8 Penyakit yang Bisa Ditularkan Melalui Mulut dan Tenggorokan

8-Penyakit-yang-Bisa-Ditularkan-Melalui-Mulut.jpg

Penyakit infeksi bisa ditularkan lewat beberapa cara, seperti melalui udara, ludah, kulit, darah, kontak seksual, makanan, atau benda yang terkontaminasi bakteri.

Cara penularan paling sering adalah melalui udara, misalnya saat seseorang batuk atau bersin. Droplet (partikel air kecil) tersebut membawa mikroorganisme yang dapat dihirup langsung oleh orang lain. Beberapa infeksi juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan ludah.

Berikut ini adalah delapan penyakit yang dapat ditularkan melalui mulut dan tenggorokan:

  • Selesma

Gejala selesma biasanya diawali dengan sakit tenggorokan diikuti pilek, hidung tersumbat, dan batuk. Demam biasanya muncul pada anak-anak, namun jarang terjadi pada orang dewasa. Ada ratusan jenis virus yang bisa menyebabkan selesma, namun umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.

  • Influenza

Berbeda dengan selesma, gejala flu biasanya lebih berat dan berupa sakit tenggorokan, demam tinggi, pegal-pegal di seluruh badan, batuk, dan pilek. Sebagian besar virus influenza akan hilang dalam 5-7 hari, tetapi ada beberapa jenis virus influenza yang berbahaya dan telah menimbulkan pandemik seperti virus H1N1 (flu babi).

Berikut ini beberapa penyakit yang dapat ditularkan melalui mulut dan tenggorokan lainnya di halaman selanjutnya:

8 Penyakit yang Bisa Ditularkan Melalui Mulut dan Tenggorokan

  • Tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang ditularkan melalui udara. Pada umumnya bakteri tuberkulosis menginfeksi paru-paru, namun bisa juga mengenai tulang, usus, kelenjar getah bening, dan organ tubuh lainnya. Gejala-gejala TBC paru berupa batuk berdahak dalam waktu lama (lebih dari 2 minggu), penurunan berat badan, keringat malam, batuk darah, demam, pembesaran kelenjar getah bening, dan nyeri dada. Pengobatan TBC membutuhkan waktu minimal 6 bulan.

  • Fifth Disease/ Parvovirus

Fifth disease atau erythema infectiosum disebabkan oleh parvovirus B19. Penyakit ini lebih banyak terjadi pada anak-anak dibanding dewasa. Gejala-gejalanya berupa demam, pilek, sakit kepala, kemerahan di wajah dan bagian tubuh lainnya (tangan, dada, punggung, dan bokong). Parvovirus B19 ditularkan melalui saluran napas (ludah, dahak, atau lendir hidung) saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

  • Hand, Foot, and Mouth Disease (HMFD)

HMFD disebabkan oleh virus Coxsackie yang ditularkan melalui udara (batuk atau bersin), ludah, atau feses. Gejala-gejalanya berupa demam, sakit tenggorokan, sariawan di mulut, serta bercak kemerahan di tangan dan kaki.

  • Pertusis

Disebabkan oleh bakteri yang sangat menular yaitu Bordetella pertussis. Gejala-gejalanya berupa batuk lama dan terus-menerus. Batuk biasanya keras seperti berteriak, disertai pilek, mata merah, dan demam. Pertusis menyebabkan kematian pada sekitar 250.000 anak di dunia setiap tahunnya, maka dari itu penting untuk memberikan imunisasi DPT pada anak untuk mencegah infeksi ini.

  • Infeksi Pneumokokal

Infeksi ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumonia, menyebabkan infeksi paru-paru yang disebut pneumonia. Kelompok orang yang rentan terkena infeksi ini adalah anak-anak dan orang lanjut usia. Pneumonia dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani dengan baik. Gejala-gejalanya berupa batuk berdahak, demam, sesak napas/ napas cepat, dan nyeri dada. Bakteri S.pneumonia ini juga bisa menyebabkan penyakit meningitis (infeksi selaput otak).

  • Mononucleosis/ Kissing Disease

Penyakit ini disebabkan oleh virus Epstein Barr dan ditularkan melalui udara, cairan tubuh (ludah), dan darah. Penyakit ini banyak ditularkan melalui kontak dengan ludah, sehingga disebut sebagai kissing disease. Gejala-gejalanya berupa demam, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar limfe, dan kemerahan di kulit.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Makanan dan Minuman Manis Menaikkan Resiko Penyakit Jantung Pada Remaja

Makanan dan Minuman Manis Menaikkan Resiko Penyakit Jantung Pada Remaja

Dalam edisi online Circulation pada tanggal 10 Januari 2011, peneliti dari Emory University melaporkan bahwa para remaja yang mengonsumsi makanan dan minuman manis menunjukkan tanda-tanda fisik bahwa mereka mempunyai resiko tinggi terkena penyakit jantung saat dewasa nantinya. Peneliti mengemukakan bahwa di antara 2.157 remaja yang ikut berpatisipasi dalam National Health and Nutrition Examination Survey, jumlah rata-rata dari tambahan gula yang dikonsumsi per harinya adalah 119 gram (476 kalori), dimana 21,4 persen dari keseluruhan kalori dikonsumsi oleh para remaja ini per harinya. Jean Welsh, pemimpin dari para peneliti dan juga seorang cendikiawan postdoctoral berkata, bahwa kita harus menjaga kadar gula yang kita konsumsi. Minuman ringan dan soda manis adalah kontributor utama dari bertambahnya gula dalam tubuh, juga merupakan sumber utama kalori yang tidak disertai dengan nutrisi penting lainnya. Kesadaran akan efek negatif dari penambahan gula tersebut dapat membantu orang-orang, terutama remaja, mengurangi jumlah gula yang mereka konsumsi. Tim peneliti Welsh menemukan bahwa para remaja yang banyak mengonsumsi gula mempunyai 9 persen level kolesterol LDL (kolesterol jahat) l [...]

Perlukah Multivitamin? Atau Hanya Buang-buang Uang?

Perlukah Multivitamin? Atau Hanya Buang-buang Uang?

Saat ini semakin banyak orang yang peduli akan kesehatannya. Bahkan tidak sedikit yang membeli berbagai multivitamin dengan tujuan meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah kanker, mencegah penyakit jantung, dan sebagainya. Di Amerika, hampir sepertiga penduduknya mengkonsumsi multivitamin atau suplemen mineral sebagai kebutuhan harian. Pertanyaannya, apakah benar multivitamin memiliki manfaat bagi kesehatan? Perlukah Multivitamin? Atau Hanya Buang-buang Uang? Saat ini semakin banyak orang yang peduli akan kesehatannya. Bahkan tidak sedikit yang membeli berbagai multivitamin dengan tujuan meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah kanker, mencegah penyakit jantung, dan sebagainya. Di Amerika, hampir sepertiga penduduknya mengkonsumsi multivitamin atau suplemen mineral sebagai kebutuhan harian. Pertanyaannya, apakah benar multivitamin memiliki manfaat bagi kesehatan? Temuan Penelitian: Perlukah Multivitamin? Atau Hanya Buang-buang Uang? Menurut jurnal Annals of Internal Medicine, konsumsi multivitamin tidak memiliki manfaat kesehatan jangka panjang dan justru harus dihindari. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa multivitamin tidak memiliki efe [...]

Lepas Stress dengan Berteriak-teriak di Klub Tantrum

Lepas Stress dengan Berteriak-teriak di Klub Tantrum

Pernahkah Anda merasa ingin teriak sekencang-kencangnya dan mengeluarkan kata-kata sesuka hati Anda? Jika ya, Anda pasti berpikir ulang untuk melakukannya sebab tidak bisa menemukan tempat dan waktu yang pas. Kebanyakan keinginan bersikap tantrum dialami oleh sebagian besar wanita yang secara alami bersifat lebih emosional daripada pria. Lain halnya dengan pria, wanita cenderung mencari tempat berbagi untuk mencurahkan masalahnya.Bagaimana jika masalahnya terlalu besar dan mereka hanya dapat memendamnya sendiri? Inilah yang dialami oleh para wanita karier dan ibu rumah tangga yang sedang stres. Di tengah kesibukan dan rutinitas mereka, waktu untuk sekedar berbagi masalah pun semakin sedikit. Seorang wanita asal Inggris, Adele Theron berinisiatif mendirikan Naked Divorce, program 21 hari untuk membantu para pasangan bercerai. Hari pertama pada program Naked Divorce diisi dengan meluapkan rasa marah, namun Adele melihat para anggota belum lepas mengeluarkan emosinya seperti berteriak-teriak atau membanting barang-barang. Sehingga, timbul ide untuk membuat Klub Tantrum bebas biaya. Untuk dapat mengikuti klub ini Anda cukup mendaftar melalui situs. Klub ini pun mempunyai program yan [...]

Tenggorokan Kering, Karena Kurang Minum atau Tonsilitis?

Tenggorokan Kering, Karena Kurang Minum atau Tonsilitis?

Semua orang mungkin pernah merasakan gatal atau kering pada tenggorokan. Kelihatannya memang sepele, tapi keluhan ini bisa sangat mengganggu. Pada umumnya tenggorokan kering akan sembuh dengan sendirinya, namun pada beberapa kondisi memerlukan pengobatan. Apa saja penyebab tenggorokan kering? Berikut di antaranya: 1. Dehidrasi Kurangnya asupan cairan tidak hanya membuat kulit bagian luar tubuh menjadi kering, tapi juga lapisan mukosa tubuh seperti mulut dan tenggorokan. Jadi, minumlah cairan dalam jumlah cukup untuk mencegah dehidrasi. Gejala akan segera menghilang setelah Anda meminum air. 2. Alergi Alergi terhadap binatang, debu, serbuk sari, asap, bisa menyebabkan lapisan mukosa saluran napas teriritasi dan sakit pada tenggorokan. Selain itu, zat yang bersifat iritan seperti rokok, makanan pedas, dan alkohol juga dapat memicu tenggorokan kering. 3. Udara Kering Udara yang kering, terutama saat Anda bernapas melalui mulut, misalnya pada pagi hari saat bangun tidur dapat menyebabkan tenggorokan kering. Berikut beberapa penyebab tenggorokan kering lainnya di halaman selanjutnya. Tenggorokan Kering, Karena Kurang Minum atau Tonsilitis? 4. Tonsilitis Tonsiliti [...]

Fakta vs Mitos: ‘Angin Duduk’

Fakta vs Mitos: ‘Angin Duduk’

Disebut sebagai angin duduk atau angina karena orang yang mengalaminya dapat meninggal secara tiba-tiba. Mungkin pada saat duduk tiba-tiba orang tersebut meninggal. ?Angin duduk? berhubungan dengan jantung. Karena tidak ada dalam istilah kedokteran, maka istilah yang mirip dengan yang dimaksud angin duduk adalah angina pectoris yang ditandai dengan rasa nyeri pada dada sebelah kiri. Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta, pekan lalu. Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yang berkembang di masyarakat selama ini, bahwa terdapat gejala bernama ?masuk angin hebat? dan termasuk kategori yang berbahaya, bahkan bisa menimbulkan kematian hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit sejak serangan pertama. Prof. Teguh menjelaskan lebih lanjut, jika dirasa tiba-tiba nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks. Segeralah pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan Gawat darurat jantung. Ingat!. Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama. Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak disikapi masyara [...]

4 Camilan Lezat untuk Meningkatkan Kemampuan Otak

4 Camilan Lezat untuk Meningkatkan Kemampuan Otak

Kebiasaan ngemil ternyata bisa meningkatkan kemampuan otak dalam berpikir dan mengingat. Dengan catatan, apabila camilan yang dikonsumsi sehat dan mempunyai kandungan nutrisi yang bisa meningkatkan daya pikir. Saat timbul keinginan untuk ngemil, pertimbangkan untuk memilih empat camilan ini yang bermanfaat bagi otak Anda, seperti dikutip dari She Knows.1. Chia SeedsBiji chia biasa digunakan sebagai bahan tambahan dalam kue atau minuman. Selain menambah kelezatan rasa, biji chia memiliki khasiat yang ampuh dalam meningkatkan kemampuan otak. Kaya akan serat, antioksidan, protein dan asam lemak omega-3 yang diketahui mampu meningkatkan fokus dan konsentrasi. Anda bisa mengonsumsinya dengan menambahkan biji chia ke dalam smoothie buah-buahan. Campurkan yoghurt, buah dan satu sendok teh biji chia lalu blender hingga halus. Smoothie sehat ini cocok dijadikan sebagai pengganti camilan di siang menjelang sore.2. Trail MixTrail mix biasanya terdiri dari kacang-kacangan dan buah-buahan kering. Cocok dijadikan camilan selama perjalanan, di sela-sela jam makan siang atau sebagai kudapan sore. Penuhi kantung trail mix Anda dengan buah-buahan kering seperti stroberi, blueberry, raspberry atau [...]

Musik Pada Bayi Dalam Kandungan

Musik Pada Bayi Dalam Kandungan

Semakin bermunculan CD berisi kompilasi musik klasik untuk ibu hamil dan bayi, seringkali membawa pertanyaan akan manfaat dari terapi musik itu sendiri terhadap perkembangan bayi. Sehingga perlu pemahaman lebih dalam akan pengaruh musik terhadap bayi Anda. Meskipun hingga kini belum ada penelitian secara langsung yang membuktikan pengaruh musik, khususnya musik klasik dalam meningkatkan kecerdasan otak, namun ada beberapa penelitian telah mampu menyimpulkan bahwa memberikan musik untuk bayi semenjak didalam kandungan dapat membantu membangun jembatan syaraf dimana pemikiran dan informasi berputar. Bahkan para peneliti mengungkapkan bahwa musik dapat merangsang gelombang alpha pada otak sehingga menciptakan rasa tenang dan menentramkan perasaan bayi seperti dilansir BBC Health News. Irama lembut yang dilantunkan dalam musik klasik, terbukti dapat menenangkan janin yang sedang gelisah menjadi rileks, begitupun pada bayi dan anak-anak. Sehingga beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris, sudah memasukkan keharusan pemutaran musik klasik pada rumah sakit bersalin, ruang bayi dan ruang anak-anak sebagai upaya menentramkan perasaan selama perawatan. Namun demikian, peneliti [...]

Sudahkah Anda Memilih Sepatu dengan Tepat?

Sudahkah Anda Memilih Sepatu dengan Tepat?

Sepatu masa kini semakin bervariasi, mulai dari hak yang semakin tinggi, semakin lebar dan dalam berbagai bentuk. Meskipun indah di mata namun ternyata sepatu-sepatu ini dapat memberikan Anda bahaya kesehatan yang tidak sederhana pada daerah kaki hingga pinggang dan panggul. Sebelum mencermati jenis sepatu yang sebaiknya Anda pakai, mari kita simak sejenak mengenai beberapa jenis sepatu yang ada di pasaran dan konsekuensi kesehatannya. (Baca: Cedera Akibat Salah Pilih Sepatu) 1. Sepatu dengan hak lebih dari 2,5 cm Sumber gambar: WebMD Sepatu dengan hak yang menengah hingga tinggi, di atas 2,5 cm dapat menyebabkan lecet dan bengkak pada bagian belakang tumit kaki. Selain itu juga, pada jangka panjang dapat terjadi peradangan pada jaringan ikat tulang dan pada jaringan tendon Achilles serta pembentukan tulang baru pada daerah tumit belakang. Semuanya ini dapat menyebabkan keluhan nyeri. Sepatu dengan hak terlalu tinggi juga menyebabkan posisi kaki yang tidak benar sehingga meningkatkan risiko terjadinya peradangan antar tulang-tulang kecil penyusun kaki, gangguan persarafan di sekitar kaki dan juga bahkan dapat menyebabkan retak pada tulang-tulang keci [...]

Pelukan Tak Hanya Menyamankan, Tapi Juga Memperkuat Otot

Pelukan Tak Hanya Menyamankan, Tapi Juga Memperkuat Otot

Pelukan sebagai bentuk ungkapan rasa sayang tidak hanya bisa membuat perasaan menjadi nyaman. Dengan mendapatkan pelukan dari orang dekat, bisa meningkatkan kesehatan tulang, memperlambat otot yang lemah karena usia yang menua bahkan mencegah obesitas.Saat berpelukan tubuh akan memproduksi hormon oksitosin, yang dilepaskan sebagai respon dari sentuhan fisik. Hormon ini selain menimbulkan perasaan nyaman dan bahagia ternyata juga membantu memperbaiki kerusakan otot.Hormon oksitosin telah lama digunakan untuk proses induksi pada wanita hamil saat akan melahirkan. Tapi studi yang dilakukan oleh University of California menunjukkan bahwa hormon ini juga bermanfaat memperlambat terjadinya kerusakan otot.Oksitosin kerap dihubungkan dengan hormon yang memengaruhi pola pengasuhan ibu, keterikatan sosial, kelahiran bayi dan seks. Hormon ini juga penting untuk menjaga kesehatan serta pemulihan otot pasca cedera atau ketika otot melemah, terutama pada orang lanjut usia (lansia). Level oksitosin cukup tinggi pada anak-anak, namun seiring bertambahnya usia hormon ini akan menurun. Padahal, oksitosin tetap diperlukan sampai tua untuk menjaga jaringan tubuh tetap sehat.Selain terapi hormon, se [...]

Siapa Bilang Uang Tak Bisa Membeli Kebahagiaan?

Siapa Bilang Uang Tak Bisa Membeli Kebahagiaan?

Anggapan yang mengatakan bahwa 'uang tidak bisa membeli kebahagiaan' sepertinya tidak selalu benar. Menurut profesor di Harvard University, uang bisa memberikan kebahagiaan jika diberikan untuk orang lain.Michael Norton, seorang profesor di Harvard Business School, mengatakan bahwa uang yang dibelanjakan bukan untuk diri sendiri, melainkan orang lain akan mendatangkan kebahagiaan. Tanpa peduli, bagaimana cara membelanjakannya, apa yang diberikan atau berapa banyak jumlahnya."Jika Anda berpikir uang tidak bisa membeli kebahagiaan, berarti Anda tidak menghabiskannya dengan cara yang tepat. Anda harus berhenti memikirkan produk apa yang akan dibeli, dan cobalah memberikan sesuatu kepada orang lain, "ujar Norton, seperti yang dikutip dari Huffingtonpost."Alasan bahwa uang tidak membuat kita bahagia adalah karena kita selalu menghabiskan pada hal-hal yang salah, dan khususnya kita selalu menghabiskannya untuk diri sendiri. Orang yang yang habiskan uang untuk diri sendiri akan selalu merasa tidak cukup atau puas," jelas Norton lagi.Pernyataan Norton tersebut bukan berasal dari hasil pemikirannya saja, melainkan juga berdasarkan penelitian di University of British Columbia. Penelitian [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *