Cek Tanda-tanda Gangguan Pendengaran Yang Sering Tidak Anda Sadari

kuping-130604b.jpg

Gangguan pendengaran bukanlah tanda penuaan seperti yang Anda pikirkan. Ini bisa jadi masalah serius, karena para ahli menyebutkan, gangguan pendengaran juga bisa menyebabkan arthritis dan hipertensi jika dialami sejak remaja.

Seperti dikutip laman Everydayhealth, Senin (24/2/2014), President of the American Academy of Audiology and practice director and clinical audiologist at the Doctors Hearing Clinic in Montgomery, Alabama, Bettie Borton, AuD, mengatakan bahwa gangguan pendengaran itu bila Anda tidak dapat mendengar atau menanggapi suara di sekitar Anda , bila Anda tidak mengerti percakapan, ketika Anda tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan interaksi dan membuat Anda menjadi tertutup dan kurang termotivasi.

Lebih jelasnya, Borton menjelaskan tanda-tanda gangguan pendengaran yang perlu Anda ketahui seperti berikut ini:

1. Selalu minta orang lain mengulang pernyataannya

“Salah satu tanda-tanda kehilangan pendengaran adalah sering meminta orang untuk mengulang ucapannya. Bisa jadi, orang lain akan terdengar seolah-olah bergumam atau berbisik. Bahkan suara-suara bernada tinggi wanita dan anak-anak juga sangat sulit didengar. Jika dibiarkan, mungkin hal ini dapat mengganggu pasangan, aak-anak dan anggota keluarga Anda,” kata Borton.

2. Tidak bisa mendengar di tempat ribut

Menurut Borton, ketidakmampuan untuk berpartisipasi secara sosial dalam percakapan karena Anda tidak dapat mendengar dengan baik dapat menyebabkan konsekuensi mental.

3. Selau menaikkan volume saat menonton televisi atau mendengarkan musik

Jika Anda sering menaikkan volume TV atau radio, ini adalah tanda umum gangguan pendengaran. Apalgi para remaja dapat terus menaikkan volume pada iPod atau perangkat lain.

4. Terasa dengung di telinga

Tinnitus atau suara dengung di telinga Anda dapat menjadi tanda gangguan pendengaran. Borton menjelaskan, jika dengung yang Anda rasakan tidak hilang, pertimbangkan untuk melakukan tes pendengaran.

Sebuah studi pada 2013 di Brasil menyebutkan bahwa lebih dari 500 orang dengan gangguan pendengaran, 43 persennya mengalami tinnitus. “Ini bisa jadi tanda peringatan pada anak-anak juga,” ujar Borton.

5. Kehilangan suara hampir setiap hari

Kapan terakhir kali Anda mendengar suara burung atau alarm saat bangun tidur? Gangguan pendengaran juga dapat menyebabkan Anda kehilangan banyak suara-suara umum.

6. Masalah Berbicara di Telepon

“Kadang-kadang orang tidak menyadari konsekuensi potensial dari gangguan pendengaran yang tidak diobati. Padahal penelitian menyebutkan gangguan pendengaran bisa menyebabkan perasaan malu, merasa terisolasi dan depresi.,” jelasnya.

//

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Virus Korona Mulai Masuki AS

Virus Korona Mulai Masuki AS

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat menegaskan bahwa virus korona atau Middle East respiratory syndrome (MERS) teridentifikasi telah masuk AS. Melansir laman Nydailynews, Senin (5/5/2014), para pejabat kesehatan AS, Jumat lalu mengonfirmasi bahwa ada warganya yang terinfeksi virus misterius dari Timur Tengah. Pria yang merupakan petugas kesehatan itu jatuh sakit setelah mengalami gangguan pernapasan. Dan setelah diselidiki, ia tiba di AS sekitar seminggu yang lalu dari Arab Saudi. "Sebelum sampai ke Amerika Serikat sekitar seminggu yang lalu, pria ini sempat transit di London dan mendarat di Chicago. Setelah itu ia naik bus ke Indiana," tulis CDC pada wartawan. CDC juga menuliskan, saat ini mereka sedang mengirim tim untuk melacak orang-orang yang mungkin telah melakukan kontak dekat dengannya. Sedangkan para pejabat kesehatan AS juga sibuk memeriksa satu per satu pelancong yang datang negerinya. Sebelumnya, satu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi dikonfirmasi meninggal akibat virus korona. Dan saat ini pemerintah Indonesia kerap melakukan pemeriksaan ketat bagi para jemaah umrah yang akan berangkat atau pulang dari tanah suci. [...]

Telat Bayar Iuran BPJS, Denda 2 Persen per Bulan

Telat Bayar Iuran BPJS, Denda 2 Persen per Bulan

Pendaftaran peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan memang sudah dibuka sejak 1 Januari 2014 dan pembayaran premi selanjutnya sudah bisa dibayarkan sebelum tanggal 10 bulan depan. Karena sistem pembayarannya harus melalui ATM atau bank, bagaimana jika lupa membayar iuran atau premi?Menurut Kepala Departemen Hubungan Masyarakat BPJS, Irfan Humaidi, keterlambatan pembayaran lunas iuran jaminan kesehatan akan dikenakan denda administratif sebesar 2 persen per bulan dari total iuran yang tertunggak dan ditanggung pemberi kerja atau pembayar."Misalkan dia nunggak 10 bulan, dendanya juga akan di akumulatif. Kalau sebulannya dia bayar Rp 59.500 ditambah dua persennya yaitu Rp 1.190 maka ia harus membayar Rp 596.190," kata Irfan saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (3/1/2014).Tapi, Irfan juga mengatakan kalau keterlambatan pembayaran disebabkan karena kesalahan pemberi kerja, maka pemberi kerja wajib membayar pelayanan kesehatan pekerjanya.(Fit/Abd)*Bagi Anda yang ingin mengetahui hasil ujian CPNS 2013 silakan klik di cpns.liputan6.com Baca juga:Pertanyaan dasar seputar JKN dan BPJS KesehatanSyarat Daftar Jadi Peserta JKN Perbedaan Asuransi Sosial dan Komersial Angka [...]

Ratusan Ilmuwan Bidang Kesehatan Ngumpul di Jakarta

Ratusan Ilmuwan Bidang Kesehatan Ngumpul di Jakarta

Ratusan peserta dan puluhan peneliti dari dalam dan luar negeri berkumpul di Jakarta dalam Simposium Penelitian danPengembangan Kesehatan Regional Asia Pasifik ke 2.Menteri Kesehatan NIla Moeloek yang membuka acara ini mengatakan, simposium ini sangat penting untuk menghimpun hasil riset dan kajian terkait Jaminan Kesehatan Nasional dan kebijakan pembangunan kesehatan yang dapat menjadi sumber informasi dalam pengambilan kebijakan kesehatan."Saya berharap regional simposium ini dapat memberikan poin-poin rekomendasi kebijakan kepada Kementerian Kesehatan terkait dengan penguatan Sistem Kesehatan Nasional ke depan, dalam rangka pencapaian Universal Health Coverage," kata Menkes, Selasa (18/11).Kepala Balitbangkes Kemenkes, Prof Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan, simposium yang diikuti 543 peserta dan 71 pembicara dari Indonesia, Korea Selatan, Thailand, Filiphina, Jepang dan Australia ini juga mendiskusikan topik-topik hangat seperti Jaminan Kesehatan, potensi obat tradisional hingga teknologi kesehatan masa kini dan masa depan."Ini adalah ajang peneliti kesehatan dari Balitbangkes dan lainnya untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. Dalam kesempatan ini,diselenggarakan juga pam [...]

Cegah Penumpukan Pendaftar, BPJS Kesehatan Punya Sistem Cepat

Cegah Penumpukan Pendaftar, BPJS Kesehatan Punya Sistem Cepat

Calon pendaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) jumlahnya melonjak. Untuk itu dibentuk program Prosedur Pendaftaran Cepat (PPC) melalui website dan bekerjasama dengan bank.Seperti diungkapkan Direktur Komunikasi Hukum dan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Purnawarman Basundoro, saat ini BPJS Kesehatan membuat PPC di beberapa kantor cabang BPJS Kesehatan dengan jumlah pendaftar lebih dari 200 orang per hari menggunakan aplikasi pendaftaran di bank."Karena di beberapa daerah ada penumpukan peserta, kini masyarakat bisa daftar melalui website www.bpjs-kesehatan.go.id dengan memilih menu-layanan peserta. Setelah itu dia akan dapat Virtual Account dan ambil kartu di kantor BPJS. Selain itu jg bisa lewat perbankan atau PPC," kata Purnawarman saat temu media di kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Jumat (7/2/2014).Purnawarman mengatakan, dalam percepat proses pendaftaran, BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Kependudukan sipil. "Proses pengisian aplikasi ini memakan waktu singkat sehingga mengurangi antrian. Namun syarat utama peserta yang ingin mendaftar dengan PPC yaitu peserta wajib memiliki NIK pada e-KTP atau Kartu Keluarga," jelasnya.(Fit/Mel/*) [...]

Tutup Sekolah yang Banyak Kasus Bullying

Tutup Sekolah yang Banyak Kasus Bullying

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diminta tegas untuk menutup sekolah yang tidak memiliki izin operasional dan sekolah yang banyak kasus bullying.Psikolog Tika Bisono mengatakan, sebaiknya tidak hanya kasus Taman Kanak-kanak di Jakarta International School (JIS) yang ditutup karena tidak memiliki izin operasi, melainkan juga institusi lainnya bila ditemukan tingkat bullying tinggi."Saya rasa tidak hanya JIS yang harus ditutup karena tidak punya lisensi. Sekolah yang punya lisensi pun bisa saja ditutup, kalau tingkat bullyingnya tidak karuan. Seperti STIP dan STPDN," kata Tika Bisono dalam acara `Dompet Dhuafa dan GNOTA: Move On untuk Pendidikan Anak Indonesia` ditulis Health Liputan6.com Senin (5/5/2014).Pencabutan izin beroperasi, kata Tika, menjadi momok menakutkan bagi institusi pendidikan yang besar dan banyak peminatnya. Itu bisa jadi pembelajaran buat institusi pendidikan mana saja, agar mampu mendidik dan memberi pembelajaran moral pada muridnya untuk tidak berbuat seenaknya. "Anak-anak itu nakal, maka mereka disekolahkan, agar tidak nakal dan tahu mana yang benar. Anak yang bodoh juga disekolahkan agar pintar. Jangan justru sebaliknya, semakin menjadi-jadi [...]

Lansia Hanya Butuh Minum 1 Liter per Hari

Lansia Hanya Butuh Minum 1 Liter per Hari

Pada usia lanjut atau di atas 60 tahun, terjadi delapan perubahan fisiologi yang memudahkan mereka memiliki kondisi hiponatremia (kekurangan natrium plasma). Oleh sebab itu, dianjurkan bagi lansia hanya mengonsumsi tidak lebih dari 1,5 liter per hari.Demikian ditulis para pakar kesehatan dalam buku ?Air Bagi Kesehatan? edisi kedua tahun 2012 yang disusun oleh pakar gizi seperti DR. Dr. Budi Iman Santoso, Sp.OG (K), Prof. DR. Ir. Hardinsyah, MS, DR. Dr. Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, dan Dr. Sudung O. Pardede, Sp.A (K).Menurut para pakar tersebut, seperti dikutip Kamis (7/8/2014) lansia bisa mengalami perubahan seperti:1. Penurunan volume air tubuh total 2. Penurunan laju filtrasi glomerulus 3. Penurunan kemampuan pemekatan urine 4. Peningkatan kadar ADH plasma5. Peningkatan kadar Hormon Atrisl natriuretic peptide ( ANP ) yang berperan dalam pengaturan keseimbangan natrium dan air, volume darah dan tekanan darah.6. Penurunan kadar aldosteron yang mempengaruhi tekanan darah dan keseimbangan garam. 7. Penurunan kepekaan pusat rasa haus8. Penurunan kemampuan bersihan airDengan perubahan itu, menurut keempat ahli, lansia dapt mengalami dampak hiponatremia seperti mengantuk, lemas [...]

Para Psikolog Gelar Sosialisasi Cegah Kekerasan Seks pada Anak

Para Psikolog Gelar Sosialisasi Cegah Kekerasan Seks pada Anak

Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Bali menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan seksual terhadap anak usia dini kepada guru pendidikan anak usia dini (PAUD). "Sosialisasi perlindungan anak terhadap kekerasan seksual untuk guru PAUD di Kabupaten Badung ini sangat penting dilakukan mengingat akhir-akhir cukup banyak kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia, khusunya di Bali," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika di sela-sela sosialisasi di Mangupura, Minggu. Dalam kesempatan itu, hadir juga Bunda PAUD Kabupaten Badung Ratna Gde Agung, Ketua Himpsi Dr. Retno, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan momentum yang sangat baik dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-5 Kota Mangupura serta peringatan Hari Guru Nasional, yakni HUT Ke-69 PGRI. "Kegiatan ini diikuti oleh 300 guru PAUD yang ada di Kabupaten Badung dan mudah mudahan bisa bermanfaat bagi pendidik PAUD di Kabupaten Badung," ujarnya. Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Badung Ratna Gde Agung mengingatan kepada seluruh peserta agar senantiasa ikut mengawasi anak didiknya supaya terhindar dari peristiwa kekerasan s [...]

Cari Aroma Ini Kalau Sedang Stres

Cari Aroma Ini Kalau Sedang Stres

Jangan salah, wewangian atau bau di sekitar Anda bisa memengaruhi mood. Coba saja ingat, bau apa yang Anda harapkan ketika di dalam pesawat atau mungkin saat sedang berlibur. Bau pantai atau bau dedaunan sejuk di pegunungan?Berbicara mengenai wewangian, ternyata ada bau-bau tertentu yang dapat menurunkan tingkat stres seseorang. Bukan wangi parfum, tapi wewangian yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di sekitar Anda.Ahli neurologis dan The Smell and Taste Treatment and Research Foundation di Chicago, Alan Hirsch, MD bahkan mengungkapkan kalau aroma tertentu dapat memicu reaksi kimia dalam otak yang membantu relaksasi. Jadi jika stres, mungkin wewangian ini perlu dipertimbangkan. Penasaran? Alan menyebutkan beberapa aroma berikut yang mungkin bisa Anda catat sekarang juga, seperti dilansir Cosmopolitan, Rabu (16/7/2014). 1. Bedak bayiBedak bayi dapat membuat Anda merasa tenang karena bisa menimbulkan perasaan nostalgia semasa kanak-kanak. 2. VanillaVanilla tidak hanya dapat membuat orang merasa tenang, namun dapat membuat Anda jatuh tertidur lebih cepat. 3. LavenderSebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Neuroscience menunjukkan bahwa minyak lavender [...]

Senyum Terpaksa Bisakah Membahagiakan?

Senyum Terpaksa Bisakah Membahagiakan?

Senyuman sering dikaitkan dengan perasaan bahagia. Tapi senyuman tak selalu menunjukkan bahwa seseorang sedang bahagia dan sebaliknya. Lantas mengapa orang tersenyum?Dr Nakia Gordon, Asisten Profesor Psikologi dan Ahli Emosidi Marquette University, menjelaskan, neuroscience saja tak bisa mengetahui asal senyum itu."Data neuroimaging (gambar otak saat aktif) memberitahu kita bagaimana ekspresi emosi yang dirasakan. Ia tak memberitahu kita mengapa kita tersenyum (lawan dari mengerutkan kening)," kata Dr Gordon seperti dilansir MedicalDaily, Senin (14/4/2014).Beberapa ahli mengatakan, jawabannya terletak pada psikologi evolusioner, yakni cabang dari psikologi yang berusaha memahami setiap aspek perilaku manusia sebagai hasil dari trial dan error. Untuk seorang psikolog evolusioner, senyuman menjadi alat sosial yang digunakan untuk mencapai tujuan khusus.Marianne LaFrance , seorang psikolog eksperimental di Yale dan penulis buku Lip Service mengatakan, ada perbedaan antara senyuman yang datang dari jiwa, senyuman yang tak disengaja, dan yang dilakukan dengan sadar. LaFrance menjelaskan, sebelumnya Guillaume-Benjamin Duchenne, yang hidup semasa Darwin melakukan eksperimen yang melihat [...]

Permudah Obati Kankernya, Gadis Belia Ciptakan Replika Kemoterapi

Permudah Obati Kankernya, Gadis Belia Ciptakan Replika Kemoterapi

Berawal dari kerepotannya saat menjalani kemoterapi, Kylie Simonds, gadis belia berusia 11 tahun berhasil menciptakan replika kemoterapi yang lebih mudah digunakan berbentuk tas punggung. Dulu, pada Maret 2011, gadis kecil dari Connecticut, Amerika Serikat ini didiagonosa rhabdomyosarcoma, salah satu jenis kanker yang memengaruhi jaringan lunak, jaringan ikat maupun tulang. Hal ini membuatnya harus menjalani kemoterapi IV selama 46 minggu. "Saat kemoterapi saya harus menggunakan tiang IV (alat kemoterapi berisi obat) dan selalu tersandung semua kabel. Hal ini membuat sulit berjalan dan membutuhkan orang lain untuk mendorongyna karena saat dikemoterapi tubuh saya begitu lemah," jelas Kylie seperti dilansir NY Daily News, Senin (11/8/2014). Usai menjalani kemoterapi dan berhasil sembuh dari kanker, Kylie membuat sebuah ransel IV portabel yang memiliki berat yang ringan dibandingkan tiang IV seperti dulu yang dipakainya. Ransel replika IV yang dibuatnya berwarna pink bergambar tokoh kartun Hello Kitty dilengkapi baterai untuk mengatur aliran obat. Ada juga sebuah tempat khusus untuk melindungi obat IV. Apa yang dibuat Kylie membuat gurunya terkesan dan membuat kampanye menggalang [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *