5 Langkah Sederhana Mencegah Kanker

fitness3.jpg

Kanker telah menjadi penyebab kematian terbesar di seluruh dunia. Menurut data yang diambil dari situs Parkway Cancer Center, dari total 58 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2005, kanker merupakan penyebab dari 7,6 juta kematian (sekitar 13% dari seluruh kematian).

Begitu seriusnya dampak dari kanker membuat sebagian besar orang dengan riwayat keluarga pengidap kanker mencoba berbagai cara untuk menghindari penyakit ini. Meskipun Anda tidak memiliki riwayat penyakit berbahaya tersebut, namun tidak ada salahnya Anda hidup sehat untuk cegah kanker dan berbagai penyakit lainnya, dengan melakukan cara-cara berikut yang dirangkum dari Women?s Day.

1. Menjaga Berat Badan Seimbang
Penelitian terbaru menunjukkan, kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, kanker hati, kanker pankreas, kanker esophagus (kanker kerongkongan), kanker endometrium (kanker di luar jaringan rahim), dan kanker payudara pasca-menopause. BMI atau Body Mass Index merupakan perhitungan untuk menentukan berat badan ideal dengan membandingkan jumlah berat badan dan tinggi badan.

Orang yang sehat memiliki jumlah BMI 18,5 hingga 24,9. Sedangkan risiko kanker ditemukan pada orang dengan jumlah BMI 23 atau lebih. Contoh cara penghitungan BMI, BB = 55 kg dan TB = 165 cm, maka BMI = (55) / (1.65) * (1.65) = 20,2.

2. Berjalan Kaki 10 Menit Setiap Hari
Laporan dari studi di University of California menunjukkan bahwa berjalan kaki 10 menit sehari bisa menurunkan risiko terserang kanker payudara. Dalam studi tersebut dinyatakan, wanita yang melakukan 45-60 menit olahraga seperti jalan cepat atau bersepeda selama selama setidaknya lima kali dalam seminggu dapat meningkatkan perlindungan tubuh terhadap kanker payudara atau kanker usus besar.

3. Konsumsi Buah dan Sayur
Konsumsi buah dan sayur tidak hanya membuat berat Anda menjadi ideal, tapi makan buah dan sayur berwarna dapat menurunkan risiko kanker.

“Kebiasaan yang sering dilakukan dalam diet sehat ini juga dapat mengurangi risiko terserang kanker, termasuk kanker paru-paru, mulut, kerongkongan, lambung, dan kanker usus besar,” ujar Colleen Doyle, RD, Direktur Nutrisi dan Aktifitas Fisik untuk ACS.

4. Hindari merokok dan Menghirup Asap Rokok
Sebanyak 87% kematian atas kanker paru-paru disebabkan oleh kebiasaan merokok. Sekitar sepuluh tahun setelah Anda berhenti merokok, risiko kanker paru-paru berkurang setidaknya setengahnya, begitu juga risiko terserang kanker mulut, kandung kemih, dan kanker ginjal sangat berkurang, jelas Norman Edelman, MD, Kepala Medis dari America Lung Association. Jika Anda bukan perokok, maka Anda juga harus menjauhi orang-orang yang sering merokok, asap yang terhirup berefek sama dengan perokok.

5. Hindari Alkohol
Alkohol meningkatkan risiko Anda terserang kanker mulut, kanker rongga mulut (laring), kerongkongan, hati, dan payudara. Meski meminumnya hanya sedikit, namun dapat berdampak besar pada kesehatan tubuh. Tercatat dalam penelitian, wanita yang meminum alkohol selama seminggu dihubungkan dengan adanya peningkatan risiko kanker payudara.

(kik/kik)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Sering Terbangun dari Tidur di Malam Hari? 4 Hal Ini Penyebabnya

Sering Terbangun dari Tidur di Malam Hari? 4 Hal Ini Penyebabnya

Pukul 10 atau 11 malam, Anda dengan mudahnya tertidur lelap. Namun begitu pukul 3 pagi, Anda terbangun dengan mata terbuka lebar dan tidak sedikit pun merasa ngantuk. Sering atau bahkan setiap malam mengalami kejadian serupa? Kondisi ini disebut dengan mid-insomnia atau kesulitan menjaga tidur yang terbilang normal.Dijelaskan James Findley, Ph.D., direktur klinis dari Behavioral Sleep Medicine Program di University of Pennsylvania, ada tiga siklus tidur yang terjadi setiap malamnya. Dimulai dari tidur nyenyak yang dalam, tidur dengan kesadaran sedang hingga tidur ringan. Tapi ada kalanya ketika sedang tidur lelap, fase tidur tiba-tiba bergerak ke tahapan tidur yang lebih ringan sehingga besar kemungkinan akan terbangun. Alhasil banyak orang yang mengalami 'tidur terpecah' saat dini hari. "Biasanya Anda akan bangun, mengubah posisi tidur dan kembali tidur. Itu hal yang normal dan bukan masalah," ujar James, seperti dikutip dari Huffington Post. Namun jika Anda terbangun di malam atau dini hari, dan sulit tertidur lagi lebih dari 30 menit selama tiga sampai empat hari dalam seminggu, maka kemungkinan Anda mengalami gangguan tidur yang lebih serius. Apa saja penyebabnya?1. Faktor U [...]

Apa yang Dimaksud dengan Fisioterapi?

Apa yang Dimaksud dengan Fisioterapi?

Fisioterapi adalah proses merehabilitasi seseorang agar terhindar dari cacat fisik melalui serangkaian penilaian, diagnosis, perlakuan, dan aktivitas pencegahan. Tujuan dari dilakukannya fisioterapi adalah mengembalikan fungsi tubuh setelah terkena penyakit atau cedera. Jika tubuh menderita penyakit atau cedera permanen, maka fisioterapi dapat diprioritaskan untuk mengurangi dampaknya. Kapan Anda Membutuhkan Perawatan Fisioterapi? Beberapa kondisi pasien yang bisa dibantu dengan perawatan fisioterapi berdasarkan sistem tubuh, dibedakan menjadi empat: Neurologi Beberapa kondisi terkait neurologi atau sistem syaraf adalah stroke, multiple sclerosis, dan penyakti Parkinson. Gangguan syaraf akibat penyakit-penyakit tersebut bisa mengganggu fungsi tubuh, seperti susah bicara, susah berjalan, dan menurunnya kinerja tangan. Neuromusculoskeletal Kondisi yang diakibatkan oleh gangguan neuromusculoskeletal atau gangguan otot pada kerangka tubuh antara lain saat ada sakit pinggang belakang, nyeri otot, cedera karena olahraga, dan arthritis. Kardiovaskular Gangguan sistem kardiovaskular yang bisa dibantu dengan fisioterapi adalah penyakit jantung kronis dan rehabilitasi pascaserangan jantun [...]

5 Penyakit yang Sering Muncul Saat Liburan

5 Penyakit yang Sering Muncul Saat Liburan

Saat merencanakan liburan, kebanyakan orang hanya fokus pada kegiatan seru dan destinasi menarik sehingga mengesampingkan kesehatan. Padahal ada beberapa penyakit yang mengintai kita semua saat sedang travelling.Ketika pergi berlibur, orang cenderung menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan yang dapat membuat kekebalan tubuh menurun. Belum lagi penggunaan fasilitas umum dan kontak dengan banyak orang. Artinya Anda terpapar banyak kuman yang bisa mengakibatkan tubuh lebih mudah terserang penyakit infeksi.Seperti yang dikutip dari detikhealth, ada beberapa penyakit yang seringkali muncul sat liburan. Apa saja?1. Infeksi Saluran PernapasanIni merupakan salah satu penyakit yang menyerang ketika seseorang sedang pergi berlibur. Mengapa bisa terjadi? Biasanya infeksi saluran pernapasan terjadi ketika Anda sering melakukan kontak pada banyak orang, cuaca dingin, dan juga debu.2. DiarePenyakit ini bisa disebabkan oleh penggunaan fasilitas umum. Misalnya toilet umum, pegangan di angkutan umum atau kran air. Selain itu, makanan dan minuman yang terkontaminasi juga bisa menjadi penyebab lainnya. Sebagai solusi, bawalah sellau cairan pembersih tangan dan perhatian makanan yang akan disan [...]

Terapi Untuk Penderita Autis

Terapi Untuk Penderita Autis

Terapi untuk penderita autis menentukan apakah seorang anak menderita autis atau tidak, hal ini sangatlah sulit. Orang tua merupakan orang pertama yang mengetahui apabila terjadi masalah pada anak, misalnya anak belum juga berbicara pada seusianya, tidak terlalu tertarik terhadap orang lain, atau bertingkah laku yang tak biasanya. Biasanya sudah tampak sebelum berusia 3 tahun, yaitu; anak autis tidak adanya kontak mata dan tidak menunjukkan respon terhadap lingkungan. Jika kemudian tidak diadakan upaya terapi oleh orang tua, maka setelah usia 3 tahun perkembangan anak terhenti atau bahkan mundur, seperti tidak mengenal suara orang tuanya dan tidak mengenal namanya. Sedangkan menurut pakar, penderita autis memiliki 3 gejala yaitu: gangguan interaksi sosial, hambatan dalam komunikasi verbal dan non verbal, dan kegiatan yang aneh suka dilakukan. Autisme adalah gangguan perkembangan fungsi otak atau suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau berkomunikasi dengan normal. Salah satu masalah dalam penanganan penderita autisme adalah tidak adanya standar baku dalam hal terapi untuk autis. Hal ini ka [...]

Tes Alergi Belum Tentu Akurat

Tes Alergi Belum Tentu Akurat

Penelitian yang dipublikasikan di The Journal Pediatrics, Amerika Serikat mengungkapkan tes alergi yang dilakukan di lab belum tentu memberikan hasil akurat. Meskipun tes alergi yang seringkali diadakan mampu membenarkan kecurigaan pasien terhadap alergi salah satu jenis makanan dan bahan tertentu, namun kenyataannya hal tersebut tidak menjadikan hasil mutlak. Tes alergi di lab biasanya dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui tes darah dan penggunaan alat penusuk yang diberikan sedikit bahan yang dicurigai mampu memberikan efek alergi pada kulit. Pada saat seseorang menjalani tes alergi, 8% anak-anak yang menjalani tes tersebut akan mendapatkan hasil positif memiliki alergi namun kenyataannya hanya 1% yang benar-benar menunjukkan gejala fisik terhadap alergi yang dimaksud. Dengan demikian hal ini membuktikan bahwa cara terbaik melihat alergi seseorang adalah melalui percobaan langsung memakan jenis makanan yang dicurigai, dalam pengawasan pengobatan dokter dan dengan dosis yang sedikit pula. Sehingga dapat menunjukkan hasil nyata sebagai the gold standard dalam mendiagnosa alergi makanan, seperti dilansir dalam ABC News (26/12). Bahkan Dr. Robert Wood spesialis alergi di Johns Hop [...]

Tahapan Rehabilitasi Narkoba

Tahapan Rehabilitasi Narkoba

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) menunjukkan tren yang semakin meningkat di Indonesia. Rehabilitasi narkoba merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan para pengguna dari belenggu narkoba. Untuk itu ada beberapa tahapan rehabilitasi narkoba yang perlu dilakukan. Data yang diperoleh dari survei Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pusat Penelitian Kesehatan UI tahun 2008 mengungkap, angka prevalensi pengguna narkoba sekitar 1,9% dari seluruh penduduk Indonesia, dengan kisaran usia 10 sampai 60 tahun. Hanya dalam tiga tahun kemudian, angka prevalensi meningkat menjadi 2,2%. Yang berarti sekitar 4 juta penduduk Indonesia tercatat sebagai penyalahguna narkoba. Penyalahgunaan narkoba sebagian besar diawali dengan upaya coba-coba dalam lingkungan sosial. Semakin lama pemakaian, maka risiko kecanduan semakin tinggi. Jika terus dilanjutkan, maka dosis narkoba yang digunakan juga akan semakin besar untuk mencapai kondisi yang diinginkan (teler). Hingga pada titik tak mampu melewatkan satu hari tanpa narkoba. Beberapa gejala yang menandakan seseorang sudah dalam tahap kecanduan antara lain keinginan untuk mengonsumsi narkoba setiap hari atau beberapa kali dalam [...]

Es Krim Jamu, Upaya Populerkan Jamu Kepada Kaum Muda

Es Krim Jamu, Upaya Populerkan Jamu Kepada Kaum Muda

Sebagai minuman tradisional, jamu lebih banyak dikonsumsi kalangan dewasa dan orang tua untuk menjaga kesehatan. Padahal untuk melestarikan dan meningkatkan popularitasnya, jamu juga perlu diperkenalkan kepada kaum muda. Sayangnya, anak muda saat ini lebih menyukai minuman seperti cappuccino, latte, mocktail atau smoothies. Melihat kecenderungan itu, timbul ide untuk menjadikan jamu sebagai gaya hidup dalam bentuk yang lebih modern dan sesuai tren saat ini. Langkah inovatif pun dilakukan oleh produsen jamu ternama, PT. Nyonya Meneer. Perusahaan jamu yang berdiri sejak 1918 ini memperkenalkan jamu kepada para remaja dengan membuatnya bukan sebagai minuman melainkan es krim. "Kami punya tempat bernama Meneer Shop, seperti kedai minuman. Di situ ada es krim jamu dan ice jamu blended. Tujuannya adalah mengikuti tren anak muda dan menunjukkan jamu bukanlah hal yang kuno," ujar Charles Saerang, presiden direktur dan CEO PT. Nyonya Meneer saat media gathering di Restoran Sari Kuring, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis (5/03/2012). Charles menjelaskan, bentuk es krim jamu tidak seperti es krim pada umumnya. Proses pembuatannya mirip seperti es puter sehingga menghasilkan tekstur es yang agak [...]

5 Risiko Miliki Tubuh Terlalu Kurus Seperti Angelina Jolie

5 Risiko Miliki Tubuh Terlalu Kurus Seperti Angelina Jolie

Aktris Angelina Jolie memiliki tubuh yang sangat kurus. Menurut salah satu bintang film 'Unbroken' yang disutradarainya, Jolie kerap mengurangi makan demi merasa senasib sepenanggungan dengan para aktor layar lebarnya yang berperan sebagai tawanan perang. Tubuh kurus istri Brad Pitt ini bukan pertamakalinya menjadi sorotan. Sebelumnya pada 2012, seorang ahli gizi menyebutkan Jolie kurang gizi karena tubuhnya yang terlalu kurus.Seorang ahli kesehatan, Dr Drew Pinsky yang menjadi salah satu narasumber dalam acara talkshow The View yang tayang di ABC mengingatkan kaum wanita bahwa tidak harus menganggap aktris seperti Jolie sebagai wujud dari kecantikan yang ideal. Apalagi jika cantiknya tersebut diukur dari bentuk tubuh yang kurus.Dr Drew menyimpulkan bahwa aktris cantik kelahiran 4 Juli 1975 tersebut mengalami kekurangan gizi. "Dia kekurangan gizi. Aku hanya melihat kondisi kekurangan gizi," ujarnya. Dalam acara TV tersebut, Dr Drew juga menyebut makin kurusnya Angelina Jolie 'membahayakan'. Memiliki tubuh kurus seperti Jolie memang membahayakan. Sudah banyak riset yang menyebutkan risiko kesehatan ketika memiliki tubuh kurus ini. Penelitian yang dilakukan Dr. Joel Ray asal Kanad [...]

9 Cara Mengatasi Lemas-lemas

9 Cara Mengatasi Lemas-lemas

Apakah Anda merasa lelah setiap saat? Merasa lelah dan lesu (fatigue) merupakan keluhan yang sering ditemukan terutama pada orang yang menginjak usia pertengahan. Ikuti cara-cara di bawah ini untuk meningkatkan energi kembali. 1. Singkirkan adanya kemungkinan penyakit. Fatigue merupakan gejala umum untuk banyak penyakit, seperti diabetes, anemia, penyakit tiroid, dan sleep apnea. Konsultasikanlah ke dokter bila Anda merasa lelah yang berlebihan. Beberapa obat dapat menyebabkan fatigue, termasuk beberapa obat antihipertensi, antihistamin, diuretik, dan lainnnya. 2. Lakukan aktivitas fisik. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa aktivitas fisik meningkatkan energi dalam tubuh. Olahraga memperbaiki efesiensi jantung, paru, dan otot. Bahkan berjalan selama 15 menit saja dapat meningkatkan energi tubuh. 3. Lakukan yoga. Setelah 6 minggu mengikuti kelas yoga, relawan pada sebuah penelitian di Inggris melaporkan adanya peningkatan energi dan rasa percaya diri. 4. Cukupi kebutuhan air. Minumlah air dalam jumlah yang banyak dan mencukupi kebutuhan. Karena kekurangan cairan (dehidrasi) menurunkan energi. 5. Tidur yang cukup. Rekomendasi The Royal College of Psychiatrist adalah: tidur dan [...]

Ini Sebabnya Obat Generik Bisa Lebih Murah

Ini Sebabnya Obat Generik Bisa Lebih Murah

Obat yang beredar di Indonesia digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu obat generik berlogo (OGB) dan obat generik bermerek (obat dagang). Namun, minat pembelian masyarakat Indonesia untuk obat generik masih tergolong rendah. Selain itu meskipun pemerintah sudah mencanangkan berbagai program untuk penggunaan obat generik agar menurunkan biaya pengobatan, tetap saja obat generik masih kurang dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena tak dapat dihindarkan, stigma murah di masyarakat lekat dengan konotasi 'murahan' yang kerap diasosiasikan dengan kualitas dan mutu sealakadarnya. Padahal, belum tentu murah itu 'murahan'. Untuk mengetahui lebih lanjut kenapa obat generik hadir di pasaran bisa lebih murah, ada baiknya kita ketahui dulu bagaimana obat generik dibuat. Halaman berikut penjelasannya: Mengenal Obat Generik Pada tahun 1989, dengan tujuan memberikan alternatif obat bagi masyarakat, pemerintah Indonesia meluncurkan program Obat Generik Berlogo (OGB) dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, serta ketersediaan obat yang cukup. Bedanya OGB dengan obat bermerek lain adalah OGB tidak ada biaya promosi, sehingga harganya sangat terjangkau dan mudah didapatkan masy [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *