7 Cara Unik Redakan Stres, Makan Seledri Sampai Lepas Sepatu

atasistrescover.jpg

Stres bisa membuat seseorang panik, tidak mampu berkata-kata bahkan tidak tahu harus berbuat apa. Apa pun yang dilakukan terasa salah dan terkadang membuat kita bersikap agresif atau mungkin tidak ingin melakukan apa pun. Tubuh sebenarnya didesain untuk kembali ke keadaan normal setelah mengalami stres. Namun yang menjadi masalah, bagi kita yang hidup di era modern ini, seringkali ‘serangan’ stres hadir setiap waktu dan ketika tubuh mulai pulih dari stres, ada saja pemicu lain yang datang.

Kabar baiknya, stres ringan bisa cepat diatasi dengan cara yang terbilang mudah. Ini beberapa teknik unik untuk segera menyingkirkan stres, seperti dikutip dari Daily Mail.

1. Cuci Tangan dengan Air Hangat

Stres bisa diatasi dengan berendam air hangat, karena air hangat cukup efektif membuat tubuh dan pikiran lebih relaks. Tapi jika stres melanda saat di kantor, tentunya Anda tidak bisa langsung ‘kabur’ ke rumah untuk berendam air hangat. Ternyata efek relaksasi dengan air hangat juga bisa dirasakan cukup dengan mencuci tangan. Pergilah ke toilet lalu cuci tangan Anda dengan air hangat. Efeknya cukup bisa menenangkan sementara waktu meskipun tidak seefektif ketika Anda mandi.

2. Bersenandung
Studi menunjukkan, kombinasi antara vokalisasi dan vibrasi yang dilakukan ketika orang menyenandungkan lagu membawa efek positif pada tekanan darah, yang membuat pikiran dan perasaan lebih tenang. Bernyanyi dengan suara keras seperti di karaoke memang lebih efektif untuk meredakan stres, tapi jika stres itu melanda di tengah rapat kerja, akan lebih baik jika Anda hanya

3. Kunyah Seledri
Penelitian menunjukkan bahwa gerakan mengunyah bisa mengurangi kortisol, atau yang dikenal dengan nama hormon stres. Anda bisa mengunyah permen karet, tapi ada cara yang lebih baik karena permen karet biasanya mengandung gula tinggi (meskipun sebagian produk berlabel bebas gula). Saat stres, kunyahlah seledri. Sayuran rendah kalori ini mengandung senyawa kimia apigenin yang dikenal sejak dulu bisa meredakan kegelisahan, stres dan insomnia. Gerakan mengunyah itu sendiri bisa menenangkan sistem syaraf.

4. Corat-coret Kertas
Siapkan kertas dan pulpen, lalu mulailah menggambar apa pun yang terlintas di pikiran Anda. Gambar tidak perlu bagus, Anda hanya perlu fokus pada aktivitas yang membuat bagian otak lainnya sibuk dan merasakan kebebasan. Mencorat-coret di atas kertas akan mengalihkan hal-hal yang membuat Anda stres sementara waktu, sehingga bisa lebih tenang dan berpikir lebih jernih.

5. Cubit Alis
‘Pijatan’ ringan bisa sedikit melepaskan otot yang tegang ketika Anda stres, yang berada di sekitar kepala. Mulailah dengan mencubit pangkal alis Anda di dekat hidung, lalu arahkan cubitan kecil itu ke sepanjang alis hingga ujungnya. Lanjutkan cubitan ke arah telinga lalu pijat-pijat ringan bahu. Teknik ini akan sedikit meregangkan otot yang kaku akibat stres.

6. Lepas Sepatu
Saat pikiran berada entah di mana, cara terbaik untuk mengembalikannya adalah dengan memijakkan kaki di tanah. Tidak harus di atas tanah yang sebenarnya, tapi setidaknya kulit di telapak kaki bisa merasakan ‘kedekatan’ Anda dengan bumi. Saat memakai sepatu, sirkulasi dan struktur tulang kaki sebenarnya mengalami tekanan. Dengan membuka sepatu, otot dan tulang kaki jadi terbebas sejenak yang akhirnya berpengaruh pada pikiran.

7. Peluk Diri Sendiri
Manusia termasuk hewan mamalia, makhluk berdarah panas yang akan merasa nyaman dan lebih baik ketika diberi stimulasi seperti belaian, pelukan atau ciuman. Tidak harus dipeluk oleh orang lain, memeluk diri sendiri juga cukup efektif untuk sedikit meredakan stres dan merasa nyaman. Silangkan kedua tangan Anda lalu lingkari tubuh dengan lengan hingga seperti membungkus diri sendiri. Sambil memeluk diri sendiri, berikan pijatan ringan atau gosok-gosok kedua lengan serta punggung Anda. Cara ini akan membuat tubuh melepaskan hormon bahagia yang disebut oksitosin, seperti halnya mendapat pelukan dari orang lain.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
13 Tahun sudah Mengemudi: Bom Waktu di Jalanan

13 Tahun sudah Mengemudi: Bom Waktu di Jalanan

Oleh: dr. Sophia B. Hage Beberapa hari yang lalu, terjadi sebuah kecelakaan yang melibatkan tiga mobil di KM 8 tol Jagorawi, persisnya tol Cawang arah ke Cibubur. Satu hal yang menjadi perhatian semua orang adalah karena seorang anak berusia 13 tahun bernama Abdul Qodir Jaelani atau sering dipanggil Dul termasuk salah satu korban dalam kecelakaan ini. Bukan hanya itu, anak bungsu musisi Ahmad Dhani ini ternyata mengendarai sebuah mobil yang menjadi awal mula dari terjadinya kecelakaan tersebut. Mobil yang dikendarai Dul disebutkan hilang kendali dan menabrak pembatas tol hingga masuk ke jalur tol yang ada di sebelahnya. Kecelakaan ini mengakibatkan 6 orang meninggal dan 11 orang luka-luka. Peristiwa ini mengingatkan kita akan bahayanya membiarkan seorang anak remaja memegang kemudi tanpa pengawasan orang tuanya. Sudah menjadi peraturan di negara ini bahwa seseorang harus berusia 17 tahun ke atas sebelum dapat memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM). Tetapi apa dasar medis, apabila ada, yang menjadi alasan adanya pembatasan usia tersebut? Apakah ini merupakan permasalahan legalitas saja atau ada dasar ilmu di belakangnya? Dalam beberapa tahun terakhir, peneliti telah mulai menemukan ha [...]

Ini Bahayanya dari Tidur dengan Lampu Menyala

Ini Bahayanya dari Tidur dengan Lampu Menyala

Banyak anggapan yang mengatakan bahwa tidur dengan lampu padam jauh lebih nyenyak. Namun ternyata lebih dari itu, tidur dengan lampu mati sangat baik buat kesehatan tubuh dan bisa mencegah beberapa penyakit serius seperti kanker payudara dan kanker prostat.Tidur malam dalam kamar yang gelap benar-benar bermanfaat buat tubuh. Ahli biologi Joan Robert mengatakan tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya. Hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat.Sayangnya, hormon melatonin ini tidak akan muncul jika orang tidur malam hari dengan lampu menyala. Adanya cahaya atau sinar membuat produksi hormon melatonin akan berhenti. Dengan mematikan lampu ketika tidur malam hari, bukan hanya menghemat energi tapi juga meningkatkan kesehatan tubuh. Maka itu tidur malam sambil nonton TV juga sangat tidak disarankan.Praktisi kesehatan lainnya, Lynne Eldridge M.D yang juga penulis buku 'Avoiding Cancer One Day At A Time' juga menuliskan perempuan buta 80 persen lebih kecil terkena risiko kanker payudara dibanding rata-rata perempuan lain. Diduga faktor hormon melatonin y [...]

Fogging Kurang Berhasil Memberantas DBD

Fogging Kurang Berhasil Memberantas DBD

Fogging adalah salah satu usaha untuk memberantas demam berdarah dengue (DBD). Diantara usaha pemberantasan DBD lainnya selain fogging adalah yang populer dengan istilah sebutan 3M (menutup, menguras, mengubur). Sekilas mengenai DBD, adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh Aedes aegypti sebagai vektor (perantara) utama. Sampai saat ini, DBD merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama akibat infeksi di Indonesia. DBD dapat mengenai segala usia mulai bayi hingga dewasa. Cegah Demam Berdarah Dengue dengan Program Pemberantasan Sarang Nyamuk Pengendalian vektor DBD merupakan cara yang tepat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD yang bertujuan untuk memutuskan mata rantai penularan DBD. Salah satu cara pengendalian vektor DBD adalah gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) atau 3M Plus. Memberantas sarang nyamuk dilakukan sehingga telur tidak berubah menjadi jentik. Dibandingkan dengan fogging hal ini tentunya lebih bermanfaat dan tepat sasaran karena fogging hanya membunuh nyamuk bukan jentik. Jadi demikiannya, fogging juga diikuti tindakan pemberantasan sarang nyamuk lainnya, seperti tindakan-tindakan berikut ini: [...]

5 Tips Mudah Redakan Sakit Punggung

5 Tips Mudah Redakan Sakit Punggung

Sakit punggung merupakan gangguan kesehatan yang umum dialami banyak orang. Dikutip dari Health, 9 dari 10 orang dewasa pernah mengalami sakit punggung beberapa kali dalam hidup mereka. Bahkan 5 dari 10 orang tercatat menderita sakit punggung setiap tahunnya.Rasa sakit pada punggung, baik yang ringan atau kronis tentunya akan menghambat aktivitas karena Anda tidak bisa bergerak bebas. Banyak faktor yang bisa menyebabkan sakit punggung. Beberapa di antaranya posisi duduk yang kurang tepat, trauma otot karena cedera atau kecelakaan, juga peradangan karena penyakit tulang seperti arthritis.Untuk menyembuhkan sakit punggung, terutama yang sudah akut memang diperlukan perawatan medis dari dokter. Tapi Anda bisa meredakan rasa sakitnya dengan lima tips yang dikutip dari Lifemojo berikut ini. 1. KalsiumKalsium membantu membentuk tulang yang kuat dan mencegah osteoporosis pada tulang belakang. Jika sakit pada punggung belum terlalu parah, biasakan mengonsumsi makanan kaya kalsium seperti susu, sayuran berdaun hijau, wijen, keju, yoghurt dan ragi. Tulang ikan juga merupakan sumber kalsium. Untuk mengonsumsinya, masak dengan cara dipresto atau pepes agar tulangnya lunak dan bisa dimakan.2 [...]

Obat Anti Nyeri sebelum Olahraga: Baik atau Buruk?

Obat Anti Nyeri sebelum Olahraga: Baik atau Buruk?

Oleh: dr. Sophia B. Hage Mengkonsumsi obat anti nyeri atau painkillers seperti ibuprofen untuk mencegah nyeri setelah olahraga bukan hal yang asing bagi populasi atlet. Bahkan beberapa atlet berpikir bahwa hal ini dapat meningkatkan performa saat berolahraga karena menghilangkan nyeri. Akan tetapi, tindakan ini justru dapat menimbulkan bahaya menurut penelitian baru yang diterbitkan di Medicine & Science in Sports & Exercise. Penelitian yang dilakukan di Belanda oleh dr. Kim van Wijck, seorang residen bedah di ORBIS Medical Center, Masstricht, mempertanyakan penggunaan obat anti inflamasi ibuprofen sebelum dan sesudah olahraga. Hasilnya menunjukkan bahwa ibuprofen justru menimbulkan cedera setelah olahraga di usus halus pada laki-laki sehat yang terlatih dalam melakukan olahraga endurance. Dalam penelitian ini, van Wijck mengevaluasi 9 laki-laki sehat yang aktif berolahraga dengan usia rata-rata 27 tahun. Para subyek penelitian menghabiskan waktu 3 hingga 10 jam per minggu melakukan olahraga endurance. Van Wijck sebelumnya telah melakukan penelitian yang menunjukkan bahwa olahraga mempunyai efek menurunkan aliran darah ke sistem pencernaan. Selain itu, obat anti inflamasi [...]

Ini Alasan Mengapa Teh Manis Tidak Dianjurkan untuk Sahur

Ini Alasan Mengapa Teh Manis Tidak Dianjurkan untuk Sahur

Beberapa orang sudah terbiasa minum teh pagi dan malam. Saat Ramadan, tradisi minum teh tersebut juga dilakukan ketika sahur maupun berbuka puasa. Namun sebenarnya teh manis tidak dianjurkan untuk sahur. Mengapa?Menurut dr. Johannes Chandrawinata, SpKG., teh manis tidak terlalu baik dikonsumsi saat sahur. "Buka puasa minum teh manis boleh kalau nggak ada makanan manis jadi buat pengganti makanan manis. Kalau saat sahur, terlalu banyak gula nanti rasanya malah haus," tutur dr. Johannes saat dihubungi Wolipop, Kamis (10/7/2014).dr. Johannes melanjutkan, daripada minum teh manis lebih baik diganti jus segar tanpa gula tapi maksimal 150 cc atau 3/4 gelas berukuran besar. Namun hindari mengonsumsinya secara berlebihan karena jika Anda minum jus terlalu banyak dapat meningkatkan trigliserda (lemak darah). Lemak darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diabetes, kolesterol, hingga jantung.Pria lulusan S2 di Deakin University, Melbourne, ini juga menganjurkan agar minum air putih setiap hari minimal dua liter. Ketika puasa, minumlah dua gelas di waktu sahur dan berbuka, serta empat gelas setelah salat Magrib.Air putih memang lebih baik dikonsumsi daripada te [...]

Gangguan Psikosomatis, Ketika Pikiran Menyebabkan Penyakit Fisik

Gangguan Psikosomatis, Ketika Pikiran Menyebabkan Penyakit Fisik

Hati-hati, stres bisa menimbulkan gangguan psikosomatis. Penyakit pun bisa bermunculan atau bahkan memperparah gejala atau tanda-tanda penyakit fisik lainnya. Psikosomatis terdiri dari dua kata, pikiran (psyche) dan tubuh (soma). Gangguan psikosomatis adalah penyakit yang melibatkan pikiran dan tubuh, di mana pikiran memengaruhi tubuh hingga penyakit muncul atau diperparah. Dengan kata lain, istilah gangguan psikosomatis digunakan untuk menyatakan penyakit fisik yang diduga disebabkan atau diperparah oleh faktor mental, seperti stres dan rasa cemas. Sedangkan dalam istilah psikologi, psikosomatis atau penyakit ?fungsional? merupakan kondisi yang menyebabkan rasa sakit dan masalah pada fungsi tubuh walaupun tidak tampak kelainan pada pemeriksaan X-ray atau tes darah. Bagaimana Pikiran Memengaruhi Penyakit? Seperti diketahui, pikiran dapat menyebabkan munculnya gejala fisik. Contohnya, ketika merasa takut atau cemas bisa muncul tanda-tanda seperti denyut jantung menjadi cepat, jantung berdebar-debar (palpitasi), mual atau ingin muntah, gemetaran (tremor), berkeringat, mulut kering, sakit dada, sakit kepala, sakit perut, napas menjadi cepat, nyeri otot, atau nyeri punggung. Gejala [...]

Mengimbangi ‘Permainan’ di Ranjang

Mengimbangi ‘Permainan’ di Ranjang

Keharmonisan hubungan intim antar suami istri seringkali terganggu ketika hubungan seksual tidak memberikan kepuasan pada kedua belah pihak. Keluhan yang sering muncul adalah ketika istri belum mengalami orgasme ketika hubungan seksual sudah selesai atau ketika suami mengalami ejakulasi dini. Secara medis, hal ini sebenarnya wajar terjadi karena siklus respon seksual wanita dan pria memang sedikit berbeda. Nah lho, apa pula itu yang disebut dengan 'siklus respon seksual'? Sebelum kita bicara lebih lanjut mengenai teknik bagaimana mengimbangi 'permainan' di ranjang dari sisi medis, ada baiknya kita ketahui dahulu apa yang dimaksud dengan siklus respon seksual dan bagaimana hubungannya dengan trik mengimbangi aktivitas seksual menjadi mencapai kepuasan di dua belah pihak. Mengimbangi 'Permainan' di Ranjang Keharmonisan hubungan intim antar suami istri seringkali terganggu ketika hubungan seksual tidak memberikan kepuasan pada kedua belah pihak. Keluhan yang sering muncul adalah ketika istri belum mengalami orgasme ketika hubungan seksual sudah selesai atau ketika suami mengalami ejakulasi dini. Secara medis, hal ini sebenarnya wajar terjadi karena siklus respon [...]

Manusia Kini Hanya Tidur Lelap 6 Jam 41 Menit, Ini Penyebabnya

Manusia Kini Hanya Tidur Lelap 6 Jam 41 Menit, Ini Penyebabnya

Orang kini hanya punya waktu tidur rata-rata enam jam dan 41 menit setiap malamnya. Kurang satu jam 19 menit dari lama waktu tidur yang direkomendasikan, yaitu delapan jam. Bahkan 48 persen orang tidak bisa menikmati waktu istirahatnya di akhir pekan, saat tidak disibukkan lagi dengan urusan pekerjaan. Rata-rata orang juga kesulitan tertidur lelap setiap malamnya. Dan Sekitar 65 persen orang hanya tidur enam jam 27 menit.Survei yang dilakukan Travelodge dan melibatkan 2.000 responden tersebut juga menemukan, lebih dari 1/4 orang (27 persen) mendapatkan waktu tidur yang lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Sebagian besar responden juga punya kebiasaan menunda alarm untuk bisa dapat tambahan waktu tidur 11 menit setelah bangun. Menurut pakar kesehatan, kebiasaan itu bisa berdampak negatif bagi kesehatan tubuh.Empat dari 10 responden yang mengikuti polling Travelodge mengaku memasang alarm lebih awal dari seharusnya, lalu memencet tombol 'tunda alarm' atau snooze di ponsel sebanyak dua kali untuk mendapatkan tambahan waktu tidur. Salah satu alasan utama kenapa kini makin banyak orang yang terbiasa memencet tombol 'tunda alarm' karena 68 persen orang ketergantungan dengan ponselny [...]

GBS dan Polio: Penyebab Lumpuh Kaki pada Anak

GBS dan Polio: Penyebab Lumpuh Kaki pada Anak

GBS atau Guillain-Barr� syndrome dan penyakit polio sama-sama bisa membuat penderitanya menjadi lumpuh. Namun kedua penyakit ini disebabkan oleh dua hal yang berbeda. GBS dan polio adalah penyakit yang dapat menyerang anak-anak. Dua penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan pada kaki. Guillain-Barr� syndrome (GBS) Guillain-Barr� syndrome (GBS) atau sindrom Guillain-Barr� adalah gangguan langka pada sistem saraf. GBS membuat kerusakan saraf, otot melemah, dan mati rasa atau kesemutan di kaki, lengan, wajah, dan bagian tubuh lainnya. Kaki lemah dan kesemutan biasanya menjadi gejala awal GBS. Pada kebanyakan kasus, kelemahan otot terjadi secara khas, yaitu dimulai dari kaki dan kemudian menyebar ke tangan dan wajah. Penyebab pasti GBS belum diketahui namun para ahli berpendapat bahwa GBS terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang saraf. GBS sering didahului oleh penyakit menular, seperti infeksi pernapasan. Kebanyakan penderita GBS harus dirawat di rumah sakit guna mendapatkan perawatan. Penyakit langka ini dapat menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. GBS belum dapat disembuhkan sepenuhnya, namun gejala dan la [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *