3 Cara Memperkuat Gigi

cavitypose3.jpg

Banyak yang menganggap kekuatan gigi ditentukan pada masa anak-anak hingga remaja. Setelah dewasa, maka tidak ada kesempatan lagi untuk merawat dan memperkuat gigi. Pendapat ini salah. Ketika Anda dewasa, masih banyak cara lain yang dapat dilakukan untuk merawat dan memperkuat gigi.

Dilansir dari Howstuffworks pada Kamis (23/10/2014) memperkuat gigi dapat dilakukan dengan cara menempatkan mineral kembali ke enamel gigi atau yang dinamakan dengan remineralisasi. Berikut 3 cara remineralisasi.

Pastikan Dapat Cukup Flouride

Flouride dapat membantu membuat kristal yang membentuk kembali enamel gigi lebih tahan lama. Flouride juga dapat menghentikan pertumbuhan bakteri yang memproduksi asam.

Ada dua cara untuk menambah asupan flouride untuk gigi. Pertama, flouride topikal, yaitu memberikan flouride langsung ke gigi melalui pasta gigi. Kedua, flouride sistemik yang digunakan dengan cara diminum. Beberapa kandungan makanan yang mengandung banyak flouride adalah ikan dan teh hijau.

Makan Makanan Penguat Gigi

Salah satu penyebab kerusakan gigi adalah bakteri yang ada di mulut. Untuk mengatasinya, ada beberapa makanan yang dapat menghilangkan bakteri tersebut, diantaranya adalah jus kranberi dan anggur merah. Hal ini dikarenakan dua makanan tersebut memiliki banyak polifenol yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Selain kedua buah tersebut, keju juga baik untuk memperkuat gigi karena memiliki banyak kandungan kalsium. Menyantap keju setelah makan dapat menetralisir asam yang menempel pada gigi.

Makanan lain yang kaya kalsium adalah ikan salmon, sarden, sayuran berdaun hijau gelap, sirup molase, susu rendah lemak, almond, kacang Brasil dan biji bunga matahari.

Selain kalsium, zat lain yang dapat memperkuat gigi adalah fosfor dan magnesium. Fosfor dapat Anda temukan pada daging, ikan dan telur. Sedangkan magnesium dapat Anda temukan di bayam dan pisang.

Asupan Vitamin

Kalsum memang baik untuk gigi. Tetapi, untuk dapat menyerap kalsium dengan maksimal, tubuh Anda membutuhkan vitamin D. Vitamin D dapat Anda dapatkan pada kuning telur, hati, ikan berlemak seperti salmon dan tuna serta susu. Paparan sinar matahari di pagi hari juga merupakan sumber vitamin D.

Selain vitamin D, vitamin C juga penting. Vitamin C dapat membantu menjaga gigi dan gusi tetap sehat. Diantara sumber vitamin C adalah jeruk, stroberi, brokoli, paprika dan tomat.

Itulah beberapa cara merawat gigi agar lebih kuat, terutama untuk orang dewasa. Di luar itu, cara yang paling mudah untuk menjaga gigi tetap sehat dan kuat adalah dengan menggosok gigi dua kali sehari.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Dinkes DKI: Klinik Metropole Sudah Tidak Berizin

Dinkes DKI: Klinik Metropole Sudah Tidak Berizin

Klinik Metropole atau Metropole Hospital tengah ramai jadi perbincangan di media sosial karena sang korban mengaku ditipu. Rupanya yang tertipu tidak hanya masyarakat melainkan juga dinas kesehatan. Karena itu, izin pendirian klinik ini sudah dicabut per akhir Agustus 2014. Bila kini masih beroperasi, itu artinya klinik tersebut tidak berizin."Setelah tim dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan investigasi dan ternyata melanggar aturan, maka pada akhir Agustus izin klinik metropole resmi dicabut," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati saat dihubungin Health-Liputan6.com pada Rabu (17/9/2014)Pada Juni 2014, terang Dien, pihak Klinik Metropole mengajukan diri sebagai klinik dengan kategori praktik pratama. Itu artinya, yang diizinkan untuk berpraktik hanya dokter umum dan dokter gigi saja."Kalau praktik pratama , tidak ada dokter spesialis. Namun nyatanya, seiring perkembangannya, pengelola Klinik Metropole justru menyewa tenaga asing. Ini kan, menyalahi aturan," kata Dien menambahkan.Selain merekrut dokter spesialis asing, Klinik Metropole membuka praktik rawat inap, dan menjalani tindakan operasi yang sebenarnya tidak boleh dilakukan. "Tidak hanya itu, mereka jug [...]

3.094 Pelajar Periksa Gigi, 1.629 Tambal Gigi, Rekor Pecah

3.094 Pelajar Periksa Gigi, 1.629 Tambal Gigi, Rekor Pecah

Aksi Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN (Persero) pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk "Pemeriksaan Gigi Pelajar Secara Serentak Terbanyak" dan untuk "Penambalan Gigi Pelajar Secara Serentak Terbanyak" akhirnya tercapai. Wakil Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), Usman menyerahkan dua sertifikat kepada Sekretaris Perusahaan PT PLN (Persero), Adi Supriono atas tercatatnya rekor MURI untuk Pemeriksaan Gigi Pelajar Secara Serentak Terbanyak dengan jumlah 3094 pelajar dan untuk Penambalan Gigi Pelajar Secara Serentak Terbanyak dengan jumlah 1629 pelajar. Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dalam sambutan menjelang selesainya acara mengatakan bahwa Pemerintah Kota Depok berterima kasih atas kepedulian PLN yang mengalokasikan dana CSR untuk peningkatan kesehatan, khususnya kesehatan mulut dan gigi di Depok. Program ini merupakan apresiasi PLN kepada pelajar untuk suksesnya penyelenggaraan pendidikan di Depok. Tindakan preventif yang sangat baik, sebelum sakit sudah diperiksa karena jika sudah sakit gigi anak tidak mau sekolah. Dengan tidak masuknya ke sekolah, maka jumlah jam pelajaran berkurang dan kualitas pendidikannya berkurang juga. Sebagai informasi [...]

Pekerjaan Rumah Utama Menkes Nila Moeloek

Pekerjaan Rumah Utama Menkes Nila Moeloek

Meski baru dilantik Presiden Joko Widodo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengaku telah mendapat arahan dari mantan Gubernur DKI itu untuk membangun kesehatan. Seperti misalnya mengatasi Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI) yang sangat memprihatinkan di Indonesia. Ini adalah pekerjaan rumah besar bagi menkes baru. "Sidang kabinet pertama membahas kesehatan AKI. Saya kira AKI tidak bisa berdiri sendiri. Sebelumnya saya utusan khusus presiden untuk MDGs dan AKI yang masih tanda merah," kata Menkes di sela-sela serah terima jabatan di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (28/10/2014). Menkes menuturkan, target Perserikatan Bangsa-bangsa telah menargetkan AKI di angka 70 per 100 ribu angka kelahiran. Oleh sebab itu, ia merasa semua sektor harus bekerjasama mencapai derajat kesehatan yang lebih baik. "AKI di angka 70 per 100 ribu angka kelahiran. Ini diketok 12 September lalu di PBB. Ini rambu-rambu mencapai kesehatan. Untuk itu, saya mengajak seluruh jajaran eselon 1 kebawah, semuanya untuk kerja keras," jelasnya. [...]

Kalahkan Indonesia, Thailand Sukses Kampanye Alat Kontrasepsi

Kalahkan Indonesia, Thailand Sukses Kampanye Alat Kontrasepsi

Thailand menjadi salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang paling sukses dalam penggunaan alat kontrasepsi. Bahkan, negara Gajah Putih berhasil mengalahkan Indonesia.Ketua Asia Pacific Council on Contraception untuk Indonesia, Prof. Dr. dr. Biran Affandi, SpOG(K), FAMM, menjelaskan, kunci keberhasilan dari Thailand karena edukasi yang diberikan sangat merakyat dan dapat diterima dengan baik."Di pasar-pasar yang ada di Thailand, kondom saja ditiup menjadi balon dan dibagikan secara gratis. Pun dengan vasektominya, sama merakyatnya," kata Prof. Biran dalam konferensi pers 'Hari Kontrasepsi Sedunia 2014: Kontrasepsi Membantu Keluarga Merencanakan Masa Depan' di Ruang Kunthi, Gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/9/2014)Lebih lanjut Prof. Biran mengatakan, metode sterilisasi dengan cara mengikat saluran sperma pria ini banyak dilakukan di pasar-pasar. Inilah beberapa contoh mengapa Thailand berhasil dalam mengedukasi masyarakatnya dalam pemakaian kontrasepsi.Penggunaan kontrasepsi, jelas Prof. Biran, salah satu alat efektif untuk mengatur kelahiran, jarak kehamilan, serta mencegah kehamilan yang tidak diinginkan bagi pasangan usia subur, termasuk menjaga kesehat [...]

Ingin Obati Infeksi, Kabel Earphone Terjebak di Saluran Kemih

Ingin Obati Infeksi, Kabel Earphone Terjebak di Saluran Kemih

Seorang pria dari Shenzhen bernama Lou (32) harus menjalani operasi karena memasukkan kabel earphone dalam penisnya. Sayangnya, kabel itu terjebak di dalam tubuhnya. Kasus ini tak ada hubungannya dengan kenikmatan seksual. Lou memasukkan kabel itu untuk mengobati infeksi saluran kemih yang dideritanya. Namun, saran dari temannya yang keliru itu membuatnya menderita.Ia disarankan temannya untuk memasukkan kabel earphone ke dalam penisnya agar menghilangkan kesulitan buang air. Lou mencoba prosedur tersebut beberapa kali, tapi pada bulan lalu ia tak hati-hati dan kawat masuk ke kandung kemihnya serta tersesat di dalam tubuhnya.Saat di Shenzhen Shuguang Hospital, Lou hanya mencari pengobatan medis untuk infeksi saluran kemihnya. Ia tak memberitahu dokter tentang kabel earphone yang dimasukkan ke dalam dirinya sebagai pengobatan rumahan.Wakil Kepala Rumah Sakit Xu Chang mengatakan, Lou menderita berbagai infeksi saluran kemih. Beruntung kabel sepanjang 45 sentimeter (cm) itu bisa diangkat dari tubuhnya usai menjalani operasi selama 20 menit pada 21 Mei. Saat itu, kabel yang ada di dalam tubuh Lou sudah kusut di sekeliling batu di saluran kemih.Insiden Lou membuat Dr Xu memperingatkan [...]

Risiko Kanker Payudara Intai Wanita Pekerja Shift Malam

Risiko Kanker Payudara Intai Wanita Pekerja Shift Malam

Wanita pekerja shift malam disarankan untuk pintar dalam mengatur pola hidupnya. Suatu penelitian menyebutkan bahwa paparan cahaya berulang yang diterima pekerja wanita shift malam, meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 17 persen. Terkadang, menggunakan perangkat seperti komputer atau ponsel hingga larut malam, tidak akan menyebabkan kerusakan apa pun. Tapi paparan berulang dari komputer atau ponsel, telah dikaitkan dengan peningkatkan risiko kanker, terlebih kanker payudara.Dalam satu laporan dari European Journal of Cancer Prevention, para ilmuwan telah menganalisa 16 studi tentang paparan cahaya di malam hari. Dan salah satu hasilnya, paparan yang diterima pekerja wanita shift malam, dapat meningkatkan risiko kanker payudara lebih besar.Dikutip dari Daily Mail, Selasa (21/10/2014) para peneliti telah menemukan bahwa perawat yang bekerja pada malam hari berada pada risiko yang lebih tinggi dari suatu penyakit, dan paparan cahaya yang mereka menimbulkan terjadinya pertumbuhan tumor.Para peneliti sendiri masih belum jelas, mengapa cahaya buatan pada malam hari memiliki efek mengerikan seperti ini. Satu teori yang dipegang teguh oleh mereka adalah paparan cahaya buata pada mal [...]

Pelawak Sering Berguyon Belum Tentu Aman dari Serangan Jantung

Pelawak Sering Berguyon Belum Tentu Aman dari Serangan Jantung

Penyakit jantung tak mengenal pekerjaan. Seorang pelawak yang sering tertawa dan melontarkan humor juga bisa terkena serangan jantung. "Serangan jantung bisa terjadi pada semua lapisan masyarakat. Yang perlu diperhatikan itu faktor risikonya," kata Spesialis Jantung RS Jantung Harapan Kita Dr dr Anwar Santoso, SpJP, FIHA, PhD, saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (6/3/2014).Dr Anwar menjelaskan beberapa faktor risiko yang memicu serangan jantung adalah:1. Hipertensi"Yang paling menonjol apakah ia memiliki tekanan darah tinggi. Kalau tekanan darah tinggi bertahun-tahun bisa mendapat serangan jantung," kata Dr Anwar.2. Diabetes mellitus (Penyakit Kencing Manis)3. Kolesterol"Kadar kolesterol yang tinggi karena mengonsumsi makanan yang kandungan kolesterolnya tinggi."4. Menjadi perokok selama bertahun-tahun5. Obesitas"Sekarang bisa dilihat apakah almarhum memiliki satu atau dua atau tiga atau lebih faktor risiko penyebab serangan jantung," kata Dr Anwar.Sejumlah pelawak meninggal setelah mengalami serangan jantung. Contohnya saja pelawak Jojon yang meninggal pagi ini diusianya yang ke-66 tahun. Selain itu, ada juga R. Achmad Yusuf (Abah Us Us) yang meninggal di usia 72 tahun pada 8 Mei 2 [...]

Kemkes Tegaskan Warga Medan Bukan Penderita MERS

Kemkes Tegaskan Warga Medan Bukan Penderita MERS

Kementerian Kesehatan kembali menegaskan bahwa hingga saat ini kasus virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV) belum ada di Indonesia. Kemungkinan lain yang diduga suspect virus korona ternyata negatif. Seperti disampaikan Kepala Badan Penelitian dan ?Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof Tjandra Yoga Aditama bahwa jemaah umrah asal Medan yang diduga terkena virus korona atau flu Arab ternyata setelah melakukan tes laboratorium hasilnya negatif. "Belum ada satu pun kasus di Indonesia yang hasil laboratoriumnya positif MERS CoV. Konfirmasi untuk memastikan ada tidaknya MERS CoV di Indonesia memang hanya bisa dilakukan di Laboraorium kami," kata Tjandra. Tjandra menyampaikan, di negara-negara kawasan South East Asia Region, hanya ada 3 negara yang bisa memastikan pemeriksaan Laboratorium ada tidaknya MERS CoV. Ditemui saat temu media di Kantor Kementerian Agama, Selasa (6/5/2014) Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr. Fidiansyah, Sp.KJ, MPH mengatakan, suspect atau dugaan kuat pada warga Medan yang pulang umrah itu mungkin telah masuk dua kategori. "Suspect itu sering diartikan sudah kena. Padahal baru semua gejala terpenuhi, lalu ada riwayat dia [...]

Ibu dan Anak Tertular TB dari Kucing

Ibu dan Anak Tertular TB dari Kucing

Dokter Inggris dikejutkan dengan penemuan seorang remaja di Inggris, Jessica Living yang harus menjalani perawatan medis setelah dokter mendiagnosis tuberkulosis paru akibat terpapar kucing. "Saya kehilangan setengah berat badan dalam lima minggu. Rasanya sangat sakit di sekujur tubuh, demam, keringat dingin dan halusinasi," kata Jessica, melansir Mirror, Minggu (30/3/2014). Ibunya, Jessica Claire ternyata juga tertular penyakit TB laten akibat kucing. Menurutnya, pasangan ini mengadopsi anak kucing lima minggu sebelumnya dan diperkirakan telah terinfeksi saat membersihkan luka pada hewan peliharaannya. Direktur Klinik dari Falkland Veterinary Clinic di Newbury, Vet Carl Gorman mengatakan, hewan juga bisa jatuh sakit dengan kondisi paru-paru kronis dan luka yang mencurigakan. Namun belum ada penelitian khusus apakah TB pada kucing juga menularkan manusia. "Ini sangat tidak biasa untuk kucing untuk mendapatkan TB tetapi itu cukup langka bila sekelompok kucing mendapatkannya," ujar Gorman. Belum lama sebelum kasus ini terjadi, media setempat juga melaporkan adanya seorang anak berusia di bawah 10 tahun juga ketahuan mengidap tuberkulosis paru akibat anjing kesayangannya. [...]

Limbah Darah Sapi Jadi Obat Luka Bakar, Temuan Mahasiswa UGM

Limbah Darah Sapi Jadi Obat Luka Bakar, Temuan Mahasiswa UGM

PeduliSehat.info, Yogyakarta Reporter: Fathi Mahmud Tidak ada yang mengira jika limbah darah sapi dapat digunakan sebagai obat luka bakar. Ide ini berasal dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan UGM Rahmad Dwi Ardhiansyah, Riefky Pradipta Baihaqie, Muhammad Nuri Nuha Naufal, Muhammad Atabika Farma Nanda dan Aprilia Maharani. Mereka membuat obat luka bakar dari limbah darah sapi dalam bentuk salep. Mereka mengaku obat luka bakar buatannya sudah diujicobakan pada tikus dan ternyata cukup efektif untuk mengobati luka bakar. Rahmad menceritakan proses uji coba awalnya, tikus diperlakukan terkena luka bakar setelah dianastesi (bius) dan dikenai besi panas. Setelah diberi salep darah sapi, luka bakar tersebut bisa sembuh lebih cepat dibanding dengan obat luka bakar komersial lainnya. "Selama satu bulan, kita olesi luka tikus ini setiap pagi, siang dan malam, ternyata bisa sembuh kurang dari 21 hari," kata Rahmad Dwi Ardhiansyah saat menyampaikan hasil penelitiannya, seperti ditulis Minggu (24/8/2014). Obat luka bakar dalam bentuk salep ini melalui beberapa tahap. Setiap darah sapi yang diambil lalu kemudian disentrifugasi (saring/dipisahkan padatan dari cairan). Setelah mendapatka [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *