4 Kiat Puasa Lancar Bebas dari Anemia

4-Kiat-Puasa-Lancar-Bebas-dari-Anemia.jpg

Saat mulai memasuki bulan puasa, biasanya kita sudah bersiap-siap berbelanja bahan makanan. Tapi jangan asal berbelanja makan enak saja, karena tubuh kita perlu makan makanan yang sehat untuk mendukung ibadah-ibadah Anda selama bulan puasa, khususnya untuk mereka yang menderita anemia.

Anemia adalah kondisi di mana terjadi penurunan jumlah sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika anemia, tubuh akan menjadi mudah lelah, pucat, dan pusing hingga penglihatan menjadi berkunang-kunang. Gejala anemia ini akan bertambah berat bila kita berpuasa karena kurangnya asupan makanan yang bernutrisi untuk menjawab kebutuhan produksi sel darah merah.

Kalau sudah mengalami gejala anemia di bulan puasa, suka tidak suka konsekuensinya jadi dapat membatalkan ibadah puasanya. Nah, supaya puasa tidak ?bolong? alias lancar dan bebas dari anemia, ikuti langkah-langkah mudah ini untuk mencegahnya:

  1. Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi
    Zat besi merupakan komponen penting dalam pembentukan sel darah merah. Makanya, saat sahur dan buka, khusus penderita anemia disarankan mengkonsumi makanan sumber zat besi seperti hati, daging, kuning telur, tempe, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran yang berwarna hijau tua. Minum juga susu yang diperkaya protein, vitamin, dan mineral.

  2. Sering makan makanan peningkat kadar sel darah merah
    Nutrisi untuk meningkatkan kadar sel darah merah dapat ditemukan di ikan, daging, dan juga sayur-sayuran yang banyak mengandung vitamin dan kalsium, seperti bayam, buah bit hijau, brokoli, dan jenis sayuran hijau lainnya.

  3. Hindari kopi dan teh
    Kedua minuman ini memiliki kafein yang dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Kafein yang menghambat penyerapan zat besi tidak hanya di dua minuman ini, bisa juga dari minuman berenergi dan asupan yang berkafein lainnya.

  4. Konsumsi suplemen penambah darah
    Salah satu suplemen penambah darah yang teruji klinis dan terbuat dari bahan alami adalah Sakatonik Liver yang mengandung semua vitamin dan mineral lengkap seperti zat besi, vitamin B12, dan asam folat untuk pembentukan sel darah merah.

Jadi selamat beribadah puasa tanpa anemia.

(HM/DA)

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Darah Rendah Sama dengan Anemia?

Darah Rendah Sama dengan Anemia?

Banyak sekali orang yang mengira anemia dan darah rendah merupakan hal yang sama. Meskipun gejala yang ditimbulkan hampir serupa, namun anemia dan darah rendah merupakan suatu kondisi medis yang berbeda. Selain itu, masih ada yang beranggapan jika mengalami anemia pasti mengalami darah rendah (hipotensi). Begitu juga sebaliknya. Padahal anemia dan hipotensi tidak selalu berhubungan satu sama lain. Anemia dan hipotensi merupakan gejala suatu penyakit yang harus dicari penyebabnya.Anemia adalah suatu kondisi yang terjadi pada tubuh akibat kurangnya jumlah sel darah merah sehat yang berfungsi membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Anemia disebut juga sebagai kurang darah. Pemeriksaan yang dapat mengetahui seseorang terkena anemia adalah dengan menggunakan tes laboratorium darah untuk melihat nilai hemoglobin (Hb). Pada pria dikatakan anemia bila nilai Hb < 13 mg/dl, sedangkan pada wanita Hb < 12mg/dl.Anemia dapat menimbulkan gejala lemah, letih, lesu, pucat, pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar, dan sesak napas. Penyebab anemia dapat diakibatkan oleh asupan gizi yang kurang, perdarahan, penyakt kronis maupun kelainan genetik.Lalu apa bedanya dengan [...]

Rambut Rontok? Bisa Jadi Akibat Kekurangan Zat Besi

Rambut Rontok? Bisa Jadi Akibat Kekurangan Zat Besi

Apakah rambut Anda sering rontok? Rambut rontok tentu merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan dan kadang menimbulkan ketidakpercayaan diri. Namun, Anda tak perlu terburu-buru panik. Bila terdapat rambut Anda yang sedikit rontok setiap hari, hal itu bisa saja normal. Pada dasarnya, rambut akan mengalami kerontokan sekitar 100 helai per hari.Meski demikian, rambut rontok dapat terjadi akibat adanya gangguan kesehatan. Salah satunya akibat kekurangan zat besi, terutama pada penderita anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Apalagi, jika kerontokan rambut disertai oleh gejala pucat, sakit kepala, jantung berdebar ataupun sesak napas.Anemia adalah suatu kondisi ketika jumlah sel darah merah yang sehat berkurang, sehingga tidak mampu untuk menjalankan tugasnya untuk mengantarkan nutrisi dan oksigen ke jaringan, termasuk ke rambut.Sementara itu, zat besi sangatlah penting bagi pembentukan sel darah merah. Bila tubuh kekurangan zat besi, secara langsung jumlah sel darah merah sehat akan berkurang, sehingga kemampuan membawa nutrisi dan oksigen ke jaringan tubuh otomatis ikut berkurang. Ini mengakibatkan jaringan rambut menjadi tidak kuat dan mudah rontok.Lalu apa yang dapat d [...]

Inilah Makanan-makanan Pencegah Anemia

Inilah Makanan-makanan Pencegah Anemia

Banyak orang yang berisiko terkena anemia diakibatkan oleh asupan gizi yang kurang, gangguan saluran pencernaan, penyakit kronis, infeksi, dan berbagai kondisi lainnya. Wanita yang sedang hamil dan haid juga berisiko mengalami anemia. Anemia tidak hanya dapat menurunkan produktivitas kerja 5-10%, tetapi juga daya tahan tubuh sehingga rentan terhadap penyakit.Anemia yang disebabkan oleh keturunan atau kelainan genetik tertentu memang sulit dicegah. Meski banyak tipe anemia yang tak dapat dicegah, mengonsumsi makanan yang bergizi dapat membantu menghindari anemia akibat kekurangan zat besi dan vitamin lainnya.Suplemen yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B lainnya juga dapat membantu mencegah anemia. Namun, penggunaan suplemen harus sesuai dengan petunjuk dokter terutama bagi orang lanjut usia.Berikut adalah beberapa jenis kandungan makanan yang dapat mencegah dan mengatasi anemia: Inilah Makanan-makanan Pen [...]

Bisakah Balita Mengalami Anemia?

Bisakah Balita Mengalami Anemia?

Kurang darah atau anemia bukanlah penyakit yang hanya dapat menyerang orang dewasa saja. Bayi dan balita pun dapat mengalami anemia. Sekitar 80% anak dan balita di negara berkembang diduga mengalami anemia. Ada banyak faktor yang dapat menimbulkan terjadinya anemia pada balita, mulai dari masa kehamilan, pemberian air susu ibu (ASI) yang kurang tepat, perubahan pola makan dan pemilihan makanan yang tidak tepat, faktor ekonomi ataupun akibat sakit tertentu.Pada balita dan anak-anak, anemia dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak. Paling sering anemia pada balita disebabkan asupan gizi yang kurang yaitu kurangnya zat besi yang sangat penting bagi pembentukan sel darah merah baru. Pada anak di bawah usia 2 tahun, dimana saat periode emas perkembangan otak, anemia akibat kekurangan zat besi dapat menyebabkan tidak optimalnya fungsi otak dan mental anak.Anemia pada balita pun selain akibat kekurangan zat besi dapat pula disebabkan oleh penyebab lain seperti gangguan genetik (talasemia, anemia sel sabit). Pada anemia jenis ini tentunya anak membutuhkan penanganan anemia yang lebih khusus.Saat periode pertumbuhan dan perkembangan si kecil membutuhkan zat besi dalam jumlah yang besar. [...]

Waspadai Anemia pada Wanita

Waspadai Anemia pada Wanita

Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di dunia, terjadi pada sekitar sepertiga jumlah penduduk di dunia. Angka kejadian anemia paling tinggi ditemukan di negara berkembang.Anemia dapat terjadi pada pria maupun wanita, namun wanita dan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terkena anemia. Lebih dari 50% wanita hamil dan 30% wanita di seluruh dunia menderita anemia.Wanita hamil yang menderita anemia berisiko 3,5 kali lebih besar terkena komplikasi kehamilan dan kematian dibandingkan wanita yang tidak menderita anemia. Gejala yang muncul akibat anemia adalah mudah lelah, lemas, menurunannya kemampuan kognitif dan konsentrasi, serta menurunnya produktivitas.Anemia defisiensi besi merupakan penyebab anemia terbanyak di seluruh dunia. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa lebih dari 50% angka kejadian anemia disebabkan oleh defisiensi besi.Ada beberapa kriteria mengenai anemia pada wanita, halaman berikutnya penjelasan selengkapnya: [...]

Apa Itu Anemia Aplastik?

Apa Itu Anemia Aplastik?

Terdapat berbagai jenis anemia, baik anemia yang berhubungan dengan gizi maupun yang tidak berhubungan dengan gizi. Salah satu anemia yang tidak berhubungan dengan gizi adalah anemia aplastik. Apakah yang dimaksud dengan anemia aplastik? Yuk mari kita kenali lebih lanjut!Anemia aplastik merupakan gangguan darah akibat kegagalan sumsum tulang belakang untuk membuat sel-sel darah baru yang cukup bagi tubuh. Sumsum tulang belakang adalah jaringan seperti sponge yang terdapat di dalam tulang. Sumsum tulang belakang merupakan tempat pembuatan sel darah merah, sel darah putih, dan pembekuan darah (trombosit).Pada penderita anemia aplastik, tubuh tidak dapat membuat sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang cukup. Hal ini disebabkan oleh adanya kerusakan sel-sel punca di sumsum tulang belakang.Sel darah merah berusia sekitar 120 hari. Usia sel darah putih adalah kurang dari sehari. Sedangkan trombosit dapat hidup sekitar 6 hari. Oleh karena itu, sumsum tulang belakang harus selalu membuat sel-sel darah yang baru.Ketika sumsum tulang belakang tidak dapat membuat sel darah baru, maka akan terjadi berbagai masalah kesehatan termasuk irama jantung yang tidak normal (aritmia), pembe [...]

Ini yang Perlu Diketahui Tentang Anemia Megaloblastik

Ini yang Perlu Diketahui Tentang Anemia Megaloblastik

Pernahkah Anda mendengar mengenai sel darah merah yang ukurannya besar-besar? Dalam istilah medis hal tersebut dikenal sebagai anemia megaloblastik.Anemia megaloblastik merupakan suatu kondisi di mana sumsum tulang belakang memproduksi sel darah merah yang besarnya tidak wajar, strukturnya tidak normal, dan belum matang atau disebut megaloblast. Sel darah merah ini tidak dapat melaksanakan fungsi untuk menghantarkan oksigen ke jaringan.Pembuatan darah berada di sumsum tulang belakang. Di sana sel darah merah, sel darah putih, dan sel pembekuan darah dibuat. Ketika jumlah sel darah merah sehat yang berada di sirkulasi darah jumlahnya tidak mencukupi, maka terjadilah anemia. Perbedaan antara sel darah merah normal dan sel darah merah yang mengalami anemia megaloblastik. Pada gambar tersebut tampak sel darah merah pada anemia megaloblastik memiliki ukuran yang lebih besar. Anemia megaloblastik disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 (kobalamin) atau vitamin B9 (asam folat). Kedua jenis vitamin ini memiliki peranan penting pada pembuatan sel darah merah. Selain karena kurangnya asupan kedua vitamin tersebut, defisiensi vitamin B12 juga dapat disebabkan oleh adanya autoantibodi terh [...]

Apakah Anemia Bisa Disembuhkan?

Apakah Anemia Bisa Disembuhkan?

Anemia bukanlah suatu penyakit melainkan sebuah kondisi medis. Anemia disebabkan oleh berbagai macam hal. Oleh sebab itu, cara mengatasi anemia paling tepat adalah dengan menemukan dan mengobati penyakit yang mendasarinya.Anemia dapat dikontrol diatasi bergantung dengan penyebab anemia. Seseorang yang mengalami anemia berarti memiliki jumlah sel darah merah sehat yang kurang. Sel darah merah bertugas membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh, oleh sebab itu bila seseorang mengalami anemia dapat merasakan gejala mudah lelah, lemas, pusing ataupun sesak napas.Anemia jenis apa yang dapat disembuhkan?Sebenarnya kata ?disembuhkan? kurang tepat karena anemia adalah kondisi bukanlah suatu penyakit. Hampir semua anemia yang berhubungan dengan gizi dapat diatasi dengan baik. Penyebab tersering anemia adalah kekurangan zat besi. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin (protein yang terdapat di dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen). Bila anemia disebabkan oleh kekurangan jumlah zat besi di dalam tubuh maka dapat disembuhkan dengan mengonsumsi suplemen zat besi tambahan dan makanan yang mengandung zat besi. Anemia akibat defisiensi zat besi dan kehilangan darah (sep [...]

Anak-anak, Remaja dan Perempuan Lebih Mudah Terkena Anemia

Anak-anak, Remaja dan Perempuan Lebih Mudah Terkena Anemia

Anemia defisiensi zat besi merupakan jenis anemia yang paling sering dijumpai. Kondisi ini mudah sekali ditangani. Ketika tubuh tidak memiliki zat besi yang cukup untuk membuat sel darah merah, maka terjadilah anemia defisiensi zat besi.Tanpa zat besi yang cukup, tubuh akan mulai menggunakan cadangan zat besi yang lama-kelamaan akan habis digunakan. Setelah cadangan zat besi habis, jumlah sel darah merah yang dibuat tubuh akan semakin sedikit.Anemia defisiensi zat besi disebabkan oleh asupan makanan yang kurang bergizi, akibat kehilangan darag atau dapat pula akibat ketidakmampuan saluran cerna untuk menyerap zat besi dari makanan.Siapa sajakah yang rentan terkena anemia defisiensi zat besi? Halaman berikut penjelasannya: Anak-anak, Remaja dan Perempuan Lebih Mudah Terkena Anemia 1. Bayi dan Anak-anakBayi dan anak-anak membutuhkan zat besi yang banyak untuk tumbuh dan berkembang. Cadangan zat besi ya [...]

Anemia dan Angka Kematian Ibu

Anemia dan Angka Kematian Ibu

Kematian Ibu hamil dan melahirkan merupakan penyebab kedua terbanyak kematian wanita usia reproduksi. Setiap tahunnya, sekitar 287.000 wanita meninggal akibat komplikasi saat hamil dan melahirkan dan 99% diantaranya terjadi di negara berkembang.Menurut data organisasi kesehatan dunia/ World Health Organization (WHO), komplikasi utama penyebab hampir 75% kematian ibu hamil dan melahirkan antara lain: Perdarahan hebat (seringkali perdarahan setelah melahirkan) 27% Infeksi (setelah melahirkan) 11% Tekanan darah tinggi selama masa kehamilan (pre eclampsia dan eclampsia) 14% Partus tak maju 9% Akibat aborsi 8% Emboli udara/ pembekuan darah 3% Data dari departemen kesehatan Indonesia juga tak menunjukkan banyak perbedaan. Berdasarkan survei SDKI tahun 2007 angka kematian ibu (AKI) Indonesia sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Di Indonesia penyebab utama kematian ibu sama juga dengan dunia internasional yaitu akibat perdarahan, hipertensi saat hamil dan infeksi.Perdarahan menempati persentase tertinggi penyebab kematian ibu di Indonesia (28%). Anemia dan kekurangan energi kronis pada ibu hamil menjadi penyebab utama terjadinya perdarahan dan infeksi yang merupakan faktor kemat [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *