Apakah Transgender Bisa Memiliki Anak?

transgender.jpg

Salah satu pertanyaan menarik ketika berbicara tentang transgender adalah apakah mereka bisa memiliki anak atau tidak.

Dilansir dari Center of Excellence for Transgender Health, Kamis (16/10/2014), transgender baik transwoman (pria-ke-perempuan) maupun transmen (perempuan-ke-pria) dapat memiliki anak sebagaimana yang lain.

Untuk transwoman, beberapa pilihan yang dapat dilakukan adalah:

1. Gunakan sperma Anda sendiri kepada pasangan Anda. Tentu saja jika Anda masih memproduksi sperma.

2. Anda dapat mendonasikan sperma Anda kepada mereka yang mau, atau simpan sperma Anda di bank sperma dan gunakan ketika Anda siap memiliki anak.

3. Anda juga dapat mengadopsi anak’

Sedangkan untuk transmen, cara yang dapat dilakukan adalah:

1. Seperti sperma, Anda juga dapat menyimpan sel telur Anda dan gunakan ketika Anda siap memiliki anak. Anda dapat melakukan ini sebelum operasi menghilangkan ovarium dan uterus.

2. Anda dapat menyumbangkan sel telur untuk pasangan perempuan Anda, atau mereka yang bersedia hamil untuk Anda.

3. Anda juga dapat memiliki anak seperti biasa kalau ovarium dan rahim Anda belum diangkat. Tentu saja, Anda juga bisa memilih opsi mengadopsi anak.

Itulah pilihan-pilihan untuk Anda, para transgender, untuk memiliki anak. Meskipun begitu, tentu saja pilihan akhirnya tetap di tangan Anda.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Lakukan 5 Hal Ini Agar Terhindar dari Diabetes

Lakukan 5 Hal Ini Agar Terhindar dari Diabetes

Selain genetik, pola hidup juga memengaruhi tingginya risiko diabetes tipe 2. Data International Diabetes Federation mencatat, di dunia, ada 382 juta penderita diabetes dengan angka kematian mencapai 5,1 juta orang. Artinya, setiap enam detik, ada satu penderita diabetes yang meninggal. Diperkirakan pada 2035, angka tersebut mencapai dua kali lipat, hingga 592 juta jiwaTingginya angka kesakitan ini seringkali membuat orang khawatir. Tapi tenang, bila Anda mengikuti 5 saran dari pakar kesehatan dari Foxnews, Dr. Manny Alvarez mungkin bisa mengurangi risiko diabetes. Catat yang perlu Anda lakukan:1. Diet sehat, termasuk mengonsumsi banyak buah-buahan dan sayuran2. Olahraga tiga kali seminggu, paling sedikit 20 menit setiap kalinya.3. Menjaga Berat tubuh normal (BMI antara 18,5 dan 24,9)4. Tidak merokok5. Tidak mengonsumsi Alkohol"Kelima hal ini bisa mengurangi diabetes. Namun yang paling penting, menjaga berat badan tetap ideal adalah kuncinya," kata Manny. [...]

Kuis : Cek Apakah Ortu Anda Menderita Alzheimer?

Kuis : Cek Apakah Ortu Anda Menderita Alzheimer?

Apa saja tanda-tanda kena Alzheimer? Penyakit ini biasa dialami oleh orangtua. Perhatikan orangtua Anda lalu jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diambil dari ivillage berikut ini dengan ya atau tidak. Setelah selesai cocokkan dengan kunci jawaban di bawah. Selamat mengikuti. 1. Apakah ia sering lupa pada pengalaman yang baru saja terjadi serta nama-nama orang yang sudah dikenal? 2. Apakah ia sekarang terlihat kesulitan melakukan tugas-tugas rutin seperti memasak atau mencuci dengan mesin? 3. Apakah ia tampak kesulitan mengekspresikan pemikiran-pemikiran sederhana? 4. Apakah ia mudah kesasar bila bepergian ke tempat lain? 5. Apakah belakangan ini ia kelihatan sering salah memakai pakaian (saat udara panas, tapi malah mengenakan pakaian berlapis-lapis) atau menghabiskan banyak uang membeli barang yang tidak perlu? 6. Apakah ia kesulitan untuk berpikir abstrak (membuat perbandingan, mengorganisasi data, mengasosiasikan objek dengan pemikiran)? 7. Apakah ia sering salah meletakkan barang (misalnya meletakkan setrikaan di kulkas atau gelang di dalam tempat gula)? 8. Apakah ia tampak mengalami perubahan drastis pada suasana hati atau perilakunya (misalnya tiba-tiba marah atau men [...]

Puluhan Tahun Tak Hamil? Coba Cara Ini!

Puluhan Tahun Tak Hamil? Coba Cara Ini!

Menikah sudah puluhan tahun, tapi belum juga dikaruniai momongan? Menurut Spesialis Kandungan Senior sekaligus ketua International Fertility Centre di India, Dr. Rita Bakshi, bisa jadi wanita tersebut mengalami masalah terkait kesuburannya.Maka itu, Dr. Rita Bakshi pun membagikan tips bagi wanita untuk meningkatkan kesuburan. Seperti dikutip laman Health Me Up, Kamis (2/1/2013), berikut beberapa tips yang mungkin membantu dari Dr. Rita :1. Cek pola hidupApa yang Anda makan dan Anda kerjakan adalah apa yang Anda dapatkan sekarang ini. Dikatakan Rita, bisa jadi kesuburan Anda saat ini dipengaruhi oleh makanan dan pola hidup yang Anda lakukan.Untuk itu, makanlah dengan benar, tetap rutin berolahraga, dan menjaga stres Anda sendiri, jika memang ingin hamil.2. Makanan sehatJika Anda ingin hamil, asuplah makanan sehat dan lakukan diet seimbang. Hal pertama yang harus Anda lakukan pertama kali adalah memerhatikan sarapan. Sebab, bila Anda rutin sarapan maka dapat mengontrol kadar gula Anda. Jangan lupa, masukkan asam lemak omega-3 dalam diet Anda.3. Konsumsi suplemenMeski sudah rutin mengonsumsi buah dan sayuran segar, Anda juga disarankan mengonsumsi suplemen. Sebelumnya, konsultasilah k [...]

Mau Terlihat 10 Tahun Lebih Muda, Peliharalah Anjing

Mau Terlihat 10 Tahun Lebih Muda, Peliharalah Anjing

Dari sekian cara untuk tampil awet muda, mungkin ini yang paling menarik. Karena peneliti dari Skotlandia menemukan bahwa memiliki binatang peliharaan seperti anjing bisa membuat awet muda.Peneliti Dr Zhiqiang Feng dari St Andrews University mengatakan, jika Anda memiliki anjing di rumah, tingkat aktivitas fisik Anda setara dengan seseorang 10 tahun lebih muda. "Mungkin tidak menambahkan satu dekade hidup Anda, tapi memiliki anjing terbukti dapat mencegah sejumlah penyakit seperti kondisi otot dan tulang serta meningkatkan kesehatan mental," ungkapnya, seperti dikutip laman Dailymail, Jumat (18/7/2014).Selain manfaat fisik, Feng mengatakan, pemilik anjing rata-rata memiliki tingkat depresi yang lebih rendah. Mungkin karena antara pemilik dan anjing memiliki ikatan yang saling membantu meningkatkan manfaat kesehatan."Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Preventive Medicine ini juga melihat pemilik anjing jarang mengalami kecemasan dan depresi," jelas dosen senior di universitas Fakultas Geografi dan Geosciences tersebut. [...]

Derita Penyakit Langka, Balita Ini Butuh Transplantasi Jantung

Derita Penyakit Langka, Balita Ini Butuh Transplantasi Jantung

Malang benar nasib balita asal Georgia ini. Grace Cantrell (3) membutuhkan transplantasi jantung setelah didiagnosis penyakit Kardiomiopati Restriktif, suatu kondisi medis yang ditandai dengan mengerasnya dinding otot jantung sehingga proses pemompaan jantung jadi sulit. Mengutip laman Foxnews, Jumat (5/12/2014) orangtua Grace mengungkapkan anaknya mulai mengalami gangguan aneh sejak Maret silam. "Malam itu kami membawa Grace ke RS. Dia diminta untuk melakukan USG jantung dan hasilnya ternyata dia menderita kardiomiopati restriktif, penyakit yang dialami 1-2 anak saja di Georgia setiap tahun," katanya.Karena sulitnya mencari donor jantung anak, saat ini Grace hanya berbaring di RS bersama orangtuanya. Untuk sementara, Grace hanya menerima pengobatan melalui infus. "Sangat menakutkan dan mengejutkan, tapi dia selalu tampak begitu sehat," kata ibunya. [...]

Penderita Skizofrenia Bukan Orang Gila!

Penderita Skizofrenia Bukan Orang Gila!

Masih banyaknya anggapan negatif seputar skizofrenia. Ketua Umum KPSI (Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia), Bagus Utomo menegaskan bahwa ODS (Orang Dengan Skizofrenia) bukanlah orang gila."Nggak ada orang gila di dunia ini. Kalau adapun, saya akan bilang kalau koruptor lah orang gila. Skizofrenia ini adalah masalah kejiwaan yang bisa pulih. Jadi kita butuh simpati daripada cemoohan," tegas Bagus saat acara Kampanye Kesadaran Publik 'Lighting the Hope for Schizophrenia' di Plaza Senayan, ditulis Minggu (16/2/2014).Bagus menerangkan, ODS jika dikelola dengan baik akan bisa pulih semaksimal mungkin jadi ia berharap mitos gangguan jiwa yang tidak bisa pulih, lama-lama bida terkikis sehingga tidak ada lagi self stigma pada ODS."Self stigma itu adalah perasaan yang dialami ODS ketika ia merasa dirinya gila. Ia bisa shock dan bilang 'oh saya gila'. Kalau sudah begini akan sulit baginya untuk semuh. Itu yg susah banget dan juga menjadi penghalang untuk recovery," kata Bagus.Maka itu, Bagus mengatakan, bila ada anggota keluarga yang mengalami gejala skizofrenia, tidak perlu takut untuk membawanya ke dokter."Nggak perlu takut ke pelayanan kesehatan terdekat seperti puskesmas, dokter, psi [...]

Top 5 Health: Racikan Infused Water Mencuri Perhatian

Top 5 Health: Racikan Infused Water Mencuri Perhatian

Meminum air adalah salah satu hal terbaik yang dilakukan untuk merawat kesehatan tubuh. Air putih dapat mengatur temperatur tubuh hingga melindungi organ vital. Tetapi, jika meminum air putih terasa membosankan, cobalah infused water. Tak hanya artikel mengenai mengatasi kebosanan minum air dengan infused water, masih ada empat artikel lainnya yang berhasil masuk ke dalam jajaran 5 artikel terpopuler pada Jumat (12/12/2014): 1. 4 Campuran Buah untuk Racik Infused Water Untuk membuat infused water, Anda hanya perlu sediakan air putih, buah, sayur atau tanaman obat sebagai campurannya dan botol minuman. Tetapi, perlu diketahui bahwa hanya buah yang mengandung asam saja yang cocok diracik dengan air. Lantas, apa saja racikan yang pas untuk membuat infused water? 2. Selain Gangguan Ereksi, Ini 3 Masalah yang Kerap Dialami Pria Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu gangguan urologi yang kerap terjadi pada pria dan paling ditakuti oleh pria berusia dewasa. Namun, masalah pada organ intim pria bukan DE saja, melainkan masih banyak kondisi lain yang patut untuk diwaspadai. Penasaran? Simak artikel ini selengkapnya. 3. 4 Cara Alami Kurangi Lemak Payudara Oleh karena itu, di bal [...]

Risiko Pakai Bra Terlalu Ketat

Risiko Pakai Bra Terlalu Ketat

Bra ketat bisa jadi membantu membentuk dan menyangga payudara sehingga terlihat lebih besar. Namun harus diingat, bila terlalu ketat, ada efek buruk untuk kesehatan Anda. Apa sajakah itu?Dilansir laman Health Me Up, Kamis (2/1/2013), ada beberapa efek buruk terhadap kesehatan bila terlalu ketat dalam mengenakan bra. 1. Sesak napasJika bra Anda terlalu ketat, atau jika undewire tidak pas pada tulang dada, lambat laun Anda akan merasakan sesak napas, bahkan tidak bisa bernapas sama sekali. 2. Gangguan pencernaanKita beranggapan bahwa gangguan pencernaan disebabkan karena kurangnya individu tersebut dalam mengonsumsi sayur dan buah. Tapi siapa sangka, kalau terlalu ketat dalam mengenakan bra, akan berefek pada gangguan pencernaan.Mengapa? Sebab bra yang ketat, dapat menghambat aliran sistem pencernaan. 3. Nyeri punggungJika ukuran bra tidak sesuai, dan underband tersedak di bagian belakang, dapat meningkatkan risiko sakit punggung. 4. Postur tubuh yang burukJika Anda membungkuk akan menyebabkan terjadinya ketegangan pada tubuh Anda 5. LecetGesekan bra yang terlalu ketat dapat menyebabkan goresan, dan membuat kulit Anda lecet. 6. Nyeri payudaraSirkulasi yang terbatas pada payudar [...]

Ini Cara Dunia Usaha Ikut Menyejahterakan Masyarakat

Ini Cara Dunia Usaha Ikut Menyejahterakan Masyarakat

Upaya menyejahterakan masyarakat tidak hanya di tangan pemerintah. Dunia usaha bisa berpatisipasi dengan mengoptimalkan Corporate Social Responsibility (CSR). ?Selama ini, pemberdayaan, pemetaan sosial dan sosialisasi CSR dilakukan secara partisipatif, sehingga bisa mendorong kemandirian bangsa, ? kata Karo Humas Kemensos Benny Setia Nugraha dalam acara sosialisasi tanggung jawab dunia usaha dalam pelayanan kesejahteraan sosial di Jakarta, Rabu (29/10/2014). Di masa lalu, CSR ini dianggap perlu dan kini justru menjadi essensil terkait investasi sosial disamping investasi bisnis. Sebab, investasi social jauh lebih hebat dari sekedar penempatan aparat keamanan untuk menjaga aset perusahaan. Investasi sosial dunia usaha menjadi kekuatan dengan tujuan, yaitu terwujudnya komunikasi timbal balik yang harmonis antarwarga, adanya komunikasi yang tulus, hadirnya komitmen kerja sama terutama untuk mengatasi gejala maupun terjadinya konflik, dan meningkatnya kemampuan dan ketrampilan partisipan mengelola usaha produktif. Kemandirian menjadi modal penting dan menjadi prinsip dalam pekerjaan sosial, yaitu membantu orang lain agar kelak bisa membantu dirinya sendiri atau help people to help [...]

Penyakit yang Tewaskan Banyak Orang di Bumi Ini

Penyakit yang Tewaskan Banyak Orang di Bumi Ini

Lebih dari 14 juta orang berusia 30-70 tahun meninggal setiap tahunnya akibat Penyakit Tidak Menular (PTM). 85 persen di antaranya di negara berkembang."Sekitar 66 persen dari mereka yang meninggal akibat PTM karena faktor risiko merokok, diet tidak sehat, dan kurang aktivitas fisik,"ujar Kepala Balitbangkes Kemenkes RI Prof Tjandra Yoga Aditama, Rabu (9/7/2014).Di dunia, kata Tjandra, pada 2010 hanya ada 30 persen negara sudah melakukan riset tentang faktor risiko PTM di negaranya. Angka ini meningkat menjadi 63 persen di tahun 2013. Indonesia sudah melakukan riset faktor risiko PTM ini pada Riset Kesehatan Dasar dan riset-riset lain yang dikerjakan Balitbangkes Kemenkes RI Dr Margaret Chan, DirJen WHO pernah mengatakan bahwa globalisasi pola hidup tidak sehat bukan hanya isu kesehatan masyarakat, tapi juga isu perdagangan dan bahkan politik."Pada 2010 baru ada 65 persen negara yang punya kebijakan terintegrasi tentang PTM, dan angka ini naik menjadi 78 persen di tahun 2013, termasuk di Indonesia,"tegas Tjandra. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *