Anemia Lebih Sering Terjadi Pada Wanita

Anemia-Lebih-Sering-Terjadi-Pada-Wanita.jpg

Anemia atau kurang darah seringkali dikaitkan dengan wanita. Anemia merupakan kondisi yang umum terjadi. Kondisi ini dapat menyerang seluruh usia, ras dan etnis. Pria dan wanita dapat mengalami anemia. Namun, wanita usia subur memang memiliki risiko lebih tinggi mengalami karena wanita mengalami menstruasi, hamil dan melahirkan.

Anemia merupakan sebuah kondisi yang terjadi akibat kurangnya jumlah sel darah merah sehat atau kurangnya jumlah hemoglobin yang menyebabkan oksigen tidak dapat dihantarkan ke jaringan tubuh dengan maksimal sehingga mengakibatkan menurunnya kemampuan fisik dan mental seseorang. Hemoglobin merupakan komponen sel darah merah yang berikatan dengan oksigen yang akan membawa oksigen ke otak, sistem otot, sitem kekebalan tubuh dan bagian tubuh lainnya.

Zat besi, asam folat, vitamin dan mineral lainnya dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin. Menurut WHO/CDC 2008, kekurangan (defisiensi) nutrisi merupakan penyebab umum anemia dan anemia defisiensi zat besi merupakan kontributor utama. Selain zat besi, kekurangan nutrisi lainnya seperti asam folat dan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia, begitu pula penyebab yang tidak berhubungan dengan gizi seperti infeksi akut maupun kronik dan kelainan genetik.

Halaman berikut ini adalah kelompok orang yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia defisiensi zat besi. Klik Next.

Anemia Lebih Sering Terjadi Pada Wanita

Kelompok orang yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia defisiensi zat besi antara lain:

  • Remaja perempuan atau wanita usia subur
  • Wanita hamil
  • Paska melahirkan
  • Riwayat menstruasi memanjang/ darah menstruasi berlebih
  • Menggunakan obat pengencer darah
  • Didiagnosis penyakit celiac
  • Menjalani operasi potong lambung dalam 1 tahun terakhir
  • Memiliki gangguan saluran pencernaan

Terdapat dua momentum yang dialami wanita, menjadikan dirinya lebih rentan terjangkit anemia, antara lain:

  1. Remaja Wanita

Usia mulai menstruasi, lama menstruasi dan banyaknya darah menstruasi mempengaruhi kejadian anemia pada remaja.

  1. Wanita Hamil

Pada wanita hamil akibat peningkatkan volume darah saat hamil yang menyebabkan darah menjadi lebih encer dan mengakibatkan kondisi anemia pada ibu hamil. Perdarahan yang terjadi saat proses melahirkan juga dapat menyebabkan anemia bila dalam jumlah banyak.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekitar 42% wanita hamil mengalami anemia. Di daerah berkembang terutama pada kelompok masyarakat dengan sosioekonomi rendah, kejadian anemia juga banyak ditemukan. Anemia defisiensi zat besi merupakan penyebab tersering anemia pada lingkungan dengan penghasilan rendah akibat asupan gizi yang kurang baik. Anemia berat pada ibu hamil akibat kekurangan zat besi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan ibu dan janin seperti janin lahir premature dan berat bayi lahir rendah.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Fakta Anemia Kronis

Fakta Anemia Kronis

Anemia merupakan suatu kondisi, bukan suatu penyakit, dimana terjadi penurunan jumlah sel darah merah (eritrosit) dan hemoglobin dalam darah. Hemoglobin terdapat dalam sel darah merah yang berfungsi untuk menghantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Tanpa oksigen yang cukup, jaringan dan organ tubuh akan mengalami masalah.Berdasarkan waktunya, anemia dibedakan menjadi anemia akut dan kronik. Anemia akut ditandai dengan turunnya kadar hemoglobin secara cepat, misalnya karena perdarahan atau hemolitik. Gejala anemia juga muncul secara cepat, awalnya mungkin tidak ada keluhan sama sekali. Sedangkan anemia kronik terjadi dalam periode waktu yang lama. Gejalanya juga muncul secara perlahan dan semakin memberat jika tidak diatasi.Berikut ini adalah gejala anemia kronik: Lemah, mudah lelah Sulit berkonsentrasi Sakit kepala, vertigo Tinnitus (teling berdenging) Pingsan Pucat Sesak napas Libido menurun Apa saja penyebab anemia kronik? Halaman selanjutnya penjelasan selengkapnya: [...]

Tempe, Dapat Mencegah Anemia?

Tempe, Dapat Mencegah Anemia?

Tempe merupakan salah satu bahan olahan kacang kedelai yang banyak disantap di negara kita. Walaupun harga kedelai kian melambung tinggi, namun harga tempe relatif lebih murah dibanding sumber protein lainnya. Selain terjangkau oleh siapa saja, tempe juga sangat mudah didapatkan di berbagai pusat perbelanjaan baik tradisional maupun supermarket.Tempe merupakan hasil fermentasi kacang kedelai. Proses fermentasi menjadikan tekstur kacang kedelai lebih lunak sehingga memudahkan ketika dimakan. Tempe terkenal sebagai sumber protein nabati yang menjadi favorit untuk diolah apabila dibandingkan sumber protein hewani yang harganya lebih mahal.Kacang kedelai sendiri sebagai bahan sumber pembuat tempe dikenal memiliki banyak manfaat. Salah satunya dikatakan bahwa tempe dapat mencegah anemia. Benarkah demikian? Penelitian terbaru oleh Kolb, dkk mengatakan bahwa penyerapan zat besi yang berasal dari kacang kedelai luar biasa baik sebab sebagian besar zat besi di dalam kacang kedelai sudah dalam bentuk feritin. Feritin adalah bentuk simpanan zat besi di dalam tubuh.Simak halanan berikutnya untuk info lebih lanjut. [...]

Inilah Akibatnya Jika Anemia Dibiarkan

Inilah Akibatnya Jika Anemia Dibiarkan

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) kurang dari normal. Gejala yang umum ditemukan adalah mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Ada banyak sekali penyebab anemia, namun paling sering adalah anemia yang disebabkan karena kekurangan asupan nutrisi, misalnya zat besi.Berdasarkan derajatnya, anemia dibagi menjadi anemia ringan, sedang, dan berat. Sebagian besar kasus anemia di dunia adalah anemia ringan. Namun, sekalipun anemia ringan tetap saja dapat mengganggu transportasi oksigen dalam darah ke seluruh tubuh dan menyebabkan keluhan mudah lelah.Sedangkan anemia sedang-berat dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.Pada anemia, jumlah sel darah merah berkurang dan menurunkan kemampuan tubuh menyerap oksigen. Jika terjadi dalam waktu lama dan tidak diatasi, maka akan menimbulkan komplikasi berupa, selengkapnya pada halaman selanjutnya: Inilah Akibatny [...]

Waspadai Anemia pada Wanita

Waspadai Anemia pada Wanita

Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di dunia, terjadi pada sekitar sepertiga jumlah penduduk di dunia. Angka kejadian anemia paling tinggi ditemukan di negara berkembang.Anemia dapat terjadi pada pria maupun wanita, namun wanita dan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terkena anemia. Lebih dari 50% wanita hamil dan 30% wanita di seluruh dunia menderita anemia.Wanita hamil yang menderita anemia berisiko 3,5 kali lebih besar terkena komplikasi kehamilan dan kematian dibandingkan wanita yang tidak menderita anemia. Gejala yang muncul akibat anemia adalah mudah lelah, lemas, menurunannya kemampuan kognitif dan konsentrasi, serta menurunnya produktivitas.Anemia defisiensi besi merupakan penyebab anemia terbanyak di seluruh dunia. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa lebih dari 50% angka kejadian anemia disebabkan oleh defisiensi besi.Ada beberapa kriteria mengenai anemia pada wanita, halaman berikutnya penjelasan selengkapnya: [...]

Anemia Bisa Sebabkan Sakit Kepala

Anemia Bisa Sebabkan Sakit Kepala

Secara global anemia diderita sekitar 1,6 miliar orang di dunia. Asia Tenggara, termasuk Indonesia, merupakan salah satu daerah yang menjadi fokus karena memiliki angka kejadian anemia yang tinggi. Anemia paling sering dialami oleh anak di bawah usia 5 tahun dan wanita. Fakta yang lebih mengejutkan, anemia dianggap sebagai faktor yang penting dalam menentukan angka kesakitan dan kematian seorang anak.Sebenarnya, apa itu anemia?Anemia adalah suatu kondisi ketika terjadi kekurangan sel darah merah yang sehat atau hemoglobin. Apabila jumlah hemoglobin yang ada di dalam tubuh berkurang, maka jumlah oksigen yang terikat di hemoglobin juga akan berkurang.Gejala lemas pada anemia disebabkan karena sel-sel tidak mendapatkan asupan oksigen yang mencukupi untuk bekerja melakukan tugasnya masing-masing. Selain lemas, apa sajakah gejala yang mungkin dirasakan ketika mengalami anemia? Letih, lesu, dan lemas. Napas cepat ketika beraktivitas fisik. Sakit kepala. Sulit berkonsentrasi. Perasaan melayang. Pucat. Sakit kepala merupakan salah satu gejala dari anemia. Hal ini diduga disebabkan karena asupan oksigen yang kurang ke daerah otak. Nah, jika Anda mengalami sakit kepala berulang dan ter [...]

Sejauh Mana Suplemen Penambah Darah Untuk Mengatasi Anemia?

Sejauh Mana Suplemen Penambah Darah Untuk Mengatasi Anemia?

Suplemen penambah darah yang mengandung zat besi, asam folat maupun vitamin B12 dan mikronutrien lainnya memang dapat membantu mengatasi anemia. Tidak hanya membantu mengatasi namun suplemen penambah darah juga dapat mencegah anemia.Namun, pada kenyataannya tidak semua anemia dapat diatasi hanya dengan penambahan suplementasi vitamin-vitamin tersebut. Suplemen penambah darah akan memberikan manfaat yang besar untuk mengatasi anemia yang disebabkan oleh gangguan nutrisi seperti defisiensi zat besi, asam folat maupun vitamin B12.Penanganan anemia bergantung dari jenis, penyebab dan keparahan anemia. Penanganan mencakup perubahan diet, pemberian suplemen, pengobatan hingga tindakan seperti operasi. Pada kasus-kasus anemia yang disebabkan oleh penyakit kronis, tentunya sangatlah penting untuk mencari penyakit yang mendasari. Contoh : anemia disebabkan oleh adanya luka di lambung maka perlu diobati luka di lambung terlebih dahulu. Disini suplemen hanya sebagai terapi tambahan saja. Pada kasus anemia yang disebabkan oleh kelainan genetik seperti anemia sel sabit atau talasemia membutuhkan transfusi darah atau dapat juga dipikirkan untuk tindakan operasi.Sebelum memutuskan untuk mengonsum [...]

Bolehkah Ibu Hamil dengan Anemia Berpuasa?

Bolehkah Ibu Hamil dengan Anemia Berpuasa?

Ketika hamil, seorang wanita membutuhkan asupan gizi yang baik bagi pertumbuhan janin serta kesehatan tubuhnya. Bagi yang menjalankan Islam, berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadan merupakan suatu kewajiban. Meski demikian, Islam memberikan keringanan kepada wanita yang sedang hamil. Bagi ibu hamil yang memiliki keadaan gizi cukup baik dan tidak memiliki penyakit penyerta, melakukan puasa bukanlah halangan. Namun, bagaimana dengan ibu yang mengalami anemia?Pada keadaan anemia, terjadi kekurangan sel darah merah sehat yang berfungsi untuk membawa nutrisi dan oksigen ke jaringan. Bila dibiarkan berlarut dan tidak ditangani, terutama pada ibu hamil, dapat menyebabkan komplikasi-komplikasi yang cukup berbahaya seperti pertumbuhan janin terhambat, berat bayi lahir rendah, perdarahan setelah melahirkan, bayi lahir prematur, dan bayi lahir dengan anemia.Sebelum memutuskan untuk berpuasa, sebaiknya Anda memeriksakan kondisi tubuh dan janin kepada dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang menangani. Bila memang Anda memiliki riwayat anemia, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan hemoglobin darah (Hb), untuk menilai derajat keparahan anemia.Kondisi tubuh saat hamil tak sama den [...]

Teh Bisa Menghambat Penyerapan Zat Besi

Teh Bisa Menghambat Penyerapan Zat Besi

Salah satu penyebab anemia adalah kekurangan zat besi. Sehingga kondisi defisiensi zat besi merupakan masalah kesehatan yang utama. Anemia defisiensi besi merupakan anemia yang ditemukan pada 2 miliar orang di seluruh dunia. Hal ini tidak dapat dibiarkan, sebab anemia dapat menimbulkan masalah serius dalam kesehatan. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan gangguan perkembangan fisik dan mental pada anak dan dapat menimbulkan kelainan medis yang lain.Kondisi anemia defisiensi besibiasanya diawali dengan gejala mudah lelah dan kehilangan tenaga, sakit kepala, dan kesulitan berkonsentrasi. Kemudia dalam jangka panjang dapat menunjukkan gejala yang lebih berat seperti napas pendek, kulit pucat dan sulit tidur.Zat besi merupakan salah satu komponen yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah. Sel darah merah diperlukan dalam jumlah yang cukup untuk dapat mambawa oksigen ke seluruh jaringan. Zat besi didapatkan dari makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Ternyata, terdapat beberapa hal yang dapat menghambat maupun memperkuat penyerapan zat besi.Asam askorbat, daging, ikan, dan produk unggas dikatakan dapat memperkuat penyerapan zat besi di dalam tubuh. Sebaliknya, sayura [...]

Anemia : Sebuah Gejala atau Penyakit?

Anemia : Sebuah Gejala atau Penyakit?

Kurang darah atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai anemia, merupakan suatu kondisi yang banyak terjadi di masyarakat Indonesia. Anemia dapat menimbulkan gejala ringan seperti mudah lelah hingga gejala berat seperti sesak napas, sehingga tak jarang banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami anemia.Anemia terjadi akibat tubuh kekurangan jumlah sel darah merah yang sehat yang berfungsi untuk mengantarkan makanan (nutrisi) dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Hemoglobin adalah protein yang merupakan bagian utama sel darah merah yang dapat berikatan dengan oksigen.Bila seseorang memiliki jumlah hemoglobin yang rendah atau memiliki sel darah merah yang abnormal, maka sel-sel di dalam tubuh tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkan. Gejala anemia seperti lelah terjadi akibat organ tubuh tidak mendapatkan ?bahan bakar? (oksigen) yang dibutuhkan untuk berfungsi dengan semestinya.Anemia merupakan sebuah pertanda adanya penyakit atau gangguan dalam tubuh seseorang. Sehingga anemia adalah sebuah kondisi bukanlah penyakit namun dapat pula merupakan petanda adanya masalah serius di dalam tubuh.Anemia disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Simak halaman berikut untuk mengetah [...]

5 Sumber Gizi untuk Penderita Anemia yang Berpuasa

5 Sumber Gizi untuk Penderita Anemia yang Berpuasa

Berpuasa bagi orang yang mengalami anemia memang merupakan sebuah tantangan tersendiri. Sebelum memutuskan untuk berpuasa, alangkah baiknya bila penderita anemia berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menilai ringan atau beratnya anemia.Bagi penderita anemia, jika diperbolehkan untuk berpuasa memang harus memperhatikan beberapa hal agar dapat menjalankan puasa dengan baik. Komponen terpenting saat puasa bagi penderita anemia adalah pengaturan asupan makanan. Salah pilih menu makanan dapat berujung pada bertambah parahnya anemia.Kekurangan zat besi masih menjadi penyebab utama anemia di Indonesia. Oleh sebab itu, asupan zat besi sangatlah penting untuk dipenuhi saat berpuasa. Makanan yang paling tepat untuk dikonsumsi penderita anemia saat bulan puasa adalah makanan yang tinggi zat besi, kalsium, vitamin (terutama vitamin B), dan mineral. Komponen-komponen tersebut harus tercakup di dalam menu sahur dan berbuka. Jangan menggunakan prinsip asal kenyang, namun kandungan gizi dalam makanan tersebut ternyata sangat minim.Ketika Anda berpuasa, asupan nutrisi di halaman berikut ini tidak boleh ketinggalan: [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *