Awas! Ini Ciri Orang Kelebihan Konsumsi Protein

140605151223_cuiaba_food_drink.jpg

Segala sesuatu yang berlebihan tentu tak baik di tubuh. Begitu pula dalam mengonsumsi protein.

Mengonsumsi protein tentu merupakan bagian penting dari diet seimbang. Tubuh kita tak akan mampu membangun dan memperbaiki sel-sel tanpa protein. Selain itu, sarapan tinggi protein bisa membantu kita tergiur untuk makan camilan yang tak sehat.

Menurut Institutes of Medicine, orang dewasa rata-rata membutuhkan sekitar 0,8 gram protein per kilogram dari berat badan per harinya. Pria berusia 20 tahun atau lebih rata-rata mendapatkan 98,9 gram protein seharinya dan wanita berusia 20 tahun dan lebih mendapatkan 68 gram.

Dalam analisis baru, diet tinggi protein, terutama ikan bisa menurunkan risiko stroke.

Marion Nestle, Ph.D., Paulette Goddard Professor of Nutrition, Food Studies, and Public Health at New York University mengatakan kepada Huffington Post bahwa dalam beberapa kasus, kebanyakan protein bisa menimbulkan masalah.

Berikut tiga tanda diet Anda mungkin berlebihan protein, Senin (16/6/2014):

1. Berat badan naik

Jika Anda berlebihan protein dalam diet Anda tanpa memotong kalori lain, Anda mungkin akan melihat berat badan Anda naik.

Pada penelitian 2012, peneliti menemukan orang yang diet tinggi protein memiliki jumlah lemak yang sama dibanding orang yang mengonsumsi makanan rendah protein, diet tinggi lemak.

2. Masalah ginjal

Ginjal mengurus beberapa penyaringan produk limbah yang dibuat ketika tubuh mencerna protein, dan ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa diet tinggi protein memberikan beban yang lebih besar pada ginjal.

Menurut laporan WebMD, penelitian tahun 2003 menemukan, kerusakan ini hanya terlihat di antara orang dengan penyakit ginjal tahap awal, ini sangat berbahaya karena orang-orang sering tak menyadari ginjalnya terkena dampaknya.

3. Dehidrasi

Salah satu produk limbah yang diciptakan ginjal selama proses penyaringan adalah nitrogen urea di darah. Peneliti dan dokter menggunakan nitrogen urea untuk mengevaluasi fungsi ginjal dan itu merupakan ukuran seberapa terhidrasi seseorang.

Penelitian 2002 menyebutkan ketika asupan protein naik, hidrasi turun, mungkin karena tubuh harus menggunakan banyak air untuk menyiram tambahan nitrogen. Dehidrasi tidak selalu menjadi alasan untuk menghindari protein berlebihan.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Saat Diet, Lebih Baik Kurangi Karbohidrat atau Lemak?

Saat Diet, Lebih Baik Kurangi Karbohidrat atau Lemak?

Jika diminta memilih, lebih baik mengurangi asupan karbohidrat atau lemak saat diet? Nah, sebuah penelitian baru yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine menemukan bahwa cara efektif dalam menurunkan berat badan adalah mengurangi karbohidrat. Seperti dikutip Womenshealth, Senin (15/12/2014), untuk penelitian ini, ilmuwan dari Tulane University secara acak melibatkan 148 pria dan wanita obesitas tanpa penyakit jantung atau diabetes untuk mengikuti diet rendah karbohidrat dan diet rendah lemak. "Setelah satu tahun, peserta yang diet rendah karbohidrat kehilangan sekitar 34 kilogram dibanding mereka yang diet rendah lemak. Plus, diet rendah karbohidrat membuat massa lemak dan faktor risiko kardiovaskular lainnya menurun," ujar peneliti.Tapi, ada yang penting dicatat dalam peneliti. Dalam studi tersebut, peneliti menyarankan diet hanya membatasi asupan karbohidrat sampai 40 gram per hari (sekitar empat potong roti gandum) dan mengatakan kepada mereka untuk mengonsumsi banyak gram serat."Hati-hati memilih sumber karbohidrat adalah kuncinya. Jika hanya mengurangi nasi putih, kentang, biji-bijian olahan, dan minuman maka berat badan cenderung mengikuti. Sebaliknya, Anda tidak aka [...]

Benarkah Korset Bikin Langsing Kim Kardashian?

Benarkah Korset Bikin Langsing Kim Kardashian?

Kalau Anda sadari, ada hal menarik yang membuat sosialita, Kim Kardashian memiliki pinggang kecil walaupun baru beberapa bulan melahirkan. Ya, dia sering menggunakan korset. Pakaian yang biasanya sering digunakan sebagai dalaman pakaian ini sering digunakan ibu North West ini. Banyak yang beranggapan, korset bisa menjaga bentuk tubuh tidak melar setelah melahirkan, benarkah? pelatih fitnes sekaligus dokter kandungan Michele Olson, PhD mengatakan korset ternyata tidak membantu pembakaran lemak. "Korset tidak bisa membakar lemak. Lemak perut memang dapat menyebabkan penyakit jantung, tapi dalam hal ini korset terlalu ketat bisa menghambat pernapasan, sirkulasi darah, dan pencernaan," katanya, seperti dilansir Fitnessmagazine, Sabtu (8/11/2014). Anggota fitnes lainnya yang juga dokter kandungan, Jennifer Ashton, MD, juga menampiknya. "Apa pun yang Anda kenakan, tidak akan menembus beberapa lapisan lemak dalam perut Anda," katanya. "Ada kemungkinan bahwa lemak itu bergeser, tapi tidak hilang. Menggunakannya setelah melahirkan biasanya berguna untuk kenyamanan dan penampilan," katanya.Intinya, lanjut Jennifer, bila Anda ingin pinggang langsing, lakukan diet dan olahraga untuk membak [...]

Konsumsi Gula Berlebih Kurangi Kesempatan Hamil

Konsumsi Gula Berlebih Kurangi Kesempatan Hamil

Gula bisa menjadi salah satu hal yang paling berbahaya di tubuh Anda. Gula juga bisa menyebabkan lebih banyak kerusakan dibanding lemak. Bagi Anda yang baru memulai bahtera rumah tangga, mengonsumsi terlalu banyak gula mengurangi kesempatan hamil.Konsumsi gula yang tinggi menyebabkan lemak menumpuk di bagian tengah tubuh Anda. Dan ini menjadi berita buruk bagi pria dan perempuan ketika ingin memiliki anak.Pada pria, lemak di sekitar perut melepaskan estrogen yang bisa memengaruhi jumlah spermanya. Sedangkan pada perempuan, ada risiko yang lebih besar dari gangguan hormon yang memengaruhi siklus menstruasi."Kelebihan berat badan sering menjadi alasan utama mengapa pasangan berjuang memiliki anak," kata Ahli Gizi Kesuburan di Harley Street Fertility Clinik, Melanie Brown, seperti dilansir HandBag, Rabu (12/3/2014)."Terlalu banyak lemak yang disimpan di sekitar perut pada kedua jenis kelamin seperti ladang ranjau hormonal yang beracun," katanya lagi.Untuk mengatasinya, Brown menganjurkan agar pasangan memperhatikan betul makanan yang seharusnya sehat tapi menyimpan gula tersembunyi seperti granola dan jus buah. Selain itu, hindari karbohidrat olahan dan produk berlabel `rendah lemak` [...]

Langsing dan Cantik Dengan Diet Madu

Langsing dan Cantik Dengan Diet Madu

Menurut sebuah penelitian, madu tidak hanya dapat digunakan sebagai perawatan kecantikan saja, melainkan juga untuk menurunkan berat badan. Bahkan disebutkan, hanya dengan rutin mengonsumsi madu selama tiga minggu, bobot tubuh pun berkurang.Pencetus diet madu, Mike Mclness, menemukan bahwa atlet yang mengonsumsi makanan kaya fruktosa seperti madu akan lebih banyak banyak membakar lemak, dan mengalami peningkatan kadar stamina dalam tubuh. Madu bertindak sebagai bahan baka untuk membuat hati menghasilkan glukosa. Glukosa ini membuat kadar gula otak tinggi dan memaksanya untuk melepaskan hormon pembakaran lemak.Untuk mendapatkan manfaat dari diet madu, cukup mengganti asupan gula dengan madu sepanjang hari. Selain itu, Anda juga harus mengonsumsi tiga sendok madu dengan air panas setiap malam sebelum tidur. Mike menganjurkan untuk kita mengombinasikan ini dengan latihan tiga kali dalam seminggu, untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal."Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme di otak yang menyebabkan kecanduan gula bisa meutup sepenuhnya," kata Mike seperti dilansir laman Health Me Up, Sabtu (28/6/2014)Sedangkan cara kerjanya, Mike mengatakan, Anda harus mengonsumsi madu sebe [...]

Cara ‘Curang’ Turunkan Berat Badan

Cara ‘Curang’ Turunkan Berat Badan

Dari sekian banyak trik menurunkan berat badan, ada lho cara menarik yang sering dilakukan wanita tanpa ia sadari. Seperti misalnya makan kue di pagi hari bisa membuat bobot tubuh turun. Kok bisa? Lebih jelasnya, berikut trik langsing yang melansir dari Fitsugar, Senin (10/3/2014): 1. Menimbang berat badan Jika Anda merasa berat badan Anda naik dan diet yang Anda lakukan tidak berhasil, cobalah untuk mencari segala sesuatu yang berkalori rendah. Setelah itu, timbang berat badan Anda. 2. Konsumsi dessert setelah sarapan Sebuah studi menunjukkan, orang gemuk yang kehilangan berat badan menemukan bahwa ia mengonsumsi makanan di pagi hari dalam jumlah yang lebih besar termasuk mengonsumsi makanan manis. Hal ini dilakukan untuk menekan keinginan makan banyak pada siang hari atau malam hari. 3. Memotong kecil makanan Sebuah studi menemukan bahwa memotong makanan menjadi bagian kecil, akan membantu mengelabui otak untuk makan lebih sedikit. 4. Latihan pagi Studi menemukan bahwa orang yang berolahraga di pagi hari cenderung memiliki kebiasaan makan dan diet yang lebih baik. Selain itu, olahraga di pagi hari juga membantu melancarkan kinerja tubuh dan proses mencerna makanan sehing [...]

5 Cara Efektif Pangkas Bobot Tubuh

5 Cara Efektif Pangkas Bobot Tubuh

Banyak cara mudah yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan. Hal terpenting yang harus Anda tanamkan di dalam benak Anda adalah niat dan usaha yang dikerjakan dengan serius. Pasti akan menampakkan hasil.Berikut cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan seperti dikutip dari Health Me Up, Jumat (6/6/2014)1. Jangan lupa untuk sarapanSalah satu keuntungan terbesar dari sarapan adalah membantu membuat stabil hormon dan menjaga potensi agar tidak makan berlebih dan banyak pada jam-jam tertentu. 2. Masak sendiriSetiap makanan yang disantap dapat memiliki nilai gizi tinggi bila itu diolah dan dimasak sendiri. Makan lebih banyak buah dan sayuran adalah cara paling ideal untuk menurunkan berat badan. Dalam memilih buah dan sayuran, coba pilih yang benar-benar segar tanpa ada bintik-bintik dan busuk di beberapa bagian.3. Pilih karbohidrat tepatSelain serat, karbohdirat yang baik juga akan vitamin, mineral, dan nutrisi. Jenis makanan ini memiliki tingkat indeks glikemik rendah yang membantu mengatur gula darah dan tingkat produksi insulin. Bahan makanan yang kaya karbohidrat menyehatkan adalah sayur-sayuran, gandum, buah-buahan, kentang, beras berah, dan kacang-kacangan.4. [...]

Cara Cegah Anak Terobsesi Tubuh Barbie

Cara Cegah Anak Terobsesi Tubuh Barbie

Umumnya anak perempuan di dunia ini suka Barbie. Boneka mirip manusia dengan koleksi didominasi boneka berjenis kelamin perempuan ini yang tampil dengan tubuh sempurna mulai dari wajah cantik, leher dan kaki jenjang dan langsing. Apakah anak jadi ingin memiliki tubuh mirip Barbie? "Sebagai orangtua, coba kita lihat perspektif anak melihat mainan Barbie. Apakah anak melihat Barbie sebagai sosok perempuan yang sempurna atau senang bermain dengan boneka Barbie," ujar psikolog lulusan Universitas Indonesia ini di hadapan awak media di Jakarta (9/10/2014). JOleh karena itu, Ajeng menekankan pentingnya peran orangtua dalam mendampingi anak saat bermain. "Ketika menemani anak dan mendapati anak memiliki kecenderungan ke arah negatif, orang tua bisa memberikan penanaman pada anak bahwa Barbie adalah boneka, bukan manusia," tegasnya. Sambil bermain, anak bisa diberikan nasehat tanpa ia merasa dinasehati. Berikan pemahaman padanya bahwa setiap manusia pasti punya kelebihan dan kekurangan. Tekankan bahwa anak adalah individu unik yang punya kelebihan sendiri, terang Ajeng. Ketika hal tersebut sudah ditanamkan pada anak sejak dini, ia bisa menghargai dan mencintai dirinya sen [...]

Selama Hamil Ibu Dilarang Jadi Vegetarian

Selama Hamil Ibu Dilarang Jadi Vegetarian

Menjadi seorang vegetarian adalah pilihan hidup masing-masing individu. Beragam manfaat memang didapat ketika memutuskan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi daging. Tapi bagi wanita, ketika memutuskan untuk hamil, ada baiknya untuk melepaskan diri sejenak dari kebiasaannya tersebut.Di masa kehamilan, ibu hamil (bumil) wajib untuk mengonsumsi makanan yang beragam. Tidak hanya sayuran, tapi juga harus mengonsumsi yang berasal mengandung protein hewani. Bila bumil masih vegetarian, bagaimana bisa memenuhi itu semua.Penjelasan ini disampaikan Guru Besar dari Departemen Gizi Masyarakat FEMA Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS. saat berbincang dengan Health Liputan6.com, pada Rabu (5/2/2014)"Mengapa jangan vegetarian? Sebab, bumil harus memenuhi kebutuhan asam folat sekitar 600 mikrogram per hari," kata Prof. Hardin menjelaskan.Enam ratus mikrogram asam folat per hari, lanjut Prof. Hardin, bisa didapatkan bumil dengan cara mengonsumsi tiga mangkuk sayuran hijau, terutama bayam, brokoli, tauge, dan dua porsi buah, seperti jeruk, pepaya, dan stroberi. "Dan jangan lupa, tiga potong pangan hewani, seperti hati, telur, dan lauk lainnya," kata Prof. Hardin menambahka [...]

Apa Kata Aktris Hollywood Tentang Karbohidrat?

Apa Kata Aktris Hollywood Tentang Karbohidrat?

Kontroversial karbohidrat kompleks juga menimpa beberapa aktris Hollywood. Apalagi dengan aktivitasnya di layar kaca, kebanyakan selebritas menganggap karbohidrat sebagai musuh. Tapi benarkah seperti itu? Berikut, penelusuran The Frisky, Minggu (30/3/2014) pada selebritas cantik yang mengungkapkan pendapatnya masing-masing tentang karbohidrat. 1. Jennifer Aniston Jen mungkin mampu untuk menghindari karbohidrat ketika dia masih lajang. Tapi tunangannya Justin Theroux sangat menyukai hidangan ala Italian seperti Carbonara yang menurutnya bisa menambah beberapa kilogram bobot tubuhnya. 2. Gwyneth Paltrow Gwynnie terkenal suka memilih jenis makanan. Ia pernah mengatakan pada Daily Mail bahwa gluten dapat menyebabkan perut anak-anaknya 'bergemuruh'. "Setiap ahli gizi, dokter dan orang sadar kesehatan yang pernah saya temui tampaknya setuju bahwa gluten sulit dicerna dan yang paling buruk dari itu adalah alergi," katanya. Menurut Gwynnie, keluarganya tidak makan pasta, roti atau biji-bijian olahan seperti nasi putih dan menghindari karbohidrat. 3. Anna Kendrick Dalam sebuah wawancara dengan Huffington Post, Anna mengaku pernah datang ke pesta dan banyak makan karbohi [...]

Diet Paleo Tak Bermanfaat Bagi Kesehatan?

Diet Paleo Tak Bermanfaat Bagi Kesehatan?

Sebuah studi antropologi baru dari Georgia State University mengklaim bahwa diet Paleolitik sebenarnya tidak mewakili bagaimana orang-orang purba makan. Seperti dikutip Bussinesinsider, Sabtu (27/12/2014), penulis studi, Dr Ken Sayers mengatakan, bukti bahwa diet ini mengacu pada manusia zaman purba sangat kurang. Karena pada masa itu, mereka juga omnivora dan memakan daging babi atau beruang. Artinya, diet mereka bervariasi berdasarkan lokasi dan apa yang benar-benar ada ketika itu untuk dimakan. Seperti misalnya, mereka yang dekat utara mungkin hidup dengan diet hewani, sedangkan orang-orang dekat khatulistiwa diet nabati.Selain itu, manusia purba juga tidak peduli berapa persen energi yang bersumber dari protein, lemak, dan karbohidrat. Belum lagi, rentang hidup manusia purba yang jauh lebih pendek dari rentang hidup manusia hari ini. Hal ini akhirnya membuat para peneliti bertanya-tanya apakah diet Paleolitik benar-benar memiliki manfaat kesehatan."Perbedaan yang paling mendasar antara diet Paleo modern dan diet orang purba adalah mereka mencoba makan apapun yang bisa dimakan untuk bertahan hidup dan bereproduksi," ungkap peneliti. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *