Cara Membersihkan Komedo dengan Pasta Gigi

cara membersihkan komedo

Cara membersihkan komedo dengan pasta gigi memang sepintas terdengan agak aneh, tapi bagaimana dengan khasiatnya? yuk simak penjelasannya berikut ini.

Apakah Anda memiliki komedo? Kalau iya, tentu saja Anda sepakat kalau komedo memang mengganggu. Tapi tenang, ada beberapa cara menghilangkan komedo, diantaranya adalah dengan pasta gigi. Selain murah, cara ini terhitung sederhana tetapi cukup efektif. Berikut caranya seperti dilansir dari Removing Black Head, Kamis (16/10/2014).

Pertama, campurkan pasta gigi dengan garam dalam perbandingan yang sama. Akan lebih maksimal kalau pasta gigi yang digunakan adalah pasta gigi mint dan bukan yang berjenis gel.

Kedua, setelah tercampur rata, oleskan pada hidung. Diamkan selama 5 menit lalu pijat dengan jari secara memutar. Proses ini lah yang dapat merontokkan komedo. Hati-hati, jangan oleskan terlalu dekat dengan mata karena mengakibatkan perih.

Setelah itu, bilas dengan air hangat. Kemudian, pijat lembut hidung Anda dengan handuk dingin atau sendok dingin. Pijatan ini berfungsi untuk mengecilkan hingga menutup pori-pori hidung.

Bagaimana, mudah bukan cara membersihkan komedo yang satu ini? Anda dapat melakukannya sebelum tidur setiap malam.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
9 Cara Hewan Peliharaan Meningkatkan Hidup Kita

9 Cara Hewan Peliharaan Meningkatkan Hidup Kita

November merupakan bulan mengadopsi hewan peliharaan. Seperti yang dilansir dari huffingtonpost.com, Sabtu(15/11/2014), mengadopsi hewan peliharaan tidak hanya baik untuk si hewan lucu tersebut melainkan juga baik untuk diri Anda. Berikut adalah ulasan berdasarkan penelitian bahwa ada 9 cara hewan peliharaan meningkatkan hidup manusia yang mereka temani: Mereka Dapat Membantu Meningkatkan Harga Diri Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal berjudul `Journal of Personality and Social Psychology` menunjukkan bahwa harga diri orang yang memiliki hewan peliharaan cenderung lebih kuat. Terlebih lagi, jika orang tersebut merupakan esktrovet dan tidak penakut dibanding orang yang tidak memiliki hewan peliharaan. Mengurangi Risiko Alergi Studi menyarankan bahwa berdekatan dengan hewan peliharaan dapat menurunkan risiko alergi di kemudian hari. Penelitian yang dilakukan pada orang usia dewasa muda, sekitar 50 persen dari mereka adalah orang yang memiliki hewan peliharaan dan mereka cenederung tidak memiliki alergi. Mengurangi Sisi Negatif Berdasarkan studi dari 97 pemilik hewan peliharaan, mereka tidak mengalami pengalaman negatif saat bersosialisasi dengan orang. Merek [...]

Sistem Analisa Visual Bikin Layanan di RS Makin Efektif

Sistem Analisa Visual Bikin Layanan di RS Makin Efektif

Sistem analisa visual tidak hanya digunakan di bisnis perbankan, multifinance maupun asuransi yang memiliki data besar. Rumah Sakit di Belanda pun kini sudah menggunakan SAS� Visual Analytics dan visualisasi data untuk mengoptimalkan proses bisnis dan meningkatkan pelayanan pasien. Tujuh Rumah Sakit yaitu Gelderse Vallei Hospital, Sint Maartens Clinic, BovenIJ Hospital, Scheper Hospital, Bethesda Hospital, dan Hospital of the Gelre Foundation memilih SAS untuk mengakses dan menganalisa data sets yang besar sehingga proses pengaturan bisnis menjadi lebih baik. SAS Visual Analytics, piranti lunak visualisasi data SAS memberikan informasi dalam waktu yang hampir real-time, sehingga staf Rumah Sakit dengan mudah melakukan analisa, interpretasi dan bertindak terhadap pasien. Analisa logistik ini untuk mendeteksi masalah yang ada sehingga hambatan yang muncul dapat dipecahkan dengan cepat. Dengan begitu pasien dapat memperoleh perawatan cepat dan tepat yang mereka butuhkan di saat itu juga. [...]

Jumlah Pengguna Narkoba Meningkat Tajam, Apa Sebabnya?

Jumlah Pengguna Narkoba Meningkat Tajam, Apa Sebabnya?

Jumlah pengguna narkoba di Indonesia terus saja meningkat dalam waktu 100 tahun sejak 1914. Apabila pada tahun tersebut jumlahnya sebesar 660 ribu jiwa, saat ini jumlah pengguna mencapai 4 juta jiwa. Lantas apa penyebabnya?"Kondisi terakhir sejak tahun 1914, prevalensinya tidak pernah turun justru naik terus. Dulu itu 660 ribu atau hitungannya 1 dari 5 orang adalah pengguna narkoba ilegal," kata Kepala Badan Narkotika Nasional, Anang Iskandar, dalam acara Talk Show Interaktif `Bersama Kita Selamatkan Pengguna Narkoba` di Gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (3/6/2014).Sewaktu masih dipimpin oleh Belanda, pemerintah tidak terlalu memusingkan adanya pengguna narkoba ilegal di kalangan masyarakat karena itu didasarkan politik, biar masyarakatnya tidak menuntut untuk merdeka. "Kalau sekarang, justru menjadi beban pemerintah dan tenaga kesehatan yang ada," kata Anang menambahkan.Jumlah pengguna narkoba ilegal yang meningkat, kata Anang, disebabkan oleh pengguna itu yang justru dimasukkan ke dalam penjara, bukan direhabilitasi untuk disembuhkan. Di penjara pun para pengguna masih bisa menikmati barang haram itu dan semakin susah untuk melepaskan diri dari bele [...]

Kasus Meningitis Seperti Olga, Bisa Sembuhkah?

Kasus Meningitis Seperti Olga, Bisa Sembuhkah?

Meningitis atau radang selaput otak memang dikenal mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit yang menyebar dalam darah ke cairan otak. Penyakit yang dikabarkan tengah diderita artis Olga Syahputra ini memang bisa memperburuk kondisi penderitanya. Ahli penyakit dalam dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSCM, Dr.dr. Iris Rengganis, Sp.PD., KAI, FINASIM bahkan mengatakan, bila penanganan pasien meningitis terlambat, maka pasien sulit diselamatkan. Iris mengungkapkan, pasien yang diduga meningitis harus melakukan tes darah dan pengambilan cairan dari sumsum tulang belakang (pungsi lumbal) untuk mengetahui jenis meningitis dan cara penanganannya. Sehingga memerlukan waktu untuk mengetahui penyebabnya. "Bisa sembuh tapi tergantung kecepatan datang berobat. Kalau di awal ketahuan, mungkin bisa mengurangi langkah ke stadium lanjut. Tapi setiap orang memiliki sistem imun berbeda, sehingga harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Iris saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (28/5/2014). Iris mengungkapkan, dalam kasus Olga, ia tidak mengetahui secara pasti p [...]

4 Dugaan Kuat MERS Ditularkan Unta

4 Dugaan Kuat MERS Ditularkan Unta

Penelitian mengenai asal muasal Sindrom Pernapasan Timur Tengah atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS) memang masih diteliti lebih lanjut. Tapi sejumlah penelitian dan dugaan terus dikaitkan dengan unta.Seperti diungkapkan Kepala Badan Litbangkes Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia yang juga salah satu anggota Emergency Committee WHO untuk MERS-CoV, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama bahwa sejauh ini dugaan kuat MERS disebarkan melalui unta."Jamaah umrah atau calon haji jangan kontak langsung dengan unta, jangan kunjungi peternakan unta dan jangan konsumsi susu Unta mentah?," katanya pada laporan tertulis yang diterima Liputan6.com, Senin (9/6/2014).Tentang unta dan susu unta ini, Tjandra menyampaikan 4 hal, yaitu:1. Di tahun 2014 sudah ada 5 artikel penelitian di jurnal internasional tentang unta ini2. Artikel terakhir di ?New England Journal of Medicine oleh Jonathan Bell dan rekannya di Nottingham University menemukan, pasien MERS yang ternyata memelihara sembilan ekor unta. Pria berusia 44 tahun itu disebutkan sempat memberikan obat berupa tetes hidung pada unta-unta peliharaannya itu. Genom pasien dan genom di untanya adalah "match". (Baca: Pemerintah Arab mulai percaya [...]

Tuberkulosis pun Menulari Monyet

Tuberkulosis pun Menulari Monyet

Selain menular antarmanusia, ternyata kasus TB (Tuberkulosis) juga bisa menular ke hewan. Seperti halnya di Sangeh, tempat pariwisata di Bali yang terkenal dengan banyaknya monyet yang berkeliaran. Di tempat ini banyak monyet tertular TB dari pengunjung. Demikian disampaikan Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Kesehatan, Kependudukan dan Keluarga Berencana, Emil Agustiono si sela-sela acara Pertemuan ke-2 Forum STOP TB Partnership kawasan Asia Tenggara, Pasifik Barat dan mediterania Timur di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (3/3/2014). "TB termasuk zoonosis. Di Sangeh, banyak monyet tertular TB paru-parunya dari siapa? dari pengunjung," kata Emil. Menurut Emil, berdasarkan hasil pemeriksaan tim ilmuwan dari Universitas Udhayana dan IPB (Institut Pertanian Bogor), sekitar 70 persen kera di Sangeh telah terjangkit bakteri TB dari pengunjung. "Saat ini mamalia tersebut di bawah binaan dua universitas tersebut. Maka itu, kalau kita sedang sakit jangan sembarangan. Mereka juga bisa tertular," ungkapnya. // [...]

Wanita Indonesia `OK` Dibanding Wanita Malaysia dan Singapura

Wanita Indonesia `OK` Dibanding Wanita Malaysia dan Singapura

Karir, bagi kebanyakan wanita di Indonesia sudah menjadi pilihan hidup dan menjadi hal biasa. Sebuah penelitian yang dilakukan perusahaan konsultan manajemen, layanan teknologi, serta outsourcing, Accenture menyebutkan bahwa wanita Indonesia saat ini sudah siap menghadapi perubahan yang terjadi. "Dari penelitian yang dilakukan, para wanita karir telah siap menyambut perubahan dan memiliki keyakinan kuat akan mampu meraih sukses dalan karir," kata Country Managing Directot Accenture Indonesia, Neneng Goenadi, ditulis Sabtu (8/3/2014). Hasil penelitian yang dibuat demi merayakan Hari Perempuan Sedunia pada 8 Maret ini membuktikan 96 persen wanita karir di Indonesia meningkat kredibilitasnya dalam meraih kesuksesan. Dibandingkan wanita Asia lainnya, wanita Indonesia siap menghadapi perubahan dan lebih berani mengajukan promosi, sebanyak 38 persen dibandingkan Malaysia 22 persen dan Singapura 16 persen. Perubahan yang dimaksud tidak terbatas pada perubahan yang terjadi dalam lingkungan kerja. "Kemampuan untuk menetapkan dan meraih tujuan, serta mengembangkannya dalam berbagai tahapan kehidupan memudahkan wanita karir menekuni dan memadukan karir tanggung jawab dan j [...]

5 Alasan Anda Harus Berpikir Dua Kali untuk Minum Air Alkali

5 Alasan Anda Harus Berpikir Dua Kali untuk Minum Air Alkali

Sejumlah alasan kesehatan membuat individu begitu menggemari air alkali. Ada yang merasa lebih baik sementara waktu dan ada pula yang merasa lebih banyak memiliki energi setelah meminum air alkali. Selain itu, ada juga yang mengaku rasa sakit dan nyeri cepat mereda ketika rutin meminum air alkali.Tapi, adakah yang menyadari bahwa ada sejumlah alasan yang tidak masuk akal mengapa orang minum air alkali?Dr Lawrence Wilson, Ahli Gizi dari London, Inggris, mengatakan, keseimbangan pH tubuh sangat penting, dan kebanyakan tubuh Anda terlalu asam pada tingkat sel. Tidak masalah jika air liur, air kencing, atau cairan lainnya bersifat basa.Sebab, hampir pada semua kasus, sel-sel tubuh yang merupakan tempat metabolisme bersifat terlalu asam. Berikut ada 5 alasan yang dapat Anda jadikan patokan, apakah air alkali benar-benar cocok untuk diminum apa tidak, seperti dikutip The Healers Journal, Kamis (25/9/2014) 1. Penyebab utama kelebihan asam pada tingkat sel adalah adanya kekurangan dari apa yang dinamakan cadangan mineral penghasil basaMenurut Lawrence, ini berasal dari lahiriah, dan juga dari asupan sehari-hari. Jika dalam menjalani kehidupan sehari-hari satu individu kerap merasa t [...]

Ada Bakso Babi Beredar?

Ada Bakso Babi Beredar?

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyatakan kini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) setempat sedang melakukan pengecekan terhadap temuan lapangan yang menyebutkan bakso mengandung daging babi di wilayah Kota Dumai. "Temuan itu masih perlu pembuktian. Ini kan masih dicek BPOM betul apa tidak bakso mengandung daging babi. Tapi dari laporan yang kami terima, diindikasikan seperti itu," kata Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Pekanbaru, Rabu (25/6/2014). Hal tersebut ditegaskan Wagub Riau usai memimpin Rapat Persiapan Ramadhan dan Idul Fitri 1435 Hijriah yang berlangsung di Gedung Lantai Sembilan Kantor Gubernur Riau yang dihadiri berbagai pihak terkait. Menurut Wagub Arsyadjuliandi, pihaknya memberi kewenangan penuh kepada BPOM Riau untuk melakukan cek dan ricek kepada para pedangang yang berada di Dumai serta melakukan uji laboratorium makanan dan minuman. Pemrov Riau menghendaki dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1435 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada hari Sabtu (28/6) atau Minggu (29/6), masyarakat yang ada daerah tersebut dalam kondisi aman dan kondusif sesuai laporan intelijen. "Biarlah dulu tim ini bekerja. Kalau memang sudah terbukti, nanti pasti aka [...]

Kemenkes Tunggu Sampel Laboratorium Pasien Suspect Ebola

Kemenkes Tunggu Sampel Laboratorium Pasien Suspect Ebola

Kementerian Kesehatan RI masih menunggu sample laboratorium pasien suspect Ebola asal Madiun dan Kediri untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Saat ini, sample sudah berada di cargo salah satu maskapai penerbangan di bandara Juanda Surabaya, segera diterbangkan dan akan sampai di Bandara Soekarno Hatta Jakarta malam ini juga", ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P, MARS, dalam surat elektroniknya kepada Pusat Kepala Komunikasi Publik Kemenkes RI, Sabtu sore (1/11). Terkait kesiapan pemeriksaan laboratorium, Prof. dr. Tjandra menyatakan bahwa Kemenkes sudah siap, baik biological safety cabinet BSC-3, laboratorium biosafety level BSL 3, maupun petugas laboratorium yang akan menangani. Menurut Prof. Tjandra, sebelum kasus ini, lebih kurang 1 bulan yang lalu, Balitbangkes Kemenkes RI sudah pernah melakukan pemeriksaan terhadap 3 sample dugaan Ebola (2 WNI dan 1 WNA) dan semuanya dinyatakan negatif. Di lain hal, Prof. dr. Tjandra juga mengungkapkan bahwa secara kebetulan terbang di dalam pesawat yang sama dengan 29 warga negara Indoensia (WNI) yang merupakan TKI yang pulang bekerja da [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *