5 Nutrisi yang Dapat Membantu Anak Lebih Fokus Belajar

makanan-anak-fokus-belajar.jpg

Pepatah ?You are what you eat? tidak hanya berlaku untuk kulit, otot, dan tulang anak. Gizi juga bisa mempengaruhi ketajaman konsentrasi pada anak, karena itu tak heranlah bila apa yang anak makan akan berpengaruh pada perilaku serta prestasi akademisnya.

Jika Anda merasa bahwa nilai-nilai anak semakin turun karena ia kurang konsentrasi, mungkin Anda perlu mengubah menu makanannya.

Berikut adalah makanan-makanan yang dapat membantu anak tetap fokus dalam belajar:

1. Antioksidan

Kandungan antioksidan yang tinggi pada makanan terbukti dapat meningkatkan memori dan fungsi otak. Zat ini bisa ditemukan dalam buah dan sayuran berwarna, biji-bijian, serta kacang-kacangan. Supaya anak tidak bosan, orangtua dapat menyajikan makanan tersebut dalam bentuk smoothie atau bisa juga dengan roti panggang.

Nutrisi Lainnya untuk Membantu Anak Fokus Belajar

2. Lemak

DHA atau docosahexaenoic acid adalah salah satu asam lemak utama yang mendukung pertumbuhan otak yang sehat. Pada beberapa penelitian, termasuk yang diterbitkan dalam ?Paediatrics and Child Health? menyatakan bahwa suplementasi dengan minyak ikan?sumber utama DHA?mampu memperbaiki gejala kurang fokus dan konsentrasi yang biasa didiagnosa pada anak penderita ADHD. Makanan-makanan yang mengandung DHA alami bisa ditemukan pada salmon, makerel, dan rumput laut.

3. Besi

Besi juga sangat berperan dalam perkembangan otak. Makalah yang diterbitkan dalam ?Food and Nutrition Bulletin? mencatat bahwa defisiensi besi mampu mempengaruhi perkembangan psikomotor bayi. Efeknya pun bisa berlangsung hingga masa kanak-kanak, di mana anak akan menunjukkan kinerja tes kognitif yang lemah. Sumber zat besi yang baik dapat diperoleh dari kacang kenari, lentil, dan daging sapi.

4. Magnesium

Menurut penelitian yang dilakukan di University of Maryland Medical Center, kekurangan magnesium dapat menyebabkan penurunan rentang perhatian. Karenanya, magnesium dapat membantu anak-anak untuk lebih fokus. Sumber magnesium meliputi roti gandum, kacang, dan selai kacang.

5. Vitamin B

Vitamin B12 merupakan salah satu dari delapan jenis vitamin B yang diperlukan untuk tubuh. Vitamin B12 memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan sel-sel saraf dan menambah fokus. Kebutuhan tubuh akan vitamin B12 bisa didapatkan dari bahan makanan seperti hati sapi, ikan, unggas, telur, dan susu. Selain itu vitamin B6 juga berperan penting dan dapat diperoleh dari pisang, kacang-kacangan, ayam, dan biji-bijian.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Gejala & Tanda Urtikaria

Gejala & Tanda Urtikaria

Urtikaria atau Kaligata sangat dikenal dengan sebutan biduran oleh masyarakat awam. Penyakit ini termasuk salah satu gejala yang paling sering terlihat di UGD di berbagai rumah sakit. Urtikaria biasanya dapat terjadi karena berbagai macam sebab, salah salah satu penyebab yang paling sering adalah alergi.Urtikaria memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Kulit pucat dan kemerahan dengan sedikit bengkak (edema) yang meradang. Daerah kulit yang terkena Urtikaria ini bervariasi dan dapat muncul di manapun. Bagian yang terkena Urtikaria pun terasa lebih panas dibanding permukaan kulit lainnya serta terasa gatal. Ketika bagian kulit yang terkena Urtikaria di garuk, maka biasanya bengkak akan semakin menyebar. Pada awalnya penderita akan merasa gatal pada bagian tertentu di kulit, kemudian akan muncul kulit kemerahan dan sedikit penonjolan pada kulit setelah itu barulah rasa nyeri (seperti tersengat atau tertusuk) datang. Beberapa penderita Urtikaria Akut biasanya mengalami masalah pernafasan atau asma, kesulitan menelan dan masalah pencernaan. Gejala Urtikaria muncul dengan cepat dan menghilang secara perlahan. Sedangkan bagi penderita Urtikaria Kronis biasanya membutuhkan waktu lama [...]

Gendong Bayi Jangan Diayun-ayun!

Gendong Bayi Jangan Diayun-ayun!

Kita semua tentu ingin menjadi orangtua yang baik dan memiliki anak yang normal dan sehat. Merawat dan membesarkan anak bukanlah sesuatu yang mudah. Dibutuhkan kesabaran dan pengetahuan tentang cara merawat bayi.Seringkali kita melihat para ibu menggendong sambil mengayun bayi agar tidur atau agar mereka berhenti menangis. Bahkan ada pula orang tua yang mengguncang tubuh bayi saat menangis karena merasa kesal. Ingatlah, mengayun atau mengguncang bayi sangat berbahaya! Mengayun, menggoyang, atau mengguncang bayi dapat menyebabkan masalah serius yang disebut shaken baby syndrome. Akibat yang ditimbulkan diantaranya: Kematian Kerusakaan otak atau perdarahan otak dan mata Kebutaan Kelumpuhan Epilepsi/ kejang Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Halaman beikut penjelasannya: Kenapa Hal Tersebut Bisa Terjadi? Ukuran kepala bayi cenderung l [...]

Pentingkah Gula untuk Kebutuhan Nutrisi Anak?

Pentingkah Gula untuk Kebutuhan Nutrisi Anak?

Secara alami anak-anak menyukai makanan manis, seperti kue, permen, cokelat, dan lain-lain. Tentu saja makanan-makanan manis tersebut berasal dari gula. Namun, meski gula merupakan bahan bakar bagi energi yang paling utama, jika dikonsumsi secara berlebihan oleh anak tentu memiliki potensi untuk membahayakan kesehatan.Lantas, seberapa pentingkah gula untuk kebutuhan nutrisi anak?Sebelumnya, Anda harus memahami bahwa pemberian nutrisi pada anak haruslah baik dan tepat. Artinya: Tepat kombinasi zat gizinya. Kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral serta kebutuhan cairan tubuh anak harus seimbang, yaitu 1-1,5 liter per hari. Tepat jumlah atau porsinya, sesuai yang diperlukan tubuh berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian. Tepat dengan tahap perkembangan anak, artinya kebutuhan kalori anak didasarkan pada berat badan dan usia anak. Bagaimana cara menghitung kebutuhan energi atau kalori, karbohidrat, lemak dan protein yang dibutuhkan anak? Halaman selanjutnya selengkapnya: [...]

Kapankah Waktu yang Tepat Memberikan Multivitamin untuk Anak?

Kapankah Waktu yang Tepat Memberikan Multivitamin untuk Anak?

Vitamin memerankan fungsi penting di tubuh. Adanya risiko kekurangan vitamin pada anak harus diketahui sedini mungkin. Gejala kekurangan vitamin pada anak dapat dilihat dari keluhan klinis yang ada, antara lain: Kekurangan vitamin A akan menimbulkan gejala kelainan penglihatan dan meningkatkan risiko penyakit yang bahkan dapat menimbulkan kematian seperti diare dan campak Kekurangan vitamin B akan menimbulkan gejala anemia (kekurangan sel darah merah), pucat, letih, lesu, dan sakit kepala Kekurangan vitamin C akan menimbulkan gejala gusi mudah berdarah, sariawan, dan lesu Kekurangan vitamin D akan menimbulkan gejala yang dikenal dengan riketsia, yaitu kondisi dimana pembentukan mineralisasi tulang tidak maksimal Berapakah sebenarnya kebutuhan harian vitamin anak? Untuk mencegah terjadinya kekurangan vitamin pada anak, pada tabel berikut menjelaskan kebutuhan vitamin harian pada anak.Klik ?next? untuk membaca lanjutan artikelnya. [...]

Seberapa Penting Pemberian Multivitamin  pada Anak?

Seberapa Penting Pemberian Multivitamin pada Anak?

Saat ini, pemberian suplementasi multivitamin tengah menjamur di sekitar kita. Hal itu tidaklah mengherankan, karena pemberian multivitamin sering menjadi ?solusi? cepat untuk menghadapi berbagai keluhan. Misalnya saja kondisi anak yang susah makan. Para ibu juga tidak segan meminta rekomendasi kepada dokter mengenai multivitamin anak yang bagus.Data penelitian di Amerika Serikat menunjukkan, sekitar 21% anak berusia di bawah 2 tahun dan 42% anak berusia 2-8 tahun mengonsumsi multivitamin. Lebih dari sepertiga dari total anak dan bayi di Amerika Serikat dilaporkan menggunakan suplementasi vitamin.Penggunaan suplementasi multivitamin kebanyakan dilatar belakangi beberapa alasan, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah supaya tidak sakit, dan untuk meningkatkan status kesehatan secara umum. Hanya sepertiga yang mengonsumsi suplementasi multivitamin untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan mineral harian.Suplementasi vitamin yang paling sering digunakan adalah vitamin A, vitamin C, vitamin D, kalsium, dan zat besi. Harga yang harus dibayar untuk multivitamin ini sering kali juga tidak murah. Pertanyaannya adalah: Seberapa penting pemberian multivitamin pada anak? Penjelasan sele [...]

5 Langkah Jitu Mengajari Anak Sikat Gigi

5 Langkah Jitu Mengajari Anak Sikat Gigi

Oleh: drg. Martha Mozartha Mengajarkan buah hati agar mau sikat gigi itu memang gampang-gampang susah. Tidak sedikit para ibu yang menjadi senewen lantaran anaknya sulit diajak menyikat gigi, bahkan menolak dengan menangis atau menutup mulut rapat-rapat. Lantas apakah sang Ibu boleh menyerah dan membiarkan gigi anak kotor dan menjadi berlubang? Jangan! Mari simak tips dan fakta mengenai kesehatan gigi anak berikut ini: 1. Cari tahu penyebab anak menolak untuk sikat gigi. Gigi anak yang sudah terlanjur berlubang akan terasa nyeri atau tidak nyaman saat gigi disikat. Atau bisa jadi sikat gigi yang digunakan terlalu keras. Komunikasikan hal ini dengan anak, dan ajaklah anak untuk periksa gigi ke dokter gigi sejak dini.2. Berusahalah selalu ceria saat mengajak anak menyikat gigi. Menerapkan disiplin kepada anak tentu membutuhkan kesabaran, termasuk juga saat mengajarkan anak menyikat gigi. Tunjukkan aura positif Anda kepada anak, dan hindari kalimat bernada perintah apalagi dengan amarah.3. Dampingi anak dan beri contoh cara menyikat gigi yang benar. Menurut para ahli, salah satu metode untuk mendidik anak adalah 'modeling', yaitu dengan memberi contoh. Cara ini dikatakan lebih banyak [...]

Batasi Waktu Anak Di Depan Layar Elektronik!

Batasi Waktu Anak Di Depan Layar Elektronik!

Anak-anak yang menonton televisi atau menggunakan komputer lebih dari 2 jam setiap hari lebih berisiko untuk mengalami masalah psikologis dari pada anak-anak yang tidak melakukan hal tersebut. Hal tersebut berlaku meskipun anak tersebut termasuk anak yang cukup aktif. Kesimpulan ini ditarik berdasarkan penelitian terbaru pada 1.013 anak-anak berusia 10-11 tahun di Inggris. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa mereka yang menghabiskan waktu lebih dari 2 jam di depan layar elektronik, baik menonton televisi, ataupun menggunakan komputer, atau kombinasi keduanya, memiliki kecenderungan untuk untuk bermasalah dalam hubungan sosial dengan orang lain dan teman-teman sebayanya. Anak-anak ini juga cenderung memiliki kesulitan untuk mengungkapkan perasaan sedih atau tidak bahagia yang mereka alami. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa meskipun anak tersebut merupakan anak yang aktif secara fisik (senang berolahraga, bermain di luar rumah/lapangan bermain), namun jika menonton televisi atau bermain game komputer lebih dari 2 jam tetap memiliki kecenderungan yang sama dengan anak yang tidak aktif secara fisik untuk mengalami gangguan psikologis. Lebih jauh lagi diteliti, anak-anak yang m [...]

Kecerdasan Anak Turun Jika Sering Makan Fast Food

Kecerdasan Anak Turun Jika Sering Makan Fast Food

Apakah anak Anda sering mengkonsumsi makanan cepat saji? Hati-hati mengalami penurunan dalam menangkap pelajaran. Penelitian-penelitian sebelumnya telah mendapatkan hubungan antara konsumsi makanan cepat saji dengan obesitas pada anak serta berbagai masalah kesehatan lainnya. Ternyata penelitian terbaru menemukan bahwa jumlah makanan cepat saji yang dimakan anak-anak dapat mempengaruhi pertumbuhan akademis anak.Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim riset dari Ohio State University mendapatkan semakin tinggi frekuensi (5- 6 kali/ minggu) mengkonsumsi makanan cepat saji pada anak kelas 5 SD, semakin buruk performa anak dalam pelajaran matematika, membaca dan tes ilmu alam saat di kelas 8 (1 SMP).Melihat dampak buruk yang dapat diakibatkan oleh makanan cepat saji peneliti menghimbau para orangtua agar membatasi asupan makanan cepat saji.Meskipun demikian penurunan nilai pelajaran seorang anak dipengarui oleh beberapa faktor. Kebiasaan olahraga, menonton TV, status sosioekonomi keluarga, konsumsi makanan lainnya, dan lingkungan keluarga dan sekolah merupakan beberapa faktor potensial lainnya penyebab penurunan kemampuan belajar anak.Ada beberapa trik yang bisa Anda lakukan ketika m [...]

Cuci Tangan: Langkah Sederhana Menjaga Kesehatan dan Produktivitas Anak

Cuci Tangan: Langkah Sederhana Menjaga Kesehatan dan Produktivitas Anak

Orangtua manapun tentunya selalu berusaha untuk menjaga buah hati mereka. Tidak ada orangtua yang sanggup melihat anaknya jatuh dalam kondisi sakit. Saat anak terserang penyakit, maka mereka harus tertinggal pelajaran di sekolah dan tidak bisa bermain seperti biasanya. Produktivitas anak sangat menurun bila mereka harus terbaring karena sakit.Salah satu penyakit yang sering menyerang anak adalah infeksi saluran cerna (contohnya diare, mual, muntah) dan infeksi saluran nafas (seperti batuk dan pilek). Kuman penyebab diare dan batuk sering kali mengontaminasi tangan lewat benda-benda di sekitar. Tanpa sadar, Anda (terutama anak-anak) dapat tanpa sadar memasukkannya ke mulut/ hidung/ mata lewat makan tanpa mencuci tangan, mengucek mata, maupun memegang organ-organ tersebut. Menurut data WHO, sebanyak 6 juta anak meninggal setiap tahun akibat diare, dan sebagian kematian tersebut terjadi di negara berkembang. Berdasarkan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2007, didapatkan bahwa diare menjadi penyebab kematian bayi (usia 29 hari-11 bulan) terbanyak yaitu sebesar 31,4%. Demikian pula penyebab kematian anak balita (usia 12-59 bulan), terbanyak disebabkan oleh diare (25,2%). Angka ke [...]

Cara Membersihkan Kuping Anak yang Benar

Cara Membersihkan Kuping Anak yang Benar

Liang telinga memiliki kulit yang memiliki kelenjar serumen dan rambut di bagian luar, disinilah kotoran telinga di produksi. Kotoran telinga ini memiliki karakteristik yang berbeda pada setiap individu, ada yang kering ada yang basah dengan tingkat produktivitas yang berbeda-beda pula.Kotoran telinga memiliki kemampuan untuk bergerak menuju keluar walaupun tanpa dikorek, melalui epitelialisasi, gerakan mengunyah dan menguap, serta penguapan udara. Walaupun pada beberapa individu dengan produksi berlebih dan bentuk liang telinga yang sempit dan berbelok pembersihan kadang tidak maksimal dan kotoran menumpuk.Memang pada anak terutama bayi, hal ini sulit terjadi karena gerakan mengunyah yang belum aktif, sehingga kotoran memang cenderung menumpuk.Ketika orang tua ingin membersihkan telinga anak, hal yang harus diperhatikan adalah : Panjang telinga anak kurang dari 2 cm Diameter liang telinga anak kurang dari 1 cm Kulit telinga anak tipis dan juga memilii rambut Gerakan mengunyah pada anak belum aktif Anak belum dapat mengeluhkan rasa tidak nyaman atau tersumbat pada telinganya Anak memiliki refleks untuk menghindar dan cenderung rewel saat mengalami hal yang tidak nyaman Sehing [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *