5 Alasan Orangtua Sebaiknya Tak Ajak Anak Kecil ke Restoran

5-alasan-orangtua-140118b.jpg

Orangtua sering memilih makan bersama anak-anaknya di restoran pada akhir pekan. Sebenarnya, makan di luar tak selalu menjadi pengalaman yang menyenangkan. Ada banyak masalah yang mungkin Anda hadapi jika keluar untuk makan malam.

Dan ketika segalanya sudah sempurna, makan malam bisa hancur jika ada anak yang berisik duduk di sebelah Anda. Beberapa restoran mahal bahkan memiliki aturan untuk tak membiarkan orangtua datang bersama anak-anaknya yang masih kecil.

Ini bukan berarti membawa anak kecil ke restoran harus dilarang, tapi ada cukup alasan agar Anda tak membawa anak-anak kecil Anda ke restoran seperti dikutip Magorwomen, Minggu (19/1/2014):

1. Masalah kesehatan

Anak-anak kecil sangat sensitif dan rentan terhadap infeksi. Makanan dari restoran mungkin tak cocok di perutnya dan mereka juga bisa terkena bakter bahkan dari restoran terbersih sekalipun.

Daripada khawatir dengan kesehatan anak-anak, yang terbaik adalah meninggalkan anak-anak di rumah dan memberikan anak makanan biasa.

2. Sudah saatnya Anda menyenangkan diri

Dengan anak-anak kecil di rumah, Anda akan sulit menjalani kehidupan biasa Anda dan bepergian sendiri ke restoran mewah. Anda bisa mencoba makan keluar dan temukan baby sitter serta nikmati waktu Anda yang sulit diperoleh tanpa harus ribut-ribut soal anak.

3. Anak mengamuk tak lucu buat orang lain

Anda mungkin menemukan suara anak Anda atau amukannya biasa saja. Tapi anak-anak bisa rewel ketika melihat banyak orang dan ini bisa menjadi masalah besar bagi pengunjung lainnya.

Orang lain tak bisa diharapkan bisa memahami dan tentu mereka inging mendapatkan kenyamanan di restoran.

Cobalah memikirkan orang lain sehingga meninggalkan anak di rumah mungkin lebih baik.

4. Buang-buang uang

Ketika Anda pergi keluar untuk makan, terutama di restoran mahal, Anda tak mendapatkan porsi anak-anak. Anak Anda mungkin ingin memesan hidangan dan tak menghabiskannya.

Anda tentu akan menghabiskannya atau membiarkannya. Ini akan menyakitkan ketika hidangan benar-benar mahal.

5. Anak bisa memecahkan barang

Anak-anak harus dibiarkan menggunakan peralatan makan sendiri dan ini tak mungkin ketika berada di sebuah restoran mewah. Mereka bisa mengacaukan meja atau memecahka piring atau gelas. Membuang pecahan kaca atau botol atau pisau garbu di bawah meja bukan hal yang baik. Tak hanya menyakiti anak Anda, tapi ini bisa memunculkan masalah buat orang lain.

(Mel)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Kaleidoskop Health Januari: Jaminan Kesehatan BPJS Diresmikan

Kaleidoskop Health Januari: Jaminan Kesehatan BPJS Diresmikan

1 Januari 2014 menjadi tanggal bersejarah bagi masyarakat Indonesia, karena untuk pertama kalinya negeri ini memiliki Sistem Jaminan kesehatan menyeluruh yang dikelola pemerintah.Meski sempat menuai kontroversi dari sejumlah kalangan karena dianggap belum siap dan terburu-buru, namun mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya secara resmi mengetuk palu di Istana Bogor, Selasa (1/1).Langkah ini turut diikuti dengan kampanye besar-besaran di sejumlah media mengenai siapa saja yang berhak ikut program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bagaimana pendaftaran dan sosialisasi sistem ke sejumlah RS pemerintah pada khususnya serta peresmian badan penjamin yang mengelola dana masyarakat nantinya atau yang disebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kisruh Program BPJSOptimisme Badan yang ditujuk Presiden dalam mengelola jaminan kesehatan masyarakat yang dulunya adalah Perusahaan Asuransi Kesehatan mulai menuai kritik. Karena jumlah kepesertaan membludak, dari hanya 535 orang menjadi 162 ribu orang tidak diikuti dengan kesiapan dari segi fasilitas dan sarana RS.Sejumlah orang yang merasa dirugikan terutama masyarakat miskin mulai mendatangi kantor Dewan perwakilan R [...]

Kunci Rahasia Sehatkan Jiwa

Kunci Rahasia Sehatkan Jiwa

Hidup tak hanya bekerja, atau belajar di sekolah, atau sekedar di rumah sebagai ibu rumah tangga. Terlalu fokus pada suatu hal bisa membuat hidup tak seimbang. Padahal, kunci jiwa sehat adalah hidup seimbang. Seimbang artinya, manusia sebagai makhluk biososial mampu menyeimbangkan antara memenuhi kebutuhan biologis atau hal-hal mendasar seperti makan, minum, udara. Namun di sisi lain sebagai makhluk sosial, manusia juga perlu bersosialisasi. Hal itulah yang dipaparkan psikolog Dra. Tiwin Herman, M.Psi di sela acara Peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia di Jakarta (15/9/2014). "Misalnya, orang dewasa harus mampu menyeimbangkan antara tiga lingkungan yaitu keluarga, kerja, dan sosial. Membagi waktu untuk ketiga hal tersebut sangat penting dampaknya untuk kesehatan jiwa," tambahnya. "Tiga hal tersebut tak bisa dilepas dan diabaikan. Namun seseorang diminta untuk mampu mengatur diri sendiri, mengatur mana yang prioritas baru menjalankan hal lainnya," terang psikolog ini. Jadi, ketika prioritas Anda adalah bekerja, segera selesaikan pekerjaan karena itu tanggungjawab Anda. Namun usai bekerja, sempatkan waktu untuk bercengkrama bersama keluarga atau berkumpul be [...]

Cerdas Atur Waktu Istirahat Kala Piala Dunia

Cerdas Atur Waktu Istirahat Kala Piala Dunia

Untuk mendapat pola tidur yang baik selama Piala Dunia Brasil 2014, para penikmat pertandingan dianjurkan untuk dapat membagi waktu tidur siang dan malamnya. 1 sampai 2 jam untuk tidur siang, dan 5 sampai 6 jam untuk tidur di malam hari. Demikian disampaikan Dosen Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Universitas Islam Syarif Hidayatullah, Dr Mahesa Paranadipa, M. H (Medicine and Health Sciences), ditulis Health Liputan6.com pada Jumat (27/6/2014) Berikut saran bagi para pecinta bola untuk tetap menjaga kesehatan selama pertandingan Piala Dunia Brasil 2014, yang diberikan langsung Dr Mahesa; 1. Sempatkan untuk tidur siang 2 sampai 3 jam. Jika pertandingan baru dimulai pukul 01:00 dini hari, sebaiknya tidur terlebih dahulu pada pukul 08:00 sampai 09:00 malam. Kemudian bangun mendekati jam pertandingan. 2. Hindari konsumsi minuman mengandung kafein atau alkohol sebelum tidur. Konsumsi minuman berkafein sebaiknya setelah Anda bangun tidur. Dan jangan dalam jumlah yang banyak, terutama bagi mereka yang memiliki masalah atau gangguan kardiovaskular. Hal ini diperberat jika dibarengin dengan menghisap rokok. 3. Kurangi konsumsi makanan ringan apalagi yang mengandung gula dan garam. Disarank [...]

Makan Ramen Jamur Lebih Sehat Ketimbang Makan Mi Biasa

Makan Ramen Jamur Lebih Sehat Ketimbang Makan Mi Biasa

Dari segi harga, mungkin banyak yang setuju kalau makan ramen lebih mahal dibanding makan mi biasa. Tapi secara kualitas, Chef Jojo Ramen, Johan Nainggolan berani menjamin ramen buatannya lebih sehat dibanding semangkuk bakmi yang ada sayurannya."Semangkuk ramen mengandung protein yang tinggi. Mi dibuat secara khusus, kuahnya juga diproses selama tiga hari tiga malam," jelas Chef Jo yang ditemui saat launching Jojo Ramen dan Freepas sekolah seni) di kawasan Pacenongan, Jakarta dan ditulis Senin (27/1/2014).Tak cukup sampai disitu, menurut Chef Jo, ramen buatannya juga sama sekali tidak menggunakan bahan penyedap seperti sodium glutamat atau MSG. "Meski tanpa sayur, ramen ini menggunakan jamur hitam yang lebih sehat dibanding dua ikat kangkung. Dan yang penting, ramen ini sama sekali tanpa bahan penyedap tambahan," ungkapnya.(Fit/Abd) [...]

`Cleaning Service` pun Diajari Perihal INACBGs di RS An-Nisa

`Cleaning Service` pun Diajari Perihal INACBGs di RS An-Nisa

Tak cukup sosialisasi kepada para dokter agar semua orang paham tentang tarif paket atau INACBGs (Indonesia Case Base Group). Pihak Rumah Sakit An-Nisa Tangerang bahkan sampai mengajarkan teori pola tarif paket ini pada para cleaning service atau tukang bersih-bersih. Seperti disampaikan Direktur Utama RS An-Nisa Tangerang, dr Ediansyah, MARS, hal tersebut dilakukan agar tukang bersih juga paham mengenai efiensi biaya yang berlaku di Rumah Sakit. "Sosialisasi tarif bukan hanya ke karyawan, sampai ke cleaning service juga harus ikut pelatihan tarif," kata Edi pada wartawan di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Kamis (20/3/2014). Menurut Edi, sejak sistem tarif paket yang berlaku, semua pihak di Rumah Sakit mestinya memang berkoordinasi dengan baik. Bukan hanya tenaga medis, tapi semua karyawan yang ada di dalamnya juga harus melihat perubahan sistem ini sebagai peluang. Sebelumnya, RS An-Nisa sangat optimis dengan perubahan tarif pada Rumah Sakit sejak Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berlaku. Terbukti, tagihan tarif pada Januari-Februari untuk rawat jalan di RS An-Nisa lebih Rp 95 juta atau untung (surplus) 19 persen dari tarif Rumah Sakit sebelumnya. Sedangkan untuk rawat inap p [...]

25 Juta PKL Komit Ikut Serta BPJS Kesehatan

25 Juta PKL Komit Ikut Serta BPJS Kesehatan

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono mewakili pemerintah menyambut gembira komitmen 25 juta PKL (Pedangang kaki Lima) yang tergabung dalam APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia) untuk mendukung program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).Agung Laksono yang ditemui di Pasar Johar Baru bahwa pemerintah menyambut gembira menerima penyerahan kartu JKN untuk PKL di Jakarta Pusat."Ini cerminan bahwa kesadaran untuk jaga kesehatan, justru dimulai oleh PKL. Telah menjadi peserta juga berarti negara memberi jaminan kesehatan yang primer, sehingga kosmetik atau kecantikan tidak dijamin," kata Menko Kesra, Kamis (2/1/2014).Tapi yang paling penting, menurut Menko Kesra adalah pembayaran iuran yang seharusnya diselesaikan. "Tidak seberapa, hanya Rp 25 ribu untuk PKL. Ini dimaksudkan agar kita semua gotong royong. Dan kalau tidak mampu, itu dibiayai oleh negara.""Ingat, orang itu tidak selamanya sehat. Meski sudah jaga kesehatan, tetap bisa sakit. Bahkan ada yg bisa mendadak jatuh miskin karena sakit. Negara tidak menghedaki hal itu. Dengan kartu BPJS Kesehatan ini, PKL pun akan mendapat pelayanan kesehatan yang sama di daerah. Jadi tidak perlu bayar lagi, asal ada iuran," [...]

Awas, Minum Obat Pakai Sendok Bisa Salah Dosis

Awas, Minum Obat Pakai Sendok Bisa Salah Dosis

Saat minum obat batuk, biasanya dituangkan ke sendok untuk mengukur takaran. Namun sebuah studi menyebutkan menggunakan sendok teh atau makan untuk mengukur obat bisa menyebabkan kesalahan dosis. "Salah dosis memberikan obat, baik lebih banyak atau lebih sedikit sama-sama berbahaya," tutur Dr Alan Mendelsohn, penulis dan profesor New York University Medical School seperti dilansir nzherald, Selasa (15/7/2014). Alan menambahkan bahwa saat menuangkan obat lebih sedikit ke sendok malah membuat tidak optimal mengobati penyakit serta membuat obat resisten di tubuh. Sedangkan jika berlebih menyebabkan efek samping yang mengancam jiwa. Lewat penelitian yang dilakukan terhadap 300 orang tua di Amerika Serikat ternyata hampir sepertiga orang tua salah memberikan dosis obat kepada anak saat sakit. Lalu, satu dari enam orang menggunakan sendok dapur dibanding alat medis yang tercantum satuan milimeternya. [...]

Nafsiah Mboi Tak Kesal Dijuluki Ratu Kondom

Nafsiah Mboi Tak Kesal Dijuluki Ratu Kondom

Tidak terbesit rasa kesal dalam benak Nafsiah Mboi saat dijuluki Ratu Kondom oleh sejumlah pihak sewaktu masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Menurutnya, enam tahun berkecimpung di Komisi Penanggulangan AIDS, membuat Nafsiah terbiasa dan tidak marah ketika ada orang menjulukinya seperti itu."Kesal? Saya sudah biasa. Saya sudah lama berurusan dengan hal seperti ini. Dari zaman HIV-AIDS itu masih distigma, kondom juga masih distigma, seks saja tidak boleh diomongin, tapi saya ngomong terbuka saja. Jadi, saya sudah biasa saja," kata Nafsiah Mboi kepada sejumlah jurnalis di Restoran Tesate, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014)Bahkan saat `markas` Nafsiah Mboi di Jalan H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, diserbu oleh pihak yang mengatasnamakan Front Pembela Islam beberapa waktu lalu, wanita Bugis yang terkenal keras justru mengajak sejumlah orang dari FPI untuk duduk bersama, dan membicarakan yang sebenarnya terjadi."Saya katakan kepada mereka `Maaf jika ibu bapak ini tidak senang dengan pernyataan saya. Saya berjanji tidak pernah ngomong seperti itu. Kalau tidak percaya, saya bisa menunjukan video wawancaranya`. Namun begitu, saya bersedia mendengarkan ap [...]

Astrolog Intan Ophelia: Oktober, Ahok Bakal Jadi Gubernur

Astrolog Intan Ophelia: Oktober, Ahok Bakal Jadi Gubernur

Di tengah situasi dan suhu politik yang memanas akhir-akhir ini, ahli astrologi kesohor Intan Ophelia mengatakan bahwa dia menemukan sesuatu berdasarkan pengamatan atas pergerakan bintang dan planet-planet di angkasa selama beberapa bulan ke depan. Pengamatan ini diarahkan pada satu tokoh populer di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Bukan pada sang gubernur, melainkan pada wakilnya yang terkenal jujur, blak-blakan dan mudah berang dengan perilaku tidakjujur dan tidak adil. Dialah Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok. Menurut Intan, "Siapa pun presidennya nanti, yang pasti Basuki alias Ahok naik pangkat menjadi Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2014 ini," ucap Intan Ophelia, lewat surat elektroniknya yang dikirim ke redaksi Liputan6.com, Kamis (17/4/2014). Menurut Intan, Bulan Agustus nanti aspek astrologi Ahok menunjukkan pergerakan moon (bulan) dan matahari yang membuat conjunction alias berjejer. Aspek astrologi ini selalu menggambarkan kenaikan jabatan yang sangat tinggi. Intan yang juga penulis buku "Sukses Finansial Lewat Astrologi" dan pernah mendalami astrologi di Denmark ini tidak main-main. Ia sendiri mulai bergelut di bidang astrologi ini 12 tahun lalu dan sudah sangat [...]

Tak Cuma Lezat, Mangga Juga Bisa Lawan Kanker Payudara

Tak Cuma Lezat, Mangga Juga Bisa Lawan Kanker Payudara

Meski belum diketahui dengan pasti penyebab kanker, beberapa studi menunjukkan bahwa makanan yang dimakan berperan melindungi tubuh dari beberapa jenis kanker. "Bahkan diperkirakan sekitar 30% kanker dapat dicegah dengan diet dan gaya hidup sehat," tutur peneliti Dr Susanne Talcott seperti dikutip This Day Live, Kamis (17/7/2014). Betapa beruntungnya kita karena tinggal negeri tropis kaya buah. Selain kaya vitamin mengonsumsi manggaa yang banyak ditemukan di Indonesiaa membantu mencegah keganasan sel kanker payudara. Hal ini diketahui lewat penelitian yang dilakukan Dr Susanne Talcott dan rekan-rekannya dari Texas A&M University. Lewat penelitian ini diketahui bahwa mangga mengandung senyawa polifenol dalam buah ini memiliki efek antiinflamasi serta antioksidan yang dapat mencegah timbulnya penyakit kronis. Dalam uji coba terhadap tikus, polifenol mangga menekan pertumbuhan tumor kanker payudara yang berasal dari tubuh manusia. Kandungan polifenol buah mangga mampu mengurangi pertumbuhan sel kanker payudara sebesar 90%. Selain kandungan polifenolnya, mangga kaya nutrisi yang juga baik untuk tubuh. "Mangga juga kaya Vitamin A, Vitamin B6, Viamin C, Vitamin E, flavonoid sert [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *