Daging Kambing untuk Anemia, Fakta atau Mitos?

Daging-Kambing-untuk-Anemia-Fakta-atau-Mitos.jpg

Pernahkah Anda membaca atau mendengar saran mengobati anemia dengan daging kambing? Apakah hal tersebut fakta atau mitos? Pengobatan anemia sebetulnya tergantung dari jenis anemianya.

Ada banyak sekali jenis anemia seperti anemia defisiensi besi, defisiensi asam folat, defisiensi vitamin B12, perdarahan, hemolisis, penyakit kronik dan sebagainya. Memang paling banyak anemia disebabkan oleh asupan nutrisi yang kurang, misalnya anemia defisiensi besi.

Jika kadar zat besi Anda rendah setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, maka Anda menderita anemia defisiensi besi. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membentuk hemoglobin. Untuk meningkatkan kadar besi dalam darah, dokter akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi makanan kaya zat besi atau suplemen zat besi. Vitamin C biasanya direkomendasikan untuk meningkatkan penyerapan zat besi oleh tubuh.

Anda dapat memenuhi kebutuhan zat besi dengan cara memilih makanan kaya zat besi berikut ini, selengkapnya pada halaman selanjutnya:

Daging Kambing untuk Anemia, Fakta atau Mitos?

Makanan kaya zat besi dapat diperoleh dari:

  • Sayuran hijau seperti bayam
  • Kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang kedelai, almond
  • Buah kurma dan aprikot
  • Daging merah, hati, ayam, ikan, kerang

Tubuh kita lebih mudah menyerap zat besi yang berasal dari daging daripada sayuran atau makanan lainnya. Selain itu, daging merah merupakan sumber zat besi terbaik. Maka dari itu, dokter akan menyarankan Anda mengonsumsi lebih banyak daging, terutama daging merah, hati, dan ikan. Daging yang dikonsumsi bisa daging sapi, kambing, atau ayam. Jadi tidak harus daging kambing.

Tiga ons daging mengandung 2,5 miligram zat besi, organ hati dan jantungnya memiliki kandungan zat besi yang lebih banyak lagi. .Kopi, teh, dan alkohol mengandung polyphenol, jika diminum bersamaan dengan makanan Anda akan mengganggu penyerapan zat besi. Lebih baik Anda meminum jus jeruk atau minuman lain yang mengandung vitamin C agar penyerapan zat besi lebih baik.

Meskipun begitu, bukan berarti bebas mengkonsumsi daging sesuka hati. Pilihlah daging yang memiliki lemak paling sedikit. HIndari daging yang berasal dari bagian dada, iga, perut, leher, dan bahu, karena bagian tersebut paling banyak mengandung lemak. Selain itu hindari daging cincang, sosis, daging yang digoreng, atau daging yang sudah diproses.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Indonesia Dalam Ancaman Anemia, Apakah Anda Salah Satunya?

Indonesia Dalam Ancaman Anemia, Apakah Anda Salah Satunya?

Anemia dapat terjadi pada pria maupun wanita, anak-anak maupun dewasa. Survei yang dilakukan oleh Asian Development Bank (ADB) pada tahun 2012 memperkirakan sekitar 22 juta anak Indonesia mengalami anemia. Hal ini didukung oleh survei yang dilakukan beberapa universitas di Indonesia, yang menemukan bahwa 50-60% Ibu hamil di Indonesia menderita anemia dan sekitar 40% wanita di usia subur juga mengalaminya menurut survei Kesehatan Rumah Tangga 2001.Anemia merupakan penyakit gangguan darah yang paling sering terjadi. Jangan pernah anggap remeh anemia sebagai suatu hal yang biasa terjadi. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup manusia mulai dari skala kecil hingga skala besar. Oleh sebab itu, mari kita kenali lebih jauh tentang anemia.Darah yang terdapat di dalam tubuh manusia terdiri dari sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma. Sel darah merah merupakan sel yang berbentuk bulat seperti donat tanpa lubang di tengahnya. Sel darah merah bertugas membawa hemoglobin (Hb) yang akan berikatan dengan oksigen yang nantinya akan dibawa ke seluruh tubuh. Sel darah merah dibuat di sumsum tulang belakang.Bagaimana anemia dapat terjadi? Halaman selanjutnya penjelasan se [...]

Anemia dan Angka Kematian Ibu

Anemia dan Angka Kematian Ibu

Kematian Ibu hamil dan melahirkan merupakan penyebab kedua terbanyak kematian wanita usia reproduksi. Setiap tahunnya, sekitar 287.000 wanita meninggal akibat komplikasi saat hamil dan melahirkan dan 99% diantaranya terjadi di negara berkembang.Menurut data organisasi kesehatan dunia/ World Health Organization (WHO), komplikasi utama penyebab hampir 75% kematian ibu hamil dan melahirkan antara lain: Perdarahan hebat (seringkali perdarahan setelah melahirkan) 27% Infeksi (setelah melahirkan) 11% Tekanan darah tinggi selama masa kehamilan (pre eclampsia dan eclampsia) 14% Partus tak maju 9% Akibat aborsi 8% Emboli udara/ pembekuan darah 3% Data dari departemen kesehatan Indonesia juga tak menunjukkan banyak perbedaan. Berdasarkan survei SDKI tahun 2007 angka kematian ibu (AKI) Indonesia sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Di Indonesia penyebab utama kematian ibu sama juga dengan dunia internasional yaitu akibat perdarahan, hipertensi saat hamil dan infeksi.Perdarahan menempati persentase tertinggi penyebab kematian ibu di Indonesia (28%). Anemia dan kekurangan energi kronis pada ibu hamil menjadi penyebab utama terjadinya perdarahan dan infeksi yang merupakan faktor kemat [...]

Inilah Akibatnya Jika Anemia Dibiarkan

Inilah Akibatnya Jika Anemia Dibiarkan

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) kurang dari normal. Gejala yang umum ditemukan adalah mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Ada banyak sekali penyebab anemia, namun paling sering adalah anemia yang disebabkan karena kekurangan asupan nutrisi, misalnya zat besi.Berdasarkan derajatnya, anemia dibagi menjadi anemia ringan, sedang, dan berat. Sebagian besar kasus anemia di dunia adalah anemia ringan. Namun, sekalipun anemia ringan tetap saja dapat mengganggu transportasi oksigen dalam darah ke seluruh tubuh dan menyebabkan keluhan mudah lelah.Sedangkan anemia sedang-berat dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.Pada anemia, jumlah sel darah merah berkurang dan menurunkan kemampuan tubuh menyerap oksigen. Jika terjadi dalam waktu lama dan tidak diatasi, maka akan menimbulkan komplikasi berupa, selengkapnya pada halaman selanjutnya: Inilah Akibatny [...]

Bahayakah Bila Anemia Dibiarkan dan Tidak Ditangani?

Bahayakah Bila Anemia Dibiarkan dan Tidak Ditangani?

Jangan pernah remehkan anemia sebagai hal yang biasa terjadi. Banyak sekali masyarakat Indonesia yang mengalami anemia dan sebagian besar di antaranya tidak menyadarinya sampai ditemukan hasil abnormal pada pemeriksaan darah.Sebagian besar kasus anemia merupakan anemia ringan. Meski anemia ringan dapat mengurangi pasokan oksigen di dalam pembuluh darah, hal tersebut dapat mengurangi kemampuan fisik dan kualitas hidup seseorang. Kelelahan dan sulit konsentrasi yang merupakan salah satu gejala anemia dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk bekerja.Jumlah sel darah merah sehat yang sedikit menyebabkan berkurangnya kemampuan mengambil oksigen di paru-paru, dan masalah kesehatan yang serius dapat terjadi bila hal tersebut berlangsung lama dan tidak ditangani. Anemia dapat menyebabkan kerusakan organ akibat hipoksia jaringan yaitu suatu kondisi di mana kurangnya jumlah oksigen di dalam jaringan. Beberapa jenis anemia yang diturunkan seperti thalassemia mayor dan anemia sel sabit dapat mengancam nyawa.Bila tidak ditangani, anemia dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi antara lain di penjelasan di halaman berikutnya: [...]

5 Sumber Gizi untuk Penderita Anemia yang Berpuasa

5 Sumber Gizi untuk Penderita Anemia yang Berpuasa

Berpuasa bagi orang yang mengalami anemia memang merupakan sebuah tantangan tersendiri. Sebelum memutuskan untuk berpuasa, alangkah baiknya bila penderita anemia berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menilai ringan atau beratnya anemia.Bagi penderita anemia, jika diperbolehkan untuk berpuasa memang harus memperhatikan beberapa hal agar dapat menjalankan puasa dengan baik. Komponen terpenting saat puasa bagi penderita anemia adalah pengaturan asupan makanan. Salah pilih menu makanan dapat berujung pada bertambah parahnya anemia.Kekurangan zat besi masih menjadi penyebab utama anemia di Indonesia. Oleh sebab itu, asupan zat besi sangatlah penting untuk dipenuhi saat berpuasa. Makanan yang paling tepat untuk dikonsumsi penderita anemia saat bulan puasa adalah makanan yang tinggi zat besi, kalsium, vitamin (terutama vitamin B), dan mineral. Komponen-komponen tersebut harus tercakup di dalam menu sahur dan berbuka. Jangan menggunakan prinsip asal kenyang, namun kandungan gizi dalam makanan tersebut ternyata sangat minim.Ketika Anda berpuasa, asupan nutrisi di halaman berikut ini tidak boleh ketinggalan: [...]

Kenali Anemia, Diagnosis dan Cara Pengobatannya

Kenali Anemia, Diagnosis dan Cara Pengobatannya

Anemia bukanlah penyakit. Melainkan kondisi tubuh (medis) dimana tidak ada cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. Ketika jaringan tidak menerima jumlah oksigen yang cukup, banyak organ dan fungsi organ dalam tubuh yang terpengaruh.Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa kita mengalami anemia? Untuk menegakkan diagnosis anemia, dokter akan menanyakan keluhanm melakukan pemeriksaan fisik, dan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Anemia biasanya ditandai dengan gejala : Mudah lelah dan kehilangan tenaga Napas cepat Sakit kepala Kesulitan berkonsentrasi Kulit pucat Sulit tidur Apa sajakah penyebab anemia? Simak halaman berikutnya. Kenali Anemia, Diagnosis dan Cara Pengobatannya Secara umum terdapat 3 buah penyebab anemia yaitu perdarahan, penurunan produksi sel darah merah, dan penghancuran sel darah merah sebelum usia seharusnya. Mari kita bahas satu per s [...]

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Apakah Anda sering merasa lemas, letih, lesu, sulit konsentrasi, dan sakit kepala? Bisa jadi hal tersebut menandakan Anda mengalami anemia atau yang dikenal sebagai kurang darah.Akibat rendahnya jumlah sel darah merah sehat mengakibatkan jumlah oksigen yang dihantarkan ke jaringan tubuh menjadi lebih sedikit. Hal tersebut menyebabkan timbulnya beberapa gejala pada anemia, akibat sel-sel tubuh tidak dapat berfungsi secara maksimal karena kekurangan asupan oksigen. Bila anemia yang dialami masih ringan seringkali tidak menimbulkan gejala.Ketika anemia berjalan perlahan (kronik), tubuh dapat beradaptasi dan mengompensasi perubahan yang terjadi; pada kasus ini anemia dapat tidak menimbulkan gejala dan baru menimbulkan gejala ketika anemia menjadi berat.Apa saja gejala yang dapat ditimbulkan anemia? Simak halaman berikutnya. Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah Gejala yang dapat ditimbulka [...]

Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Berpuasa diyakini dapat memberikan sejumlah keuntungan untuk kesehatan. Namun, terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan seseorang tidak dapat berpuasa dan jika ingin berpuasa, maka membutuhkan perhatian yang lebih.Salah satu kondisi medis yang membutuhkan perhatian lebih saat bulan puasa adalah anemia. Anemia atau yang dikenal masyarakat awam sebagai kurang darah merupakan suatu kondisi ketika jumlah sel darah merah sehat di dalam tubuh tidak mencukupi, sehingga hantaran oksigen dan nutrisi ke jaringan pun menjadi terhambat.Gejala yang dapat ditimbulkan anemia antara lain seperti lemah, lesu, pucat, pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar, dan sesak napas.Penderita anemia yang berpuasa sering kali kurang memperhatikan jenis asupan makanan yang dikonsumsinya, padahal hal tersebut sangat penting, karena penderita anemia tidak boleh kekurangan gizi yang baik terutama zat besi. Bila penderita anemia tidak memperhatikan asupan makanannya, ditakutkan anemia yang terjadi akan bertambah berat.Boleh tidaknya seseorang yang mengalami anemia untuk berpuasa tergantung pada beratnya anemia. Bila saat ini sedang mengalami anemia berat yang membutuhkan transfusi [...]

Apa Itu Anemia Aplastik?

Apa Itu Anemia Aplastik?

Terdapat berbagai jenis anemia, baik anemia yang berhubungan dengan gizi maupun yang tidak berhubungan dengan gizi. Salah satu anemia yang tidak berhubungan dengan gizi adalah anemia aplastik. Apakah yang dimaksud dengan anemia aplastik? Yuk mari kita kenali lebih lanjut!Anemia aplastik merupakan gangguan darah akibat kegagalan sumsum tulang belakang untuk membuat sel-sel darah baru yang cukup bagi tubuh. Sumsum tulang belakang adalah jaringan seperti sponge yang terdapat di dalam tulang. Sumsum tulang belakang merupakan tempat pembuatan sel darah merah, sel darah putih, dan pembekuan darah (trombosit).Pada penderita anemia aplastik, tubuh tidak dapat membuat sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang cukup. Hal ini disebabkan oleh adanya kerusakan sel-sel punca di sumsum tulang belakang.Sel darah merah berusia sekitar 120 hari. Usia sel darah putih adalah kurang dari sehari. Sedangkan trombosit dapat hidup sekitar 6 hari. Oleh karena itu, sumsum tulang belakang harus selalu membuat sel-sel darah yang baru.Ketika sumsum tulang belakang tidak dapat membuat sel darah baru, maka akan terjadi berbagai masalah kesehatan termasuk irama jantung yang tidak normal (aritmia), pembe [...]

Waspadai Anemia pada Wanita

Waspadai Anemia pada Wanita

Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di dunia, terjadi pada sekitar sepertiga jumlah penduduk di dunia. Angka kejadian anemia paling tinggi ditemukan di negara berkembang.Anemia dapat terjadi pada pria maupun wanita, namun wanita dan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terkena anemia. Lebih dari 50% wanita hamil dan 30% wanita di seluruh dunia menderita anemia.Wanita hamil yang menderita anemia berisiko 3,5 kali lebih besar terkena komplikasi kehamilan dan kematian dibandingkan wanita yang tidak menderita anemia. Gejala yang muncul akibat anemia adalah mudah lelah, lemas, menurunannya kemampuan kognitif dan konsentrasi, serta menurunnya produktivitas.Anemia defisiensi besi merupakan penyebab anemia terbanyak di seluruh dunia. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa lebih dari 50% angka kejadian anemia disebabkan oleh defisiensi besi.Ada beberapa kriteria mengenai anemia pada wanita, halaman berikutnya penjelasan selengkapnya: [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *