Berbagai Kerusakan Organ Akibat Asam Urat

tumit-sakit-asams-urat.jpg

Pasti Anda sudah akrab dengan kata ?Asam urat?. Peningkatan kadar asam urat tubuh dapat diakibatkan oleh berbagai faktor, seperti peningkatan produksi asam urat tubuh atau karena penurunan pengeluaran materi ini dari tubuh.

Peningkatan produksi biasanya terkait dengan peningkatan makanan yang tinggi purin. Purin sendiri terkandung dalam berbagai jenis makanan seperti daging, atau jeroan.

Peningkatan asam urat akan meningkatkan kemungkinan seorang mengalami berbagai komplikasi akibat asam urat.

Komplikasi yang ada jelas merembet pada masalah kesehatan yang beragam. Bahkan sampai berurusan pada kesehatan ginjal sekaligus.

Apa saja keluhan yang dapat timbul akibat peningkatan kadar asam urat darah?

Komplikasi Asam Urat #1: Gout Arthritis

Gout arthritis adalah peradangan sendi akibat pengendapan kristal urat pada sendi.

Seorang dengan gangguan ini akan mengeluhkan adanya nyeri sendi, sendi kemerahan dan tidak dapat digerakkan.

Sendi yang umumnya terkena adalah sendi pada pangkal jari jempol atau ekstremitas bawah.

Gout atau orang awam bilang ?asam urat? adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat mengontrol asam urat, sehingga kristal asam urat yang berlebihan akan menumpuk di jaringan tubuh.

Gout ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh dan menyebabkan inflamasi (radang) pada persendian (artritis).

Gout kronik (jangka panjang) dapat menyebabkan penumpukan asam urat didalam dan sekitar persendian, menurunkan fungsi ginjal dan membentuk batu ginjal.

Komplikasi Asam Urat #2: Batu Ginjal

Peningkatan asam urat juga dapat menyebabkan pengendapan urat pada ginjal dan menyebabkan batu ginjal.

Jika ukurannya kecil, batu ginjal dapat tidak bergejala, namun jika ukurannya besar tentu akan menyebabkan berbagai gejala seperti gangguan buang air kecil, nyeri pinggang atau menyebabkan infeksi saluran kencing.

Jika batu ginjal tidak ditangani dengan tepat, batu ginjal dapat menyebabkan gagal ginjal yang memerlukan penanganan lebih serius.

Komplikasi Asam Urat #3: Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan tahap akhir dari perjalanan kerusakan ginjal. Salah satu penyebab gagal ginjal terkait asam urat adalah batu ginjal. Batu ginjal yang tidak ditangani dengan tepat menyebabkan penuruan fungsi ginjal secara bertahap, sampai pada akhirnya menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal. Apabila gagal ginjal sudah memasuki tahap akhir, maka harus ditangani dengan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis atau cuci darah.

Baca juga:

Cara Membersihkan Telinga yang Benar

Waspada Jika Telinga Berdengung!

Kebiasaan Mencabut Bulu Hidung Dapat Menyebabkan Radang Otak

Tindakan Awal Ketika Mimisan

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Minum Kopi Menguntungkan Atau Merugikan?

Minum Kopi Menguntungkan Atau Merugikan?

Kini, minum kopi di pagi hari bukan lagi hanya merupakan sekedar rutinitas belaka. Karena ternyata, banyak hal baik dari kopi yang dapat bermanfaat bagi kesehatan. Di antaranya yaitu: Menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung Kopi mengandung antioksidan yang dapat mengurangi oksidasi dari LDL. Selain itu terbukti menurunkan risiko penyakit jantung koroner, dan gagal jantung bila mengkonsumsi sekitar 2 cangkir setiap harinya. (Baca: 5 Tanda Gagal Jantung) Menurunkan risiko terjadinya stroke Mengkonsumsi kopi 1 hingga 6 cangkir setiap harinya terbukti menurunkan risiko penyakit stroke sebanyak 17%. Menurunkan risiko terjadinya penyakit kencing manis Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi kopi dapat meningkatkan produksi insulin, merangsang metabolisme gula darah, dan menurunkan risiko terjadinya penyakit kencing manis. (Baca: Kafein Pada Kopi Mencegah Kanker Kulit). Masih ada beberapa manfaat minum kopi dan kafein lainnya, ada di halaman selanjutnya: Manfaat Kopi Lainnya untuk Kesehatan 4. Menurunkan risiko terkena kanker Kopi juga dapat menurunkan risiko terkena kanker, termasuk kanker endometrium, kanker prostat, kanker kepala dan leher, [...]

Tujuh Cara Menjaga Kesehatan Mata

Tujuh Cara Menjaga Kesehatan Mata

Mencegah lebih baik daripada mengobati, tidak terkecuali untuk kesehatan mata. Banyak cara sederhana untuk melakukannya. Beberapa langkah mudah berikut ini bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mata Anda. Rutin Memeriksakan Mata Tua, muda, pria, wanita harus rutin memeriksakan mata ke dokter spesialis mata setidaknya 2 tahun sekali agar penglihatan selalu sehat dan terlindungi. Orang dewasa yang sudah berumur lebih dari 40 tahun bahkan disarankan untuk memeriksakan mata setahun sekali. Ini berguna untuk mencegah penyakit mata yang berkaitan dengan penambahan usia, seperti glaukoma dan katarak. Bahkan pada usia antara 6-12 bulan, mata anak sudah harus diperiksa untuk mendeteksi masalah penglihatan yang mungkin dapat memengaruhi kemampuan belajarnya. Cari tahu pula tentang riwayat kesehatan mata keluarga. Mengapa? Karena banyak penyakit atau masalah mata yang diturunkan dari orang tua ke anak. Selain itu, ada penyakit yang dapat dideteksi dengan pemeriksaan mata, contohnya diabetes dan tekanan darah tinggi. Dengan pemeriksaan rutin, berbagai penyakit mata dan gejalanya dapat terdeteksi lebih dini. Pengobatannya pun tentu akan lebih mudah. Mengonsumsi Makanan Bergizi Penelitian men [...]

Wanita Bekerja Lebih Rentan Terkena Diabetes

Wanita Bekerja Lebih Rentan Terkena Diabetes

Oleh: dr. Jessica Florencia Penelitian terbaru yang dilakukan pada 3205 wanita dan 2227 pria usia 35-65 tahun di Stockholm Diabetes Prevention Program menunjukkan bahwa beban pekerjaan yang tinggi dan menyebabkan stres berpengaruh terhadap terjadinya penyakit diabetes melitus tipe 2. Bahkan, risiko terjadinya diabetes tipe 2 meningkat pada wanita lebih tinggi daripada pada pria. Penelitian menggunakan metode pengamatan ke masa depan. Pada pengamatan dalam jangka waktu 8-10 tahun, kelompok wanita ternyata lebih rentan mendapatkan diabetes melitus tipe 2. Lebih jauh lagi penelitian ini menemukan bahwa wanita dengan tuntutan pekerjaan tinggi (tidak adanya kebebasan mengambil keputusan dalam bekerja) 2 kali lebih rentan mengidap diabetes melitus tipe 2 ketimbang wanita yang dapat bekerja dengan kebebasan mengambil keputusan dalam pekerjaan. Stres dalam pekerjaan juga mempengaruhi perkembangan diabetes melitus tipe 2 pada pria, namun tidak sebesar pengaruhnya pada wanita. Bahkan pada pria yang dapat bekerja dengan kebebasan mengambil keputusan, risiko untuk terjadi diabetes melitus tipe 2 menjadi lebih rendah lagi. Penelitian serupa juga pernah dilakukan untuk meneliti pengaruh stres da [...]

Memang Benar Herba, Tapi Efek Ganja Tetap Beracun

Memang Benar Herba, Tapi Efek Ganja Tetap Beracun

Menggunakan ganja mungkin tidak berbahaya, tapi efek ganja dapat memengaruhi tubuh dan pikiran jika terus-terusan dikonsumsi dalam jangka panjang. Mariyuana atau ganja adalah obat-obatan herba yang terdiri dari daun, bunga, dan tunas tanaman Cannabis sativa. Ganja sering kali diisap seperti rokok pipa atau rokok ?lintingan?. Namun, ganja juga bisa dijadikan bahan makanan atau diseduh menjadi teh. Masyarakat Aceh, Medan, dan Padang terkenal menggunakan sedikit ganja untuk bumbu tambahan pada masakan tradisional mereka. Banyak orang menggunakan ganja untuk membuat mereka merasa santai atau sangat bahagia (high), menghilangkan nyeri sakit atau nyeri saraf, atau merasa lapar sehingga bisa makan lebih banyak. Di luar negeri, selain banyak digunakan untuk tujuan kesenangan, ganja juga dipelajari sebagai pengobatan potensial untuk berbagai kondisi seperti nyeri kronis dan multiple sclerosis. Selain itu, ganja diduga mampu membantu mengurangi tekanan mata pada penderita glaukoma. Namun, jika dikonsumsi terus-menerus, dalam jangka waktu lama dengan dosis berlebihan, akan timbul efek ganja yang tidak baik bagi kesehatan. Efek Ganja Akibat Penggunaan Tanpa Resep Dokter Ganja termasuk ke da [...]

Pernikahan Bisa Bantu Penderita Kanker Bertahan Hidup Lebih Lama

Pernikahan Bisa Bantu Penderita Kanker Bertahan Hidup Lebih Lama

Sampai sekarang, penyakit kanker belum ditemukan obatnya. Orang yang berhasil lolos dari maut karena kanker, tidak sembuh dari kanker melainkan bertahan hidup dengan masih mengidap penyakit mematikan itu dan sering disebut dengan istilah cancer survivor. Bagi pria atau wanita pengidap kanker yang sudah menikah, peluang menjadi cancer survivor bisa lebih besar.Menurut hasil studi terbaru, pernikahan bisa menurunkan risiko seseorang meninggal akibat kanker. Pria dan wanita yang sudah menikah dan hidup harmonis dengan pasangannya, diketahui punya kesempatan bertahan dari penyakit tersebut 20 persen lebih besar ketimbang mereka yang single. Bahkan efek positifnya lebih besar dari kemoterapi.Para peneliti mengatakan, suami atau istri yang peduli dan memperhatikan kondisi pasangannya membuat gejala kanker bisa terdeteksi lebih awal dan membantunya untuk melawan kanker. Paul Nguyen, dokter spesialis kanker yang memimpin penelitian mengungkapkan seperti dilansir Daily Mail, "Jika Anda punya teman atau seseorang yang disayangi, atau orang yang peduli kanker yang bisa menemani saat periksa ke dokter, mereka akan sangat membantu dalam pemahaman tentang diagnosa yang diberikan dokter. Perbe [...]

Tips Berpuasa Anak dengan Diabetes

Tips Berpuasa Anak dengan Diabetes

Oleh: dr. Puti Naindra Alevia Islam memperbolehkan beberapa kategori umatnya untuk tidak menjalani ibadah puasa, seperti anak kecil, pelancong, orang sakit, orang lanjut usia, serta ibu hamil dan menyusui. Bagaimana dengan anak dengan diabetes mellitus (DM) tipe 1? Beberapa ahli berpendapat bahwa berpuasa saat bulan ramadan aman untuk pasien dengan DM tipe 1, termasuk anak yang sudah besar dan remaja. Syaratnya adalah anak memiliki kontrol glikemik yang baik, melakukan monitoring sendiri secara teratur, dan berpuasa di bawah pengawasan dokter. Simak tips di bawah ini agar ibadah puasa lancar dan aman: 1. Diet dan Nutrisi Hindari makanan tinggi karbohidrat dan lemak dalam jumlah banyak saat berbuka puasa Makanan saat sahur sebaiknya mencakup karbohidrat kompleks karena merupakan makanan yang lama dicerna. Sebaiknya dimakan menjelang imsak. Konsumsi buah, sayuran, yogurt, dan sereal Cukupi kebutuhan cairan saat malam hari. 2. Aktivitas Fisik Melanjutkan aktivitas fisik rutin. Jangan melakukan aktivitas fisik berlebihan. 3. Periksa Status Glikemik Lakukan monitoring kadar gula darah di rumah secara berkala: sebelum buka puasa, 3 jam setelah buka puasa, sebelum sa [...]

Personalized Medicine dalam Pengobatan Kanker

Personalized Medicine dalam Pengobatan Kanker

Oleh: Poppy Firzani Arifin Selama ini pemberian "obat satu untuk semua" merupakan hal yang umum dalam pelayanan kesehatan di berbagai belahan dunia. Misalnya saja jika seorang pasien A menderita kolesterol tinggi diberikan simvastatin demikian juga dengan pasien B yang menderita penyakit yang sama diberikan obat yang sama. Padahal pasien dengan diagnosis penyakit yang sama bisa memberikan respon berbeda terhadap suatu obat. Obat X bisa efektif pada pasien A tapi tidak pada pasien B.,bahkan pada beberapa kasus terjadi efek samping yang tidak diharapkan. Oleh sebab itu beberapa tahun terakhir ini mulai dikembangkan konsep "personalized medicine" (pengobatan personal) suatu konsep yang didasari dengan mempelajari genotipe pasien sehingga pasien mendapatkan terapi atau obat yang tepat untuk penyakitnya. Pengobatan personal ini mulai banyak dilakukan dalam penanganan penyakit kanker dimana sang pasien harus berpacu dengan waktu dan pengobatan harus sefektif mungkin Pada pengobatan personal pasien akan datang ke dokter yang kemudian akan dilakukan uji genetik. Dengan melakukan uji genetik, dokter bisa menentukan pengobatan yang cocok, sehingga respons terhadap obatnya pun akan lebih [...]

Sel Darah Merah Universal?

Sel Darah Merah Universal?

Terbatasnya stok darah jenis tertentu, semakin banyaknya orang yang membutuhkan transfusi darah, dan lamanya proses pencocokkan jenis darah antara donor dan penerimanya adalah beberapa masalah serius yang harus dihadapi masyarakat jika ingin melakukan transfusi darah. Semua hal ini membutuhkan usaha yang berat dalam menemukan jenis darah yang tepat dengan tepat waktu. Sebagai jalan keluarnya, kini para peneliti sedang mengembangkan produk ?sel darah merah universal? yang dapat menghapuskan keharusan untuk mencocokkan jenis darah dengan penerimanya sebelum transfusi darah dilakukan. Laporan tentang pengembangan ini dimuat dalam Jurnal ACS mengenai Biomacromolecules pada tanggal 9 Maret 2011. Maryam Tabrizian dan koleganya mencatat bahwa setiap transfusi darah membutuhkan kecocokan antara pendonor dengan penerima donor. Hal ini menjadi sulit ketika mengingat terdapat 29 jenis sel darah yang berbeda, termasuk yang paling dikenal seperti jenis ABO dan Rh. Transfusi jenis darah yang salah dapat menyebabkan reaksi imun yang serius dan dapat menyebabkan kegagalan organ atau kematian. Maka dari itu, sejak dulu para peneliti mencari cara untuk menciptakan sel darah merah yang bisa dipakai u [...]

5 Fakta tentang Penis

5 Fakta tentang Penis

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia Tentu di pikiran kita terkadang muncul beberapa pertanyaan mengenai penis dimana kita terkadang malu untuk menanyakan atau mengungkapkannya. Nah, ada 5 fakta tentang penis yang mungkin anda tidak mengetahui namun dapat terjadi. Penis dapat patah Bila penis terpelintir atau terputar secara kasar pada saat ereksi, maka penis dapat patah. Memang pada penis tidak terdapat tulang, namun terdapat saluran-saluran yang terisi darah pada saat ereksi dimana dapat pecah bila terjadi perlakuan keras. Bila terjadi hal ini, maka darah akan keluar dari penis yang mengakibatkan penis menjadi bengkak dan nyeri. Kasus-kasus mengenai patahnya penis pernah dilaporkan, namun banyak orang yang malu untuk melaporkan. Beberapa kasus disebabkan oleh posisi woman on top pada saat berhubungan intim, kejadiannya biasanya terjadi saat penis secara tidak sengaja keluar dan tertimpa oleh pasangan yang diatasnya. Lelaki dapat ereksi berulang kali pada malam hari Rata-rata seorang pria dapat ereksi sebanyak 3 hingga 5 kali selama tidur malam, dimana ereksi dapat berlangsung 25 ? 35 menit. Sangat wajar bila seorang pria mengalami ereksi pada waktu pagi hari yang merupa [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *