Color Run, Ajang Lari Sambil Menabur Warna

colorruni-140110c.jpg

Be Happy, Be Healthy, Be The First Runner! Ikuti ajang lari santai 5K terheboh dan terseru: The Color Run?! Jadikan lari santai ini bagian gaya hidup sehat, menyenangkan juga ajang spesial yang bakalan menambah warna baru di kehidupan kita di tahun baru 2014 ini.

IMG Worldwide dan Mesa Race selaku penyelenggara, bahagia melihat animo masyarakat Jakarta yang sudah tidak sabar ingin menjadi The Color Runners yang pertama di Indonesia. Terbukti penyelenggara kewalahan menampung mereka yang masih belum berkesempatan mendaftar. Para pelari dan pelari pemula ini akan merayakan kegembiraan, berbalur warna-warni saat berlari santai sejauh 5 kilometer di Parkir Timur Senayan ? Jakarta pada hari Minggu, 26 Januari 2014.

The Color Run? Jakarta sejak diluncurkannya di website menjaring banyak peserta lari santai 5K. Bahkan pendaftaran online sudah sold out! Tentu saja karena The Color Run ? bukan sekadar ajang yang telah populer di berbagai belahan dunia namun juga peristiwa fenomenal. Para pelari akan bersama merayakan ajang lari pertama di 2014 ini dengan penuh kegembiraan dengan warna warninya membentuk sebuah kanvas bergerak dengan latar belakang musik yang akan membuat suasana semakin hidup.

Start putih tiba di garis finish penuh warna. Ajang ini juga akan menjadi ?Festival Warna? terakbar. Taburan bubuk warna yang menciptakan pelangi bakal terlihat cantik untuk diabadikan dalam foto dan tak terlupakan sepanjang masa.

Sebagaimana di berbagai kota lain di seluruh dunia, ajang ini seperti sebuah kotak raksasa crayon warna yang meledak di udara. Para peserta bergembira seolah merayakan kegembiraan berbaur di dalam langit penuh warna.

Akan lebih seru lagi dan sangat disarankan peserta mendaftar bersama komunitasnya, teman kantor, pasangan, keluarga tercinta. Ini akan membentuk keceriaan serta keunikan tersendiri.

Peserta kelompok maupun individual diperbolehkan memakai atribut sendiri yang membuatnya menjadi beda, misal kaos kaki warna-warni, aksesori kepala, gelang dan lainnya yang menjadi ciri kelompoknya. Selain itu, di tengah jalur juga tidak dilarang menciptakan kehebohan seperti menari, membuat gerakan flashmob, berularnaga, berloncat, bernyanyi, dan lainnya sebagai bentuk luapan kegembiraan.

The Color Run? terbuka bagi semua orang. Acara ini memberi kesempatan para pelari pemula untuk berlari, gembira dan heboh. Yang terpenting bukan seberapa cepat Anda menyelesaikan jarak tempuh, namun memberi warna kehidupan dengan lebih seru dalam bentuk lari santai 5K yang menaburi warna. Untuk itu moto kita adalah ?Putih di garis start penuh warna di garis finish?.

“Kami yakin The Color Run? akan mendulang sukses di Jakarta mengingat semakin populernya olahraga lari di Indonesia dan masyarakat Jakarta yang dinamis. Acara ini memberikan pengalaman berlari yang unik dan beda, dan kami sangat gembira untuk membawa fenomena dunia ini ke Indonesia untuk pertama kalinya,” ujar Mark Adams, Senior Vice President IMG Worldwide, Inc. ditulis Sabtu (11/01/2014).

Mulai di Amerika
The Color Run? diluncurkan dan diselenggarakan pertama kali pada bulan Januari 2012 di Tempe, Arizona, Amerika Serikat. Awalnya, acara ini diselenggarakan berkeliling hanya di 18 kota di Amerika Serikat. Namun popularitas membawa acara ini berekspansi hingga 40 kota dan terus bertambah hingga kini.

Singapura merupakan negara tujuan pertama The Color Run? di Asia. Ketika diluncurkan pertama kali, Singapura berhasil menjual seluruh tiket hanya dalam beberapa hari. Secara keseluruhan Singapura berhasil menjaring lebih dari 16 ribu peserta yang tersebar merata selama dua hari penyelenggaraan pada bulan Agustus lalu. Dalam laporan pasca acara mereka, banyak peserta yang sudah menginginkan diadakannya lagi The Color Run ? dalam waktu dekat.

Bagaimana Jakarta? Daftarkan dan bersiaplah untuk memiliki saat terindah dalam hidup Anda. Kunjungi website resmi http://www.thecolorrun.co.id/home/ untuk memperoleh keterangan lebih lanjut dan jangan lupa bubuhkan like di laman Facebook
The Color Run Jakarta ? www.thecolorrun.co.id | 3
https://www.facebook.com/#!/TheColorRunIndonesia

Informasi lebih lanjut mengenai The Color Run Indonesia, silakan menghubungi:
Media Relations untuk The Color Run?:
Elizabeth Fang
+62 812 8090 097, elizabeth.fang@yahoo.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Cara Agar Terhindar dari Penyakit Ginjal Kronik

Cara Agar Terhindar dari Penyakit Ginjal Kronik

Pola hidup sehat seperti rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat memang dianjurkan agar seseorang terhindar dari obesitas, diabetes, dan hipertensi. Dengan begitu, secara tidak langsung Anda sudah menghindarkan diri dari Penyakit Gagal Kronik (PGK)Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), dr. Dharmeizar, SpPD-KGH, mengatakan bahwa penyebab terjadinya PGK ini paling banyak karena hipertensi dan diabetes mellitus (DM)."Pada tahun 2010, hipertensi menjadi penyebab tersebar terjadinya penyakit ginjal di Indonesia, di mana hampir 35 persennya mengalami itu," kata dr. Dharmeizar, dalam acara `RSCM Sukses Lakukan 100 Transplantasi Ginjal Dengan Teknik Laparoskopi Dalam 2 Tahun` di Ruang Pertemuan Lantai 5 RSCM Kencana, Salemba, Jakarta, ditulis pada Kamis (6/2/2014)Hal penting yang harus dilakukan saat ini, jelas Dharmeizar, dengan melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya PGK, yaitu dengan mengindentifikasi faktor risiko. "Ada tidaknya hipertensi, diabetes, obesitas, serta faktor genetik lainnya," kata dia menambahkan.Lebih lanjut dr. Dharmeizar mengatakan, masyarakat dapat melakukan 8 langkah agar terhindari dari penyakit ginjal, terlebih PGK. Yaitu, menjaga kes [...]

4 Hal yang Bikin Wajah Tampak Lelah

4 Hal yang Bikin Wajah Tampak Lelah

Wajah yang tampak lelah membuat seseorang terlihat kurang menarik. Bagaimana mau menarik jika mata yang mengendur, kulit kusam dan mata merah. Tak hanya kurang tidur yang membuat wajah Anda tampil layu seperti itu, ada hal-hal tak terduga yang membuat Anda seperti ini. Dilansir dari Men's Health, Sabtu (13/9/2014) berikut daftar pembuat wajah lelah: 1. KopiSebagian dari kita kini punya kebiasan minum kopi untuk membangunkan tubuh yang masih mengantuk. Namun jangan setiap hari, kopi membuat tubuh dehidrasi yang memicu kulit jadi keriput dan kusam. Selain itu, antioksidan yagn melindungi elastisitas kulit pun "dibubunuh" oleh kandungan dalam kopi ujar direktur ilmu kulit dan kosmetik di Columbia University, dokter Robyn Gmyrek. 2. Gula dan makanan dari tepungGula dan makanan dari tepung jika dikonsumsi berlebihan akan membuat tubuh mudah gemuk. Selain itu, juga membuat kulit jadi keriput. Produk-produk ini merusak kolagen, inilah yang menyebabkan kulit keriput. Selain itu, kulit segar pun hilang karena produk ini melemahkan sistem kekebalan tubuh. 3. AlergiAlergi terhadap sesuatu tak hanya membuat Anda bersin tapi juga membuat lingkaran hitam di bawah mata. Hal ini dise [...]

Tak Pacaran dengan Sahabat Hingga Kotoran Telinga Bersuara

Tak Pacaran dengan Sahabat Hingga Kotoran Telinga Bersuara

Hubungan pertemanan yang berubah menjadi asmara tak selalu berjalan mulus. Ada beberapa alasan agar tak menjalin hubungan asmara dengan sahabat. Topik ini menjadi artikel paling ngetop.Tak hanya soal asmara, tentang kanker payudara, kehamilan hingga kotoran kuping juga mendapat perhatian pembaca di kanal Health Liputan6.com. Berikut lima berita teratas paling top edisi , Senin (17/2/2014):1. 6 Alasan Sebaiknya Tak Pacaran Sama SahabatSeseorang berteman untuk persahabatan. Namun, jika berubah menjadi asmara bisa menyebabkan kekacauan. Anda mungkin tak menyadar hal itu di awal-awal, tapi seiring waktu hal tersebut bisa membuat kacau dan membingungkan.2. Cek Tanda Tumor Payudara dengan BercerminKetika wanita bercermin, umumnya yang menjadi fokus perhatian hanya pada bagian kepala dan bagian pinggang, dengan melewati bagian payudara. Padahal, dengan memerhatikan kedua payudara ketika bercermin, wanita dapat mengetahui apakah ada tanda-tanda yang mengacu kepada tumor payudara.3. Kunci Penting Buat Pasangan yang Ingin Cepat HamilMemiliki buah hati memang impian setiap pasangan. Tak jarang, kini banyak pasangan yang menikah di usia muda untuk bisa mendapatkan buah hati di usia yang tidak [...]

Mengintip Makanan Khas Imlek Warga Tionghoa

Mengintip Makanan Khas Imlek Warga Tionghoa

Perayaan sukacita sepertinya kerap diidentikkan dengan aneka ragam makanan, begitu juga dengan Tahun baru China atau Imlek. Masyarakat keturunan Tiongkok sejak satu minggu sebelum Imlek lalu sudah melakukan persiapan menyambut Imlek 2565yang jatuh pada Jumat ini (31/1/2014).Menurut beberapa masyarakat keturunan Tionghoa yang ada di Indonesia ada beberapa menu spesial yang wajib disajikan saat Imlek. Berikut ini jawaban mereka:Ratna -Warga Jembatan Lima, Jakarta"Satu hari sebelum Imlek itu kami sekeluarga sudah mulai masak-masak. Ada beberapa menu yang memang hanya ada saat Imlek. Saat perayaan tahun baru ada kue lapis supaya rezekinya berlapis, kue keranjang, sayur yang berbentuk mekar seperti jamur supaya kehidupannya terus berkembang. Selain itu menu wajib kami yaitu tripang, karena harganya yang mahal sehingga disajikan hanya saat imlek" .Hartanto Widjaja -Pengurus Harian Kelenteng Toa Se Bio"Pindang bandeng yang menjadi menu wajib kalau Imlek. Selain itu juga ada kue keranjang, onde-onde, buah-buahan seperti jeruk mandarin, apel, jeruk bali. Waktu ibu saya masih ada, pindang bandeng itu wajib ada, dia selalu buat supaya rezeki kami terus mengalir".Michael -Pemain Barongsai Tim [...]

Menghukum Anak yang Tak Habiskan Makan Bisa Berakibat Buruk

Menghukum Anak yang Tak Habiskan Makan Bisa Berakibat Buruk

Kebiasaan orang tua yang memaksa anak untuk menghabiskan makannya dinilai salah oleh peneliti di AS. Peneliti menemukan, orangtua yang memaksa anaknya menghabiskan makanan atau menghukum anak yang tidak menghabiskan makannya bisa menyebabkan anak gemuk di kemudian hari.Profesor Kelly Bost ari University of Illnois di AS mengatakan bahwa seorang anak yang dipaksa makan, ia menjadi tidak belajar untuk mengatur emosinya yang pada akhirnya berdampak pada pola makan dan risiko obesitas.Seperti dikutip laman Dailymail, Minggu (2/2/2014), studi ini melihat hubungan antara perilaku orangtua terhadap anak-anak. Bost mengatakan, ia menemukan hubungan antara kebiasaan makan sewaktu kecil dan obesitas."Para ilmuwan mengetahui bahwa ada kedekatan secara emosional yang terkait dengan cara anak menanggapi emosi negatif saat dipaksa makan oleh orangtuanya. Dan kami menemukan tiga hal penting yang berkaitan dengan obesitas di masa depannya seperti gaya makan, emosi yang tidak stabil, waktu makan dan makan sambil menonton televisi," ungkap Bost.Untuk penelitian ini, Bost menyampaikan ada 497 orang tua yang memiliki anak berusia dua sampai tiga tahun. Anak kemudian diminta mengisi kuesioner untuk pen [...]

Bedak Bayi Juga Punya Manfaat Kesehatan

Bedak Bayi Juga Punya Manfaat Kesehatan

Jangan kira bedak bayi hanya bermanfat untuk membuat kulit bayi tetap halus. Sebab bedak bayi juga ternyata bermanfaat untuk kesehatan. Bagaimana bisa? Tidak percaya, simak ulasannya, seperti dikutip Healthdigezt, Senin (10/11/2014): 1. Menjaga rambut tetap lembut Untuk mencegah rambut berminyak tanpa kering, coba taburkan bedak bayi di tangan dan pijat kulit kepala Anda untuk menyerap kelebihan minyak. 2. Membantu menyerap keringat di panas yang terik Bedak bayi dapat membantu menyerap keringat sehingga mengurangi risiko gatal atau biang keringat. Selain itu, menggunakannya sebelum tidur, akan membuat diri nyaman. 3. Menjaga kesehatan bulu mata Banyak yang menggunakan cara ini. Di sela penggunaan maskara, gunakan kapas untuk menaburkan bedak bayi pada bulu mata Anda. Anda akan terkejut melihat hasilnya. 4. Mengatasi kaki berkeringat Kaki berkeringat dan bau dapat diatasi dengan menaburkan bedak bayi di kaki. [...]

Pertama Kalinya, Pasien Koma Bisa Bilang ‘Saya Tidak Sakit’

Pertama Kalinya, Pasien Koma Bisa Bilang ‘Saya Tidak Sakit’

Bila sebelumnya kita mengetahui bahwa pasien vegetatif (persistent vegetative state) atau yang mengalami koma biasanya tidak dapat merespon rangsangan apa pun dari luar dirinya meski sadar, kini dunia medis dikejutkan dengan pasien koma, Scott Routley (39) yang mampu memberitahu ahli medis bahwa dirinya tidak sakit. Dikutip laman News, Senin (21/4/2014), Scott diketahui mengalami kerusakan otak serius akibat kecelakaan mobil sehingga dinyatakan koma sejak 10 tahun lalu. Namun sejak itu juga peneliti telah mencatat tanggapan orang koma melalui MRI (alat pemindai otak dan jaringan tubuh lain). Profesor yang juga peneliti utama dari Kanada University of Western Ontario, Adrian Owen mengatakan bahwa Scott tetap sadar walaupun tidak bisa merespon apa pun. "Scott telah mampu menunjukkan bahwa ia sadar. Kami telah mengamati beberapa kali pola aktivitas otaknya. Penelitian menunjukkan dia bisa menjawab pertanyaan kami dengan jelas dan kami percaya dia tahu siapa dirinya dan di mana dia berada," kata Prof Owen. Prof Owen pun menyampaikan, buku mengenai kondisi pasien koma harus direvisi ulang karena kondisi Scott menunjukkan bahwa dirinya bisa merespon saat ia dimandikan dan diberi mak [...]

Inilah Pentingnya Donor Darah dan Ketahui Rhesus

Inilah Pentingnya Donor Darah dan Ketahui Rhesus

Dalam peringatan hari Palang Merah Sedunia yang jatuh hari ini, Palang Merah Indonesia (PMI) menganjurkan bagi semua masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Pasalnya, donor darah dapat membuat badan lebih bugar dan pendonor jadi tahu golongan darah dan rhesusnya. Seperti disampaikan Kepala Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI), DKI Jakarta Dr. Shalimar Salim saat diwawancarai tim Health-Liputan6.com bahwa pemeriksaan darah sangat penting karena rhesus sangat berpengaruh pada semua orang. "Meski rhesus negatif langka di Indonesia, tapi tak menutup kemungkinan Anda bisa membantu orang yang memiliki golongan darah dan rhesus yang sama," kata Shalimar, ditulis Jumat (9/5/2014). Shalimar mengatakan, golongan darah dengan rhesus negatif di Indonesia hanya sekitar 1,2 persen. Kebanyakan diantara masyarakat Asia rhesus positif. Tapi jangan santai dulu, karena tak ada perbedaan yang mencolok antara rhesus negatif dan positif. Sehingga pada beberapa pasangan yang tidak cocok rhesusnya, bisa menyebabkan anaknya kuning ketika lahir dan meninggal. "Contohnya ibu yang memiliki darah golongan A rhesus negatif, bila suaminya memiliki rhesus negatif pasti anaknya kuning atau terjadi peni [...]

Peneliti Ciptakan Protein yang Mirip Lemak

Peneliti Ciptakan Protein yang Mirip Lemak

Peneliti di Inggris terus berupaya membantu pemerintah mengurangi angka penyandang obesitas. Salah satu di antaranya, menciptakan protein yang secara rasa dan tekstur, mirip dengan lemak. Sehingga, dapat mengurangi konsumsi lemak, sekali pun lemak yang ada di seporsi kue manis.Didanai oleh the Engineering and Physical Sciences Research Council (EPSRC), tim dari Heriot-Watt University dan University of Edinburgh, berhasil menghasilkan protein yang dimodifikasi sehingga mudah terurai menjadi partikel kecil dan dapat meniru perilaku lemak selama pembuatan makanan."Hasilnya, bermanfaat besar untuk kesehatan masyarakat di London. Serta membantu NHS mengurangi beban biaya yang disebabkan oleh obesitas dan masalah kesehatan yang berkaitan dengan berat badan lainnya," kata Dosen Senior di School of Life Sciences, Dr Steve Euston, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (11/7/2014)Dengan mempelajari struktur dari kimia protein, lanjut Dr Steve, tim telah mengembangkan pemahaman yang lebih rinci, tentang bagaimana molekul ini berperilaku ketika dipanaskan atau mengalami proses manufaktur makanan lainnya. Sehingga, dapat digunakan sebagai pengganti lemak yang efektif.Menurut Dr Steve, protein dapat [...]

Tangisan Bayi Jadi Pemicu Pertengkaran di Pesawat

Tangisan Bayi Jadi Pemicu Pertengkaran di Pesawat

Tak semua orang bisa menerima suara tangisan bayi. Seperti yang terjadi dalam sebuah penerbangan dari China ke Hong Kong. Seorang ibu sampai berkelahi dengan dua penumpang lainnya karena mengeluh suara tangisan bayi yang berisik.Chan Juan Sung (27) sedang mengudara dari Kota Chongqing China ke Hong Kong. Tangisan bayinya membangunkan dua wanita di belakangnya. Kedua wanita itu kemudian mengatakan ke sang ibu untuk menghentikan tangisan sang bayi, tapi si ibu tak suka dengan komentar dua penumpang tersebut."Saya duduk di sebelah mereka ketika mereka (dua wanita) memberitahu wanita itu untuk menghentikan tangisan bayinya," kata Xiong Wan (45) menurut media setempat seperti dikutip dari Mirror, Jumat (19/12/2014).Si ibu kemudian berteriak ke dua penumpang wanita dan memukul salah satu wanita yang berkomentar. "Mereka kemudian mulai memukul dan terjadi kepanikan."Mereka berkelahi, bayi itu terus menjerit dan penumpang lain berteriak. Rasanya seperti dalam film yang aneh," kata Wan.Para wanita yang berkelahi itu akhirnya dipisahkan awak kabin Air China dan dibawa untuk diinterogasi ketika penerbangan sudah mencapai Hong Kong."Penumpang tak bisa bersikap seperti ini,"Setiap orang harus m [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *