5 Sumber Gizi untuk Penderita Anemia yang Berpuasa

5-Sumber-Gizi-untuk-Penderita-Anemia-yang-Berpuasa.jpg

Berpuasa bagi orang yang mengalami anemia memang merupakan sebuah tantangan tersendiri. Sebelum memutuskan untuk berpuasa, alangkah baiknya bila penderita anemia berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menilai ringan atau beratnya anemia.

Bagi penderita anemia, jika diperbolehkan untuk berpuasa memang harus memperhatikan beberapa hal agar dapat menjalankan puasa dengan baik. Komponen terpenting saat puasa bagi penderita anemia adalah pengaturan asupan makanan. Salah pilih menu makanan dapat berujung pada bertambah parahnya anemia.

Kekurangan zat besi masih menjadi penyebab utama anemia di Indonesia. Oleh sebab itu, asupan zat besi sangatlah penting untuk dipenuhi saat berpuasa. Makanan yang paling tepat untuk dikonsumsi penderita anemia saat bulan puasa adalah makanan yang tinggi zat besi, kalsium, vitamin (terutama vitamin B), dan mineral. Komponen-komponen tersebut harus tercakup di dalam menu sahur dan berbuka. Jangan menggunakan prinsip asal kenyang, namun kandungan gizi dalam makanan tersebut ternyata sangat minim.

Ketika Anda berpuasa, asupan nutrisi di halaman berikut ini tidak boleh ketinggalan:

5 Sumber Gizi untuk Penderita Anemia yang Berpuasa

Beberapa asupan nutrisi yang harus diperhatikan penderita anemia jika berpuasa:

1. Zat Besi

Makanan yang banyak mengandung zat besi antara lain daging merah, kacang-kacangan, sayuran hijau, kuning telur, hati ayam, dan sebagainya.

2. Asam Folat

Contoh makanan yang mengandung asam folat antara lain sayuran hijau seperti bayam, brokoli; buah-buahan seperti pisang, jeruk, alpukat, kcang-kacangan, biiji-bijian dan lain sebagainya.

3. Vitamin B 12

Dapat ditemukan dalam daging maupun produk susu.

4. Vitamin C

Vitamin C bermanfaat untuk membantu penyerapan zat besi. Terdapat pada jeruk, lemon, pepaya, dan stroberi.

5. Susu

Pilihlah susu yang tinggi kalsium, protein, dan mineral.

Halaman berikut adalah kiat-kiat menjalankan sahur agar puasa Anda senantiasa lancar:

5 Sumber Gizi untuk Penderita Anemia yang Berpuasa

Berikut adalah kiat-kiat menjalankan sahur agar puasa Anda senantiasa lancar:

  • Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda, karena dapat mengganggu penyerapan zat besi.
  • Makanlah makanan yang tinggi protein (seperti daging dan ikan) lebih banyak daripada karbohidrat (nasi) supaya Anda merasa kenyang lebih lama.
  • Jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah, karena penyerapan serat berlangsung lebih lama sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama dan mengurangi lemas.
  • Tambahkan suplemen penambah darah, untuk mencegah dan mengatasi anemia saat berpuasa.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Berpuasa diyakini dapat memberikan sejumlah keuntungan untuk kesehatan. Namun, terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan seseorang tidak dapat berpuasa dan jika ingin berpuasa, maka membutuhkan perhatian yang lebih.Salah satu kondisi medis yang membutuhkan perhatian lebih saat bulan puasa adalah anemia. Anemia atau yang dikenal masyarakat awam sebagai kurang darah merupakan suatu kondisi ketika jumlah sel darah merah sehat di dalam tubuh tidak mencukupi, sehingga hantaran oksigen dan nutrisi ke jaringan pun menjadi terhambat.Gejala yang dapat ditimbulkan anemia antara lain seperti lemah, lesu, pucat, pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar, dan sesak napas.Penderita anemia yang berpuasa sering kali kurang memperhatikan jenis asupan makanan yang dikonsumsinya, padahal hal tersebut sangat penting, karena penderita anemia tidak boleh kekurangan gizi yang baik terutama zat besi. Bila penderita anemia tidak memperhatikan asupan makanannya, ditakutkan anemia yang terjadi akan bertambah berat.Boleh tidaknya seseorang yang mengalami anemia untuk berpuasa tergantung pada beratnya anemia. Bila saat ini sedang mengalami anemia berat yang membutuhkan transfusi [...]

Tempe, Dapat Mencegah Anemia?

Tempe, Dapat Mencegah Anemia?

Tempe merupakan salah satu bahan olahan kacang kedelai yang banyak disantap di negara kita. Walaupun harga kedelai kian melambung tinggi, namun harga tempe relatif lebih murah dibanding sumber protein lainnya. Selain terjangkau oleh siapa saja, tempe juga sangat mudah didapatkan di berbagai pusat perbelanjaan baik tradisional maupun supermarket.Tempe merupakan hasil fermentasi kacang kedelai. Proses fermentasi menjadikan tekstur kacang kedelai lebih lunak sehingga memudahkan ketika dimakan. Tempe terkenal sebagai sumber protein nabati yang menjadi favorit untuk diolah apabila dibandingkan sumber protein hewani yang harganya lebih mahal.Kacang kedelai sendiri sebagai bahan sumber pembuat tempe dikenal memiliki banyak manfaat. Salah satunya dikatakan bahwa tempe dapat mencegah anemia. Benarkah demikian? Penelitian terbaru oleh Kolb, dkk mengatakan bahwa penyerapan zat besi yang berasal dari kacang kedelai luar biasa baik sebab sebagian besar zat besi di dalam kacang kedelai sudah dalam bentuk feritin. Feritin adalah bentuk simpanan zat besi di dalam tubuh.Simak halanan berikutnya untuk info lebih lanjut. [...]

Apakah Anemia Bisa Disembuhkan?

Apakah Anemia Bisa Disembuhkan?

Anemia bukanlah suatu penyakit melainkan sebuah kondisi medis. Anemia disebabkan oleh berbagai macam hal. Oleh sebab itu, cara mengatasi anemia paling tepat adalah dengan menemukan dan mengobati penyakit yang mendasarinya.Anemia dapat dikontrol diatasi bergantung dengan penyebab anemia. Seseorang yang mengalami anemia berarti memiliki jumlah sel darah merah sehat yang kurang. Sel darah merah bertugas membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh, oleh sebab itu bila seseorang mengalami anemia dapat merasakan gejala mudah lelah, lemas, pusing ataupun sesak napas.Anemia jenis apa yang dapat disembuhkan?Sebenarnya kata ?disembuhkan? kurang tepat karena anemia adalah kondisi bukanlah suatu penyakit. Hampir semua anemia yang berhubungan dengan gizi dapat diatasi dengan baik. Penyebab tersering anemia adalah kekurangan zat besi. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin (protein yang terdapat di dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen). Bila anemia disebabkan oleh kekurangan jumlah zat besi di dalam tubuh maka dapat disembuhkan dengan mengonsumsi suplemen zat besi tambahan dan makanan yang mengandung zat besi. Anemia akibat defisiensi zat besi dan kehilangan darah (sep [...]

Anemia : Sebuah Gejala atau Penyakit?

Anemia : Sebuah Gejala atau Penyakit?

Kurang darah atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai anemia, merupakan suatu kondisi yang banyak terjadi di masyarakat Indonesia. Anemia dapat menimbulkan gejala ringan seperti mudah lelah hingga gejala berat seperti sesak napas, sehingga tak jarang banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami anemia.Anemia terjadi akibat tubuh kekurangan jumlah sel darah merah yang sehat yang berfungsi untuk mengantarkan makanan (nutrisi) dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Hemoglobin adalah protein yang merupakan bagian utama sel darah merah yang dapat berikatan dengan oksigen.Bila seseorang memiliki jumlah hemoglobin yang rendah atau memiliki sel darah merah yang abnormal, maka sel-sel di dalam tubuh tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkan. Gejala anemia seperti lelah terjadi akibat organ tubuh tidak mendapatkan ?bahan bakar? (oksigen) yang dibutuhkan untuk berfungsi dengan semestinya.Anemia merupakan sebuah pertanda adanya penyakit atau gangguan dalam tubuh seseorang. Sehingga anemia adalah sebuah kondisi bukanlah penyakit namun dapat pula merupakan petanda adanya masalah serius di dalam tubuh.Anemia disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Simak halaman berikut untuk mengetah [...]

Anemia Bisa Sebabkan Sakit Kepala

Anemia Bisa Sebabkan Sakit Kepala

Secara global anemia diderita sekitar 1,6 miliar orang di dunia. Asia Tenggara, termasuk Indonesia, merupakan salah satu daerah yang menjadi fokus karena memiliki angka kejadian anemia yang tinggi. Anemia paling sering dialami oleh anak di bawah usia 5 tahun dan wanita. Fakta yang lebih mengejutkan, anemia dianggap sebagai faktor yang penting dalam menentukan angka kesakitan dan kematian seorang anak.Sebenarnya, apa itu anemia?Anemia adalah suatu kondisi ketika terjadi kekurangan sel darah merah yang sehat atau hemoglobin. Apabila jumlah hemoglobin yang ada di dalam tubuh berkurang, maka jumlah oksigen yang terikat di hemoglobin juga akan berkurang.Gejala lemas pada anemia disebabkan karena sel-sel tidak mendapatkan asupan oksigen yang mencukupi untuk bekerja melakukan tugasnya masing-masing. Selain lemas, apa sajakah gejala yang mungkin dirasakan ketika mengalami anemia? Letih, lesu, dan lemas. Napas cepat ketika beraktivitas fisik. Sakit kepala. Sulit berkonsentrasi. Perasaan melayang. Pucat. Sakit kepala merupakan salah satu gejala dari anemia. Hal ini diduga disebabkan karena asupan oksigen yang kurang ke daerah otak. Nah, jika Anda mengalami sakit kepala berulang dan ter [...]

Teh Bisa Menghambat Penyerapan Zat Besi

Teh Bisa Menghambat Penyerapan Zat Besi

Salah satu penyebab anemia adalah kekurangan zat besi. Sehingga kondisi defisiensi zat besi merupakan masalah kesehatan yang utama. Anemia defisiensi besi merupakan anemia yang ditemukan pada 2 miliar orang di seluruh dunia. Hal ini tidak dapat dibiarkan, sebab anemia dapat menimbulkan masalah serius dalam kesehatan. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan gangguan perkembangan fisik dan mental pada anak dan dapat menimbulkan kelainan medis yang lain.Kondisi anemia defisiensi besibiasanya diawali dengan gejala mudah lelah dan kehilangan tenaga, sakit kepala, dan kesulitan berkonsentrasi. Kemudia dalam jangka panjang dapat menunjukkan gejala yang lebih berat seperti napas pendek, kulit pucat dan sulit tidur.Zat besi merupakan salah satu komponen yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah. Sel darah merah diperlukan dalam jumlah yang cukup untuk dapat mambawa oksigen ke seluruh jaringan. Zat besi didapatkan dari makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Ternyata, terdapat beberapa hal yang dapat menghambat maupun memperkuat penyerapan zat besi.Asam askorbat, daging, ikan, dan produk unggas dikatakan dapat memperkuat penyerapan zat besi di dalam tubuh. Sebaliknya, sayura [...]

Inilah Makanan-makanan Pencegah Anemia

Inilah Makanan-makanan Pencegah Anemia

Banyak orang yang berisiko terkena anemia diakibatkan oleh asupan gizi yang kurang, gangguan saluran pencernaan, penyakit kronis, infeksi, dan berbagai kondisi lainnya. Wanita yang sedang hamil dan haid juga berisiko mengalami anemia. Anemia tidak hanya dapat menurunkan produktivitas kerja 5-10%, tetapi juga daya tahan tubuh sehingga rentan terhadap penyakit.Anemia yang disebabkan oleh keturunan atau kelainan genetik tertentu memang sulit dicegah. Meski banyak tipe anemia yang tak dapat dicegah, mengonsumsi makanan yang bergizi dapat membantu menghindari anemia akibat kekurangan zat besi dan vitamin lainnya.Suplemen yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B lainnya juga dapat membantu mencegah anemia. Namun, penggunaan suplemen harus sesuai dengan petunjuk dokter terutama bagi orang lanjut usia.Berikut adalah beberapa jenis kandungan makanan yang dapat mencegah dan mengatasi anemia: Inilah Makanan-makanan Pen [...]

Gejala Anemia Pada Anak

Gejala Anemia Pada Anak

Anemia merupakan sebuah kondisi yang terjadi ketika jumlah sel darah merah sehat atau hemoglobin tidak mencukupi untuk membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh. Sel-sel di dalam tubuh membutuhkan oksigen untuk dapat bertahan dan menjalankan fungsinya dengan baik.Anak Anda dapat mengalami anemia akibat beberapa hal berikut: Tubuh anak tidak memproduksi sel darah merah dalam jumlah cukup Tubuh Anak menghancurkan atau kehilangan (dari perdarahan) terlalu banyak sel darah merah Jumlah hemoglobin di dalam sel darah merah tidak mencukupi. Hemoglobin merupakan protein di dalam sel darah merah yang memungkinkan sel darah merah membawa oksigen ke seluruh sel di dalam tubuh dan membuang karbondioksida. Pada anak-anak anemia dapat menimbulkan beberapa gejala seperti berikut, selengkapnya di halaman selanjutnya: Gejala Anemia Pada Anak Anak terlihat pucat, ?keabu-abuan? (wajah, kelopak mata, kuku anak terl [...]

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Apakah Anda sering merasa lemas, letih, lesu, sulit konsentrasi, dan sakit kepala? Bisa jadi hal tersebut menandakan Anda mengalami anemia atau yang dikenal sebagai kurang darah.Akibat rendahnya jumlah sel darah merah sehat mengakibatkan jumlah oksigen yang dihantarkan ke jaringan tubuh menjadi lebih sedikit. Hal tersebut menyebabkan timbulnya beberapa gejala pada anemia, akibat sel-sel tubuh tidak dapat berfungsi secara maksimal karena kekurangan asupan oksigen. Bila anemia yang dialami masih ringan seringkali tidak menimbulkan gejala.Ketika anemia berjalan perlahan (kronik), tubuh dapat beradaptasi dan mengompensasi perubahan yang terjadi; pada kasus ini anemia dapat tidak menimbulkan gejala dan baru menimbulkan gejala ketika anemia menjadi berat.Apa saja gejala yang dapat ditimbulkan anemia? Simak halaman berikutnya. Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah Gejala yang dapat ditimbulka [...]

Diet Sehat Untuk Penderita Anemia

Diet Sehat Untuk Penderita Anemia

Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan anemia. Terkadang kekurangan zat besi atau vitamin lainnya seperti asam folat dan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Oleh sebab itu penting sekali untuk mengatur asupan makanan pada penderita anemia.Berikut adalah jenis makanan atau vitamin yang harus ada dalam diet bagi penderita anemia:1. Zat BesiKurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi. Orang yang menjalani diet ketat seperti vegan atau vegetarian seringkali tidak mendapatkan zat besi yang cukup. Zat besi merupakan komopnen utama hemoglobin yang membawa oksigen dari paru ke seluruh bagian tubuh.Makanan yang mengandung zat besi dapat ditemukan dalam dua bentu yaitu : haem dan non-haem. Zat besi haem lebih mudah dicerna oleh tubuh dan dapat ditemukan pada produk hewani seperti daging (termasuk unggas) dan ikan. Sedangkan zat besi non-haem didapatkan terutama dari sayuran dan tanaman seperti buncis, sayuran hijau, selain itu juga ditambahkan pada berbagai jenis makanan seperti roti, sereal dan tepung.Bila tubuh tidak mendapatkan zat besi yang dibutuhkan, jumlah zat besi yang tersedia akan menurun secara perlahan. Cadangan zat besi [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *