Erika, Bocah 6 Tahun Derita Tumor di Mulutnya

kanker-usus-besar130403b.jpg

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus merasa prihatin terhadap penderitaan Erika (6), yang menderita tumor di mulut dan kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher, Jambi.

“Saya ikut prihatin dengan nasib Erika. Saya akan membantu biaya ke Jakarta dan karena Erika anak dari keluarga kurang mampu, biaya operasi di Jakarta akan ditanggung oleh BPJS,” kata Gubernur saat menjenguk Erika di ruang rawat inap dr Endang Sedianingsih RSU Raden Mattaher seperti dikutip dari Antara, Kamis (2/1/2014).

Erika, warga RT 29 Kelurahan Pandan Jaya Blok A Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur saat dijenguk gubernur, ditemani oleh kedua orang tuanya. Erika terkulai lemah karena tidak bisa makan, dan tumor di mulutnya semakin membesar, hanya mendapat makanan dari selang infus yang dipasang di tangannya.

Sulek, ayah Erika mengatakan anaknya sudah 12 hari dirawat di RSU Raden Matther sejak 18 Desember, Erika dirawat di RSU Sabak.

Selama dirawat, anaknya menjalani pemeriksaan darah dan lainnya untuk pemulihan kesehatan, tetapi karena peralatan kurang lengkap, pihak RSU Raden Mattaher merujuk Erika ke rumah sakit di Jakarta.

Dokter Riyadi yang menangani Erika menyatakan agar Erika menjalani operasi. Namun karena peralatan yang kurang memadai dan proses pembiusan untuk memasukkan selang ke mulut agak susah maka diputuskan untuk dirujuk ke RSCM Jakarta.

“Tumor yang diderita Rika tumbuh di gusi rongga mulut,” katanya.

(Abd)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Lihat Tayangan Tak Mendidik, Kendali Televisi Ada di Remote

Lihat Tayangan Tak Mendidik, Kendali Televisi Ada di Remote

Tak sedikit masyarakat yang menilai bahwa tayangan televisi saat ini kurang mendidik. Terlebih di beberapa stasiun televisi, menyajikan sebuah acara yang tak layak untuk ditonton oleh anak-anak. Lantas, apa yang harus dilakukan agar anak-anak terhindar dari tayangan yang tak layak ditonton?"Pengaruh remote ada pada Anda. Kalau memang tak layak tonton, tukarlah atau bahkan matikan saja. Ya, kalau sudah ditukar masih ada acara yang tak layak ditonton, jalan satu-satunya dimatikan," kata Psikolog Klinis sekaligus Aktivis, Baby Jim Aditya, dalam acara `Diskusi Buku: Sesuai Kata Hati, Wacana Klasik Kehidupan Waria`, di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, belum lama ini.Menurut Baby, ini merupakan cara satu-satunya yang dapat dilakukan untuk membuat hidup lebih damai. Ingin protes pun, dirasa percuma. Sebab, protes yang diajukan masyarakat terhadap stasiun televisi tidak akan pernah digubris sama sekali. Kalau pun kritikan itu dilakukan, hanya bertahan beberapa hari saja, Senin (3/3/2014)."Protes tidak mempan. Karena orientasi stasiun televisi itu untuk mencari uang. Jadi kalau mau protes, percuma. Mending matiin televisinya," kata Baby menekankan.Biasanya, protes yang diajukan mas [...]

Perbedaan Mencolok Kafein pada Minuman Energi dan Kopi

Perbedaan Mencolok Kafein pada Minuman Energi dan Kopi

Apa sih bedanya antara minuman energi dan kopi? Keduanya sering dipakai untuk membantu kita saat sedang melakukan aktivitas yang butuh stamina ekstra. Kenapa? Karena keduanya mengandung kafein. Lalu apa bedanya? Menurut Food & Drugs Association (FDA) badan pengawasan obat dan makanan dari Amerika, kadar kafein dalam secangkir kopi (150 ml/5 oz) sebesar 60 -150 mg. Sementara, kadar kafein dalam minuman energi kemasan kaleng bisa mencapai 80 - 300 mg/saji. Seorang peneliti dari Universitas Bonn, Jerman, Jonas Dorner mengatakan minuman energi mengandung kafein 3 x lebih tinggi dibanding kopi. Menurutnya, kelebihan konsumsi kafein juga dapat menyebabkan beberapa efek samping. ?Termasuk detak jantung cepat, peningkatan tekanan darah, hingga resiko terparah, kejang atau kematian mendadak, ?jelasnya. Lalu, ada John Higgins dari Fakultas Kesehatan Universitas Texas, Housten, AS, mengatakan minuman energi sebanyak 16 ons mengandung kafein sebesar 70-200 mg dan kopi sebesar 80-300 mg. Ia menulis risetnya dalam jurnal Mayo Clinic Proceedings. Tapi, standar ukuran di Indonesia dengan Amerika tentu saja berbeda. Di Indonesia, dalam setiap minuman energi diatur oleh BPOM hanya boleh men [...]

RS Pertamedika Gandeng 22 Dokter dari 2 RS Lain demi Suksesnya Cangkok Hati

RS Pertamedika Gandeng 22 Dokter dari 2 RS Lain demi Suksesnya Cangkok Hati

Demi suksesnya operasi cangkok hati pertama pada pasien bernama Muhammad Sayid Hafidz (8), Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, Bogor, Jawa Barat, menggandeng dua rumah sakit pemerintah yaitu Rumah Sakit Soetomo (Surabaya) dan Rumah Sakit Hasan Sadikin (Bandung).Ketua Tim Transplan Hati RS Pertamedika Sentul City dr. Kamelia Faisal, mengakui bahwa operasi cangkok hati ini merupakan tindakan langka dan tergolong operasi besar. Maka itu, RS Pertamedika memerlukan bimbingan tenaga medis dari banyak bidang, juga dukungan dari rumah sakit pendidikan."Sebab itu kami menggandeng Rumah Sakit Soetomo di bawah Universitas Airlangga dan Rumah Sakit Hasan Sadikin di bawah Universitas Padjajaran," kata dr. Kamelia kepada Health Liputan6.com di Pelantaran Ruang Operasi Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/2/2014).Dokter yang terlibat dalam operasi cangkok hati ada 30 orang. Mereka terlibat mulai dari persiapan hingga operasi selesai kemarin malam pukul 23.30 WIB."Dokter sudah dibagi-bagi sesuai tugas masing-masing. Karena kebetulan pasien Hafidz memiliki kelainan jantung, maka kami pun memerlukan dokter paru-paru, dokter bedah anak dan anastesi," kata dr. Kamelia me [...]

Foto Ari Wibowo, Remaja Kulit Bersisik Mirip Kulit Ular

Foto Ari Wibowo, Remaja Kulit Bersisik Mirip Kulit Ular

Sosok Ari Wibowo, remaja 16 tahun asal Tangerang sedang jadi sorotan dunia. Kondisi memprihatinkan pada sekujur kulit tubuhnya jadi berita di salah satu laman populer Inggris. Siapa yang hatinya tidak trenyuh melihat sesosok remaja bertubuh yang kecil dibalut kulit bersisik parah. Tak hanya bersisik, kulitnya pun sangat kering sehingga memaksanya untuk sering mandi dan mengoleskan pelembab ke sekujur tubuhnya. Kondisi tubuh ini yang membuatnya disebut dengan Ari si kulit ular. Dokter-dokter yang mengurusi Ari pun diberitakan tidak mampu atau tidak mau menangani kondisi kelainan kulit langka yang dalam dunia medis disebut erythroderma.Kelainan kulit ini dikenal juga dengan red man syndrome yang membuat sebagian atau sekujur kulit tubuhnya bersisik dan mengelupas. Kondisi erythroderma ternyata dialami oleh Ari sejak ia lahir. Kulitnya berganti setiap 41 jam atau dua hari sekali. Kondisi kulit Ari yang berbeda dengan orang kebanyakan membuatnya sulit mendapatkan teman ketika ia masih kecil, terang Lubis. Ia pun tak bisa sekolah karena tak ada sekolah yang menerima Ari Wibowo dengan kondisi kulit seperti ini. "Baik guru maupun siswa lain pasti akan takut tertular dengan k [...]

Pria dengan Mr P `Buatan` Berhasil Jadi Ayah

Pria dengan Mr P `Buatan` Berhasil Jadi Ayah

Mike Moore tak menyangka ia bisa memiliki seorang anak meski organ intimnya merupakan hasil rekonstruksi (dibuat kembali). Ia menjadi pria yang mencetak sejarah di dunia medis dengan menjadi ayah dengan penis rekonstruksi.Moore sewaktu berusia 7 tahun harus merelakan sebagian besar organ intimnya diamputasi. Ini semua karena operasi sunat gagal sehingga menyebabkan organnya terinfeksi. Kecelakaan tersebut membuatnya di-bully selama bertahun-tahun. Bahkan pernikahan pertamanya gagal dan membuatnya harus berjuang panjang karena mengalami depresi.Tapi kini semua sudah berakhir. Ia bangga bisa memiliki seorang putra Memphis dengan istri barunya Heather (25). "Satu hal yang paling saya inginkan adalah keluarga. Saya tak berpikir ini akan terjadi, memiliki anak, memiliki istri yang mencintai saya apa adanya. Ini yang membuat saya depresi berat," kata pria berusia 30 tahun itu seperti dilansir Mirror, Rabu (23/4/2014).Cita-citanya itu terwujud pada Oktober lalu dengan lahirnya Memphis. "Saya menyayangi putra saya dengan sepenuh hati saya," ujarnya.Pria dari Mississippi, Amerika Serikat, menjalani tiga kali prosedur agar memiliki penisnya lagi. Ia terbang sejauh 2.200 kilometer (km) untuk [...]

Para Penggemar Bola, Waspadai Ini Saat Main Bola!

Para Penggemar Bola, Waspadai Ini Saat Main Bola!

Terlalu banyak memberikan tekanan pada pangkal paha atau otot paha dapat mengakibatkan robek atau regangnya bagian tersebut. Jika Anda gemar berolahraga yang melibatkan banyak lompatan dan berlari, tidak menutup kemungkinan akan mengalami sakit terlalu lama di bagian pangkal paha.Dikutip dari Health Me Up, Jumat (20/6/2016), menurut statistik, kondisi seperti ini 10 persen kerap dialami para pemain hoki profesional. Cedera yang dapat berakibat fatal ini juga sering dialami pemain sepak bola. Ada pun gejalanya, sebagai berikut Nyeri pada pangkal paha dan di bagian dalam paha Nyeri di pangkal paha dan bagian dalam paha Rasa sakit dan rasa tidak nyaman saat berjalan Rasa tidak nyaman ketika Anda menekan kaki Anda bersama-sama atau memisahkannya. Jika kondisi yang dialami Anda sudah sangat parah, maka di bagian tersebut akan terasa sangat menyakitkan dan membuat Anda frustasi. Bahkan kabar buruknya, diperlukan waktu yang cukup lama untuk menyembuhkan cedera parah ini.PerawatanIstirahatHal paling sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menyembuhkan bagian selangkangan Anda ini adalah dengan segera menghentikan segala aktivitas dan beristirahalah. Cobalah untuk tidak melakukan akt [...]

Chef Lucky : Jangan Makan Mi Instan Tiap Hari!

Chef Lucky : Jangan Makan Mi Instan Tiap Hari!

Selain nasi tidak sedikit dari kita yang memilih mi sebagai makanan pokok sehari-hari. "Iyah sekarang banyak yang ingin instan dan mereka memilih mi. Apalagi kalau anak kosan, tidak jauh ya makannya mi selain murah bisa kenyang," kata juara Masterchef Indonesia 2012, Chef Lucky Andreono saat diwawancarai Liputan6.com, Rabu (15/1/2014) di Kembang Goela, Sudirman, Jakarta.Tak heran bila penjualan mi meningkat. Menurut General Manager Marketing Noodles Division ICBP, Julia Atman, saat ini penjualan mi sudah sampai 16 juta pak. Ini bukti bahwa banyak sekali masyarakat yang mengonsumsi mi. "Produk kami yang paling banyak pemintaannya itu mi goreng. Untuk itu kami terus berupaya mengeksplorasi dan menghadirkan inovasi seperti yang diinginkan konsumen, salah satunya yang baru ini yaitu mi goreng rasa iga penyet," kata Julia.Namun menurut Lucky, yang lahir di Malang, 16 April 1980, mi bukanlah makanan pokok yang harus dikonsumsi setiap hari. "Mi itu memang karbohidrat tetapi bukan berarti dijadikan makanan pokok. Hanya sebagai pengganti saja. Untuk konsumsinya ya perlu adanya moderasi seperti food combining gitu. Bila makan mi jangan campur nasi," kata Lucky saat ditemui dalam acara pelunc [...]

Psikolog Tak Anjurkan Ibu Jadi Manajer Artis Bagi Anaknya

Psikolog Tak Anjurkan Ibu Jadi Manajer Artis Bagi Anaknya

Selain Marshanda, masih banyak artis lainnya yang mempekerjakan ibu kandungnya sebagai manajer. Sebut saja Nikita Willy, Gracia Indri, dan Citra Kirana. Sebagai manajer, sang ibu akan mengatur semua jadwal anaknya di dunia keartisan. Mulai dari jadwal syuting, pemotretan, hingga `ngamen` di banyak tempat. Tak heran bila nantinya para ibu diklaim sebagai orang yang memperlakukan sang anak sebagai `ATM berjalan`. Padahal, cap yang terdengar sadis belum tentu benar.Kebanyakan artis mengaku, dengan ibu kandungnya sebagai manajer, akan merasa aman, merasa lebih mengerti dirinya, dan lebih mengetahui apa yang menjadi kemauannya, dan tahu apa yang tidak diinginkannya. Tapi, Psikolog Rose Mini mengatakan, apakah benar seorang ibu yang belum pernah mengatur kehidupan orang lain, dalam hal ini pekerjaan, mampu menjadi manajer yang baik bagi anaknya sendiri? Belum tentu."Manajer itu seharusnya me-manage semuanya, tidak hanya jadwal syuting, melainkan juga hidup dari anak ini. Kalau bisa seperti itu tidak menjadi masalah, tapi kalau tidak bisa, itu yang masalah. Jadi, menurut saya tidak usalah ibu atau kakaknya yang jadi manajer," kata Dr. Rose Mini A.p., M.Psi saat diwawancarai Health Liputan [...]

Bagi Wanita, Mengejar Karir Tidak Melawan Kodrat

Bagi Wanita, Mengejar Karir Tidak Melawan Kodrat

Bila ada yang mencibir mengejar karir bisa menjadikan wanita lupa pada kodratnya, aktivitas wanita, Nursyahbani Katjasungkana dan BJD Gayatri menyebutkan pikiran itu salah."Mengejar karir itu merupakan hak wanita juga. Dalam pekerjaan, wanita dan pria sama saja. Jadi wanita itu tidak melupakan kodrat. Kalau ada yang berpikir itu emansipasi berlebihan berarti itu sudah mengadili seorang wanita dan itu adalah tindakan yang salah," kata Gayatri, Jumat (24/1/2014).Gayatri menambahkan, seseorang yang berpikir seperti itu perlu mendapatkan pengetahuan yang lebih dalam tentang emansipasi dan kodrat."Mereka yang berpikir seperti itu perlu diberitahu tentang arti sebenarnya emansipasi dan kodrat. Jangan bilang dulu wanita karir melupakan kodrat. Kodrat wanita yang tidak dimiliki laki-laki seperti mengandung, melahirkan dan menyusui. Kalau persoalan aktivitas, wanita dan pria sama," kata Gayatri.Menurut Nursyahbani Katjasungkana, wanita yang mengejar karir membuktikan bahwa wanita telah mengalami kemajuan dan mendapatkan hak yang sama dengan pria. "Masalah karir, perempuan dan wanita itu sama, ini bukan emansipasi yang berlebihan," katanya.Ketua II Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu [...]

Banyak Anak Nggak Doyan Makan Sayur

Banyak Anak Nggak Doyan Makan Sayur

Banyak sekolah di seluruh dunia saat ini telah menyediakan makanan sehat bagi siswanya untuk makan siang. Namun, sebuah penelitian yang dilakukan oleh John Hopkins Bloomberg School of Publik Health menemukan bahwa para siswa tidak memakan makanan tersebut. Seperti dilansir dari The Daily Signal pada Selasa (18/11/2014), hampir 6 dari 10 siswa yang menaruh makanan sehat seperti sayuran pada nampan, tetapi hanya seperempat yang memakannya, bahkan hanya satu gigitan. Para peneliti mengamati kebiasaan makan dari 274 anak di 10 sekolah di New York City dari TK hingga kelas 2 SD. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa 58 persen anak mengambil buah dan 59 persen mengambil sayuran. Dari jumlah tersebut, hanya 24 persen yang memakan sayurannya. Para peneliti juga mencatat bahwa ada beberapa faktor yang memengeruhi kebiasaan tersebut. Di antaranya adalah ada atau tidaknya guru, tingkat kebisingan di kantin, panjang waktu makan siang dan bahkan ukuran makanan yang telah dipotong. Dari penelitian ini, menjadi perhatian bersama bagaimana kebijakan pengelolaan makanan bagi siswa. Sampai saat ini, yang diperhatikan adalah jumlah gizinya saja. Yang harusnya dilakukan, selain memperhatikan k [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *