Aliya Rajasa, Tak Pusing dengan Diet

aliya-rajasa-130925b.jpg

Banyak wanita yang kerap pusing dan repot mengurus badannya. Satu hal yang kerap menjadi pusat perhatian adalah bentuk tubuh. Tak sedikit kaum hawa memilih jalan diet untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan diidamkan.

Namun rupanya hal seperti ini tidak berlaku bagi Siti Ruby Aliya Rajasa yang akrab dipanggil Aliya ini. Putri Menko Perekonomian Hatta Rajasa ini mengaku tidak pernah pusing dengan bentuk tubuhnya. Wanita kelahiran 26 April 1986 ini juga mengaku tidak pernah menjalani diet untuk menghasilkan tubuh idealnya.

“Dari dulu saya tidak pernah diet, paling menjaga makan saja. Kita makan ya tidak harus berlebihan, yang penting gizi seimbangnya diperhatikan,” kata istri Edhi Baskoro Yudhoyono alias Ibas ini.

Saat ditemui dalam acara Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) Expo di Senayan City, Jakarta, ditulis Kamis (23/1/2014), Aliya tampil cantik dengan atasan batik cokelat dan tatanan rambut yang membuat wajahnya tampak segar.

Tubuhnya yang mungil dan ideal semakin membuat penampilan Aliya tidak bosan dipandang. Aliya mengatakan, untuk menghasilkan tubuh, kulit dan wajah yang segar hanya butuh perawatan dari dalam.

“Mau cantik itu ya happy saja. Kebahagian dan ketulusan dari hati akan memancarkan aura positif dan cantik. Kalau menjaga tubuh ideal minum air putih yang cukup, gizi seimbang, dan berolahraga,” kata ibu dari Airlangga (13 bulan) ini.

Aliya mengaku selalu menyempatkan diri untuk berolahraga satu minggu sekali. “Disempatkan olahraha agar bugar dan sehat. Biasanya seminggu sekali yoga, jalan sehat keliling komplek dan berenang,” kata Aliya.

(Mia/Abd)

Baca Juga :

Aliya Rajasa, Bangga dengan Dokter Indonesia
Aliya Rajasa dan Ibas Jadi Orangtua Bawel
Rahasia Cantik Aliya Rajasa
Aliya Rajasa : Ibu Tempat Mengadu Kedua Setelah Tuhan

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Tengah Hamil Muda, Emma Malah Terserang Kanker Usus

Tengah Hamil Muda, Emma Malah Terserang Kanker Usus

Bahagia luar biasa dirasakan pasangan Emma Grandison (31) dan suami ketika wanita asal Preston, Inggris dinyatakan positif hamil oleh dokter. Betapa tidak, sudah bertahun-tahun lamanya ia dan suami menunggu kehadiran buah hati.Namun, kelihatannya Tuhan sedang menguji Emma dan suami. Dokter memvonis Emma menderita kanker usus yang sudah sampai tahap terminal alias stadium empat.Mau tidak mau Emma harus menjalani kemoterapi di tengah kehamilannya ini. Dia tak punya pilihan lain. Rasa bahagia sekaligus sedih bercampur aduk mengoyak hatinya. Untung, bayi yang dinantikan sejak lama ini tetap selamat dan terlahirkan 15 minggu lebih awal, tepatnya 5 November 2013. Bayi mungil bernama Erin ini langsung mengecap nikmatnya udara dunia meski dokter memperkirakan bakal lahir pada 16 Februari.Dengan bobot tubuh hanya 1lb 10oz (737 gram) alias kurang dari 1 Kilogram, bayi malang ini harus dimasukkan dan dirawat di tempat khusus di Unit Neonatal di Rumah Sakit Royal Preston selama 80 hari setelah dilahirkan. Puji Tuhan, pertumbuhan dan perkembangan Erin begitu pesat. Semangat Emma pun membuncah dan membuatnya bergairah untuk tidak putus asa dengan penyakit yang dideritanya."Hari ini adalah hari y [...]

Sayangi Jantung seperti Kita Menyayangi Mobil Pribadi

Sayangi Jantung seperti Kita Menyayangi Mobil Pribadi

Ketika memiliki mobil baru, kita berusaha untuk selalu merawat dan membawanya ke bengkel untuk diservice setelah dipakai perjalan jauh. Sayang, perhatian ini berbanding terbalik terhadap pelayanan dan perawatan yang kita berikan untuk jantung sendiri."Usai melakukan perjalanan tiap 10.000 kilometer, kita langsung service ke bengkel. Giliran jantung, entah kapan kita melakukan pengecekkan ke dokter. Memang, tanpa disadari kita lebih sayang mobil ketimbang jantung sendiri," kata Spesialis Jantung Rumah Sakit Mayapada Jakarta, dr. Achyar, SpJP(K), FIHA dalam seminar bertema 'Jakarta Cardiovaskular Summit 2014' di The Ritz-Carlton Hotel, Kuningan, Jakarta, Sabtu (17/5/2014)Padahal, kata dia, jantung yang berfungsi sebagai pompa telah berdenyut selama bertahun-tahun melebihi angka kilometer yang ada di mobil. Namun, kesadaran untuk melakukan pengecekkan jantung sendiri masih sangat rendah."Pasien saya, tidak ada tuh, yang setiap enam bulan melakukan pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan jantung, dan meminta untuk dilakukan pengecekkan menggunakan treadmill. Chek up untuk kesehatan diri sendiri saja malas, tapi untuk kendaraan pribadi, tidak," kata Achyar menambahkan.Pria kelahiran Me [...]

Usia Pertama Haid Bisa Prediksi Risiko Penyakit Jantung

Usia Pertama Haid Bisa Prediksi Risiko Penyakit Jantung

Usia berapa Anda mendapatkan haid (menstruasi)? Sebuah penelitian mengungkapkan usia pertama seorang perempuan mendapat haid bisa memprediksi risiko penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi (hipertensi).Perempuan yang mulai menstruasi sebelum usia 10 tahun atau setelah 17 tahun berisiko tinggi terkena penyakit jantung, stroke, dan hipertensi.Pemimpin penelitian dari University of Oxford di Inggris, Dr. Dexter, mengatakan, menarche (haid pertama) dini cenderung terjadi pada anak-anak obesitas sehingga berhubungan dengan risiko penyakit jantung.Penelitian ini mempelajari data kesehatan lebih dari satu juta perempuan di Inggris berusia 50-64 tahun, termasuk reproduksi dan riwayat medis. Selama 11 tahun, sekitar 250 wanita dirawat di rumah sakit atau meninggal karena komplikasi dari hipertensi, 73 ribu penyakit jantung, dan 25 ribu menderita stroke.Responden yang haid pertama di usia 13 tahun ada sekitar 25 persen di grup itu berisiko rendah dalam masalah jantung selama penelitian. Ini berbeda dengan empat persen wanita lainnya yang haid pertama pada usia 10 tahun atau lebih muda (27 persen) lebih mungkin mengembangkan penyakit jantung.Menurut jurnal Circulation, risiko peny [...]

Bila Mau Berbuat Amal Saat Tutup Usia, Ini Caranya

Bila Mau Berbuat Amal Saat Tutup Usia, Ini Caranya

Masih ada kebaikan yang bisa disumbangkan saat seseorang meninggal dunia yaitu dengan donor mata. Salah satu bagian mata yaitu selaput bening bernama kornea bisa digunakan untuk membantu orang yang masih hidup dengan kondisi kornea mata terganggu. Sayangnya, aksi donor mata merupakan hal yang tidak biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia. "Kornea mata itu transparan seperti kaca, ketika kornea berubah menjadi keruh akibat berbagai hal seperti infeksi, kelainan kongenital kornea harus diganti dengan kornea lainnya," terang Direktur Utama RS mata Cicendo Hikmat Wangsaatmadja kepada awak media di RS Mata Cicendo pada Rabu (17/12/2014). Sayangnya orang Indonesia masih enggan untuk mendonorkan mata saat tutup usia. Jikapun ada, itu masih segelintir orang. Berbeda dengan masyarakat India dan Filipina yang memiliki antusias tinggi dalam mendonorkan matanya. Oleh karena itu Hikmat pun menerangkan daripada mata ikut dikubur dalam tanah, didonorkan akan memiliki banyak manfaat. Di Indonesia sendiri angka kebutaan karena kornea mata sekitar tujuh persen dari jumlah mereka yang buta. "Saya yakin pendonor mata akan terus didoakan oleh mereka yang menerima donor mata tersebut," ungkap Hikma [...]

Bahaya Terbesar bagi Anda yang Bertubuh Pendek

Bahaya Terbesar bagi Anda yang Bertubuh Pendek

Bertubuh pendek bukanlah masalah sepele. Sebab lahir dengan tubuh pendek memiliki implikasi lebih berbahaya lantaran menunjukkan kekurangan gizi yang kronis dan berulang. Begitu disampaikan pakar gizi dari Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Endang L. Achadi saat seminar Nutritalk di Yogyakarta, ditulis Selasa (2/9/2014). "Orang pendek bukan kurang gizi sehari dua atau tiga hari tetapi dampaknya lama dan berulang, terutama 1.000 hari pertama kehidupan. Ini yang menyebabkan kaitannya bukan hanya pendek saja tetapi proses pendeknya itu juga disertai oleh proses pengecilan organ dan sebagainya," kata Endang. Endang juga menerangkan, organ tubuh pada orang pendek cenderung tidak berkembang secara optimal seperti jantung dan ginjal. Inilah yang menyebabkan organ-organ tersebut memiliki masalah."Orang pendek cenderung memiliki masalah ginjal atau hipertensi, gangguan pankreas yang berakibat diabetes, dan penyakit jantung serta otak menjadi tidak pintar. Bahaya pendek itu yang kelihatan, tetapi yang di dalam tidak kelihatan, kita baru tahu sesudah dewasa," jelasnya.Endang menambahkan, pendek sebelum usia 2 tahun itu berkorelasi terbalik. Artinya, pendek [...]

Makanan yang Sudah Jatuh Jangan Diambil lagi, Meski Belum 5 Menit

Makanan yang Sudah Jatuh Jangan Diambil lagi, Meski Belum 5 Menit

Seringkali kita mengambil makanan yang terjatuh tanpa sengaja lalu memasukannya kembali ke dalam mulut, karena percaya bahwa makanan itu belum lebih dari lima menit berada di lantai. Tidak sedikit dari kita yang percaya, makanan yang berada di lantai kurang dari lima detik sekali pun tidak akan terkontaminasi, dan dapat dimakan kembali.Jika Anda adalah orangnya, ada baiknya untuk mempertimbangkan kebenaran dari teori tersebut. Sebab, suatu penelitian yang dilakukan untuk menguji kebenaran itu mengungkapkan, teori itu adalah salah, dan hanya sebatas jargon saja. Hasil dari penelitian itu menunjukan bahwa bakteri melompat ke dalam makanan kurang dari lima detik, setelah makanan itu terjatuh dan mendarat di lantai. Maka itu, ketika makanan yang akan masuk ke dalam mulut Anda tanpa sengaja terjatuh, ada baiknya untuk membuangnya. Sekali pun makanan itu lezat dan dianggap sehat.Akan tetapi, bila Anda tetap ingin memakannya, maka hal pertama yang harus diperhatikan adalah jenis lantai dari tempat mendaratnya makanan tersebut. Bila lantai dalam keadaan kering dan bersih, maka jumlah mikroorganismenya sangat sedikit. Tapi bila makanan terjatuh di atas lantai yang basah atau karpet, ada bai [...]

Menkes Akui Masih Banyak RS yang Cari Untung Sejak JKN Berlaku

Menkes Akui Masih Banyak RS yang Cari Untung Sejak JKN Berlaku

Menanggapi adanya lonjakan peserta BPJS Kesehatan yang hanya menumpuk di RS pemerintah, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menilai bahwa ini akibat masih banyaknya RS swasta yang masih melihat untung-rugi sejak JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) berlaku. Menurut Menkes, saat ini BPJS memang perlu mencari RS swasta non profit. Tapi masalahnya, di Jakarta tidak banyak RS yang berbasis fee for service sehingga banyak yang mencari keuntungan. "Dengan melihat banyak RS pemerintah yang surplus, pasti banyak sekarang RS yang melihat-lihat, untung apa rugi. Kalau dilihat RS pemerintah sebagian besar kita untung. Kalau sudah kelihatan itu, RS swasta akan ikut," kata Menkes usai menghadiri puncak peringatan HGN (Hari Gizi Nasional) ke 54 di Kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (25/2/2014). Masalah selanjutnya, Menkes melanjutkan, lonjakan pasien ini juga terkait dengan BPJS yang hanya mencari RS terakreditasi sehingga jaminan mutunya ada. Sedangkan di Jakarta, RS terakreditasi masih sedikit. "Di DKI belum sampai 50 persen Rumah Sakitnya sudah terakreditasi. Karena itu kita dorong dulu mereka supaya mengikuti petunjuk dan terakreditasi," ungkapnya. [...]

Maryam, Wanita Pertama Bergelar Profesor Matematika

Maryam, Wanita Pertama Bergelar Profesor Matematika

Siapa bilang wanita tidak bisa berkarya dan berprestasi. Apalagi di bidang pelajaran matematika. Mengingat angka dan rumus saja, mungkin sudah pusing duluan. Tapi berbeda dengan seorang wanita berdarah Iran ini. Beberapa waktu lalu, Ia menerima penghargaan bergengsi akademis tertinggi, Fields di bidang matematika. Di usianya yang masih muda, Profesor Maryam Mirzakhani (37) telah menyelesaikan program doktornya di Harvard pada 2004. Tesisnya menemukan cara menghitung volume Weil-Petersson ruang modulus dari teori Riemann. Minat penelitiannya mencakup teori Teichm�ller, geometri hiperbolik, ergodic teori, dan geometri symplectic. Ia pun akhirnya dianugerahi penghargaan matematika. Lantas, apa yang membuat Maryam begitu mencintai matematika? The Guardian, Kamis (14/8/2014) menuliskan, Maryam kecil sangat suka membaca novel. "Saya dibesarkan di sebuah keluarga dengan tiga bersaudara. Dalam banyak hal, merekalah yang mendukung saya untuk sukses, meskipun saat ini perang terus terjadi. Kakakku lah yang mengenalkan matematika. Yang saya ingat, kakakku mengatakan masalah angka dari 1 sampai 100. Saya pikir mungkin dia telah membaca jurnal ilmiah populer tentang bagaiman [...]

RS Royal Progress Luncurkan Royal Sport Medicine Center

RS Royal Progress Luncurkan Royal Sport Medicine Center

Sebagai aset negara, sudah semestinya atlet Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Rumah Sakit Royal Progress meluncurkan Royal Sport Medicine Center atau pusat pelayanan atlet pertama di Indonesia. Meski berfokus pada layanan kesehatan untuk membantu pemulihan atlet yang cedera, tapi Royal Sport Medicine Center juga menerima pasien dengan cedera akibat olahraga dari segala umur, baik profesional dan hobi, orang yang sehat dan ingin meningkatkan kesehatannya serta orang yang memiliki kondisi khusus (diabetes, hipertensi.dan sebagainya). "Royal Medicine Sport ini merupakan solusi medis terbaik dan berkelanjutan (one stop service) untuk mendukung dan meningkatkan performa atlet dan pelaku olahraga untuk bisa kembali ke aktivitasnya dan meningkatkan gaya hidup sehat," kata Ahli bedah tulang, dr. Bobby N Nelwan SpOT pada wartawan saat jumpa pers di RS Royal Progress di Sunter, Jakarta, Sabtu (27/9/2014). Bobby menuturkan, ada tiga jenis pelayanan yang dapat dilakukan di pusat medis tersebut yakni pelayanan untuk menangani cedera akibat olahraga, pelayanan untuk meningkatkan performa atlet dan pelaku gaya hidup sehat. "Pelayanan untuk [...]

Banyak Pasien Rumah Sakit Ditembak Mati di Ranjangnya

Banyak Pasien Rumah Sakit Ditembak Mati di Ranjangnya

PeduliSehat.info, Sudan Kekerasan yang terjadi dalam perang saudara di Sudan Selatan termasuk pembunuhan yang dilakukan terhadap para pasien di rumah sakit, menjadi catatan kriminal terburuk selama puluhan tahun, sekaligus merupakan bentuk penghinaan terhadap "martabat manusia". "Konflik terja berkali-kali dengan kekerasan yang mengerikan termasuk penyerangan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan," kata Raphael Gorgeu, kepala tim dokter Medecins Sans Frontieres (MSF) di Sudan Selatan, seperti dikutip AFP, Rabu (2/7/2014). "Para pasien ditembak di atas ranjang, sementara peralatan kedokteran dibakar dan dirusak. Ini merupakan perusakan terparah dan mempertaruhkan ratusan ribu manusia yang terputus dari pelayanan kesehatan." Ribuan orang terbunuh dalam koflik di negara termuda di dunia ini. Sementara 1,5 juta orang lainnya terpaksa mengungsi sejak pecah perang pada pertengahan Desember. "Melawan orang-orang yang sedang berada di rumah sakit dan merusak fasilitas kedokteran merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan prinsip dasar kemanusiaan, serta menghina martabat manusia,"kata MSF dalam sebuah laporan setelah mempelajari keadaan selama lebih dari enam bulan. MSF, [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *