5 Kalimat Penolong si Pengidap Gangguan Kecemasan

047609800_1415952622-anxiety-1.jpg

Untuk beberapa orang tidak mengidap gangguan kecemasan, mungkin akan sangat sulit untuk membayangkan dirinya jika berada di posisi si pengidap.Jadi, kalimat apa yang kalian ucapan bagi orang yang disayang ketika mereka mengalami stres luar biasa? Bagaimana cara Anda membantu mereka merasa lebih baik?

Seperti yang dilansir dari huffingtonpost.com, Jumat (14/11/2014), seorang psikolog, Tood Farchione, Ph.D mengatakan bahwa “seseorang dengan gangguan kecemasan lebih rapuh dibanding yang kita kira dan ada cara yang baik untuk mendukung mereka”.

Kunci membaut hubungan dengan si pengidap adalah menawarkan dukungan bukan tanggapan atau pendapat. Namun kenyataannya, bukan mendukung tetapi justru memperburuk mental mereka.

Jadi inilah 5 kalimat yang bisa menolong Anda mendukung si pengidap gangguan kecemasan:

“Bisa ceritakan lagi pengalamanmu?”

Ini bisa menjadi langkah awal Anda mendukung si pengidap. “Jika ingin benar-benar membantu, sebelumnya tanyakan dulu pada diri sendiri apakah Anda dapat membantu jika mereka sudah menceritakan apa yang mereka alami. Kemudian, berpikir dari sisi yang berbeda dengan mereka seperti memberikan ide yang sedikit bertentangan dengan apa yang mereka pikiran. Beritahu dengan cara yang lembut,” jelas Farchione.

“Turut sedih mendengar apa yang kamu alami.”

Jika Anda belum pernah mengalami apa yang diceritakan oleh si pengidap, mungkin dengan memberikan simpati yang tulus bisa menjadi metode yang cukup efektif. “Ikut hanyut atau panik dalam masih yang mereka alami tidak akan membantu menenangkan,” ucap Farchione.

“Ini bukan salahmu.”

Farchione mengingatkan bahwa sangat penting mengenali dan memahami penderitaan yang dialami oleh si pengidap gangguan kecemasan sebelum memberikan tanggapan. Pikirkan baik-baik apakah itu kesalahan mereka atau bukan. Jangan sampai ketika Anda memberikan ide, justru malah memperburuk keadaannya.

“Pasti berat untukmu.”

Kalimat seperti “pasti berat untukmu” atau “coba ceritakan padaku apa yang bisa aku lakukan” bisa menjadi salah satu hal tertulus ketika menyampaikan dukunganmu. Kitas pasti ingin melakukan suatu tindakan untuk mereka, tetapi belum tentu mereka menginginkan hal tersebut.

Diam

Ketika keadaan menjadi semakin buruk, Farchione mengatakan bahwa tidak begitu penting mengutarakan apa yang sebenarnya ingin Anda sampaikan, tetapi bagaimana cara Anda emmberikan dukungan. Kadang, menjadi pendengar yang baik sudah cukup bagi mereka. (Jazaul Aufa/Igw).

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Rokok yang Diisap Orang Indonesia Sama dengan 32 Kali Luas Jawa

Rokok yang Diisap Orang Indonesia Sama dengan 32 Kali Luas Jawa

Sepertinya tidak akan ada yang menyangka bila panjang batang rokok yang dikonsumsi orang Indonesia telah melewati luas pulau Jawa.Demikian disampaikan Sosiolog dari Universitas Indonesia, Imam Prasodjo. Ia menghitung, bila panjang batang rokok sebesar 244 milyar (tahun 2006) dikalikan 9 cm maka hasilnya 2,196 triliun yang jika diubah menjadi kilometer menjadi 21.960.000."Yang menarik, jarak antara Jakarta-Surabaya adalah 668 kilometer. Sehingga panjang rokok yang dihisap orang Indonesia selama setahun kira-kira setara dengan 32.874 kali Anda bolak-balik Jakarta-Surabaya," kata Imam saat acara forum media FCTC versus RUU Pertembakauan di Hotel Sahid, Jakarta, ditulis Rabu (27/8/2014).Hal ini diperparah oleh data Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) yang memperkirakan 21 juta anak Indonesia menjadi perokok dan akan meningkat setiap tahunnya. [...]

Sudah Tepat, Nila Moeloek Jadi Menkes

Sudah Tepat, Nila Moeloek Jadi Menkes

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr dr Ari Fahrial Syam mengatakan Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, SpM(K) sudah tepat menjadi Menteri Kesehatan (Menkes)."Penunjukan Pak Jokowi untuk Prof Nila Moeloek tepat, karena saat ini kita sedang mengejar ketertinggalan dalam pencapaian "Millenium Development Goals (MDG's)"," ujar Ari di Jakarta, seperti dikutip dari Antara Minggu (26/10/2014).Nila Moeloek merupakan utusan khusus Presiden yang mengurus masalah MDG's, jadi sangat tepat kalau sekarang diberi tanggung jawab langsung untuk memimpin Kementerian Kesehatan."Sehingga bisa memuluskan program-program kesehatan untuk pencapaian MDGs antara lain menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, menurunkan angka kesakitan HIV AIDS, Malaria, TBC dan infeksi lainnya," jelas dia.Beberapa peringkat Indonesia dalam berbagai penyakit harus diturunkan antara lain negara dengan peningkatan kasus HIV- AIDS tercepat di negara-negara Asia Tenggara."Juga mengurangi kontribusi Indonesia sebagai salah satu penyumbang terbesar kasus TBC dunia".Dalam hal penyakit tidak menular peningkatan penyakit jantung koroner, peningkatan kejadian obesitas dan DM harus [...]

Harta Berlebih Tak Bikin Kita Bahagia

Harta Berlebih Tak Bikin Kita Bahagia

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, kurang bersyukur bisa menjadi alasan mengapa seseorang mengalami penurunan kepuasan dalam hidupnya. Rasa syukur benar-benar bisa memediasi hubungan antara materialisme dengan kepuasan hidup. "Meski kita telah mengumpulkan lebih banyak harta, kita tak lebih bahagia, kita hanya meningkatkan nilainya," kata peneliti James Roberts , Ph.D., dari Hankamer School of Business di Baylor University, seperti dilansir Huffingtonpost, Selasa (8/4/2014).Ia memberi contoh, memiliki rumah baru dengan luas 2.500 kaki persegi menjadi dasar keinginan Anda memiliki sebuah rumah yang lebih besar. Inilah yang disebut dengan treadmill of consumption."Kita terus membeli lebih banyak dan lebih banyak barang tapi kita tak bisa lebih dekat dengan kebahagiaan. Kita hanya akan mempercepat treadmill," ujar Roberts.Penelitian yang dilakukan Roberts diterbitkan dalam Jurnal Personality and Individual Differences berdasarkan hasil survei terhadap 246 mahasiswa.Para siswa menjawab pertanyaan yang menunjukkan hubungan antara materialisme, rasa syukur, kepuasan hidup, dan kebutuhan untuk memuaskan (mengacu pada kebutuhan psikologis). Hasilnya, para peneliti menemukan hubungan [...]

Barongsai, Ekspresikan Gairah, Semangat dan Keberanian

Barongsai, Ekspresikan Gairah, Semangat dan Keberanian

Siapa bilang gerakan barongsai hanya sekadar tarian biasa. Tarian dari negeri China yang identik dengan imlek ini ternyata memiliki makna dalam setiap gerakannya."Gerakan barongsai itu menonjolkan ciri tertentu, Ada gerakan hormat, singa mabuk, mengantuk, senang, mengitari pohon. Semua ekspresi itu ada di Barongsai," kata Pembina Tim Barongsai Kun Seng Keng yang diketuai Andreas Sofiandi, Denny Kurniawan.Barongsai tidak hanya media penghibur. Deni menjelaskan, kesenian ini merupakan bentuk spiritualitas yang mengekspresikan semangat, harapan, optimisme, keberanian dan keberuntungan."Semua ekspresi dari senang, berani, harapan, optimis, semua itu ada di barongsai," kata Deni saat ditemui Tim Liputan6.com , ditulis Rabu (29/1/2014).Rutin latihan menjadi kunci kekompakan tim Kun Seng Keng. "Satu minggu itu latihannya sebanyak empat kali," ujar Deni. (Mia/Abd)Baca Juga :Imlek di Jakarta akan Diguncang Flashmob 30 BarongsaiKue Lapis dan Jeruk Mandarin Saat Imlek, Apa Artinya?Menyapu Saat Hari Pertama Imlek Bikin Sial?Master Kaligrafi Chan Gelar Pameran di Indonesia [...]

Ibu Guru Kembar Lahirkan Anak Jalanan Berkualitas

Ibu Guru Kembar Lahirkan Anak Jalanan Berkualitas

Gemerlapnya ibukota sepertinya hanya menjadi bayangan ilusi banyak orang, kenyataannya pemandangan yang paling sering dilihat hanya kemisikinan di sudut-sudut ibu kota. Tingginya biaya pendidikan membuat banyak anak yang putus sekolah dan banyak juga yang hidup di jalanan. Melihat hal ini dua orang ibu yang memiliki tekad yang kuat mencerdaskan dan mengangkat harkat derajat dan tingkat sosial anak jalanan akhirnya mendirikan Sekolah Darurat Kartini. Siang tadi, Senin (24/2/2014) Tim Liputan6.com berkesempatan untuk melihat kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di kediamannya. Kedua ibu dengan dandanan yang sama persis mulai dari atas kepala sampai ujung kaki menyambut kami dengan hangat dan senyum ramah. Kedua ibu tersebut bernama Sri Irianingsih (64) dan Sri Rosyati (64), dua ibu ini lebih sering dipanggil ibu guru kembar. Mereka pun memulai kegiatan belajar mengajar, saat itu dalam satu kelas terdapat sekitar delapan anak yang berasal dari beberapa daerah sedang diuji Sri Rosyati tentang kesehatan. "Kelas ini memang merupakan Sekolah Menengah Kejuruan kesehatan, mereka yang belajar di sini ingin menjadi ahli kesehatan. Ada yang dari Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Jakarta. [...]

Telemedicine, Solusi Minimnya Tenaga Kesehatan di Pedalaman

Telemedicine, Solusi Minimnya Tenaga Kesehatan di Pedalaman

Masyarakat perkotaan maupun mereka yang tinggal di Pulau Jawa tidak akan menemui kesulitan saat membutuhkan tenaga kesehatan. Namun tidak bagi mereka yang tinggal di Indonesia bagian Timur terutama di daerah terpencil, di kepulauan. Dokter umum saja sulit apalagi dokter spesialis. Untuk mengatasi hal itu salah satu cara yang akan dikembangkan adalah telemedicine. "Telemedicine adalah sebuah sarana konsultasi dengan menggunakan alat komunikasi antara petugas kesehatan lokal di daerah terpencil dengan dokter maupun dokter spesialis yang ada di Jakarta. Mulai dari memberikan informasi hingga pelayanan medis jarak jauh," terang sekretaris jenderal doctorSHARE, organiasi kesehatan nirlaba yang telah merambah Indonesia Timur, dr. Luyanti, MARS saat perayaan ultah doctorSHARE di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta pada (21/11/2014). Program ini rencananya akan dikembangkan oleh organiasi kesehatan nirlaba, doctorSHARE pada tahun 2015 dimulai dari Kabupaten Tambrauw, sebuah daerah di Papua Barat. Bukan tanpa sebab hadirnya program ini. Menurut pengalaman selama ini berkunjung ke daerah-daerah terpencil faktor geofrafis seperti ombak tinggi dan jauhnya perjalanan menuju fasilitas kesehatan me [...]

Yang Harus Dikontrol Agar Tak Kena Katarak Saat Tua

Yang Harus Dikontrol Agar Tak Kena Katarak Saat Tua

Usia rata-rata terjadinya katarak adalah 60 tahun ke atas, sebab sebagian besar katarak terjadi karena proses degeneratif. Hal ini yang membuat kita harus melakukan skrining saat memasuki usia 50 tahun ke atas. Sebenarnya, bisakah kita mendiagnosa katarak di usia muda dengan melakukan pemeriksaan lebih awal? "Pemeriksaan lebih awal tidak ada, karena ini namanya deteksi. Deteksi dini, harus diperiksa secara berkala. Kalau sudah terganggu, pasti akan ketahuan," kata Dr Ucok P. Pasaribu, SpM. Spesialis Mata JEC Kedoya, Jakarta Barat itu menjelaskan, karena katarak adalah ketidakmampuan lensa mata untuk mempertahankan kejernihannya karena usia, yang harus dilakukan sejak muda adalah menjalani pola hidup sehat. Karena memang, pola hidup yang berantakan menjadi penyebab penyakit katarak muncul lebih awal. "Itu artinya, kalau Anda sakit-sakitan, Anda diabetes, kolesterol Anda juga naik turun, Anda mudah stres, istirahat kurang saat usia 40 dan 50-an tahun, maka cepatlah katarak itu datang," kata Ucok dalam Konferensi Pers `Akreditasi Internasional JEC @ Kedoya dari Joint Commission International (JCI)` di JEC Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu (9/8/2014) Ucok menjelaskan, misalkan seseorang ber [...]

Gangguan Kardiovaskular Bikin Fungsi Otak Melorot

Gangguan Kardiovaskular Bikin Fungsi Otak Melorot

Anda yang kondisi pembuluh darah dan jantungnya tidak bagus dipastikan juga mengalami gangguan memori. Berita tak menyenangkan ini datang dari para ilmuwan dari Brigham Young Univeristy, Departemen Ilmu Kesehatan di Provo, Utah, Kanada. Mereka mencoba membuktikan hal ini dengan meneliti 18.000 pasien usia 45 tahun ke atas dan menemukan bahwa mereka yang mengalami gangguan kardiovaskular (pembuluh darah dan jantung) paling buruk memiliki skor 4,6 persen dan mengalami gangguan kognitif (memori). Sementara skor 2,7 dimiliki mereka yang mengalami gangguan kardiovaskular sedang dan skor 2,6 pada mereka dengan gangguan minim. Ujian memori dilakukan untuk mengetahui semua ini. "Bahkan saat kondisi kardiovaskular tidak begitu sehat amat, level kondisi kesehatan kardiovaskular juga cenderung menurun," ujar salah satu peneliti, Evan L Thacker seperti dikutip livescience, Selasa (17/6/2014). Para ilmuwan menyebutkan, perbedaan kognitif ini terkait juga dengan ras, gender, kondisi kardiovaskular sebelumnya atau tempat tinggal mereka. Sayang, penyebab yang mengaitkan antara kondisi kardiovaskular dengan fungsi kognitif ini belum jelas benar. Namun, stroke ringan atau gejala ke arah itu yang [...]

Pasien Kanker Melonjak, RS Dharmais Kurang Tempat Tidur

Pasien Kanker Melonjak, RS Dharmais Kurang Tempat Tidur

Sebagai Rumah Sakit rujukan nasional yang menangani pasien kanker, RS Kanker Dharmais ternyata masih kewalahan untuk masalah tempat tidur. Pasalnya, waiting list pasien saja per harinya mencapai 100-400 tempat tidur.Seperti disampaikan Direktur Utama RS Kanker Dharmais dr. Sonar Soni Panigoro, SpB(K)Onk, M.Epid bahwa kekurangan tempat tidur ini tentu memengaruhi efektifitas seperti kemoterapi. "Pasien kemo yang tidak ada tempat, terpaksa cari tempat lain. Ini yang dikhawatirkan karena kanker tidak seperti bibir sumbing yang dibiarkan akan tetap seperti itu. Penyakit ini menjalar terus dan merusak organ. Mutlak harus ada penanganan khusus," kata Sonar saat ditanyai wartawan saat acara kunjungan kerja Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi ke RS Jantung Harapan Kita, Jakarta, ditulis Selasa (9/9/2014).Meski begitu, kata Sonar, permasalahan kurangnya tempat tidur ini bukanlah hal yang mudah diatasi lantaran penyebaran dokter belum merata (masih terpusat di Jawa) dan belum adanya pusat penanganan kanker di daerah. Hal demikian juga terjadi di negara lain seperti Inggris."Negara manapun kalau sudah menyangkut 'Bed' susah. Kemanapaun daftar nggak bisa langsung masuk. Di Inggris misalnya, ada jug [...]

Perusahaan Farmasi CVS Jadi Pertama yang Stop Jual Rokok

Perusahaan Farmasi CVS Jadi Pertama yang Stop Jual Rokok

Salah satu perusahaan farmasi terbesar di New York, AS, CVS Caremark berencana menghentikan penjualan rokok dan produk tembakau di lebih dari 7.600 lokasi secara serentak pada tanggal 1 Oktober mendatang.Seperti dikutip laman Womenshealthmag, Senin (10/2/2014) President and CEO CVS Caremark, Larry J. Merlo mengatakan bahwa rokok mengakibatkan kerugian pendapatan hingga 2 milyar dolar."Penjualan produk tembakau tidak sesuai dengan tujuan kita. Dan dalam Journal of American Medical Association (JAMA) rokok bisa mengakibatkan kecanduan, perawatan medis hingga kematian," kata Merlo.Merlo mengatakan, para ahli memperkirakan bahwa merokok merupakan penyebab utama penyakit dan kematian dini di Amerika Serikat sehingga rokok harus bertanggung jawab atas lebih dari 480.000 kematian setiap tahunnya. "Setiap hari di seluruh negeri, pelanggan dan pasien mempercayai 26.000 apoteker dan praktisi perawat untuk melayani kebutuhan perawatan kesehatan mereka. Dan menghapus produk tembakau dari toko kami merupakan langkah penting dalam membantu Amerika untuk berhenti merokok dan sehat," tegas Merlo.Selain menghentikan penjualan rokok dan produk tembakau lainnya, perusahaan juga mengumumkan bahwa CVS [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *