Awal Cerita Kala Polio Mewabah di Indonesia pada 2005

yazidi.jpg

Pakar tumbuh kembang anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. Soedjatmiko, SpA (K), Msi menceritakan, wabah polio yang menghebohkan masyarakat Indonesia pada pertengahan 2005 sampai 2006, terjadi karena adanya kontak langsung antara jamaah haji asal Indonesia dengan jamaah asal Sudan dan Nigeria. Di mana sejak 2003 sampai 2006, kedua negara tersebut mengalami wabah polio dengan jumlah kasus yang cukup banyak.

“Saat orang yang mengalami kontak langsung itu pulang ke kampung halamannya, dan di kampungnya banyak orang yang tidak mau diimunisasi, semakin cepatlah penyebarannya. Tak pelak dalam waktu singkat, empat desa yang ada di Jawa terserang virus itu. Dan dalam waktu dua minggu, mengalamilah yang namanya polio,” kata Soedjatmiko.

Akibat dari penyebaran yang begitu cepat, 1.500 orang dinyatakan lumpuh, dan sekitar 350 orang dinyatakan lumpuh total dan akhirnya meninggal dunia. “Semua yang kena ini rata-rata mereka yang tidak diimunisasi. Ada satu keluarga, di mana salah seorang anggota keluarganya tidak diimunisasi menjadi korban. Sedangkan yang diimunisasi lengkap, hanya terkena dampaknya sebentar saja,” kata Soedjatmiko.

Tak lama kemudian, wabah itu pun menyebar sampai ke Medan dan Lampung.

“Itulah manfaat dari imunisasi vaksin polio. Di Jerman saja, ketika wabah polio menyerang warganya, jumlah penderitanya sangatlah sedikit. Karena apa? Karena mereka mau diimunisasi,” kata Sekretaris Satgas Imunisasi PP-IDAI & Ahli Tumbuh Kembang Anak FKUI-RSCM.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Kebiasaan Buruk yang Bikin Sakit Mental

Kebiasaan Buruk yang Bikin Sakit Mental

Tanpa kita sadari, ternyata ada kebiasaan buruk yang memengaruhi kesehatan mental. Beberapa hal umum seperti depresi mungkin sudah biasa. Tapi tahukan Anda kalau cara Anda berjalan, bicara juga berpengaruh pada kesehatan mental. Lebih jelasnya, simak ulasannya, seperti dikutip ABCNews, Senin (10/11/2014) berikut ini: 1. Bungkuk saat berjalan Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Behavior Therapy and Experimental Psychiatry menemukan bahwa ketika subjek diminta untuk berjalan dengan bahu membungkuk dengan gerakan lengan minimum, mereka cenderung mengalami suasana hati yang lebih buruk daripada mereka yang berjalan tegap. Tunggu apalagi. Angkat dagu Anda dan tegakkan bahu Anda agar pikiran Anda lebih positif.2. Selalu mengambil foto Ayo mengaku, siapa yang setiap saat selalu mengambil gambar pada setiap kegiatannya? sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychological Science menemukan bahwa selalu memotret apapaun dapat memperburuk memori. Profesor dari Departemen pPikologi di Bastyr University di Kenmore, Washington, Diedra L. Clay, PsyD mengatakan penelitian menunjukkan mereka yang selalu mengambil foto, selalu kesulitan mengingat apa yang difotonya. "Lensa te [...]

Kasus Obat dan Makanan Bermasalah Selalu Berulang, Apa Kata BPOM?

Kasus Obat dan Makanan Bermasalah Selalu Berulang, Apa Kata BPOM?

Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) memang bertugas sebagai pelindung konsumen dari obat dan makanan berbahaya. Namun, BPOM mengaku kewenangannya masih terbatas dalam menangani masalah yang masih terjadi."Kalau masih banyak masalah terkait obat dan makanan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan manfaat terjadi berulang itu karena kewenangan kami masih terbatas. Kamu selalu berusaha semaksimal mungkin," kata Kepala BPOM, dr. Roy A. Sparringa, M. App,Sc, Rabu (8/1/2014).Upaya BPOM selama satu tahun ini menurut Roy mendapatkan rapor dengan angka bagus namun masih perlu dioptimalkan."BPOM telah melakukan berbagai upaya dan hasilnya sudah baik tetapi perlu dioptimalkan lagi. Kami tidak bisa bekerja seorang diri memberantas semua penyalahgunaan obat dan makanan berbahaya. Kami juga butuh pihak kepolisian dan pemerintah lebih tegas menindak agar tidak terjadi lagi," ujarnya saat ditemui di aula gedung BPOM Jl. Percetakan Negara, Jakarta.Pengawasan obat dan makanan tahun 2013 BPOM menfokuskan pada pencegahan peredaran obat dan makanan ilegal serta penegakan hukum."Upaya tersebut yaitu pengawasan pre dan post market, pemberdayaan masyarakat dan pengem [...]

3 Sebab Kenapa Manusia Tidur

3 Sebab Kenapa Manusia Tidur

Semua mahluk hidup membutuhkan tidur, termasuk manusia serta binatang dan tumbuhan yang kita sendiri tidak pernah tahu kapan mereka memejamkan mata. Meski dari sudut pandang evolusi tidur sangat berbahaya bagi kita karena rentan terserang sejumlah penyakit, namun sejumlah teori dari para ilmuwan telah menemukan mengapa kita bisa tertidur.Berikut sejumlah alasan mengapa kita bisa atau harus tidur seperti dikutip Health Me Up, Kamis (16/10/2014)1. Tidur memperbaiki metabolisme tubuhManusia menghabiskan dua pertiga dari hari-harinya menggunakan energi untuk dapat beraktivitas. Maka itu, tanpa disadari tubuh merasa lelah yang membuat kita kerap mengantuk. Tidur sangat diperlukan pemulihan setelah tubuh digunakan untuk beraktivitas seharian penuh, karena selama itu pula saraf pada otot dan tulang merasa lelah. 2. Tidur melindungi manusiaMenurut teori evolusi, tidur dapat melindungi kita dari bahaya. Logikanya, ketika manusia itu tertidur dengan sangat lelap, maka dia tidak akan berkeliaran di malam hari, dan aman dari segala macam ancaman.3. Tidur untuk meningkatkan konsentrasiSejumlah studi psikologi telah membuktikan bahwa tidur sangat diperlukan sebagai proses untuk menyerap apa y [...]

Bukan Cuma Penyakit yang Menurun, Sifat Pemalas Juga

Bukan Cuma Penyakit yang Menurun, Sifat Pemalas Juga

Peneliti dari University of Missouri menemukan bahwa ada kecenderungan genetik untuk sifat malas yang Anda miliki. Setidaknya, daripada diminta berlari, Anda akan memilih untuk duduk menonton televisi lengkap dengan cemilannya akibat adanya gen dari orangtua. Seperti dikutip laman Nydailynews, Kamis (17/4/2014) peneliti yang mempelajari populasi tikus lebih dari sepuluh generasi ini menemukan, tikus pemalas memiliki kecenderungan genetik dari orantuanya. Penelitian yang melibatkan sekitar 50 tikus dan dilakukan oleh Franck W. Booth dan Michael D. Roberts dari University of Missouri College of Veterinary Medicine ini pada akhir percobaan menemukan, sebagian tikus dapat berolahraga sementara tikus gemuk lain rela berlama-lama dengan kentang gorengnya. "Untuk menemukan kecendrungan tersebut, kami menilai komposisi tubuh dan konten mitokondria dalam sel otot. Namun perbedaan yang paling signifikan antara dua populasi dalam gen mereka. Karena ada lebih dari 17.000 gen yang berbeda di salah satu bagian otak. Kami pun mengidentifikasi 36 gen yang mungkin memainkan peran dalam motivasi aktivitas fisik," kata Roberts. Meski temuan ini telah dipublikasikan dalam edisi terbaru American Jo [...]

Jumlah Pria Indonesia yang ‘Jajan’ Seks Meningkat 7 Kali Lipat

Jumlah Pria Indonesia yang ‘Jajan’ Seks Meningkat 7 Kali Lipat

Meskipun kondom dapat mencegah penularan HIV/AIDS, namun Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menilai masih banyak pria yang tidak mau menggunakan kondom saat bercinta dengan para penjaja seks. Data Kementerian Kesehatan bahkan mencatat jumlah pria datang ke tempat prostitusi meningkat tujuh kali lipat. "Masalahnya sampai sekarang makin banyak perilaku laki-laki yang datang ke pelacuran dan tidak pakai kondom. Khususnya kondom konsisten. Bahkan berdasar analisa laporan akhir tahun disebutkan bahwa jumlah laki-laki yang membeli seks meningkat tujuh kali lipat," jelas Menkes saat ditemui wartawan di RSUP Fatmawati, Jakarta, ditulis Selasa (22/4/2014). Menkes menerangkan, jumlah pria beli seks meningkat tujuh kali lipat atau dari 0,1 menjadi 0,7 sejak 2007. Hal ini otomatis merugikan ibu Tumah tangga (IRT) dan anak. Untuk menanggulanginya, Menkes mengatakan Kementerian Kesehatan telah melakukan upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi dengan memberikan Terapi antiretroviral (ART) serta kampanye kesehatan tentang pentingnya penggunaan kondom bagi pria. "Pemberian ART ini juga akan ditingkatkan. Karena dari 1.500 ibu hamil yang diberikan ART, ternyata hanya 106 bayi positif HIV. [...]

2 Makanan Favorit dan Enak Pencegah Pikun

2 Makanan Favorit dan Enak Pencegah Pikun

Selain mengisi lembaran teka-teki silang, sebuah studi terbaru menemukan bahwa wine atau anggur minuman bisa meningkatkan 60 persen daya ingat atau memori seseorang.Seperti dikutip Prevention, Selasa (4/11/2014), penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Alzheimer's Disease and Other Dementias ini menemukan bahwa wine bermanfaat juga untuk meningkatkan memori.Peneliti yang melibatkan 650 pria dan wanita dari bukan peminum, mereka mengalami memori episodik yang berarti memiliki ingatan dan emosi yang kuat tentang masa lalu. Penulis utama studi, Brian Downer dan timnya bahkan menganalisa hasil MRI dan menemukan mereka yang minum wine secara teratur memiliki hippocammpus 10 persen lebih besar.Selain wine, satu lagi makanan yang enak dan bisa membantu mencegah pikun yaitu cokelat. Makanan favorit hampir semua orang ini juga telah diteliti dan diterbitkan dalam Columbia University Medical Center."Kami menemukan bahwa cokelat dapat membantu mengembalikan kerusakan memori yang disebabkan oleh penuaan. Senyawa flavanols dalam cokelat membuat hippocampus mempertahankan memori," tulis peneliti.Tunggu apalagi, segera ambil cokelat di lemari pendingin dan nikmati agar Anda tidak c [...]

Dicari 304 Tenaga Medis Untuk Rawat Pasien MERS-CoV

Dicari 304 Tenaga Medis Untuk Rawat Pasien MERS-CoV

Untuk membantu menangani kasus wabah MERS-CoV di Arab Saudi, pemerintah setempat berencana untuk merekrut 304 orang dokter spesialis dan perawat. Kementerian telah meminta sebuah perusahaan perekrutan internasional untuk menyediakan tenaga medis, yang bertugas merawat pasien MERS.Kementerian pun telah mengirimkan surat kepada perusahaan untuk menyetujui pencarian staf di bidang kesehatan. Dalam surat itu, kementerian mengatakan bahwa dokter dan konsultan yang merawat anak-anak dan orangtua, berurusan dengan penyakit menular, dan kardiologi dan spesialis, akan mendapatkan bayaran sebesar SR2,000 hari atau SR 60,000 (Rp 184,4 juta) sebulan.Sedangkan untuk yang bekerja di unit perawatan intensif dengan anak-anak dan orangtua, akan mendapatkan bayaran sebesar SR1,500 per hari atau SR45,000 (Rp 138 juta) sebulan.Sementara itu, Direktur Pusat Peziarah di Bandara, Abdulghani Al-Maliki mengatakan, belum ada ditemui pasien yang menderita penyakit menular sejak awal tahun 2014. Sedangkan untuk mencegah terjadinya penularan MERS, pemerintah pusat telah memiliki 60 orang praktisi kesehatan yang senantiasa memberikan penyuluhan kepada para pekerja di bandara. Termasuk karyawan yang bekerja di b [...]

Masalah Lain yang Mengintai Jika Obesitas

Masalah Lain yang Mengintai Jika Obesitas

Banyak yang berpikir bahwa obesitas meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Hal itu memang benar. Tetapi, obesitas sendiri bukan hanya berkaitan dengan jantung dan diabetes. Ada banyak masalah lain yang mengintai jika obesitas. Bahkan, seperti dikutip dari ABC News pada Sabtu (8/11/2014), sebuah studi menunjukkan bahwa 10 persen dari masalah pada empedu, ginjal, hati dan usus besar bisa dikaitkan dengan kelebihan berat badan. Berikut beberapa masalah lain jika terkena obesitas: Kanker The National Cancer Institute memperkirakan bahwa obesitas berkontribusi pada penambahan 34 ribu kasus kanker baru pada pria dan 50 ribu pada perempuan tiap tahunnya. Migrain Peneliti Johns Hopkins yang mensurvey hampir 400 orang menemukan bahwa semakin tinggi indeks massa tubuh, semakin besar kemungkinan terkena migrain episodik atau berkala. Mereka yang obesitasnya mencapai 81 persen setidaknya mengalami 14 kali migrain setiap bulannya. Sulit Hamil Salah satu studi yang dilakukan di India menemukan bahwa 90 persen dari 300 perempuan yang obesitas berpotensi terkena penyakit ovarium polikistik. Meskipun memang hubungan antara obesitas dan sulit hamil tidak sepenuhnya jelas. M [...]

Kematian Akibat Jantung Pasti Ada Tandanya

Kematian Akibat Jantung Pasti Ada Tandanya

Kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah masih menghantui masyarakat Indonesia. Meski jumlahnya hanya 7,2 persen, tapi Spesialis Jantung Rumah Sakit Mayapada Jakarta, dr. Achyar, SpJP(K), FIHA, meyakini jumlahnya di atas angka tersebut."Saya yakin jumlahnya lebih dari itu. Hanya saja, pelaporan untuk kasus ini masih sangatlah rendah. Orang masih enggan melaporkan untuk kasus yang satu ini," kata Achyar dalam seminar bertajuk 'Jakarta Cardiovaskular Summit 2014' di The Ritz-Carlton Hotel, Kuningan, Jakarta, Sabtu (17/5/2014)Kematian untuk kondisi seperti ini biasanya tanpa gejala. Tapi, Achyar menjelaskan, tanpa gejala itu bukan berarti tidak ada tanda-tanda sama sekali. Melainkan, pasien kurang menyadari tanda-tanda yang dialaminya."Semua sakit itu ada gejalanya. Kita saja yang kurang sadar terhadap tanda-tanda dari gejala itu. Masuk angin sedikit saja langsung dikerok. Bisa jadi, itu tanda-tanda kecilnya. Biasanya, pasien baru akan ke rumah sakit kalau kondisinya sudah parah," kata dia menambahkan.Ia menjelaskan bahwa sakit dada, serangan jantung, dan kematian mendadak adalah gejala serangan jantung dan pembuluh darah.Sakit dada yang biasa dianggap biasa oleh pasien, ka [...]

Dokter Minta Puskesmas Jadi Rumah Sakit

Dokter Minta Puskesmas Jadi Rumah Sakit

PeduliSehat.info, Batam Mumpung ada Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, yang sedang mengunjungi puskesmas dan rumah sakit di Kepulauan Riau, sejumlah dokter yang bertugas di Puskesmas Belakang Padang, Kecamatan Belakang Padang, Kepulauan Riau, mencoba curhat dan mengeluarkan harapannya. Mereka ingin agar status Puskesmas bisa menjadi Rumah Sakit. Menkes pun menyadari dan mengakui layanan Puskesmas Belakang Padang cukup bagus dan transparan. Tidak banyak Puskesmas di Kecamatan dan Kelurahan lainnya yang sebagus Puskesmas tersebut, katanya. "Fungsinya sebagai Puskesmas sangat luar biasa bagus, karena Puskesmas ini memiliki tugas untuk melakukan pencegahan, promosi kesehatan, dan diagnosa dini, bahkan membantu masyarakat yang memiliki penyakit kronis," kata Menkes di Aula Pertemuan Samping Puskesmas Belakang Padang, Kepulauan Riau, Selasa (12/8/2014) Namun demikian, tidak mudah bagi Kemkes untuk mengubah status puskesmas itu menjadi rumah sakit. "Sebab, yang memiliki wewenang menentukan apakah sebuah puskesmas bisa dijadikan rumah sakit atau tidak adalah Bupati atau Walikota," kata Menkes menambahkan. Tapi, lanjut Menkes, saat melakukan Rapat Kerja K [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *