Cara Merawat Rambut Hitam Alami

002387100_1409137777-370095.jpg

Rambut indah merupakan dambaan setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan. Meskipun begitu, perempuan cenderung lebih memperhatikan tampilan rambutnya. Agar tetap indah terjaga, berbagai cara dilakukan. Berikut cara merawat rambut hitam secara alami seperti dilansir dari Olips Beauty, Senin (10/13).

Merang Padi

Merang padi atau batang pohon padi memiliki khasiat yang baik untuk merawat rambut hitam Anda. Khasiat merang padi sendiri telah diketahui sejak dahulu.

Cara menggunakannya, ambil 1 ikat merang padi, lalu dibakar hingga hangus menjadi abu. Setelah itu, campurkan abu merang padi dengan air dan jeruk nipis. Simpan larutan ini di udara terbuka selama 1 malam. Setelah selesai, pisahkan air dengan abunya kemudian gunakan air tersebut untuk keramas. Anda dapat melakukannya 3 kali seminggu.

Biji Pepaya

Pepaya memang kaya manfaat. Selain buahnya yang enak dimakan hingga daunnnya yang bisa digunakan untuk obat luar, ternyata biji pepaya juga berguna untuk merawat rambut. Di dalam biji pepaya terdapat zat Glucoside Cacirindan Karpain yang bermanfaat untuk menghitamkan rambut.

Cara menggunakannya cukup mudah. Anda tinggal menggoreng biji pepaya tanpa minyak, lalu tumbuk sampai halus dan campurkan dengan minyak kelapa. Setelah itu, Anda tinggal mengoleskan minyak pada kulit kepala dan rambut dengan sedikit pijatan. Lakukan setidaknya 1 minggu sekali.

Kemiri

Kemiri memiliki zat saponin, flavonoida, dan polifenol yang sangat bermanfaat bagi rambut. Zat ini dapat menghitamkan dan menyuburkan rambut, memperkuat akar rambut hingga menghilangkan ketombe.

Cara menggunakannya, goreng kemiri tanpa minyak hingga kemiri mengeluarkan minyak. Oleskan minyak tersebut ke rambut, tunggu 15 menit lalu bilas dengan air bersih.

Lidah Buaya

Lidah buaya tidak diragukan lagi memiliki banyak khasiat. Lidah buaya dapat Anda gunakan untuk merawat rambut dengan cara mengambil gel yang ada di dalam lidah buaya. Pijat kepala menggunakan gel tersebut selama 15 menit kemudian bilas hingga bersih.

Madu

Madu juga memiliki khasiat yang tidak kalah dengan bahan-bahan alami lainnya. Anda tinggal mengoleskan madu pada kulit kepala dan rambut kemudian memijitnya secara perlahan selama 10 menit. Setelah itu, bilas rambut dengan shampo dan beri conditioner. Setelah itu, rambut Anda akan lebih berkilau dari sebelumnya.

Itu lah 5 cara merawat rambut hitam dengan bahan-bahan alami. Anda bisa mencobanya di rumah setelah bekerja.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Hamil Lebih dari 5 Kali Bisa Sebabkan Sakit Jantung

Hamil Lebih dari 5 Kali Bisa Sebabkan Sakit Jantung

Sebuah studi yang dilakukan oleh organisasi bernama Hispanic and Latina menemukan bahwa mereka yang hamil 5 kali atau lebih berisiko lebih tinggi terkena sakit jantung, demikian seperti dilansir dari Fox News pada Jumat (21/11/2014). Penelitian mengambil sampel dari 855 perempuan yang berusia 45 tahun atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang telah 5 kali hamil atau lebih akan berisiko terkena penyakit jantung 3 kali lebih besar daripada mereka yang belum pernah hamil. Penelitian ini menemukan bawa 85 persen perempuan yang telah hamil 5 kali atau lebih memiliki masalah fungsi jantung yang disebut fungsi diastolik, yaitu menurunnya kinerja jantung dalam fase relaksasi siklus jantung. Disfungsi diastolik juga ditemukan pada 60 persen perempuan dengan kehamilan 2-4 kali. "Selama kehamilan, untuk mendukung kinerja janin, sistem kardiovaskular perempuan harus menjalankan adaptasi besar," kata Dr Shivani Aggarwal dari Wake Forest School of Medicine di Winston-Salem, North Carolina. Perubahan ini meliputi penebalan otot jantung yang meningkatkan massa otot sebanyak 50 persen sebagaimana juga meningkatkan curah dan denyut jantung. Selain gangguan jantung, para peneli [...]

Keluarga Korban Pelecehan Tolak Bantuan JIS

Keluarga Korban Pelecehan Tolak Bantuan JIS

Keluarga korban tindak pelecehan seksual, AK (6) menolak bantuan yang diberikan pihak Jakarta International School (JIS). Keluarga mau saja menerima, asal pihak JIS membuka diri untuk mengatakan yang sejujurnya."Pihak JIS masih menutup diri soal ini. Keluarga dan KPAI meminta pada pihak JIS untuk lebih kooperatif dan memberitahu pada masyarakat yang sebenar-benarnya," kata Sekretaris Jenderal KPAI, Erlinda di JIS, Kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis (17/4/2014).Erlinda mengatakan, pihak JIS pernah mengutarakan akan bertanggung jawab terhadap proses hukum dan siap memberikan pendampingan psikologi dan kesehatan untuk si adik. Tapi, ditolak oleh pihak keluarga.Selain menolak bantuan yang diberikan JIS padanya, keluarga korban juga berencana mengeluarkan sang anak dari sekolah itu, dan segera memindahkan AK ke sekolah yang lebih layak dan aman untuk dirinya.Sampai saat ini, tambah Erlinda, bocah AK masih mengalami trauma cukup dalam, dan membutuhkan bantuan untuk memulihkan luka batin yang diterimanya."Si adik masih trauma untuk pergi ke sekolah, pakai celana, dan menyebut kata-kata toilet. Dia pun trauma dengan laki-laki dan perempuan `berperawakan`. Perempuan yang di pikirannya, ya [...]

5 Mitos di Hari Valentine

5 Mitos di Hari Valentine

Ada banyak mitos yang berhubungan dengan Hari Valentine. Termasuk soal bunga yang harus diberikan kepasangan.Berikut 5 mitos di Hari Valentine seperti dikutip FemaleFirst, Selasa (11/2/2014):1. Perempuan paling senang dibanding priaBanyak orang berpikir wanita merupakan pihak yang mendambakan kasih sayang pada Hari Valentine. Namun, 45 persen pria lebih suka berada dalam hubungan dibanding sendirian di Hari Valentine.2. Bunga harus dikirim ke pasangan10 Persen orang yang masih jomblo mengatakan melakukannya dengan mengirimkan bungan dan kartu untuk dirinya sendiri di Hari Kasih Sayang.3. Melamar di ValentineHari Valentine tampaknya menjadi waktu yang tepat untuk melamar tapi 40 persen orang berpikir Hari Valentine dianggap klise melamar pasangan meski itu romantis. 4. Berhubungan intim62 Persen pria meyakini Hari Valentine waktunya berhubungan intim. Tapi, 50 persen wanita memiliki pandangan yang berlawanan. 5.Putuskan pacar sebelum ValentineSeperempat orang yang jomblo mengatakan jika mereka ingin putuskan pacar mereka akan memilih setelah Hari Valentine. Jadi, daripada tak ada pacar di Hari Valentine lebih baik memutuskannya setelahnya.Psikolog Wiebke Neberich menjelaskan orang l [...]

Ani Yudhoyono Berharap Presiden Mendatang Peduli Sanitasi

Ani Yudhoyono Berharap Presiden Mendatang Peduli Sanitasi

Pola hidup bersih dan sehat (PHBS) diharapkan dapat menjadi gaya hidup dan budaya bangsa di kalangan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak. Ibu Negara Republik Indonesia, Ani Bambang Yudhoyono berharap, para siswa yang dinobatkan sebagai Duta Sanitasi dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terbiasa menjalani PHBS.Dalam sambutan pada rangkaian acara Jambore Sanitasi di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/6/2014), Ani menuturkan, Presiden Republik Indonesia, SBY begitu sedih dan prihatin melihat kebiasaan masing-masing individu yang kerap membuang sampah sembarangan atau meninggalkan sampah miliknya begitu saja usai hadir dalam sebuah perayaaan."Apa susahnya sih, membuang sampah di tempatnya? Untuk itu saya berharap, para Duta Sanitasi akan menjadi virus positif yang menularkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada lingkungannya," kata Ani dikutip dari Setkab, Senin (23/6/2014)Mengingat pentingnya penanganan masalah sanitasi ini, Ani berharap, presiden terpilih mendatang akan tetap melanjutkan Jambore Sanitasi ini, demi masyarakat Indonesia yang semakin bersih dan sehat. [...]

Ponsel Bantu Kontrol Gula Darah Diabetesi Saat Ramadan

Ponsel Bantu Kontrol Gula Darah Diabetesi Saat Ramadan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, penggunaan telepon genggam saat puasa sangat berguna bagi penderita diabetes. Pasalnya, sejumlah aplikasi pada telepon genggam saat ini, baik berbayar dan gratis dapat membantu penderita diabetes mengontrol gula kala puasa.Dalam laman WHO, Jumat (27/6/2014) dilaporkan, salah seorang penderita diabetes berusia 60 tahun, Mariama Diallo merasa terbantu dengan adanya aplikasi telepon genggam yang dimilikinya. Ia mengaku, dapat mengontrol kebutuhan minum manis hingga mengingatkannya untuk konsultasi ke dokter.Saat ini WHO memperkirakan ada 347 juta orang di seluruh dunia mengidap diabetes, 90 persen di antaranya memiliki diabetes tipe 2 yang sebagian besar disebabkan oleh kelebihan berat badan dan aktivitas fisik. [...]

Dr. Ari Fahria: Mau Nikah, Cek Dulu Kesehatannya

Dr. Ari Fahria: Mau Nikah, Cek Dulu Kesehatannya

Agar tercipta keluarga yang sehat dan keinginan memiliki keturunan segera terwujud, mengetahui masalah kesehatan diri sendiri dan pasangan adalah hal terpenting yang harus dilakukan sebelum melangsungkan pernikahan.Pernikahan yang sejatinya adalah penyatuan dua insan menjadi satu, harus bisa menerima setiap perbedaan dan persamaan yang terjalin, termasuk konsekuensi yang harus dapat diterima antara satu dan lainnya. Salah satunya, penularan penyakit dari masing-masing pasangan tersebut, tidak hanya penyakit infeksi saja, tetapi juga penyakit non infeksi."Maka itu, masalah kesehatan seputar pernikahan harus menjadi perhatian," kata Praktisi Kesehatan dari Universitas Indonesia, Dr. Ari Fahrial Syam seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima Health-Liputan6.com, Jumat (17/10/2014)Sebagai seorang praktisi kesehatan, Ari merasa sedih saat bertemu dengan pasangan muda yang baru saja menjalani biduk rumah tangga, tapi harus menerima kenyataan pahit satu di antara mereka mengidap penyakit kronis, seperti HIV-AIDS atau hepatitis B kronis. "Bahkan, sampai sirosis hati yang tidak diketahui sebelum pernikahan terjadi," kata Ari menambahkan.Akan menjadi persoalan, jika kondisi ini tida [...]

Menkes: 9 RS Pemerintah Nyatakan Surplus karena Ikut Program BPJS

Menkes: 9 RS Pemerintah Nyatakan Surplus karena Ikut Program BPJS

Meski pro dan kontra seputar tarif paket dalam Rumah Sakit yang dikenal dengan InaCBGs terus bergulir, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menyatakan sejauh ini 9 rumah sakit sudah menyatakan surplus karena ikut JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). "Semua kan sudah diatur, biaya, petunjuk juga sudah diberikan. Secara menyeluruh kini ada 9 Rumah Sakit pemerintah yang surplus dan positif balance," kata Menkes saat peringatan acara HGN (Hari Gizi Nasional) ke 54 di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (25/2/2014). Menurut Menkes, meski saat ini baru ada 9 RS yang surplus, tapi ia mengaku masih ada yang masih perlu perlu diperbaiki seperti misalnya biaya untuk tenaga profesi. "Masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki seperti mempertimbangkan biaya untuk tenaga profesi". Meski demikian, Menkes menolak jika dikatakan sistem biaya Ina CBGs terlalu kecil. Menurutnya, hal ini terkait dengan masih banyaknya yang masih menggunakan pedoman lama yaitu fee for service. "Jangan salah InaCBGs itu nggak kecil. karena dia masih fee for service jadi suka menaikkan tarif," ungkapnya. // [...]

Anak Jangan Dibiarkan Gemuk

Anak Jangan Dibiarkan Gemuk

Jangan mau punya anak gemuk. Ok, mungkin ini terdengar sedikit kejam. Tapi obesitas telah diteliti bisa memicu berbagai penyakit. Mulai dari penyakit kardiovaskuler seperti jantung dan stroke hingga risiko kematian dini. Pakar gizi Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK yang ditemui di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bahkan mengistilahkan orang obesitas dengan penyandang obesitas. "Fenomena obesitas sangat mengancam, masa lemak besar menimbulkan masalah inflamasi, merusak pembuluh darah. Dari situ penyakit akan timbul macam-macam hingga jantung dan stroke. Orang obesitas itu orang sakit. Dia kelihatannya saja sehat, tapi dalam tubuhnya sakit," kata Samuel usai acara promosi gelar Doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Senin (8/7/2014). Samuel juga mengatakan, obesitas bukan lagi hanya masalah orang dewasa, tapi juga anak-anak. Ia pun tak jarang menemukan pasien anak yang mengalami obesitas memiliki gangguan penyakit seperti jantung. "Penelitian mengatakan segala kerusakan inflamasi dapat terjadi sejak anak-anak, bahkan saat ini sedang dikembangkan penelitian apakah janin dalam kandungan berisiko alami obesitas," katanya. Maka itu, kata Samuel, ibu ham [...]

Mengapa Angka Kematian Jemaah Haji 2014 Tinggi?

Mengapa Angka Kematian Jemaah Haji 2014 Tinggi?

Jumlah kematian pada jemaah haji tahun 2014 meningkat dibandingkan tahun lalu. Salah satu faktornya adalah banyaknya orang berisiko tinggi yang diperkenankan ikut ibadah kaum Muslim ini. Tahun ini jumlah orang yang berisiko tinggi, baik sakit maupun lansia yang pergi ke Tanah Suci sebanyak 117.718 jemaah haji. Jumlah ini melonjak 30 persen dibandingkan tahun lalu di angka 87.727 jemaah haji. Hingga hari ke 35 pelaksanaan ibadah haji, total yang sudah meningal 117 orang dengan rincian yang meninggal di Arab Saudi 109 orang dan 8 orang di embarkasi. Sedangkan tahun lalu 'hanya' 86 jemaah haji. Hal ini pun diakui oleh Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta (6/10/2014). Menurutnya faktor antrian panjang umat muslim untuk bisa melakukan ibadah haji adalah penyebabnya. "Di Indonesia, umumnya untuk bisa mengikuti ibadah haji harus antri panjang. Rata-rata menunggu sampai tujuh tahun. Bahkan di beberapa daerah bisa sampai belasan tahun. Kemudian pas mendapat giliran sudah lansia," terang Ali Ghufron. Aspek kesehatan memang faktor penting dalam keberlangsungan ibadah haji. Kementerian Kesehatan RI tak bisa sendiri untuk memutu [...]

Bahaya Paparan Radiasi Ponsel (II)

Bahaya Paparan Radiasi Ponsel (II)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum lama ini merilis efek jangka pendek dan jangka panjang dari paparan radiasi ponsel. Dikutip dari situs WHO, berikut ulasannya:Efek jangka pendekMekanisme utama yang sebenarnya dikhawatirkan adalah energi frekuensi radio dan tubuh manusia. Pada frekuensi yang digunakan oleh ponsel, sebagian besar energi akan diserap oleh kulit dan jaringan lainnya, namun kenaikan suhu tersbeut diabaikan dalam otak atau organ tubuh lainnya.Sejumlah studi saat ini telah meneliti efek dari medan frekuensi radio pada aktivitas listrik otak, fungsi kognitif, tidur, denyut jantung dan tekanan darah pada sukarelawan. Namun nyatanya, penelitian tidak menunjukkan bukti yang konsisten yang bisa memberikan efek kesehatan yang merugikan dari paparan medan frekuensi radio pada ponsel. Efek jangka panjangPenelitian epidemiologi sebelumnya telah memeriksa risiko jangka panjang dari paparan frekuensi pada ponsel. Ilmuwan menghubungkan antara tumor otak dan penggunaan ponsel. Hasilnya, sulit terdeteksi lantaran ponsel tidak banyak digunakan sampai awal 1990-an. Akhirnya, studi epidemiologi saat ini hanya dapat menilai kanker dihubungkan dalam efek jangka pendek.Analisis dari 13 [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *