7 Aktivitas yang Terlarang Dilakukan Setelah Makan

setelahmakancover.jpg
Loading...
RELATED ARTICLES
Meminimalkan Reaksi Alergi Debu dengan Cara Ini

Meminimalkan Reaksi Alergi Debu dengan Cara Ini

Anda sering bersin disertai hidung dan mata yang kemerahan, hidung berair (meler), serta gatal? Bisa jadi Anda menderita alergi. Ada berbagai macam alergi, salah satunya adalah alergi debu. Debu dapat terlihat mengambang ketika tersorot sinar matahari. Debu bisa terdiri dari kulit mati, bulu hewan piaraan, spora dari jamur, potongan tubuh kecoak yang sudah mati, atau bahkan hewan kecil bernama tungau. Bangkai dan kotoran tungau inilah yang mampu menimbulkan reaksi alergi pada seseorang. Tungau, sebagai salah satu penyebab utama reaksi alergi, adalah hewan yang sangat kecil dari keluarga laba-laba. Hewan yang hanya bisa terlihat dengan mikroskop ini suka hidup di lingkungan yang hangat (sekitar 20�C) dan lembap. Tempat tidur, karpet, dan bantal adalah tempat-tempat yang ideal bagi keberadaan tungau. Tungau memakan sel-sel kulit mati manusia dan meninggalkan gundukan kotoran serta bangkai yang dapat menjadi penyebab alergi. Seseorang yang memiliki kondisi alergi menghirup udara yang bercampur dengan tungau, sistem kekebalan tubuhnya memproduksi antibodi terhadap benda yang umumnya tidak berbahaya ini. Respons imun yang terlalu berlebihan inilah yang menyebabkan bers [...]

Ikan untuk Mencegah Alzheimer

Ikan untuk Mencegah Alzheimer

Studi menunjukkan bahwa orang yang makan ikan secara teratur mungkin memiliki resiko yang lebih rendah untuk dapat terjangkit penyakit Alzheimer. Orang tua yang makan ikan panggang atau kukus setidaknya sekali seminggu dapat meningkatkan kesehatan otak mereka. Dalam sebuah studi baru, scan pencitraan menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi ikan secara teratur cenderung memiliki lebih sedikit sel-sel otak mati di area otak yang bertanggung jawab untuk mengingat memori jangka pendek. Misalnya, untuk mengingat nomor telepon yang baru saja didengar. ?Dan orang-orang yang mengkonsumsi ikan, baik panggang ataupun kukus secara mingguan dan tidak kehilangan sel-sel otak memiliki kemungkinan yang sangat rendah untuk bisa terserang penyakit Alzheimer, atau gangguan mental ringan.? Kata Cyrus Raji, MD, PhD, dari University of Pittsburgh School of Medicine seperti dilansir dari WebMD pada hari jumat 30 Desember 2011. Beberapa studi telah mengaitkan, sebuah diet yang kaya akan ikan dengan berkurangnya resiko terserang penyakit Alzheimer. Manfaat ini diduga berasal dari asam lemak omega 3 yang terkandung dalam ikan. Meskipun penelitian dari suplemen minyak ikan memiliki hasil yang mengecewakan [...]

Osteoporosis Bisa Dicegah Sejak Dini

Osteoporosis Bisa Dicegah Sejak Dini

Osteoporosis terjadi ketika tulang kehilangan kandungan mineral lebih cepat daripada kemampuan tubuh untuk menggantikan kehilangan tersebut. Akibatnya, tulang kehilangan kepadatan atau massa tulang. Massa tulang yang diperoleh selama usia muda merupakan faktor penentu risiko patah tulang akibat osteoporosis pada kemudian hari. Semakin tinggi massa tulang, maka semakin rendah risiko osteoporosis. Namun, osteoporosis dapat dicegah sejak dini (pada anak-anak) dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: Memberikan anak makanan bergizi dengan asupan kalsium yang cukup. Menjaga suplai vitamin D yang cukup. Vitamin D dapat diperoleh dari cahaya matahari, makanan, maupun suplemen makanan. Menghindari kekurangan protein dan kurang gizi. Mengajak anak untuk beraktivitas fisik secara teratur. Menjauhkan anak dari rokok dan asap rokok. Sementara itu, pada usia dewasa pencegahan osteoporosis tetap dapat dilakukan dengan, selengkapnya di halaman selanjutnya: Osteoporosis Bisa Dicegah Sejak Dini Sementara itu, pada usia dewasa pencegahan osteoporosis tetap dapat dilakukan dengan: Memastikan diet seimbang, dengan asupan kalsium yang memadai. Menghindari kura [...]

Mitos Seputar Kanker Serviks

Mitos Seputar Kanker Serviks

Memercayai hal-hal yang belum tentu benar dapat membuat Anda lengah dalam mewaspadai bahaya sebenarnya dari kanker serviks. Anda sudah lebih dari tiga tahun menikah atau aktif berhubungan seksual dan belum pernah menjalani pemeriksaan pap smear? Beberapa wanita percaya pada informasi yang belum tentu benar dan menunda memeriksakan diri untuk mendeteksi potensi keberadaan kanker serviks. Berikut ini adalah mitos-mitos yang beredar, sekaligus fakta yang meluruskannya, seputar kanker yang terletak di leher rahim itu. Mitos 1: Kanker serviks tidak dapat dicegah. Fakta: Meski tidak 100 persen melindungi, infeksi virus human papilloma atau HPV dapat dicegah dengan vaksin HPV. Selain itu, dengan menjalani pap smear secara teratur bisa membuat sel-sel abnormal dapat terdeteksi secara dini dan ditangani sebelum menjadi sel kanker. Menghindari tindakan tertentu seperti berhubungan seksual di usia dini atau berganti-ganti pasangan seksual, merokok, serta menghindari diri dari infeksi klamidia dapat mengurangi risiko terkena kanker serviks. Mitos 2: Jika terdeteksi telah terinfeksi HPV, berarti Anda pasti mengidap kanker serviks. Fakta: Belum tentu. Terdapat lebih dari 100 jenis HPV yang ti [...]

Awas! Mendengkur Bisa Sebabkan Kematian Akibat Kanker

Awas! Mendengkur Bisa Sebabkan Kematian Akibat Kanker

Bagi Anda atau memiliki anggota keluarga yang punya kebiasaan mendengkur, ada baiknya berhati-hati. Menurut penelitian, mendengkur bisa sebabkan kematian akibat kanker.Penelitian menemukan, pendengkur dalam skala ringan lebih beresiko 0,1 kali meninggal karena kanker dibandingkan mereka yang tidak mendengkur. Sedangkan untuk pendengkur skala menengah, lebih beresiko 2 kali meninggal karena kanker, dan 4,8 kali lebih berisiko bagi mereka yang memiliki masalah mendengkur akut.Hasil penelitian tersebut diketahui berdasarkan data dari penelitian yang dilakukan terhadap 1.522 orang selama 22 tahun. Sebelumnya ada penelitian pada tikus yang menunjukkan bahwa kekurangan oksigen yang disebabkan oleh dengkuran dapat memicu pertumbuhan tumor."Bukti yang konsisten diperlihatkan dari penelitian terhadap hewan dan bukti baru terhadap manusia ini sangat menarik. Penelitian ini adalah penelitian pertama yang menunjukkan terdapat hubungan antara pola pernapasan teratur ketika tidur (SDB) dan peningkatan resiko kematian karena kanker berdasarkan sampel dalam populasi, " ujar Dr Javier Nieto, salah satu peneliti di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat, Wisconsin University.Nieto menambahk [...]

5 Kesalahan Pakai Make-up yang Bisa Membahayakan Kesehatan

5 Kesalahan Pakai Make-up yang Bisa Membahayakan Kesehatan

Sembarang memakai make-up tidak hanya berakibat buruk bagi kulit, tapi juga kesehatan secara keseluruhan. Meskipun produk kosmetik umumnya diaplikasikan di permukaan kulit, namun kulit memiliki pori-pori dan zat-zat yang ada dalam produk kosmetik bisa masuk ke jaringan tubuh dan memengaruhi organ dalam untuk jangka panjang. Menggunakan produk yang salah atau kurang higienis, akan meningkatkan risiko kesehatan bahkan dampaknya bisa serius. Ini lima kebiasaan buruk dalam bermake-up, yang perlu Anda hindari.1. Berbagi Make-up dengan TemanAda beberapa produk make-up yang sebaiknya tidak digunakan berbarengan dengan orang lain, termasuk teman Anda sendiri. Menurut dermatologist David Bank, M.D., berbagi make-up bisa meningkatkan risiko terkena infeksi, apabila kulit Anda atau teman sedang terluka atau memiliki penyakit menular."Saling meminjamkan eyeliner dan lipstik bisa meningkatkan risiko tertular infeksi virus seperti konjungtivitis (radang selaput mata) atau herpes," ujar David, seperti dikutip dari Women's Health US.2. Pakai Kosmetik KedaluwarsaTanggal kedaluwarsa dicantumkan dalam kemasan produk bukannya tanpa alasan, dan sayangnya banyak orang tidak membuang produk yang sudah [...]

4 Makanan ‘Pelipur Lara’ yang Sehat nan Lezat

4 Makanan ‘Pelipur Lara’ yang Sehat nan Lezat

Saat sedih, kesal, patah hati atau kecewa orang cenderung melampiaskannya dengan mengonsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi. Sebut saja es krim, permen cokelat, cookies cokelat, french fries atau keripik kentang. Makanan-makanan tersebut memang memberi kenikmatan dan membuat Anda lupa dari masalah, tapi sifatnya hanya sementara dan tidak lama. Setelah makanan 'pelipur lara' itu habis, rasa sedih dan stres kembali datang dan justru mendatangkan masalah baru; kalori berlebihan dan potensi kegemukan. Sebenarnya ada makanan pereda stres yang juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Makanan ini memiliki komponen-komponen yang efektif membuat hati dan pikiran jadi lebih tenang. Apa saja?1. AlpukatBuah dengan tekstur lembut dan rasa creamy ini kaya akan vitamin B, yang terbukti bisa mengurangi stres. Alpukat juga mengandung lemak sehat (lemak tak jenuh tunggal) dan serat yang membuat perut terasa penuh sehingga keinginan untuk makan berlebihan bisa lebih dikontrol. Anda bisa memakan alpukat langsung tanpa diolah terlebih dahulu karena rasa aslinya sudah cukup lezat. Tapi jika ingin citarasa yang berbeda, bisa membelah alpukat jadi dua bagian, berikan perasan lemon di atasnya lalu m [...]

Sederet Faktor Pencetus Sakit Kepala Bagian Belakang

Sederet Faktor Pencetus Sakit Kepala Bagian Belakang

Hampir semua orang pernah mengalami sakit kepala. Keluhan yang dirasakan bisa sangat beragam karena kondisi tiap orang yang berbeda. Sakit kepala bagian belakang termasuk salah satu yang kerap dikeluhkan. Apa yang menjadi penyebabnya? Sakit kepala atau cephalgia adalah rasa nyeri yang bisa dirasakan pada atas mata dan telinga, bagian atas kepala, bagian belakang kepala hingga leher bagian atas. Mengenali Penyebab Untuk mengetahui apakah sakit kepala bagian belakang ini memerlukan dokter segera atau tidak, maka Anda perlu mengenali gejalanya lebih lanjut. Beberapa penyebab sakit kepala bagian belakang antara lain: Sakit kepala tegang Kurang tidur, stres, tegang, dan rasa lapar bisa memicu sakit kepala tegang. Sakit kepala yang toleransinya berkisar antara nyeri ringan hingga sedang ini banyak dikeluhkan orang dewasa. Saat kambuh, seseorang akan merasa tegang dan ada tekanan di bagian dahi atau bagian belakang kepala dan leher selama sekitar 30 menit hingga beberapa hari. Sakit kepala tegang dapat terjadi secara periodik atau kurang dari 15 hari per bulan, ataupun kronis yang menyerang lebih dari 15 hari per bulan. Umumnya sakit kepala tegang tidak sampai menghambat seseorang dalam [...]

Sikap Optimis Baik Untuk Jantung

Sikap Optimis Baik Untuk Jantung

Doktrin yang mengatakan bahwa orang-orang dengan sifat optimis cenderung akan hidup lama daripada orang-orang pesimis ternyata bukanlah sekedar anggapan belaka. Menurut studi yang dipublikasikan pada tanggal 28 Februari dalam jurnal Archives of Internal Medicine, pasien berpenyakit jantung lebih mungkin untuk bertahan hidup jika mereka memiliki pandangan yang positif (optimis). Penelitian ini berawal dari kuisioner psikologis yang dijawab oleh 2.800 pasien berpenyakit jantung mengenai kepercayaan mereka terhadap kemampuan diri sendiri untuk pulih dari penyakitnya, dan juga segera kembali ke aktivitas sehari-harinya. Setelah 15 tahun, 1.637 pasien meninggal, 885 (54 persen) adalah akibat dari penyakit jantung. Para peneliti dari Duke University Medical Center mengatakan bahwa hanya terdapat kurang dari 30 persen dari orang-orang yang bersikap optimis meninggal selama penelitian. Peningkatan risiko kematian di antara pasien yang mempunyai sifat pesimis tetap berlaku, bahkan setelah para peneliti meneliti hal tersebut dengan sejumlah faktor, termasuk tingkat keparahan penyakit jantung, usia, jenis kelamin, pendapatan, depresi, dan dukungan sosial. John. C. Barefoot, penulis utama dal [...]

Madu Lebih Sehat dari Gula Pasir, Mitos atau Fakta?

Madu Lebih Sehat dari Gula Pasir, Mitos atau Fakta?

Madu sering dijadikan sebagai pemanis yang lebih sehat ketimbang gula pasir. Jika dibandingkan dengan gula pasir atau gula cair yang telah banyak melalui tahapan proses dalam pembuatannya, madu alami memang menjadi alternatif yang lebih baik.Karena merupakan substansi alami yang dihasilkan langsung oleh alam, banyak orang menganggap madu sebagai 'makanan super' yang tinggi nutrisi. Tapi benarkah madu sesehat yang dipercaya orang selama ini? Madu memang berbeda dengan gula pasir, gula cair atau gula batu dilihat dari kandungannya. Gula yang banyak digunakan saat ini termasuk jenis sukrosa yang diproses oleh insulin. Pankreas merupakan organ yang bertugas memproduksi hormon ini. Sementara madu 55 persennya adalah fruktosa, jenis gula yang sama yang terdapat pada buah. Ketika masuk ke dalam tubuh fruktosa akan diproses oleh liver. Yang perlu diperhatikan, meskipun jenis gula pada madu dan gula pasir berbeda namun tetap menimbulkan efek yang sama pada tubuh yaitu sama-sama menaikkan kadar gula dalam darah secara drastis. Ketika kadar gula naik maka pankreas akan memproduksi insulin yang mengakibatkan tubuh menyimpan kelebihan lemak dan akhirnya berat badan pun naik.Ketika dikonsumsi [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *