Diet Tak Cuma Perbaiki Penampilan Tapi Bikin Jantung Sehat

077630200_1414032265-body-comparison.jpg

Alasan sejumlah orang melakukan diet biasanya memperbaiki penampilan. Padahal, diet bisa melakukan lebih, membuat jantung lebih sehat.

Mengutip laman Prevention, Jumat (26/12/2014), sebuah penelitian yang diterbitkan dalam PLoS Medicine mengungkapkan bahwa penurunan berat badan sangat berdampak besar bagi kesehatan.

“Kami menguji penanda metabolik seperti gula darah, kolesterol, dan kadar hormon pada hampir 1.500 pria dan wanita berusia antara 16 dan 39 yang mengalami kelebihan berat badan serta normal,” kata penulis studi yang juga kepala epidemiologi molekuler di Finlandia University of Oulu.Peter Wurtz, Ph.

Enam tahun kemudian, pemeriksaan tes laboratorium diperiksa lagi. Hasilnya, mereka yang kehilangan hanya beberapa kilogram (antara 3 dan 10 persen dari total berat mereka, atau sekitar 2-6 kilogram) selama jangka waktu tersebut memiliki penurunan pada kolesterol, tekanan darah, sensitivitas insulin, peradangan, fungsi hati, dan kolesterol, yang semuanya menurunkan risiko penyakit jantung. Sebaliknya, mereka yang berat badannya naik, mengalami faktor risiko tinggi penyakit.

“Semakin Anda kehilangan berat badan maka semakin banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan. Apalagi jika Anda memiliki berat badan yang sehat. Bisa dikatakan, risiko penyakit jantung juga rendah,” katanya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Makanan Pedas Efektif Bakar Kalori, Pas untuk Diet

Makanan Pedas Efektif Bakar Kalori, Pas untuk Diet

Bagi Anda pecinta pedas, mungkin ini bisa menjadi kabar baik. Sebuah penelitian yang ditebitkan Jurnal Nutrition Today menemukan bahwa konsumsi cabai paprika seperti jalapeno atau habanero bisa membantu mempercepat pembakaran kalori dalam tubuh.Penelitian yang diujicobakan pada tikus ini menganasilis 12 studi sebelumnya yang berkaitan dengan konsumsi makanan pedas dan perbaikan metabolisme dalam tubuh. Percobaan lain yang dikaitkan dengan salah satu studi menemukan, mereka yang mengonsumsi makanan pedas, 12 persen lebih cepat terasa kenyang. "Ketika Anda mengonsumsi makanan pedas, maka capsaicin-kandungan dalam cabai akan mengikat satu jenis reseptor rasa di lidah Anda, yang kemudian memicu pelepasan neurotransmiter di otak Anda dan mengontrol rasa lapar dan perasaan kenyang," jelas peneliti, seperti dikutip Prevention, Senin (3/11/2014). Tinjauan studi menyimpulkan 2,25-30 gram capsaicin atau sekitar 0,1-1 ons cabai dapat menambah manfaat kesehatan Anda [...]

Gaya Diet Liza Natalia, Bisa Makan Apa Saja

Gaya Diet Liza Natalia, Bisa Makan Apa Saja

Seperti wanita kebanyakan, setelah hamil dan melahirkan, aktris dan instruktur zumba Liza Natalia sempat mengalami kenaikan berat badan hingga 65 kilogram dari bobot sebelum menikah 53 kilogram. Ingin kembali ke bentuk tubuh normal, akhirnya kakak ipar penyanyi Ashanty ini memutuskan untuk diet. Yang menarik, diet yang dilakukan Liza bukan diet ketat yang mengharuskannya tidak makan apa pun dan pantang pada jenis makanan tertentu. Karena pada akhir pekan, ia ingin makan bebas seperti orang kebanyakan. "Saya nggak diet khusus karena saya selalu makan apa yang saya mau. Kayak makan steak , es krim, pasta atau makanan berlemak itu tetap saya makan seminggu sekali. Tapi Senin sampai Jumat saya mencoba makan sehat," kata wanita berdarah Minangkabau dan Sunda itu pada Liputan6.com, ditulis Selasa (13/5/2014). Makanan sehat, lanjut Liza, bukan berarti harus pantang makanan. "Saya sendiri telah berhenti makan nasi putih dan menggantinya nasi merah. Selain itu mengurangi garam karena dapat mengikat lemak dan memperbanyak makanan yang direbus dan ditumis. Untuk minyak saya menggantinya dengan minyak zaitun atau olive oil. Dan untuk minuman, saya juga mengurangi yang manis. Tapi saya teta [...]

Perempuan yang Senang Makan Buah & Sayuran Jantungnya Sehat

Perempuan yang Senang Makan Buah & Sayuran Jantungnya Sehat

Kaum Hawa yang senang makan buah-buahan dan sayur-sayuran berbahagialah karena jantung Anda sehat. Sebuah penelitian menemukan, makan buah-buahan bisa mengurangi berkembangnya plak di arteri mereka pada 20 tahun kemudian dibandingkan yang jarang makan buah-buahan di masa dewasanya.Penumpukan plak bisa menyebabkan penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Anehnya, temuan ini tak menunjukkan manfaat yang sama pada pria."Temuan ini mengonfirmasi konsep bahwa perkembangakn plak merupakan proses seumur hidup dan proses itu bisa diperlambat dengan diet sehat di usia muda," kata Ahli Jantung di Minneapolis Heart Institute di Amerika Serikat, Michael D. Miedema, seperti dilansir Health.India, Senin (31/3/2014).Penelitian ini dilakukan terhadap 2.508 peserta dan dilihat hubungan antara asupan buah dan sayuran pada orang dewasa dengan kalsifikasi arteri koroner pada 20 tahun kemudian.Hasilnya, perempuan yang mengonsumsi delapan hingga sembilan porsi buah dan sayuran dalams ehari untuk diet 2.000 kalori di usia 20 tahunan sebanyak 40 persen lebih rendah memiliki kalsifikasi plak di arteri pada usia 40 tahun.Buah-buahan seperti apel, pisang, dan delima tinggi kandungan warna kuning dan m [...]

Jus Apel Sama Buruknya dengan Minuman Bersoda Lain

Jus Apel Sama Buruknya dengan Minuman Bersoda Lain

Tahukah Anda bahwa minuman seperti jus apel dan yoghurt yang dikatakan bebas lemak dan sehat ternyata sama buruknya dengan minuman bersoda? Suatu survei menemukan, segelas jus apel mengandung 7 sendok gula, sama seperti tiga porsi donat Krispy Kreme. Sedangkan yoghurt bebas lemak mengandung gula dengan takaran sama dengan seporsi es krim. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar asupan gula tidak lebih dari enam sendok setiap hari. Bila dalam sehari kita hanya mengonsumsi segelas jus apel, maka sebenarnya gula yang masuk ke dalam tubuh sudah berlebih. Mungkin langsing akan didapat, tetapi Anda berisiko diabetes.Fatalnya, jus apel dan yoghurt yang disebut bebas lemak kerap diberikan pada anaknya oleh ibu untuk bekal sekolah. Mereka tidak menyadari, terlalu banyak gula dapat menyebabkan kerusakan permanen. Jika sudah seperti ini, maka orangtua harus mulai waspada. Sebab, kelebihan gula dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe dua, dua kali lipat dari orang biasanya. Kelebihan gula juga dapat menyebabkan kerusakan gigi hingga menyebabkan ompong pada anak.Chief Medical Officer asal London, Inggris, Sally Davies, meminta para orangtua agar menjaga supaya a [...]

Minum Air Putih Tak Bantu Turunkan Berat Badan

Minum Air Putih Tak Bantu Turunkan Berat Badan

Pelaku diet banyak yang mencoba meminum air putih untuk membantu menurunkan berat badannya. Tapi, minum air demi langsing hanya mitos.Demikian disampaikan Ahli Gizi Dr Beth Kitchin, di University of Alabama seperti dilansir MailOnline, Minggu (16/3/2014)."Sangat sedikit bukti air bisa menurunkan berat badan. Itu adalah mitos yang abadi," kata Dr Kitchin.Dr Kitchin menjelaskan, meski tak ada buktinya namun ia tak mengatakan minum putih tak baik. "Hanya ada satu penelitian yang menunjukkan orang yang lebih banyak minum air membakar banyak kalori dan itu hanya beberpa kalori per hari," kata Dr Kitchin.Ia menambahkan, minum delapan gelas sehari juga merupakan mitos agar orang langsing. "Orang memang perlu mendapat cairan, tapi itu tak harus air putih. Tak ada bukti bahwa itu mencairkan lemak atau membuat Anda merasa lebih kenyang, jadi jika Anda tak suka air tak masalah," kata Dr Kitchin.Ia menjelaskan, air putih memang cairan terbaik yang diminum untuk menghidrasi tubuh, tapi teh hijau. kopi, dan squash juga bisa menghidarsi. "Orang berpikir kopi tak masuk hitungan, namun sebenarnya tidak."Ketika Anda minum kopi, tubuh Anda mempertahankan banyak cairan terutama orang-orang yang biasa [...]

Membenci Orang Saat Hamil Bisa Bikin si Anak Mirip yang Dibenci

Membenci Orang Saat Hamil Bisa Bikin si Anak Mirip yang Dibenci

Saat ibu hamil orang selalu mengingatkan jangan membenci orang karena wajah anaknya bisa mirip dengan yang dibenci. Alasannya, pikiran ibu bisa memengaruhi fisik anak.Demikian disampaikan Master Trainer Neuro Associative Conditioning (NAC) Arief Adinoto saat berbincang-bincang dengan Redaksi Liputan6.com, seperti ditulis Minggu (2/2/2014)."Jangan benci orang berlebihan. Bukan cuma benci, emosi pikiran ke satu orang membuat anaknya jadi mirip," kata pria yang akrab disapa Kak Arief.Menurut Arief, antara benci dan cinta itu tipis. Cinta dan benci sama-sama membayangkan orangnya. "Kita bayangkan, visualisasikan menempel ke mindset kita, jadi mendarah daging dan jadi karakter kita," ujarnya.Ketika hamil, lanjut Arief, ibu membagi dua kebutuhan yakni fisik dan rohani. Emosi dan stres bisa mempengaruhi bayinya, termasuk fisiknya.Jika ibu stres maka anak ikut stres. "Saat itu kita tidak menyadarinya. Kerugian kelihatan saat dewasa. Saat remaja sudah kelihatan. Jadi ibu hamil perasaannya dijaga.Arief berpegang pada pernyataan `Jagalah pikiranmu karena pikiran menjadi kata-katamu. Jagalah kata-katamu karena kata-kata menjadi sikapmu. Jagalah sikapmu karena sikap menjadi sifat dan jagalah si [...]

Wanita Hamil Berisiko Varises, Hindari dengan Cara Ini

Wanita Hamil Berisiko Varises, Hindari dengan Cara Ini

Ada banyak perubahan yang terjadi di tubuh wanita hamil. Salah satunya varises, yakni vena yang membengkak yang muncul di kaki dan bagian tubuh lainnya.Varises umum terjadi. Menurut American College of Phlebology, sebanyak 55 persen wanita akan mengalami varises dalam hidupnya.Selama kehamilan, volume darah meningkat dan tekanan dari rahim menempatkan tekanan di pembuluh darah kaki. Varises biasanya berkembang di kaki, tapi juga bisa muncul di vulva atau sebagai wasir yang merupakan jenis varises.Kebanyakan wanita hamil merasa tak nyaman dengan varises. Varises itu juga bisa berdarah, menyebabkan gumpalan yang dangkal di vena, pembengkakan parah di pergelangan kaki, perubahan warna kulit atau masalah selama persalinan vagina jika itu berada di vulva.Demikian disampaikan Direktur The Vein Treatment Center di New York City, Dr Luis Navarro. Salah satu alasan yang paling umum dari varises adalah kecenderungan genetik dengan lemahnya dinding vena atau katup yang lemah.Seperti dikutip Med.News, Rabu (19/2/2014),varises juga meningkat dengan usia, berat badan, dan kelahilan berikutnya. Jika Anda berdiri dengan jangka waktu yang lama atau membawa banyak barang, Anda akan lebih mudah menda [...]

Tersinggung, Bobot Wanita Ini Turun 44 Kg

Tersinggung, Bobot Wanita Ini Turun 44 Kg

Maksud hati ingin melahirkan dalam air (Water Birth), tapi malah ditolak perawat karena kegemukan. Menurut perawat tersebut, Rachel Reid (25) bisa terjebak di kolam bila memaksakan melahirkan dalam air.Yang menarik, hal ini justru memberikan motivasi bagi dirinya untuk melakukan diet. Tak heran bila bobotnya terus menyusut hingga 44 kilogram setelah kelahiran anak keduanya."Bagi saya tidak bisa water birth itu memalukan. Waktu itu perawat mengatakan kalau Indeks Massa Tubuh saya lebih dari 40 sehingga mereka akan kesulitan membawa saya dari kolam persalinan. Tapi kejadian itu mungkin terakhir bagi saya," kata Rachel, seperti dikutip Dailymail, Selasa (30/12/2014).Setelah ditolak water birth, Rachel sempat terpuruk dan menderita. Sejak itu, kepercayaan dirinya hilang dan dia merasa tidak cantik lagi. Hingga secara perlahan, dia bangkit dan mulai mengatur makan."Kebiasaan mengubah pola makan ini membuat ukuran tubuh saya berkurang dalam dua minggu pertama sehingga saya menjadi semakin termotivasi," ujarnya. Karena bentuk tubuhnya yang kian langsing, Rachel memenangkan penghargaan Slimming World di Inggris. [...]

Karbohidrat Bikin Panjang Umur?

Karbohidrat Bikin Panjang Umur?

Sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Sidney, Australia menyebutkan bahwa mengonsumsi karbohidrat tinggi dan rendah protein bisa memperpanjang usia. Dilansir dari laman News, Senin (10/3/2014), karbohidrat yang diketahui dapat mempercepat proses penggemukan ternyata bisa memperlama usia lima puluh persen lebih panjang. Meski penelitian ini baru diujicobakan pada tikus, tapi penulis studi, Profesor David Le Couteur mengatakan bahwa umur tikus yang kelebihan berat badan kemudian diberi makanan berkarbohidrat tinggi dan rendah protein hidupnya cenderung lebih lama dibanding yang melakukan diet rendah karbohidrat dan lemak. "Hasil penelitian kami menunjukkan diet vegetarian lebih baik walaupun penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism, menunjukkan bahwa umur dapat diperpanjang dengan memanipulasi makronutrient (karbohidrat, lemak, protein) dalam makanan," kata Profesor Le Couteur. Yang menarik, ketika Le Couteur ditanya apakah manusia lebih memilih langsing atau hidup lebih lama, Ia menjawab bahwa tujuan evolusi adalah tumbuh dan berkembang biak, bukan untuk hidup lebih lama. "Diet protein tinggi mungkin lebih berguna untuk pertumbuhan dan reproduksi. Stu [...]

Berat Badan Naik Turun Bikin Anda Mudah Sakit

Berat Badan Naik Turun Bikin Anda Mudah Sakit

Pernah tahu efek yoyo dalam diet? Ya, efek yoyo atau weight cycling merupakan suatu kondisi ketika penyandang obesitas seringkali mengalami penurunan dan peningkatan kembali berat badan. Kondisi ini ternyata lebih membahayakan dan berisiko lebih besar terhadap penyakit kardiovaskular dibanding penyandang obesitas yang berat badannya langsung turun dalam sekali program.Tak hanya itu, dalam penelitian yang dilakukan pakar gizi Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK tersebut disebutkan, efek yoyo ini juga terbukti meningkatkan risiko inflamasi atau peradangan pada pembuluh darah dan stres oksidatif. "Penurunan berat badan (BB) dengan cara diet dan olahraga merupakan strategi dasar dalam penanganan obesitas. Tapi penyandang obesitas seringkali mengalami penurunan dan peningkatan kembali BB yang dikenal sebagai weight cycling (WC). Kenapa saya milih weight cycling? karena banyak pasien saya yang datang, hari ini program, nanti turun 10-20 kilogram. Ketemu lagi 1-2 tahun beratnya sudah lebih dari 20 kilogram. Atas dasar itu, saya gali literatur dan mau buktikan apakah weight cycling lebih berbahaya," ungkap Samuel saat diwawancarai wartawan di acara pengukuhan program doktor di Fakultas Kedokt [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *