7 Rahasia Tertawa, Salah Satunya Fakta Tikus Bisa Tertawa

079608700_1414395763-_78503682_gettylaughing02.jpg

Tertawa merupakan sebuah ekspresi yang biasa terjadi saat kita merespon fenomena lucu. Tertawa juga dianggap memiliki banyak kegunaan seperti menurunkan stres dan meningkatkan sirkulasi darah.

Berikut 7 hal yang mungkin tidak Anda ketahui mengenai tertawa selain untuk kesehatan seperti dilansir dari BBC pada Senin (27/10/2014).

1. Tikus Juga Tertawa

Anda mungkin mengira bahwa tertawa hanya dapat dilakukan oleh manusia. Anda salah. Ternyata, tertawa juga dilakukan oleh hewan seperti simpanse, anjing, bahkan tikus. Sama seperti manusia, tikus dapat tertawa ketika mereka sedang bermain bersama sesamanya.

2. Kelucuan Bukan atu-satunya Sebab Tertawa

Robert Privine, psikolog dari University of Maryland mengatakan bahwa tertawa bersama teman dekat tidak selalu disebabkan oleh sesuatu yang lucu, melainkan lebih merupakan perilaku sosial yang menunjukkan bahwa Anda saling memahami.

3. Subjektivitas dalam Tertawa

Apakah Anda pernah menonton acara lawak? Mengapa Anda bisa tertawa terpingkal-pingkal mendengar lawakan mereka? Salah satu penelitian menunjukkan bahwa otak Anda akan merespon tawa lebih cepat jika Anda tahu yang membuat Anda tertawa adalah seorang komedian.

4. Tertawa Tidak Membuat Anda Bugar

Tertawa, bagaimanapun, tidak bisa membakar kalori lebih banyak daripada berlari. Tertawa selama 10-15 menit tanpa henti dapat meningkatkan detak jantung sekitar 10-20% dan membakar 10-40 kalori. Artinya, untuk membakar kalori yang dihasilkan sekantong kentang goreng Anda harus tertawa 3 jam tanpa henti.

5. Hubungan Awet dengan Tertawa

Bob Levenson, seorang psikolog dari Universitas Berkeley mengatakan bahwa pasangan yang banyak tertawa saat berbincang merasakan tingkat kepuasan lebih tinggi sehingga hubungannya bisa lebih awet.

6. Sesuatu yang Hampir Menjamin Anda Tertawa

Memang tidak ada materi yang secara umum bisa membuat tertawa semua orang. Tetapi, ada satu hal yang hampir menjamin Anda tertawa. Caranya, perlihatkan klip video yang menggambarkan orang yang mencoba untuk tidak tertawa dalam situasi di mana tertawa sangat tidak pantas.

7. Tertawa Itu Menular

Sebuah riset menunjukkan bahwa ketika orang di dekat kita tertawa meskipun oleh sesuatu yang tidak begitu lucu, otak kita akan merespon untuk tertawa juga. Hal itulah yang membuat kita ikut tertawa ketika mendengarkan orang lain tertawa di sekitar kita.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Menkes: Keren itu Orang yang Nggak Merokok!

Menkes: Keren itu Orang yang Nggak Merokok!

Perokok kini begitu mudahnya membeli rokok eceran di setiap tempat. Ini semua akibat harga rokok yang masih murah. Alhasil, jumlah perokok pemula cenderung meningkat secara signifikan. Belum lagi mengubah kebiasaan generasi muda untuk tidak merokok bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi banyak yang menganggap `perokok itu keren`."Dulu nggak merokok itu nggak keren. Sekarang keren loh nggak merokok," kata Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi saat acara peringatan `Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2014` di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (2/6/2014).Selain itu, Nafsiah juga mengungkapkan kekecewaannya dalam penerapan peraturan tentang rokok yang dianggap hanya tulisan dalam kertas putih."PP 109 sepertinya masih sangat kurang dimengerti. Saya lihat masih banyak jual rokok ketengan di mana-mana. Di daerah, harga rokok diturunkan satu pak Rp 13 ribu, larangan tentang anak-anak yang menjual rokok juga masih dilanggar. Apakah PP ini hanya di atas kertas?," tegas Nafsiah.Menkes menuturkan, PP 109 tahun 2012 bermaksud untuk melindungi rakyat agar semua orang tetap sehat di setiap usia. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mensosialisasikan itu. Seperti peringatan bergambar pada kemasan [...]

RSUD dr Soetomo Terima Dua Pasien Terduga MERS

RSUD dr Soetomo Terima Dua Pasien Terduga MERS

PeduliSehat.info, Surabaya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo sejak 9 Mei hingga 11 Mei 2014 menerima dua pasien yang diduga menderita Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV). Keduanya dirawat intensif di ruang isolasi khusus. Kedua pasien tersebut diketahui berinisial W (54) warga Dupak, Surabaya, dan pasien berikutnya berinisial M (64) asal Lamongan.Menurut dr Winariani Koesumoprodjo SpPK MARS, setiba di RSUD dr Soetomo, pasien menjalani pemeriksaan dan dimasukkan ke RIK (ruang isolasi khusus) sekitar pukul 14.00 WIB. M juga telah menjalani pemeriksaan swab tenggorok dan hidung, tes darah lengkap, serta foto toraks.Berdasar riwayat medis, saat masuk ke RSUD dr Soetomo, suhu tubuh perempuan paruh baya itu mencapai 38 derajat Celsius. "M juga masih mengalami sesak napas serta batuk-batuk," tutur Winariani Koesumoprodjo, Selasa (13/5/2014).Winariani menambahkan, sesuai dengan gejala klinis, M dicurigai terinfeksi MERS. "Sebab ada faktor risiko. Yakni, M baru kembali dari Makkah. Dia juga punya gejala seperti MERS, batuk dan sesak napas," katanya.Tapi, dari hasil pemeriksaan foto dada ketika pasien pertama dirujuk ke RSUD dr Soetomo malah mengarah pada pneum [...]

Pemudik Bermotor Wajib Istirahat Tiap 3 Jam Sekali

Pemudik Bermotor Wajib Istirahat Tiap 3 Jam Sekali

Meski di sejumlah negara, mudik menggunakan motor dilarang keras karena berisiko kecelakaan. Di Indonesia, pemudik bermotor sulit dicegah karena masalah ekonomi. Sehingga Kementerian Kesehatan menganjurkan pemudik bermotor untuk beristirahat setidaknya setiap 3 jam sekali."Antisipasi kecelakaan bagi pengendara bermotor kalau nggak dia buka puasa karena musafir. Atau mengecek kilometer motor. Setiap 3 kilometer di cek, kalau lelah, istirahat. Terutama untuk yang membawa anak kecil," kata Plt Dirjen P2PL Kementerian Kesehatan, Agus Purwadianto saat ditemui wartawan usai acara apel siaga mudik di halaman Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (15/7/2014).Agus menerangkan, bagaimanapun pengendara motor yang kelelahan lebih berisiko kecelakaan dibanding pengendara mobil. Apalagi jika berboncengan dan membawa anak yang rewel. "Dalam mengendarai kendaraan harus konsentrasi, sebelum anak rewel harus ditenangkan dulu. Tapi kan masalahnya jarak jauh. Sedangkan suasana kendaraan lain nggak bisa diprediksi. Salah satu faktor kecelakaan di jalan adalah kelelahan dan lingkungan. Kalau kelelahan jelas, kalau lingkungan berarti perilaku untuk mengebut dan mengajak sesama pengendara motor," [...]

Usia 29 Tahun, Tapi Wanita Ini Seperti Nenek

Usia 29 Tahun, Tapi Wanita Ini Seperti Nenek

Kasus medis langka kembali muncul di daratan Cina, Hu Juan (29) berubah menjadi seperti nenek-nenek berusia 60-an. Seluruh lapisan kulitnya mengendur secara drastis.Seperti diberitakan Foxnews, Selasa (9/12/2014) menurut keterangan dokter, Hu dalam kondisi yang sehat. Namun ia didiagnosis dengan penyakit cutix Laxa, gangguan jaringan ikat yang ditandai dengan kulit yang kendur dan tidak elastis.Menurut National Institutes of Health (NIH), sekitar 200 keluarga terkena dampak ini di seluruh dunia. Penyakit ini dapat disebabkan oleh mutasi gen yang menurunkan fungsi serat elastis, yang secara normal memberikan kekuatan dan fleksibilitas untuk jaringan ikat diseluruh tubuh.Sejak didiagnosis penyakit aneh, Hu dilaporkan depresi dan pernah mencoba bunuh diri dua kali. Ibu muda itupun sekarang takut melihat cermin serta tidak ingin keluar rumah karena malu.Namun pada 30 November lalu, Hu menjalani operasi korektif di Shanghai untuk mengembalikan elastisitas kulit dan kepercayaan dirinya yang hilang. [...]

Bagi Perempuan, Menikah Muda Lebih Merugikan

Bagi Perempuan, Menikah Muda Lebih Merugikan

Menikah pada usia belasan tahun masih terjadi pada zaman modern saat ini. Bahkan tren pernikahan dini semakin meningkat terutama di perkotaan. Namun, dibandingkan keuntungan lebih banyak kerugian yang didapatkan oleh perempuan saat memutuskan menikah pada usia belasan tahun. Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 ada satu dari empat perempuan menikah pada usia 15-19 tahun. Lalu ada satu dari 10 perempuan yang hamil. "Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, pada rentang usia tersebut dari segi kesiapan secara fisik, salah satunya rongga panggul belum siap menjadi ibu," tutur Koordinator Gerakan Nasional Kesehatan Ibu dan Anak (GNKIA), Asteria Taruliasi Aritonang saat ditemui di Kementerian Kesehatan RI pada Senin (22/12/2014). Lalu, kehamilan pada usia muda pun menyebabkan anemia, tekanan darah tinggi. Pada kehamilan di usia muda ppun kerap dijumpai kelainan letak plasenta atau ari-ari dan lepasnya plasenta sebelum waktunya yang mengakibatkan perdarahan. Ini dapat mengancam jiwa ibu dan bayinya. Proses persalinan pada kehamilan remaja sering lebih lama karena belum elastisnya otot-otot dasar panggul. Ini terjadi akibat dari belum sempurnanya kualitas s [...]

13 Wisatawan AS Dicurigai Terinfeksi Ebola

13 Wisatawan AS Dicurigai Terinfeksi Ebola

Departemen Kesehatan Iowa, salah satu negara bagian Amerika Serikat melaporkan bahwa ada 13 wisatawan yang baru kembali dari Afrika Barat dan berisiko ebola.Mengutip laman lokal KCCInews, Jumat (7/11/2014), kedua belas wisatawan untuk sementara memiliki risiko rendah terkena ebola sehingga mereka diizinkan beraktivitas seperti biasa. Tapi mereka harus mau melakukan pemeriksaan kesehatan dan melaporkan apa pun gejala yang dialaminya. "Petugas Kesehatan setempat telah memerintahkan mereka rutin mengecek suhu tubuhnya dua kali sehari dan melaporkan status kesehatan," tulis pejabat kesehatan.Sedangkan satu orang lagi, menurut Direktur Medis Epidemiologis Dr. Patricia Quinlisk, berisiko tinggi ebola dan saat ini sedang dikarantina. "Orang-orang ini dimonitor agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat," katanya. [...]

Anak Down Syndrome Tak Cocok Dengarkan Musik Rock

Anak Down Syndrome Tak Cocok Dengarkan Musik Rock

Tidak semua jenis musik cocok dan baik untuk didengar anak penyandang down syndrome. Misalnya, jenis musik rock. Musik ini dapat merusak perkembangan jiwanya."Buat anak normal saja sebenarnya tidak baik, apalagi buat anak-anak penyandang down syndrome. Jangan sampai ada musik yang tidak cocok didengarkan, malah didengarkan ke anak-anak," kata Pemerhati Anak Indonesia Dr Seto Mulyadi kepada Health Liputan6.com ditulis Selasa (25/3/2014)Pria yang akrab disapa Kak Seto menjelaskan, terapi musik memang berguna untuk anak dengan berkebutuhan khusus. Karena dengan memberikan terapi musik, dapat meningkatkan kemampuan anak dalam berkomunikasi dan membuat belajar anak semakin optimal.Namun, orangtua juga harus memperhatikan bahwa musik memiliki beragam jenis, yang tidak secara menyeluruh baik dan cocok didengarkan anak-anak itu. "Kalau mereka dikasih musik rock, bukannya rileks malah stres," kata Kak Seto menambahkan.Maka itu, Kak Seto menyarankan agar anak dengan berkebutuhan khusus diberi musik klasik ringan, agar membuatnya lebih rileks, dan melatih yang berguna saraf motorik.Selain itu, berikanlah anak itu dengan musik beragam yang berasal dari string, bass, organ, piano. Guna mengemba [...]

BPJS: Tarif RS Akan Terus Kami Awasi

BPJS: Tarif RS Akan Terus Kami Awasi

Banyaknya keluhan masyarakat terkait tidak sesuainya tarif paket yang berlaku di rumah sakit (INACBG's) saat ini, ditanggapi langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris.Saat ditemui di Kantor DPR RI, Fahmi mengatakan bahwa masalah tarif yang berdampak negatif bagi tenaga kesehatan dan pasien ini akan terus dikaji ulang bersama satgas profesi."Masalah ini, kita sedang review terus bersama satgas profesi. Kita ingin membuka fakta lapangan seperti apa kondisinya. Kita tidak ingin biayanya cukup tapi rumah sakit ingin mencari insentif sebesar-besarnya. Ini yang mau kita lihat dan akan dibenahi," katanya pada Liputan6.com, ditulis Jumat (17/1/2014).Fahmi mengakui masih banyak persoalan yang terjadi di lapangan selama masa transisi dari PT Askes menjadi BPJS Kesehatan. Untuk mengatasi hal tersebut, ia menyatakan bahwa pihaknya akan tetap mengevaluasi sistem tarif ini dalam 3-6 bulan pertama."Proses evaluasi dilakukan BPJS Kesehatan bersama dengan Kementerian Kesehatan dan satgas profesi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), IAI (Ikatan Apoteker Indonesia, IBI (Ikatan Bidan Indonesia), dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)," jel [...]

Bila Ada Dokter Asing Praktik di Indonesia, Itu Pasti Ilegal

Bila Ada Dokter Asing Praktik di Indonesia, Itu Pasti Ilegal

Apakah Anda pernah menemui atau diperiksa oleh dokter warga negara asing yang melakukan praktik di wilayah Indonesia? Jika memang benar iya, artinya dokter asing tersebut lakukan tindak ilegal. "Hingga kini, Konsil Kedokteran Indonesia belum pernah mengeluarkan izin praktik dokter asing di Indonesia," terang Staff Ahli Menteri Kesehatan RI Bid Medikolegal drg Tritarayati, SH, MH, Kes saat ditemui di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jakarta pada Jumat (24/10/2014). Untuk bisa melakukan praktik di Indonesia, sebenarnya sudah ada prosedurnya namun belum ada dokter asing yang mengajukan prosedur tersebut, ungkap dokter Tritarayati. Prosedur yang dimaksud adalah dokter asing masuk harus dengan usulan dari klinik, institusi, rumah sakit yang disertai proposal sehingga jelas tujuan serta kasus apa yang dilakukan selama di Indonesia. Lalu, akan diselidiki lagi apakah ada verifikasi ijazah akademisnya benar atau palsu, memiliki STR, serta memiliki pengalaman minimal lima tahun, ujar dokter Tritarayati. "Selama ini memang ada dokter-dokter asing di rumah sakit sebatas melakukan transfer knowledge," ungkapnya.Kehadiran dokter ini juga harus mendapat persetujuan KKI tentang kompetensi yan [...]

7 Sayuran Hijau Ini Rahasia Panjang Umur Orang Jepang

7 Sayuran Hijau Ini Rahasia Panjang Umur Orang Jepang

Sejak lama orang Jepang dikenal sebagai manusia yang memiliki fisik yang kuat serta umur yang panjang. Diantara masyarakat Jepang, orang Okinawa memiliki usia rata-rata harapan hidup hingga 82 tahun, termasuk yang tertua di dunia. Umur panjang yang mereka miliki sejalan dengan tubuh yang sehat. Penderita sakit jantung di Okinawa, 80 persen lebih sedikit dan penderita kanker 75 persen lebih sedikit dibandingkan di Amerika Serikat. Berbagai penelitian pun mencari tahu alasan mengapa mereka memiliki umur panjang, salah satunya studi yang dilakukan dari Joh Hopkins University. Peneliti berhasil merumuskan rahasaia panjang umur dari makanan yang dimakan. Salah satunya dengan mengonsumsi minimal tujuh sajian sayuran berwarna hijau gelap per harinya. Selain itu, mereka juga makan biji-bijian, buah, makanan yangberasal dari kedelai, ikan, serrta alkohol dalam porsi yang cukup. Menurut dokter Phaidon Toruan dan dokter Widya Murni dalam buku Rahasia Terkini Awet Sehat, intinya orang Okinawa mengonsumsi makanan kaya karbohidrat kompleks dan makanan berbasis tanaman dan makanan rendah lemak. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *