Gadis 8 Tahun Minta Maaf ke Ibu Usai Lihat Video Kelahirannya

hari-ibu.jpg

Melihat anak yang lahir akan mengubah kehidupan seseorang. Namun, melihat bagaimana ibumu melahirkan mungkin akan terasa aneh.

Seorang gadis berusia 8 tahun bernama Athina begitu terpesonanya saat menyaksikan video yang memperlihatkan perjuangan sang ibu melahirkannya. Ia pun meminta maaf usai menonton video itu. “Wow, saya sangat lucu,” kata Athina yang lahir pada 2006.

Video yang diupload di YouTube tersebut sudah dilihat 148.875 kali. “Inikah yang akan terjadi pada saya ketika saya dewasa?,” tanya Athina saat menyaksikan video itu sambil tersenyum dan ibunya mengatakan ia akan melalui hal yang sama.

Seperti dilansir ABCNews, Minggu (18/5/2014), Robert Losits mengatakan, ia memberikan video itu untuk istrinya Renata sebagai hadiah Hari Ibu. Dan karena anak tirinya Athina meminta melihatnya, ia pikir sebaiknya rekaman tersebut ditonton Athina.

“Saya ingin membuat video itu karena saya tahu ekspresinya yang tak ternilai harganya,” kata Losits, yang tinggal di Hungaria.

Saat menonton video itu, Athina terlihat tak bergeming. Ia menarik napas, menggigit bibir bawahnya dan terlihat begitu terkejut ketika ibunya mengatakan kepadanya `Itu kepalamu`. Pada saat kelahirannya, Athina menarik lututnya ke dadanya dan menutup mulutnya dengan tangannya.

Pada akhir video kelahirannya, Renata terlihat menggendong bayinya yang baru lahir di tempat tidur rumah sakit. Setelah melihat semua usaha sang ibu yang melahirkan, Athina tersenyum melihat ke arah ibunya sambil meminta maaf.

“Saya minta maaf ibu dengan apa yang sudah kulakukan,” katanya

Mendengar perkataan Athina, sang ibu tertawa dan menanggapinya. “Saya memiliki anak yang terbaik di dunia ini,” kata Renata dan keduanya kemudian saling berpegangan tangan dan tersenyum.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Jumlah Anak Penderita Diabetes Meningkat 500 Persen

Jumlah Anak Penderita Diabetes Meningkat 500 Persen

Jumlah anak yang menderita Diabetes Mellitus (DM) meningkat 500 persen dalam kurun waktu lima tahun. "Setiap minggu selalu ada anak penderita diabetes baru," ujar spesialis pola kembang anak Dr Aman Pulungan, SpA(K), dalam acara peringatan ulang tahun ketiga Rumah Sakit Daya Medika, di Jakarta. Jumlah anak yang menderita DM pada 2014 mencapai 1.100 anak. Anak-anak tersebut akan selalu hidup dengan diabetes sepanjang hayatnya. Penderita baru semakin bertambah ketika liburan sekolah. Aman mengaku prihatin dengan banyaknya anak-anak di Tanah Air yang menderita DM. "Ini berhubungan langsung dengan kelakuan di keluarga Indonesia. Kalau libur, anak itu dipersilakan memakan apa saja. Seharusnya tidak boleh seperti itu," tambah dia. Penyakit diabetes merupakan penyakit autoimun yang kemudian dicetuskan oleh defisiensi vitamin. Biasanya, sambung Aman, anak menderita DM tipe I. Namun ada juga tipe II yang disebabkan oleh obesitas. "Selain itu, sedikitnya paparan matahari pada anak juga menyebabkan diabetes. Kita punya data, 15 persen anak di Jakarta jarang terpapar matahari," papar dia. Ciri-ciri diabetes pada anak yakni mudah haus, sering buang air kecil, selalu lapar, penurunan berat [...]

8 Cara Atasi Masalah ASI yang Keluar Sedikit

8 Cara Atasi Masalah ASI yang Keluar Sedikit

Produksi ASI sedikit bukan hanya membuat seorang ibu mengalami baby blues, tapi alih-alih bisa membuat bayi akhirnya menerima susu formula. Sebuah penelitian bahkan menuliskan, 5 persen wanita di dunia benar-benar melakukannya karena kondisi medis atau pernah melakukan operasi pengurangan payudara.Sungguh menghkawatirkan mengingat ASI sangat dibutuhkan bayi untuk nutrisinya tumbuh dan mendapatkan cukup berat badan. Untuk membantu para ibu yang mengalami hal tersebut, Konsultan Laktasi Internasional, Irene Zoppi mengungkapkan beberapa tips bagi ibu menyusui, seperti dikutip Foxnews, Senin (25/8/2014) berikut ini: 1. Makan dan makan "Jika produksi ASI Anda sedikit, menyusui lah sesering mungkin. Semakin sering Anda memberinya makan, maka ASI yang dihasilkan akan banyak. Anda juga dapat memberi ASI dua kali pada masing-masing payudara setiap sesi," kata Irene. 2. Pompa pagi, siang dan malam Banyak wanita mengatakan pasokan ASI mereka menurun ketika mereka kembali bekerja dan memompa saja tak cukup. Coba siasati dengan memompa ASI sebelum bayi Anda bangun, siang hari di kantor atau di malam hari setelah menyusui. "Itu akan membantu. Anda juga dapat memompa tepat setelah Anda [...]

Bila Anak Nggak Doyan Sayur, Coba Lihat Diri Anda Sendiri

Bila Anak Nggak Doyan Sayur, Coba Lihat Diri Anda Sendiri

Mungkin ada di antara Anda yang memiliki seorang anak, yang hanya doyan menyantap nasi dan lauk saja, ketika jam makan tiba. Bahkan, ketika dihidangkan sayuran, anak dengan cepat menolak.Jika sudah seperti ini, tidak jarang orangtua rela memberikan suplemen atau penambah nafsu makan agar sang anak mau memasukan sayuran ke dalam mulut. Tapi, pernahkah Anda sebagai orangtua sadar, kalau dia melakukan itu karena bercermin dari diri Anda?Ahli Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rahmi Dwi Hapsari, S. Si. T, S.Gz, mengatakan, "Sejatinya, anak harus dikenalkan sayuran sejak dia kecil. Atau setidaknya, orangtua memberikan contoh dengan mengonsumsi sayuran ketika waktu makan bersama tiba."Sebab, lanjut Rahmi, suatu penelitian telah mengaitkan antara ketidaksukaan seorang anak terhadap jenis makanan tertentu dengan mencontoh apa yang juga dilakukan oleh orangtua. "Kalau ada tipikal orangtua tidak senang sayur, atau tipikal jarang memasak menu sayuran di rumah, akan terbawa sampai si anak besar," kata Rahmi kepada Health-LIiputan6.com di Jakarta, ditulis Senin (24/11/2014)Jika memang orangtua merasa tidak memiliki waktu untuk mengenalkan sayuran kepada anak, karena jadwal bekerja yang [...]

Imbauan untuk Remaja Putri Agar Kelak Miliki Anak yang Sehat

Imbauan untuk Remaja Putri Agar Kelak Miliki Anak yang Sehat

Setiap bayi yang lahir ke dunia memiliki ukuran tubuh yang sama. Seiring pertumbuhannya, orangtua pun akan mengetahui apakah anak yang dilahirkannya itu tergolong stanting (berukuran pendek) atau normal. Bila itu terjadi, maka akan sangat sulit untuk diperbaiki."Ukuran stanting pada balita mencerminkan kejadian masa lalu selama di kandungan. Untuk mengetahui pendek tidaknya, sudah ada tahapannya, di usia sekian tahun. Semua anak lahir dalam keadaan sama, tapi dalam perkembangannya tidak sama," kata Direktur Bina Gizi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Doddy Izwardy, MA di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Senin (14/7/2014)Berhubung kondisi semacam ini tidak dapat diperbaiki lagi, Doddy menyarankan, agar para calon ibu memperbanyak makanan yang mengandung FE (zat besi) saat masih gadis. "Imbauan untuk para remaja putri, makanlah yang banyak mengandung FE, seperti sayur-sayuran. Dan, menganut pola makan sehat," kata Doddy.Selain itu, sejak masih remaja para perempuan mengupayakan agar memiliki berat badan normal, tidak terlampau gemuk, dan tidak juga terlampau kurus. Apalagi di zaman seperti sekarang ini, banyak anak perempuan yang berusaha menjaga mati-matian berat bad [...]

Orangtua Bisa Ketahui Kesehatan Bayi Sebelum Dikandung

Orangtua Bisa Ketahui Kesehatan Bayi Sebelum Dikandung

Apakah bayi saya akan sehat? Pertanyaan itu sering terbelesit di pikiran setiap calon orangtua. Tapi, dengan layanan penciptaan embrio digital dengan mencampur DNA dua orangtua akan memberitahukan kondisi kesehatan pada calon bayi dengan jelas.Sebuah teknologi baru ini memungkinkan orangtua mengetahui kesehatan dan fisik bayinya sebelum di kandung.Teknologi Matchright memungkinkan orang untuk menyaring donor sperma, ketika gen digabung dengan calon ibu. Ini bisa meningkatkan risiko anak mewarisi penyakit genetik.Teknologi tersebut akan tersedia di dua klinik kesuburan Amerika Serikat. Teknologi juga memasukkan daftar yang tak berhubungan dengan kesehatan seperti mata bayi, pigmentasi kulit, tinggi badan, dan ukuran pinggang."Ini mencakup penyakit atau sifat yang memiliki pengaruh genetik," kata Founder perusahaan yang memasarkan teknologi GenePeeks, Lee Silver di Princeton University seperti dilansir Newscientist, Selasa (15/4/2014).GenePeeks bermaksud menggunakan sistem untuk mengidentifikasi kondisi langka seperti cystic fibrosis dan penyakit Tay - Sachs, yang diturunkan kedua orangtua membawa mutasi pada gen tunggal.Skrining kelainan genetik biasanya melibatkan sekuensing DNA da [...]

Para Pencabul Anak Mengintai

Para Pencabul Anak Mengintai

Publik Indonesia, terutama warga Jakarta, dikejutkan dengan adanya pemberitaan mengenai kasus dugaan kekerasan seksual oleh beberapa petugas kebersihan di sebuah sekolah internasional yang berada di kawasan Jakarta Selatan. Kejadian itu kemudian juga diikuti oleh beberapa kasus kekerasan terhadap anak, terutama kekerasan seksual, yang dilakukan di sekolah oleh guru, pekerja sekolah dan orang-orang terdekat. Publik juga dikejutkan dengan adanya rilis dari Biro investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) tentang penjahat seksual anak bernama William James Vahey, yang pernah bekerja di sekolah internasional di beberapa negara, termasuk di Jakarta. Kasus kekerasan seksual terhadap anak memang selalu menyita perhatian publik. Banyak orang tua yang merasa cemas dan khawatir terhadap keselamatan anak-anaknya. Apalagi, kekerasan terhadap anak biasanya dilakukan oleh orang-orang yang dekat atau dikenal korban, tak jarang oleh kerabatnya sendiri, atau orang-orang yang ada di sekolah. Di Sekolah Internasional Yang berbeda kali ini adalah kejadian itu terjadi di sekolah yang berpredikat internasional karena kebanyakan siswanya adalah anak orang asing, ekspatriat, atau diplomat asing yang b [...]

Donor ASI, Apa Syarat dan Seberapa Perlu?

Donor ASI, Apa Syarat dan Seberapa Perlu?

Donor ASI menjadi alternatif bagi seorang ibu yang tetap ingin memberikan air susu ibu (ASI) bagi buah hatinya, namun tidak bisa melakukannya. Biasanya, donor ASI digunakan saat hari pertama dan kedua kelahiran bayi, di mana ASI milik ibunya tidak bisa keluar. Spesialis Anak dari RS Carolus dr. Utami Roesli Sp.A )K) menganjurkan, ada baiknya bagi orangtua untuk memperhatikan beberapa hal sebelum memutuskan menggunakan donor ASI."Di luar negeri yang saya tahu, pendonor ini terlebih dulu harus diperiksa HIV dan TORCH (Toksoplasma, Rubela, Cytomegalovirus/CMV dan Herpes simplex) agar tidak menular ke bayi," kata Utami Roesli kepada Health-Liputan6.com ditulis Senin (22/9/2014)Karena harus dilakukan tes terlebih dulu, lanjut Dokter Spesialis Anak sekaligus Konsultan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia, maka pada Bank ASI dunia pendonor ASI dilarang keras menjual ASI. Sebab, ibulah yang harus membayarnya kepada Bank ASI. Terkait dengan donor ASI, Direktur Bina Gizi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Doddy Izwardy mengatakan, Permenkes yang sudah ada sejak 2012 masih tertahan di Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meminta fatwanya tentang kehalalan pemberian ASI dari orang lain. [...]

Waspada, Ini Mainan Anak Paling Sering Sebabkan Kecelakaan

Waspada, Ini Mainan Anak Paling Sering Sebabkan Kecelakaan

Setiap orangtua pasti ingin membahagiakan sang buah hati, salah satunya dengan membelikan mainan. Tak hanya memperhatikan apa yang disukai, orangtua juga wajib memberikan mainan aman untuk anaknya. Salah memberikan mainan pada anak, yang ada malah mencelakakan sang buah hati. Salah satu mainan yang harus diperhatikan oleh orangtua saat membeli adalah mainan bertenaga listrik yang bisa dinaiki sperti skuter. Berdasarkan data yang diperoleh dari Rumah Sakit Nationwide di Columbus tahun 2000-2011 lebih dari 580.000 cedera yang disebabkan karena skuter. Selain skuter, mainan yang beroda seperti sepeda roda tiga sebabkan kecelakaan pada anak-anak. Anda para orangtua juga mesti waspada terhadap mainan ukuran kecil. Anak-anak kecil sangat berisiko untuk memasukkan mainan atau bagian dari mainan ke dalam mulut. Selama periode waktu yang sama, hampir 110.000 balita menelan mainan kecil sehingga harus dibawa ke UGD. "Pastikan saat membeli memperhatikan batasan usia yang ditentukan oleh produsen. Perhatikan juga pedoman penggunaan mainan tersebut," terang pemimpin penelitian sekaligus direktur Center for Injury Research and Policy, Dr. Gary Smith seperti dikutip laman Good Housekeeping pad [...]

Ketahui Jenis Kelamin Bayi dari Tanda-tanda di Tubuh

Ketahui Jenis Kelamin Bayi dari Tanda-tanda di Tubuh

Perempuan hamil sering bertanya-tanya apakah bayinya perempuan atau laki-laki sebelum terungkap di peralatan peneropong perut seperti USG (ultrasonography). Biasanya, ini dilakukan sekaligus untuk bisa membuat persiapan seperti dekorasi kamar atau memilih nama.Jika Anda tinggal di perkotaan yang sudah tersedia USG, dokter tentu bisa memberitahu perkiraan jenis kelamin anak ketika menginjak usia kehamilan tertentu. Tapi, bagaimana dengan daerah terpencil atau negara-negara yang melarang dilakukannya tes untuk mengetahui jenis kelamin?Banyak orang atau generasi tua yang meyakini ada tanda-tanda kehamilan yang bisa memberitahu Anda memiliki anak laki-laki atau perempuan. Direktur di Harley Street Fertility Clinic Dr Geetha Venkat, menjelaskan, selama ini yang paling populer bentuk perut ibu bisa menunjukkan jenis kelamin bayi. Namun, belum ada bukti medisnya.Tanda-tanda ini bisa dilihat selama tahap akhir kehamilan seperti dikutip Boldsky, Rabu (19/2/2014):1. Posisi perutSalah satu tanda umum Anda memiliki bayi laki-laki adalah dari posisi perut. Jika perut Anda rendah, berarti anak Anda laki-laki.2. Warna urineAda banyak ibu hamil yang memeriksa warna urinenya setelah buang air kecil [...]

Anak Pecandu Nikotin Berisiko Jadi Perokok Berat

Anak Pecandu Nikotin Berisiko Jadi Perokok Berat

Orangtua yang kecanduan rokok jangan kaget apabila anak-anak Anda nantinya di masa remaja menjadi perokok berat. Semakin sering anak terpapar orangtua yang kecanduan rokok maka semakin besar kemungkinan anaknya mengikuti kebiasaan rokok.Tim peneliti dari Georgetown Lombardi Comprehensive Cancer Center yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menunjukkan, perilaku orangtua berisiko terhadap kebiasaan merokok anaknya.Untuk itu, orangtua yang merokok berhentilah di awal kehidupan anak-anak Anda karena ini sangat penting mencegah kebiasaan merokok pada generasi berikutnya."Sulit menghalangi anak-anak dari merokok apabila salah satu atau kedua orangtuanya sangat bergantung pada rokok," kata Pemimpin Peneliti, Darren Mays , PhD, MPH, yang juga asisten profesor onkologi di Georgetown Lombardi, seperti dilansir MedicalXpress, Rabu (14/5/2014).Selain itu, peneliti mengingatkan bahwa orangtua yang merokok penting mengetahui bahwa anak-anaknya bisa mengikuti orangtuanya terutama apabila orangtuanya kecanduan nikotin.Mays mengatakan, ketergantungan nikotin ditandai dengan keinginan kuat untuk merokok, membutuhkan lebih banyak nikotin untuk merasakan efek yang sama dan merasa tak nyaman tanpa o [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *