Batas Konsumsi Air Putih bagi Anak-anak

KidDrinkingWater-850x400.jpg

Selama ini mungkin kita mengetahui bahwa kebutuhan minum air putih yang diajurkan untuk semua orang adalah 8 gelas sehari. Padahal, ini adalah anjuran minum untuk dewasa sehat. Sedangkan untuk anak-anak, jauh lebih sedikit.

Seperti disebutkan Ahli Gizi yang juga Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), Dr. dr. Saptawati Bardosono M, Sc bahwa sesuai angka kecukupan gizi (AKG) anak-anak disesuaikan dengan usia dan jenis kelamin.

“Bagi anak-anak usia 5-9 tahun, membutuhkan cairan sekitar 1.200-1.600 mililiter perhari atau sekitar 6 gelas air putih,” katanya.

Jumlah konsumsi air putih itu, kata Saptawati, tidak termasuk minuman manis lainnya. Maka itu, penting untuk mengenalkan air putih sejak dini pada anak.

“Biasakan anak itu minum air putih. Kalau anak sudah dikenalkan manis sejak kecil, ia bisa nggak suka air putih karena tawar,” ujarnya, seperti ditulis Kamis (26/6/2014).

Saptawati menyarankan, untuk membuat anak kecil suka minum air putih, ia menyarankan orangtua untuk memiliki gelas lucu yang disukai anak-anak.

Air putih adalah cairan yang sangat penting bagi pertumbuhan anak dan kesehatan anak. Anak-anak membutuhkan banyak cairan untuk menjaga kesehatan tubuhnya seiring dengan pertumbuhan berat badan dan usianya. Namun, belum semua orang tua sadar untuk membiasakan anak minum air putih dengan cukup.

Bagi anak dengan usia 4-8 tahun kebutuhan cairannya adalah 1,6 liter atau 6-7 gelas setiap harinya. Anak berusia 9 tahun keatas kebutuhan akan cairan sama dengan orang dewasa yaitu 2 liter atau 8 gelas setiap harinya. Manfaat minum air putih bagi kesehatan memang sangat banyak bagi semua orang termasuk anak-anak.

Berikut ini adalah manfaat minum air putih bagi kesehatan anak :

1. Manfaat minum air putih baik untuk kesehatan fisik dan mental
Minum air putih baik untuk kesehatan fisik dan mental anak dimana anak-anak menjadi tidak mudah lelah dan lesu.

2. Menjadikan anak lebih cerdas
Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa anak-anak yang terhidrasi akan menjadi lebih baik dan cerdas dibandingkan dengan anak-anak yang dehidrasi atau kekurangan cairan. Oleh sebab itu, memberikan anak air putih yang cukup dapat menghidrasi area abu-abu otak anak sehingga dapat bekerja secara maksimal saat belajar.

3. Minum air putih menjadikan gigi anak lebih sehat
Air putih adalah air yang bebas dari gula sehingga dapat mengurangi kerusakan gigi pada anak. Berbeda dengan anak yang suka minum es krim atau minuman manis lainnya, pasti giginya akan cepat mengalami kerusakan.

4. Menghindarkan anak dari sembelit
Minum air putih yang cukup dan mengkonsumsi makanan sehat yang berserat dapat menghindarkan anak dari sembelit dan pencernaan akan berfungsi secara baik.

Dengan membiasakan anak minum air putih secara teratur maka anak akan memperoleh manfaat minum air putih secara maksimal untuk kesehatan anak. Minum air putih dengan cukup juga dapat mencegah anak terserang penyakit.

Sementara untuk bayi orang tua sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter ahli anak dalam pemberian air putih. Pada kasus tertentu, pemberian air putih dalam jumlah kecil mungkin tepat. Misalnya dalam keadaan konstipasi dan saat cuaca panas. Pemberian air pada bayi hanya diperbolehkan satu hingga dua ons (satu sendok makan) air pada setiap pemberiannya.

Air putih dapat diberikan pada bayi, setelah usia enam (6) bulan atau ketika bayi telah dikenalkan makanan padat (makanan pendamping ASI). Pemberian air putih sebaiknya menggunakan cangkir. Cangkir merupakan pilihan terbaik daripada dot/ botol. Hal ini dikarenakan, ketika pemberian minum dengan dot/botol menyebabkan bayi dapat menerima terlalu banyak air.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Youtube Akan Sediakan Konten Khusus Anak-anak

Youtube Akan Sediakan Konten Khusus Anak-anak

Youtube merupakan salah situs yang dapat dengan mudah diakses oleh siapa pun, termasuk anak-anak. Terlebih saat ini, hampir dua pertiga dari anak usia sembilan sampai sebelas tahun memiliki ponsel, yang membuat anak-anak itu dengan mudah mengakses segala sesuatu yang diinginkannya.Melihat situasi yang cukup memprihatinkan ini, Youtube berencana akan menyediakan konten khusus anak-anak dan berisi semua video yang layak untuk disaksikan oleh anak-anak berusia di antara dan di bawah 10 tahun.Selain itu, Youtube pun akan menyediakan satu fitur kontrol khusus orangtua, yang disebut dengan Safety Mode.Fitur ini berguna untuk menyembunyikan video yang berisi konten yang tidak pantas untuk dilihat anak-anak. Dan fitur ini juga memungkinkan Google SafeSearch untuk menyaring apa-apa saja yang akan diakses oleh anak-anak itu.Menurut sebuah laporan seperti dikutip Daily Mail, Rabu (19/3/2014), ada pun saluran ramah anak-anak yang akan disediakan Youtube adalah Sesame Street dan Disney Channel. Ada juga Youtube EDU, saluran yang dirancang khusus bagi anak-anak usia sekolah yang berisikan materi pendidikan. [...]

Baby Daycare Gedung Pertamina, Alternatif Bagi Ortu Pekerja

Baby Daycare Gedung Pertamina, Alternatif Bagi Ortu Pekerja

Tempat penitipan anak seperti Baby Daycare yang berada di Gedung Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, dianggap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menjadi salah satu alternatif untuk menjawab permasalahan mengenai pengasuhan anak bagi para orangtua pekerja.Maka itu, sejak awal KPAI telah memberikan rekomendasi serta dorongan kepada seluruh perusahaan yang memberikan fasilitas tempat penitipan anak bagi para karyawan, serta turut memfasilitasi keberadaan lembaga pengasuhan anak. "Pastinya, ya. Karena tempat penitipan bayi seperti Baby Daycare ini dibangun guna memastikan pemenuhan hak anak, dan tidak menghalangi mereka para orangtua untuk bekerja," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh ditulis Health Liputan6.com pada Jumat (5/9/2014)Akan tetapi, lanjut Asrorun, keberadaan dari pengasuhan anak harus memenuhi standar yang telah ditetapkan untuk gaya pengasuhan alternatif. "Gaya pengasuhannya seperti apa, dan yang pasti pengasuh yang ditugaskan untuk memberikan pengasuhan kepada seorang anak harus memiliki kompetensi juga, baik yang terkait dengan keterampilan teknis, maupun pengendalian emosi. Sebab, yang diasuh ini adalah anak [...]

Mainan Anak Harus Penuhi Standar SNI

Mainan Anak Harus Penuhi Standar SNI

Badan Standardisasi Nasional (BSN) sejak 30 April 2014 menerapkan ketentutan tentang mainan anak-anak di seluruh Indonesia harus penuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). "Sejak 30 April 2014 semua mainan anak-anak yang beredar di Indonesia termasuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) harus penuhi SNI," kata anggota BSN Sumartini Maksum di Manado seperti dikutip dari Antara, Minggu (25/5/2014) "Jika masih ada atau ditemukan tidak sesuai SNI akan ditarik," kata Sumartini. Penerapan aturan ini, kata Sumartini berlaku baik untuk produksi dalam negeri maupun mainan impor dari negara lain. Sumartini mengatakan BSN akan terus melakukan sosialisasi kepada para UKM dan pengusaha serta instansi terkait perindustrian dan perdagangan. Ditjen Kasie Penerapan Standarisasi dan Perlindungan Konsumen BSN menjelaskan mainan anak-anak harus sesuai SNI, dan BSN akan melakukan pengujian produk mainan. BSN akan melakukan 29 pengujian meliputi lima hal pokok, seperti pengujian fisik mekanik, ketahanan bakar, migrasi bahan kimia, daya luncur dan elektrik. "Ada 29 pengujian untuk mencapai SNI, tapi lima hal pokok itu guna menentukan apakah mainan tersebut aman secara fisik, tahan bakar, bahan kimia dan [...]

Jumlah Anak yang Jalani Operasi Penurunan Berat Badan Kian Banyak

Jumlah Anak yang Jalani Operasi Penurunan Berat Badan Kian Banyak

Jumlah anak yang menjalani operasi penurunan berat badan makin banyak, membuat sejumlah dokter harus beralih kepada jalan operasi untuk menangani kasus obesitas di London, Inggris. Tak tanggung-tanggung, the National Bariatric Surgery Registry melaporkan bahwa usia dari seorang anak yang melakukan operasi penurunan berat badan terbilang sangat muda, dari 13 sampai 17 tahun. Nantinya, usai menjalani operasi yang menelan biaya 5.000 Poundsterling (Rp 96 juta) anak-anak tidak lagi dapat menerima makanan terlalu banyak, karena ukuran dari perut mereka tidak mampu untuk menampung makanan tersebut.Menurut para dokter di sana, operasi penurunan berat badan merupakan cara efektif dalam mengatasi diabetes tipe dua. Namun, dokter diminta untuk lebih hati-hati dalam menerima pasien yang akan menjalani operasi ini. "Usia individu yang menjalani operasi ini semakin muda dan lebih muda. Sekarang ini, jumlah anak yang mengalami obesitas makin banyak," kata juru bicara National Obesity Forum, Tam Fry, seperti dikutip Daily Mail Senin (10/11/2014)President of the Royal College of Surgeons, Clare Marx, mengatakan, karena obesitas kerap dikaitkan dengan sejumlah kondisi seperti diabetes, tidak hanya [...]

Pelajaran Cinta untuk Para Orangtua

Pelajaran Cinta untuk Para Orangtua

Terkadang tanpa disadari para orangtua yang terlalu menjaga buah hatinya bersikap melindungi secara berlebihan. Sikap berlebihan tersebut mungkin membuat anak-anak tidak merasa nyaman sehingga menimbulkan jarak antara anak dan orangtua. Terlebih ketika usia anak beranjak dewasa. Tak heran bila menjalin kedekatan dan mengerti kemauannya terkadang masih sulit dilakukan para orangtua. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu dipelajari orangtua untuk lebih mendekatkan hubungan dengan sang anak, dikutip Glo, Senin (3/3/2014).1. Hati ke HatiMulailah bicara dari hati ke hati antara anak dan orangtua, terutama para ibu. Walaupun sulit memulai pembicaraan namun tidak ada salahnya untuk mencoba. Ciptakan suasana hangat mulai dengan perbincangan ringan kemudian menjurus ke area lebih pribadi.Tanpa disadari masalah yang sedang dihadapi sang anak keluar sedikit demi sedikit kemudian usulkan solusi yang baik untuk membantu memecahkan masalah yang sedang menimpa. 2. Ciptakan Waktu BersamaSesibuk-sibuknya Anda, luangkan sedikit waktu untuk sekadar mendengarkan keluhannya. Ajarkan anak untuk meyakinkan keputusan yang akan diambil dengan pemikiran yang matang.Hormati setiap saran yang diberikannya, [...]

Pelajaran yang Dipetik dari Polah si Kecil Pangeran George

Pelajaran yang Dipetik dari Polah si Kecil Pangeran George

Lahir sebagai pangeran kerajaan Inggris, Anda mungkin berpikir bahwa Pengeran George bermain dengan lima pengasuh yang ribut tentangnya. Tapi siapa menyangka bahwa Pangeran kecil ini tertangkap kamera sedang merangkak dan berinteraksi dan bermain bersama dengan bayi seusianya. Inilah yang menarik bahwa pangeran kecil ini bisa membuat inspirasi bagi banyak orangtua. Coba saja lihat apa yang bisa dipetik dari tingkah laku Pangeran kecil ini saat bermain bersama bayi seusianya, seperti diungkapkan Idiva, Sabtu (12/4/2014). 1. Membangun hubungan sosial Bagi sebagian besar orangtua, bayi hanya bermain bersama orang tuanya atau pengasuh. Padahal kelompok bermain adalah tempat terbaik bayi agar dapat melangkah keluar dari zona nyaman dan bertemu orang banyak. Ini penting dalam pengaturan hubungan sosial yang baik. Anak-anak cenderung memiliki sifat ingin tahu yang besar dan seperti yang Anda lihat Pangeran George adalah bayi yang mudah membangun hubungan dengan anak-anak lain. 2. Cara bagus untuk mengalihkannya dari layar televisi atau gadjet Ketika seorang anak bosan, dia bisa bertahan lama di depan TV. Daripada menonton, lebih baik mengajak anak ke tempat bermain. Selain berlatih [...]

10 Langkah Cetak Anak Cerdas

10 Langkah Cetak Anak Cerdas

Intervensi nutrisi untuk mengoptimalkan proses tumbuh kembang anak harus diperhatikan orangtua. Menurut DR. Dr. Damayanti Rusli Syarif, Sp.A(K), konsultan nutrisi dan penyakit metabolik anak, konsumsi makanan, baik bagi bayi maupun wanita hamil, haruslah dilakukan dengan bijak dan cerdas. Hal ini mencakup: 1. Memperhatikan kecukupan dan komposisi makanan yang diasup dimulai saat ibu memutuskan untuk hamil. 2. Memperhatikan kenaikan berat badan saat hamil. Dengan kebutuhan protein saat hamil meningkat 60 persen, kenaikan berat badan untuk berat badan normal 10-12,3 kg, untuk wanita yang kurang gizi 13,6 kg, dan untuk wanita yang mengalami kelebihan berat badan 7-9 kg. 3. Hingga usia 6 bulan, bayi sebaiknya hanya diberi ASI. 4. Untuk memenuhi kebutuhan ASI, ibu menyusui setidaknya memerlukan ekstra 500 kalori dibandingkan diet normalnya pada tiga bulan pertama menyusui. Setelah itu dilanjutkan menjadi 800 kalori. 5. Makanan pendamping ASI diberikan saat bayi siap secara gastroenterologis, yakni kesiapan saluran cerna serta enzim-enzimnya, juga psikologis dan neurologis. 6. Menjadi kewajiban orangtua untuk menyiapkan makanan dengan komposisi nutrisi lengkap dan seimbang. D [...]

Banyak Anak Banyak Komplikasi

Banyak Anak Banyak Komplikasi

Keluarga berencana (KB) memiliki pengaruh besar dalam pengendalian penduduk di Indonesia. Terlebih dalam menekan angka kematian ibu (AKI) yang belum mencapai target MDG's 2015.Ketua Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr. Emi Nurjasmi, M. Kes mengatakan bahwa program KB dengan kematian ibu memiliki hubungan erat. Maka itu, sudah sejak lama IBI bekerja sama dengan BKKBN dan Kemenkes, serta memiliki peran dalam program, karena 80 persen layanan KB dilaksanakan oleh bidan."Bayangkan, kalau tidak ada KB selama ini, mungkin sudah 400 sampai 500 juta penduduk di Indonesia saat ini," kata Emi menjelaskan dalam dalam Rapat Koodinasi Nasional (Rakornas) Kemitraan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Tahun 2014, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (25/3/2014)Namun sayang, kendala yang dihadapi oleh KB berasal dari masyarakat perdesaan yang masih mempercayai bahwa banyak anak banyak rezeki. Padahal, semakin banyak seorang ibu melahirkan, semakin berisiko pada kematian. "Semakin banyak anak, semakin besar risiko untuk terjadi komplikasi. Jadi, kalau program KB itu sukses apalagi 2 anak, itu akan sangat aman bagi ibu dalam menjalani proses persalinan, [...]

Alergi Bisa Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Alergi Bisa Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Alergi protein susu sapi menjadi kondisi umum yang dialami anak-anak di usia enam bulan pertama. Saat sistem imun anak menganggap kandungan protein pada susu sapi sebagai zat berbahaya maka tubuh akan bereaksi menolak."Alergi ini umumnya mengenai anak yang memang memiliki bakat alergi atopik dan biasanya diturunkan secara genetik. Jika orangtua memiliki alergi maka 50 persen ada kemungkinan sang anak juga alergi. Itu merupakan reaksi penolakan tubuh," kata Ketua Divisi Alergi Imunologi Bagian Ilmu Kesehatan Anak, FK UI, RSCM, dr. Zakiudin Munasir, SpA(K) dalam acara Nutritalk Sarihusada, ditulis Sabtu (19/4/2014).Gejala yang paling sering muncul pada anak yang mengidap alergi protein susu sapi menurut Zaki adalah adanya muntah, diare, darah dalam fesesnya, sesak napas serta masalah kulit seperti bentol merah atau berisi cairan.Alergi tersebut, menurut ahli tumbuh kembang anak dr. Bernie Endryani Medise, Sp.A (K) dapat memengaruhi tumbuh kembang anak. "Anak dengan alergi makanan lebih sering mengalami gangguan pertumbuhan yang berhubungan dengan asupan makanan seperti berat dan tinggi badan yang sulit bertambah. Hal tersebut terjadi karena kurangnya asupan nutrisi. Kalau memang ale [...]

6 Manfaat Menyusui buat Balita

6 Manfaat Menyusui buat Balita

Air Susu Ibu tetap (ASI) menjadi susu terbaik. Semua wanita tentu menyadari tentang pentingnya ASI. Namun, keraguan muncul ketika ibu harus memutuskan kapan harus menghentikan ASI ke balita Anda.Ada banyak perempuan yang terus menyusui anaknya sampai berusia 3 sampai 4 tahun. Tapi, apabila ibu memilih melanjutkan ASI hingga di atas dua tahun, pemenuhan gizi dari ASI saja tidak cukup.Dr. Jack Newman menjelaskan, UNICEF telah lama mendorong menyusui selama dua tahun dan lebih lama. Dan American Academy of Pediatrics mendorong ibu untuk menyusui, setidaknya satu tahun dan selama ibu dan bayi menginginkan."Menyusui untuk 3 dan 4 tahun telah umum di sebagian besar dunia dan balita yang menyusui masih umum di kebanyakan masyarakat," katanya.Apabila Ada yang mengatakan ASI tak memiliki nilai setelah enam bulan, informasi itu kurang lengkap. Dr Newman menjelaskan, bahkan setelah enam bulan ASI masih mengandung protein, lemak dan unsur penting lainnya. ASI masih mengandung faktor kekebalan tubuh yang membantu melindungi anak bahkan ketika ia berusia dua tahun atau lebih. Bahkan , beberapa faktor imun dalam ASI yang melindungi bayi dari infeksi lebih baik pada tahun kedua kehidupan dibandin [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *