Alami Pendarahan Usai Tinggalkan Bayinya di Toilet

076619600_1419392034-Bayi.jpg

Hamil di luar nikah membuat remaja berusia 19 tahun tega meninggalkan bayi yang baru saja dilahirkannya di dalam toilet gedung apartemen yang ada di Xiazhuang, Cina.

Awalnya, polisi yang melakukan penggeledahan karena aduan dari penghuni apartemen jika ada suara tangisan bayi dari dalam toilet, tidak mengetahui siapa ibu yang tega melakukan hal keji tersebut.

Namun, teka teki ini terungkap satu setengah jam setelah polisi membawa sang bayi ke Shenyang Third People’s Hospital untuk diobati. Seorang wanita berusia 19 tahun ditemukan tak sadarkan diri oleh pihak kepolisian di lantai bawah dari tempat bayi itu ditemukan.

Setelah dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan pertolongan dari tim medis, wanita muda yang tak ingin disebutkan namanya itu mengungkapkan, kalau tindakan keji itu dilakukannya karena takut memberitahukan keluarganya jika dia telah berbadan dua, padahal belum menikah sama sekali.

Melansir laman Daily Mail, Rabu (24/12/2014), disebutkan kalau setelah melahirkan wanita tersebut mengalami pendarahan dan tekanan jantung yang rendah.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Sebelum Menikah, Periksa Laboratorium Dulu

Sebelum Menikah, Periksa Laboratorium Dulu

Pemeriksaan laboratorium sangat dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah. Di antaranya pemeriksaan darah perifer lengkap (DPL) yang meliputi pemeriksaan hemoglobin, hematokrit, lekosit, trombosit, pemeriksaan morfologi eritrosit, laju endap darah (LED), dan hitung jenis. Menurut Pakar Kesehatan dari Universitas Indonesia, Dr. Ari Fahrial Syam, pemeriksaan laboratorium jenis ini baik dilakukan oleh calon penganting perempuan, dan calon pengantin laki-laki. Mengapa begitu penting? Sebab data DPL dapat mengetahui bahwa hemoglobin (Hb) yang rendah perlu dievaluasi."Walaupun jarang, penyakit ini dapat diturunkan kepada anak-anaknya," kata Ari seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima Health-Liputan6.com, Jumat (17/10/2014). Selain itu, lanjut Ari, Hb yang rendah pada calon ibu memiliki dampak bagi kesehatan ibu maupun janin yang ada di kandungannya kelak. Bahkan, melihat sejumlah faktor, beberapa laboratorium menambah paket skrining untuk pemeriksaan penyakit Thalasemia. "Pemeriksaan golongan darah dan pemeriksaan rhesus juga penting untuk memprediksi kemungkinan golongan darah serta rhesus anak dari hasil perkawinan tersebut," kata Ari menerangkan. Selain itu, pemeriksaan [...]

Cara Neymar Jaga Vitalitas Selama Piala Dunia

Cara Neymar Jaga Vitalitas Selama Piala Dunia

Neymar da Silva Santos memang masih berusia 22 tahun, tapi tugas yang diemban tak enteng di Piala Dunia Brasil. Pemain muda itu mengaku bermain sepakbola dan latihan merupakan pekerjaan yang berat di dunia. Apalagi, ia harus menjaga pola makannya. "Saya berharap bisa makan apa saja yang saya suka, tapi karena kami harus bertanding, kami harus makan diet seimbang dengan protein, karbohidrat, dan salad setiap hari. Tapi, pada dasarnya saya berpikir bahwa melakukan apa yang saya sukai merupakan kunci dalam performa yang hebat, dan saya senang bermain bola. Ini adalah pekerjaan saya, tapi ini juga sangat menyenangkan," kata Neywar seperti dikutip dari Redbull.com, Jumat (13/6/2014). Ketika Neymar bergabung dengan Barcelona dengan Lionel Messi, klub itu merancang pelatihan untuk pemain muda, termasuk banyak istirahat dan angkat beban. Petugas juga memperkirakan dia perlu membentuk otot dan menambah bobot karena ia harus bekerja dengan menggunakan kekuatan tubuh bagian atasnya. Ia juga harus menjaga kebugaran tubuhnya dengan latihan kardio seperti tenis, bersepeda, golf, lari, dan berenang. Dan akhirnya ia memasukkan diet dengan meningkatkan karbohidrat untuk membangun fisiknya. Menu [...]

Ahok Minta Permendagri yang Hambat Asuransi PNS Ditinjau

Ahok Minta Permendagri yang Hambat Asuransi PNS Ditinjau

Pemprov DKI menargetnya pada 2015 mendatang, seluruh warga Jakarta harus sudah memiliki jaminan asuransi kesehatan. Hingga hari ini, berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) penerima Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jakarta mencapai sekira 7 juta orang.Namun, menurut Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, selama ini asuransi kesehatan untuk PNS pemerintah daerah, khususnya Jakarta, tidak mengkaver seluruhnya. Karena terganjal Permendagri nomor 37 tahun 2014 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2015. Di situ disebutkn Pemda dilarang menambahkan tarif (top up) dana asuransi."Asuransi bisa top up. Misalnya orang kaya mau naikkan jadi kamar VIP. Cuma kalau di Pemda masih terganjal Permendagri. Kita nggak boleh membayar top up," kata dia di Balaikota Jakarta, Rabu (5/11/2014).Karena itu, berdasarkan rekomendasi Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati, pihaknya akan mengirimkan surat ke Kemendagri untuk meninjau ulang Permendagri nomor 37 tahun 2014 itu. Terutama untuk ketentuan yang tidak memperbolehkan Pemda membayar tambahan tarif asuransi untuk PNS dan pensiunan."Kita mau kirim surat ke kemendagri, [...]

Masih 12 Tahun, Tapi Gadis Belia Ini Alami Penyakit Langka

Masih 12 Tahun, Tapi Gadis Belia Ini Alami Penyakit Langka

Seperti kebanyakan remaja perempuan lainnya yang sedang mengembangkan hobinya, Charlea Armstead (12) bercita-cita menjadi balerina. Tapi dibalik keceriannya, ternyata dia menderita penyakit langka yang mengganggu memori atau disebut Niemann-Pick Tipe C.Dailymail, Kamis (6/11/2014) melaporkan, Charlea lahir dengan sehat. Tapi dua minggu setelahnya, ia sakit kuning dan perutnya membengkak. Setelah melakukan sejumlah pemeriksaan, ternyata Charlea menderita penyakit langka.Sang ibunda, Danielle Craig (29) mengatakan, kulit anaknya pernah diambil untuk diteliti dan dianalisis ke Prancis. "Dokter mengatakan, kondisi ini disebabkan keturunan karena kekurangan enzim yang menyebabkan penimbunan kolesterol. Penyakitnya ini juga memengaruhi gangguan otak dan organ tubuh lainnya," katanya.Selain menderita Niemann-Pick Type C, Charlea juga mengalami cartoplexy atau suatu kondisi yang membuatnya menderita ketika tertawa. [...]

`Crossfit`, Lebih dari Sekadar Fitness Biasa

`Crossfit`, Lebih dari Sekadar Fitness Biasa

Dalam kurun waktu dua tahun ini, olahraga Crossfit semakin banyak digemari para penggila olahraga di Indonesia, terutama Jakarta. Meski begitu, tak sedikit pula yang masih asing mendengar kata Crossfit, dan bertanya-tanya jenis olahraga apakah itu?Crossfit adalah program latihan dengan menggunakan kegiatan sehari-hari (fungsional) yang dilakukan dalam waktu singkat serta intensitas yang tinggi. Setiap harinya, latihan Crossfit akan berbeda-beda. Mungkin hari ini latihannya adalah mendorong dan menarik, besok akan beda lagi.Sekilas olahraga ini mirip dengan jenis olahraga yang ada di pusat kebugaran (gym). Namun ternyata, kedua olahraga ini sungguh sangat berbeda. Lantas, di manakah letak perbedaan itu?"Crossfit berbeda dengan fitness (gym atau convensional gym). Dalam olahraga ini, gerakan yang digunakan lebih fungsional, sedangkan di gym gerakannya lebih kepada pembentukan tubuh, perut, dan juga kaki," kata Oka Tri Pambudi, 31 tahun, Coach sekaligus co-owner Crossfit Equator."Kalau gerakan di olahraga Crossfit ini lebih kepada gerakan sehari-hari, seperti squat, dorong, tarik, lari, lempar. Perbedaannya ada di gerakan sehari-hari yang kita pergunakan," kata Oka kembali menjelaskan [...]

Hidung dan Mulut Menyatu, Bayi Sofia Kesulitan Makan

Hidung dan Mulut Menyatu, Bayi Sofia Kesulitan Makan

PeduliSehat.info, Sumbawa Besar Sungguh miris apa yang dialami bayi malang Sofia yang lahir pada 17 Maret 2014 ini. Bayi asal Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat ini terpaksa harus menjalani perawatan Intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa (RSUD) karena mengalami cacat lahir pada bagian wajahnya. Anak kedua dari pasangan Usman dan Datia ini mengalami kelainan sejak dalam kandungan atau biasa disebut dengan istilah Multiple Congenital, yakni hidung dan mulutnya menyatu. Datia, sang ibu mengaku dirinya tidak menyangka bayinya akan lahir dalam keadaan tidak normal. Kala itu saat pemeriksaan kandungan (USG) pihak RSUD enggan memberitahu kondisi janinnya. "Pihak rumah sakit tidak memberi tahu saya hasil USGnya. Kata bidannya nanti saya akan kaget," ujar Datia seperti ditulis Sabtu (12/4/2014).Ironisnya, meski melahirkan secara normal pihak RSUD Sumbawa tidak langsung memperlihatkan bayinya kepada Datia. Setelah dua hari orangtua baru diberikan surat keterangan rekam medis yang memberitahukan bayinya mengalami kelainan pada bagian wajah.Direktur RSUD Sumbawa Dr. Selvi menjelaskan bahwa setelah seminggu dirawat di RSUD Sumbawa, Sofia renc [...]

Perokok Pasif, Paling Parah Kena Dampak Rokok

Perokok Pasif, Paling Parah Kena Dampak Rokok

Orangtua yang masih merokok di dalam rumah, ingatlah bahwa dampak dari bahaya asap rokok itu bukan hanya ditanggung seorang diri, melainkan turut melibatkan anaknya."Kalau dia sendiri yang merokok, dan dampaknya ditanggung sendiri sih, enak. Ini dia yang merokok, yang tidak merokok malah terkena dampak dari asap rokok dan jadi korban. Kan menyedihkan," kata Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A saat berbincang dengan Health-Liputan6.com di Cilandak Town Square, Jakarta, ditulis Kamis (25/9/2014)Sejumlah penyakit yang mengintai para perokok di antaranya adalah kanker, serangan jantung, stroke, dan kelainan janin (bagi perokok wanita). "Bagaimana kalau penyakit-penyakit ini juga dirasakan oleh mereka yang tidak merokok?," kata Menkes menekankan.Lebih lanjut Menkes mengatakan bahwa jumlah perokok pasif jumlahnya lebih besar dari perokok aktif yang menghasilkan asap rokok itu sendiri. "Katakanlah 2 juta orang yang merokok, yang terkena dampaknya mungkin 10 kali dari jumlah itu, bisa 20 jutaan orang yang terkena," kata Menkes.Untuk itu, Menkes menekankan agar para perokok sadar untuk tidak merokok di tempat yang banyak orangnya. Seperti mall dan restoran. [...]

Warga Madiun dan Kediri Terbukti Tak Terinfeksi Ebola

Warga Madiun dan Kediri Terbukti Tak Terinfeksi Ebola

?Minggu (2/11/2014) malam ini petugas Lab Balitbangkes Kemenkes baru saja selesai memeriksa sampel kasus Madiun dan Solo, untuk sampel hari pertama dan ke dua. Pemeriksaan kami lakukan untuk semua sampel yang berjumlah 8, masing-masing darah EDTA dan serum. Dari pembacaan hasil PCR dengan elektroforesis, semua dilaporkan "no band". Ini artinya semua sampel dari kasus Madiun dan Kediri hasilnya negatif Ebola, bukan sakit Ebola. Prosedur yang kami jalankan di Lab BSL 3 Balitbangkes, sebagai berikut:1. Inaktivasi dengan buffer lysis 2. Eekstraksi RNA dengan kit ekstraksi. 3. RNA diubah menjadi DNA dan diperbanyak dengan mesin PCR sebanyak 30 siklus.4. Dielektroforesis dan analisis dengan gel doc. 5. Semua sampah diautoclave dengan autoclave double door, untuk keamanan petugas dan lingkungan. Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP (K) , MARS, DTM&H, DTCEKepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes)Kementerian Kesehatan [...]

Simpan Ponsel di Saku Dada Berisiko Kanker Payudara

Simpan Ponsel di Saku Dada Berisiko Kanker Payudara

Saat sinyal lemah, paparan telepon genggam disebut dapat membahayakan kesehatan. Khususnya bila ponsel diletakkan dekat payudara, peneliti menilai adanya kemungkinan risiko kanker payudara.Seperti disampaikan Presiden dan Pendiri Environmental Health Trust, Devra Davis Ph.D yang mengaku pernah mendokumentasikan tujuh kasus perempuan muda yang memiliki tumor kanker di tengah payudara. Ia mengatakan, semua wanita tersebut selalu membawa telepon genggamnya di saku dada selama 10 tahun."Biasanya kanker payudara muncul di pinggir payudara bukan di tengah dada. Maka itu kami beranggapan kalau menaruh ponsel di saku berisiko kanker payudara dan berlaku bagi pria dan wanita," kata Devra, seperti dikutip Grandparents, Sabtu (21/6/2014).Devra menyarankan, untuk selalu membawa telepon genggam Anda dalam tas atau tempatnya. Selain itu, baca peringatan produsen ponsel untuk mengetahui cara aman membawa ponsel. Anda juga perlu ingat untuk bertanya tentang Specific Absorption Rate (SAR) atau tingkat frekuensi radio (RF) untuk mengetahui penyerapan energi tubuh dari ponsel Anda. Federal Communications Commission (FCC) sebelumnya telah mengadopsi batas paparan yang aman terhadap energi RF dari pons [...]

Selain Spongebob, 4 Kartun Anak Ini Mengandung Kekerasan

Selain Spongebob, 4 Kartun Anak Ini Mengandung Kekerasan

Selain Spongebob Squarepants, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) juga memberikan ?lampu kuning? bagi beberapa tayangan kartun yang dianggap tidak mendidik untuk anak-anak."Seperti adegan memelorotkan celana, balas dendam, dan hal lain yang tidak patut dilihat anak-anak," ungkap Agatha, Komisioner KPI pada Selasa (23/9/2014).Selain itu, alasan lain yang dikeluarkan KPI adalah banyaknya adegan kekerasan pada kartun-kartun anak seperti Spongebob. Ditakutkan, anak-anak akan mencontoh adegan kekerasan yang dilihatnya.Berikut beberapa kartun yang memuat banyak adegan kekerasan:1. Bima SaktiBima Sakti adalah kartun yang berasal dari India. Tokoh utama serial ini bernama Bima Sakti yang tinggal di sebuah desa bernama Dholakpur.Serial ini mengisahkan perjalanan Bima Sakti dan teman-temannya dalam membela kebenaran. Adegan kekerasan pada kartun ini terletak pada penyelesaian masalah yang selalu menggunakan kekerasan fisik oleh tokoh utama.2. Little KrishnaSama dengan kartun Bima Sakti, Little Krishna juga berasal dari India. Ceritanya pun tidak berbeda jauh. Keduanya sama-sama bercerita tentang kisah anak kecil yang membela kebenaran dan menonjolkan sisi kekerasan dalam menyelesaikan masalah.3 [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *