Bukan Magic, Pria Ini Mampu Pindahkan Benda Tanpa Disentuh

018562600_1414151353-manusia_super_kinetik_man.PNG

Tanpa ada seseorang yang menyentuh, sendok teh di salah satu kafe bergerak memutar. Bukan hanya sendok yang ringan, tempat lada yang terbuat dari kaca pun bisa bergerak sendiri. Di dekat kedua benda tersebut ada Guy Bavli seorang mentalis dan ilusionis dari Israel.

Kedua benda tersebut memang digerakkan oleh Guy, namun bukan dengan tangan namun dengan kekuatan pikirannya.
“Pikiran mempunyai kekuatan hebat sehingga Anda harus yakin pada diri sendiri. Jika percaya bisa, Anda benar-benar bisa melakukan itu,” teranngya saat dalam acara Stan Lee’s Superhuman yang ditayangkan History Channel.

Tak hanya kemampuan untuk menggerakkan sendok maupun tempat lada, ia juga bisa memindahkan benda-benda yang ia belum pernah lihat sebelumnya, misalnya peralatan bengkel berukuran kecil. Dan… ia pun masih bisa menggerakkan benda yang baru ditemuinya tersebut.

Kehebatan luar biasa Guy membuatnya layak dianggap manusia super, bahkan ada pula yang menjulukinnya sebagai kinetik man yang memiliki kemampuan telekinetik, sebuah kemampuan untuk memindahkan benda tanpa memegangnya.

“Aku senang melakukan hal-hal yang orang tidak bisa lakukan, sehingga perlahan-lahan saya belajar dan mempraktikan telekinesis dengan memindahkan sesuatu dengan pikiran saya. Saya cukup mengerahkan energi lalu memindahkan kekuatan tersebut pada titik yang tepat,” ujar pria yang sejak tahun 2002 tinggal di Amerika Serikat ini.

Apa yang dilakukan Guy memang benar-benar nyata, namun dunia ilmiah tak mampu menjelaskan hal tersebut.

“Ini adalah hal yang langka, tidak ada perubahan frekuensi pada otaknya saat melakukan tindakan telekinesis,” ujar Ahli Biofeedback EEG Bill Scott pada tayangan acara yang sama saat melihat hasil pemeriksaan EEG, suatu rekaman aktivitas listrik sel saraf otak.

Buktikan sendiri kemampuan super Guy dalam video berikut:

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Kemkes Terus Pantau Perkembangan Virus Ebola

Kemkes Terus Pantau Perkembangan Virus Ebola

Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemkes) tidak melakukan persiapan khusus dalam mencegah penyebarluasan virus ebola jelang musim haji pada Oktober mendatang. Meski begitu, Kemkes akan terus memantau perkembangan virus yang berasal dari Afrika itu dan melakukan sejumlah upaya pencegahan seperti biasanya. Kemkes juga terus memberikan anjuran-anjuran bagi mereka yang akan melaksanakan perjalanan haji atau umrah dalam waktu dekat ini."Kita juga melakukan rapat koordinasi berkala yang dipimpin oleh teman-teman dari Menkokesra, dan melibatkan stakeholder dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Agama," kata Prof. dr. Agus Purwadianto, SH, M.Si, Sp.F(K) di Gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Rasuna Said, Jakarta, Jumat (15/8/2014)Selama ini, kata dia, pihaknya lebih menekankan kepada masyarakat untuk tetap menjalani perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), tidak mengunjungi peternakan unta bila tidak terlalu perlu, dan menjaga kesehatan diri sendiri jauh sebelum melaksanakan ibadah haji atau umrah. "Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan olahan yang baik, dan menjalankan etiket yang benar ketika batuk. Saat kita batuk, usahakan jangan sampai menularka [...]

Pertama Kalinya, Pasien Koma Bisa Bilang ‘Saya Tidak Sakit’

Pertama Kalinya, Pasien Koma Bisa Bilang ‘Saya Tidak Sakit’

Bila sebelumnya kita mengetahui bahwa pasien vegetatif (persistent vegetative state) atau yang mengalami koma biasanya tidak dapat merespon rangsangan apa pun dari luar dirinya meski sadar, kini dunia medis dikejutkan dengan pasien koma, Scott Routley (39) yang mampu memberitahu ahli medis bahwa dirinya tidak sakit. Dikutip laman News, Senin (21/4/2014), Scott diketahui mengalami kerusakan otak serius akibat kecelakaan mobil sehingga dinyatakan koma sejak 10 tahun lalu. Namun sejak itu juga peneliti telah mencatat tanggapan orang koma melalui MRI (alat pemindai otak dan jaringan tubuh lain). Profesor yang juga peneliti utama dari Kanada University of Western Ontario, Adrian Owen mengatakan bahwa Scott tetap sadar walaupun tidak bisa merespon apa pun. "Scott telah mampu menunjukkan bahwa ia sadar. Kami telah mengamati beberapa kali pola aktivitas otaknya. Penelitian menunjukkan dia bisa menjawab pertanyaan kami dengan jelas dan kami percaya dia tahu siapa dirinya dan di mana dia berada," kata Prof Owen. Prof Owen pun menyampaikan, buku mengenai kondisi pasien koma harus direvisi ulang karena kondisi Scott menunjukkan bahwa dirinya bisa merespon saat ia dimandikan dan diberi mak [...]

Ini Cara Ridwan Kamil Jauhkan Anak-anak dari Bahaya Rokok

Ini Cara Ridwan Kamil Jauhkan Anak-anak dari Bahaya Rokok

Walikota Bandung, Ridwan Kamil tampaknya tahu betul bagaimana cara menjauhkan anak-anak dari bahaya rokok. Melalui kampanye bertema #BandungMelekBahayaRokok dan program #SelasaTanpaRokok, Ridwan Kamil berharap dapat melindungi anak-anak dari target pemasaran industri rokok.Tidak hanya program yang dimulai di media sosial Twitter saja, Kang Emil begitu sang Walikota biasa disapa, turut menurunkan iklan rokok di Bandung."Kita `kan, sedang mengupayakan kota sehat dengan pengurangan asap rokok setiap hari Selasa. Saat ini, bersama Dinas Kesehatan kota Bandung, terus mengawal segala upaya perlindungan kesehatan dari rokok, program yang terbaru kami launching adalah RW bebas rokok," kata Ridwan Kamil, di Bandung, Jawa Barat seperti dalam keterangan pers yang diterima Health-Liputan6.com pada Rabu (24/9/2014)Bukan kali ini saja Pemerintah Kota Bandung melakukan aksi melindungi masyarakat terutama anak-anak dari bahaya rokok. Jauh sebelum aksi ini, pemerintah pusat juga sudah lebih dulu mendesak produsen rokok untuk memasang peringatan kesehatan pada bungkus rokok, seperti dalam Peraturan Pemerintah (PP), sebagai amanat dari Undang-undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009.Namun nyatanya, hal t [...]

Di RSCM Tutup, Unit Talasemia Dibangun di RS Harapan Bunda

Di RSCM Tutup, Unit Talasemia Dibangun di RS Harapan Bunda

Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta sekarang sudah memiliki unit talasemia. Berawal dari digusurnya unit talasemia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta, membuat Rumah Sakit Harapan Bunda terpanggil untuk membangun unit talasemia kembali."Kita tidak tahu unit talasemia itu digusur untuk kepentingan apa. Namun yang pasti, dengan hilangnya unit talasemia itu, membuat kami terpanggil untuk bisa membangun unit talasemia itu kembali," kata Direktur Utama PT. Harapan Bunda Sejahtera, Drg. Suherman Widyatomo kepada Health-Liputan6.com di Audiotorium Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Timur, Sabtu (20/9/2014)Dengan dibangun kembali unit talasemia oleh Rumah Sakit Harapan Bunda, Suherman berharap bisa meringankan beban para orangtua yang memiliki anak dengan kondisi kelainan darah bawaan yang ditandai oleh kurangnya hemoglobin (Hb) dan sel darah merah lebih sedikit di dalam tubuh. "Maka itu, di Rumah Sakit Harapan Bunda ini, kita dirikan unit talasemia Drg. Suherman Widyatomo," kata dia.Lebih lanjut Suherman menjelaskan bahwa keberadaan unit talasemia tidak hanya di Rumah Sakit Harapan Bunda yang terletak di Jalan Raya Bogor KM. 22 No. 44, Jakarta Timur saja. Namun juga d [...]

Kurang Gizi Tak Pandang Kaya atau Miskin

Kurang Gizi Tak Pandang Kaya atau Miskin

Jangan kira kalau hanya orang miskin yang bisa mengalami kurang gizi. Orang kaya pun juga memiliki risiko yang sama. Apalagi perubahan gaya hidup membuat orang-orang beralih dari makanan tradisional ke makanan cepat saji. Seperti disampaikan pakar gizi dari Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Endang L. Achadi bahwa prevalensi stunting pada balita diantara kelompok kaya sangat tinggi. "Orang pendek dari keluarga miskin memang lebih banyak daripada dari keluarga kaya. Tapi orang kaya yang pendek juga banyak," kata Endangsaat seminar media dalam rangka Ulang Tahun PT Sarihusada ke 60 di Yogyakarta, ditulis Minggu (31/8/2014 Laporan Riset Dasar Kesehatan (Riskesdas) 2007, kata Endang, juga menunjukkan perbedaan antara kuintil 1 (termiskin) dan 5 (terkaya) ternyata hanya terpaut 10 persen. "Kurang gizi pada balita, utamanya stunting (pendek) masih sangat tinggi pada semua tingkat ekonomi, walaupun lebih tinggi pada kelompok miskin. Sedangkan obesitas pada balita bertambah, pada kelompok miskin hampir setinggi kelompok kaya," jelasnya. "Jadi jangan kira ini masalah sepele. Masalah gizi itu serius. Sedikit perhatian tapi dampaknya luar biasa," tambahn [...]

Saat Puasa, Normalnya Berat Turun 2 Kilogram

Saat Puasa, Normalnya Berat Turun 2 Kilogram

Saat puasa, seharusnya berat badan bisa berkurang sampai 2 kilogram. Tapi apa yang terjadi, sejumlah orang malah bertambah gemuk setelah puasa dan lebaran.Demikian disampaikan Ahli Gizi yang juga Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), Dr. dr. Saptawati Bardosono M, Sc. Ia menjelaskan, saat puasa, seseorang akan kehilangan banyak karbohidrat dan protein tapi tidak lemak. "Konsumsi makanan sehat saat puasa bisa menjadi saat yang tepat untuk menurunkan berat badan sehingga tubuh lebih bugar. Saat itu, metabolisme tubuh akan mengalami perubahan dan semua organ tubuh akan menyesuaikan. Sel-sel tubuh juga akan dikondisikan untuk lebih kuat dan tubuh menjadi lebih sehat dan kebal penyakit," kata Saptawati, seperti ditulis Jumat (27/6/2014). Agar tubuh tetap bugar saat puasa, Saptawati menyarankan untuk tetap melakukan aktivitas walaupun intensitasnya bisa dikurangi. Kemudian memperhatikan asupan karbohidrat dan protein, dan minum air putih sebanyak yang kita mampu agar tubuh tetap terhidrasi. [...]

Bocah 6 Tahun Terkunci Borgol `Sex Toy` Milik Orangtuanya

Bocah 6 Tahun Terkunci Borgol `Sex Toy` Milik Orangtuanya

Para orangtua mesti hati-hati jika meletakkan sex toy. Di Jerman, seorang bocah berusia 6 tahun terperangkap borgol yang berfungsi untuk permainan seks milik orangtuanya.Insiden tersebut terjadi di pesta Tahun Baru keluarga di Bavaria, Jerman Selatan, seperti dilaporkan The Local. Akibatnya, polisi di Jerman pun dipanggil untuk membebaskan si bocah.Anak kecil yang tak disebutkan identitasnya itu tampaknya bosan dengan pesta keluarga. Ia memutuskan menggeledah kamar tidur orangtuanya. Saat itu, ia menemukan borgol berbulu. Sang bocah begitu penasaran ketika melihat borgol dan segera mencobanya. Tapi, saat borgol dipasang, ia tak bisa melepaskannya.Bocah ini kemudian kembali ke orangtuanya dengan wajah memerah berharap keduanya bisa membantunya. Tapi, karena sang bocah memasangnya terlalu erat, tak satupun yang bisa membukanya. Keadaan makin memburuk karena orangtua bocah tersebut kehilangan kunci borgol seksi tersebut.Dengan rasa malu, sang ibu bersama nenek bocah itu pergi ke kantor polisi terdekat agar borgol bisa terlepas. Untuk membantu melepaskan borgol seksi tersebut, borgol menggunakan alat khusus.Alat bantu seks atau mainan seks bisa membuat pasangan merasa lebih puas secara [...]

Usai Donor Darah, Perlukah Minum Suplemen Tambah Darah?

Usai Donor Darah, Perlukah Minum Suplemen Tambah Darah?

Seusai donor darah, biasanya Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan obat tablet darah. Namun seringkali suplemen tersebut tidak diminum dan diabaikan. Lantas seberapa penting obat tambah darah setelah donor darah? Kepala Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI), DKI Jakarta Dr. Shalimar Salim mengatakan, obat tambah darah berfungsi sebagai stimulan bagi pendonor darah mengingat darah yang diambil standarnya 250-300 cc. "Obat tambah darah itu hanya stimulan. Tapi penting diminum untuk membantu proses penambahan darah," kata Shalimar saat ditanyai wartawan di sela-sela acara Donor Darah dan Autisme di Senayan City, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Shalimar menambahkan, selain minum obat tambah darah, pendonor juga disarankan untuk menjaga tubuhnya tetap sehat dengan mengonsumsi makanan seimbang dengan kalori, protein, lemak dan vitamin yang cukup. [...]

Ekuador Tuding Ilmuwan Amerika Curi Sampel Darah

Ekuador Tuding Ilmuwan Amerika Curi Sampel Darah

PeduliSehat.info, Ekuador Ekuador menuding para ilmuwan Amerika Serikat telah mengambil ribuan sampel darah tanpa izin dari suku asli yang diketahui memiliki profil genetik unik dan kekebalan terhadap penyakit, beberapa di antaranya sudah dijual. Terdapat sekitar 3.500 prosedur dimana darah diambil tanpa izin dari 600 warga suku Huaorani yang tinggal di pedalaman lembah sungai Amazon yang terisolasi di Ekuador, kata Rene Ramirez, Menteri Pendidikan Tinggi dan Sains seperti dikutip dari AFP, Rabu (18/6/2014). Sampel juga "diambil lebih dari sekali dari beberapa orang," katanya kepada stasiun televisi ECTV, mengungkapkan rincian baru hasil penyelidikan pemerintah. Dalam laporan awal dua tahun lalu, penduduk Huaorani yang secara bahasa sama sekali tidak berkaitan dengan penduduk asli yang berbahasa Quechua, mengatakan beberapa orang Amerika menipu mereka antara tahun 1990 dan 1991. Penduduk Huaorani mengatakan mereka diberitahu bahwa sampel darah itu akan digunakan untuk uji medis bagi mereka, namun hasil pengujian tersebut nyatanya tidak pernah muncul. Ketika tuduhan itu muncul pada 2012, Kedutaan Besar AS mengaku tidak tahu menahu mengenai kasus itu. Pada Senin, ketika muncul l [...]

Hari Tanpa Tembakau, Menkes Harap Cukai Rokok Naik‏

Hari Tanpa Tembakau, Menkes Harap Cukai Rokok Naik‏

Sesuai dengan tema global Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang jatuh tepat Sabtu g31/5/2014), Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengaku telah mengajukan surat permohonan kepada Kementerian Keuangan untuk menaikkan cukai rokok. Disampaikan langsung oleh Menkes di sela-sela acara Indonesian Conference on Tobacco or Health (ICTOH), Jumat (30/5). Menkes mengatakan, menaikkan cukai rokok diharapkan bisa menjadi langkah efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu. "Saya sudah tulis surat ke Kementerian Keuangan untuk menaikkan cukai rokok supaya keluarga tidak mampu insyaallah akan mikir 2-3 kali sebelum beli rokok. Karena perokok itu bodoh. Mau aja dibodohin, dia beli racun bayar pajak lagi," ujar Menkes. Dengan meningkatkan cukai rokok, Menkes juga berharap tingkat konsumsi rokok dan jumlah perokok terutama perokok pemula menurun. Karena ia memantau dampak buruk akibat tembakau dan merokok pada masyarakat di Indonesua jelas mengalami kenaikan. "Hasil kajian Badan Litbangkes 2013 menunjukkan telah terjadi kematian akibat penyakit terkait tembakau dari 190.260 pada 2010 menjadi 240.618 pada 2013. Selain itu kenaikan penderita penyakit akibat konsumsi tembakau dari 384.058 [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *