25 Juta PKL Komit Ikut Serta BPJS Kesehatan

agung-laksono-bpjs-140102b.jpg

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono mewakili pemerintah menyambut gembira komitmen 25 juta PKL (Pedangang kaki Lima) yang tergabung dalam APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia) untuk mendukung program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Agung Laksono yang ditemui di Pasar Johar Baru bahwa pemerintah menyambut gembira menerima penyerahan kartu JKN untuk PKL di Jakarta Pusat.

“Ini cerminan bahwa kesadaran untuk jaga kesehatan, justru dimulai oleh PKL. Telah menjadi peserta juga berarti negara memberi jaminan kesehatan yang primer, sehingga kosmetik atau kecantikan tidak dijamin,” kata Menko Kesra, Kamis (2/1/2014).

Tapi yang paling penting, menurut Menko Kesra adalah pembayaran iuran yang seharusnya diselesaikan. “Tidak seberapa, hanya Rp 25 ribu untuk PKL. Ini dimaksudkan agar kita semua gotong royong. Dan kalau tidak mampu, itu dibiayai oleh negara.”

“Ingat, orang itu tidak selamanya sehat. Meski sudah jaga kesehatan, tetap bisa sakit. Bahkan ada yg bisa mendadak jatuh miskin karena sakit. Negara tidak menghedaki hal itu. Dengan kartu BPJS Kesehatan ini, PKL pun akan mendapat pelayanan kesehatan yang sama di daerah. Jadi tidak perlu bayar lagi, asal ada iuran,” jelasnya.

(Fit/Abd)

*Bagi Anda yang ingin mengetahui hasil ujian CPNS 2013 silakan klik di cpns.liputan6.com

Baca juga:

Syarat Daftar Jadi Peserta JKN

Perbedaan Asuransi Sosial dan Komersial

Angka Kematian Bayi di Indonesia Masih Tinggi, Apa Sebabnya?

Pemilik KJS di Jakarta Tidak Bisa Dobel Klaim Kalau Ada JKN

Sistem Layanan Kesehatan Berjenjang dalam JKN, Apakah Itu?

Begini Cara Daftar JKN untuk Peserta Perorangan!

Kisruh di Bidang Kesehatan Bakal Banyak di 2014

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
10 Orang Dokter Dikecam Karena Selfie di Ruang Operasi

10 Orang Dokter Dikecam Karena Selfie di Ruang Operasi

Niat hati melakukan selfie untuk mengenang ruang bedah lama yang akan ditutup dan diganti yang baru, aksi `narsis` sejumlah dokter dan perawat di Rumah Sakit Fengcheng, Xi'an, Cina, justru dianggap menyalahi aturan dan secara otomatis menuai kecaman.Wajar saja bila beragam komentar dilayangkan oleh para pengguna media sosial terkait aksi ini. Sebab, di dalam foto tersebut, terlihat seorang pasien yang masih terbaring di meja operasi.Menurut cerita dari salah seorang staf medis, pasien yang terlihat di dalam foto itu adalah seorang pria berusia 40 tahun yang mengalami kecelakaan dan kemungkinan kehilangan kedua kakinya begitu besar. Operasi yang dijalankan pun sungguh sulit, dan berlangsung sangat lama, sekitar 7 sampai 8 jam. Apalagi selama rentang waktu itu, tim medis dilarang makan dan minum. Karena operasi berjalan lancar dan tim medis memastikan bahwa pasien itu selamat dari maut yang merenggutnya, maka mereka merayakan kesuksesan tim dengan melakukan foto bersama di ruang bedah bersama pasien.Dilihat dari dua lembar foto yang ada di situs CNN Internasional, Rabu (24/12/2014), terlihat jelas kurang lebih 9 orang dokter menghadap kamera, dengan komposisi 5 orang dokter berganden [...]

Pasien Cangkok Ginjal Perlu Didampingi `Polisi` Galak

Pasien Cangkok Ginjal Perlu Didampingi `Polisi` Galak

Menteri BUMN Dahlan Iskan pernah menjalani transplantasi hati. Mungkin itu yang membuatnya berpikir perlu ada `polisi` galak di dalam keluarga agar transplantasi organ tubuh benar-benar sukses serta kesehatan tetap terjaga. Dahlan bersyukur dengan suksesnya operasi transplantasi yang dijalani bocah Hafidz dan Direktur Utama PT Angkasa Pura 1 (Persero), Tommy Soetomo. Hafidz menjalani transplantasi hati di RS Pertamedika Sentul dan Tommy cangkok ginjal di RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta. Hafidz kini sudah dipindahkan ke ruang perawatan biasa sedangkan Tommy sudah masuk kantor dengan beberapa pembatasan. Misalnya, selama sebulan tak boleh naik pesawat.Tommy mengetahui mengalami gagal ginjal tiga tahun lalu. Meski sudah harus cuci darah seminggu tiga kali, Tommy tetap bekerja keras. Kini setelah operasi, Dahlan mengirimkan email agar ada keluarga yang `galak` sehingga kesehatannya tetap terjaga."Saya memang agak keras menjaga Tommy. Beberapa hari sebelum transplantasi saya mengirim email yang harus dibaca seluruh anak-anaknya dan keluarga dekatnya. Belakangan saya malu karena salah seorang anak Tommy ternyata dokter."Saya minta istri Anda dan anak-anak Anda membaca email saya ini d [...]

Hari AIDS Sedunia, Waria dan PSK Bagikan Bunga Mawar

Hari AIDS Sedunia, Waria dan PSK Bagikan Bunga Mawar

PeduliSehat.info, Serang Peringatan Hari AIDS Sedunia diwarnai oleh demonstrasi yang dilakukan oleh puluhan waria dan pekerja seks komersil (PSK) se-Provinsi Banten. "Keterlibatan pemerintah dalam penanggulangan HIV AIDS sudah baik. Tapi PR (Pekerjaan Rumah) nya masih besar. Harus lakukan sosialisasi mulai dari tingkat terendah hingga tingkat teratas," kata Mamih Reza, ketua waria Banten di lokasi aksi (01/12/2014).Aksi yang dilakukan di lampu merah alun-alun Kota Serang ini juga diwarnai oleh pembagian bunga mawar dan selebaran yang berisi penjelasan tentang pencegahan virus mematikan tersebut.Menurutnya, di Provinsi Banten masih banyak ditemukan kasus kejadian HIV AIDS, seperti di kota Serang 116 orang, Kabupaten Serang 280, Kota Cilegon 87 kasus, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang empat ribu, Tangerang Selatan 500 kasus, Kabupaten Pandeglang 60, Kabupaten Lebak 30 kasus.Wilayah Tangerang menjadi paling banyak ditemukan kasus, karena wilayah tersebut berdekatan dengan wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat yang memang kasus HIV AIDS nya tinggi."Pemerintah harus di giatkan kembali melakukan sosialisasi dengan komunitas. Kami tidak melegalkan seks, tapi melakukan sosialisasi menggu [...]

Iklan Susu Formula Menyesatkan?

Iklan Susu Formula Menyesatkan?

Iklan produk susu formula di televisi turut memengaruhi keberhasilan seorang ibu dalam memberikan ASI untuk sang buah hati. Karena alasan ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akan membahasnya dalam puncak Pekan ASI Sedunia pada Senin (15/9/2014) "Yang akan dibahas pada hari itu mengenai pelanggaran pemasaran produk pengganti ASI di lapangan," kata Pakar ASI dari Rumah Sakit St. Corolus, dr. Utami Rusli dalam konferensi pers untuk Pekan ASI Sedunia di Ruang Mahamarjono, Gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kuningan, Jakarta, Jumat (12/9/2014) Dengan diselenggarakannya sejumlah kegiatan pada Pekan ASI Sedunia, lanjut Utami, diharapkan banyak pihak yang tergerak menjalankan PP Nomor 33 tahun 2012 tentang program ASI. "Dengan begitu akan ada yang disebut 'KPK' untuk memberantas penyesatan seperti ini," kata dia. Konsultan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia menjelaskan, dalam setiap iklan produk susu kerap ditemukan penyebutan bahwa DHA dan AHA akan membuat anak semakin pintar. Padahal, apa yang disajikan itu tidak didasari oleh suatu penelitian ilmiah. "Berdasarkan penelitian 16 metaanalisa, DHA dan AHA pada susu formula bayi tidak menjadikan bayi pintar. Tapi ASI [...]

4 Obat Alami Sembuhkan Anemia

4 Obat Alami Sembuhkan Anemia

Anemia adalah kondisi di mana seseorang mengalami kekurangan sel darah merah atau hemoglobin dalam darah. Bila Anda mengalami anemia maka darah tidak dapat menghasilkan oksigen yang cukup ke dalam organ dan jaringan. Hal ini menyebebabkan Anda mengalami kelelahan, pusing, sakit kepala, tangan dan kaki dingin, kekurangan energi, dan rambut rontok. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa kriteria anemia pada pria memiliki kurang dari 13 gram hemoglobin per desiliter, sedangkan wanita kurang dari 12 gram hemoglobin per desiliter. Jika Anda mengalami anemia, cobalah untuk mengonsumsi beragam jenis makanan di bawah ini, seperti dikutip Health Me Up, Minggu (10/8/2014)1. BitBit merupakan sumber dari zat besi dan nutrisi lain seperti serat, kalsium, kalium, vitamin, dan belerang. Karena kekurangan zat besi merupakan penyebab utama anemia, dan Anda dapat mengganti zat besi yang hilang dengan menambahkan bit dalam diet sehari-hari Anda.2. BayamSayuran berdaun hijau seperti bayam pun merupakan obat yang baik untuk mengobati anemia. Bayam merupakan sumber zat besi yang baik bersamaan dengan vitamin B12 dan asam folat. Nutrisi ini dapat membantu Anda mengurangi gejala yang berhubunga [...]

Ber-KTP Daerah Bisa Dapatkan Kartu BPJS di Jakarta, Asal

Ber-KTP Daerah Bisa Dapatkan Kartu BPJS di Jakarta, Asal

Mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa mendaftar sebagai anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) itu sulit karena alamat harus sesuai dengan domisili KTP. Padahal, dengan surat keterangan domisili dari RT/RW setempat saja, Anda bisa mendaftar. Begitu disampaikan Kepala Humas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Irfan Humaedi saat dihubungi Liputan6.com, Senin (8/12/2014). "Pendaftaran BPJS memang per wilayah. Tapi kalau domisilinya beda dengan yang di KTP, bawa surat keterangan domisili saja ke kantor BPJS dan bilang ke petugasnya," kata Irfan. Irfan menyontohkan, banyak kasus saat ini kecewa karena tidak bisa daftar di Jakarta padahal dia kerja di Jakarta namun domisili KTP di daerah. "Tidak perlu khawatir, tidak bisa dijamin. Asalkan peserta bilang ke petugas." [...]

Di RS Sanglah, Pasien Miskin Dapat Perlakuan Istimewa

Di RS Sanglah, Pasien Miskin Dapat Perlakuan Istimewa

Kalau di beberapa Rumah Sakit biasanya pasien miskin atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) sering terpinggirkan. Di RS Sanglah, Denpasar, pasien PBI malah dapat perlakuan istimewa. Seperti disampaikan Direktur Umum RSUP Sanglah, Dr Anak Ayu Sri Saraswati M.Kes bahwa khusus untuk perawatan pasien PBI, jika kelas tiga telah penuh maka pasien akan rawat inap di kelas dua dan seterusnya. "Secara keseluruhan, jumlah tempat tidur di RS kami ada 718. 48 persen di antaranya tempat tidur untuk kelas tiga. Tapi kan pasien JKN bukan cuma pasien kelas tiga. Ada juga kelas 2 dan 1 bahkan VIP. Perlakuan dan mutu pasien tidak ada yang dibedakan. Tapi kalau tempat tidur penuh, khusus PBI kami izinkan mereka dipindahkan sementara ke kelas dua atau satu, sampai ada yang kosong kami pindahkan lagi," kata Ayu saat ditemui di Media Center BPJS Kesehatan, Jakarta, Kamis (18/9/2014). Sebelumnya, RS Sanglah, Denpasar mendapatkan penghargaan Hospital Award the Best Role Model RS Vertical 2014 sebagai juara pertama dalam kategori RS Umum terbaik. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil penilaian dari tim penilai yang terdiri atas BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan. Parameter yang dijadikan kriteria [...]

Orangtua Juga Harus Mengerti tentang Kesehatan Reproduksi

Orangtua Juga Harus Mengerti tentang Kesehatan Reproduksi

Pendidikan kesehatan reproduksi (Kespro) tak hanya perlu bagi anak-anak, tetapi wajib. Bahkan orangtua pun harus mendapatkannya. Apalagi banyak orangtua yang menganggap pendidikan kesehatan reproduksi itu sebagai hal yang tabu.Demikian disampaikan Ketua Pusat Kajian Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia, Irwan Hidayana seperti ditulis Selasa (28/1/2014)."Seksualitas dan kesehatan reproduksi sepertinya masih menjadi tabu. Padahal ini penting sekali untuk mencegah perilaku berisiko. Tidak hanya anak, orangtua juga butuh pendidikan kespro," kata IrwanMenurut Irwan kebanyakan anak lebih terbuka dengan teman sebaya dibandingkan dengan keluarga untuk masalah reproduksi."Biasanya komunikasi anak dengan orangtua tentang masalah reproduksi tidak intens karena dipikir ini hal yang tabu. Anak mencari informasi akhirnya mencari tempat lain untuk bertanya misalnya teman atau internet yang bisa memicu perilaku berisiko," kata Irwan.Irwan berharap para orangtua lebih peduli dan meningkatkan pengetahuannya tentang seksualitas dan reproduksi untuk anak."Bisa jadi anak jadi tidak terbuka saat ada gangguan kesehatan reproduksinya. Atau Jangan-jangan orangtua sebenarnya bingung menjawab pertany [...]

JKN Bukan untuk Pelayanan Kesehatan Kosmetik

JKN Bukan untuk Pelayanan Kesehatan Kosmetik

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memang menanggung segala bentuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta. Tapi harus diingat, JKN bukan untuk pelayanan kesehatan kosmetik.Demikian diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, HR. Agung Laksono beberapa waktu lalu di Istana Bogor bersama Presiden Republik Indonesia SBY dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi."Pelayanan kesehatan yang ditanggung ialah pelayanan kesehatan dasar yang mengancam jiwa seseorang, jadi bukan pelayanan kesehatan kosmetik," kata Agung Laksono."Termasuk di dalamnya kecelakaan, pengobatan, semua ditanggung termasuk hemodialisa (cuci darah)," kata Agung Laksono menambahkan seperti rilis yang diterima Health Liputan6.com, Kamis (2/1/2013)Dijelaskan Agung, bagi masyarakat yang sudah resmi menjadi peserta dan membayar iuran, maka ia berhak mendapatkan pelayanan kesehatan secara lengkap sesuai indikasi medis.Jaminan Kesehatan Nasional merupakan bentuk perlindungan kesehatan agar peserta memeroleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan, yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iuran yang dibayar oleh pemeri [...]

Salah Satu Misi Para Tenaga Medis ke Daerah Tertinggal

Salah Satu Misi Para Tenaga Medis ke Daerah Tertinggal

Dikirimnya para dokter/dokter gigi PTT untuk bertugas ke daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) diharapkan dapat memberikan informasi yang memadai dan layanan bagi masyarakat di sana dan utamanya demi mendukung lancarnya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Demikian disampaikan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH saat melepas perwakilan dari 405 orang dokter/dokter gigi PTT di Gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kuningan, Jakarta, Senin (28/4/2014). "Mereka sudah dibekali ilmu JKN. Semoga, selama bertugas, mereka juga dapat menyosialisasikan pada para masyarakat yang menjadi pasiennya," kata Menkes. Kalau para dokter PTT ini dapat mengatur supaya seluruh penduduk yang dilayani menjadi peserta JKN, lanjut Menkes, selain sudah terjamin kesehatan dan pelayanan pada seluruh penduduk, Puskesmas pun akan mendapatkan dana kapitasi sesuai jumlah pesertanya. Apalagi bila di Puskesmas itu ada dokter umum, dokter gigi, perawat, dan bidan maka akan mendapatkan dana kapitasi sebesar Rp. 6.000 per orang. "Jadi, kalau misalnya dia melayani 5000 penduduk, maka akan mendapatkan Rp. 30 juta per bulannya," kata Menkes menerangkan. Semu [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *