Bahayakah Bila Anemia Dibiarkan dan Tidak Ditangani?

bahaya-anemia-kurang-darah.JPG

Jangan pernah remehkan anemia sebagai hal yang biasa terjadi. Banyak sekali masyarakat Indonesia yang mengalami anemia dan sebagian besar di antaranya tidak menyadarinya sampai ditemukan hasil abnormal pada pemeriksaan darah.

Sebagian besar kasus anemia merupakan anemia ringan. Meski anemia ringan dapat mengurangi pasokan oksigen di dalam pembuluh darah, hal tersebut dapat mengurangi kemampuan fisik dan kualitas hidup seseorang. Kelelahan dan sulit konsentrasi yang merupakan salah satu gejala anemia dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk bekerja.

Jumlah sel darah merah sehat yang sedikit menyebabkan berkurangnya kemampuan mengambil oksigen di paru-paru, dan masalah kesehatan yang serius dapat terjadi bila hal tersebut berlangsung lama dan tidak ditangani. Anemia dapat menyebabkan kerusakan organ akibat hipoksia jaringan yaitu suatu kondisi di mana kurangnya jumlah oksigen di dalam jaringan. Beberapa jenis anemia yang diturunkan seperti thalassemia mayor dan anemia sel sabit dapat mengancam nyawa.

Bila tidak ditangani, anemia dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi antara lain di penjelasan di halaman berikutnya:

Bahayakah Bila Anemia Dibiarkan dan Tidak Ditangani?

1. Kelelahan berat

Pada anemia berat, seseorang dapat merasa sangat lelah hingga tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja atau bermain.

2. Gangguan jantung

Anemia dapat menyebabkan gangguan irama jantung (aritmia). Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Pada keadaan anemia, jantung melakukan kompensasi dengan berusaha memompa lebih banyak darah ke jaringan akibat kurangnya oksigen di pembuluh darah. Kondisi ini dapat berujung pada keadaan gagal jantung.

3. Gangguan kehamilan pada ibu hamil

Ibu hamil yang mengalami anemia berat dan tidak ditangani dapat menyebabkan berat bayi lahir rendah dan kelahiran prematur.

4. Gangguan perkembangan anak

Pada anak-anak yang mengalami anemia berat dapat mengalami gangguan perkembangan motorok, mental dan pertumbuhan. Anak-anak dengan anemia cenderung memiliki atensi yang buruk dan sulit menangkap pelajaran.

5. Gangguan ingatan orang lanjut usia

Anemia pada orang usia lanjut dapat memberikan komplikasi yang lebih berat dibandingkan dengan orang muda, termasuk kemungkinan gangguan jantung. Selain itu, anemia pada orang lanjut usia dapat menyebabkan gangguan kognitif dan memperburuk demensia.

6. Kematian

Beberapa jenis anemia yang diturunkan seperi anemia sel sabit dapat menjadi sangat serius dan menyebabkan komplikasi yang membahayakan nyawa bila tidak ditangani. Selain itu, kehilangan banyak darah secara cepat dapat menyebabkan anemia akut yang berat dan berakibat fatal.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Rambut Rontok? Bisa Jadi Akibat Kekurangan Zat Besi

Rambut Rontok? Bisa Jadi Akibat Kekurangan Zat Besi

Apakah rambut Anda sering rontok? Rambut rontok tentu merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan dan kadang menimbulkan ketidakpercayaan diri. Namun, Anda tak perlu terburu-buru panik. Bila terdapat rambut Anda yang sedikit rontok setiap hari, hal itu bisa saja normal. Pada dasarnya, rambut akan mengalami kerontokan sekitar 100 helai per hari.Meski demikian, rambut rontok dapat terjadi akibat adanya gangguan kesehatan. Salah satunya akibat kekurangan zat besi, terutama pada penderita anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Apalagi, jika kerontokan rambut disertai oleh gejala pucat, sakit kepala, jantung berdebar ataupun sesak napas.Anemia adalah suatu kondisi ketika jumlah sel darah merah yang sehat berkurang, sehingga tidak mampu untuk menjalankan tugasnya untuk mengantarkan nutrisi dan oksigen ke jaringan, termasuk ke rambut.Sementara itu, zat besi sangatlah penting bagi pembentukan sel darah merah. Bila tubuh kekurangan zat besi, secara langsung jumlah sel darah merah sehat akan berkurang, sehingga kemampuan membawa nutrisi dan oksigen ke jaringan tubuh otomatis ikut berkurang. Ini mengakibatkan jaringan rambut menjadi tidak kuat dan mudah rontok.Lalu apa yang dapat d [...]

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Apakah Anda sering merasa lemas, letih, lesu, sulit konsentrasi, dan sakit kepala? Bisa jadi hal tersebut menandakan Anda mengalami anemia atau yang dikenal sebagai kurang darah.Akibat rendahnya jumlah sel darah merah sehat mengakibatkan jumlah oksigen yang dihantarkan ke jaringan tubuh menjadi lebih sedikit. Hal tersebut menyebabkan timbulnya beberapa gejala pada anemia, akibat sel-sel tubuh tidak dapat berfungsi secara maksimal karena kekurangan asupan oksigen. Bila anemia yang dialami masih ringan seringkali tidak menimbulkan gejala.Ketika anemia berjalan perlahan (kronik), tubuh dapat beradaptasi dan mengompensasi perubahan yang terjadi; pada kasus ini anemia dapat tidak menimbulkan gejala dan baru menimbulkan gejala ketika anemia menjadi berat.Apa saja gejala yang dapat ditimbulkan anemia? Simak halaman berikutnya. Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah Gejala yang dapat ditimbulka [...]

Diet Sehat Untuk Penderita Anemia

Diet Sehat Untuk Penderita Anemia

Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan anemia. Terkadang kekurangan zat besi atau vitamin lainnya seperti asam folat dan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Oleh sebab itu penting sekali untuk mengatur asupan makanan pada penderita anemia.Berikut adalah jenis makanan atau vitamin yang harus ada dalam diet bagi penderita anemia:1. Zat BesiKurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi. Orang yang menjalani diet ketat seperti vegan atau vegetarian seringkali tidak mendapatkan zat besi yang cukup. Zat besi merupakan komopnen utama hemoglobin yang membawa oksigen dari paru ke seluruh bagian tubuh.Makanan yang mengandung zat besi dapat ditemukan dalam dua bentu yaitu : haem dan non-haem. Zat besi haem lebih mudah dicerna oleh tubuh dan dapat ditemukan pada produk hewani seperti daging (termasuk unggas) dan ikan. Sedangkan zat besi non-haem didapatkan terutama dari sayuran dan tanaman seperti buncis, sayuran hijau, selain itu juga ditambahkan pada berbagai jenis makanan seperti roti, sereal dan tepung.Bila tubuh tidak mendapatkan zat besi yang dibutuhkan, jumlah zat besi yang tersedia akan menurun secara perlahan. Cadangan zat besi [...]

Kenali Anemia, Diagnosis dan Cara Pengobatannya

Kenali Anemia, Diagnosis dan Cara Pengobatannya

Anemia bukanlah penyakit. Melainkan kondisi tubuh (medis) dimana tidak ada cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. Ketika jaringan tidak menerima jumlah oksigen yang cukup, banyak organ dan fungsi organ dalam tubuh yang terpengaruh.Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa kita mengalami anemia? Untuk menegakkan diagnosis anemia, dokter akan menanyakan keluhanm melakukan pemeriksaan fisik, dan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Anemia biasanya ditandai dengan gejala : Mudah lelah dan kehilangan tenaga Napas cepat Sakit kepala Kesulitan berkonsentrasi Kulit pucat Sulit tidur Apa sajakah penyebab anemia? Simak halaman berikutnya. Kenali Anemia, Diagnosis dan Cara Pengobatannya Secara umum terdapat 3 buah penyebab anemia yaitu perdarahan, penurunan produksi sel darah merah, dan penghancuran sel darah merah sebelum usia seharusnya. Mari kita bahas satu per s [...]

Bisakah Balita Mengalami Anemia?

Bisakah Balita Mengalami Anemia?

Kurang darah atau anemia bukanlah penyakit yang hanya dapat menyerang orang dewasa saja. Bayi dan balita pun dapat mengalami anemia. Sekitar 80% anak dan balita di negara berkembang diduga mengalami anemia. Ada banyak faktor yang dapat menimbulkan terjadinya anemia pada balita, mulai dari masa kehamilan, pemberian air susu ibu (ASI) yang kurang tepat, perubahan pola makan dan pemilihan makanan yang tidak tepat, faktor ekonomi ataupun akibat sakit tertentu.Pada balita dan anak-anak, anemia dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak. Paling sering anemia pada balita disebabkan asupan gizi yang kurang yaitu kurangnya zat besi yang sangat penting bagi pembentukan sel darah merah baru. Pada anak di bawah usia 2 tahun, dimana saat periode emas perkembangan otak, anemia akibat kekurangan zat besi dapat menyebabkan tidak optimalnya fungsi otak dan mental anak.Anemia pada balita pun selain akibat kekurangan zat besi dapat pula disebabkan oleh penyebab lain seperti gangguan genetik (talasemia, anemia sel sabit). Pada anemia jenis ini tentunya anak membutuhkan penanganan anemia yang lebih khusus.Saat periode pertumbuhan dan perkembangan si kecil membutuhkan zat besi dalam jumlah yang besar. [...]

Fakta Anemia Kronis

Fakta Anemia Kronis

Anemia merupakan suatu kondisi, bukan suatu penyakit, dimana terjadi penurunan jumlah sel darah merah (eritrosit) dan hemoglobin dalam darah. Hemoglobin terdapat dalam sel darah merah yang berfungsi untuk menghantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Tanpa oksigen yang cukup, jaringan dan organ tubuh akan mengalami masalah.Berdasarkan waktunya, anemia dibedakan menjadi anemia akut dan kronik. Anemia akut ditandai dengan turunnya kadar hemoglobin secara cepat, misalnya karena perdarahan atau hemolitik. Gejala anemia juga muncul secara cepat, awalnya mungkin tidak ada keluhan sama sekali. Sedangkan anemia kronik terjadi dalam periode waktu yang lama. Gejalanya juga muncul secara perlahan dan semakin memberat jika tidak diatasi.Berikut ini adalah gejala anemia kronik: Lemah, mudah lelah Sulit berkonsentrasi Sakit kepala, vertigo Tinnitus (teling berdenging) Pingsan Pucat Sesak napas Libido menurun Apa saja penyebab anemia kronik? Halaman selanjutnya penjelasan selengkapnya: [...]

Bolehkah Ibu Hamil dengan Anemia Berpuasa?

Bolehkah Ibu Hamil dengan Anemia Berpuasa?

Ketika hamil, seorang wanita membutuhkan asupan gizi yang baik bagi pertumbuhan janin serta kesehatan tubuhnya. Bagi yang menjalankan Islam, berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadan merupakan suatu kewajiban. Meski demikian, Islam memberikan keringanan kepada wanita yang sedang hamil. Bagi ibu hamil yang memiliki keadaan gizi cukup baik dan tidak memiliki penyakit penyerta, melakukan puasa bukanlah halangan. Namun, bagaimana dengan ibu yang mengalami anemia?Pada keadaan anemia, terjadi kekurangan sel darah merah sehat yang berfungsi untuk membawa nutrisi dan oksigen ke jaringan. Bila dibiarkan berlarut dan tidak ditangani, terutama pada ibu hamil, dapat menyebabkan komplikasi-komplikasi yang cukup berbahaya seperti pertumbuhan janin terhambat, berat bayi lahir rendah, perdarahan setelah melahirkan, bayi lahir prematur, dan bayi lahir dengan anemia.Sebelum memutuskan untuk berpuasa, sebaiknya Anda memeriksakan kondisi tubuh dan janin kepada dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang menangani. Bila memang Anda memiliki riwayat anemia, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan hemoglobin darah (Hb), untuk menilai derajat keparahan anemia.Kondisi tubuh saat hamil tak sama den [...]

Anak-anak, Remaja dan Perempuan Lebih Mudah Terkena Anemia

Anak-anak, Remaja dan Perempuan Lebih Mudah Terkena Anemia

Anemia defisiensi zat besi merupakan jenis anemia yang paling sering dijumpai. Kondisi ini mudah sekali ditangani. Ketika tubuh tidak memiliki zat besi yang cukup untuk membuat sel darah merah, maka terjadilah anemia defisiensi zat besi.Tanpa zat besi yang cukup, tubuh akan mulai menggunakan cadangan zat besi yang lama-kelamaan akan habis digunakan. Setelah cadangan zat besi habis, jumlah sel darah merah yang dibuat tubuh akan semakin sedikit.Anemia defisiensi zat besi disebabkan oleh asupan makanan yang kurang bergizi, akibat kehilangan darag atau dapat pula akibat ketidakmampuan saluran cerna untuk menyerap zat besi dari makanan.Siapa sajakah yang rentan terkena anemia defisiensi zat besi? Halaman berikut penjelasannya: Anak-anak, Remaja dan Perempuan Lebih Mudah Terkena Anemia 1. Bayi dan Anak-anakBayi dan anak-anak membutuhkan zat besi yang banyak untuk tumbuh dan berkembang. Cadangan zat besi ya [...]

Mengenali Penyakit Anemia Hemolitik

Mengenali Penyakit Anemia Hemolitik

Dibandingkan dengan anemia defisiensi zat besi, prevalensi anemia hemolitik memang lebih sedikit. Namun bukan berarti anemia hemolitik tidak berakibat fatal. Anemia hemolitik disebabkan oleh penghancuran sel darah merah yang lebih cepat daripada pembuatannya. Normalnya, sel darah merah bertahan hingga 120 hari di dalam tubuh. Pada kasus anemia hemolitik, sel darah merah mengalami penghancuran lebih awal.Banyak sekali penyebab anemia hemolitik. Ada yang dicetuskan oleh penyakit autoimun maupun tidak, namun ada pula yang dibawa secara genetik.Anemia hemolitik autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menginterpretasikan sel darah merah yang terdapat di dalam tubuh sebagai benda asing. Hal tersebut menyebabkan terbentuknya antibodi terhadap sel darah merah. Antibodi ini akan menyerang sel darah merah dan menyebabkan penghancuran sel darah merah lebih awal.Penghancuran sel darah merah dapat disebabkan oleh, di halaman selanjutnya selengkapnya: [...]

Anemia Dapat Sebabkan Sakit Kepala

Anemia Dapat Sebabkan Sakit Kepala

Anemia adalah keadaan ketika tidak terdapat cukup sel darah merah di dalam pembuluh darah Anda. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan sel darah tersebut mengangkut oksigen dari paru-paru ke berbagai organ di dalam tubuh. Selain itu, hemoglobin juga mengangkut karbon dioksida untuk dibersihkan dari tubuh Anda.Jika sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan tubuh, oksigen tidak dapat dihantarkan dengan baik ke organ-organ. Apabila kebutuhan oksigen otak tidak terpenuhi, hal tersebut dapat menyebabkan lemas, cepat lelah, kurang fokus, dan sakit kepala. Selain itu, terdapat beberapa gejala anemia lainnya, di antaranya adalah kulit pucat, detak jantung berdebar-debar, sesak napas, nyeri dada, rasa melayang, serta tangan dan kaki terasa dingin.Ada beberapa jenis anemia, yang disebabkan oleh berbagai penyebab yang berbeda pula. Namun pada umumnya, anemia paling banyak disebabkan oleh karena kekurangan zat besi.Zat besi adalah salah satu komponen penting pembentuk sel darah merah. Sehingga kekurangan salah satu bahan ini akan mengganggu produksi sel darah merah dalam tubuh. Beberapa hal yang mengakibatkan kekurangan zat besi adalah kurangnya asupan dari makanan, perdarahan [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *