Bolehkah Ibu Hamil dengan Anemia Berpuasa?

Bolehkah-Ibu-Hamil-dengan-Anemia-Berpuasa.jpg

Ketika hamil, seorang wanita membutuhkan asupan gizi yang baik bagi pertumbuhan janin serta kesehatan tubuhnya. Bagi yang menjalankan Islam, berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadan merupakan suatu kewajiban. Meski demikian, Islam memberikan keringanan kepada wanita yang sedang hamil. Bagi ibu hamil yang memiliki keadaan gizi cukup baik dan tidak memiliki penyakit penyerta, melakukan puasa bukanlah halangan. Namun, bagaimana dengan ibu yang mengalami anemia?

Pada keadaan anemia, terjadi kekurangan sel darah merah sehat yang berfungsi untuk membawa nutrisi dan oksigen ke jaringan. Bila dibiarkan berlarut dan tidak ditangani, terutama pada ibu hamil, dapat menyebabkan komplikasi-komplikasi yang cukup berbahaya seperti pertumbuhan janin terhambat, berat bayi lahir rendah, perdarahan setelah melahirkan, bayi lahir prematur, dan bayi lahir dengan anemia.

Sebelum memutuskan untuk berpuasa, sebaiknya Anda memeriksakan kondisi tubuh dan janin kepada dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang menangani. Bila memang Anda memiliki riwayat anemia, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan hemoglobin darah (Hb), untuk menilai derajat keparahan anemia.

Kondisi tubuh saat hamil tak sama dengan kondisi tubuh saat sebelum hamil. Selain harus memperhatikan gizi untuk diri sendiri, Anda perlu memastikan janin Anda mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Bila mengalami anemia dan cukup berat, memang sebaiknya Anda tidak menjalankan puasa terlebih dulu.

Halaman berikut penjelasan selengkapnya apa yang dapat dilakukan bagi ibu hamil jika hendak berpuasa.

Bolehkah Ibu Hamil dengan Anemia Berpuasa?

Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter kandungan. Bila kondisi Anda dan janin baik serta diperbolehkan untuk berpuasa, maka Anda perlu menjaga asupan makanan. Bila sehari-hari Anda memiliki jadwal makan 3 kali per hari, maka hal tersebut dapat tetap dilanjutkan dengan jadwal makan saat sahur, berbuka, dan setelah tarawih. Ini bermanfaat untuk menjaga kecukupan gizi Anda agar tetap sama seperti saat tidak berpuasa, dan peredaran darah ke janin tetap lancar.

Anda juga dapat melakukan uji coba dalam berpuasa. Bila Anda kuat maka boleh dilanjutkan, namun bila tidak kuat sebaiknya dibatalkan. Terutama jika Anda menderita anemia, karena ibu hamil dengan anemia dapat memiliki keluhan seperti pusing, lemah, lesu, hingga sesak napas dan jantung berdebar. Jika Anda ragu dengan kondisi kesehatan, segera periksakan diri ke dokter.

Untuk mencegah terjadinya anemia saat puasa, pastikan asupan gizi Anda mencakup zat besi, vitamin B12, asam folat, kalsium, protein, dan mineral. Perhatikan juga kualitas makanan yang dikonsumsi. Perbanyak konsumsi cairan agar terhindar dari dehidrasi.

Jadi, selama status kehamilan Anda baik dan tanpa komplikasi, maka Anda dapat menjalani puasa asalkan memperhatikan asupan gizinya. Namun, bila disertai kondisi medis seperti anemia, terutama anemia berat, memang sebaiknya tidak menjalankan puasa dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang menangani Anda selama kehamilan.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Anemia Dapat Sebabkan Sakit Kepala

Anemia Dapat Sebabkan Sakit Kepala

Anemia adalah keadaan ketika tidak terdapat cukup sel darah merah di dalam pembuluh darah Anda. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan sel darah tersebut mengangkut oksigen dari paru-paru ke berbagai organ di dalam tubuh. Selain itu, hemoglobin juga mengangkut karbon dioksida untuk dibersihkan dari tubuh Anda.Jika sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan tubuh, oksigen tidak dapat dihantarkan dengan baik ke organ-organ. Apabila kebutuhan oksigen otak tidak terpenuhi, hal tersebut dapat menyebabkan lemas, cepat lelah, kurang fokus, dan sakit kepala. Selain itu, terdapat beberapa gejala anemia lainnya, di antaranya adalah kulit pucat, detak jantung berdebar-debar, sesak napas, nyeri dada, rasa melayang, serta tangan dan kaki terasa dingin.Ada beberapa jenis anemia, yang disebabkan oleh berbagai penyebab yang berbeda pula. Namun pada umumnya, anemia paling banyak disebabkan oleh karena kekurangan zat besi.Zat besi adalah salah satu komponen penting pembentuk sel darah merah. Sehingga kekurangan salah satu bahan ini akan mengganggu produksi sel darah merah dalam tubuh. Beberapa hal yang mengakibatkan kekurangan zat besi adalah kurangnya asupan dari makanan, perdarahan [...]

Darah Rendah Sama dengan Anemia?

Darah Rendah Sama dengan Anemia?

Banyak sekali orang yang mengira anemia dan darah rendah merupakan hal yang sama. Meskipun gejala yang ditimbulkan hampir serupa, namun anemia dan darah rendah merupakan suatu kondisi medis yang berbeda. Selain itu, masih ada yang beranggapan jika mengalami anemia pasti mengalami darah rendah (hipotensi). Begitu juga sebaliknya. Padahal anemia dan hipotensi tidak selalu berhubungan satu sama lain. Anemia dan hipotensi merupakan gejala suatu penyakit yang harus dicari penyebabnya.Anemia adalah suatu kondisi yang terjadi pada tubuh akibat kurangnya jumlah sel darah merah sehat yang berfungsi membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Anemia disebut juga sebagai kurang darah. Pemeriksaan yang dapat mengetahui seseorang terkena anemia adalah dengan menggunakan tes laboratorium darah untuk melihat nilai hemoglobin (Hb). Pada pria dikatakan anemia bila nilai Hb < 13 mg/dl, sedangkan pada wanita Hb < 12mg/dl.Anemia dapat menimbulkan gejala lemah, letih, lesu, pucat, pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar, dan sesak napas. Penyebab anemia dapat diakibatkan oleh asupan gizi yang kurang, perdarahan, penyakt kronis maupun kelainan genetik.Lalu apa bedanya dengan [...]

Menangkal Anemia Dengan Sakatonik Liver

Menangkal Anemia Dengan Sakatonik Liver

Apakah Anda sering merasa cepat letih, lesu, mata berkunang-kunang? Waspadalah. Anda mungkin saja mengalami gejala anemia atau kurang darah. Anemia adalah kondisi di mana Anda memiliki jumlah sel darah merah di bawah normal. Kurangnya sel darah merah ini diakibatkan hitungan hemoglobin yang rendah. Hemoglobin bermanfaat membantu sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa asupan hemoglobin yang cukup, sel-sel tubuh Anda akan kekurangan oksigen. Akibatnya, Anda akan merasa cepat lelah dan lemas. Anemia parah dapat mengakibatkan kerusakan jantung, otak, dan organ tubuh lainnya. Bahkan dapat menyebabkan kematian. (Baca: Sering Lemas? Waspada Gejala Kurang Darah) Mereka yang sering mengalami anemia biasanya terjadi pada ibu hamil, wanita yang menstruasi, orang bekerja terlalu berat, diet yang salah atau orang yang baru melalui proses operasi pembedahan. Umumnya, penyebab anemia karena berkurangnya nutrisi pembentuk sel darah merah. Vitamin dan mineral seperti zat besi, vitamin B12, dan asam folat sangat vital dibutuhkan tubuh untuk peningkatan sel darah merah. (Baca: 6 Penyebab Anemia) Untuk mencegahnya, rutinlah mengkonsumsi makanan dan minuman penambah sel darah merah [...]

Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Berpuasa diyakini dapat memberikan sejumlah keuntungan untuk kesehatan. Namun, terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan seseorang tidak dapat berpuasa dan jika ingin berpuasa, maka membutuhkan perhatian yang lebih.Salah satu kondisi medis yang membutuhkan perhatian lebih saat bulan puasa adalah anemia. Anemia atau yang dikenal masyarakat awam sebagai kurang darah merupakan suatu kondisi ketika jumlah sel darah merah sehat di dalam tubuh tidak mencukupi, sehingga hantaran oksigen dan nutrisi ke jaringan pun menjadi terhambat.Gejala yang dapat ditimbulkan anemia antara lain seperti lemah, lesu, pucat, pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar, dan sesak napas.Penderita anemia yang berpuasa sering kali kurang memperhatikan jenis asupan makanan yang dikonsumsinya, padahal hal tersebut sangat penting, karena penderita anemia tidak boleh kekurangan gizi yang baik terutama zat besi. Bila penderita anemia tidak memperhatikan asupan makanannya, ditakutkan anemia yang terjadi akan bertambah berat.Boleh tidaknya seseorang yang mengalami anemia untuk berpuasa tergantung pada beratnya anemia. Bila saat ini sedang mengalami anemia berat yang membutuhkan transfusi [...]

Mudah Sekali Lelah? Awas Gejala Anemia!

Mudah Sekali Lelah? Awas Gejala Anemia!

Anemia adalah suatu keadaan yang menggambarkan kadar hemoglobin atau jumlah eritrosit dalam darah kurang dari nilai dtandar (normal). Hemoglobin merupakan komponen di dalam sel darah merah yang membawa oksigen. Setidaknya 90% dari energi total yang dihasilkan di dalam tubuh memerlukan oksigen. Sel tubuh yang jumlahnya mencapai triliunan itu membutuhkan oksigen untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik.Darah yang mengandung oksigen akan dialirkan ke seluruh tubuh sehingga semua jaringan mendapatkan oksigen dalam jumlah cukup untuk proses oksidasi. Proses oksidasi diperlukan untuk semua sistem di dalam tubuh agar dapat beroperasi, seperti fungsi metabolik, sirkulasi, pencernaan, eliminasi, memperkuat sistem imun, dan sebagainya.Anemia biasanya ditandai dengan gejala : Mudah lelah dan kehilangan tenaga Napas cepat Sakit kepala Kesulitan berkonsentrasi Kulit pucat Sulit tidur Sehingga, dapat dimengerti bukan, mengapa anemia begitu penting dihindari? Karena adanya pasokan oksigen yang kurang, pada gejala awal, orang yang mengalami anemia akan mengeluh lemas dan tidak bertenaga. Ketidakcukupan pasokan oksigen ke jaringan di seluruh tubuh dapat mengakibatkan suatu mekanisme ada [...]

Mengenali Penyakit Anemia Hemolitik

Mengenali Penyakit Anemia Hemolitik

Dibandingkan dengan anemia defisiensi zat besi, prevalensi anemia hemolitik memang lebih sedikit. Namun bukan berarti anemia hemolitik tidak berakibat fatal. Anemia hemolitik disebabkan oleh penghancuran sel darah merah yang lebih cepat daripada pembuatannya. Normalnya, sel darah merah bertahan hingga 120 hari di dalam tubuh. Pada kasus anemia hemolitik, sel darah merah mengalami penghancuran lebih awal.Banyak sekali penyebab anemia hemolitik. Ada yang dicetuskan oleh penyakit autoimun maupun tidak, namun ada pula yang dibawa secara genetik.Anemia hemolitik autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menginterpretasikan sel darah merah yang terdapat di dalam tubuh sebagai benda asing. Hal tersebut menyebabkan terbentuknya antibodi terhadap sel darah merah. Antibodi ini akan menyerang sel darah merah dan menyebabkan penghancuran sel darah merah lebih awal.Penghancuran sel darah merah dapat disebabkan oleh, di halaman selanjutnya selengkapnya: [...]

Anemia, Bisa Disembuhkan?

Anemia, Bisa Disembuhkan?

Anemia adalah suatu kondisi medis dimana terjadi kekurangan hemoglobin (Hb) yang bertugas mengantarkan oksigen menuju sistem tubuh. Secara umum anemia bisa disebabkan 3 hal utama yaitu :1. PerdarahanPerdarahan yang menyebabkan anemia bisa merupakan perdarahan masif yang terjadi dalam waktu singkat, maupun perdarahan sedikit sampai sedang namun terjadi dalam jangka waktu panjang. Perdarahan masif dalam waktu singkat misalnya terjadi pada kondisi kecelakaan yang menimbulkan perdarahan banyak. Sedangkan perdarahan sedikit namun terjadi secara terus menerus misalnya terjadi pada kondisi menometroragia (menstruasi panjang dan lama) dan cacingan.2. Penurunan produksi sel darah merahPenurunan produksi sel darah merah terjadi antara lain pada kondisi anemia aplastik, leukemia, kurang asupan nutrisi pendukung pembentukan sel darah merah dan penyakit ginjal. Anemia aplastik merupakan kondisi dimana sumsum tulang belakang gagal membentuk ketiga komponen besar sel darah yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit (sel darah untuk membantu proses pembekuan darah). Sedangkan pada kondisi gagal ginjal yang terjadi adalah kemampuan tubuh membentuk sel darah merah secara keseluruhan [...]

Inilah Akibatnya Jika Anemia Dibiarkan

Inilah Akibatnya Jika Anemia Dibiarkan

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) kurang dari normal. Gejala yang umum ditemukan adalah mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Ada banyak sekali penyebab anemia, namun paling sering adalah anemia yang disebabkan karena kekurangan asupan nutrisi, misalnya zat besi.Berdasarkan derajatnya, anemia dibagi menjadi anemia ringan, sedang, dan berat. Sebagian besar kasus anemia di dunia adalah anemia ringan. Namun, sekalipun anemia ringan tetap saja dapat mengganggu transportasi oksigen dalam darah ke seluruh tubuh dan menyebabkan keluhan mudah lelah.Sedangkan anemia sedang-berat dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.Pada anemia, jumlah sel darah merah berkurang dan menurunkan kemampuan tubuh menyerap oksigen. Jika terjadi dalam waktu lama dan tidak diatasi, maka akan menimbulkan komplikasi berupa, selengkapnya pada halaman selanjutnya: Inilah Akibatny [...]

Anemia Lebih Sering Terjadi Pada Wanita

Anemia Lebih Sering Terjadi Pada Wanita

Anemia atau kurang darah seringkali dikaitkan dengan wanita. Anemia merupakan kondisi yang umum terjadi. Kondisi ini dapat menyerang seluruh usia, ras dan etnis. Pria dan wanita dapat mengalami anemia. Namun, wanita usia subur memang memiliki risiko lebih tinggi mengalami karena wanita mengalami menstruasi, hamil dan melahirkan.Anemia merupakan sebuah kondisi yang terjadi akibat kurangnya jumlah sel darah merah sehat atau kurangnya jumlah hemoglobin yang menyebabkan oksigen tidak dapat dihantarkan ke jaringan tubuh dengan maksimal sehingga mengakibatkan menurunnya kemampuan fisik dan mental seseorang. Hemoglobin merupakan komponen sel darah merah yang berikatan dengan oksigen yang akan membawa oksigen ke otak, sistem otot, sitem kekebalan tubuh dan bagian tubuh lainnya.Zat besi, asam folat, vitamin dan mineral lainnya dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin. Menurut WHO/CDC 2008, kekurangan (defisiensi) nutrisi merupakan penyebab umum anemia dan anemia defisiensi zat besi merupakan kontributor utama. Selain zat besi, kekurangan nutrisi lainnya seperti asam folat dan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia, begitu pula penyebab yang tidak berhubungan dengan gizi seperti infeksi akut maup [...]

Kenali Anemia, Diagnosis dan Cara Pengobatannya

Kenali Anemia, Diagnosis dan Cara Pengobatannya

Anemia bukanlah penyakit. Melainkan kondisi tubuh (medis) dimana tidak ada cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. Ketika jaringan tidak menerima jumlah oksigen yang cukup, banyak organ dan fungsi organ dalam tubuh yang terpengaruh.Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa kita mengalami anemia? Untuk menegakkan diagnosis anemia, dokter akan menanyakan keluhanm melakukan pemeriksaan fisik, dan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Anemia biasanya ditandai dengan gejala : Mudah lelah dan kehilangan tenaga Napas cepat Sakit kepala Kesulitan berkonsentrasi Kulit pucat Sulit tidur Apa sajakah penyebab anemia? Simak halaman berikutnya. Kenali Anemia, Diagnosis dan Cara Pengobatannya Secara umum terdapat 3 buah penyebab anemia yaitu perdarahan, penurunan produksi sel darah merah, dan penghancuran sel darah merah sebelum usia seharusnya. Mari kita bahas satu per s [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *