Ada 40 Tumor di Tubuh, Bocah Ini Rayakan Natal Lebih Dahulu

007044800_1416462576-cali.jpg

Tanggal 25 Desember masih kurang sebulan lagi, namun Natal sudah dirayakan di salah satu rumah di Arizona, Amerika Serikat. Hal ini dilakukan demi membahagiakan Cali Griggs, bocah berusia dua tahun yang mengidap kanker adrenal dengan kesempatan hidup kurang dari tiga bulan.

Orangtua Cali, Ashley dan Greg, berusaha untuk mewujudkan perayaaan Natal terakhir bagi putrinya. “Ia sering mengatakan bahwa menginginkan perayaan Natal sehingga kami ingin memberikan Natal terbaik untuknya,” terang sang ayah, Greg seperti dilansir laman NY Daily News pada Kamis (20/11/2014).

Akhirnya, minggu lalu Cali dan beberapa komunitas merayakan Natal bersama-sama. Layaknya perayaan Natal pada umumnya, terdapat pohon Natal, aneka kue dan makanan, termasuk salju palsu dan kereta kuda.

Penyakit Cali diketahui beberapa bulan yang lalu. Saat itu Ashley dan Greg mengetahui ada sesuatu yang berbeda dari tubuh Cali yang menggemuk dalam waktu cepat. Tubuh Cali yang awalnya kecil berukuran 2 dalam waktu seminggu berubah ke ukuran 5.

Setelah diperiksakan dokter menemukan adanya tumor di kelenjar adrenal Cali. Ternyata, Cali didiagnosis dengan kondisi langka bernama sindrom Li-Fraumeni dan karsinoma adrenokortikal.

Gadis kecil ini telah menjalani operasi satu kali dan du kali kemoterapi. Namun 40 tumor masih bertahan di tubuhnya.
Usai perayaan Natal minggu lalu, pada Selasa Cali menghembuskan nafas terakhir di samping ibu dan ayahnya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
15 Organisasi Agama Nyatakan Seruan Nasional Atasi Kusta

15 Organisasi Agama Nyatakan Seruan Nasional Atasi Kusta

Para tokoh agama meluncurkan Piagam Seruan Nasional Mengatasi Kusta pada 13 April 2014 dengan adanya pandangan negatif terhadap penderita kusta. Seruan ini juga merupakan rangkaian acara Hari Kusta Sedunia 2014.Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Dirjen PP dan PL) Kemenkes RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE pada temu media di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (20/3/2014)."Dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak perlakuan diskriminatif seperti 50 persen di antaranya mengaku kusta memalukan, kemudian problem menikah, sulit mendapatkan pekerjaan bahkan ada yang ditolak di tempat ibadah," kata Tjandra.Piagam Seruan Nasional ini, dikatakan Tjandra ditandatangani oleh 15 organisasi agama yang tujuannya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dan seluruh stakeholder terutama peran tokoh agama untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap Orang Yang Pernah Menderita Kusta (OYPMK) dan keluarganya.Berikut organisasi agama yang menandatangani Piagam Seruan Nasional Mengatasi Kusta:1. Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menandatangani K. H Ma'ruf Amin (Ketua Fatwa)2. Persekutuan Gereja-gereja Ind [...]

Hindari Katarak dengan Rutin Periksa Mata

Hindari Katarak dengan Rutin Periksa Mata

Mata tidak hanya berfungsi sebagai indra penglihatan saja, melainkan juga dapat dijadikan cermin untuk melihat kondisi kesehatan seseorang. Maka itu, kita dianjurkan untuk selalu menjaga kesehatan mata dengan rutin mengonsumsi makanan bergizi, dan rutin memeriksanya. Namun sayang, meski kesehatan mata merupakan aspek terpenting di dalam kehidupan, tidak sedikit dari kita yang acuh akan kesehatannya. Akhirnya, kita pun menderita penyakit mata yang berdampak buruk bagi kehidupan kita. Dr. Ucok P. Pasaribu, SpM menjelaskan, beragam alasan membuat kita malas untuk rutin memeriksakan kesehatan mata. Selain karena masih dapat melihat, walaupun tidak terlalu jelas, alasan selanjutnya adalah kita enggan bila disuruh mengenakan kacamata. "Biasanya kan memang begitu. Kalau yang muda, malas mengenakan kacamata, karena mereka masih bisa melihat dengan jarak enam sampai sepuluh meter. Bagi mereka, kondisi seperti itu bagus, tapi begitu diperiksa tidak demikian," kata Ucok dalam Konferensi Pers `Akreditasi Internasional JEC @ Kedoya dari Joint Commission International (JCI)` di Layanan Lasik JEC Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu (9/8/2014) Lebih lanjut Ucok mencontohkan apa yang terjadi pada kedua or [...]

Dijamin, Vaksin HPV Bisa Selamatkan Perempuan dari Kanker Serviks

Dijamin, Vaksin HPV Bisa Selamatkan Perempuan dari Kanker Serviks

Human Pappilloma Virus merupakan virus yang dapat menyebabkan terjadinya kanker serviks pada perempuan. Berdasarkan data WHO GLOBOCON 2012, setiap hari ditemukan 38 kasus baru kanker serviks dan 70 persen dalam kondisi stadium lanjut di Indonesia. Hal ini sangat disayangkan, karena sesungguhnya kanker serviks yang disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18 ini bisa dicegah jika dilakukan vaksinasi sejak dini sekitar pada usia 9-13 tahun. "Risiko efektivitas hingga 98 persen," ungkap dokter Andi Darma Putra, SpOG (K) Onk pada kesempatan seminar Waspada HPV di Jakarta pada Selasa (14/10/2014). Selain pemeriksaan dini, bila wanita sudah aktif berhubungan seksual juga dirasa tepat untuk lakukan vaksin HPV. Namun, antusias perempuan untuk melakukan vaksin ini masih rendah karena harga vaksin bekisar dua juta rupiah. "Coba kalau ada gadget baru yang canggih, pasti langsung buru-buru beli. Padahal gadget kan kalau ada model baru juga ganti, kalau vaksin kanker serviks kan investasi seumur hidup," terang duta pencegahan kanker serviks sekaligus aktris Ira Wibowo ditemui dalam kesempatan sama. Menurut dokter Andri, meski harga rata-rata untuk vaksin HPV itu sekitar dua juta rupiah, [...]

6 Trik Nigeria Bebas dari Wabah Ebola

6 Trik Nigeria Bebas dari Wabah Ebola

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, jika dalam 42 hari sejak kasus Ebola terakhir tidak ada kasus baru sebuah negara dinyatakan terbebas dari wabah Ebola. Hari ini, Senin (20/10/2014) jika tak ada kasus baru Ebola di Nigeria, WHO bersiap nyatakan Nigeria bebas dari Ebola. Total, ada 20 kasus Ebola di Nigeria setelah seorang pria Liberia-Amerika bernama Patrick Sawyer terbang ke Lagos, Nigeria. Hal ini membuat perawat terinfeksi virus mematikan ini dan menyebar ke masyarakat lain. Untungnya Nigeria cepat tanggap menghadapi hal ini dan berhasil hingga berita ini diturunkan tak ada kasus baru untuk kasus Ebola di salah satu negera di Afrika ini. Menurut dokter dokter dari Ebola Emergency Operation Center, Faisal Shuaib menerangkan langkah cepat dan tepat Nigeria terbebas dari wabah virus mematikan Ebola seperti dikutip dari Time (20/10/2014) yaitu. 1. Persiapan lebih awalTahu negara ini berpotensi besar untuk terkena wabah Ebola yang berasal dari negara tetangga Afrika Barat lainnya yang telah terwabah virus ini. Sehingga para pejabat kesehatan telah mengantisipasi sebelum virus ini datang. Mulai dari melatih petugas kesehtan tentang pengelolaan penyakit dan menyebarkan [...]

Korban Banjir di Tanjungan, Jakarta Mulai Flu dan Gatal-gatal

Korban Banjir di Tanjungan, Jakarta Mulai Flu dan Gatal-gatal

Hujan yang terus mengguyur Ibukota sejak sepekan lalu masih membuat beberapa wilayah di Jakarta terendam banjir. Masalahnya, imbas dari banjir yang belum usai, kini malah menimbulkan penyakit yang mengintai warga.Seperti keterangan salah seorang warga bernama Muhaye (55) yang terpaksa mengungsi karena air yang meluap dari Sungai Ciliwung dan menutupi seluruh bagian rumahnya. Ia mengaku, mulai mengalami gatal-gatal sejak beberapa hari lalu."Saya gatal-gatal di bagian kaki. Tapi cucu dan cicit saya yang berusia 4 bulan ini mulai pilek, menggigil dan sakit perut. Kalau air bersih untuk minum kita dapat tapi kalau untuk mandi, nggak ada," kata Muhaye saat diwawancari Health-Liputan6.com, Jumat (24/1/2014).Hampir sama seperti Muhaye, korban banjir di kawasan Tanjungan, Pejaten Timur, Jakarta Selatan lainnya juga mengaku mulai menderita flu.Seorang ibu dari dua anak, Khadijah (40) yang sejak lama menderita katarak di mata kirinya juga mengaku agak sulit berobat karena harus berjalan cukup jauh ke kelurahan. Anaknya yang berusia 6 dan 4 tahun kedinginan, flu dan sering sakit perut."Nggak ada dokter. Ada juga dokter di kelurahan, dekat Paud (Pendidikan Usia Dini). Ini banjir paling parah d [...]

Ibu Siswa TK JIS: Trauma yang Dialami Putra Saya Terlalu Dalam

Ibu Siswa TK JIS: Trauma yang Dialami Putra Saya Terlalu Dalam

Keceriaan tak terlihat lagi di wajah bocah A. Siswa TK Jakarta International School (JIS) yang menjadi korban pelecehan seksual oleh petugas kebersihan di sekolah itu berubah menjadi pendiam."Anak saya itu sebelumnya anak yang ceria. Namun setelah mendapatkan pelecehan seksual itu jadi pendiam. Dia sekarang berubah, trauma yang dialaminya terlalu dalam," kata T saat dihubungi Tim Health Liputan6.com, Jakarta, Kamis (17/4/2014).Menurut wanita asli Surabaya, Jawa Timur, ini sang buah hati kerap bermimpi buruk dan mengigau setiap malamnya."Anak saya sekarang tidak berani tidur sendiri, sudah lama saya temani. Setiap tidur selalu mengigau please don`t hurt me, don`t do that'. Itu terjadi satu malam bisa empat atau lima kali," kata T menahan sedih.Selain tidur yang tidak nyenyak, bocah pecinta figur Captain America itu mengalami penurunan berat badan."Dalam dua minggu anak saya turun empat kilo. Nafsu makannya menurun, biasanya 30 kilogram sekarang hanya 26 kilogram. Lebih terasa menggendong sang adik," kata T.T berusaha semaksimal mungkin untuk memulihkan kondisi sang buah hati. "Saya ingin anak saya sehat, tidak seperti ini. Pengobatan sudah mulai dijalani, saya membawa anak saya bero [...]

Segera Cuci Pakaian Olahraga Usai Dipakai

Segera Cuci Pakaian Olahraga Usai Dipakai

Usai jogging, yoga, pilates, bersepeda dan aneka bentuk olahraga lain segera cuci celana dan pakaian yang tadi dikenakan. Menurut Journal of Applied and Environmental Microbiology, keringat berlebih yang menempel di pakaian jika dibiarkan lama menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri penyebab bau tak sedap bernama Micrococcus. Dalam penelitian tersebut, peneliti meminta 26 orang sehat yang memakai pakaian olahraga katun, sintetis, dan campuran katun sintetsi berlari selama satu jam. Sesudah itu, pakaian olahraga disimpan dalam kantong. Setelah 28 jam, tujuh peserta diminta mencium baju yang disimpan tadi. Apa hasilnya? Pakaian yang berbahan sintetis lebih bau dibandingkan jenis bahan lain seperti katun dan campuran katun-sintetis. Setelah diteliti, kadar bakteri Micrococcus di dalam bahan sintetis ditemukan paling banyak seperti dilaporkan Good Housekeeping, Kamis (25/9/2014). Memang tak disebutkan apa dampak pencucian pakaian olahraga yang telat terhadap kulit. Namun, tak ada salahnya juga kan usai berolahraga untuk segera mencuci pakaian. Pembakaran kalori dalam tubuh makin sempurna. [...]

Mana Lebih Bahaya, Ebola atau MERS CoV?

Mana Lebih Bahaya, Ebola atau MERS CoV?

Kemungkinan penularan virus ebola memang cepat dan 90 pasiennya tidak memiliki kesempatan hidup. Tapi virus sindrom pernapasan akut Timur Tengah atau MERS, memiliki angka kematian 40 pesen dan jauh lebih berisiko mengenai calon jemaah haji karena virusnya dari Arab Saudi.Demikian disampaikan Kepala Balitbangkes, Tjandra Yoga Aditama di Aula Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, jalan Percetakan Negara 23, Jakarta Pusat, ditulis Jumat (15/8/2014)."Kedua virus, dua-duanya berbahaya. Tapi tergantung dilihat dari kacamata mana. Kalau dilihat dari angka kematian, ebola memiliki risiko 90 persen. Sedangkan MERS 40 persen. Dua-duanya juga belum ada obat dan vaksin. Yang saat ini dicoba di Amerika atau vaksin yang diberi ke Afrika, itu karena mereka nggak ada harapan," katanya.Sedangkan dari sisi penularan, kata Tjandra, keduanya juga memiliki kekuatan yang cukup mengkhawatirkan. Sebab ebola menular melalui kontak tubuh, sementara MERS menular melalui udara. Tapi bagaimanapun, virus ebola masih terpusat di Afrika. Kalau MERS, jelas ada di Arab Saudi."Ada 3 cara penularan MERS CoV, yaitu community acquired, hospital acquired, dan close human to human contact. Memang angka kematian [...]

Akibat Gemar Makan Rambut, Gadis Ini Sulit BAB

Akibat Gemar Makan Rambut, Gadis Ini Sulit BAB

Gara-gara Kebiasaan aneh, gemar memasukan rambut yang tergeletak di karpet ke dalam mulut serta mengunyah ujung rambut selama bertahun-tahun, membuat Ayperi Alekseeva harus menjalani operasi pengangkatan hairball (gulungan berbentuk bola besar dari kumpulan rambut yang ditelan) yang telah menghalangi sistem pencernaannya. Hairball yang berhasil diangkat dari dalam tubuh Ayperi, memiliki berat 4 kilogram.Menurut keterangan tim medis, gadis asal Kirgitan yang memiliki kebiasaan aneh itu memang harus menjalani operasi darurat, karena kekurangan gizi dan mengalami dehidrasi akut, yang membuat Ayperi hampir mati.Saat dilarikan ke rumah sakit di kota Batken, orangtua Ayperi mengatakan bahwa sang buah hati mengeluh sakit perut yang kronis. Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh menggunakan X-ray, tim medis menyadari ada penyumbatan yang harus segera diangkat."Orangtua membawa anak itu setelah dia mulai kehilangan berat badan, dan tidak bisa makan apa-apa. Bahkan saat kami memeriksanya, anak itu tidak dapat mengonsumsi air putih. Menyadari hal itu, dia harus segera dioperasi," kata Guru Besar Senior dari Rumah Sakit Bedah di Bishek, Bahadir Bebezov, seperti dikutip Daily Mail, Rab [...]

Jangan Keliru Ada Darah Jika Pakai Tisu Toilet Bermotif

Jangan Keliru Ada Darah Jika Pakai Tisu Toilet Bermotif

Tisu toilet kini ada yang bermotif dengan tinta berwarna. Menurut dokter, tinta merah di tisu toilet bisa menyembunyikan kondisi medis yang berbahaya.Tisu bergambar atau berdesain dengan tinta merah bisa terlihat seperti darah saat basah. Padahal, jejak darah di toilet menjadi salah satu tanda paling umum dari kanker usus besar.Demikian disampaikan Ahli Bedah Kolorektal Dr Guy Nash dari Poole Hospital, di Inggris, dalam jurnal BMJ Case Reports seperti dikutip LiveScience, Senin (20/1/2014)."Pasien-pasien yang berdarah akan melewatkan darah sebenarnya dan mereka yang tak berdarah akan melaporkan keliru ada darah di toilet," kata Dr Nash.Menurut National Cancer Institute, kanker usus besar atau kanker kolorektal, berkembang dalam sel-sel yang melapisi usus besar ( kolon ) atau rektum. Kondisi ini menyebabkan sekitar 50.000 kematian di Amerika Serikat pada tahun 2013 . Hanya beberapa orang yang mengalami gejala awal.Dr Nash mengatakan, ia melihat seperti darah di toiletnya, tapi ternyata itu gambar hati merah di tisu toilet. Dia menjelaskan, produsen dan masyarakat harus menyadari risiko ini. "Dalam pandangan saya, para pembuat tak bertanggung jawab dengan tidak mempertimbangkan ini," [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *