5 Camilan Sehat Untuk Anak

5-camilan-sehat-untuk-anak.jpg

Memberikan makanan sehat, termasuk camilan yang mengandung nutrisi tinggi perlu dilakukan sejak anak masih kecil. Hal tersebut bertujuan agar tumbuh kembang anak dapat berjalan dengan baik, sehingga ia dapat tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas.

Akan tetapi yang seringkali menjadi dilema orangtua adalah anak lebih menyukai jajan di luar dibandingkan makan di rumah. Hal ini terjadi, biasanya karena rasa makanan di luar lebih tajam dibandingkan di rumah. Padahal, makanan di luar tidak bisa dikontrol soal kebersihan dan kesehatannya. Sehingga bisa membahayakan bagi kesehatan anak.

Alasan lain mengapa anak lebih suka makanan di luar adalah karena kebanyakan anak-anak lebih suka mengemil dibandingkan makan berat. Nah, disinilah dituntut kreativitas ibu untuk membuat makanan yang lezat dan disukai si kecil namun tetap memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Banyak cara yang dapat Anda lakukan, salah satunya adalah dengan mencari menu makanan sehat namun unik di internet atau pun di televisi.

Setelah ibu mengetahui menu makanan sehat yang akan diberikan si kecil. Mulailah untuk memberikannya camilan sebanyak dua kali dalam 1 hari, namun dalam jenis yang berbeda. Misalnya membuatkan roti bola-bola berisi daging atau jus buah segar yang diberi potongan buah segar di atasnya agar lebih menarik. Hal tersebut dapat menjadi solusi agar si kecil menjadi terbiasa untuk tidak jajan di luar.

Pastikan camilab yang Anda berikan pada si kecil kaya nutrisi untuk melengkapi gizi si kecil. Berikan camilan pada si kecil setelah makan pagi dan makan siang. Beberapa macam makanan bernutrisi tinggi ini dapat menggungah selera si kecil.

1.Buah
Sudah bukan rahasia lagi jika buah memiliki kandungan vitamin yang baik untuk tubuh. Anda dapat memberikan beberapa jenis buah, seperti mangga, pisang, pepaya, melon dan lainnya kepada si kecil. Tak hanya dapat Anda sajikan dalam bentuk jus segar, Anda juga membuat puding buah atau salad buah.

2.Sereal
Saat pagi hari, Anda dapat menyajikan sereal sebagai salah salah satu snack untuk si kecil. Selain rasanya yang nikmat, sereal juga berasal dari biji-bijian, seperti gandum dan barley yang kaya akan fiber, vitamin serta mineral. Kandungan fiber yang tinggi dapat membantu si kecil untuk melancarkan pencernaan.

3.Keju
Keju merupakan jenis makanan yang terbuat dari susu dan kaya akan protein serta vitamin. Selain itu, keju juga rendah lemak sehingga baik untuk kesehatan si kecil. Anda dapat memberikan roti isi keju atau menyajikan pisang goreng yang ditabur dengan serutan keju.

4.Kacang
Kacang-kacangan memiliki kandungan protein, fiber dan lemak sehat yang sangat baik untuk tubuh si kecil. Anda dapat memberikan cookies atau donat yang diberikan tambahan kacang almond atau mete.

5.Yogurt
Walaupun rasanya sedikit asam, tetapi yogurt tetap memiliki banyak penggemar, salah satunya anak-anak. Yogurt juga memiliki kandungan nutrisi yang rendah lemak dan merupakan sumber kalsium yang baik untuk tubuh. Anda dapat menambahkan beberapa toping, seperti buah-buahan segar, chocochip, atau pun cokelat ke dalam yogurt. Selamat mencoba! (PR)

Ditinjau oleh; dr. Aria Wibowo

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Memahami Pentingnya Lemak Esensial Bagi Tumbuh Kembang Anak

Memahami Pentingnya Lemak Esensial Bagi Tumbuh Kembang Anak

Tidak semua lemak itu jahat. Ada juga lemak yang baik, salah satunya adalah lemak esensial. Demikian diungkapkan seminar sehari yang diselenggarakan Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang mengangkat tema ?Pentingnya Lemak Esensial dan Manfaatnya untuk Tubuh?. Dalam seminar itu juga terungkap bahwa lemak esensial perlu didapat dari makanan karena tubuh tidak dapat membuatnya sendiri, lemak esensial dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan anak. Plus, minyak nabati yang tinggi lemak tidak jenuh PUFA bisa menjadi sumber lemak esensial. Lemak adalah salah satu zat gizi yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi dan pelarut vitamin A, D, E, dan K. Lemak terdiri dari asam lemak jenuh /saturated fatty acid (SAFA), lemak trans atau trans fatty acid (TFA) dan juga asam lemak tak jenuh yang terdiri dari asam lemak tak jenuh jamak atau polyunsaturated fatty acid (PUFA) dan asam lemak tak jenuh tunggal atau mono unsaturated fatty acid (MUFA). SAFA dan TFA sering dikategorikan sebagai lemak kurang baik, karena jika lemak jenuh ini dikonsumsi berlebihan maka akan menaikkan kadar lemak darah dan kadar kolesterol darah yang merupakan faktor risiko dari penyakit jantung [...]

Cara Tepat Atasi Anak Kejang Demam

Cara Tepat Atasi Anak Kejang Demam

Salah satu penyakit yang sering dialami oleh bayi berusia 6 bulan hingga anak berusia 5 tahun adalah demam. Demam ini kadang diikuti kejang atau kejang demam yang disertai mata membelalak ke atas, meneteskan air liur, muntah, tubuh yang berkedut, serta tubuh kaku. Warna kulit anak yang sedang kejang demam cenderung berubah warna menjadi lebih gelap dan kesadaran anak dapat hilang. Nah, berikut ini beberapa hal penting yang patut disimak saat anak mengalami kejang demam. [...]

Apa Itu Hand, Foot, and Mouth Disease?

Apa Itu Hand, Foot, and Mouth Disease?

Begitu banyak jenis penyakit yang gencar menyerang anak-anak. Salah satu penyakit yang sering membuat khawatir para orang tua tersebut yakni Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau dalam bahasa Indonesia disebut Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (PTKM). Terdengar tak umum, namun sebenarnya HFMD telah diketahui sejak tahun 1957. Saat itu penyakit ini menyerang anak-anak di Toronto, Kanada. Namun, penyakit ini menjadi momok yang menggemparkan saat mewabah dalam lingkungan sekolah di Singapura pada tahun 2000. Mulai saat itulah HFMD sering dijuluki Flu Singapura. Untuk meningkatkan awareness mengenai penyakit ini, dr. Liliyanty Chandra, SpA dari RS Antammedika bersama Pocari Sweat mengadakan talk show HFMD dalam program Parents Day SD Islam Tugasku di bilangan Pulomas, Jakarta Timur. HMFD berupa penyakit yang gejalanya mirip flu. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang berasal dari kelompok enterovirus, termasuk Grup Coxsackie tipe A (A1-A24), Coxsackie tipe B (B1-B26), Echovirus (grup 1-33), dan Enterovirus (68-71). Gejalanya diawali dengan demam sedang, sekitar 37oCelcius selama 2-3 hari, diikuti dengan pilek. Kemudian, akan muncul bintil berisi cairan di dalam mulut yang jik [...]

Antibiotik, Amankah untuk Anak?

Antibiotik, Amankah untuk Anak?

Antibiotik, seringkali dianggap sebagai ?obat dewa? untuk segala macam penyakit. Banyak yang berpikir, dengan mengonsumsi antibiotik saat sakit, akan segera sembuh. Padahal, mengonsumsi antibiotik yang tak sesuai aturan, justru akan membuat bakteri penyebab penyakit di dalam tubuh menjadi kebal atau resisten. Termasuk pemberian antibiotik pada anak yang tak tepat sasaran. Tak jarang, ketika anak sakit batuk dan flu yang tak kunjung sembuh, orangtua akan minta diresepkan antibiotik. Bahkan, jika tak mendapat resep, akan membeli antibiotik tanpa resep. Padahal, antibiotik bukanlah untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh virus. Antibiotik digunakan untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau kuman. Meski bakteri dan virus merupakan penyebab penyakit, cara berkembangbiak dalam tubuh berbeda. Bakteri adalah organisme yang hidup dengan sel tunggal. Bakteri ada di mana-mana dan sebagian besar tidak menyebabkan kerusakan apapun. Bahkan, pada beberapa kasus, bakteri justru memiliki manfaat, seperti bakteri Lactobacillus yang tinggal di usus dan membantu dalam mencerna makanan. Sedangkan, bakteri jahat dapat menyebabkan penyakit dan dapat hilang serta berhenti peny [...]

Tips Mengajarkan Anak Berpuasa

Tips Mengajarkan Anak Berpuasa

Banyak orang tua yang ingin mengetahui tips mengajarkan anak berpuasa yang sehat. Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan adalah kewajiban bagi umat muslim yang sudah memasuki usia akil balig. Akan tetapi, anak-anak pun diperbolehkan berpuasa bila memang ia kuat menjalaninya. Menurut dr. Cynthia Utami, SpA., berpuasa dapat diajarkan kepada anak sedini mungkin dan dilakukan secara bertahap. Balita, misalnya, bisa dimulai dengan mengajaknya sarapan lebih awal lewat sahur. ?Dibiasakan bangun lebih pagi.? Cara lain yang disarankan dr. Cynthia adalah mengajak anak tidak mengonsumsi susu atau makanan kecil untuk sementara waktu. ?Anak yang lebih besar bisa berpuasa setengah hari, sampai akhirnya berpuasa penuh yang diwajibkan pada anak setelah akil balig,? lanjut dr. Cynthia. Usia akil balig umumnya dimulai ketika anak perempuan sudah menstruasi dan mimpi basah bagi anak laki-laki. Di sisi lain, menjalankan puasa pertama kali pasti membutuhkan penyesuaian diri. Anak-anak tentunya akan merasa lapar sebab ia terbiasa makan siang, minum kapan pun ia mau, dan menyantap camilan. Menghadapi perubahan ini, orangtua bisa membantu anak menjalankan puasa dengan menyenangkan. ?Berikan pengertian [...]

Anak Cacingan

Anak Cacingan

Enterobiasis,pinwormatau yang lebih umum disebut dengan infeksi cacing kremi atau cacingan, adalah infeksi pada usus besar dan anus oleh cacing kecil putih. Penyakit ini sangat umum mengenai anak-anak. Gejalanya ialah gatal-gatal disekitar anus atau vagina dan sering terjadi pada malam hari serta anak tidak selera makan. Pada saat penderitanya tidur, cacing betina berpindah ke bagian kulit anus dan melepaskan telur-telurnya disana, inilah yang menyebabkan anus sering terasa gatal dan iritasi. Biasanya, anak akan menggaruk-garuk anusnya, kemudian telur-telur cacing tersebut akan ?terperangkap? dibawah kuku anak dan menempel pada apa yang setelah itu dipegangnya, misalnya, mainan atau seprai. Telur-telur itu dapat bertahan hidup hingga dua minggu. Cacing ini dapat pula menular ke orang lain, misalnya, dari tangan anak ke tangan Anda, telur cacing dapat tertelan jika Anda makan tanpa mencuci tangan hingga bersih terlebih dahulu. Jika sudah masuk ke dalam tubuh, artinya Anda juga sudah terinfeksi. Berikut cara mencegah infeksi cacing tersebut : Selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan. Mencuci tangan setelah memegang (mengganti) mainan anak, seprai, pakaian dalam dan pop [...]

Manfaat Susu Kedelai Untuk Anak

Manfaat Susu Kedelai Untuk Anak

Apakah manfaat susu kedelai sama dengan susu sapi terutama untuk anak ? Hal ini banyak ditanyakan kaum ibu yang peduli akan kesehatan dan pertumbuhan anak. Minum susu merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk memenuhi nutrisi dan pertumbuhan anak. Tak hanya itu, susu juga dibutuhkan anak untuk menjaga kesehatannya hingga dewasa. Saat anak berusia dua tahun, orangtua akan mengganti ASI dengan susu berbasis susu sapi. Namun, bagaimana jika anak Anda ternyata alergi dengan susu sapi? Minum susu kedelai bisa Anda jadikan alternatif sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan si kecil dan memiliki rasa yang enak dan manfaat yang tak kalah dengan susu sapi. Setelah melalui uji klinis, susu kedelai atau juga sering disebut susu soya memiliki komposisi yang mirip dengan susu sapi, yaitu 3,5% protein, 2% lemak, serta 2,9% karbohidrat, sehingga ?ramah? pada lambung dan dapat dengan mudah dicerna. Tak hanya ?ramah? pada lambung, susu kedelai juga memiliki segudang manfaat yang sangat baik untuk anak. Berikut ini manfaat susu kedelai atau susu soya untuk anak: 1. Mengurangi kadar lemak jahat Berbeda dengan susu sapi yang tinggi dengan lemak jenuh dan kolesterol, susu kedelai justru m [...]

Demam Tinggi? Awas Roseola!

Demam Tinggi? Awas Roseola!

Demam adalah peningkatan suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celsius. Pada suhu tersebut, tubuh dikhawatirkan akan mengalami kekurangan cairan. Salah satu penyakit yang diawali dengan gejala demam tinggi adalah roseola. Roseola adalah penyakit yang umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan ? 2 tahun. Selain demam, anak yang mengidap roseola biasanya mengalami ruam. Penyebab roseola adalah virus HHV atau human herpes virus tipe 6. Meskipun jarang, virus HHV tipe 7 juga bisa menjadi penyebab roseola. Virus ini termasuk ke dalam kelompok virus herpes simpleks namun tidak menyebabkan infeksi kelamin. Selain demam dan ruam, anak yang terinfeksi virus roseola biasanya akan mengalami gejala berikut ini: Adanya masalah pada pernafasan diikuti demam tinggi hingga mencapai 39,5 derajat Celsius. Demam dapat berlangsung selama 3 ? 7 hari. Anak biasanya akan rewel dan tidak nafsu makan karena adanya pembengkakan kelenjar di leher. Mata merah, hidung tersumbat, dan pilek. Demam tinggi pada anak dapat cepat turun bahkan cenderung turun tiba-tiba. Ruam berwarna kemerahan pada tubuh dan menyebar ke seluruh bagian tubuh seperti leher, wajah, lengan, dan kaki akan muncul seiring turunnya demam. Ruam aka [...]

Penyakit HMFD Serang Sekolah

Penyakit HMFD Serang Sekolah

Lembaga sekolah sejatinya merupakan lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan formil anak. Namun, ada kalanya pihak sekolah juga memusatkan banyak perhatian akan penyakit-penyakit yang rentan menular di kalangan siswa. Salah satu kegiatan edukasi mengenai penyakit yang mudah menular dalam lingkungan sekolah dapat dibaca di sini. Di Singapura, padatahun 2000 silam, pernah ada penyakit yang mewabah di sekolah-sekolah. Penyakit tersebut adalah Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD). Walau tergolong penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya (self limiting disease), kasus HFMD di Singapura tersebut sempat mengakibatkan korban jiwa karena penanganan yang kurang tepat. Sekolah menjadi tempat penularan paling mudah bagi HFMD karena penyakit ini kerap menyerang anak di bawah usia 10 tahun. Pada usia tersebut antibodi dan imunitas anak masih belum sekuat orang dewasa. Juga, karena HFMD amat mudah menular. Selain terpapar oleh cairan tubuh secara langsung, misalnya karena tersembur bersin, penyakit ini juga bisa ditularkan secara tidak langsung. Artinya, jika ada seorang siswa yang mengidap HFMD cairan tubuhnya (ingus, air liur, tinja, dan sebagainya) menempel di sebuah barang dan [...]

Anak Susah Makan, Bagaimana Mengatasinya?

Anak Susah Makan, Bagaimana Mengatasinya?

Sebagai orangtua, tentunya Anda merasa khawatir jika si kecil melakukan aksi tutup mulut saat jam makan tiba. Kondisi seperti ini terjadi pada hampir semua anak yang masih mengalami pertumbuhan. Pilih-pilih makanan biasanya menjadi salah satu gejala awal dari anak yang susah makan. Awalnya, si kecil hanya menyukai beberapa jenis makanan saja, namun lama-kelamaan Anda akan semakin sulit untuk menmbujuk si kecil untuk makan jika tidak sesuai dengan keinginannya. Perlu Anda ketahui, anak susah makan bisa juga disebabkan oleh gangguan bermain yang menyebabkan anak tidak mau makan karena terlalu asik dengan permainannya. Ada beberapa cara untuk mensiasati supaya si kecil mau makan dan tidak menjadi anak yang pemilih makanan (picky eater), diantaranya: ? Memahami selera makan si kecil Jangan memaksa anak untuk makan jika tidak lapar, serta jangan memaksanya untuk membuka mulut. Hal ini akan memicu si kecil untuk tetap bertahan dengan keengganannya. Kenali selera makanannya dan jaga agar seleranya tersebut berada pada makanan yang bergizi. ? Membuat makanan yang menarik Buatlah makanan dengan bentuk-bentuk yang menarik. Anak-anak biasanya lebih menyukai jika makanan hadir [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *