BPOM: Regulasi Vaping, Tunggu Tanggal Mainnya

006609700_1413366863-rokok_elektrik.jpg

Kini, makin banyak beredar rokok elektronik atau personal vapour atau juga vaping. Penjualan tak makin marak di internet yang kini mulai merambah di pusat-pusat perbelanjaan. Sehingga, kini makin mudah melihat orang menghisap vaping. Hingga kini, Indonesia memang belum memiliki regulasi yang mengatur tentang penggunaan rokok elektronik.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mendiskusikan hal ini bersama dengan Kementerian Kesehatan dalam beberapa waktu terakhir membicarakan apa risiko serta manfaatnya. “Kita tunggu aturan atau regulasi hal ini dari Kementerian Kesehatan. Tunggu tanggal mainnya saja,” terang Kepala BPOM Dr. Ir. Roy Alexander Sparringa, M.App.Sc saat dihubungi oleh Health-Liputan6.com pada Kamis (16/10/2014).

“Nanti jika sudah ada regulasinya kami akan bergerak sesuai regulasi tersebut,” terang Roy.

Bukan hanya Indonesia saja yang belum memiliki aturan jelas tentang penggunaan vaping, negara-negara di Eropa umumnya belum memilikinya. Namun, Roy menjelaskan, bahwa negara tetangga seperti Australia, Singapura, dan Thailand dengan tegas melarang penggunaan rokok elektronik.

“Bahkan, di negeri asalnya yakni Tiongkok dilarang,” ujar pria kelahiran Sidoarjo, 1 Mei 1962 ini.

Menurutnya, tak lama lagi Indonesia pun sudah akan mengeluarkan kejelasan tentang keberadaan rokok elektronik ini.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Pasien Penyakit Kronis Harus Patuh dalam Pengobatan

Pasien Penyakit Kronis Harus Patuh dalam Pengobatan

Supaya penyakit kronis yang diderita tidak semakin parah, para pasien diminta untuk patuh dalam menjalani pengobatan. Sayang, tidak sedikit pasien `bandel` dan tidak patuh dalam menjalaninya. Berikut alasan mengapa pasien perlu patuh dalam pengobatan seperti dijelaskan Dokter Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr. M. Ikhsan Mokoagow, SpPD, M.Med.Sci dan ditulis Rabu (16/4/2014):1. HipertensiBagi para pasien hipertensi yang memiliki kepatuhan cukup tinggi antara 80 sampai 100 persen terhadap penggunaan obat antihipertensi telah dikaitkan dengan Odds Rato, kendali tekanan darah 1,45 kali dibadingkan pasien yang tingkat kepatuhan rendah atau sedang.2. Penggunaan statinBila pasien tidak patuh terhadap pengobatan dengan statin telah dikaitkan dengan peningkatan kematian sebesar 12-25 persen. Ikhsan mengatakan, selain untuk penurunan kadar lemak pada penderita penyakit kronis, statin memiliki efek lain seperti dapat memperbaiki fungsi endothel, efek anti-inflamasi, pengurangan progresi, dan stabilitasi plak."Statin memiliki fungsi untuk antiradang, sehingga ketika ada plak, kecepatan progresinya akan dikurangi," kata Ikhsan menjelaskan dalam acara `Kepatuhan Pengobatan [...]

Jika Diminta, Universitas Airlangga Siap Produksi Vaksin MERS-CoV

Jika Diminta, Universitas Airlangga Siap Produksi Vaksin MERS-CoV

Setelah suskes mengembangkan vaksin untuk Flu Burung (H5N1) beberapa tahun silam, kini para peneliti di Universitas Airlangga siap untuk memproduksi vaksin MERS-CoV."Ya, kami tengah menyiapkannya. Alat dan bahan yang tempo hari digunakan untuk vaksin Flu Burung masih ada, dan masih bisa digunakan. Kami sih, siap tempur," kata Peneliti Universitas Airlangga, C.A. Nidom saat dihubungin Health Liputan6.com melalui sambungan telepon, Jumat (16/5/2014)Sebenarnya, lanjut Nidom, untuk `meracik` vaksin bukanlah perkara sulit. Ketika pemerintah di Indonesia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan butuh vaksin, maka timnya akan segera membuatnya.Meski mudah, Nidom mengaku masih mengalami kesulitan untuk pengadaan virus MERS-CoV itu sendiri. "Kalau virus itu ditemukan pada masyarakat di Indonesia, kami akan minta virus itu. Nah, itu bisa jadi bahan vaksin MERS-CoV. Kalau kondisinya seperti ini, virus itu sudah mengalami adaptasi dengan masyarakat Indonesia," kata dia menambahkan.Tapi, bila virus itu tak kunjung ditemui, maka cara yang akan dilakukan para peneliti di sana dengan melakukan pendekatan VLP (virus like particel). Menurutnya, cara ini tergolong mudah, hanya membutuhkan sepo [...]

Minum Susu Bisa Kurangi Nyeri Saat Menstruasi

Minum Susu Bisa Kurangi Nyeri Saat Menstruasi

Saat menstruasi, katanya minum soda bisa mengeluarkan darah haid lebih banyak? Sayangnya, hal ini belum jelas fakta ilmiahnya. Namun daripada bingung, lebih baik konsumsi susu.Karena seperti dikatakan oleh para ahli di bidang teknologi pangan dan nutrisi, Nutrifood dalam buku berjudul 101 Mitos Kesehatan, minum susu bisa membantu meringankan nyeri akibat menstruasi."Sebuah penelitian pada 2010 yang dipublikasikan dalam Journal of Obstetics and Gynaecology Research menemukan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi susu mengalami nyeri saat menstruasi yang lebih rendah dibanding mereka yang tidak minum susu," tulis laporan tersebut.Para ahli kesehatan menilai, kandungan kalsium dan magnesium pada susu yang membantu meringankan nyeri saat menstruasi. [...]

Tarif RS untuk Operasi Caesar Dinilai Masih Kecil

Tarif RS untuk Operasi Caesar Dinilai Masih Kecil

Sejak Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berlaku, baik manajemen rumah sakit atau tenaga medis dituntut untuk melakukan perubahan layanan. Perubahan ini berupa standar tarif yang berlaku bagi rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Tapi yang jadi masalah, meskipun sejumlah rumah sakit mengaku bahwa pola tarif paket lebih baik dibandingkan pola tarif sebelumnya atau fee for service, Rumah Sakit masih berharap ada kenaikan untuk beberapa tarif yang sulit memenuhi standar seperti contohnya tarif untuk operasi caesar. Seperti diungkapkan Direktur Rumah Sakit Al-Islam, Bandung, dr. Sigit Gunarto, Sp. KFR, bahwa beberapa kelompok tarif masih tergolong rendah terutama masalah kebidanan dan kandungan, urologi, ortopedi, bedah saraf, bedah digestif, gigi dan mulut. "Mungkin karena setiap orang berbeda kondisinya. Jadi sulit menyamakan standarnya satu orang ini berapa," kata Sigit, ditulis Jumat (21/3/2014). Begitu pula disampaikan Direktur Utama RS An-Nisa, Tangerang, Dr. Ediansyah, MARS. Bagi Edi, permasalahan tarif baiknya memang dibicarakan bersama dengan tenaga medis. Bukan apa-apa, pasalnya yang menjadi motor jalannya layanan kesehatan juga berkat tenaga medis. "Tingkat [...]

Tips Hilangkan Bau Prengus pada Olahan Daging Kambing

Tips Hilangkan Bau Prengus pada Olahan Daging Kambing

Bau prengus atau bau tidak enak sering membuat banyak orang malas untuk mengolah bagian-bagian daging kambing. Padahal ada banyak hidangan yang bisa disajikan dengang menggunakan daging kambing, sebut saja gulai kambing, sate kambing, steak kambing, dan masih banyak lagi Lantas bagaimana jika Anda ingin menyajikan makanan-makanan dengan bahan baku kambing agar tetap lezat dan tidak bau prengus? Berikut ini tips dari para pakar kuliner untuk menghilangkan bau prengus pada daging kambing. Sumber Bau Prengus Pada Daging Kambing Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa daging kambing begitu berbeda bau nya dengan daging lainnya. Bau prengus pada daging kambing berasal dari feromon yang dihasilkan tubuh kambing, terutama kambing jantan. Cara Menghilangkan Bau Prengus Pada Daging Kambing 1. Teknik Menyembelih Bau prengus pada kambing terletak pada tanduknya. Jika Anda menyembelih kambing dan menggunakan tangan kiri untuk memegang tanduknya maka jangan gunakan tangan yang sama untuk menguliti dan mengolah daging kambing. 2. Diamkan Sebentar Daging kambing yang sudah dikuliti dan dipotong-potong sebaiknya jangan langsung dimasak. Gantung daging kambing dengan posisi terbalik (kepala [...]

Peringatan ‘Rokok Membunuhmu’ Nggak Bakal Mempan

Peringatan ‘Rokok Membunuhmu’ Nggak Bakal Mempan

Tulisan 'Rokok Membunuhmu' dengan seorang pria yang sedang merokok dan dilatarbelakangi beberapa tengkorak dinilai tak efektif mengurangi perokok di Indonesia.Begitu disampaikan Ahli Branding, Silih Agung Wasesa saat dihubungi Health-Liputan6.com, Jumat (31/1/2014). Ia bahkan menyampaikan, tulisan 'Rokok Membunuhmu' justru malah merangsang orang merokok."Ini harus dilihat peraturan awalnya. Tapi sebetulnya, riset di Australia menemukan bahwa gambar, tulisan bahkan larangan merokok justru merangsang seseorang merokok. Apalagi iklan tersebut besar dan mudah dilihat seperti dalam billboard itu," jelasnya.Silih menyampaikan, gambar rokok pada iklan rokok di banyak billboard itu sangat ekstrem. Sementara bagi industri rokok hal ini tidak jadi masalah karena tulisan itu sudah menempel di otak masyarakat.Sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan PP (Peraturan Pemerintah nomor 109 tahun 2012) yang mengatur tentang iklan rokok baik di tempat umum, media cetak dan televisi. Dalam pasal 27 bahkan disebutkan bahwa iklan rokok diwajibkan tidak menggambarkan atau menyarankan bahwa merokok memberikan manfaat bagi kesehatan.Seperti diketahui, saat ini rokok dalam tayangan televisi telah lama dibur [...]

Sebulan Gunakan Ponsel Lebih dari 15 Jam Berisiko Kanker Otak

Sebulan Gunakan Ponsel Lebih dari 15 Jam Berisiko Kanker Otak

Berapa jamkah Anda menggunakan telepon seluler dalam sebulan? Apabila lebih dari 15 jam waspadalah karena Anda berisiko tiga kali lebih mungkin mengembangkan tumor otak.Peringatan tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan University of Bordeaux. Peneliti menemukan, orang yang menggunakan ponselnya (menelepon dan ditelepon) selama 15 jam dalam sebulan, tiga kali lebih mungkin mengembangkan kanker otak.Ilmuwan Prancis mengklaim, sales dan pebisnis yang sangat berisiko banyak menggunakan ponsel untuk berkomunikasi dengan klien dan bosnya terus menerus. Sedangkan kebanyakan orang rata-rata menggunakan ponselnya sekitar dua setengah jam setiap bulannya. Berbeda dengan eksekutif yang sibuk yang penggunaannya lebih lama. Mereka yang menggunakan ponsel sampai 900 jam selama karirnya sangat rentan mengembangkan tumor otak.Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal British Occupational and Environmental Medicine. Para peneliti menarik kesimpulan dari studi terhadap 253 kasus glioma dan 194 kasus meningioma dalam kurun waktu 2004 sampai 2006.Hasil penelitian ini membuat Kelompok di Prancis, Priartem, menyerukan aturan ketat mengatur gelombang elektromagnetik. Janine Le Calvez, pres [...]

Aksi Peduli Bersih-bersih Usai Banjir Belum Cukup, Perlu Edukasi

Aksi Peduli Bersih-bersih Usai Banjir Belum Cukup, Perlu Edukasi

Paska musibah banjir yang terjadi di Jakarta atau daerah lainnya memicu banyak pihak menggelar aksi peduli. Mereka berbondong-bondong membantu membersihkan rumah warga dari kotoran sisa-sisa banjir.Namun aksi ini menurut Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, dr. Jhon ST Marbun M. Kes masih kurang membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan."Harus ada edukasinya juga, seperti yang dilakukan Komunitas Bersih Nyok dan Gerakan Antikuman Wipol ini tidak hanya aksi tetapi juga edukasi tentang hidup bersih," kata dr. John.Menurut Brand Manager Wipol PT Unilever Indonesia, Tbk, Asep Haekal edukasi dan aksi sangatlah penting untuk masyarakat khususnya korban bencana alam."Edukasi itu penting agar masyarakat lebih mewaspadai penyebaran penyakit dalam keluarga maupun lingkungan sekitarnya pada saat banjir, baik saat menggenang maupun sudah surut," kata Asep Haekal.Salah satu Penggagas Komunitas Bersih Nyok! dr. Amaranila Lalita Drijono, SpKK mengatakan hal serupa. "Masyarakat itu harusnya bukan bertanya 'kapan rumah saya dibersihkan petugas?' Tetapi mulai belajar menjadi masyarakat mandiri. Jangan hanya menggelar aksi [...]

Status Gizi Lebih di Indonesia Sudah Memprihatinkan

Status Gizi Lebih di Indonesia Sudah Memprihatinkan

Indonesia tak hanya mengurus masalah kurang gizi, kini status gizi lebih sudah memprihatinkan. Karena itulah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencanangkan `Studi Diet Total 2014` dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2014. Penjelasan ini disampaikan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, dalam Konferensi Pers Rakerkesnas 2014 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (1/4/2014)"Studi ini sangat penting karena di Indonesia, pemerintah tidak hanya masih bergelut terhadap gizi kurang dan gizi buruk. Tapi, gizi lebih merupakan sebuah masalah yang mengalami peningkatan," kata Menkes menjelaskan.Menurut Nafsiah, gizi lebih sangat berbahaya terhadap kesehatan tiap individu. Seperti diketahui, gizi lebih menjadi faktor risiko pertama terjadinya penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan kardiovaskular.Sejak Januari sampai Juni 2014, Kemenkes melakukan sebuah studi dengan melakukan survei konsumsi makanan tiap individu di 34 provinsi, 498 Kabupaten/kota, dan 2080 blok sensus, dan rumah tangga. "Dalam survei itu, dilihat jenis makanannya apa, gizinya bagimana, dan penerapan polanya seperti apa," kata Nafsiah menambahkan.Leb [...]

Pihak RSUD Banten Bantah Buang Limbah Sembarangan

Pihak RSUD Banten Bantah Buang Limbah Sembarangan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten membantah tak mengolah limbah dan membuangnya ke sungai secara sembarangan."Saya tanya, apa di sekitar sini ada sungai, tidak ada kan? Pak Suryadi (sekretaris komisi 5 DPRD Banten) ya yang bilang? Dia memang begitu karena ada sesuatu," kata Andy Fatmawati, Direktur RSUD Banten saat dihubungi melalui sambungan teleponnya (04/12/2014).Dirinya menuding Suryadi memiliki motif lain karena selalu mencecar RSUD Banten, "Jahat amat ya kalau sampai menuding seperti itu. Kami sudah memiliki kelengkapan dokumen pengolahan limbah, baik dari Pemkot Serang maupun rekomendasi dari kementerian," terangnya.Andy pun mengaku heran kenapa Suryadi masih menuding pihaknya seperti itu. Karena saat Suryadi melakukan kunjungan ke RSUD Banten, pihaknya sudah menunjukan semua kelengkapan dokumen perihal pengelolaan limbah.Andy pun mengaku akan melakukan klarifikasi kepada komisi 5 DPRD Banten pada saat melakukan rapat kerja dengan DPRD Banten. Ia pun akan meminta pembuktian kepada Suryadi, perihal ucapannya yang menuding pihak RSUD Banten membuang limbah ke sungai."Saya sudah menunjukan dokumen ke dia (Suryadi). Kok dia bisa mengatakan dibuang ke sungai ya? Mungkin dia t [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *