Fakta Mengenai Urine

shutterstock_46675717.jpg

Taukah Anda jika urine setiap orang berbeda-beda? Warna, aroma dan frekuensi setiap manusia diciptakan berbeda. Berikut adalah beberapa fakta unik mengenai urine yang dapat Anda simak :

  • Warna
    Warna urine memang berbeda-beda, karena warna yang dihasilkan urine merupakan gambaran kondisi kesehatan seseorang. Warna terang menunjukkan seseorang lebih sehat dibandingkan orang lain yang memiliki urine berwarna gelap. Ketika urine seseorang berubah warna menjadi gelap, menunjukkan ginjal tidak sehat, atau sedang mengalami dehidrasi

    Warna urine yang baik adalah kuning muda. Jika urine tidak menunjukkan warna tersebut, mengonsumsi banyak air minum adalah solusi terbaik guna mengembalikan warna urine.

  • Frekuensi dan kontrol
    Terlalu sering atau terlalu jarang mengeluarkan urine juga merupakan masalah. Diluar faktor kehamilan, terlalu sering membuang urine menunjukkan beberapa permasalahan kesehatan seperti diabetes, atau terlalu banyak mengonsumsi kafein dan alkohol.

    Permasalahan lainnya yang kerap kali muncul adalah hilangnya kontrol kandung kemih saat melakukan aktifitas seperti tertawa, batuk bahkan bersin. Hal ini biasanya disebabkan melemahnya otot-otot dasar panggul. Guna kembali menguatkan otot-otot tersebut, melakukan pelatihan Kegel dapat menjadi solusi yang baik.

  • Aroma
    Aroma atau bau urine seseorang dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsinya. Mengonsumsi makanan dengan aroma menyengat, juga akan berpengaruh pada bau urine. Perubahan aroma pada urine bukanlah permasalahan besar, selama tidak diikuti gejala seperti rasa nyeri, panas atau frekuensi pengeluaran urine yang terus menerus.

Beberapa permasalahan urine seperti timbulnya darah di dalam urine, warna urine menjadi seperti teh secara konsisten, nyeri saat buang air kecil, bau urine yang tajam, dan buang air kecil yang berlebihan merupakan gejala dari gagal ginjal atau penyakit kandung kemih.

Guna memperbaiki kondisi urine, mengonsumsi buah dan sayuran, meminum air putih 8 gelas sehari, olahraga, dan menjaga berat badan yang normal dan sehat dapat dilakukan tanpa harus menghubungi dokter.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Soda, Musuh atau Sahabat Ginjal?

Soda, Musuh atau Sahabat Ginjal?

Soft drink atau minuman bersoda, telah menjadi subyek penelitian ilmiah, akibat banyaknya rumor yang beredar bahwa minuman ini berdampak negatif bagi kesehatan. Lalu bagaimana hasilnya? Apakah minuman ini memang berbahaya bagi tubuh, terutama ginjal? Menurut sebuah penelitian di tahun 2008 yang diterbitkandalam "Epidemiologi," orang yang minum dua atau lebih minuman sodaper hari, akan dua kali lebih mungkin memiliki penyakit ginjal kronis dibandingkan mereka yang tidak. Penelitian ini, juga menunjukkan bahwa minuman ringan non-cola, seperti soda berkarbonasi yang tidak memiliki rasa cola, tidak mengakibatkan peningkatan risiko penyakit ginjal. Hingga saat ini masih belum jelas hubungan antara minuman yang mengandung soda dengan kerusakan ginjal. Menurut The New York Times minuman bersoda mengandung kadar asam fosfat yang tinggi. Asam ini telah dikaitkan dengan batu ginjal serta masalah ginjal lainnya, seperti gagal ginjal. Soda jugadapat menarikkalsium dari tulang dan menyebabkan peningkatan risiko batu ginjal. Lalu bagaimana dengan minuman soda untuk diet (Diet Coke)? Penelitian menunjukkan diet coke juga dapat merusak ginjal atau menyebabkan masalah ginjal. Sebuah studi 2009 yan [...]

Hati-hati Gejala Lain Dehidrasi

Hati-hati Gejala Lain Dehidrasi

Dehidrasi merupakan suatu bentuk gangguan pada tubuh akibat kurangnya cairan yang masuk. Gejala umum yang dapat dirasakan oleh seseorang yang mengalami dehidrasi biasanya berupa timbulnya rasa haus yang terus menerus. Tapi taukah Anda jika dehidrasi juga menimbulkan gejala lain yang terkadang sulit dideteksi tubuh? Dehidrasi ringan hingga sedang sering ditandai dengan mulut kering dan lengket serta rasa kantuk yang datang di siang hari. Jumlah urin berkurang dan tubuh akan sering terasa lelah. Tak hanya itu, dehidrasi dapat menyebabkan tekanan darah rendah sehingga seringkali menyebabkan pusing pada penderitanya. Tak selalu akibat kurangnya asupan air ke dalam tubuh, dehidrasi juga dapat terjadi akibat keringat yang berlebihan, cuaca panas, aktifitas fisik yang berat, diare, hingga penggunaan obat yang menyebabkan seringnya proses pengeluaran urin. Air yang harus Anda beri kepada tubuh, tak harus selalu dalam bentuk minuman. Kebutuhan cairan tersebut juga dapat Anda hasilkan dari makanan yang mengandung air, karena makanan tersebut dapat menyumbang sekitar 300 mililiter cairan pada tubuh. Faktanya, orang dewasa dengan usia 25-55 tahun selalu membutuhkan 35 miliiter air per kil [...]

Modifikasi Aturan Minum Anda

Modifikasi Aturan Minum Anda

Meminum sebanyak 8-9 cangkir per hari memanglah dianjurkan, namun hal tersebut sangat tidak dianjurkan jika Anda melakukan banyak aktifitas harian yang mengeluarkan banyak cairan. Anda sebaiknya melakukan modifikasi total cairan tubuh berdasarkan dari banyaknya aktifitas yang Anda lakukan setiap harinya. Berikut beberapa faktor yang dapat Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk memodifikasi aturan minum Anda : BerolahragaJika Anda berolahraga dan terlibat dalam berbagai aktifitas yang membuat Anda berkeringat, Anda membutuhkan ekstra minuman untuk mengganti cairan yang keluar. 400-600 ml cairan ekstra (sekitar 1,5 hingga 2,5 cangkir) sangat baik dikonsumsi jika Anda melakukan olahraga singkat. Namun jika Anda melakukan latihan berat, Anda harus menambah asupan lebih lagi. Minuman bernatrium sangat dianjurkan, karena dapat membantu Anda mengganti natrium yang hilang dalam keringat dan mengurangi kemungkinan hipotermia. LingkunganUdara panas dan menyengat dapat membuat Anda berkeringat dan membutuhkan cairan tambahan. Ruangan berudara panas juga dapat membuat kulit Anda kehilangan kelembapannya. Ketinggian lebihdari 8.200 kaki (2.500 meter) dapat memicu peningkatan urinasi dan [...]

Honeymoon Cytitis, Penyakit yang Menyerang Pengantin Baru

Honeymoon Cytitis, Penyakit yang Menyerang Pengantin Baru

Bulan madu adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh pengantin yang baru saja menikah. Namun, banyak pengantin wanita (lebih banyak) terkena penyakit ?honeymoon cystitis?. Penyakit apa dan kira-kira bagaimana cara mencegahnya? Honeymoon Cytitis adalah suatu peradangan saluran kemih bagian bawah yang biasanya terjadi pada saat bulan madu. Gangguan ini lebih sering dialami oleh para pasangan muda yang baru saja menikah. Peradangan pada kandung kemih tersebut biasanya terjadi saat melakukan hubungan intim, di mana bakteri dari saluran kelamin dan anus terdorong ke saluran kemih. Pengantin perempuan biasanya lebih rentan terkena penyakit ini dibandingkan laki-laki. Gejala yang ditimbulkan oleh Honeymoon Cytitis di antaranya adalah, rasa seperti terbakar dan rasa nyeri saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil meningkat atau menjadi sering, urin berwarna keruh (bahkan bisa juga urin berwarna merah), dan rasa nyeri di bagian atas tulang pubis (tempat tumbuhnya rambut kemaluan). Sudah pasti gejala yang timbul ini sangat menggangu dan menghambat Anda dalam berhubungan intim dengan pasangan. Penyebab paling sering memicu terjadinya Honeymoon Cytitis adalah bakteri Escherecia coli. [...]

Batu Ginjal, Kenali Penyebabnya

Batu Ginjal, Kenali Penyebabnya

Batu ginjal adalah salah satu penyakit yang umumnya dialami pria. Batu ginjal bisa terbentuk pada salah satu ginjal atau bahkan di kedua belah ginjal. Kondisi ini dikenal sebagai nephrolithiasis. Ginjal adalah organ kecil, yang berukuran kurang dari empat inci panjangnya dengan bentuk seperti kacang merah dan berjumlah dua. Ginjal terletak di bagian perut belakang di sisi samping tulang belakang. Ginjal bertugas memproses pembuangan zat-zat sisa dari dalam darah. Setelah darah dibersihkan, kemudian akan diteruskan kembali ke dalam tubuh dan produk pembuangan akan dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk air seni. Batu ginjal merupakan benjolan kecil-kecil atau berukuran besar yang menyerupai batu, dapat terbentuk akibat adanya pengendapan zat-zat, seperti asam urat maupun kalsium yang seharusnya dikeluarkan tubuh. Saat batu ginjal yang ada di dalam tubuh menimbulkan rasa sakit, hal ini dikenal sebagai kolik ginjal. Kebanyakan, penderita batu ginjal adalah mereka yang berusia antara 30 hingga 60 tahun. Menurut data statistik, kebanyakan penderita batu ginjal adalah para pria. Hanya sedikit wanita yang menderita batu ginjal. Penyebab dan gejala batu ginjal Batu ginjal terbentuk akibat za [...]

Obat Batu Ginjal

Obat Batu Ginjal

Batu ginjal terbentuk akibat pengerasan mineral-mineral yang tidak terproses dan terbuang keluar tubuh, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan lain. Biasanya obat-obatan untuk batu ginjal, bertujuan untuk mengeluarkan batu ginjal dari dalam tubuh. Di antara berbagai obat batu ginjal yang tersedia, ada beberapa jenis obat yang bisa langsug diperoleh tanpa resep dokter. Jenis obat-obatan yang tidak memerlukan resep dokter, adalah jenis obat yang mengandung nonsteroidal anti-inflammatory drugs atau NSAIDs untuk menghilangkan rasa sakit, saat mengeluarkan batu ginjal. Sedangkan jenis obat-obatan yang harus dengan resep dokter, adalah jenis obat yang mengandung alpha-blockers. Berbagai jenis obat yang diperlukan para penderita batu ginjal, harus disesuaikan dengan jenis batu yang muncul dalam tubuh. Beberapa jenis batu yang dapat muncul dalam ginjal antara lain: 1. Batu kalsium Batu yang terbentuk dari penumpukan kalsium adalah jenis batu ginjal yang paling sering terjadi. Untuk mencegah terjadinya batu kalsium pada ginjal, obat-obatan yang dapat dikonsumsi antara lain orthophospahate, potassium citrate, dan thiazides. 2. Batu asam urat Beberapa jenis batu ginjal, dapat terbentuk [...]

Mengenal Glomerulonefritis

Mengenal Glomerulonefritis

Glomerulonefritis merupakan peradangan pada glomerulus yaitu organ kecil di ginjal yang berfungsi sebagai penyaring. Glomerulus berfungsi membuang kelebihan cairan, elektrolit dan limbah dari aliran darah dan meneruskannya ke dalam urin.Glomerulonefritis dapat menyerang secara mendadak dan menyebabkan peradangan kronis secara bertahap. Penyakit ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Jika yang terjadi hanya glomerulonefritis saja, maka biasa disebut glomerulonefritis primer. Jika penyakit lain seperti lupus atau diabetes adalah penyebabnya, maka disebut glomerulonefritis sekunder. Jika parah atau berkepanjangan, radang akibat glomerulonefritis dapat merusak ginjal. Tanda dan gejala glomerulonefritis tergantung pada bentuk dan penyebabnya. Tanda dan gejalanya termasuk : Urin berwarna pink atau berwarna seperti kola akibat sel darah merah masuk dalam urin (hematuria) Urin berbusa karena kelebihan protein (proteinuria) Tekanan darah tinggi (hipertensi) Pembengkakan di wajah, tangan, kaki dan perut Kelelahan akibat anemia atau gagal ginjal Glomerulonefritis kronis terkadang muncul setelah serangan glomerulonefritis akut. Beberapa pasien bahkan tidak memiliki riwayat penyakit gi [...]

Berapa Banyak Seharusnya Anda Minum?

Berapa Banyak Seharusnya Anda Minum?

Penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air setiap orang bergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan, seberapa aktif aktifitas Anda, dan lingkungan tempat Anda tinggal. Meskipun tidak ada rumus tunggal yang cocok untuk semua orang, mengetahui seberapa besar kebutuhan tubuh Anda akan cairan, dapat membantu Anda memperkirakan berapa banyak air yang perlu Anda minum tiap harinya. Setiap harinya, manusia kehilangan cairan tubuh melalui pernafasan, urin dan feces (kotoran). Agar tubuh dapat bekerja dengan baik, Anda harus mengisi persediaan air tersebut dengan cara mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung air. Jadi seberapa banyakkah Anda harus mengonsumsi air setiap hari? Secara umum, para dokter manganjurkan Anda untuk meminum 8-9 cangkir per hari. Berikut penjelasan kalkulasi jumlah tersebut : Pendekatan 'pergantian' Rata-rata orang dewasa mengeluarkan urin sebanyak 1,5 liter (6,3 cangkir) per hari. Anda kehilangan hampir sekitar 4 cangkir air putih setiap harinya, melalui pernafasan, keringat dan pergerakan usus. Sedangkan makanan biasanya menyumbang 20 persen dari total asupan cairan. Jika Anda mengonsumsi 2 liter air atau minuman lainnya dalam sehari (ku [...]

Mengenal Batu Ginjal

Mengenal Batu Ginjal

Batu ginjal yang terbentuk pada organ ginjal dalam tubuh manusia dikenal dengan sebutan nephrolithiasis. Ginjal sendiri merupakan organ dengan ukuran di bawah 4 inci dan memiliki bentuk seperti kacang. Setiap manusia memiliki dua buah ginjal yang terletak di bagian belakang perut, tepatnya di seberang tulang belakang. Tugas ginjal adalah bertanggung jawab memproses pembuangan zat-zat sisa dari dalam darah. Darah bersih dari racun kemudian akan terus dialirkan ke seluruh tubuh, sementara zat sisa akan dikeluarkan dari dalam tubuh saat buang air kecil. Saat terbentuk batu ginjal, di dalam ginjal akan terdapat benjolan kecil-kecil atau berukuran besar yang menyerupai batu, terbentuk karena adanya pengendapan zat-zat seperti asam urat maupun kalsium, yang semestinya tidak tertinggal di dalam tubuh. Kolik ginjal terjadi saat batu ginjal yang ada di dalam tubuh jadi memunculkan rasa sakit. Rentang usia di mana batu ginjal paling mungkin terjadi adalah di usia 30 hingga 60 tahun dengan didominasi oleh penderita berjenis kelamin pria. Gejala dari timbulnya batu ginjal sendiri adalah adanya penyumbatan. Jika kondisi batu ginjal tidak serius, batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya tanpa [...]

Infeksi Sistem Urin

Infeksi Sistem Urin

Sistem urin manusia adalah sistem yang membuat urin, dan membawanya keluar dari tubuh seseorang. Termasuk di dalamnya kantung kemih, ginjal dan saluran penghubungnya. Disaat kuman masuk ke dalam sistem ini, maka saat itulah seseorang terkena infeksi. Kebanyakan infeksi sistem urin merupakan infeksi kantung kemih. Infeksi kantung kemih biasanya bukanlah sesuatu yang serius jika dirawat dengan baik. Jika Anda tidak peduli akan infeksi kantung kemih yang Anda derita, infeksi tersebut dapat menyebar menuju ginjal, yang dapat berakibat fatal dan menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal. Biasanya kuman memasuki sistem urin melalui uretra, saluran penghubung kantung kemih dengan luar, yang membawa urin Anda keluar dari tubuh. Kuman-kuman penyebab infeksi hidup di dalam usus besar dan ditemukan di dalam kotoran yang dikeluarkan. Jika kuman tersebut berada di dalam uretra, mereka dapat dengan berpindah ke kantung kemih dan ginjal sehingga menyebabkan infeksi. Wanita akan cenderung lebih mudah terkena infeksi kantung kemih dibandingkan dengan pria. Hal ini mungkin disebabkan karena wanita memiliki uretra yang lebih pendek , sehingga sangat mudah bagi kuman untuk berpindah menuju kantu [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *