Awas, Cat Kuku & Karpet Bisa Sebabkan Kanker

kuteks.jpg

Banyak hal yang bisa bantu tingkatkan risiko terkena kanker. Misalnya saja kebiasaan mengonsumsi makanan kalengan serta penggunaan beberapa peralatan rumah tangga. Seperti yang dikutip dari thirdage, berikut tujuh produk yang bisa sebabkan kanker.

1. Makanan Kaleng
Canned Foods Safety mengatakan bahwa Bisphenol A (BPA) terkandung dalam setiap makanan kemasan. BPA merupakan zat kimia yang berbahaya bayi dan anak-anak serta merugikan kelenjar prostat. Banyak negara yang telah melarang penggunaan BPA dalam botol bayi atau botol minuman.

Tapi sayangnya banyak orang yang tak tahu bahwa BPA juga digunakan dalam kaleng. Studi terbaru menemukan bahwa ternyata paparan BPA diduga lebih banyak pada makanan yang dikemas dalam kaleng, seperti sarden, sup, cornet, buah kaleng, dan lainnya.

2. Minuman Kemasan
Sebuah penelitian mengejutkan diungkapkan oleh Environmental Working Group. Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa lebih dari 10 merek air minum kemasan memiliki kualitas air yang tidak jauh berbeda dengan air keran, dan beberapa diantaranya malah lebih buruk. Rata-rata 10 merek air kemasan tersebut terkontaminasi oleh arsenik dan amonia.

3. Cat Kuku
Sama seperti bensin dan pengencer cat (thinner), cat kuku mengandung zat kimia yang dikenal sebagai toluena. Selain menyebabkan mual, pusing dan iritasi mata serta hidung, beberapa ilmuwan menduga toluena dapat dikaitkan dengan kanker bila digunakan dalam dosis terkonsentrasi. Toluena diduga bisa menyebabkan kanker otak, sitem saraf pusat, paru-paru, usus besar dan rektum. Namun belakangan ini, sudah banyak produsen cat kuku yang sadar akan kesehatan dan menghapus kandungan toluena dalam produk mereka.

4. Shampo & Produk Pembersih
Studi lain menyebutkan bahwa beberapa merek shampo dan produk kebersihan rumah yang berkaitan dengan kanker. Zat tersebut bernama nitrosamine. Pada produk itu sendiri zat ini tidak berbahaya, namun ketika produk-produk tersebut menjadi limbah dan bercampur dengan tanaman air, zat ini jadi berbahaya. Kombinasi chloramines (zat dari tumbuhan) dengan nitrosamine dapat mengakibatkan kanker nitrosamine dalam air.

5. Karpet
Karpet dilaporkan mengandung formaldehida, bahan kimia yang diketahui dapat menyebabkan kanker pada rongga hidung. Jika Anda memiliki karpet di rumah, para ahli menyarankan untuk membuat ventilasi mengurangi risiko terkena formaldehida.

6. Pengecatan Rambut
Semua orang yang mengecat rambutnya, mungkin tahu bahwa cat rambut yang digunakan mengandung sekitra 5000 bahan kimia. Sejumlah penelitian menemukan bahwa pewarna rambut bisa meningkatkan risiko tumor otak dan kanker indung telur, namu tak berpengaruh terhadap payudara dan kandung kemih.

7. Buah dan Sayuran
Buah dan sayur sudah dipercaya sebagai makanan sehat yang kaya serat. Tapi laporan kesehatan terbaru justru menemukan 67 jenis pestisida yang akhirnya membuat buah dan sayur ‘kotor’. Beberapa studi menemukan bahwa orang yang terkena paparan pestisida dan herbisida memiliki risiko terkena kanker bibir, perut, paru-paru, otak, kulit dan prostat. Untuk itu mencuci buah dan sayur yang tepat sangat dianjurkan.

(eya/kik)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Pekerjaan Rumah Tangga, Olahraga atau Bukan?

Pekerjaan Rumah Tangga, Olahraga atau Bukan?

Oleh: dr. Sophia B. Hage Kegiatan sehari-hari di rumah termasuk ke dalam kategori aktivitas fisik (physical activity), hal ini seringkali disebutkan dalam konteks yang sama dengan latihan fisik atau olahraga (exercise), padahal sebenarnya mereka adalah dua istilah yang mewakili sejumlah kegiatan yang berbeda. Aktivitas fisik dijabarkan sebagai segala gerakan tubuh yang dihasilkan oleh kontraksi otot rangka dan menghasilkan kenaikan pengeluaran energi yang bermakna. Sedangkan latihan fisik atau olahraga (exercise) adalah sebuah subkategori dari aktivitas fisik yang dilakukan di waktu senggang dimana dilakukan gerakan-gerakan tubuh yang terencana, terstruktur, dan berulang/repetitif untuk meningkatkan atau mempertahankan salah satu atau seluruh komponen kebugaran fisik. Dari deskripsi di atas, dapat disimpulkan bahwa latihan fisik atau olahraga merupakan bagian dari aktivitas fisik, tetapi merupakan dua hal yang berbeda, baik secara definisi dan manfaat. Kegiatan di rumah seperti menyapu dan mengepel, ataupun menyetrika baju sifatnya tidak terstruktur dan biasanya tidak repetitif sehingga sayangnya manfaat terhadap kesehatan tidak sama dengan olahraga terstruktur seperti berlari atau [...]

Teh Pelangsing, Benarkah Bikin Langsing?

Teh Pelangsing, Benarkah Bikin Langsing?

Teh pelangsing jadi salah satu solusi yang banyak dipilih wanita untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal. Bahan-bahan apa yang sebenarnya terkandung dalam teh pelangsing dan bagaimana cara kerjanya? Simak pembahasan lengkapnya di sini.Sesuai dengan namanya, teh pelangsing memiliki fungsi menurunkan berat badan. Teh pelangsing memiliki bahan-bahan yang bisa menghacurkan lemak tubuh, tidak seperti teh biasa. Seperti yang dikutip dari hubpages, teh tanpa bahan aditif masih bisa disebut teh, namun teh dengan campuran obat pencahar dan diuretik dapat digolongkan sebagai teh pelangsing.Ada banyak teh pelangsing yang dijual di pasaran, namun ada tiga teh pelangsing yang paling terkenal dan dipercaya efektif, yaitu teh herbal (green tea), teh cina (fei yin tea) dan teh wulong. Teh-teh tersebut tidak memiliki perbedaan aroma dan rasa yang signifikan.Teh pelangsing berguna untuk melancarkan metabolisme tubuh dan juga mengandung bahan pembakaran lemak. Tetapi apakah teh pelangsing benar-benar bisa bekerja secara efektif? Sebagian orang percaya, namun yang lainnya tidak.Kebanyakan teh herbal tidak mengandung dari kafein sama sekali, walau begitu, tidak semua teh pelangsing dan teh Cina bebas d [...]

Merapatkan Vagina Kembali Setelah Melahirkan

Merapatkan Vagina Kembali Setelah Melahirkan

Vagina dapat mengalami perubahan setelah melahirkan terutama ketika Anda melahirkan secara normal. Ketika Anda melahirkan secara normal, bayi akan keluar melalui mulut rahim dan vagina. Vagina juga harus cukup besar dan lentur agar bayi dapat keluar. Bahkan seringkali kulit di antara vagina dan anus, perineum, dapat robek atau digunting oleh dokter untuk mempermudah proses persalinan. Lalu, perubahan apa saja yang terjadi pada vagina setelah melahirkan? Klik ?next? untuk selanjutnya. Vagina Melebar Vagina Anda akan terlihat lebih lebar dari sebelumnya dan akan "terasa" lebih kendur, halus dan "terbuka". Hal ini normal adanya dan bengkak serta "terbuka" tersebut akan berkurang beberapa hari setelah bayi Anda lahir. Vagina Anda juga mungkin tidak akan kembali secara komplit ke bentuknya seperti sebelum melahirkan, namun Anda tidak perlu khawatir. Karena ada solusi sederhana yang dapat membantu. Solusi: Anda dapat melakukan senam kegel secara rutin untuk mengembalikan kekuatan otot-otot vagina dan otot dasar panggul. Kemudian apa yang harus dilakukan jika kondisi vagina kurang lubrikan, atau kering? Dapatkah untuk memulai hubungan seks? Adakah dampak bahayany [...]

Solusi Puting Lecet Karena Menyusui

Solusi Puting Lecet Karena Menyusui

Puting lecet akibat menyususi sering terjadi pada ibu muda yang baru pertama kali menyusui. Lecetnya puting dapat disebabkan oleh posisi menyusui yang salah dan tidak sempurnanya perlekatan antara mulut bayi dengan puting ibu. Edukasi kepada ibu mengenai cara menyusui yang benar penting sekali untuk mencegah terjadinya hal ini. Lecet yang terdapat pada puting dapat menyebabkan infeksi pada payudara ibu karena masuknya kuman yang terdapat pada mulut dan hidung bayi ke dalam payudara melalui puting yang lecet dan retak tersebut. Bila terjadi infeksi, dapat timbul gejala seperti puting tampak bengkak, kemerahan, terasa nyeri, dan timbul demam. Untuk mencegah infeksi pada puting lecet, ikuti langkah berikut ini: Biasakanlah untuk menjaga kebersihan daerah puting payudara Anda. Biasakan untuk membersihkan puting terlebih dahulu sebelum dan usai menyusui. Jangan menghentikan pemberian ASI pada bayi Anda jika terjadi puting lecet, karena tidak keluarnya ASI dapat memperparah peradangan yang terjadi. Dapat pula diberikan salep untuk membantu proses penyembuhan lecetnya puting tersebut. Salep dapat diberikan saat ibu sedang tidak menyusui. Jika tiba saatnya untuk menyusui jangan lupa u [...]

Agar Tidak Boros Mengonsumsi Suplemen Vitamin

Agar Tidak Boros Mengonsumsi Suplemen Vitamin

Suplemen tidak dapat menjadi pengganti semua nutrisi yang Anda butuhkan dari kandungan makanan segar, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Jika telah mengonsumsi beragam makanan sehat, seperti aneka buah dan sayur, daging, ikan, dan sumber karbohidrat, Anda sebenarnya tidak membutuhkan suplemen vitamin. Suplemen umumnya dikonsumsi pada kondisi ketika kebutuhan meningkat atau terjadi defisiensi asupan, misalnya ketika sedang sakit, wanita hamil atau menyusui, orang-orang lanjut usia, atau dalam masa pemulihan setelah sakit. Di samping itu, sebelum mengonsumsi suplemen, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal dan untuk menghindari risikonya. Periksa Sebelum Mengonsumsi Jika dokter memberi Anda resep suplemen vitamin atau Anda berinisiatif membelinya sendiri, setidaknya ada dua hal yang perlu Anda tanyakan, baik kepada dokter maupun kepada diri sendiri. Apakah saya benar-benar membutuhkan suplemen ini? Apa manfaat dan risiko dari mengonsumsi vitamin ini? Jika Anda benar-benar membutuhkan atau memutuskan untuk mengonsumsi suplemen tersebut, coba perhatikan beberapa hal sebelum membelinya. Sebaiknya bertanya terlebih dahulu kepada dokte [...]

6 Saran Dokter Mengatasi Galau

6 Saran Dokter Mengatasi Galau

Galau. Kosakata yang menghiasi keseharian generasi muda zaman sekarang. Secara medis, galau perlu diwaspadai sebagai cabang masalah kesehatan ?gangguan cemas? yang paling rendah. Jika tidak diatasi dengan baik maka kegalauan dapat menjurus kepada masalah kesehatan mental yang lebih serius dan menyulitkan seperti stres, depresi, gangguan cemas, gangguan panik dan lainnya. Untuk itu, ketika masih dalam tahapan yang paling rendah, kegalauan seseorang perlu segera ditangani. Ada banyak cara untuk mengatasi kegalauan, misalkan dengan ?curhat? (mencurahkan isi hati ? Red), konseling dengan tenaga medis, dan relaksasi. Lebih jauh lagi, bila kegalauan sudah masuk ke dalam tahap yang lebih serius maka diperlukan terapi perilaku dan juga obat-obatan untuk mengatasi kegalauan. Relaksasi sebagai salah satu metode untuk mengatasi kegalauan, dapat dilakukan sendiri. Inilah lima langkah yang dapat dilakukan sendiri untuk mengatasi kegalauan. Silakan klik next untuk informasi selengkapnya. 6 Saran Dokter Mengatasi Galau Lima langkah yang dapat dilakukan sendiri untuk mengatasi kegalauan adalah sebagai berikut: 1. Ambil waktu untuk tenang. Pilihlah suatu waktu setiap hari un [...]

Tempat Penitipan Bisa Rusak Kesehatan Anak?

Tempat Penitipan Bisa Rusak Kesehatan Anak?

Bagi ibu yang sibuk, menitipkan anak ke tempat penitipan merupakan sebuah solusi. Namun menurut psikolog terkemuka, Aric Sigman, menaruh bayi atau balita Anda di tempat penitipan anak justru bisa merusak perkembangan otak dan kesehatan mereka di kemudian hari.Sigman menjelaskan bahwa anak yang dirawat oleh orang asing dalam jangka waktu lama di tahun-tahun pertamanya, bisa membuat kadar stres anak meningkat. Akibatnya, si kecil jadi lebih sering terkena penyakit ringan seperti pilek dan batuk. Sedangkan untuk jangka panjang, ia bisa menderita penyakit jantung ketika dewasa nanti.Seperti yang dikutip dari Daily Mail, tempat penitipan anak tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik namun juga berdampak pada mental. Anak-anak yang kehilangan perhatian dari ibunya pada tahun penting perkembangan mereka, bisa membuat mereka kesulitan menjalin hubungan dengan orang dewasa.Dalam sebuah artikel yang dikutip dari Biologist Journal, Sigman mengutip penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan hormon stres ketika anak dititipkan di tempat penitipan. Peningkatan stres tersebut hanya muncul hingga usia anak mencapai tiga tahun atau lebih. Namun Sigman menjelaskan, dampaknya bisa terus di [...]

Ketahui Kecerdasan Anak dengan Bermain

Ketahui Kecerdasan Anak dengan Bermain

Siapa bilang bermain tidak dapat meningkatkan kecerdasan anak? Berbagai penelitian membuktikan, bermain merupakan stimulasi efektif dalam menunjang tumbuh kembang optimal anak. Dua orang psikolog, Jerome Bruner dan Brian Sutton-Smith, yang meneliti perkembangan kognitif manusia mengatakan, bermain menghasilkan atmosfer santai, sehingga anak dengan mudah belajar berbagai cara untuk mengatasi masalah yang ditemuinya ketika bermain. Menurut keduanya, pada saat bermainlah anak sering terlibat dalam proses pemecahan masalah. Tentu saja orangtua mempunyai peran penting dalam memilihkan kegiatan bermain yang tepat, sesuai tahap perkembangan anak. Bahkan dari bermain, para orangtua dapat mengetahui tingkat kecerdasan anak mereka sejak dini. Pada usia bayi, kecerdasannya masih seputar perkembangan kemampuan motorik dan bahasa. Sedangkan pada usia balita, kemampuan ini berkembang menjadi kemampuan motorik kasar, motorik halus, bahasa, hingga kemampuan personal dan sosial. Maka dari itu sebaiknya para orangtua mengajak anak mereka bermain sesuai dengan kemampuan motorik anak mereka di setiap tahap usianya. Sebagai pedoman, ada beberapa ?target? bagi orangtua agar dapat mengembangkan kemampuan [...]

Mengatakan ‘Saya Sehat’ Pada Orang lain Bisa Perpanjang Umur

Mengatakan ‘Saya Sehat’ Pada Orang lain Bisa Perpanjang Umur

Hidup sehat dan panjang umur ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Menurut penelitian terbaru, mengatakan bahwa Anda sehat kepada orang lain akan bantu Anda hidup lebih lama. Wow!Sebuah penelitian menemukan bahwa peserta yang selalu menyatakan bahwa dirinya 'sangat sehat' memiliki risiko kematian lebih rendah, ketimbang mereka yang merasa kondisi tubuhnya 'tidak sehat'. Kesimpulan tersebut diambil setelah para pakar memperhitungkan faktor lain yang dapat mempengaruhi harapan hidup seperti, tembakau, penyakit kronis, dan tekanan darah tinggi.Temuan terbaru itu mendukung penelitian sebelumnya yang menjelaskan bahwa berpikir positif dapat mempercepat penyembuhan seseorang. Pada tahun 70-an, penelitian yang melibatkan lebih dari 8.000 orang menemukan bahwa peserta penelitian yang menanggapi masalah kesehatan secara positif, cenderung lebih panjang umur daripada mereka yang berpikir negatif."Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa orang yang menilai kesehatan mereka dengan sangat baik memiliki atribut yang dapat meningkatkan serta mempertahankan kesehatan meraka. Ini mungkin termasuk sikap positif, optimis, dan tingkat dasar kepuasan dengan kehidupan sendiri," ujar David Fah, pene [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *