Apa Itu Batuk Rejan?

Apa-Itu-Batuk-Rejan.jpg

Batuk rejan atau pertusis merupakan suatu penyakit infeksi saluran napas yang sangat menular. Disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis, penyakit ini banyak menyerang bayi dan anak-anak, serta bisa berakibat fatal. Meski demikian, pertusis tetap dapat menyerang orang dewasa yang rentan. Pertusis sangat mudah ditularkan melalui udara, misalnya saat seseorang batuk atau bersin. Waktu antara gejala dan paparan sekitar 7-10 hari.

Apa saja gejalanya?

  • Gejala awal pada 1?2 minggu pertama biasanya berupa pilek, demam, dan batuk ringan.
  • Setelah 2 minggu muncul batuk berat dan keras, diikuti dengan tarikan napas besar. Sering juga disertai muntah setelah batuk. Batuk ini biasanya terjadi lebih dari 2 minggu.
  • Lemas.
  • Pada bayi, gejala batuk keras mungkin tidak akan muncul. Mereka mungkin menjadi biru atau berhenti bernapas setelah serangan batuk.

Apa komplikasinya? Di halaman berikutnya penjelasan selengkapnya.

Apa Itu Batuk Rejan?

Kompikasinya:

  • Pneumonia.
  • Kejang.
  • Gizi kurang.
  • Encephaloppaty (gangguang fungsi dari otak).
  • Kematian.

Bagaimana cara untuk mengobatinya?

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Dokter akan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosis.

Pertusis secara umum bisa diobati dengan pemberian terapi antibiotik yang adekuat. Semakin cepat diobati, maka kemungkinan sembuh lebih besar dan juga dapat mencegah penularan penyakit.

Bagaimana penyakit ini dicegah?

Pertusis umumnya terjadi pada mereka yang tidak melakukan imunisasi untuk pertusis secara lengkap. Maka dari itu, anak-anak harus diimunisasi secara lengkap. Perlu diingat bahwa vaksin tidak memberikan perlindungan seumur hidup, karenanya diperlukan booster (imunisasi ulang) pada usia 4 tahun dan 15 tahun. Untuk bayi dan anak-anak, sebaiknya jauhkan mereka dari orang yang menderita batuk. Jenis vaksin yang diberikan adalah DTP ? vaksin kombinasi yang dapat mencegah tiga penyakit sekaligus yaitu difteri, tetanus, dan pertusis.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Ini Penyebab Jerawat di Dagu dan Rahang Tak Juga Hilang

Ini Penyebab Jerawat di Dagu dan Rahang Tak Juga Hilang

Jerawat di dagu dan rahang tidak juga hilang meskipun sudah diobati dan rajin membersihkan wajah? Bisa jadi penyebabnya tidak hanya karena faktor luar, tapi juga dari dalam tubuh.Penyebab jerawat di dagu dan rahang umumnya dikarenakan stres dan pola makan yang tidak sehat. Ketika stres, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak hormon androgen yang bisa mengganggu produksi kelenjar minyak di daerah dagu dan sekitarnya. Kelebihan minyak akan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori dan kotoran pun lebih mudah menempel di permukaan kulit sehingga menimbulkan jerawat.Orang yang mengalami stres juga umumnya selalu merasa berada dalam tekanan. Produksi hormon androgen pun terus berlangsung dan akhirnya memperparah timbulnya jerawat. Amy Wechsler, M.D., dokter spesialis kulit sekaligus psikolog menyarankan untuk menenangkan diri ketika Anda stres. Untuk mengurangi stres, ada teknik pernapasan yang perlu dilakukan dan caranya pun cukup mudah."Tariklah napas dalam-dalam melalui hidung dan keluarkan lewat mulut. Fokus dengan cara Anda bernapas bisa menurunkan kecemasan dan detak jantung," ujar Amy, seperti dikutip dari Women's Health.Selain stres, pola makan yang tidak sehat juga bisa menjadi p [...]

Batasan Usia Pemberian Vaksin HPV

Batasan Usia Pemberian Vaksin HPV

? Beberapa jurnal kedokteran memang menyarankan bahwa pemberian vaksin HPV hendaknya diberikan kepada setiap anak perempuan dalam rentang usia 9 ? 26 tahun, dan akan mencapai efektivitas maksimal apabila diberikan pada anak laki-laki serta perempuan di usia 11 atau 12 tahun. Mengapa usia 26 tahun? Karena pada usia Inilah para ahli menyimpulkan bahwa rata-rata populasi manusia belum terpapar oleh jenis HPV yang diberikan sebagai bentuk vaksin. Bila Anda berusia lebih dari 26 tahun, terdapat 2 pendapat medis yang hingga kini masih dipergunakan salah satunya, bergantung pada kondisi masing-masing kandidat penerima vaksin. Pendapat pertama menyarankan agar mereka yang berusia lebih dari 26 tahun, hanyalah memeriksakan diri melalui pap smear dan pemeriksaan HPV rutin lainnya. Pendapat kedua, setelah memastikan bahwa kandidat penerima vaksin tidak terbukti terpapar virus HPV apapun melalui pemeriksaan pap smear dan darah, maka ia tetap diperbolehkan menerima vaksin. Karena sejatinya, pemberian vaksin pada kandidat berusia lebih dari 26 tahun, tanpa adanya paparan HPV sebelumnya, tidak terbukti memberikan dampak negatif. Bagaimana dengan pria? Berikut penjelasannya: [...]

Menghilangkan Kembung

Menghilangkan Kembung

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia Kita semua pasti pernah mengalami perasaan kembung yang membuat perut merasa tidak nyaman. Banyak yang merasakan hal ini setelah melaksanakan perayaan makan-makan yang besar namun banyak orang yang sering sekali mengalami kembung dan membuat keadaan dan perasaan menjadi tidak nyaman. Apa ya penyebab kembung? Banyak gas Untuk mengurangi hal ini cobalah untuk mengurangi konsumsi : - kacang - bawang - brokoli - kol - kecambah Konstipasi (susah BAB) Untuk mencegahnya cobalah untuk mengkonsumsi makanan tinggi serat dan minum banyak air putih serta olahraga secara teratur. Walaupun hanya 20 ? 30 menit jalan selama 4x seminggu, ternyata dapat memperbaiki fungsi dari usus kita. Menelan udara (berbicara sambil makan) Usahakan untuk tidak makan sambil berbicara dalam waktu yang sama, cobalah untuk duduk bila sedang makan, kurangi konsumsi minuman bersoda, cobalah untuk berhenti mengkonsumsi permen karet, dan bila sedang mengunyah coba untuk tutup mulut. Intoleransi makanan Bila Anda ada intoleransi terhadap makanan seperti alerhi terhadap gluten atau produk-produk susu, maka hindarilah. Intoleransi makanan dapat b [...]

5 Langkah Menghindari Stres

5 Langkah Menghindari Stres

Oleh: dr. Alvin Nursalim Pak Mujidin, 60 tahun adalah seorang pengusaha sukses. Sepintas, kehidupannya terlihat sempurna dan sering kali membuat tetangganya terkagum. Rumah mewah dan kendaraan mewah menjadi bagian hidupnya yang tidak terpisahkan. Tak pelak lagi, semua orang yang melihat akan menilai bahwa pak Mujidin adalah orang yang sukses. Namun, pak Mujidin memendam perasaan stres akibat tekanan tinggi pada pekerjaannya. Di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif, beban pekerjaannya menyebabkan pak Mujidin lelah secara fisik dan mental. Suatu pagi, ketika sedang bersiap untuk kerja, pak Mujidin merasakan nyeri dada yang tidak tertahankan bagai tertimpa benda berat. Hal ini mmbuatnya pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Dokter jantung mengatakan bahwa pak Mujidin menderita penyakit jantung koroner, sebuah penyakit yang menyerang pembuluh darah jantung. Dua buah pembuluh darah jantung pak Mujidin sudah tertutup hampir 60%. Hal inilah yang menyebabkan nyeri dada yang dialami pak Mujidin. Ilustrasi kasus diatas merupakan kisah yang menggambaran kehidupan urban yang sering dialami oleh masyarakat. Stres, yang diakibatkan oleh tekanan pekerjaan atau masalah keluarg [...]

Kenapa Bisa Kentut? Coba Baca di Sini

Kenapa Bisa Kentut? Coba Baca di Sini

Pernah mengalami situasi yang sedang serius, tapi kemudian dibuyarkan oleh bau kentut? Meski kentut adalah hal yang normal, namun tetap wajib diantisipasi agar tidak berujung kepada rasa malu. Kentut atau buang gas adalah kondisi yang pasti dialami oleh semua orang. Gas yang dikeluarkan sebenarnya berasal dari sepanjang jalur usus besar sebagai bagian akhir dari sistem pencernaan. Selain kentut, hasil akhir dari adanya gas di dalam sistem pencernaan adalah sendawa. Kenapa Bisa Terjadi Kentut? Tiap orang pasti pernah mengalami kentut, namun dengan frekuensi yang berbeda-beda. Kentut sendiri bisa terjadi karena beberapa hal berikut: Bakteri usus Salah satu penyebab munculnya gas di dalam sistem pencernaan adalah hasil kerja bakteri dalam menguraikan sisa-sisa makanan yang belum tercerna secara sempurna. Saat menguraikan sisa-sisa makanan, bakteri akan menghasilkan gas-ga sseperti hidrogen sulfida, oksigen, nitrogen, karbon dioksida, dan metana. Gas inilah yang kemudian keluar melalui anus. Menelan udara Tiap saat, tubuh biasa menelan udara, misalnyadiperoleh dari mengunyah makanan hingga merokok. Mengunyah permen karet juga berperan kepada masuknya udara ke perut. Selain itu, beber [...]

Bahayanya Jika Tidak Cuci Sprei dan Kasur Secara Rutin

Bahayanya Jika Tidak Cuci Sprei dan Kasur Secara Rutin

Ingatkah kapan terakhir kali Anda mengganti sprei tempat tidur atau mencuci bantal? Banyak orang yang mengabaikan kebersihan tempat tidur, padahal mereka menggunakannya baik di siang maupun malam hari. Jika Anda atau anggota keluarga rentan terhadap alergi atau sering mengalami gatal-gatal dan kulit kemerahan, maka bisa jadi biang keladinya berasal dari tempat tidur yang Anda tiduri setiap hari. Bukan asal membersihkan saja, tapi ini beberapa langkah yang tepat untuk menjaga kebersihannya.1. Sprei dan SelimutSetiap harinya, kulit manusia mengalami regenerasi dengan menyingkirkan sel-sel kulit mati. Proses pergantian sel kulit mati dengan yang baru biasanya terjadi di malam hari. Meskipun tidak terlihat, sel-sel kulit mati yang rontok bisa menempel dan tertinggal di tempat tidur. Selain itu ketika kita tidur, tubuh juga mengeluarkan keringat yang membuat sprei lembab. Sel kulit mati, keringat dan permukaan yang lembab merupakan tempat favorit kuman, kutu dan bakteri berkumpul.Meskipun tidak terlalu membahayakan, kutu atau serangga yang bersarang di tempat tidur mengeluarkan kotoran yang menjadi pemicu alergi. Akibatnya mata bisa merah dan gatal-gatal, peradangan pada hidung hingg [...]

6 Fakta yang Bisa Buat Anda Tak Mau Lagi Gigit Kuku

6 Fakta yang Bisa Buat Anda Tak Mau Lagi Gigit Kuku

Tentu sudah banyak orang yang tahu jika menggigit kuku tidak baik untuk kesehatan. Namun hal tersebut kadang sulit dihentikan karena sudah menjadi kebiasaan. Apalagi menggigit kuku sering dilakukan tanpa disadari ketika merasa gugup. Sebagian orang mungkin kurang mengerti bahaya dari kebiasaan buruk yang sepertinya sepele ini. Padahal menggigit kuku bisa menyebabkan bahaya tak terduga, mulai dari membuat nafas tidak sedap hingga kuku tidak bisa tumbuh kembali. Berikut daftar efek samping mengerikan selengkapnya:1. Sebabkan PenyakitHampir semua orang mengetahui jika kebiasaan buruk itu bisa mengganggu kesehatan karena kuman, jamur, dan bakteri di dalam kuku bisa masuk ke perut. Salah satu kuman bernama Staphylococcus aureus bahkan dapat menyebabkan infeksi seperti luka melepuh pada mulut. Bahaya menggigit kuku pun ?akan semakin parah jika Anda juga suka menghisap jari. Penelitian dari Turki mengungkapkan hal tersebut bisa menyebabkan diare dan muntah-muntah karena bakteri Escherichia coli.2. Gigi Menggertak Saat MalamSelain membuat tampilan kuku Anda menjadi tidak indah, kebiasaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada gigi. Karena sering berbenturan dengan benda keras, gigi bi [...]

Jangan Langsung Tidur Setelah Makan Sahur!

Jangan Langsung Tidur Setelah Makan Sahur!

Mungkin ini yang sering Anda lakukan: setelah makan kenyang, Anda mengantuk lalu tertidur. Memang nikmat sekali rasanya. Terlebih ketika setelah sahur di bulan puasa, seringkali kita tidur terlelap setelah makan sahur yang mengenyangkan. Tapi tahukah Anda, kebiasaan tidur persis setelah makan sebenarnya sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh? Tidak ketinggalaln, selain tidur setelah makan, masih ada banyak lagi kebiasaan-kebiasaan kita yang sebetulnya nikmat tapi kenyataannya justru membahayakan kesehatan. Sebetulnya kebiasaan apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan setelah makan? Jangan Langsung Tidur Setelah Makan Sahur! Mungkin ini yang sering Anda lakukan: setelah makan kenyang, Anda mengantuk lalu tertidur. Memang nikmat sekali rasanya. Terlebih ketika setelah sahur di bulan puasa, seringkali kita tidur terlelap setelah makan sahur yang mengenyangkan. Tapi tahukah Anda, kebiasaan tidur persis setelah makan sebenarnya sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh? Tidak ketinggalaln, selain tidur setelah makan, masih ada banyak lagi kebiasaan-kebiasaan kita yang sebetulnya nikmat tapi kenyataannya justru membahayakan kesehatan. Sebetulnya kebiasaan apa saja y [...]

Obati Rambut Rontok dengan Konsumsi 4 Nutrisi Ini

Obati Rambut Rontok dengan Konsumsi 4 Nutrisi Ini

Rambut rontok dapat disebabkan oleh banyak faktor termasuk efek samping dari obat tertentu, ketidakseimbangan hormon, stres atau bahkan kekurangan gizi. Beberapa nutrisi dapat mengatasi masalah tersebut. Apa saja?Makanan kaya vitamin B, vitamin A dan E, zinc, besi, asam lemak omega-3 dan protein bertanggung jawab untuk pertumbuhan rambut. Kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan rambut rontok atau pertumbuhan rambut rapuh dan tidak sehat. Dilansir detikhealth, berikut beberapa nutrisi terbaik untuk mengatasi rambut rontok:1. Telur dan ayamAsam amino adalah protein yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut. Makanan yang memberikan protein seperti daging, ikan, unggas, produk susu, makanan kedelai dan telur. Unggas dan telur merupakan pilihan yang sangat baik untuk mengatasi rambut rontok.Telur kaya akan biotin dan vitamin B12, yang diperlukan untuk kesehatan rambut, kuku dan kulit. Ayam dan telur merupakan produk makanan yang memiliki protein berkualitas tinggi.2. Ikan dan lemak omega-3Mengkonsumsi makanan yang kaya asam lemak esensial atau yang dikenal sebagai omega-3 lemak tak jenuh, dapat menjaga rambut dan kulit selalu sehat. Makanan yang kaya asam lemak omega-3 adalah ikan, s [...]

Langkah-langkah Terapkan Gaya Hidup Organik agar Tubuh dan Lingkungan Sehat

Langkah-langkah Terapkan Gaya Hidup Organik agar Tubuh dan Lingkungan Sehat

Mendengar kata organik, umumnya yang terlintas di pikiran banyak orang adalah produk-produk makanan atau kecantikan berbasis natural tanpa bahan kimia. Tapi pengertian organik sebenarnya tidak hanya sampai di situ. Organik adalah gaya hidup yang sehat untuk diri sendiri juga lingkungan."Saya lebih suka menyebutnya gaya hidup selaras alam. Organik asal katanya dari organisme, it's a living thing. Makhluk hidup yang hidup dengan lainnya. Makhluk hidup, lingkungan hidup, segala macam ada di situ. Itu maksudnya organik," jelas Ir. Christopher Emile Jayanata, ketua Komunitas Organik Indonesia saat media briefing di kantor Fleishman Hillard, Gedung Hero II, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (24/09/2013).Pria yang akrab disapa Emile ini menambahkan, organik juga merupakan sebuah pola pikir. Ketika hati dan pikiran seseorang sudah organik, maka sehat jasmani dan rohani yang akan diraih. Kenapa harus organik?Penggunaan bahan-bahan kimia dan pestisida pada produk makanan, kecantikan maupun rumah tangga tidak hanya mengganggu kesehatan pemakainya, tapi juga merusak lingkungan. Dalam jangka panjang, bahan kimia berbahaya tersebut bisa menurunkan kualitas hidup secara drastis dan [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *