Cara Menghilangkan Komedo dengan Tomat

002251000_1411967022-komedo.jpg

Komedo sebenarnya salah satu dari jerawat. Komedo sendiri adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo terbuka paling menyebalkan karena bisa membesar dan menimbulkan warna hitam yang merusak penampilan wajah Anda. Tak perlu khawatir karena terdapat berbagai cara menghilangkan komedo. Salah satunya dengan tomat.

Tomat adalah buah yang paling baik dikonsumsi jika ingin kulit Anda sehat. Selain vitamin, mineral, tomat juga mengandung lycopen yang merupakan zat anti oksidan yang sangat baik untuk menghancurkan radikal bebas akibat polusi kendaraan serta asap rokok yang masuk ke dalam tubuh.

Lantas, bagaimana cara menghilangkan komedo dengan tomat? Berikut ulasan yang dilansir dari Wikihow.com, Rabu (17/12/2014):

1. Potonglah tomat dengan ukuran beragam sehingga bisa menutupi seluruh komedo Anda.

2. Bersihkan wajah dengan air, lalu tempelkan tomat di kulit dengan komedo. Kemudian, diamkan selama 15 menit.

3. Ketika selesai, bersihkan dengan air hangat.

Jika ingin melihat hasil maksimal dari cara menghilangkan komedo dengan tomat ini, lakukan cara ini rutin minimal 2 kali dalam seminggu.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Makanan Pokok dan Mengenyangkan Tak Harus Nasi

Makanan Pokok dan Mengenyangkan Tak Harus Nasi

'Jika belum makan nasi, rasanya belum makan' kira-kira begitu pandangan sebagian besar masyarakat Indonesia. Kesukaan terhadap makan nasi membuat konsumsi beras masyarakat Indonesia tergolong sangat tinggi padahal ada banyak bahan pangan lain yang bisa menggantikan nasi di Indonesia. "Konsumsi beras di Indonesia sangat tinggi sekitar 139,5 kilogram per tahun per kapitanya. Ini termasuk sangat tinggi, dimana sebaiknya berada pada angka 70 hingga 80 kilogram per tahun per individu," ungkap ahli ilmu pangan dan teknologi Prof. Dr. Ir. Djoko Said Damardjati, MS di Solo, Jawa Tengah seperti ditulis pada Kamis (6/11/2014). "Saya memang ahli beras tapi menginginkan konsumsi beras tak setinggi angka sekarang," ungkap Djoko. Tingginya angka konsumsi beras membuat Indonesia terus mengimpor beras. Padahal ada banyak makanan lain yang juga mengenyangkan seperti jagung, ubi jalar, singkong, sorgum atau sagu. "Saya membayangkan masyarakat Indonesia menghidangkan aneka bahan makanan yang mengenyangkan lain seperti di India. Sehingga bisa mengurangi konsumsi nasi," tambahnya. Peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk menggalakkan pentingnya mengolah aneka bahan pangan alternatif. Misalnya tenta [...]

Banyak Orang Indonesia Tak Paham Gejala Umum Kepikunan

Banyak Orang Indonesia Tak Paham Gejala Umum Kepikunan

Mengenali gejala atau tanda-tanda awal seseorang di sekitar kita terkena demensia sebenarnya bermanfaat untuk memberikan pertolongan dini pada pasien sekaligus memperlambat keparahan. Sayang, masyarakat Indonesia masih kurang mendapatkan informasi terkait gejala awal demensia. Menurut penelitian yang dilakukan oleh GE Healthcare baru-baru ini, ternyata masyarakat Indonesia kurang mendapatkan informasi tentang gejala-gejala umum demensia dibandingkan 9 negara lain seperti Brasil, Cina, Rusia, Australia, dan Korea Selatan. Akibatnya, masyarakat tidak dapat mengidentifikasi gejala umum yang biasa terjadi pada orang usia tua di sekitar mereka. Data mengejutkan lainnya adalah sekitar 30 persen responden dari penelitian yang melibatkan 1.000 penduduk Indonesia ini tak mampu mengidentifikasi satu gejala umum dari demensia. Padahal sangat penting untuk mengenali gejala demensia pada seseorang. Demensia memberi pengaruh besar menurunkan kualitas hidup penderitanya. Dimana demensia merupakan sebuah gangguan pada otak yang tak hanya memengaruhi kemampuan pada ingatan tapi juga pikiran, perilaku, dan emosi. Sehingga jika gejala yang ditunjukkan sudah mengarah ke demensia bisa d [...]

Ternyata Bekasi Memang Bukan Kota Sehat, Pantas Di-Bully

Ternyata Bekasi Memang Bukan Kota Sehat, Pantas Di-Bully

Dalam beberapa hari terakhir, Bekasi menjadi topik perbincangan yang hangat di kalangan netizen. Bukan pujian, tetap ledekan-lah yang ramai diperbincangkan. Para netizen menganggap Bekasi adalah kota yang penuh dengan jalan yang rusak, kubangan air, udara yang panas atau macet sehingga tidak layak huni. Bahkan, ada netizen yang berkelakar bahwa Bekasi bukan di bumi. Tapi, benarkan demikian? Tiap tahunnya, Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan bagi kabupaten/kota yang berhasil mewujudkan kabupaten/kota yang sehat. Pada 2013 lalu, terdapat 98 kabupaten/kota yang mendapat penghargaan tersebut. Penghargaan ini dapat menjadi tolak ukur paling mudah untuk melihat apakah sebuah kota/kabupaten termasuk sehat atau tidak. Untuk menentukan apakah suatu kota/kabupaten sehat atau tidak, Kementerian Kesehatan mengukurnya dengan beberapa kriteria. Kriteria yang dinilai di antaranya adalah kebijakan tata ruang dan infrastruktur. Lalu, apakah Bekasi masuk ke dalam kota/kabupaten sehat tersebut? Ternyata, Bekasi tidak masuk ke dalam 98 kota/kabupaten sehat di Indonesia. Sedangkan, kota-kota lain di sekitar Bekasi seperti Jakarta Pusat dan Selatan, Kota Depok, Kabupaten Tangerang dan Kota [...]

1 dari 7 Ibu Hamil Terancam Meninggal di Wilayah Ebola

1 dari 7 Ibu Hamil Terancam Meninggal di Wilayah Ebola

Angka kematian ibu melahirkan meningkat di negara Afrika Barat terlanda wabah Ebola, dengan satu dari tujuh di antaranya terancam meninggal, karena ketakutan tertular virus lewat cairan tubuh membuat warga enggan menolong. Dana Kependudukan PBB memperkirakan sekitar 800 ribu perempuan di Sierra Leone, Guinea dan Liberia akan melahirkan dalam masa 12 bulan ke depan. Dari jumlah tersebut, 120 ribu di antaranya menghadapi komplikasi yang mengancam nyawa jika mereka tidak mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan dan puluhan ribu diantaranya terancam meninggal, demikian dilaporkan kelompok DEC yang terdiri atas 13 badan amal Inggris, termasuk Save The Children dan ActionAid. Kepala AuctionAid di Liberia Korto Williams mengatakan banyak perempuan yang dibiarkan melahirkan sendiri karena stigma dan pengabaian, akibat warga sekitar yang takut tertular Ebola memilih menjauh. Terlalu banyak perempuan yang tewas karena kurangnya layanan kesehatan, katanya, dan menambahkan adanya cuplikan video di internet yang menggambarkan para perempuan melahirkan di jalanan di Monrovia tanpa seorangpun menolong. Ia mengatakan "prediksi mengerikan" bahwa satu dari tujuh ibu melahirkan berisiko menin [...]

Penyakit Apa Saja yang Masuk Program Rujuk Balik dalam BPJS?

Penyakit Apa Saja yang Masuk Program Rujuk Balik dalam BPJS?

Berbeda dengan pelayanan kesehatan dulu, di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, ada yang namanya program rujuk balik untuk mereka yang menderita penyakit kronis. Sayangnya, program ini masih kurang efektif karena ketidakpahaman masyarakat, khususnya mantan pengguna kartu Asuransi kesehatan (ASKES).Seperti disampaikan Kepala Divisi Endokrinologi Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM, dr Em Yunir, SpPD-KEMD bahwa banyak pasiennya yang kurang paham mengenai program rujuk balik. "Bagi mereka yang tidak pernah berobat menurut saja. Tapi kalau mantan pengguna ASKES, seperti PNS mereka malah merasa dipersulit karena dulu tidak ada rujuk balik," katanya. Lebih jelasnya, Yunir menyebutkan bahwa ada beberapa jenis penyakit yang masuk Program Rujuk Balik yaitu:1. Diabetes mellitus2. Hipertensi3. Jantung4. Asma5. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)6. Epilepsy,7. Stroke8. Schizophrenia9. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)"Pasien harus tahu, pelayanan kesehatan yang benar itu berjenjang. Mulai dari Puskesmas, RSUD baru RS rujukan nasional seperti RSCM yang dinilai bisa menangani kondisi yang rumit. Namun mungkin kurang s [...]

Ilmuwan Kembangkan Pankreas Buatan untuk Diabetesi

Ilmuwan Kembangkan Pankreas Buatan untuk Diabetesi

Agar ribuan diabetesi hidup normal tanpa harus melakukan suntikan insulin secara rutin, peneliti di London, Inggris, menciptakan pankreas buatan. Sekilas, alat ini mirip iPod dan akan diikat ke dalam pakaian pasien dengan monitor kecil dan pompa yang dipasang di kulit si pasien.Kerja alat ini pun sederhana, akan terus memantau gula darah pasien yang kemudian memberikan arahan pada pasien agar senantiasa berada pada tingkat gula darah yang normal. Dalam praktiknya untuk pertama kali, sebanyak 24 pasien di Inggris dengan diabetes tipe 1, diberi perangkat ini dan diwajibkan untuk terus memakainya selama di rumah, dan menghindar untuk menyuntikan insulin. Sedangkan untuk pasien dengan diabetes tipe 2, di mana tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak menggunakan alat ini dengan benar, 14 persen pasien harus tetap menerima suntikan insulin, meski sudah menggunakan alat ini.Karena kenaikan angka penyandang obesitas yang terus menerus meningkat, diperkirakan lima juta warga Inggris akan menyandang diabetes dalam sepuluh tahun ke depan, dan mayoritas adalah diabetes tipe 2. Peneliti terkemuka dari Cambridge University yang melakukan studi ini mengatakan bahwa pankreas buatan terseb [...]

Andi Noya : Pengungsi Korban Bencana Butuh Hiburan dan Buku

Andi Noya : Pengungsi Korban Bencana Butuh Hiburan dan Buku

Meski sementara, tinggal di pengungsian tentu menjemukan. Karena itu, para pengungsi perlu diberi hiburan. "Mereka butuh dihibur, diberi semangat. Semoga bantuan dari banyak pihak segera datang menolong dan mereka diberikan kekuatan," kata Andy Flores Noya. Selain hiburan, Pria kelahiran 6 November 1960 ini menyebutkan, buku-buku juga diperlukan untuk anak-anak yang terhambat kegiatan belajar mengajarnya di sekolah."Selain dihibur dengan berbagai cara, adanya taman bacaan atau buku itu sangat diperlukan. Buku itu penting untuk memberikan informasi dan mencerdaskan bangsa," kata Andy saat ditemui usai acara pembukaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Selasa (18/2/2014).Andy berharap adanya taman bacaan di sekitar tempat pengungsian benar-benar dimanfaatkan dan memberi informasi yang memenuhi kebutuhan masyarakat.Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang diwakili Asmawi, Staf Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Dirjen Paudni mengatakan timnya sedang dikerahkan menuju pengungsian korban bencana."Sebenarnya sudah ada TBM di sekitar pengungsian. Sampai sekarang tim kami masih melakukan upaya guna membantu menghibur para korban bencana [...]

Menkes: Sel Punca kok dalam Bentuk Kapsul, Tak Masuk Akal!

Menkes: Sel Punca kok dalam Bentuk Kapsul, Tak Masuk Akal!

Sel punca dan jaringan memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh. Meski begitu, kita harus hati-hati dan jangan termakan rayuan dari berbagai pihak yang menawarkan pengobatan menggunakan sel punca, terlebih jika sudah dalam bentuk kapsul.Kondisi seperti ini pernah dialami Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH. Sewaktu sang suami menderita stroke, banyak pihak yang mengatasnamakan pengobatan sel punca mendatanganinya dan menawarkan segala macam produk terkait sel punca, namun dalam bentuk kapsul."Saya bilang sama suami saya, tidak mungkin sel punca dalam bentuk kapsul, nggak masuk akal itu," kata Menkes ditulis Rabu (15/10/2014)Yang membuat Menkes semakin `meradang`, saat mereka menyebutkan bahwa kapsul yang ditawarkan berasal dari sel punca binatang rusa. "Dalam bentuk kapsul saja tidak masuk akal, terlebih pula dari rusa. Apa urusannya sama kita?" kata Menkes menambahkan.Maka itu, menkes berpesan kepada seluruh masyarakat yang ingin `merasakan` manfaat dari sel punca, untuk mendatangi rumah sakit vertikal yang telah ditunjuk langsung oleh pemerintah.Memang, sampai saat ini sel punca masih banyak dimanfaatkan untuk pengobatan berbagai penyakit, te [...]

Agar Dikenali, Usai Operasi Plastik Wajib Bawa Sertifikat

Agar Dikenali, Usai Operasi Plastik Wajib Bawa Sertifikat

Sejak dijuluki sebagai ibukota operasi plastik sedunia, Korea Selatan terus mengukuhkan diri sebagai negara yang paling banyak menghasilkan wajah cantik berkat prosedur operasi plastik. Sayangnya, beberapa orang akhirnya jadi tidak mengenal ideintitas asli si pemilik wajah. Bahkan beberapa wanita mengaku kesulitan saat ditanya petugas imigrasi karena perubahan pada wajahnya cukup signifikan. Untuk mengantisipasi hal tersebut berulang, situs Korea Onboa dan Munhwa mengungkapkan kalau di beberapa rumah sakit di Korea akhirnya terpaksa membagi-bagikan 'sertifikat operasi plastik' kepada pasien untuk membantunya keluar dari permasalahan pribadinya. Sertifikat ini berisi nomor paspor pasien, nama rumah sakit yang melakukan prosedur. Seperti dikutip laman Dailymail, Senin (28/4/2014) beberapa rumah sakit di Korea melaporkan sudah menyadari pentingnya sertifikat sejak lama. Ini karena semakin banyak wanita China yang melakukan operasi plastik di Korea dan kesulitan karena tidak dikenali. "Para wanita berhenti di pemeriksaan paspor karena mereka tercatat memiliki mata besar, hidung tinggi dan dagu lebih ramping dan itu berbeda dengan foto yang ada pada paspor mereka,"China Daily melap [...]

25 Tahun, Perempuan Ini Takut Menyentuh dan Melihat Koran

25 Tahun, Perempuan Ini Takut Menyentuh dan Melihat Koran

Koran sering dibaca orang untuk mengetahui perkembangan informasi. Tapi, ibu tiga anak Diane Freelove dari Rochester, Kent, sangat ketakutan dengan surat kabar atau koran.Diane mengalami fobia koran selama 25 tahun dan bahkan tak tahan untuk menyentuhnya atau melihatnya. Ia juga membenci bau koran dan harus berpaling ketika ia melihatnya di televisi. Ketakutan yang dialami Diane itu dikenal dengan chloephobia."Ketika saya mengunjungi toko, saya menjauhinya sebisa mungkin dari jualan koran. Saya tak bisa dekat seorangpun yang memiliki sebuah (koran). Pada suatu waktu saya bisa menyentuh koran sejauh saya tahu saya bisa mencuci tangan seluruhnya setelah itu. Tapi, sekarang saya bahkan tak bisa melihatnya," kata wanita berusia 49 tahun itu seperti dikutip dari Mirror, Selasa (28/1/2014).Menurutnya, ketika ia menyentuh koran seakan-akan kulitnya bergerak. Selain takut koran, Diane juga takut laba-laba dan ketinggian.Diane menduga awal ketakutannya itu bermula pada masa kecilnya."Ketika saya masih kecil, ibu saya memukul ayah saya di kepalanya dengan koran. Dia melakukannya dengan main-main, cara yang ramah, tapi saya khawatir," katanya lagi.Sebelum suaminya Ian meninggal pada 2011, Dia [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *