Ada JKN, Kartu Sehat Daerah Lama Kelamaan Tak Terpakai

Ilustrasi-BPJS1.jpg

Sejak Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) muncul, beberapa program pemerintah lainnya seperti Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Persalinan (Jampersal) ditiadakan dan menjadi satu dengan program yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Lantas bagaimana dengan nasib pemegang kartu sehat yang diterbitkan Pemerintah Daerah seperti Kartu Tangerang Sehat yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Tangerang?

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerangkan, kartu sehat di tiap daerah itu sebenarnya telah ada, jauh sebelum JKN disahkan. Sehingga saat itu, pemerintah daerah dituntut untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan yang ada.

“Dulu sebelum ada JKN, kami di daerah dituntut untuk memberi layanan kesehatan, khususnya untuk masyarakat miskin. Tapi ketika program ini berjalan, keluar juga JKN,” katanya.

Untuk itu, Ahmed mengatakan kartu sehat daerah ini tentunya akan dikonversi ke JKN seluruhnya. Tapi menunggu waktu hingga JKN bisa mengkaver lebih dari 90 persen masyarakat Tangerang.

“Untuk saat ini, pemegang Kartu Tangerang Sehat kita sisir, hanya orang-orang miskin saja yang pegang. Dananya diberikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” jelasnya.

Ahmed menambahkan, peluncuran kartu Tangerang Sehat telah ada sejak 27 Desember lalu bertepatan dengan Ulang Tahun Kabupaten Tangerang. Saat itu, katanya, telah dipersiapkan kartu sehat sebanyak 127 ribu untuk warga miskin dan rentan miskin di Kabupaten Tangerang.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
21 Februari Hari Sampah, Mengenang Tragedi Sampah di Leuwigajah

21 Februari Hari Sampah, Mengenang Tragedi Sampah di Leuwigajah

Tidak banyak yang tahu kalau Februari diperingati juga sebagai `Hari Peduli Sampah. Ini dibuat demi memperingati terjadinya tragedi longsor sampah di Leuwigajah, Jawa Barat, pada tahun 2005.Deputi IV Bidang Pengelolahan Bahan Berbahaya dan Beracun, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, dan Sampah, Drs. Rasio Ridho Sani, MCOM, MpM, menceritakan bahwa pada 21 Februari 2005, sebanyak 150 jiwa manusia terkubur hidup-hidup karena longsor sampah yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah. TPA ini berada di Kota Administratif Cimahi, dan merupakan tempat penampungan akhir sampah yang berasal dari kota Bandung."Mayoritas korban adalah penduduk di sekitar TPA yang bekerja sebagai pemulung. Sejak saat itu, `Hari Peduli Sampah (HPS)` diperingati tiap 21 Februari untuk membangun komitmen kita bersama agar bencana akibat pengelolaan sampah yang kurang baik, dan tidak berwawasan lingkungan tidak terulang," kata Rasio Ridho dalam acara `Kementerian Lingkungan Hidup Media Briefing` di Ruang Kalpataru Gedung B KLH, Kebon Nanas, Jakarta, Rabu (19/2/2014)Menurut Rasio, diperingatinya HPS merupakan cara pemerintah untuk mengenang sejarah kelam pengelolaan sampah di Indonesia. Sekaligus mem [...]

Mensos Ajak Selamatkan Anak Indonesia dari 3 Jenis Kekerasan

Mensos Ajak Selamatkan Anak Indonesia dari 3 Jenis Kekerasan

Melindungi anak dari tindakan kekerasan sudah menjadi tanggung jawab semua pihak seperti lingkungan pendidikan, masyarakat, dan keluarga. Untuk itu Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengajak semua pihak menyelamatkan anak-anak Indonesia dari tiga jenis tindak kekerasan."Semua anak Indonesia harus diselamatkan dari tiga jenis tindak kekerasan, baik seksual, fisik dan emosional," kata Salim Segaf dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Jumat (16/5/2014).Berdasarkan survei Kementerian Sosial (Kemensos), Unicef, Puska UI 2009, kekerasan remaja pada rumah tangga di usia 10-18 tahun sekitar 40 persen di Aceh, 60 persen di Papua dan Jawa Tengah, serta 80 persen di NTT dengan perbandingan 1 dari 4 remaja pernah mengalami satu atau lebih kekerasan seksual.Kemensos berkomitmen mengawal Instruksi Presiden (Inpres) tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual Terhadap Anak (GN-AKSA) yang melibatkan semua unsur terkait.Menteri Sosial berusaha meningkatkan kapasitas Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dalam upaya pencegahan dan pemberantasan kejahatan seksual terhadap anak melalui penguatan peran keluarga, mengoptimalkan pendampingan pekerja sosial profesional dalam upaya pemulihan ana [...]

Korban Meninggal Ebola Terus Bertambah, Kini Hampir 2.300 Jiwa

Korban Meninggal Ebola Terus Bertambah, Kini Hampir 2.300 Jiwa

Belum berhenti, kasus penyebaran virus ebola di negara-negara Afrika Barat. Bahkan cenderung meningkat terus. Bahkan dalam tiga pekan terakhir, peningkatan kasus infeksi virus mematikan ini sebesar 49 persen baik di Liberia dan Sierra Leone. Data yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (9/9) menunjukkan bahwa sekarang ada total 4.269 jiwa yang terinfeksi virus ini, dengan jumlah kematian mencapai 2.288 orang. Peningkatan jumlah kasus diikuti pula dengan penyebaran yang lebih luas, kini Nigeria dan Senegal sudah ditemukan orang yang terinfeksi virus ini seperti dilansir Time, Rabu (10/9/2014). WHO memprediksi bahwa dalam tiga minggu ke depan bakal ada ribuan kasus baru yang terinfeksi Ebola. Liberia, salah satu negara di Afrika Barat menurut WHO yang paling membutuhkan cara penanggulangan yang ampuh untuk mengurangi penyebaran virus ini. "Kontrol virus Ebola tidak berdampak besar di Liberia," tulis WHO dalam berita resminya. Hal ini pun diamini oleh Kent Brantly, survivor Ebola yang dulu tertular virus ini di Liberia, menyatakan metode perawatan Ebola di Liberia tak berjalan dengan baik. "Orang-orang ketakutan akan ruang isolasi, yang terkesan ruangan orang seg [...]

6 Cara Kurangi Efek Membahayakan pada Makanan Laut

6 Cara Kurangi Efek Membahayakan pada Makanan Laut

Sejauh ini tak ada metode pengolahan atau proses pemasakan untuk mengurangi kadar merkuri yang terkandung pada makanan laut. Merkuri akan terikat protein pada jaringan dalam ikan, termasuk otot. Namun, ada beberapa jenis bahan kimia yang akan berkurang sedikit bila dilakukan proses pemasakan. Meski begitu, ada beberapa tip yang bisa ditempuh untuk mengurangi risiko berbahaya dari bahan kimia yang terdapat pada makanan laut, seperti yang disarankan oleh Environmental Defense Network, New York. 1. Sebaiknya buang kulit, lemak pada bagian samping dan perut ikan, serta organ dalam. Hal ini akan mengurangi risiko paparan bahan kimia berbahaya. 2. Mengolah ikan dengan merebus atau membakar akan membuat lemak ikan keluar. Proses menggoreng akan membuat polutan kimia yang ada pada lemak ikan tersegel dan tidak bisa keluar. 3. Saat membeli ikan laut, pilih secara cermat. Belilah ikan dalam kondisi segar. 4. Jangan membeli kerang bila Anda tidak yakin dari mana kerang itu berasal. Beberapa wilayah laut di Jakarta sudah terkontaminasi logam berat. Ada baiknya mewaspadai makanan laut, terutama kerang, dari wilayah tersebut. 5. Masak ikan laut dan kerang secara menyeluruh. Mengolah ika [...]

Sekarang, Deteksi Penyakit Bisa dari Bau Keringat atau Napas

Sekarang, Deteksi Penyakit Bisa dari Bau Keringat atau Napas

Hidung ternyata tidak hanya mampu mencium bau-bau sederhana seperti amis, gosong, dan berbagai jenis bau lainnya. Tapi juga dapat mendeteksi penyakit yang diderita oleh orang lain.Seperti yang diungkapkan para peneliti dari Karolinska Institute, Swedia, saat ini ada bukti ilmiah yang menunjukkan penyakit memiliki bau tertentu yang dapat dikenali dengan mudah oleh indera penciuman.Misalnya penyakit kelenjar getah bening. Kita dapat mendeteksi penyakit getah bening dengan mengetahui dahulu bahwa bau yang dihasilkan dari penyakit ini seperti bir basi. Sedangkan untuk mengetahui apakah seseorang menderita penyakit diabetes, dapat dicium dari napasnya yang berbau aseton."Dalam studi yang kami teliti saat ini, didapatkan hasil bahwa manusia memiliki kemampuan untuk mendeteksi penyakit dengan bau," kata salah seorang pemimpin penelitian, Profesor Mats Olsson seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (25/1/2014)Dilanjutkan Mats Olsson, seseorang yang mampu mendeteksi suatu penyakit hanya dari baunya saja dapat beradaptasi dan menghindari diri dari penyakit berbahaya tersebut.Sebelum mengeluarkan hasil ini, terlebih dulu Olsson dan timnya melakukan sebuah uji coba. Dia meminta kepada delapan orang [...]

Ilmuwan Kembangkan Organ Manusia dalam Sebuah Chip

Ilmuwan Kembangkan Organ Manusia dalam Sebuah Chip

Para ilmuwan kini tengah mengembangkan ?organ manusia dalam chip? yang meniru jaringan sel hidup, dan diharapkan suatu hari nanti dapat mengurangi ketergantungan ilmu alam pada uji coba binatang. Institut Rekayasa Biologi Wyss di Universitas Harvard, Amerika Serikat, adalah lembaga yang sedang mengerjakan proyek ?microchip?- sebuah alat yang didesain untuk meniru fungsi organ manusia ?tersebut. Direktur Institut, Dr. Donald Ingber, yang mengunjungi Universitas Melbourne untuk kuliah umum, mengatakan, tujuan sebenarnya dari pengembangan alat super-mini tersebut adalah untuk mereplikasi tubuh manusia ke dalam sebuah ?chip?. ?Jadi anda bisa mengetes obat baru di atas garis kecil pada ?chip?, dicerna, lalu masuk ke sistem vaskular, bergerak menuju hati, dihancurkan, masuk ke usus, dan dibuang. Anda akan lihat, apakah Anda punya racun di bagian hati dan lalu memutuskan apakah kondisi itu mempengaruhi tulang sumsum,? ujarnya seperti dikutip ABC, Kamis (12/6/2014). Ia menambahkan, saat ini institusinya tengah bekerja menciptakan 15 organ berbeda yang akan dipasang pada ?chip? itu. Dr. Donald menjelaskan, ?chip? yang tengah diteliti ini tidak menjiplak ?struktur level organ yang lengkap?, [...]

Lebih Percaya Dokter Perempuan atau Laki-laki?

Lebih Percaya Dokter Perempuan atau Laki-laki?

Selama ini saat sakit Anda lebih memilih pergi ke dokter berdasarkan jenis kelamin atau kemampuannya? Berdasarkan studi dari University of Toulouse III Perancis, ternyata pasien lebih memperhatikan nasihat dokter perempuan dibandingkan dokter laki-laki untuk kasus-kasus tertentu. Kepercayaan pasien terhadap dokter perempuan ini terutama mengenai rekomendasi dokter yang terkait akan nutrisi, olahraga dan penurunan berat badan. Kepercayaan ini terkait dengan informasi serta saran yang diberikan dokter perempuan. Menurut salah satu peneliti dokter Anne-Cecile Schieber, kepercayaan pasien ini terkait dengan kemampuan komunikasi dokter perempuan yang lebih baik dibandingkan dokter laki-laki. Sehingga tak heran jika sebagian besar partisipan penelitian yang terdiri dari 585 pasien ini memilih ke dokter perempuan terkait permasalahan berat badan, seperti dilansir Daily Mail pada Jumat (10/10/2014). Oleh karena itu penelitian ini berharap agar ada sebuah pelatihan bagi mahasiswa kedokteran dan dokter tentang bagaimana cara menyampaikan informasi, menunjukan rasa menghormati, mendukung pasien. Hal ini akan memberikan kualitas komunikasi seorang dokter terlepas dari apa jenis kelaminnya. [...]

Iklan Rokok Elektrik Pertama Tayang di TV Inggris

Iklan Rokok Elektrik Pertama Tayang di TV Inggris

Kontroversi rokok elektrik sepertinya masih berlanjut. Televisi Inggris untuk pertama kalinya menayangkan seorang wanita yang sedang merokok menggunakan rokok elektrik. Mengutip laman Dailymail, Senin (10/11/2014), mungkin kita semua tahu kalau televisi di dunia tidak boleh menayangkan kegiatan merokok. Di Inggris, peraturan ini berlaku sejak 1965. Tapi apa yang terjadi? Dengan dalih bahwa itu rokok elektrik, maka iklannya boleh ditayangkan di televisi. Iklan rokok elektrik merek VIP itu menunjukkan bagaimana seorang wanita cantik mengembuskan asap dari rokok elektrik. Dan dia percaya, rokok ini adalah alternatif sehat untuk berhenti merokok tembakau.Organisasi Kesehatan Dunia sebelumnya telah memperingatkan bahwa asap rokok elektrik mengandung racun yang bisa meningkatkan risiko kematian. Ahli paru dan Guru Besar Universitas Indonesia, Prof Dr Faisal Yunus, SpP(K), MD, PhD, FCPP mengatakan, seluruh dokter paru sepakat untuk tidak menyarankan masyarakat menggunakan rokok ini karena belum ada bukti rokok elektrik baik untuk kesehatan. "Nanti kalau tidak ada bukti penelitian, siapa yang bertanggung jawab jika 10 hingga 15 tahun ternyata rokok ini berdampak pada kanker," kata dokter [...]

Pria ini Melihat Peri Mirip TinkerBell

Pria ini Melihat Peri Mirip TinkerBell

Ingat peri kecil berbaju hijau yang selalu membuat kegaduhan tetapi pintar? Ya, TinkerBell, animasi kecintaan anak-anak ini menurut seorang pria tidak hanya ada dalam dongeng semata.Dosen dari sebuah Universitas di Inggris mengaku pernah melihat dan memotret peri terbang mirip TinkerBell animasi Disney di pedesaan ossendale Valley, Lancashire, Inggris. "Serial foto itu diambil dua tahun yang lalu ada makhluk kecil bersayap mirip TinkerBell. Saya terkejut dan memotretnya sebanyak dua kali. Awalnya saya pikir itu lalat atau serangga lain namun itu berbeda," kata Direktur Manchester Lembaga Penelitian dan Inovasi dalam Seni dan Desain ( miriad ) di Manchester Metropolitan University, John Hyatt (53), dikutip Daillymail, Minggu (6/4/2014).John Hyatt tidak meminta orang-orang mempercayai temuannya, namun John yakin yang dilihatnya adalah benar TinkerBell. "Orang-orang bisa memutuskan sendiri apa yang mereka lihat. Tetapi cobalah untuk terbuka, lihat kalau peri mungkin memang benar-benar ada," kata John.Gambar hasil jepretannya pun dibagikan ke media sosial pribadi miliknya. "Itu adalah gambar yang penuh dengan keindahan, mereka seperti menari. Terserah percaya atau tidak," kata John. [...]

Kalau Mau Beli Beras, Perhatikan Ini

Kalau Mau Beli Beras, Perhatikan Ini

Nasi dan masyarakat Indonesia merupakan hal yang tak terpisahkan. Bahkan banyak yang menyatakan jika tak makan nasi sama saja belum makan. Sehingga pemilihan beras tepat diperlukan untuk menunjang energi harian yang kita perlukan. Umumnya, masyarakat terutama ibu-ibu cenderung memilih beras berdasarkan aroma, warna, tingkat kepulenan dan harga. Ternyata itu saja tak cukup. Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) beras yang berkualitas, syaratnya adalah bebas hama dan penyakit, bebas bau apek dan bahan asing, bebas dari bahan campuran seperti dedak dan bekatul, bebas dari bahan kimia yang membahayakan seperti klorin yang acapkali digunakan sebagai pemutih. Profesor sekaligus periset dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Badan Litbang Pertanian Prof. Ir. Djoko Said Damardjati, MS pada seminar 'Beras Berkualitas Mendukung Kualitas Keluarga Indonesia' pada Selasa (4/11/2014) di Hotel Lor In, Solo menyebutkan agar kita memastikan betul saat membeli beras. "Kemasan sudah terdapat label SNI atau belum," ungkapnya. Pada kesempatan ini hadir pula Marketing Director Rice PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk Chris Oey yang menyatakan bahwa TPS Food melalui beras Cap Ayam Jag [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *