), family kit 327 paket (36.7650), per dapur kelurga 250 paket (277.640), serta selimut sebanyak 300 potong (59.000). ?Jumlah paket bantuan sebesar Rp 235.456.550, ? ujarnya. Sementara itu, paket bantuan ke Provinsi Jawa Tengah, berupa lauk pauk sebanyak 3.000 paket (58.520), makan anak 1.50 [...]

Buah dan Sayur Bantu Tingkatkan Mood dan Sikap Positif

Buah dan Sayur Bantu Tingkatkan Mood dan Sikap Positif

Sebuah studi yang diterbitkan The British Journal of Health Psychology menemukan bahwa orang yang makan lebih banyak buah dan sayuran memiliki keingintahuan dan kreativitas yang tinggi serta mampu bersikap positif.Dalam penelitian ini, peneliti meminta 405 orang berusia 17- sampai 25 tahun untuk merekam berapa banyak porsi buah, sayuran, permen, dan junk food yang mereka makan. Ratusan orang ini dinilai berdasarkan respon jawaban terhadap pertanyaan peneliti setiap hari. Hasilnya seperti yang diprediksi, peserta yang makan lebih banyak buah dan sayuran cenderung memiliki tingkat wawasan dan kecerdasan yang tinggi dan memiliki sifat-sifat positif."Bisa jadi karena nutrisi yang ditemukan dalam sayuran dan buah seperti vitamin C, antioksidan, dan vitamin B yang dapat meningkatkan nutrisi dan membantu tubuh dalam memproduksi hormon yang menimbulkan rasa menyenangkan seperti dopamin, serotonin, dan oksitosin," kata penulis studi, seperti dikutip Womenshealth, Kamis (21/8/2014).Meski begitu, peneliti mencatat bahwa temuan ini tidak cukup kuat untuk menunjukkan bahwa mengonsumsi buah dan sayur benar-benar menyebabkan dorongan suasana hati. "Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan, tapi [...]

Donor Darah Hari Ini, Gratis Cheese Burger!

Donor Darah Hari Ini, Gratis Cheese Burger!

Dalam rangka hari Palang Merah Internasional, perusahaan Klenger Burger membagikan cheese burger gratis bagi semua orang yang mendonorkan darahnya hari ini. Di twitter @klengerburger disebutkan, perusahaan tersebut bahkan mencatumkan ucapan selamat pada Palang Merah Indonesia @klengerburger Selamat Hari Palang Merah Internasional @palangmerah @ICRC_id @Pak_JK @PMI_DKI_Jakarta @PMI_JakSel Yuuk Maree.. Dalam kicauannya, Klengerburger juga memberitahukan cara mendapatkan free cheese burger untuk yang donor darah hari ini. Caranya cukup mudah, hanya dengan menunjukkan kartu bukti bahwa Anda donor hari ini ke restoran Klenger Burger di Tebet Barat Dalam Raya No.20. @palangmerah @ICRC_id @Pak_JK @PMI_DKI_Jakarta @PMI_JakSel Free cheese burger u/yg donor darah hr ini dg tjkkn krt mu Di tempat terpisah, Kepala Dokumentasi, Komunikasi dan Diseminasi Bidang organisasi dan Komunikasi Palang Merah Indonesia, Abdurrahman pun ikut menyuarakan hal tersebut. "Free Chesse Burger untuk yang donor hari ini, mudah-mudahan infonya bermanfaat ya," katanya singkat pada Liputan6.com, Kamis (8/5/2014). [...]

Pemerintah Tanggung Biaya Kesehatan dan Makan Korban Banjir

Pemerintah Tanggung Biaya Kesehatan dan Makan Korban Banjir

Musibah banjir kerap membawa konsekuensi lanjutan. Selain kerugian ekonomi, gangguan kesehatan seperti diare, masalah pencernaan dan pernapasan bakal muncul terutama untuk para korban di pengungsian. Meski begitu, jangan khawatir. Biaya kesehatan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang tertimpa musibah banjir semuanya ditanggung pemerintah. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk itu."Mengacu pada Undang-Undang Penanggulangan Bencana dan Undang-undang Kesehatan, apabila Kepala Daerah menyatakan Tanggap Darurat Bencana, maka pemerintah pusat secara otomatis mengambil alih biaya pelayanan kesehatan di luar skema pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dihimpun oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau BPJS Kesehatan," kata Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan (PPKK) Kemenkes RI, dr. Sri Henni Setiawati, MHA dalam rilis yang diterima tim Health Liputan6.com, Senin (20/1/2014).Sri Henni juga menegaskan meski dalam situasi tanggap darurat bencana, pelayanan kesehatan di pos kesehatan sesuai dengan standar pelayanan. "Sistem rujukan juga tetap dilaksanakan, sesuai ketentuan mulai dari sistem pelayanan dasar sampai ke pelayanan lanjutan," katan [...]

Anggota DPR : Gambar Seram di Bungkus Rokok Tak Efektif

Anggota DPR : Gambar Seram di Bungkus Rokok Tak Efektif

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menegaskan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012, mulai 24 Juni ini, semua Industri rokok wajib mencantumkan gambar peringatan dalam kemasan rokok. Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning menerangkan pencantuman peringatan gambar tersebut tidak akan berdampak banyak. "Sudah ada gambar orang kanker paru-paru, yang seram-seram itu sudah lama. Menurut aku sih tidak berdampak," imbuh Ribka di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/6/2014). Ia menilai hampir semua perokok tahu bahayanya dan tetap tak mengurangi niat mereka. Oleha karena itu, politisi PDIP itu menilai pencantuman gambar tak efektif. "Kalau mau berkurang, berkurang lebih dulu. Semua sudah tahu efek rokok, kalau aku lihat tak efektif," tegas Ribka. Bila tak mencantumkan gambar seram di bungkus rokok hari ini, Menkes Nafsiah Mboi mengatakan, sesuai Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009, sanksi untuk industri rokok dalam negeri dan impor mencakup pidana 5 tahun dan denda paling banyak 500 juta rupiah. Selain itu, seperti tertera di PP 109 tahhun 2012, sanksi admistratif berupa terguran lisan, teguran tertulis, penarikan produk, rekomendasi penghentian semenetara kegiatan dan atau rekomenda [...]

Sulit Tidur? Coba Teknik Pernapasan Ini

Sulit Tidur? Coba Teknik Pernapasan Ini

Insomnia atau sulit tidur menetap (persistent insomnia) yang paling sering menimpa seseorang di usia senja biasanya terjadi karena kenaikan berat badan yang mengganggu regulasi tubuh dari gula darah. Maka itu, gangguan tidur ini juga sering dikaitkan dengan peningkatkan risiko diabetes tipe 2. Seperti disampaikan Profesor kedokteran di University of Arizona, Andrew Weil, MD bahwa kurang tidur bagi lanjut usia dapat mempengaruhi fungsi kognitif dan meningkatkan stres yang memicu tingginya tekanan darah sehingga berisiko memiliki penyakit kronis. Dengan kata lain, masalah sulit tidur ini harus segera diatasi.Untuk tidur yang lebih baik, Andrew menyarankan teknik relaksasi dengan latihan bernafas sebelum Anda tidur malam ini, seperti dikutip Prevention, Senin (8/9/2014) berikut ini:1. Buang napas melalui mulut Anda. 2. Tutup mulut dan tarik napas melalui hidung sampai hitungan ke-4 3. Tahan napas selama 7 hitungan. 4. Buang napas selama 8 hitungan. 5. Ulangi urutan tersebut sampai 3 kali. Semoga teknik pernapasan untuk menghilangkan insomnia atau sulit tidur ini dapat diterapkan di keluarga terdekat. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *