Awas, Sembarangan Minum Antibiotik Bisa Bahaya

MENGONSUMSI-ANTIBIOTIK-SEMBARANGAN-INI-AKIBATNYA.jpg

Pernahkah Anda mengonsumsi antibiotik untuk demam akibat flu biasa? Sebagian dari Anda mungkin akan menjawabnya dengan ?Ya?. Banyak orang, setiap kali menderita penyakit ringan, memilih untuk langsung menenggak antibiotik. Sayangnya, hal tersebut masih dianggap lumrah. Begitu juga pemakaian antibiotik yang tidak sesuai indikasi dan penggunaan yang menyalahi dosis anjuran.

Sebenarnya, antibiotik digunakan hanya bila terbukti adanya infeksi bakteri. Penyakit yang disebabkan oleh virus seperti demam dan flu tidak perlu diobati dengan antibiotik, kecuali dokter menduga telah terjadi infeksi bakteri. Dan tidak banyak yang tahu bahwa penggunaan antibiotik yang tidak rasional seperti itu akan memicu resistensi antibiotik.

Resistensi antibiotik adalah suatu keadaan ketika mikroorganisme yang seharusnya sensitif terhadap suatu jenis antibiotik menjadi kebal terhadap antibiotik tersebut. Pada saat ini terjadi, fungsi antibiotik untuk membunuh bakteri atau menghentikan tumbuh kembang bakteri menjadi tidak berguna.

Resistensi terhadap antibiotik menyebabkan bahaya besar bagi manusia karena infeksi yang semula mudah diobati dengan antibiotik kini menjadi sulit atau bahkan tidak dapat lagi diobati dengan antibiotik.

Pasien yang bakteri dalam tubuhnya resisten terhadap antibiotik bisa jadi memerlukan jenis-jenis antibiotik yang lebih kuat dan lebih mahal, dan dalam jumlah yang lebih besar karena waktu penyembuhan yang lebih lama.

Bakteri yang kebal terhadap antibiotik pun dapat menyebar ke anggota keluarga, teman sekolah, rekan kerja, dan mengancam masyarakat dengan menimbulkan jenis infeksi baru yang lebih sulit diobati.

Bagaimana cara untuk mencegah resistensi antibiotik? Berikut penjelasannya:

Bagaimana cara untuk mencegah resistensi antibiotik?

  1. Menanyakan tentang resistensi antibiotik kepada tenaga kesehatan. Tanyakan apakah antibiotik yang digunakan memang sangat dibutuhkan untuk menyembuhkan penyakit. Tanyakan juga tindakan lain apakah yang perlu dilakukan untuk mempercepat penyembuhan.
  2. Jangan mengonsumsi antibiotik untuk infeksi akibat virus seperti demam karena flu.
  3. Jangan menyimpan antibiotik untuk persediaan mengatasi sakit yang akan datang. Habiskan antibiotik dengan tuntas sesuai anjuran dokter. Buang sisa obat yang menurut dokter tidak perlu diteruskan.
  4. Gunakan antibiotik secara tepat seperti yang diresepkan dokter. Jangan melewatkan waktu dan dosis yang diharuskan. Habiskan semua obat meski Anda telah merasa lebih sehat. Jika pengobatan dihentikan mendadak, beberapa bakteri yang bertahan dapat menyebabkan infeksi kembali.
  5. Jangan gunakan antibiotik yang diresepkan bagi orang lain, yang tentunya tidak tepat untuk penyakit Anda. Menggunakan antibiotik yang salah dapat memperlambat pengobatan yang tepat dan memberi waktu bakteri berkembang biak.
  6. Jika dokter memastikan Anda tidak memiliki infeksi bakteri, tanyakan cara yang tepat untuk mengurangi gejala. Jangan paksa dokter untuk memberikan antibiotik.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Khasiat Buah Tomat

Khasiat Buah Tomat

DR. John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio dalam penelitian yang telah diterbitkan menyebutkan bahwa tomat berkhasiat untuk mengobati diare, serangan empedu,gangguan pencernaan dan memulihkan fungsi lever. Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, juga berhasil menemukan manfaat tomat lainnya. Menurutnya, gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Hal ini juga diakui oleh dokter gizi, Dr. Leane Suniar Manurung, MSc. Melihat khasiat tomat begitu banyak, maka tomat baik dikonsumsi siapapun sejak usia dini. ?Apalagi tomat juga timggi kandungan vitamin C dan vitamin A, yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.? Tapi tomat seperti apa yang baik dikonsumsi? Jika melihat dipasaran, kita bisa menemukan tomat dengan dua warna, yakni warna merah dan hijau. Perbedaan warna ini menunjukan kandungan vitaminnya. Klik next untuk melanjutkan. Khasiat Buah Tomat Menurut Leane, tomat yang baik dikonsumsi adalah tomat merah. Tomat berwarna merah mengandung vitamin C dan vitamin A lima kali lebih banyak dibandingkan dengan toma [...]

Ketika Stres Mengganggu Kualitas Tidur, Lakukan 5 Cara Ini

Ketika Stres Mengganggu Kualitas Tidur, Lakukan 5 Cara Ini

Stress berlebihan tak jarang membuat seseorang mengalami gangguan tidur saat malam. Banyak hal yang tengah dipikirkan membuatnya sulit tidur bahkan terjaga semalaman. Hal ini tentu saja mengganggu aktivitas di siang hari karena tubuh menjadi lelah dan mengantuk. Tak hanya itu, kurang tidur pun dapat mempengaruhi kesehatan yang membuat penderita jadi mudah jatuh sakit. Lalu adakah cara mudah untuk membebaskan beban pikiran ketika akan tidur? Simak lima tipsnya berikut ini yang dirangkum Wolipop dari berbagai sumber:1. LavenderSalah satu cara termudah untuk menenangkan diri ketika akan beristirahat adalah dengan memasang wewangian aromatik. Lavender dipercaya menjadi aroma yang tepat untuk membuat Anda lebih tenang sehingga cepat tidur. Beberapa studi pun telah membuktikan bahwa wangi bunga tersebut handal dalam merileksasi tubuh serta membantu mengatasi insomnia.2. Lakukan RelaksasiAgar pikiran tidak tegang, lakukanlah gerakan-gerakan yang merelaksasi, seperti meditasi atau olahraga yoga. Mempraktekan teknik-teknik relaksasi sebelum tidur dapat meredakan banyaknya pikiran yang tengah berkecamuk. ?Agar hasil lebih maksimal, pasang aroma terapi lavender saat melakukannnya.3. Corat- [...]

Harapan Baru Pengidap TBC

Harapan Baru Pengidap TBC

Harapan baru bagi pengidap TBC, sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari Albert Einstein College of Medicine di New York, AS menemukan bakteri yang sudah dimodifikasi dapat berfungsi sebagai pelindung dari penyakit paru-paru, lebih lanjut diharapkan dapat memberikan anti-bakteri penyebab TBC. Uniknya, bakteri yang telah dimodifikasi tersebut masih memiliki hubungan keluarga dari bakteri penyebab TBC (Mycobacterium Tuberculosis) sendiri. Hasil penelitian yang diterbitkan di laporan Nature Medicine pada tanggal 4 September 2011 lalu itu menyelidiki sekelompok gen yang dinamakan ESX-3, yang terdapat dalam semua varian Mycobacterium dimana gen tersebut memiliki fungsi dalam kinerja bakteri untuk menghindari sistem kekebalan tubuh. Penelitian yang dilakukan oleh Kari Ann Sweeney, dkk., itu menemukan dalam hubungan kekerabatan bakterinya, Mycobacterium tuberculosis tidak dapat bertahan tanpa ESX-3, namun ?sepupunya?, Mycobacterium Smegmatis, mampu. Para peneliti memodifikasi Mycobacterium Smegmatis dengan menghapus gen ESX-3-nya kemudian menyuntikkan ke tikus sebagai percobaan. Ditemukan dari tindakan tersebut dalam waktu 3 hari tikus telah bersih dari bakteri di paru-p [...]

Penggunaan Sel Punca Mesenkimal untuk Terapi Osteoarthritis

Penggunaan Sel Punca Mesenkimal untuk Terapi Osteoarthritis

Oleh: Poppy Firzani Arifin Sel Punca atau Stem Cell merupakan sel yang memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri sendiri dengan menghasilkan sel-sel berkarakteristik sama dengan sel induknya serta dapat berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel dalam tubuh. Sel punca dibagi menjadi 2 yaitu sel punca embrionik dan sel punca dewasa. Salah satu jenis sel punca dewasa adalah Sel Punca Mesenkimal (Mesenchymal Stem Cell,MSC) yang dapat ditemukan pada sumsum tulang, jaringan lemak, tali pusat, periosteum, tulang trabeskular dan gigi susu. Keberadaan MSC memberikan peluang untuk terapi sel secara autologus (dari diri sendiri) tanpa adanya resiko penolakan dari sistem imun. Salah satu aplikasi pemanfaatan MSC adalah untuk terapi osteoarthritis di mana terjadi kerusakan tulang rawan (cartilage defect) pada bantalan sendi lutut. Beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan tulang rawan adalah: trauma/cedera olahraga, obesitas, penuaan dan penyakit radang sendi. Kerusakan tulang rawan seringkali menjadi masalah kronis karena kemampuan tulang rawan melakukan regenerasi secara alamiah sangat terbatas. Selain itu sistem pembuluh darah yang terdapat pada jaringan tulang rawan sangat minim. Jika ko [...]

Sambiloto dan Penyakit Pilek

Sambiloto dan Penyakit Pilek

Musim hujan telah tiba. Berbagai penyakit khas musim ini pun bisa dengan mudahnya menjangkiti Anda. Contohnya pilek. Menurut kepercayaan masyarakat, pilek bisa dicegah dengan mengonsumsi sambiloto. Tidak hanya mencegah, konon tanaman yang berasal dari India ini pun bisa mengobatinya. Apakah benar? Jika benar, apa khasiat yang terkandung di dalam sambiloto? Cegah Pilek dengan Sambiloto? Sambiloto memiliki zat aktif bernama andrografolida. Zat ini diambil dari batang dan daun sambiloto. Rasanya sangat pahit. Zat tersebut dianggap bisa merangsang sistem kekebalan tubuh dan bisa mencegah Anda terserang penyakit. Menurut beberapa penelitian awal, mengonsumsi sambiloto mungkin bisa mencegah Anda terserang pilek jika dikonsumsi beberapa bulan. Namun hal ini belum dibuktikan sepenuhnya oleh penelitian medis. Jika Anda ingin mencoba mencegah pilek memakai tanaman ini, disarankan Anda memilih suplemen sambiloto yang dikombinasikan dengan ekstrak ginseng. Selain itu, pastikan produk herba terdaftar di BPOM sebelum Anda mulai mengonsumsinya. Sebagai bentuk pengobatan, penelitian awal juga menemukan bahwa ekstrak sambiloto yang dikombinasikan dengan ginseng mungkin bisa meringankan gejala pil [...]

5 Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Gigi

5 Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Gigi

Rajin menyikat gigi belum tentu bisa membuat gigi selalu sehat, jika Anda masih melakukan kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi. Lalu, apa saja kebiasaan buruk tersebut?Anda seringkali menggunakan gigi untuk melakukan hal lain selain mengunyah makanan. Misalnya saja, untuk membuka botol dan mengigit kuku. Nah, berbagai kebiasaan itulah yang nantinya akan memberikan dampak buruk bagi gigi. Agar bisa menghindarinya, kenalilah lima kebiasaan buruk itu.1. Menggunakan gigi sebagai alatBanyak orang yang menggunakan gigi mereka sebagai alat pembuka botol dan kemasan plastik atau mencabut label harga pada baju. Kebiasaan ini dapat menyebabkan efek traumatis pada gigi, melemahkan tepi gigi bahkan bisa sebabkan maloklusi (kelainan susunan gigi).2. Mengunyah es batuTidak sedikit orang yang memiliki kebiasaan mengunyah batu es terutama sehabis meminum minuman dingin. Bentuknya yang keras dan temperatur dingin dari batu es, sebenarnya dapat sebabkan gigi patah dan mengikis enamel. Para dokter gigi menyarankan agar membiarkan es batu lumer daripada harus mengunyahnya.3. Menggigit benda kerasMenggigit pensil atau pulpen juga merupakan kebiasaan yang paling sering dilakukan oleh banyak orang. [...]

Tes Awal Kehamilan dengan Testpack

Tes Awal Kehamilan dengan Testpack

Rasa penasaran mengenai kehamilan seseorang bisa diketahui sedini mungkin. Adalah testpack yang memungkinkan seseorang mengetahui hamil atau tidak sejak awal. Testpack adalah alat uji kehamilan berbentuk stik yang dirancang untuk mengetahui apakah urine yang dijadikan sampel mengandung hormon hCG. Hormon ini sendiri diproduksi setelah sel telur yang telah dibuahi menempel di dinding rahim. Saat hamil, produksi hormone chorionic gonadotropin alias hCG melonjak tajam, meningkat dua kali lipat tiap dua atau tiga hari. Hal ini umumnya terjadi sekitar enam hari setelah pembuahan. Jenis-jenis Tes Kehamilan Terdapat dua jenis testpack yang digunakan untuk mendeteksi kehamilan, yaitu menggunakan sampel urine dan darah. Tes kehamilan yang memakai sampel urine bisa dilakukan di rumah maupun di klinik. Tidak ada perbedaan sensitivitas pada testpack yang digunakan secara mandiri di rumah maupun di klinik selama dilakukan dengan benar. Sementara itu, tes kehamilan dengan memakai sampel darah hanya bisa dilakukan oleh dokter. Meski tes ini dinilai lebih akurat, namun membutuhkan waktu lebih lama dan biaya lebih mahal. Tes darah dapat memprediksi kadar hCG pada usia kehamilan lebih awal dibandi [...]

Jangan Pasung Skizofrenia

Jangan Pasung Skizofrenia

Konfrensi Nasional Skizofrenia 2010Fenomena yang memprihatinkan yang ditemukan di Indonesia terhadap penderita skizofrenia atau gangguan jiwa berat adalah pemasungan. Ironisnya, hal pemasungan ini justrudilakukan oleh keluarga terdekat penderita itu sendiri. Tujuannya, untuk menghindari konflik atau beban sosial dari kegagalan interaksi dengan masyarakat sekitar. Di Indonesia, penderita skizofrenia telah mencapai sekitar 2,5 persen dari total penduduk Indonesia. Mirisnya, dari jumlah tersebut hanya 8,3 persen penderita yang melakukan pengobatan, sisanya dilatarbelakangi faktor finansiil dan sikap tertutup dari keluarga penderita yang menganggap skizofrenia adalah momok atau aib yang memalukan yang dimiliki. Hingga mengarah kepada kondisi pemasungan. Hal ini berlawanan dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa menyatakan bahwa pasien dengan gangguan jiwa yang terlantar harus mendapatkan perawatan dan pengobatan pada suatu tempat perawatan. Suatu hal esensiil terhadap pertimbangan kebutuhan hak asasi manusia. Masih banyaknya temuan kasus pemasungan di masyarakat menandakan kegagalan otoritas dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak asasi terhadap warganya [...]

Mendeteksi Sel Abnormal Penyebab Kanker Serviks

Mendeteksi Sel Abnormal Penyebab Kanker Serviks

Pemeriksaan secara teratur dapat mendeteksi ketidaknormalan pada sel-sel serviks yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker pada wanita yang dapat dicegah dengan pemeriksaan rutin. Perkembangan kanker serviks yang bermula dari sel abnormal merupakan suatu proses yang umumnya terjadi tanpa gejala apa pun. Kebanyakan kasus kanker serviks hanya menimbulkan gejala jika kanker sudah mencapai tahap perkembangan lanjut. Oleh karena itu, tujuan dari pemeriksaan rutin adalah untuk ?menangkap? sel-sel abnormal yang berpotensi menjadi kanker atau kanker serviks pada stadium awal. Hasil Pap Smear yang Tidak Normal Pap smear atau liquid based cytology (LBC) adalah tes yang paling efektif untuk mendeteksi kanker serviks. Tes ini disarankan untuk dilakukan sekali dalam tiga tahun untuk wanita berusia 25-49 tahun dan sekali dalam lima tahun untuk wanita berusia 50 tahun ke atas. Hasil pap smear yang tidak normal terkait perubahan pada sel serviks dapat dikategorikan seperti berikut: Perubahan ringan. Sel tidak mengalami perubahan signifikan dan dapat kembali normal dengan sendirinya. Namun Anda disarankan untuk menjalani salah satu dari 2 alternat [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *