Apakah Transgender Bisa Memiliki Anak?

transgender.jpg

Salah satu pertanyaan menarik ketika berbicara tentang transgender adalah apakah mereka bisa memiliki anak atau tidak.

Dilansir dari Center of Excellence for Transgender Health, Kamis (16/10/2014), transgender baik transwoman (pria-ke-perempuan) maupun transmen (perempuan-ke-pria) dapat memiliki anak sebagaimana yang lain.

Untuk transwoman, beberapa pilihan yang dapat dilakukan adalah:

1. Gunakan sperma Anda sendiri kepada pasangan Anda. Tentu saja jika Anda masih memproduksi sperma.

2. Anda dapat mendonasikan sperma Anda kepada mereka yang mau, atau simpan sperma Anda di bank sperma dan gunakan ketika Anda siap memiliki anak.

3. Anda juga dapat mengadopsi anak’

Sedangkan untuk transmen, cara yang dapat dilakukan adalah:

1. Seperti sperma, Anda juga dapat menyimpan sel telur Anda dan gunakan ketika Anda siap memiliki anak. Anda dapat melakukan ini sebelum operasi menghilangkan ovarium dan uterus.

2. Anda dapat menyumbangkan sel telur untuk pasangan perempuan Anda, atau mereka yang bersedia hamil untuk Anda.

3. Anda juga dapat memiliki anak seperti biasa kalau ovarium dan rahim Anda belum diangkat. Tentu saja, Anda juga bisa memilih opsi mengadopsi anak.

Itulah pilihan-pilihan untuk Anda, para transgender, untuk memiliki anak. Meskipun begitu, tentu saja pilihan akhirnya tetap di tangan Anda.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Wawancara Wamenkes Ali Ghufron: Kalau Berisiko MERS Tunda Umrah

Wawancara Wamenkes Ali Ghufron: Kalau Berisiko MERS Tunda Umrah

Ratusan orang meninggal karena virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV). Sayangnya, hingga kini penyakit yang menyerang saluran pernapasan tersebut belum ada vaksin dan obatnya. Padahal, di Indonesia banyak calon jamaah umrah dan haji yang hendak beribadah di negara yang disebut-sebut sebagai awal mulanya penyebaran MERS.Tapi, Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan sampai saat ini belum ada kasus MERS di Indonesia terbukti positif. Meski demikian, semua pihak tetap harus mewaspadai MERS tapi jangan panik.Berikut hasil wawancara Liputan6.com dengan Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti di kantornya di Kementerian Kesehatan dan ditulis Senin (26/5/2014):Bisa dijelaskan secara sederhana apa itu virus MERS?Virus MERS itu adalah virus yang ditularkan oleh diduga keras dari unta, yang biasanya dikenal dari Saudi Arabia, oleh karena itu kita sebut sebagai MERS corona virus, atau Middle East Respiratory Syndrome virus korona, seperti itu.Seperti apa penularan virus ini? Dengan bersentuhan atau lewat ngobrol?Sebetulnya tentu masih di dalam proses penyelidikan terus menerus, tetapi yang jelas, diduga dari air liur, dari cairan, kemudian termasuk juga k [...]

[VIDEO] Wawancara Zoya Amirin: Menjaga Anak dari Kekerasan Seks

[VIDEO] Wawancara Zoya Amirin: Menjaga Anak dari Kekerasan Seks

Kasus pelecehan seksual di TK Jakarta International School (JIS) meninggalkan luka fisik dan batin kepada korban dan keluarganya. Tak hanya itu, kasus ini juga mencoreng dunia pendidikan di Indonesia. Bagaimana menjaga anak-anak dari kekerasan seksual di mana pun berada baik di rumah, tempat public atau sekolah? Pendidikan seks seperti apa yang baik untuk bekal pengetahuan anak-anak Indonesia? Dan apa yang terjadi pada anak korban pelecehan seksual nanti? Berikut wawancara khusus redaksi liputan6.com dengan ahli Psikolog Seksual Zoya Amirin seperti dipublikasikan, Kamis (17/4/2014): [...]

Kurang Gizi Tak Pandang Kaya atau Miskin

Kurang Gizi Tak Pandang Kaya atau Miskin

Jangan kira kalau hanya orang miskin yang bisa mengalami kurang gizi. Orang kaya pun juga memiliki risiko yang sama. Apalagi perubahan gaya hidup membuat orang-orang beralih dari makanan tradisional ke makanan cepat saji. Seperti disampaikan pakar gizi dari Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Endang L. Achadi bahwa prevalensi stunting pada balita diantara kelompok kaya sangat tinggi. "Orang pendek dari keluarga miskin memang lebih banyak daripada dari keluarga kaya. Tapi orang kaya yang pendek juga banyak," kata Endangsaat seminar media dalam rangka Ulang Tahun PT Sarihusada ke 60 di Yogyakarta, ditulis Minggu (31/8/2014 Laporan Riset Dasar Kesehatan (Riskesdas) 2007, kata Endang, juga menunjukkan perbedaan antara kuintil 1 (termiskin) dan 5 (terkaya) ternyata hanya terpaut 10 persen. "Kurang gizi pada balita, utamanya stunting (pendek) masih sangat tinggi pada semua tingkat ekonomi, walaupun lebih tinggi pada kelompok miskin. Sedangkan obesitas pada balita bertambah, pada kelompok miskin hampir setinggi kelompok kaya," jelasnya. "Jadi jangan kira ini masalah sepele. Masalah gizi itu serius. Sedikit perhatian tapi dampaknya luar biasa," tambahn [...]

Kesehatan Wanita di Tempat Kerja Jadi Perhatian Kemenkes

Kesehatan Wanita di Tempat Kerja Jadi Perhatian Kemenkes

PeduliSehat.info, Subang - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga, menyambut baik upaya untuk menangani masalah kesehatan yang mempengaruhi angka kesakitan dan angka kematian ibu pekerja pabrik di Indonesia.Program dengan nama 'MSD for Mothers' ini digawangi oleh Merck Sharp and Dohme (MSD) bekerja sama dengan Project HOPE dan Yayasan Kusuma Buana (YKB).Direktur Pelayanan Kesehatan Yayasan Kusuma Buana, Adi Sasongko mengatakan, hasil survei dasar yang dilakukan Project HOPE dan YKB menunjukkan bahwa 40 persen dari pekerja yang disurvei mengalami anemia. Sebesar 21 persen lainnya, memiliki kadar hemoglobin (Hb) sedikit di atas batas normal yang berisiko menjadi anemia."Tak ingin ini terus dialami oleh para pekerja, kami menyarankan pada pabrik untuk mengadakan klinik dan training kader untuk memberikan penyuluhan tentang hidup sehat. Pencegahan itu kan, jauh lebih baik," kata Adi dalam diskusi bertema 'Peningkatan Kesehatan Wanita di Tempat Kerja', di Subang, Jawa Barat, Selasa (6/5/2014)Pabrik PT Hansoll Hyun tampaknya menyadari hal itu, yang membuat manajemennya memutuskan untuk mengikuti saran yang diberikan Project HOPE d [...]

Jokowi Harapkan KJS dan JKN Tak Tumpang Tindih

Jokowi Harapkan KJS dan JKN Tak Tumpang Tindih

Gubernur DKI Joko Widodo mengharapkan penggunaan Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak tumpang tindih agar tidak mengganggu pelayanan kesehatan. "Jangan sampai KJS tidak terpakai, terus pakai JKN," ujar Joko Widodo saat meninjau penerapan Kartu Jakarta Sehat (KJS) setelah diberlakukannya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Jatinegara, Jakarta Timur, seperti dikutip dari Antara Selasa (7/1/2014). Menurut dia, Kartu Jakarta Sehat (KJS) bergabung dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ada pelayanan yang diberikan KJS yang sebelumnya ada menjadi tidak ada pada JKN. "KJS gabung dengan JKN, tapi ada pelayanan-pelayanan yang dulu diberikan di KJS, sekarang setelah jadi JKN tidak diberikan seperti cek darah di puskesmas, IKG, dan pelayanan lain harus bayar," kata dia. Karena itu pihaknya membicarakan lebih lanjut kepada badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) mengenai permasalahan itu. Terkait kasus tumpang tindih antara KJS dan JKN, Kepala Puskesmas Jatinegara Yeni Restuti mengutarakan bahwa di tempatnya bekerja belum ditemukan kasus itu karena warga biasanya berobat ke puskesmas menggunakan kartu jakarta sehat (KJS). Sebelumnya, Pemerinta [...]

Persiapan Chef Eddrian Hadapi Tahun Baru Imlek

Persiapan Chef Eddrian Hadapi Tahun Baru Imlek

Perayaan imlek tahun ini yang jatuh pada tanggal 31 Januari ini disambut antusias masyarakat etnis Tionghoa. Chef Eddrian merupakan salah satu yang merasakan kebahagiaan menyambut perayaan yang identik dengan warna merah ini.Koki favorit Wakil Gubernur DKI Ahok ini memiliki beberapa ritual khusus sebelum imlek seperti beribadah, membersihkan tempat tinggal dan mempersiapkan makanan. "Imlek itu menurut saya seperti idul fitri, hari kemenangan untuk saya. Dan ada beberapa ritual yang dilakukan dan itu dilakukan juga masyarakat yang merayakan imlek," kata Pria asal Toboali, Bangka kelahiran 7 Januari 1975 ini, Senin (27/1/2014).Setiap tanggal 22 Desember, Cheff Eddrian selalu membuat one-onde karena itu merupakan kewajiban. "Sebelum imlek itu biasanya tanggal 22 Desember selalu diwajibkan membuat kue onde-onde yang artinya reuni keluarga. Hari membuat onde-onde itu disebut kotung. Namun kalau di keluarga ada yang meninggal sebelum satu tahun ya tidak boleh membuat onde-onde," katanya.Membuat onde-onde menurut Cheff Eddrian sudah menjadi tradisi wajib dari leluhur menyambut imlek dan menurut perhitungan Cina selalu jatuh pada tanggal 22 Desember. Selain itu, kue keranjang juga merupaka [...]

Pemerintah Indonesia Dianggap Tak Serius Lindungi Anak

Pemerintah Indonesia Dianggap Tak Serius Lindungi Anak

Pemerintah dianggap tidak memiliki komitmen penuh untuk melindungi seluruh anak Indonesia. Selama ini, mereka dianggap hanya berjanji untuk melindungi anak-anak itu, tanpa ada bukti nyata. Kartono Mohammad mengatakan, kalau benar pemerintah memiliki komitmen tersebut, sudah seharusnya mereka melakukan segala hal yang memiliki tujuan melindungi anak. Salah satunya dengan mengaksesi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). "Kenyataannya, pemerintah justru membiarkan anak-anak kita diberi sample rokok. Dan membiarkan rokok membuat iklan, serta sponsorship untuk anak-anak," kata Kartono Mohammad. Dalam Konferensi Pers 'Urgensi FCTC untuk Perlindungan Anak' di Hotel Akmani, Jl. Wahid Hasyim, Jakarta, pada Senin (15/9/2014), salah seorang Pengurus Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Indonesia menyayangkan bahwa masih ada perusahaan rokok yang dibiarkan melakukan suatu aksi bertopengkan CSR, yang justru secara tersirat memperkenalkan produk mereka ke anak-anak. "CSR dalam bentuk mobil perpustakaan atau mereka sebut dengan mobil pintar, tapi ada tulisan 'LA'. Lalu, membiarkan anak-anak mengelilingkan mobil tersebut," kata Kartono. Kartono melanjutkan, jika perusahaan rokok berniat [...]

Warga China Tak Pernah Bilang `Wo Ai Ni`, Kenapa?

Warga China Tak Pernah Bilang `Wo Ai Ni`, Kenapa?

Masih hangat mungkin bila membicarakan kebiasaan masyarakat China yang tengah merayakan tahun baru Imlek. Karena ada satu hal yang menarik yang mungkin belum Anda ketahui bahwa orang China tak pernah mengucapkan 'I Love You' bagi keluarga maupun sanak saudara.Dalam bahasa Mandarin kalimat 'Aku mencintaimu' diterjemahkan sebagai 'Wo ai ni', tapi ternyata bahasa universal yang menandakan rasa sayang dan cinta pada keluarga dan pasangan itu jarang sekali diucapkan, bahkan bisa dibilang hampir tidak pernah diucapkan oleh orang China itu sendiri. The Global Times pernah melaporkan bahwa dua video online yang menunjukkan anak-anak memberitahu orang tuanya dengan menyebutkan 'I love you' ini mulai ramai diperbincangkan. Tapi sayangnya, tanggapan orangtua dan kerabat cukup mengherankan."Yang pertama direkam oleh stasiun TV Anhui, disana ada sejumlah mahasiswa yang memberitahu orang tuanya bahwa mereka mencintainya. Tapi tanggapannya datar dan balik bertanya, 'Apakah kau mabuk?' tanya salah satu orang tua. Dalam video lain yang serupa dan direkam oleh stasiun TV Shanxi, seorang ayah justru menjawab dengan tegas, 'Saya akan rapat, jadi hentikan omong kosong ini'," tulis laporan media setempa [...]

Jerawatan Bukan Karena Makan Kacang

Jerawatan Bukan Karena Makan Kacang

Selama ini, banyak informasi yang beredar bahwa makan kacang membuat muncul jerawat. Namun, menurut ahli gizi di Charlottetown PEI, Rachelle Wood kacang malah mengandung sumber mineral selenium dan zinc yang dibutuhkan untuk kulit terutama yang berjerawat. Selain kacang, ada banyak makanan lain yang perlu dikonsumsi untuk mencegah maupun untuk tak memperburuk hadirnya jerawat di wajah. Seperti dilansir laman Huffington Post, Selasa (17/9/2014) berikut daftarnya. 1. SalmonIkan merupakan sumber lemak yang baik dengan kandungan Omega-3 dan Omega-6. Asam lemak ini membantu mengurangi peradangan dalam tubuh yang memicu sel untuk menyumbat pori-pori dan berpotensi menyebabkan jerawat. 2. AvokadAvakod --yang dikenal masyarakat dengan alpukat -- merupakan buah yang kaya Vitamin E yang meningkatkan vitalistas kulit. Selain itu, menurut Wood, avokad juga kaya Vitamin C yang mengurangi peradangan pada kulit dan secara alami melembapkan kulit. 3. Anggur merahSaat memakan anggur merah, jangan lupa sertakan juga untuk mengonsumsi bijinya. "Daging dan biji anggur meraha mengandung bahan kimia alami yang kuat serta antioksidan yang terbukti untuk mengobati kulit bermasalah," terang Wood/ [...]

Penyakit Kencing Tikus, Paling Bahaya Kala Musim Banjir

Penyakit Kencing Tikus, Paling Bahaya Kala Musim Banjir

Berbagai macam penyakit berbahaya mengintai ketika banjir tib, terlebih buat anak-anak. Salah satu penyakit berbahaya yang harus diwaspadai adalah penyakit kencing tikus atau lebih dikenal dengan leptospirosis. Spesialis Anak Rumah Sakit Premier Jatinegara, dr. Marissa Tania Stephanie Pudjiadi, SpA, menyebutkan, meski banyaknya penyakit yang harus diwaspadai saat banjir melanda seperti sekarang ini, tapi leptospirosislah yang cukup mengkhawatirkan. Lantas, seperti apa gejalanya?"Gejalanya hampir sama seperti flu. Demam, kuning, dan kemudian daerah betis sakit sekali," kata Marissa dalam acara `Pentingnya Menjaga Kesehatan Anak` di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta, ditulis Health Liputan6.com pada Selasa (21/1/2014).Gejala lain yang sering dirasakan adalah sakit kepala, menggigil, dan nyeri. Tak jarang pula, penderita juga mengalami diare. Jika sudah seperti ini, harus segera dibawa ke rumah sakit agar ditangani secara medis."Pada tahap lebih lanjut, harus diperiksa di laboratorium," kata Marissa menjelaskan.Bagi yang memiliki luka pada kaki, usahakan untuk senantiasa memakai alas kaki tertutup agar terhindar dari infeksi yang berasal dari kuman penyakit kencing tikus ini.(Ad [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *