Apa Pengaruh Musik untuk Ibu Hamil?

apa-pengaruh-musik-untuk-ibu-hamil-alodokter.jpg

Banyak anggapan yang beredar dalam masyarakat bahwa ibu hamil yang mendengarkan musik dapat memperoleh berbagai manfaat. Bahkan tidak jarang yang menganggap satu jenis musik tertentu dapat membuat janin kelak lebih pintar.

Ibu hamil yang berniat melakukan stimulasi semacam ini sebaiknya melakukan dengan hati-hati. Hingga kini, para ahli belum dapat membuktikan bahwa memperdengarkan musik pada janin dapat menjadikannya lebih pintar. Meski pada satu sisi, ibu hamil yang mendengarkan musik diakui lebih rileks dan lebih mudah tidur.

Stimulus yang Menyenangkan

Alunan musik dapat mempengaruhi seseorang, termasuk ibu hamil. Sebuah penelitian yang dilakukan di Jerman mengungkapkan bahwa respons yang ditunjukkan ibu hamil lebih kuat terhadap segala jenis musik.

Para peneliti menyimpulkan, musik adalah stimulus yang signifikan. Kemungkinan disebabkan oleh tingkat estrogen yang tinggi pada ibu hamil. Hormon tersebut memengaruhi otak terhadap rasa senang ketika mendengar musik.

Seorang peneliti lain menyebutkan bahwa musik bermanfaat bagi ibu hamil karena dapat membantu merasa santai dan kondisi itu sangat baik untuk perkembangan dan kondisi janin.

Apa yang Dapat Didengar Janin?

Menjelang akhir masa hamil 5 bulan, para ahli meyakini janin dapat menerima informasi sensori yang kemudian dapat direspons dan diingat pada tingkat tertentu.

Selain detak jantung, napas, suara aliran darah, dan saluran pencernaan, janin mulai bisa mendengar suara dari luar tubuh ibu. Kemungkinan janin dapat mengenali dan merasa nyaman ketika mendengarnya lagi setelah lahir.

Detak jantung janin bisa meningkat saat dia mendengar musik. Setelah dilahirkan, bayi dapat merespons ketika musik tersebut diperdengarkan secara teratur.

Musik dianggap dapat membuat ibu merasa rileks dan mendorong perasaan yang sama ketika diperdengarkan kepada bayi yang baru lahir. Sebagian bayi akan bereaksi dengan berhenti menangis, membuka mata mereka, atau sedikit melakukan gerakan.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bayi yang diperdengarkan lagu pengantar tidur pada masa akhir kehamilan, reaksi aktivitas otaknya lebih tinggi jika dibandingkan bayi yang baru mendengarnya setelah lahir. Hal ini membenarkan kemungkinan janin mampu mendengar di dalam perut, namun tidak membuktikan paparan musik sejak dalam kandungan dapat meningkatkan kemampuan sistem pendengaran atau perkembangan otak setelah lahir.

Jangan Berlebihan

Tidak jarang ibu hamil berusaha memberi stimulasi musik dengan menempelkan headphone pada perutnya. Namun, hal itu dikhawatirkan justru dapat menstimulasi janin secara berlebihan, terutama jika volume suara tinggi.

Beberapa penelitian mengungkap, suara berisik yang diperdengarkan pada janin untuk waktu yang lama justru dapat memicu kelahiran prematur, berat badan rendah, hingga gangguan pendengaran pada bayi setelah lahir.

Suara yang disarankan untuk volume yang didengarkan ibu hamil yaitu sekitar 65 desibel. Jika musik tersebut akan didengarkan untuk waktu lebih lama, volume yang disetel disarankan di bawah 50 desibel. Tingkat tersebut umumnya diberlakukan pada ruang perawatan intensif untuk bayi yang baru lahir.

Sebagai perbandingan, suara mesin cuci berkisar 50-75 desibel, pengering rambut sekitar 60-95 desibel, dan dering telepon sekitar 80 desibel.

Meski belum terbukti dapat meningkatkan kecerdasan bayi, memperdengarkan musik pada bayi menyimpan kemungkinan untuk membantunya mengenal dan berinteraksi dengan Anda. Sementara itu, bagi Anda yang tengah hamil, musik dapat mengurangi stres dan memperdalam naluri keibuan.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Bayi 4 Bulan: Mulai Mampu Berceloteh

Bayi 4 Bulan: Mulai Mampu Berceloteh

Pada usia ini umumnya Anda akan mulai mendengarnya berceloteh satu atau dua patah kata, seperti ?ma?ma? atau ?ba?ba?. Selain itu, bayi 4 bulan biasanya sudah bisa berguling dari posisi tengkurap ke telentang, dan sebaliknya. Berat badannya sudah bertambah menjadi dua kali lipat dibandingkan ketika dilahirkan. Bayi 4 bulan berjenis kelamin laki-laki umumnya akan berbobot 5,6-8,6 kg dengan panjang sekitar 60-67,8 cm. Sementara bayi perempuan berbobot 5,1-8,1 kg dengan berat 58-66,2 cm. Bayi 3 bulan dapat meraih benda, pada usia ini, dia mulai bisa menangkap vokal dan konsonan pembentuk kata-kata dasar dalam bahasa yang sering dia dengar. Meski belum bisa mengidentifikasi kata-kata tersebut sebagai nama benda atau panggilan orang lain, namun dia akan tetap bersemangat mengucapkan suku-suku kata tersebut.Kemampuan Motorik Pada usia ini, kursi goyang khusus untuk bayi (bouncer) dapat menjadi sarana bermain yang tepat untuknya. Mainan yang tergantung di atasnya dapat menjadi alat untuk mengembangkan koordinasi tangan dan matanya. Selain itu, pada umumnya bayi usia 4 bulan memiliki kemampuan berikut. Dapat meraih benda yang menarik perhatiannya, menandakan koordinasi tangan dan peng [...]

Kenali dan Cegah Pneumonia Pada Anak

Kenali dan Cegah Pneumonia Pada Anak

Pneumonia atau infeksi paru-paru dapat menyebabkan kematian pada anak, terutama yang berusia di bawah lima tahun. Kenali gejalanya dan cara mencegahnya. Orang tua sebaiknya waspada bila anak mengalami batuk dan gangguan pernapasan karena bisa saja menjadi tanda awal pneumonia. Penyebab pneumonia cukup beragam, mulai dari bakteri, jamur, serta sejumlah virus. Bahkan virus flu juga dapat memicu pneumonia pada anak. Biasanya pneumonia terjadi setelah saluran pernapasan bagian atas yang mencakup hidung dan tenggorokan terinfeksi, berupa pilek dan nyeri tenggorokan. Setelah dua hingga tiga hari, infeksi dapat menjalar ke paru-paru. Sistem imun yang lemah atau belum terbentuk sempurna tidak mampu membasmi infeksi awal yang ringan sehingga menyebar ke paru-paru dan menyebabkan pneumonia. Dengan pneumonia, jalan udara ke paru-paru bisa terhambat, sehingga bernapas menjadi sulit dan asupan oksigen berkurang. Penyakit ini cenderung menyerang anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya bayi yang tidak mendapat air susu ibu (ASI) atau anak yang kurang gizi, anak-anak dengan HIV, bahkan anak yang terinfeksi campak juga berisiko terkena pneumonia. Sejumlah faktor lingkungan juga [...]

Bayi Kuning: Apakah Kondisi ini Berbahaya bagi si Kecil?

Bayi Kuning: Apakah Kondisi ini Berbahaya bagi si Kecil?

Penyakit kuning bisa menyerang bayi yang baru lahir. Tanda-tanda bayi kuning yaitu kulit dan bagian putih mata si Kecil berwarna kuning. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan biasanya dapat pulih dengan sendirinya dalam hitungan minggu. Meski begitu, kondisi ini bisa saja membahayakan si Kecil. Maka pahami perbedaan tanda-tandanya. Tanda-tanda lain penyakit kuning pada bayi adalah urine berwarna kuning pekat padahal air seni bayi baru lahirnya harusnya tidak berwarna, tinja berwarna pucat serta telapak tangan dan kaki yang menguning. Mengapa Bayi Kuning Bisa Terjadi? Kondisi ini terjadi karena si Kecil memiliki kelebihan bilirubin (unsur kuning) pada darahnya. Bayi baru lahir memiliki kadar sel darah yang tinggi sehingga memicu produksi bilirubin. Bilirubin sendiri terbentuk ketika sel-sel darah merah yang tua dihancurkan. Sebenarnya bayi telah memiliki bilirubin sejak dia berada dalam kandungan. Namun dalam kandungan, tubuh Anda mengeluarkan bilirubin untuk bayi melalui plasenta. Setelah lahir bayi tidak bisa melakukannya karena organ hati bayi belum berkembang dengan sempurna. Hal ini menghambat proses pembuangan bilirubin yang seharusnya dikeluarkan saat buang air kecil dan [...]

Tidak Mungkin Mengalami Haid Tapi Hamil

Tidak Mungkin Mengalami Haid Tapi Hamil

Banyak wanita mengaku mendapatkan menstruasi meski sedang menjalani masa kehamilan. Pertanyaannya, bagaimana mungkin seorang wanita bisa haid tapi hamil? Secara ilmiah, menstruasi saat hamil tidak mungkin terjadi. Memang ada sebagian ibu hamil yang mengeluhkan bahwa organ intim mereka mengeluarkan darah secara berkala selayaknya sedang mengalami haid. Namun sejatinya, pendarahan saat haid dan pendarahan yang terjadi saat hamil adalah dua kondisi yang berbeda. Menurut pemahaman sederhana, proses menstruasi terjadi karena lapisan tebal nan kaya dengan kandungan darah yang dipersiapkan untuk sel telur dilepas oleh tubuh. Lapisan tebal tersebut biasa disebut dengan endometrium atau lapisan rahim. Pelepasan sendiri dilakukan karena sel telur tidak mendapatkan pembuahan. Jika terjadi pembuahan atau dengan kata lain terjadi kehamilan, maka lapisan darah akan dipertahankan guna mendukung pertumbuhan janin. Kenapa Bisa Mengeluarkan Darah Meski Hamil? Mengeluarkan darah saat hamil merupakan kondisi yang umum menimpa para ibu hamil. Sekitar 2 dari 10 wanita dilaporkan pernah mengeluarkan darah dari vagina saat sedang hamil. Hal ini terutama terjadi saat trimester pertama masa kehamilan. Pe [...]

Biang Keringat Dapat Menjadi Pertanda Kondisi yang Serius

Biang Keringat Dapat Menjadi Pertanda Kondisi yang Serius

Bayi Anda menangis saat hawa udara sedang panas. Setelah diperhatikan, ternyata ada bintik-bintik merah yang sepertinya terasa gatal pada salah satu bagian tubuhnya. Inilah salah satu ciri utama biang keringat pada bayi. Hati-hati, meski biasa terjadi, biang keringat dapat menjadi tanda adanya risiko kondisi yang berbahaya. Biang keringat atau miliaria terjadi karena adanya penyumbatan pada pori kulit sehingga keringat tidak dapat keluar. Kondisi ini dapat menjadi lebih parah ketika bayi banyak berkeringat. Hal ini diakibatkan oleh pori-pori kulit bayi lebih kecil dibandingkan pori-pori kulit orang dewasa. Selain itu, kelenjar keringat bayi belum terbentuk dengan sempurna. Ruam merah biasanya terlihat pada lipatan kulit atau area yang tertutup pakaian, seperti pada leher, perut, dada, atau bokong. Ruam juga dapat terjadi pada kepala jika bayi Anda sering memakai topi. Pertolongan Pertama: Usir Panas Oleh karena disebabkan keringat, maka biang keringat umumnya terjadi pada saat hawa udara terasa panas dan lembap. Langkah pertama untuk menangani biang keringat adalah dengan mengondisikan bayi Anda berada di ruangan yang sejuk. Jika berada di luar ruangan, temukan tempat teduh yang [...]

Menimbang Sisi Positif dan Negatif Dot Bayi

Menimbang Sisi Positif dan Negatif Dot Bayi

Salah satu topik yang sering mengemuka di antara orang tua adalah penggunaan dot bayi atau disebut sebagai empeng di Indonesia. Sebagian ahli mengemukakan keuntungan mengisap dot , namun ada juga yang mengungkap kerugiannya. Untuk membuat bayi merasa nyaman, kadang tak cukup menggendong atau memeluknya. Bayi memerlukan sesuatu yang dapat dimasukan ke mulutnya, bahkan saat ia tidak merasa lapar. Itu sebabnya dot bayi banyak menjadi pilihan orang tua. Berikut ini beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari dot bayi: Mengurangi risiko bayi meninggal mendadak yang disebabkan sudden infant death syndrome (SIDS). Membantu bayi dapat lebih mudah tidur. Sebagian bayi mengalami kesulitan tidur, dot bayi kemungkinan dapat membantu. Dot juga dapat menenangkan bayi yang rewel. Dapat dimanfaatkan sebagai pengalih perhatian. Misalnya, saat bayi harus menjalani imunisasi, tes darah atau prosedur lain. Mengurangi rasa tidak nyaman ketika bayi bepergian dengan pesawat. Jika orang dewasa dapat menguap atau mengonsumsi makanan ringan untuk meringankan nyeri di telinga akibat perubahan tekanan udara, maka untuk bayi dapat memanfaatkan dot bayi. Melepas kebiasaan menggunakan dot bayi lebih mudah [...]

Menjaga Dapur Bebas Bakteri

Menjaga Dapur Bebas Bakteri

Tempat cuci piring di dapur Anda mengandung bakteri 100.000 kali lebih banyak dibandingkan jumlah bakteri di kamar mandi. Dalam sehari, sebuah bakteri dapat berlipat ganda hingga 8 juta sel. Jika tidak dibersihkan secara teratur, dapur yang menjadi tempat menyiapkan makanan untuk keluarga dapat menjadi sarang perkembangbiakan bakteri. Langkah berikut ini dapat menjadi panduan dalam menjaga dapur dari bakteri penyebab penyakit. Ganti spons secara teratur Spons yang Anda gunakan tiap hari untuk mencuci perangkat makan dan alat masak mengandung ribuan bakteri, termasuk E. coli dan salmonella. Benda ini sulit dibersihkan, sehingga lebih baik ganti dengan spons yang baru secara rutin. Ini juga berlaku untuk lap pencuci piring, pengering tangan, dan celemek yang sebaiknya dicuci setidaknya seminggu sekali. Papan pemotong yang berbeda Jika memungkinkan, gunakan papan pemotong yang berbeda untuk daging hewan, sayur, dan makanan laut. Sebisa mungkin cuci benda ini dan perangkat masak lainnya dengan air hangat dan sabun pencuci piring. Hal ini dikarenakan sebuah papan pemotong mengandung bakteri tiga kali lebih banyak dibandingkan jumlah bakteri yang terdapat pada permukaan tempat duduk t [...]

Penyebab Infertilitas Bagi Kaum Pria

Penyebab Infertilitas Bagi Kaum Pria

Masalah infertilitas atau kemandulan cenderung disebut sebagai permasalahan wanita. Kenyataannya tidak demikian. Baik pria dan wanita masing-masing dapat memiliki permasalahan pada organ reproduksi yang dapat memengaruhi fertilitas atau kesuburan mereka. Sekitar 30 persen kasus infertilitas yang terjadi melibatkan gangguan pada sisi pria. Ada dua kemungkinan, yaitu infertilitas pria jadi masalah utama pasangannya untuk hamil. Kemungkinan kedua adalah infertilitas sebagai kombinasi penghambat kehamilan, sebab dari sisi wanita juga memiliki masalah kesuburan. Pemeriksaan kesuburan bagi pria sama pentingnya dengan pemeriksaan kesuburan wanita. Meski sebagian besar pria merasa enggan untuk memeriksakan diri, terutama karena malu, namun nyatanya penting untuk dilakukan secepatnya untuk memastikan letak permasalahan. Untuk pemeriksaan ini, pria yang merasa memiliki masalah dengan kesuburan dapat berkonsultasi kepada dokter spesialis urologi. Dokter akan melakukan identifikasi masalah sekaligus tindakan yang dapat membantu untuk mengatasi kondisi tersebut. Kemungkinan Penyebab Infertilitas Pria Masalah yang memicu ketidaksuburan pria dapat disebabkan oleh beragam hal, antara lain ganggu [...]

Penanganan dan Obat Flu pada Ibu Hamil

Penanganan dan Obat Flu pada Ibu Hamil

Mengobati flu pada ibu hamil tidaklah sesederhana seperti pengobatan orang pada umumnya. Sebab, janin dapat ikut terkena dampak jika pemilihan obat flu untuk ibu hamil tidak tepat. Daya tahan tubuh wanita selama hamil melemah sehingga akan semakin rentan terkena flu. Bahkan penelitian memperlihatkan jika flu pada ibu hamil dapat berlangsung tiga kali lebih lama. Gejala flu pada ibu hamil serupa dengan orang lain pada umumnya, yaitu batuk, sakit tenggorokan, pilek dan demam tinggi. Tak jarang muncul gejala lain seperti lelah, muntah, diare, sakit kepala, dan rasa sakit pada tubuh. Flu pada masa kehamilan memiliki risiko komplikasi lebih tinggi. Misalnya bronkhitis dan pneumonia. Selain itu, dikhawatirkan flu dapat memengaruhi pertumbuhan bayi sehingga menyebabkan persalinan prematur hingga berat badan lahir rendah. Penanganan Alami Untuk mengobati flu secara alami, ibu hamil dapat meminum banyak cairan seperti air putih atau jus, mengonsumsi permen pelega tenggorokan dan banyak beristirahat. Untuk meredakan hidung tersumbat, letakkan mesin pelembap udara di dalam ruangan. Selain itu, Anda juga bisa mencoba mandi dengan air hangat. Kemudian untuk meringankan batuk atau sakit teng [...]

Cegah Kehamilan dengan KB Alami

Cegah Kehamilan dengan KB Alami

Mencegah kehamilan bisa dilakukan dengan memakai alat kontrasepsi seperti pil KB, KB suntik, dan KB spiral. Namun ternyata ada metode kontrasepsi tanpa alat yang bisa mencegah kehamilan yaitu dengan KB alami. KB alami bisa dijadikan opsi untuk mereka yang tidak mau tubuhnya dimasuki benda asing, tidak cocok memakai alat kontrasepsi atau takut dengan efek sampingnya. Ada tiga cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kehamilan dengan KB alami yaitu tidak berhubungan seksual di masa ovulasi, memberikan ASI eksklusif dan mengeluarkan penis sebelum ejakulasi. Tidak Berhubungan Seksual di Masa Ovulasi Peluang hamil sangat tinggi ketika Anda berhubungan seksual pada masa subur atau saat ovarium melepas sel telur (ovulasi). Kehamilan dapat terjadi saat sperma membuahi sel telur pada masa tersebut. Untuk mencegah kehamilan dengan KB alami, yang perlu Anda lakukan adalah tidak berhubungan seksual ketika wanita sedang dalam masa ovulasi. Meski begitu, peluang hamil masih bisa terjadi ketika Anda berhubungan seksual sebelum atau setelah masa ovulasi karena sperma dapat bertahan di dalam tubuh wanita selama dua hingga tiga hari atau bahkan lima hari, sementara sel telur dapat bertahan tiga [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *