Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Bolehkah-Penderita-Anemia-Berpuasa1.jpg

Berpuasa diyakini dapat memberikan sejumlah keuntungan untuk kesehatan. Namun, terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan seseorang tidak dapat berpuasa dan jika ingin berpuasa, maka membutuhkan perhatian yang lebih.

Salah satu kondisi medis yang membutuhkan perhatian lebih saat bulan puasa adalah anemia. Anemia atau yang dikenal masyarakat awam sebagai kurang darah merupakan suatu kondisi ketika jumlah sel darah merah sehat di dalam tubuh tidak mencukupi, sehingga hantaran oksigen dan nutrisi ke jaringan pun menjadi terhambat.

Gejala yang dapat ditimbulkan anemia antara lain seperti lemah, lesu, pucat, pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar, dan sesak napas.

Penderita anemia yang berpuasa sering kali kurang memperhatikan jenis asupan makanan yang dikonsumsinya, padahal hal tersebut sangat penting, karena penderita anemia tidak boleh kekurangan gizi yang baik terutama zat besi. Bila penderita anemia tidak memperhatikan asupan makanannya, ditakutkan anemia yang terjadi akan bertambah berat.

Boleh tidaknya seseorang yang mengalami anemia untuk berpuasa tergantung pada beratnya anemia. Bila saat ini sedang mengalami anemia berat yang membutuhkan transfusi darah, maka akan sulit untuk menjalankan puasa. Namun, bila anemia yang dialami tidak cukup berat dan dokter yang menangani Anda mengizinkan Anda berpuasa, maka perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini di halaman berikutnya selengkapnya:

Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Bila anemia yang dialami tidak cukup berat dan dokter yang menangani Anda mengizinkan Anda berpuasa, maka perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Pastikan untuk selalu sahur dan berbuka puasa pada waktu yang tepat setiap harinya.
  • Saat puasa, kadar gula darah di dalam tubuh akan berkurang sehingga akan terasa lemas. Pada penderita anemia, lemas dan lesu dapat lebih terasa. Oleh karena itu, usahakan untuk berbuka dengan makanan dan minuman yang manis terlebih dahulu untuk mengembalikan kadar gula darah.
  • Banyak konsumsi makanan yang mengandung zat besi saat sahur maupun berbuka. Mengapa? Karena zat besi merupakan salah satu komponen penting dalam pembentukan sel darah merah. Makanan yang mengandung zat besi antara lain daging merah, hati, kuning telur, kacang-kacangan, dan sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan lain sebagainya.
  • Makan makanan tinggi kalsium seperti ikan teri dan susu.
  • Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, mangga, stroberi, dan sayuran seperti bayam, brokoli, kubis, dan wortel. Vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi.
  • Kurangi asupan minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh hitam, dan minuman bersoda karena dapat mengganggu penyerapan zat besi.
  • Bila diperlukan, konsumsilah suplemen penambah darah yang mengandung zat besi dan vitamin B seperti asam folat sesuai dengan anjuran dokter.
  • Beristirahatlah yang cukup.

Kunci utama agar sukses menjalani puasa saat bulan Ramadan bagi penderita anemia adalah dengan menjalani pola makan sehat, beristirahat yang cukup, dan menghindari makanan dan minuman yang mengganggu kesehatan, terutama yang mengganggu penyerapan zat besi. Pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menjalani puasa. Jangan sampai setelah sebulan penuh berpuasa, kondisi badan malah tambah lesu hanya karena pemilihan makanan dan minuman yang kurang tepat.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Inilah Makanan Sehat Penambah Darah!

Inilah Makanan Sehat Penambah Darah!

Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan umum yang dapat terjadi seumur hidup manusia. Anemia defiseiensi besi memberikan dampak negatif pada ibu hamil seperti meningkatkan angka kematian bayi, bayi dengan berat badan lahir rendah dan persalinan bayi prematur. Pada anak, anemia defisiensi besi menyebabkan kegagalan perkembangan secara fisik dan fungsi kognitif. Sedangkan pada dewasa, anemia menyebabkan penurunan performa dalam bekerja dan menurunkan kapasitas kerja.Zat besi telah diketahui merupakan salah satu zat yang diperlukan untuk membentuk sel darah merah. Salah satu cara pemenuhan zat besi adalah dengan memenuhi kebutuhan asupan zat besi melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi. Zat besi terdapat di dalam makanan dalam bentuk heme dan non heme. Heme dapat ditemukan hampir pada seluruh makanan yang berasal dari daging hewan. Sedangkan non heme dapat ditemukan pada daging hewan, beberapa tumbuhan, makanan yang difortifikasi, dan suplemen.Daging hewan dan tumbuhan yang dikatakan sebagai sumber zat besi antara lain : Daging sapi Daging ayam Daging unggas lain Daging kambing Telur Simak sumber zat besi lainnya pada halaman berikut. Klik Next. [...]

6 Jenis Anemia yang Berhubungan dengan Genetik

6 Jenis Anemia yang Berhubungan dengan Genetik

Banyak yang berpikir bahwa anemia disebabkan oleh karena faktor dari luar tubuh saja seperti asupan gizi yang buruk, namun kenyataannya beberapa jenis anemia disebabkan oleh kelainan genetik.Gen terletak di dalam setiap sel. Setiap manusia mendapatkan gen dari orangtuanya dan terkadang variasi atau kelainan gen pada orangtua dapat diturunkan pula. Beberapa variasi genetik dapat menyebabkan kesalahan dan penurunan produksi sel darah merah.Hal ini menyebabkan sel darah merah tidak dapat bertahan lama di pembuluh darah, tidak efektif membawa oksigen dari paru ke jaringan tubuh, atau tidak dapat dibuat sama sekali.Berikut adalah beberapa jenis anemia yang berhubungan dengan kelainan genetik, selengkapnya di halaman selanjutnya: 6 Jenis Anemia yang Berhubungan dengan Genetik 1. Anemia Sel SabitPada penderita anemia sel sabit, terdapat gen yang menyebabkan hemoglobin berbentuk abnormal, sehingga sel darah [...]

Lakukan Ini Bila Anda Pertama Kali Terkena Anemia

Lakukan Ini Bila Anda Pertama Kali Terkena Anemia

Apakah Anda sering pusing, mudah lelah, letih, lesu, pucat, dan mata berkunang-kunang? Jika ya, bisa jadi Anda mengalami anemia. Bila anemia sudah berat maka dapat menimbulkan gejala sesak napas, jantung berdebar hingga pingsan.Anemia atau kurang darah terjadi akibat berkurangnya jumlah sel darah merah yang sehat. Tujuan pengobatan anemia adalah untuk meningkatkan jumlah oksigen yang dibawa di dalam pembuluh darah. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan jumlah sel darah merah dan/atau kadar hemoglobin di dalam darah. Hemoglobin merupakan protein kaya zat besi yang terdapat di dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.Pada pemeriksaan laboratorium darah, seseorang dikatakan anemia bila kadar hemoglobin (Hb) < 13 mg/dl pada pria dan <12 mg/dl pada wanita.Bagaimana cara menanganinya? Halaman selanjutnya penjelasannya: Lakukan Ini Bila Anda Pertama Kali Terkena Anemia Bila m [...]

Menangkal Anemia Dengan Sakatonik Liver

Menangkal Anemia Dengan Sakatonik Liver

Apakah Anda sering merasa cepat letih, lesu, mata berkunang-kunang? Waspadalah. Anda mungkin saja mengalami gejala anemia atau kurang darah. Anemia adalah kondisi di mana Anda memiliki jumlah sel darah merah di bawah normal. Kurangnya sel darah merah ini diakibatkan hitungan hemoglobin yang rendah. Hemoglobin bermanfaat membantu sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa asupan hemoglobin yang cukup, sel-sel tubuh Anda akan kekurangan oksigen. Akibatnya, Anda akan merasa cepat lelah dan lemas. Anemia parah dapat mengakibatkan kerusakan jantung, otak, dan organ tubuh lainnya. Bahkan dapat menyebabkan kematian. (Baca: Sering Lemas? Waspada Gejala Kurang Darah) Mereka yang sering mengalami anemia biasanya terjadi pada ibu hamil, wanita yang menstruasi, orang bekerja terlalu berat, diet yang salah atau orang yang baru melalui proses operasi pembedahan. Umumnya, penyebab anemia karena berkurangnya nutrisi pembentuk sel darah merah. Vitamin dan mineral seperti zat besi, vitamin B12, dan asam folat sangat vital dibutuhkan tubuh untuk peningkatan sel darah merah. (Baca: 6 Penyebab Anemia) Untuk mencegahnya, rutinlah mengkonsumsi makanan dan minuman penambah sel darah merah [...]

Apa Itu Anemia Aplastik?

Apa Itu Anemia Aplastik?

Terdapat berbagai jenis anemia, baik anemia yang berhubungan dengan gizi maupun yang tidak berhubungan dengan gizi. Salah satu anemia yang tidak berhubungan dengan gizi adalah anemia aplastik. Apakah yang dimaksud dengan anemia aplastik? Yuk mari kita kenali lebih lanjut!Anemia aplastik merupakan gangguan darah akibat kegagalan sumsum tulang belakang untuk membuat sel-sel darah baru yang cukup bagi tubuh. Sumsum tulang belakang adalah jaringan seperti sponge yang terdapat di dalam tulang. Sumsum tulang belakang merupakan tempat pembuatan sel darah merah, sel darah putih, dan pembekuan darah (trombosit).Pada penderita anemia aplastik, tubuh tidak dapat membuat sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang cukup. Hal ini disebabkan oleh adanya kerusakan sel-sel punca di sumsum tulang belakang.Sel darah merah berusia sekitar 120 hari. Usia sel darah putih adalah kurang dari sehari. Sedangkan trombosit dapat hidup sekitar 6 hari. Oleh karena itu, sumsum tulang belakang harus selalu membuat sel-sel darah yang baru.Ketika sumsum tulang belakang tidak dapat membuat sel darah baru, maka akan terjadi berbagai masalah kesehatan termasuk irama jantung yang tidak normal (aritmia), pembe [...]

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Apakah Anda sering merasa lemas, letih, lesu, sulit konsentrasi, dan sakit kepala? Bisa jadi hal tersebut menandakan Anda mengalami anemia atau yang dikenal sebagai kurang darah.Akibat rendahnya jumlah sel darah merah sehat mengakibatkan jumlah oksigen yang dihantarkan ke jaringan tubuh menjadi lebih sedikit. Hal tersebut menyebabkan timbulnya beberapa gejala pada anemia, akibat sel-sel tubuh tidak dapat berfungsi secara maksimal karena kekurangan asupan oksigen. Bila anemia yang dialami masih ringan seringkali tidak menimbulkan gejala.Ketika anemia berjalan perlahan (kronik), tubuh dapat beradaptasi dan mengompensasi perubahan yang terjadi; pada kasus ini anemia dapat tidak menimbulkan gejala dan baru menimbulkan gejala ketika anemia menjadi berat.Apa saja gejala yang dapat ditimbulkan anemia? Simak halaman berikutnya. Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah Gejala yang dapat ditimbulka [...]

Anemia Bisa Disembuhkan?

Anemia Bisa Disembuhkan?

Anemia merupakan suatu kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Hemoglobin merupakan protein dalam darah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh.Diagnosis anemia dapat ditegakkan berdasarkan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Jika kadar Hb < 13,5 g/dL pada laki-laki atau kurang dari 12 g/dL pada perempuan, maka kondisi tersebut dapat disebut anemia. Apakah anemia dapat disembuhkan? Jawabannya tergantung dari jenis dan penyebabnya.Apa saja penyebab anemia?Sebetulnya ada banyak sekali jenis anemia, namun secara umum dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu: Anemia karena perdarahan Perdarahan menyebabkan volume darah berkurang, begitu juga dengan sel darah merah dan hemoglobin. Contoh penyebabnya adalah perdarahan saluran cerna, wasir, menstruasi panjang dan lama (menometroragia), dan perdarahan saat melahirkan. Anemia karena gangguan produksi sel darah merah Produksi sel darah merah dapat menurun pada penderita anemia aplastik, leukemia, asupan nutrisi kurang (zat besi, vitamin B12, atau asam folat), dan gagal ginjal. Anemia defisiensi besi merupakan jenis anemia terbanyak, terutama pada wanita hamil, anak-anak, dan vegetarian. Anemia karena sel darah me [...]

Gejala Anemia Pada Anak

Gejala Anemia Pada Anak

Anemia merupakan sebuah kondisi yang terjadi ketika jumlah sel darah merah sehat atau hemoglobin tidak mencukupi untuk membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh. Sel-sel di dalam tubuh membutuhkan oksigen untuk dapat bertahan dan menjalankan fungsinya dengan baik.Anak Anda dapat mengalami anemia akibat beberapa hal berikut: Tubuh anak tidak memproduksi sel darah merah dalam jumlah cukup Tubuh Anak menghancurkan atau kehilangan (dari perdarahan) terlalu banyak sel darah merah Jumlah hemoglobin di dalam sel darah merah tidak mencukupi. Hemoglobin merupakan protein di dalam sel darah merah yang memungkinkan sel darah merah membawa oksigen ke seluruh sel di dalam tubuh dan membuang karbondioksida. Pada anak-anak anemia dapat menimbulkan beberapa gejala seperti berikut, selengkapnya di halaman selanjutnya: Gejala Anemia Pada Anak Anak terlihat pucat, ?keabu-abuan? (wajah, kelopak mata, kuku anak terl [...]

Anemia dan Angka Kematian Ibu

Anemia dan Angka Kematian Ibu

Kematian Ibu hamil dan melahirkan merupakan penyebab kedua terbanyak kematian wanita usia reproduksi. Setiap tahunnya, sekitar 287.000 wanita meninggal akibat komplikasi saat hamil dan melahirkan dan 99% diantaranya terjadi di negara berkembang.Menurut data organisasi kesehatan dunia/ World Health Organization (WHO), komplikasi utama penyebab hampir 75% kematian ibu hamil dan melahirkan antara lain: Perdarahan hebat (seringkali perdarahan setelah melahirkan) 27% Infeksi (setelah melahirkan) 11% Tekanan darah tinggi selama masa kehamilan (pre eclampsia dan eclampsia) 14% Partus tak maju 9% Akibat aborsi 8% Emboli udara/ pembekuan darah 3% Data dari departemen kesehatan Indonesia juga tak menunjukkan banyak perbedaan. Berdasarkan survei SDKI tahun 2007 angka kematian ibu (AKI) Indonesia sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Di Indonesia penyebab utama kematian ibu sama juga dengan dunia internasional yaitu akibat perdarahan, hipertensi saat hamil dan infeksi.Perdarahan menempati persentase tertinggi penyebab kematian ibu di Indonesia (28%). Anemia dan kekurangan energi kronis pada ibu hamil menjadi penyebab utama terjadinya perdarahan dan infeksi yang merupakan faktor kemat [...]

Anemia, Bisa Disembuhkan?

Anemia, Bisa Disembuhkan?

Anemia adalah suatu kondisi medis dimana terjadi kekurangan hemoglobin (Hb) yang bertugas mengantarkan oksigen menuju sistem tubuh. Secara umum anemia bisa disebabkan 3 hal utama yaitu :1. PerdarahanPerdarahan yang menyebabkan anemia bisa merupakan perdarahan masif yang terjadi dalam waktu singkat, maupun perdarahan sedikit sampai sedang namun terjadi dalam jangka waktu panjang. Perdarahan masif dalam waktu singkat misalnya terjadi pada kondisi kecelakaan yang menimbulkan perdarahan banyak. Sedangkan perdarahan sedikit namun terjadi secara terus menerus misalnya terjadi pada kondisi menometroragia (menstruasi panjang dan lama) dan cacingan.2. Penurunan produksi sel darah merahPenurunan produksi sel darah merah terjadi antara lain pada kondisi anemia aplastik, leukemia, kurang asupan nutrisi pendukung pembentukan sel darah merah dan penyakit ginjal. Anemia aplastik merupakan kondisi dimana sumsum tulang belakang gagal membentuk ketiga komponen besar sel darah yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit (sel darah untuk membantu proses pembekuan darah). Sedangkan pada kondisi gagal ginjal yang terjadi adalah kemampuan tubuh membentuk sel darah merah secara keseluruhan [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *