75 Persen Wanita Gemuk Setelah Punya Anak

obesity.jpg

Sebuah studi baru dari University of Chicago mendukung bukti sebelumnya bahwa kehamilan dapat menjadi faktor risiko obesitas. Studi ini menemukan hampir 75 persen wanita menjadi gemuk setelah melahirkan.

Penelitian tersebut menuliskan, wanita sehat memiliki indeks massa tubuh (BMI) antara 18,5-24,9 tapi faktanya, BMI Wanita hamil bisa lebih dari 30. Padahal, hampir semua orang tahu risiko obesitas

Seperti disampaikan dokter kandungan yang berbasis di New York, Dr Rebecca Brightman bahwa seiring usia, wanita obesitas memiliki risiko penyakit jantung, diabetes dan semua komplikasi lain, termasuk kanker yang terkait dengan kelebihan berat badan.

“Olahraga secara teratur selama kehamilan dan menjaga asupan makanan yang lebih sehat. Kemudian jangan lupa turunkan berat badan setelah bayi lahir atau tetap melanjutkan aktivitas fisik sesuai izin dokter Anda,” katanya, seperti dikutip Today, Selasa (16/12/2014).

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Kenalkan Budaya pada Anak Sejak Dini

Kenalkan Budaya pada Anak Sejak Dini

Ketua PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah, yang juga Bunda PAUD Provinsi Gorontalo menegaskan, pentingnya pengenalan nilai budaya sejak dini kepada anak-anak. Menurut Idah, Rabu, budaya yang perlu dikenalkan tidak hanya Indonesia saja, namun budaya negara lain juga sebaiknya dikenalkan. Ia menilai pendidikan multikultural merupakan salah satu solusi untuk mengenalkan anak terhadap banyaknya kebudayaan negara-negara di dunia. Dengan pengenalan budaya, kata dia, diharapkan ada kekenyalan dan kelenturan mental anak bangsa untuk menghadapi benturan konflik sosial, sehingga persatuan bangsa tidak mudah patah dan retak. "Pada dasarnya anak-anak merupakan pendengar dan peniru yang baik. Tentunya dengan pengenalan sejak dini, mereka dengan mudah menerima pendidikan yang disampaikan," katanya. Disamping itu, pendidikan multikultural masuk sebagai bahan ajar yang relevan dengan kondisi bangsa saat ini, jelasnya saat Pekan Budaya "The Harmony of Multicultural Show" yang dilaksanakan oleh sekolah Al-Azhar 43 Kota Gorontalo. Untuk itu, kata dia, kesadaran masyarakat khususnya para orang tua terhadap pentingnya pendidikan karakter melalui pengenalan nilai kebudayaan perlu ditingkatkan. P [...]

Jus Anggur Bisa Cegah Kanker Payudara

Jus Anggur Bisa Cegah Kanker Payudara

Selain sebagai anti penuaan dini, buah yang memiliki tiga warna yaitu hitam, hijau dan merah ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya bisa mencegah kanker payudara.Dikutip dari Boldsky, Minggu (12/1/2014) anggur bermanfaat baik mulai dari meredakan migrain, mencegah kanker dan membantu proses pencernaan. Kandungan anggur yang terdiri dari nutrisi, antioksidan, vitamin dan mineral bisa membantu meningkatkan kesehatan.Berikut ini beberapa manfaat mengonsumsi jus anggur setiap harinya, yaitu :1. Mengurangi Risiko JantungAnggur memiliki flavonoid yang dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Hal ini untuk mencegah penyumbatan arteri dan mengurangi kemungkinan penyakit jantung.2. Cegah Kanker PayudaraAnggur membantu mencegah pembentukan sel-sel tumor dalam tubuh, mencegah kanker payudara resveratol. Para perempuan yang peduli kesehatan payudaranya, cobalah untuk mengonsumsi jus anggur setiap hari.3. Menetralkan Asam dan BatukTidak banyak yang tahu anggur ternyata dapat membantu menteralkan asam di lambung dan meredakan batuk.4. Menurunkan Tekanan DarahAnggur memiliki manfaat dapat menurunkan tekanan darah dan menstabilkannya.5. Melancarkan PencernaanMinum jus anggur setiap hari [...]

5 Kebiasaan Pemicu Depresi, Hindarilah

5 Kebiasaan Pemicu Depresi, Hindarilah

Siapa yang ingin terkena depresi? Tentu tak ada. Depresi bisa merusak hidup seseorang mulai dari kehilangan konsentrasi, kebahagiaan hingga lunturnya semangat hidup. Akibatnya apa pun yang dilakukan dalam hidup sehari-hari jadi tak menyenangkan. Depresi bisa terjadi karena banyak hal. Seperti dikutip dari life span (1/7/2014), kebiasaan berikut mampu memicu hadirnya depresi dalam diri seseorang. 1. Kurang BerolahragaBerolahraga sangat penting untuk menjaga tubuh serta pikiran. Hanya bekerja atau tinggal seharian di rumah tentu membosankan. Padahal dengan berolahraga merangsang hormon serotonin dan dopamin yang membuat bahagia. Olahraga 40 menit per hari dapat membantu Anda lebih aktif dan semangat. 2. Diet Tak SehatDiet tak sehat membuat tak hanya mengganggu sistem kerja tubuh juga pikiran Anda. Lemak, acapkali jadi makanan yang dihindari pelaku diet. Padahal dalam lematk terdapat omega-3 yang penting untuk jaringan otak yang sehat. Jika kekurangan nutrisi ini depresi rentan terjadi. Lebih baik, atur pola diet dengan cara sehat. Cara makan sehat membuat pikiran pun sehat. 3. Kurang TidurJika Anda sering tidak cukup tidur menciptakan situasi yang ideal untuk depresi. Kondisi [...]

Buah-buah Ini Mirip Payudara Wanita

Buah-buah Ini Mirip Payudara Wanita

Dilihat sekilas buah pada gambar di atas biasa saja, tapi coba perhatikan lebih detil. Buah yang berbentuk memanjang ini mirip dengan buah dada atau payudara wanita. Buah yang berwarna putih agak merah jambu ini bentuknya mirip sayur oyong atau gambas dengan ujung yang menggelembung dan di tengah-tengahnya terdapat semacam puting pada tanaman rambat. Siapa sangka tanaman dengan buah mirip payudara ini adalah hasil karya seni dari Vietnam bernama Nguyen Thi Hoai Tho. Bukan tanpa sebab ia membuat karya seperti ini. Karya yang berjudul The Loofah Trellis ini merupakan sebuah bentuk protes terhadap pandangan kaum pria terhadap payudara yang mengendur baik karena usia maupun menyusui. Menurutnya, sebagian besar laki-laki beranggapan bahwa payudara yang mengendur tak lagi menarik, padahal ini terjadi karena aspek alami dari penuaan. Jika dilihat secara detil, terlihat juga bahwa di buah oyong yang berujung payudara ini memiliki diperlihatkan ada stretch mark dan kerutan untuk memperlihatkan keadaan payudara sesungguhnya. "Menurut saya cantik tak harus tentang apa yang terlihat," terang Tho seperti dilansir dari laman resmi Singapore Biennale pada Rabu (1/10/2014). Karya Tho yang be [...]

Remaja Gemuk Kebanyakan Karena Kurang Tidur

Remaja Gemuk Kebanyakan Karena Kurang Tidur

Aktivitas remaja yang dinamis mulai dari sekolah, ekstrakurikuler, les, hingga bermain bersama teman-teman otomatis mengorbankan waktu tidur. Akibatnya banyak remaja yang tidur kurang dari enam jam. Padahal menurut National Sleep Foundation, waktu tidur remaja yang direkomendasikan sekitar sembilan jam per hari. Namun kebiasaan kurang tidur pada remaja sebaiknya tak dibiarkan terlalu lama. Sebuah hasil studi dari Amerika Serikat jadi peringatan tentang bahaya kebiasaan ini yang memperbesar risiko obesitas saat dewasa. Obesitas sendiri bisa memicu beragam masalah di kemudian hari mulai dari diabetes hingga tekanan darah tinggi. Para peneliti dari Columbia University dan University of North Carolina menemukan fakta bahwa remaja usia 16 tahun yang tidur kurang enam jam per hari risiko terjadinya obesitas lebih tinggi 20% dibandingkan mereka yang kurang tidur di usia 21 tahun. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Pediatiric ini memeriksa informasi ke kesehatan 10.000 remaja usia 16 tahun dan 21 tahun. Mulai dari berat dan tinggi badan di tahun 1995 kemudian di 2001. Hasilnya, ada 1 dari 5 remaja usia 16 tahun yang tidur kurang dari enam jam per hari. Hal ini membuat terjad [...]

1.800 Penderita AIDS Didominasi Ibu Rumah Tangga Kalahkan PSK

1.800 Penderita AIDS Didominasi Ibu Rumah Tangga Kalahkan PSK

Hari ini, Senin (1/12/2014), diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Dari data Komisi Penanggulangan HIV AIDS (KPA) Jawa Timur (Jatim), menemukan penularan terbesar HIV AIDSdi Jatim ternyata berasal dari kalangan ibu rumah tangga yang menyumbang angka cukup besar karena mencapai 1.800 penderita atau mencapai 16,54 persen. "Jumlah penderita ibu rumah tangga ini bahkan mengalahkan penderita AIDS dari kalangan PSK yang hanya 805 penderita atau 7,40 persen," tutur Sekretaris KPA Jatim, Otto Bambang Wahyudi, Senin (1/12/2014). Dia menambahkan bahwa penderita dari kalangan ibu hamil saat ini sebanyak 738 orang, sedangkan bayi lahir yang positif HIV sebanyak 522 orang. "Dari jumlah anak yang lahir positif HIV, 20 di antaranya meninggal dunia," imbuhnya. Sementara itu, dari estimasi ODHA (orang dengan HIV AIDS) di Jawa Timur saat ini mencapai 57.321 orang. Dari jumlah ini, yang sudah ditemukan dan terdata HIV baru 22.643 atau 39,5 persen dari total estimasi yang ada. "Sedangkan untuk AIDS, jumlah penderita di Jawa Timur saat ini mencapai 10.882 orang dengan rincian 6.758 laki-laki dan sisanya 4.124 adalah wanita," pungkasnya. Selamat Hari AIDS Sedunia! [...]

BPJS Ancam Putuskan Kerja Sama dengan RS yang Tolak KIS

BPJS Ancam Putuskan Kerja Sama dengan RS yang Tolak KIS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) DKI Jakarta mengancam putuskan kerja sama dengan rumah sakit swasta yang menolak mengobati pasien yang memegang Kartu Indonesia Sehat (KIS). "Kami akan putusan kerja sama. Pasti sanksi yang diberikan itu tidak menguntungkan pihak rumah sakit," kata Kepala Humas BPJS Irfan Humaidi saat menghadiri peluncuran KIS, Kartu Indonesia Pintar, Kesejahteraan Sosial dan E-Money di Kantor Pos Jakarta Pusat, Senin (3/11/2014). Irfan mengatakan sikap BPJS itu sudah dibuktikan, bukan hanya isapan jempol belaka. Baru-baru ini BPJS memutuskan untuk tidak bekerja sama lagi dengan salah satu rumah sakit swasta di Tebet, Jakarta. "Rumah sakit itu tidak mau mengobati pasien yang memegang kartu jaminan kesehatan dari BPJS," ujarnya. Sedangkan rumah sakit negeri yang menolak pasien pemegang KIS akan dilaporkan ke institusi yang lebih tinggi. Seharusnya rumah sakit negeri melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut, dan memastikan para medisnya tidak menolak pasien pemegang KIS. "Kalau ada kasus yang menyebabkan pemegang KIS dirugikan, kami akan berkoordinasi agar hal serupa tidak terulang lagi," ucapnya. Menurut dia, penolakan dokter atau perawat terhadap pa [...]

Meremehkan Vaksinasi, Membahayakan

Meremehkan Vaksinasi, Membahayakan

Keliru bila ada yang berpendapat bahwa tubuh bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perlu pemberian vaksin setiap bulannya. Apalagi bila menyamakannya dengan kondisi yang terjadi pada masyarakat zaman dulu.Afiono Agung Prasetyo, dr., Ph.D mengatakan, keengganan untuk melakukan sebuah penelitian terhadap suatu penyakit, membuat masyarakat pada zaman itu membiarkan penyakit yang ada di tubuhnya sembuh dengan sendiri."Dulu, orang-orang tidak mau melakukan penelitian terhadap batuk dan pilek, karena bisa sembuh dengan sendirinya selama satu minggu. Tapi, ilmu pengetahuan ini kan terus berkembang, dan orang mulai sadar dampaknya," kata Afiono ditulis Rabu (20/8/2014).Menyadari bahwa batuk dan pilek yang didiamkan membuat pasien berisiko menderita asma, pandangan masyarakat pun secara perlahan mulai terbuka. "Mereka yang hidup di negara maju sekali pun, rutin melakukan vaksin. Termasuk negara yang terbebas dari endemi suatu penyakit dan dianggap bersih," kata Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Kerjasama Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS)Hal yang sama juga terjadi pada kasus influenza. Dulu, pasien yang terserang virus influenza pun akan didiamkan selama [...]

Simpan 200 Gambar Vulgar Remaja, Guru Anggap Itu Biasa Saja

Simpan 200 Gambar Vulgar Remaja, Guru Anggap Itu Biasa Saja

Pria bernama Mark Edwards-Jones, harus rela dipecat dari profesinya sebagai guru Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, karena ketahuan menyimpan 200 gambar pornografi, yang mana keseluruhan gambar itu adalah foto anak berusia 14 sampai 15 tahun. Hobinya tersebut akhirnya terbongkar setelah penyedia layanan internet melihat Mark mengunduh gambar tidak senonoh, dan langsung melaporkannya ke polisi. Agar tak ketahuan belangnya, Mark berusaha menghapus semua gambar itu saat tahu polisi menggeledah kediamannya yang terletak di Potters Bar, Hertfordshire.Di pengadilan, pria 59 tahun yang mengajar di Park Education Support Centre di Potters Bar mengatakan, dirinya tidak tahu menahu bahwa haram hukumnya bagi seorang guru untuk melihat gambar vulgar anak-anak berusia remaja di rumahnya sendiri. Bahkan, hakim di persidangan yang dipimpin oleh Luke Graham mengatakan, Mark tidak sekali pun memerlihatkan tanda-tanda penyesalan, dan mengakui dampak yang lebih luas atas tindakan yang telah dilakukannya terhadap anak-anak itu. Untuk itu, Luke menganggap, Mark tak layak berprofesi sebagai guru."Dia juga gagal untuk mengenali bahwa tindakannya adalah salah. Dan, dia selalu berusaha untuk membenarkan bah [...]

Di Mall pun Beredar Bahan Pangan Tanpa Izin BPOM

Di Mall pun Beredar Bahan Pangan Tanpa Izin BPOM

Berbelanja di mini market kerap dianggap lebih aman ketimbang pasar tradisional. Namun ternyata, di mini market sekelas Kem Chicks pun masih terdapat sejumlah bahan makanan yang tidak terdaftar secara resmi di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia. Saat BPOM mengadakan inspeksi mendadak di mini market yang terletak di lantai bawah Pacific Place, Sudirman, ditemukan lebih dari 100 jenis pangan tanpa izin edar. "Dari pangan didapat ada 101 jenis, terdiri 496 pieces. Tidak memenuhi persyaratan label 4 item, jumlah produk ada 88," kata Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Suratmono, di Pacific Place, Rabu (25/6/2014) Menurut Suratmono, dari 100 jenis pangan itu terdiri dari susu, yoghurt, keju, dan produk makanan bayi. Termasuk susu Nestle KLIM Calcium. "Kebanyakan dari Eropa, Australia, Belanda, Spanyol," kata dia menambahkan. Tak hanya bahan pangan, beragam jenis kosmetik yang ada di mini market itu pun tidak memiliki izin edar. "Kosmetik ada 33 item terdiri dari 372 kemasan," kata dia menerangkan. Selain tidak memiliki izin edar, produk makanan dan kosmetik itu tidak berbahasa Indonesia, melainkan b [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *