Anda Kurang Tidur? Jangan Menyetir Kendaraan Dulu!

kendaraan-menyetir-tidur-kurang.jpg

Mungkin belum banyak yang mendengar mengenai microsleep. Fenomena microsleep adalah suatu keadaan dimana terjadi beberapa kali episode seseorang kehilangan atensi mendadak yang terjadi akibat kurang tidur. Microsleep merupakan konsekuensi paling membahayakan dari insomnia.

Mengapa demikian? Karena sebagian besar orang yang mengalami microsleep tidak menyadarinya. Jika microsleep terjadi saat sedang menonton televisi tentunya tidak perlu khawatir. Bayangkan saja jika saat seseorang mengemudi kendaraan dan tertidur beberapa detik, hal tersebut dapat mengakibatkan kecelakaan. Begitupula bila sedang mengoperasikan benda berat, tentu akan menjadi bencana.

Microsleep dapat terjadi mulai dari hitungan 1 detik hingga 30 detik. Ketika dalam keadaaan microsleep seseorang tidak dapat merespon informasi yang didapat dari luar. Beberapa serabut saraf di bagian otak pada seseorang yang mengalami kurang tidur dapat mendadak ?off-line?, menjadi situasi seperti tidur namun bagian otak lainnya tetap terjaga.

Apa saja gejala microsleep? Halaman berikut penjelasannya:

Apa Saja Gejala Microsleep?

Sebelum seseorang merasa lelah, sebenarnya tubuh sudah memberikan tanda sebelumnya untuk menghentikan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan.

Microsleep dapat menimbulkan beberapa gejala yang perlu diwaspadai. Bila Anda menemukan gejala ini pada seseorang yang sedang menjalankan pekerjaan baik mengemudikan kendaraan atau mengerjakan kerjaan lainnya yang membutuhkan kewaspadaan tinggi beritahu orang tersebut untuk berhenti sementara dan beristirahat sekitar 20 menit.

Berikut adalah beberapa gejala microsleep:

  • Tatapan kosong
  • Peningkatan frekuensi mengedipkan mata (lebih sering berkedip namun gerakan berkedip lambat)
  • Menundukkan kepala
  • Kelopak mata jatuh

Bila Anda sering merasa mengantuk di siang hari, mungkin Anda mengalami satu diantara kondisi di bawah ini:

  • Gangguan tidur seperti sleep apnea menyebabkan aliran oksigen ke otak berkurang sehingga seringkali penderita sleep apnea merasa mengantuk di siang hari. Pengendara truk yang mengalami gangguan ini memiliki risiko kecelakaan lalu lintas 2x lebih besar.
  • Insomnia menyebabkan hutang tidur yang mengakibatkan Anda mengantuk
  • Jaga malam atau pekerjaan yang mengharuskan Anda bekerja di malam hari
  • Obat-obatan seperti obat anti alergi dan obat flu terkadang ada yang memberikan efek mengantuk.

Adakah cara yang dapat dilakukan untuk mencegah microsleep? Halaman berikut ini penjelasannya:

Adakah Cara yang Dapat Dilakukan untuk Mencegah Microsleep?

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah microsleep:

  • Bila Anda merasa berisiko mengalami microsleep, hindari pekerjaan yang membutuhkan atensi terus menerus. Bila hal tersebut tidak memungkinkan, beristilahatlah bila Anda sudah merasa tidak sanggup.
  • Konsumsi kopi setidaknya 30 menit sebelum beraktifitas.
  • Power nap. Tidur singkat dalam jangka waktu tak lebih dari 20 menit merupakan cara cepat dan efektif untuk membuat tubuh Anda segar kembali. Pastikan jangan lebih dari 30 menit karena bila lebih dari 30 menit akan membuat Anda tertidur dalam sehingga sulit bagi Anda untuk bangun kembali dan Anda akan merasa lebih mengantuk setelahnya, kecuali Anda menyelesaikan satu siklus tidur dari tidur dalam kembali ke tidur ringan lagi yang memakan waktu lebih kurang 90 menit.
  • Olahraga setidaknya 3 kali dalam seminggu dan 20 menit tiap kalinya. Tak perlu olahraga berat. Olahraga seperti jalan santai atau jogging pun sudah cukup. Olahraga yang rutin membuat seseorang lebih mudah tidur dan memiliki kualitas tidur yang baik.

Terlepas dari semua tips di atas tidak ada cara yang lebih hebat dan lebih baik dari waktu tidur di malam hari yang cukup. Tidur yang cukup minimal 8 jam sehari dapat membuat tubuh Anda segar untuk menjalankan aktivitas di hari berikutnya.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Sakit Perut, Pria Ini Ternyata Wanita yang Baru Menstruasi di Usia 40-an

Sakit Perut, Pria Ini Ternyata Wanita yang Baru Menstruasi di Usia 40-an

Seorang pria asal China, sebut saja namanya Chen, selama ini memiliki kehidupan yang normal. Ia punya pekerjaan bagus, dan sudah hidup berumahtangga selama 10 tahun dengan sang istri. Sampai suatu hari, pria berusia 44 tahun ini mengeluhkan sakit pada perutnya dan memeriksakan diri ke dokter. Hidup selama puluhan tahun sebagai pria, Chen harus menerima fakta kalau fisiknya sebenarnya adalah wanita.Kenyataan itu diketahuinya baru-baru ini, ketika Chen merasakan sakit perut dan terdapat darah pada urinnya. Khawatir dengan kondisi tersebut, Chen ditemani istri pun pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan ke dokter dan dianjurkan melakukan CAT scan untuk melihat sumber keluarnya darah pada urinnya. Hasilnya sangat mengejutkan. Dari hasil scan, tubuh Chen ternyata memiliki organ reproduksi wanita yang lengkap dan baru mulai mengalami menstruasi di usianya yang sudah berkepala empat.Seperti dikutip Rocket News dari situs China, Zhejian Online, saat datang ke rumah sakit di Kota Yongkang, Chen diperlakukan layaknya pasien pria. Ia berpakaian layaknya pria, berpotongan rambut pendek dan datang bersama istrinya. Namun setelah menganalisa hasil scan, dokter menemukan adanya uterus dan ovar [...]

Mata Biru Bisa Menjadi Pilihan

Mata Biru Bisa Menjadi Pilihan

Sebuah penelitian yang telah berlangsung selama 10 tahun mengungkapkan keberhasilan dalam merubah warna mata coklat seseorang menjadi biru. Penemuan ini dikemukakan oleh Dr. Greg Homer dari Stroma Medical, California, Amerika Serikat, dalam sebuah wawancara televisi KTLA hari minggu yang lalu (31/10). Dengan menggunakan teknologi laser Lumineyes yang hanya memakan waktu sekitar 20 detik, Dr. Homer mampu menghilangkan lapisan atas iris seseorang yang berwarna coklat sehingga lapisan bawah iris yang berwarna biru akan terlihat dalam 2-3 minggu. Penelitian yang diperkirakan akan dapat segera dirilis dalam 18 bulan kedepan di luar Amerika Serikat ini telah mendapatkan respon positif dari para pencinta mata biru. Mata Biru Bisa Menjadi Pilihan Kemunculan ide mengubah warna mata seseorang ini berdasarkan hasil penelitian bahwa setiap mata manusia sebenarnya memiliki 2 lapisan iris yang lebih gelap didepan karena pigmen melanin dan lebih terang di lapisan belakang. Kecuali pada beberapa manusia berdasarkan keturunan dengan mata warna biru yang dimana lapisan iris luar mereka memiliki konsentrasi melanin yang jauh lebih rendah sehingga menghasilkan warna yang lebih [...]

Tips Keracunan Makanan

Tips Keracunan Makanan

Berikut ini adalah beberapa informasi yang bisa sangat berguna di masa depan, jika Anda dihadapi situasi lingkungan yang terdapat korban keracunan makanan. Berikut gejala-gejala yang perlu diwaspadai pada keracunan makanan: Tanda-tanda dehidrasi seperti: mulut kering, produksi urin berkurang, pusing, mata cekung; Diare; Kram perut; Muntah; Demam; BAB berdarah atau berwarna hitam. Setelah mengonsumsi makanan yang diduga terkontaminasi, dapat timbul gejala-gejala tersebut. Gejala tersebut dapat berlangsung dari 30 menit sejak makanan tersebut dikonsumsi dan bervariasi bergantung pada organisme penyebabnya. Pada kontaminasi stafilokokus (infeksi yang ditimbulkan karena terdapatnya bakteri gram positif stafilokokus) dapat terjadi dalam kurun waktu 1 jam, hingga 10 hari dalam kasus campylobacter (infeksi saluran pencernaan atau infeksi darah yang disebabkan oleah bakteri Campylobacter). Bahkan pada infeksi parasit seperti Giardia, gejala dapat berlangsung dari 1 hari hingga beberapa bulan tergantung tipe infeksinya. Berikut ini adalah pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk menghindari keracunan makanan: Cara Menghindari Keracunan Makanan Pastikan bahwa [...]

Memilah Langkah Mencegah Perut Begah

Memilah Langkah Mencegah Perut Begah

Perut begah setelah mengonsumsi makanan tertentu memang membuat tidak nyaman. Meski pada umumnya kondisi ini tidak berisiko, namun perut begah yang terasa secara terus?menerus dapat menjadi gejala penyakit berbahaya. Perut begah umumnya disebabkan oleh angin yang tertelan atau gas yang terbentuk saat proses mencerna makanan. Pengidap gangguan ini sering merasa perutnya begah, terutama setelah acara makan besar atau setelah acara perayaan tertentu yang membuat frekuensi dan porsi makan kita bertambah. Untuk mencegah kondisi ini, biasakan untuk membatasi makanan berlemak, serta mulai mengonsumsi makanan kaya serat dan prebiotik. Angin yang tertelan ini dapat terjadi karena beberapa penyebab. Berikut kelompok penyebabnya beserta solusi yang dapat diterapkan. Konstipasi Jika konstipasi atau sembelit adalah masalah yang menjadi penyebab Anda merasakan perut begah, cobalah untuk: Mengonsumsi banyak cairan dan makanan kaya serat. Lebih banyak bergerak aktif, seperti berjalan kaki 20-30 menit tiap hari dapat memperlancar kerja usus. Intoleransi makanan Intoleransi terhadap makanan tertentu dapat menyebabkan perut begah ketika ada gas dari makanan yang terjebak dalam perut, usus ti [...]

Sederet Faktor Pencetus Sakit Kepala Bagian Belakang

Sederet Faktor Pencetus Sakit Kepala Bagian Belakang

Hampir semua orang pernah mengalami sakit kepala. Keluhan yang dirasakan bisa sangat beragam karena kondisi tiap orang yang berbeda. Sakit kepala bagian belakang termasuk salah satu yang kerap dikeluhkan. Apa yang menjadi penyebabnya? Sakit kepala atau cephalgia adalah rasa nyeri yang bisa dirasakan pada atas mata dan telinga, bagian atas kepala, bagian belakang kepala hingga leher bagian atas. Mengenali Penyebab Untuk mengetahui apakah sakit kepala bagian belakang ini memerlukan dokter segera atau tidak, maka Anda perlu mengenali gejalanya lebih lanjut. Beberapa penyebab sakit kepala bagian belakang antara lain: Sakit kepala tegang Kurang tidur, stres, tegang, dan rasa lapar bisa memicu sakit kepala tegang. Sakit kepala yang toleransinya berkisar antara nyeri ringan hingga sedang ini banyak dikeluhkan orang dewasa. Saat kambuh, seseorang akan merasa tegang dan ada tekanan di bagian dahi atau bagian belakang kepala dan leher selama sekitar 30 menit hingga beberapa hari. Sakit kepala tegang dapat terjadi secara periodik atau kurang dari 15 hari per bulan, ataupun kronis yang menyerang lebih dari 15 hari per bulan. Umumnya sakit kepala tegang tidak sampai menghambat seseorang dalam [...]

Deddy Corbuzier Saraf Kejepit?

Deddy Corbuzier Saraf Kejepit?

Oleh: dr. Adithia Kwee Akhir Januari 2014, musibah menimpa salah satu selebritis Indonesia, Deddy Corbuzier yang populer dengan program Diet OCD nya. Deddy Corbuzier jatuh pingsan saat sedang berolahraga di pusat kebugaran. Jatuhnya Deddy Corbuzier diduga karena ia menderita saraf kejepit, istilah yang tak asing lagi di telinga kita. Apa sebenarnya saraf kejepit itu? Dalam struktur tulang belakang manusia, terdapat saluran yang berisi cairan, dalam dunia medis disebut nukleus pulposus, masalah timbul ketika cairan ini keluar dari pelindungnya dan mulai menekan persarafan tulang belakang. Oleh karena itulah dalam dunia medis saraf kejepit dikenal dengan istilah hernia nucleus pulposus. Penting bagi Anda untuk menghindari terjadinya hernia ini, karena biasanya penyakit ini sangat mengganggu aktivitas dan terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Apakah saraf kejepit bisa dihindari? Jawabnya adalah bisa. Untuk mengetahui lebih jauh, simaklah tips-tips berikut ini: Pastikan posisi tubuh Anda benar saat mengangkat beban, hampir seluruh kasus HNP disebabkan oleh robeknya penyangga nucleus karena posisi tubuh yang salah ketika mengangkat beban-beban yang berat. Duduk dengan pos [...]

Ini Bahayanya Memainkan Smartphone dengan Kepala Selalu Tertunduk

Ini Bahayanya Memainkan Smartphone dengan Kepala Selalu Tertunduk

Di era internet dan dunia digital, banyak orang yang kini tak bisa lepas dari smartphone mereka. Browsing, chatting online, ber-social media atau belanja online seakan sudah menjadi 'makanan' sehari-hari yang tidak mungkin terlewatkan.Perubahan perilaku manusia yang kini ketergantungan dengan smartphone, tablet atau aneka gadget lainnya ternyata berimbas buruk pada kesehatan tubuh terutama tulang. Hasil studi yang dimuat dalam jurnal Surgical Technology International mengungkapkan bahwa menatap smartphone terus menerus bisa menambah beban tekanan hingga 27 kg pada tulang belakang. Hal itu terjadi karena saat menatap atau memainkan smartphone, kepala cenderung menunduk dan semakin rendah atau tajam derajat kemiringannya, beban yang harus ditopang tulang belakang akan semakin besar.Menurut studi tersebut seperti dikutip dari Women's Health, orang rata-rata menghabiskan waktu dua hingga empat jam sehari 'membenamkan' kepala mereka pada smartphone. Kepala menunduk, leher menekuk dan bahu serta punggung yang menyerong ke depan menjadi postur yang paling umum pada pemakai smartphone. Postur seperti inilah yang bisa menimbulkan dampak negatif pada leher dan punggung Anda.Kepala orang d [...]

Tubuh Kurus Lebih Sulit Hamil Daripada yang Obesitas

Tubuh Kurus Lebih Sulit Hamil Daripada yang Obesitas

Selama ini para wanita yang ingin hamil berusaha menurunkan berat badannya agar terhindar dari bahaya obesitas. Namun menurut penelitian, bertubuh terlalu kurus justru lebih sulit hamil ketimbang mereka yang bertubuh gemuk.Dr.Richard Sehrbahn, ahli fertilitas dari Chicago, AS, mengatakan bahwa selama ini banyak yang orang terlalu fokus untuk menurunkan berat badannya. Padahal, dalam penelitian yang dilakukannya tubuh kurus justru lebih berbahaya terhadap kesuburan dibandingkan dengan orang yang obesitas.Dr Sherbahn, dari Advance Fertility Center di Chicago, telah meneliti hampir 2.500 wanita di kliniknya selama delapan tahun. Ia mengelompokkan para wanita itu menjadi tiga kategori yaitu, kurus, normal, dan gemuk sekali.Dari hasil penelitiannya tersebut diketahui bahwa 50 persen wanita dalam kelompok berat badan normal bisa memiliki bayi. Begitu juga dengan wanita yang masuk dalam kelompok berat badan gemuk, sebanyak 45 persen dapat mempunyai momongan.Namun pada wanita yang tergolong sangat kurus, angka keberhasilan kehamilannya hanya mencapai 34 persen. Wanita yang disebut terlalu kurus dalam kelompok ini adalah wanitan yang indeks massa tubuhnya berkisar antara 14-18.Dr Sherbah [...]

Mendengkur Bisa Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Berbahaya

Mendengkur Bisa Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Berbahaya

Mendengkur sering dianggap sebagai kebiasaan buruk yang lumrah dialami seseorang saat sedang tidur. Suara yang ditimbulkannya biasa mengganggu pasangan atau teman sekamar. Namun ternyata dengkuran, yang merupakan salah satu gejala utama apnea tidur/sleep apnea, bisa dikaitkan dengan adanya peningkatan risiko kondisi yang berbahaya. Mendengkur umumnya lebih banyak dialami pria, terutama dengan berat badan di atas rata-rata ideal. Sebagian orang yang memiliki kelebihan berat badan cenderung mengidap sleep apnea dengan ciri-ciri utamanya adalah mendengkur. Kondisi ini kemungkinan diakibatkan oleh kelebihan massa yang mengumpul di sekitar leher, menjadikan orang tersebut kesulitan bernapas di malam hari. Sebagian orang bisa jadi memiliki amandel besar yang dapat mempersempit jalan napas sehingga menyebabkan dengkuran saat tidur. Riwayat keluarga yang mendengkur dan mengonsumsi minuman keras juga dapat meningkatkan risiko mendengkur. Seiring pertambahan usia, dengkuran bisa menjadi makin parah. Pada kasus tertentu, penelitian menemukan bahwa mendengkur dapat dihubungkan kepada peningkatan risiko berbagai kondisi dan penyakit yang berbahaya, yaitu: Gangguan pernapasan Orang yang serin [...]

Headphone Berpotensi Merusak Pendengaran

Headphone Berpotensi Merusak Pendengaran

Paparan suara secara frontal ke indera pendengaran kita dengan jangka waktu tertentu berpotensi merusak pendengaran. Seiring dengan perkembangan jaman, akhir-akhir ini banyak data mengenai meningkatnya kerusakan pendengaran pada anak muda yang diduga karena pemakaian sarana MP3 Player melalui earphone secara terus menerus. Penyebab yang ditemui adalah karena seringnya kontak langsung dengan volume bersuara keras dalam waktu lama, sehingga dapat mengakibatkan kerusakan pendengaran yang permanen. Kerusakan pendengaran akibat bunyi atau suara keras tidak sama dengan berkurangnya pendengaran karena usia lanjut tapi akibatnya hampir sama. Bunyi normal yang dapat ditoleransi oleh telinga manusia berkisar sekitar 65 decibel (dB). 85 dB dianggap sudah merugikan telinga anda. 114 dB selama 1 menit sudah bisa menyebabkan kerusakan pendengaran. Model lama MP3-player bisa memproduksi suara sampai 135 dB! Di Eropa sendiri, ditetapkan bahwa bunyi atau kebisingan tidak boleh diatas 100 DB. Jangan mengabaikan masalah ini sampai membawa kondisi pada usia muda anda sudah harus menggunakan alat bantu pendengaran. Renungkan bahwa pendengaran mungkin adalah panca indera yang [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *