Cara Mengurangi Keringat yang Berlebihan

keringat.jpg

Apakah Anda pernah menghindari berjabat tangan dengan orang lain karena tangan Anda berkeringat ? Atau apakah kaki Anda mengeluarkan banyak keringat seingga kaus kaki dan sepatu yang Anda pakai selalu bau?

Bila Anda mengalaminya, mungkin saja Anda menderita hyperhidrosis atau kelainan yang menyebabkan produksi keringat berlebih. Namun meskipun tidak menderita penyakit tersebut, keringat berlebih akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan minder karena keringat dapat membuat tubuh Anda basah dan bau. Beberapa tips dibawah ini dapat berguna untuk mengurangi keringat berlebih di tubuh, seperti dirangkum dari Wiki How.

1. Gunakan Deodoran
Pilih deodoran yang berlabel antiperspirant. Karena deodoran tanpa antiperspirant hanya akan menutup bau yang dihasilkan keringat namun tidak mengurangi jumlah keringatnya.

Cari yang mengandung formula ‘clinical strenght’ karena akan lebih efektif mengurangi produksi keringat. Jika kaki Anda yang sering berkeringat, gunakan antiperspirant berbentuk spray dan semprotkan di bagian kaki dan sela-sela jari.

2. Gunakan Pakaian yang Tepat
Gunakan baju yang dapat menyerap keringat dengan baik, seperi busana dari bahan katun. Anda juga bisa memilih baju yang longgar dan terbuat dari linen.

Selain itu Anda juga bisa menggunakan baju dalam untuk menyerap keringat seperti kamisol. Memilih warna yang tepat juga pentng. Bila Anda mengenakan baju berwarna putih, bekas keringat akan lebih terlihat. Sebaiknya pilih baju berwarna gelap atau bermotif.

Jika cuaca sedang panas dan Anda berencana untuk berkegiatan di luar ruangan, jangan lupa untuk siapkan baju ganti. Ganti baju saat badan terasa mulai basah, jangan lupa untuk mengelap keringat sebelumnya.

3. Pilih Sepatu yang Tepat
Untuk kaki yang berkeringat, pilih sepatu yang memungkinkan kaki untuk bernafas. Sepatu yang berbahan kulit asli atau bahan natural lainnya bisa mengurangi pembentukan keringat pada kaki. Bila memungkinkan, sebisa mungkin gunakan sandal agar kaki Anda dapat bernafas.

4. Mengubah Lifestyle
Perpaduan makanan pedas dan bawang tidak dianjurkan. Makanan yang mengandung cabai akan membuat keringat Anda semakin banyak, sedangkan bawang-bawangan akan membuat keringat Anda berbau tidak sedap.

Berat badan juga dapat mempengaruhi produksi keringat. Bila Anda merasa berat badan Anda berlebih lebih baik turunkan berat badan karena semakin berat maka akan semakin mudah Anda berkeringat. Yang terpenting selalu jaga kebersihan tubuh dengan rutin mandi dua kali sehari dan sering mengganti baju. Saat mandi, Anda juga bisa menambahkan aromaterapi yang dapat membuat Anda lebih harum.

5. Minta Bantuan Medis
Bila keringat Anda sudah berlebih dan tidak terkontrol, sebaiknya Anda berkunjung ke dokter untuk meminta bantuan. Dokter akan mengambil sampel darah untuk melihat apakah ada kelainan di tubuh Anda.

(kik/kik)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Stem Cell melalui Gen

Stem Cell melalui Gen

Pencangkokan sel induk atau yang lebih dikenal sebagai Stem Cell, merupakan salah satu terobosan di dunia medis dalam pengobatan langsung ke dalam sel tubuh manusia. Sel induk ini mampu beregenerasi dan membentuk sel-sel baru sehingga mampu menggantikan keberadaan sel tubuh yang rusak. Untuk itu penelitian mengenai stem cell itu sendiri terus berlanjut hingga sekarang sebagai acuan medis dalam mengobati berbagai macam penyakit, khususnya seperti kanker, parkinson, diabetes, multiple sclerosis, dan penyakit berat lainnya. Pengobatan inipun tidak tertutup hanya pada pengobatan penyakit saja, namun juga berkembang dalam peremajaan kulit dan kecantikan. Sehingga perkembangan dan penelitian mengenai stem cell semakin meluas. Berdasarkan sumbernya, stem cell sebelumnya hanya terbatas dari 5 sumber yaitu dari Zygote, atau tahap awal pertemuan sperma dan sel telur, embrio, fetus, tali pusat, dan dari jaringan dewasa seperti sumsum tulang hingga jaringan otot dan syaraf pusat. Kelima sumber ini yang kerap kali memberikan tingkat kesulitan tersendiri baik itu dalam pengambilannya yang beresiko di ruang operasi, maupun kemungkinan sel tubuh pasien yang menolak. Hal ini membawa suatu kemajuan [...]

MRI Dapat Membantu Identifikasi Penyakit

MRI Dapat Membantu Identifikasi Penyakit

Magnetic resonance imaging (MRI) atau pencitraan resonansi magnetik adalah alat pemindai yang memanfaatkan medan magnet dan energi gelombang radio untuk menampilkan gambar struktur dan organ dalam tubuh. MRI dapat memberikan informasi struktur tubuh yang tidak dapat ditemukan pada tes lain, seperti X-ray, ultrasound, atau CT scan. Pada tes MRI, tubuh yang akan dipindai ditempatkan pada sebuah mesin dengan magnet yang kuat. Gambar-gambar yang dihasilkan dari MRI berupa foto digital yang dapat disimpan di komputer untuk dipelajari lebih lanjut. Alasan Dilakukan MRI MRI adalah salah satu cara dokter memeriksa dan menghasilkan gambar organ, jaringan, dan sistem rangka dengan resolusi tinggi. Hal itu nantinya dapat membantu dokter melakukan diagnosis berbagai kondisi. Jantung dan pembuluh darah MRI yang dilakukan pada jantung atau pembuluh darah bertujuan melihat beberapa hal seperti ukuran dan fungsi pada serambi jantung, ketebalan dan gerakan dinding jantung dan tingkat kerusakan akibat serangan jantung. Selain itu dapat juga mendeteksi masalah struktural pada urat nadi, seperti dinding pembuluh darah yang melemah atau sobek, maupun radang dan penyumbatan pada pembuluh darah. Otak d [...]

Ini Makanan yang Dianjurkan dan Harus Dihindari Saat Baru Buka Puasa

Ini Makanan yang Dianjurkan dan Harus Dihindari Saat Baru Buka Puasa

Umumnya asupan makanan saat Ramadhan tidak terkontrol dari hari biasanya karena banyak orang tidak bisa menahan nafsu makan setelah berbuka puasa. Tidak sedikit orang yang kalap menyantap hidangan berbuka untuk 'balas dendam' setelah seharian menahan haus dan lapar.Pakar gizi dan nutrisi, Prof. Hardinsyah, MS, menjelaskan, pola makan saat puasa harus tetap dikontrol demi kesehatan Anda. Perhatikan makanan yang akan dikonsumsi sebelum berbuka puasa. Ia menganjurkan sebaiknya memilih makanan ringan yang banyak mengandung karbohidrat kompleks ketika baru berbuka."Makanan kecil dulu termasuk air putih, kurma, pepaya, dan segala macam buah," tutur pria yang akrab disapa Hardin itu saat berbincang-bincang dengan wolipop melalui telepon, Kamis (18/7/2013).Buah menjadi hidangan yang baik untuk berbuka puasa. Namun ada beberapa buah yang harus dihindari karena memiliki kandungan asam tinggi. Buah-buahan yang mengandung asam bisa membuat lambung perih sehingga menimbulkan rasa sakit serta perasaan tidak nyaman. Selain buah yang asam, semua buah bisa menjadi pilihan namun tetap pada prinsip tidak makan berlebihan.Usai mengonsumsi makanan kecil, ayah tiga anak ini menyarankan sebaiknya memb [...]

Penggunaan Sel Punca Mesenkimal untuk Terapi Osteoarthritis

Penggunaan Sel Punca Mesenkimal untuk Terapi Osteoarthritis

Oleh: Poppy Firzani Arifin Sel Punca atau Stem Cell merupakan sel yang memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri sendiri dengan menghasilkan sel-sel berkarakteristik sama dengan sel induknya serta dapat berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel dalam tubuh. Sel punca dibagi menjadi 2 yaitu sel punca embrionik dan sel punca dewasa. Salah satu jenis sel punca dewasa adalah Sel Punca Mesenkimal (Mesenchymal Stem Cell,MSC) yang dapat ditemukan pada sumsum tulang, jaringan lemak, tali pusat, periosteum, tulang trabeskular dan gigi susu. Keberadaan MSC memberikan peluang untuk terapi sel secara autologus (dari diri sendiri) tanpa adanya resiko penolakan dari sistem imun. Salah satu aplikasi pemanfaatan MSC adalah untuk terapi osteoarthritis di mana terjadi kerusakan tulang rawan (cartilage defect) pada bantalan sendi lutut. Beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan tulang rawan adalah: trauma/cedera olahraga, obesitas, penuaan dan penyakit radang sendi. Kerusakan tulang rawan seringkali menjadi masalah kronis karena kemampuan tulang rawan melakukan regenerasi secara alamiah sangat terbatas. Selain itu sistem pembuluh darah yang terdapat pada jaringan tulang rawan sangat minim. Jika ko [...]

Inilah yang Terjadi pada Tubuh  Apabila Mengalami Obesitas

Inilah yang Terjadi pada Tubuh Apabila Mengalami Obesitas

Ketika seseorang mengalami obesitas, sel lemak tubuh dapat mengalami peningkatan dari segi ukuran maupun jumlah. Obesitas digolongkan menjadi dua jenis yaitu hipertrofik dan hiperseluler. Obesitas hipertrofik ditandai dengan membesarnya sel lemak normal, yang merupakan ciri khas obesitas sentral (secara awam dikenal dengan perut buncit). Biasanya obesitas hipertrofik dimulai pada usia dewasa karena terkait dengan peningkatan risiko kardiovaskular. Namun demikian, obesitas hipertrofik memberi respons lebih cepat terhadap usaha penurunan berat badan. Sementara itu, obesitas hiperseluler umumnya tidak hanya terjadi pada masa kanak-kanak atau remaja, tetapi juga ditemukan pada dewasa yang mengalami obesitas berat. Selain itu, pasien dengan obesitas hiperseluler cenderung lebih mengalami kesulitan menurunkan berat badan dengan cara nonbedah. Ambang Batas Obesitas Definisi WHO untuk kegemukan adalah: BMI ? 25 sebagai kelebihan berat badan, dan BMI ? 30 sebagai obesitas. Sementara di Indonesia, Departemen Kesehatan memodifikasi batas ambang tersebut berdasarkan pengalaman klinis dan hasil penelitian pada beberapa negara berkembang. Kategori Indeks Massa Tubuh Kurus [...]

Apa yang Dimaksud dengan Fisioterapi?

Apa yang Dimaksud dengan Fisioterapi?

Fisioterapi adalah proses merehabilitasi seseorang agar terhindar dari cacat fisik melalui serangkaian penilaian, diagnosis, perlakuan, dan aktivitas pencegahan. Tujuan dari dilakukannya fisioterapi adalah mengembalikan fungsi tubuh setelah terkena penyakit atau cedera. Jika tubuh menderita penyakit atau cedera permanen, maka fisioterapi dapat diprioritaskan untuk mengurangi dampaknya. Kapan Anda Membutuhkan Perawatan Fisioterapi? Beberapa kondisi pasien yang bisa dibantu dengan perawatan fisioterapi berdasarkan sistem tubuh, dibedakan menjadi empat: Neurologi Beberapa kondisi terkait neurologi atau sistem syaraf adalah stroke, multiple sclerosis, dan penyakti Parkinson. Gangguan syaraf akibat penyakit-penyakit tersebut bisa mengganggu fungsi tubuh, seperti susah bicara, susah berjalan, dan menurunnya kinerja tangan. Neuromusculoskeletal Kondisi yang diakibatkan oleh gangguan neuromusculoskeletal atau gangguan otot pada kerangka tubuh antara lain saat ada sakit pinggang belakang, nyeri otot, cedera karena olahraga, dan arthritis. Kardiovaskular Gangguan sistem kardiovaskular yang bisa dibantu dengan fisioterapi adalah penyakit jantung kronis dan rehabilitasi pascaserangan jantun [...]

Organ Intim Terasa Sakit Ketika Bercinta, Ini Dia Penyebabnya

Organ Intim Terasa Sakit Ketika Bercinta, Ini Dia Penyebabnya

Keputihan dapat menyebabkan rasa sakit yang timbul ketika berhubungan seksual. Dalam istilah kedokteran, hal ini biasa disebut dengan vaginitis. Vaginitis adalah peradangan pada dinding vagina yang seolah-olah mengalami pembengkakan dan meradang. Infeksi pada vagina ini dapat disebabkan oleh kuman yang berbeda, namun jenis yang paling banyak ditemukan adalah bakterial vaginosis atau BV.Vaginitis merupakan hal yang sangat umum dan kebanyakan wanita akan mempunyai beberapa jenis vaginitis setidaknya sekali dalam hidup. Beda halnya dengan dinding vagina yang kering pada wanita yang mengalami menopause. Akibatnya, berhubungan seksual terasa sakit dan lecet karena tidak licin. Kondisi lain seperti kurangnya cairan lubrikasi juga dapat menyebabkan organ intim terasa sakit dan kering pada saat berhubungan seksual.Vaginitis tidak selalu disebabkan oleh infeksi menular seksual karena sebagian besar penyebabnya adalah keseimbangan bakteri yang normal dalam vagina. Vagina yang sehat akan memiliki keseimbangan dari berbagai macam bakteri, salah satunya bakteri lactobacillus yang dapat membantu menjaga vagina.Terkait dengan hal ini, Dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, Dr. M. R [...]

Peran Penting Glycemic Index (GI) dalam Diet

Peran Penting Glycemic Index (GI) dalam Diet

Sesuai dengan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2005, secara global ada sekitar 1,6 miliar orang dewasa yang kelebihan berat badan atau overweight dan 400 juta di antaranya dikategorikan obesitas. Pada 2015 diprediksi kasus obesitas akan meningkat dua kali lipat dari angka itu. Jangan anggap remeh obesitas, karena menurut studi baru di Universitas Oslo di Norwegia, 21 persen dari 424.500 orang dewasa di Asia, Australia dan Selandia Baru yang memiliki kelebihan berat badan mempunyai resiko meninggal karena kanker dibanding orang dengan berat badan normal. Untuk menghindari obesitas, tentunya diperlukan diet yang sehat. Telah berhasil melaksanakan diet namun tidak bisa memeliharanya? Sebuah studi baru dari Denmark menyarankan agar Anda lebih mengonsumsi protein tinggi dan rendah karbohidrat olahan atau kini lebih dikenal dengan low-glycemic index (GI). Roti gandum adalah contoh makanan low-GI yang paling baik untuk Anda konsumsi Apa itu glycemic index (GI)? Menurut Dr. Thomas Meinert Larsen ?rekan penulis dari studi Denmark ini ?dalam New England Journal of Medicine, glycemic index (GI) adalah sebuah ukuran dari kemampuan karbohidrat untuk meningkatkan gula darah, apa [...]

Fakta & Mitos Virus Ebola

Fakta & Mitos Virus Ebola

Mitos dan rumor mengenai virus yang ditakutkan ini telah menyebabkan panik dan paranoia seluruh dunia. Benarkah virus ebola bisa menular hanya lewat udara dan pertukaran napas dari penderita? Benarkah sekalipun sudah sembuh ebola, penyakit yang ada masih berpotensi menularkan ke orang lain? Benarkah virus ini dapat disembuhkan hanya dengan antibiotik? Banyak fakta mengenai virus ebola yang kenyataannya beredar simpang siur. Tidak akurat dan menyesatkan. Tidak lagi jika Anda menyimak beberapa fakta dan pelurusan mitos tentang virus ebola berikut ini: Mitos 1 Ebola: Virus ebola merupakan virus yang disebarkan melalui udara, air, dan kontak tubuh. Fakta: Virus ini dapat tertular bila cairan tubuh dari orang yang terinfeksi terkena dengan membrane mukosa orang yang tidak terinfeksi Hal ini menunjukkan bahwa virus ebola dapat tertular melalui darah, keringat, atau urin saat cairan tersebut terkena mata, mulut, hidung, telinga, daerah genital atau daerah luka terbuka. Mitos 2 Ebola: Walaupun Anda sembuh dari Ebola, Anda masih dapat menularkan virus ini ke orang lain. Fakta : Pada normalnya hanya orang yang menunjukkan gejala ebola yang [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *