Gara-gara Anjing, Bayi Ini Merangkak untuk Pertama Kalinya

060365800_1415963000-bayi_anjing.PNG

Sejak lama anjing dikenal sebagai sahabat manusia, termasuk anjing milik keluarga yang satu ini. Dalam akun Youtube milik Don Swift, ia memperlihatkan bagaimana putrinya merangkak untuk pertama kali dalam hidupnya ditemani anjing peliharaannya.

Dalam video yang sudah ditonton lebih dari delapan juta orang ini memperlihatkan bagaimana, putri kecil Don Swift berusaha mendekati anjing jenis Labrador yang berjarak sekitar 1 meter di depannya. Hal ini membuat ia merangkak untuk pertama kalinya. Beruntungnya sang ayah berhasil mengabadikan dalam video sehingga bisa disaksikan banyak orang.

Akhirnya setelah berusaha merangkak bahkan hampir terjatuh, sampai juga si bayi kecil ini sampai di depan anjing Labrador hitam. Saat mendekat, anjing labrador memberikan kecupan manis atas usaha bayi mendekatinya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
8 Alasan Ibu Hamil Perlu Bicara ke Perut Buncitnya

8 Alasan Ibu Hamil Perlu Bicara ke Perut Buncitnya

Ibu hamil memiliki waktu yang cukup untuk berhubungan dengan bayinya. Namun, kesibukan sehari-hari membuat Anda lupa dengan fakta ini. Perut Anda yang buncit bisa berfungsi sebagai pengingat agar berhubungan dengan bayi Anda.Para ahli percaya, berbicara dengan perut buncit bisa melakukan banyak hal untuk Anda dan bayi sebelum lahir.Berikut beberapa alasan bagusnya berbicara dengan perut hamil untuk calon orangtua dan anak yang belum lahir seperti dilansir Health.india, Senin (17/3/2014):1. Bantu stimulai pendengaranIndra pendengaran bayi membentuk lebih cepat di usia 14 minggu, dua minggu di trimester kedua. Saat itulah dokter dan ahli mendorong ibu berbicara dengan anaknya yang belum lahir."Berbicara ke perut membantu stimulasi pendengaran dan membangun sinapsi atau koneksi neuron di otak yang bertanggung jawab untuk pendengaran," kata Spesialis Anak Dr Geetanjali Shah.Untuk alasan ini, Dr Shah menyarankan orangtua tak membantasi hanya berbicara, tapi juga menyanyikan lagu pengantar tidur ke perut.2. Membantu perkembangan bicaraBerbicara ke perut membantu bayi mengambil kata-kata dan bahasa lebih cepat dan membantu mengembangkan keterampilan sosial. Bonusnya ketika Anda sering ber [...]

Banyak Anak Banyak Komplikasi

Banyak Anak Banyak Komplikasi

Keluarga berencana (KB) memiliki pengaruh besar dalam pengendalian penduduk di Indonesia. Terlebih dalam menekan angka kematian ibu (AKI) yang belum mencapai target MDG's 2015.Ketua Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr. Emi Nurjasmi, M. Kes mengatakan bahwa program KB dengan kematian ibu memiliki hubungan erat. Maka itu, sudah sejak lama IBI bekerja sama dengan BKKBN dan Kemenkes, serta memiliki peran dalam program, karena 80 persen layanan KB dilaksanakan oleh bidan."Bayangkan, kalau tidak ada KB selama ini, mungkin sudah 400 sampai 500 juta penduduk di Indonesia saat ini," kata Emi menjelaskan dalam dalam Rapat Koodinasi Nasional (Rakornas) Kemitraan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Tahun 2014, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (25/3/2014)Namun sayang, kendala yang dihadapi oleh KB berasal dari masyarakat perdesaan yang masih mempercayai bahwa banyak anak banyak rezeki. Padahal, semakin banyak seorang ibu melahirkan, semakin berisiko pada kematian. "Semakin banyak anak, semakin besar risiko untuk terjadi komplikasi. Jadi, kalau program KB itu sukses apalagi 2 anak, itu akan sangat aman bagi ibu dalam menjalani proses persalinan, [...]

Duh, Ayah Berikan Balitanya Rokok untuk Diisap!

Duh, Ayah Berikan Balitanya Rokok untuk Diisap!

Ayah perokok sebisa mungkin menjauhi anaknya saat menghisap tembakau itu. Tapi, perbuatan seorang ayah di sebuah video cukup mengagetkan. Si pria dewasa terlihat memberikan rokoknya beberapa kali ke seorang balita yang diduga anaknya.Sang ayah tanpa rasa bersalah merokok di depan putranya itu dan mengebulkan asapnya. Usai pria itu merokok, balita tersebut meminta rokoknya. Pria yang bertelanjang dada itupun memberikan rokoknya ke balita yang juga tak mengenakan pakaian. Seperti dilansir MailOnline, balita laki-laki itu terlihat meletakkan rokok ke dalam mulutnya dan seakan-akan mengeluarkan asap, meniru sikap pria dewasa. Bahkan sang balita tertawa apabila diberikan rokok. Usai si balita merokok, pria dewasa tersebut juga tertawa seakan-akan penampilan anaknya itu lucu. Rekaman yang berlangsung lebih dari dua menit diduga difilmkan di Rusia. Dalam video itu juga terdengar seorang wanita yang tertawa. Ketika si pria enggan memberikan rokoknya, sang balita menangis dan menunjuk ke rokok yang ada di atas meja. Anehnya, ayah balita itu memberikan rokok baru tersebut beserta koreknya.Video yang muncul di LiveLeak ini memicu emosi dari penontonnya dengan menuliskan komentar yang keras. [...]

Peran Ayah Sudah Dimulai Sejak Anak Belum Terbentuk

Peran Ayah Sudah Dimulai Sejak Anak Belum Terbentuk

Peran seorang ayah demi mewujudkan anak yang tumbuh dan berkembang secara optimal, tidak hanya dimulai saat si buah hati dilahirkan ke muka bumi. Bahkan jauh sebelum anak terbentuk sebagai janin di dalam kandungan, ayah sudah memiliki peranan penting.Dalam acara `Bebenutri Plus Untuk Bantu Optimalkan Asupan Gizi Anak`, Psikolog Anak dan Keluarga Roslina Verauli mengatakan, sebelum masa periode kehamilan seorang ibu saja, ayah sudah memiliki peranan cukup besar."Jika ayah mampu membuat istrinya merasa senang, bahagia, dan tidak mudah stres, maka orang yang dicintainya itu mudah untuk hamil. Ketika hamil pun, istrinya akan selalu merasa senang dan bahagia," kata Roslina menjelaskan.Saat ibu dinyatakan positif hamil, ayah kembali memiliki peran agar kehamilan pada trimester pertama, kedua, hingga ketiga berjalan lancar dan sesuai harapan. "Seorang ayah harus memberikan dukungan secara emosional agar ibu rileks selama masa kehamilan. Ibu rileks, anak yang ada di kandungan pun turut merasakannya," kata Roslina menambahkan.Begitu bayi yang dikandung selama 9 bulan lahir ke muka bumi, ayah akan mendapatkan peran yang berbeda. Menurut Roslina, bila ibu lebih banyak bermain dari sisi emosio [...]

Skrining Selama Hamil, Cegah Bayi Jadi Diabetesi

Skrining Selama Hamil, Cegah Bayi Jadi Diabetesi

Seorang bayi yang baru saja lahir dapat menyandang diabetes, bila selama kehamilan sang ibu tidak mampu mengontrol asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Bila kebablasan, berisiko menyandang diabetes gestasional, diabetes yang terjadi selama kehamilan, dan dapat menurunkan kepada sang janin. Namun, untuk mengetahui apakah seorang bayi berisiko menyandang diabetes, perlu dilakukan identifikasi terhadap sejumlah faktor risiko. Mulai dari riwayat kesehatan ibu selama hamil dilihat dari pemeriksaan gula, dan perkembangan ukuran bayi yang baru saja lahir.Menurut Guru Besar Endokrinologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, Prof. Dr. dr. Ahmad Rudianto, SpPD-KEMD, FINASIM, bila bayi yang baru lahir memiliki bobot tubuh dengan berat empat kilogram, maka patut dicurigai. "Gejala seperti ini, yang terjadi pada wanita hamil sering tidak terdeteksi. Pemeriksaan gula darah seperti tes HbA1C dan skrining kondisi bayi saat hamil, perlu juga dilakukan," kata dia dalam diskusi 'Indonesia Diabetes Leadership Forum' yang diadakan oleh Novo Nordisk di JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta, ditulis Jumat (14/11/2014) [...]

Mainan Anak Harus Penuhi Standar SNI

Mainan Anak Harus Penuhi Standar SNI

Badan Standardisasi Nasional (BSN) sejak 30 April 2014 menerapkan ketentutan tentang mainan anak-anak di seluruh Indonesia harus penuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). "Sejak 30 April 2014 semua mainan anak-anak yang beredar di Indonesia termasuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) harus penuhi SNI," kata anggota BSN Sumartini Maksum di Manado seperti dikutip dari Antara, Minggu (25/5/2014) "Jika masih ada atau ditemukan tidak sesuai SNI akan ditarik," kata Sumartini. Penerapan aturan ini, kata Sumartini berlaku baik untuk produksi dalam negeri maupun mainan impor dari negara lain. Sumartini mengatakan BSN akan terus melakukan sosialisasi kepada para UKM dan pengusaha serta instansi terkait perindustrian dan perdagangan. Ditjen Kasie Penerapan Standarisasi dan Perlindungan Konsumen BSN menjelaskan mainan anak-anak harus sesuai SNI, dan BSN akan melakukan pengujian produk mainan. BSN akan melakukan 29 pengujian meliputi lima hal pokok, seperti pengujian fisik mekanik, ketahanan bakar, migrasi bahan kimia, daya luncur dan elektrik. "Ada 29 pengujian untuk mencapai SNI, tapi lima hal pokok itu guna menentukan apakah mainan tersebut aman secara fisik, tahan bakar, bahan kimia dan [...]

Cara Bondan Prakoso Didik Anak

Cara Bondan Prakoso Didik Anak

Kualitas tumbuh kembang seorang anak ditentukan dari rangsangan yang tepat yang diberikan orangtua. Selain mengonsumsi makanan sehat, pasangan musisi Bondan Prakoso dan Margareth Caroline Fatah memilih mengajari buah hati cara bertata krama.Musisi yang turut mengisi soundtrack dalam film berjudul `Pemburuh Gajah` ini, mulai memberikan stimulasi pada anak saat Kara Annabelle Prakoso (5) berusia 0 tahun. "Kita baca usia 0 sampai 4,5 tahun adalah golden age. Di mana kita mau membentuk adonan seperti apa, baik itu manis, lunak, keras, pahit, dan segala macamnya, akan terbentuk di usia ini. Untuk itu, dari usia 0 kita sudah menerapkan disiplin dalam bentuk manners (tata krama)," kata Bondan Prakoso saat bertandang ke Redaksi Health Liputan6.com, SCTV Tower, Senayan City, Jakarta, Jumat (20/6/2014).Yang diajarkan Bondan antara lain, tata cara berbicara sopan dengan orang yang lebih tua, mengucapkan terimakasih bila diberi hadiah, dan sopan santun. Bagi Bondan, itu sangat diperlukan, terlebih di era moderen seperti saat ini.Selain itu, dari usia 0 sampai 3 tahun, Bondan beserta istri masih menggunakan tindakan fisik seperti mencubit dan sentil, tindakan yang tidak melukai dan menyakiti s [...]

Pertama di Dunia, Bayi Lahir dari Transplantasi Rahim

Pertama di Dunia, Bayi Lahir dari Transplantasi Rahim

Pertama kali di dunia, seorang bayi laki-laki di Swedia dilahirkan dari transplantasi rahim sang ibu. Ini jadi harapan baru bagi para perempuan yang memiliki masalah pada rahimnya. Perempuan yang masih dirahasiakan identitasnya ini menerima transplantasi rahim dari seorang teman berusia 60-an tahun yang telah memasuki masa menopause. Kejadian ini adalah transplantasi rahim yang disertai keberhasilan kelahiran pertama di dunia setelah dua hal sebelumnya belum berhasil hamil. Bayi ini memang lahir secara prematur dengan berat 1,8 kg namun kondisinya sehat saat dilahirkan di Rumah Sakit Universitas Sahlgrenska, Gothenburg, Swedia. Untuk bisa mencapai kelahiran bayi ini, sang ayah menceritakan perjalanan panjang pasangan ini mendapatkan buah hati. Sebelumnya, pasangan ini menjalani proses fertilisasi in vitro alias mempertemukan sel telur dan sel sperma di luar rahim. Proses itu menghasilkan 11 embrio yang kemudian dibekukan.Salah satu embrio yang berkembang dimasukkan ke dalam rahim perempuan dan ternyata berkembang. "Kesuksesan ini merupakan perjalanan panjang lebih dari 10 tahun penelitian terhadap hewan secara intensif dan membuka kemungkinan untuk para wanita hamil meski infer [...]

Teknik Baca Dongeng yang Tepat Agar Anak Cerdas

Teknik Baca Dongeng yang Tepat Agar Anak Cerdas

Sebagian dari Anda mungkin telah mengetahui pentingnya stimulasi pada bayi sejak lahir. Dari mulai memijat bayi hingga mengajak anak berbicara untuk menstimulus kotakasa dalam bahasanya. Cara menstimulus anak ini, salah satunya bisa dilakukan dengan cara membacakan dongeng pada anak. Masalahnya, menurut Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Tumbuh Kembang, dr. Soedjatmiko, Sp. A (K), Msi, orangtua seringkali keliru dalam membacakan cerita atau dongeng pada anak sehingga anak tidak terstimulus secara optimal."Kalau dongeng pada anak itu harus pelan-pelan. Kalau bisa setelah cerita si Kancil, diem dulu. Dengan begitu anak akan berpikir kancil itu seperti apa sehingga otaknya berfungsi dengan baik. Ini juga cara melatih otaknya," kata Soedjatmiko saat ditemui dalam acara 3 langkah cerdas SUN dalam dukung Program 1.000 hari pemenuhan Gizi untuk Negeri di kawasan Kebagusan Raya, Jakarta, Selasa (4/3/2014).Bagi Soedjatmiko, dengan membacakannya dongeng, fungsi indera anak mestinya semua berfungsi. Baik auditori (pendengaran), kognitif (perilaku) maupun emosinya. Ini penting karena jika rangsangan yang diterimanya baik, tumbuh kembang anak akan optimal."Harus balance semua. Biarkan anak bi [...]

Pangeran William dan Kate Belum Mau Tambah Anak

Pangeran William dan Kate Belum Mau Tambah Anak

Kehadiran Pangeran George Louis Alexander membawa kebahagian bagi pasangan Kate Middleton dan Pangeran William. Untuk saat ini, kedua pasangan muda tersebut masih menikmati memiliki satu anak dan belum memikirkan menambahnya lagi.Pangeran William mengatakan, untuk sementara waktu Pangeran George belum akan memiliki adik. William menyampaikannya dalam perayaan Hari St Patrick di Aldershot , Inggris."Mungkin suatu hari nanti. Cukup satu untuk saat ini," jawab William saat ditanya Sgt . Mayor Ray Collister seperi dikutip DailyNews, Selasa (18/3/2014).Collister bukan satu-satunya prajurit yang menanyakan tentang rencana Pangeran William dan Kate menambah anggota baru setelah kelahiran Pangeran George. Pengawalnya Glenn Tierney termasuk yang penasaran tentang Pangeran George."Saya menanyakan semuanya tentang George... Mereka mengatakan dia baik dan sangat sibuk merangkak dan makan," ujarnya.Beberapa bulan lalu terdengar rumor bahwa Kate hamil lagi seperti yang diramaikan Star Magazine. Namun, juru bicara Duchess of Cambridge meyakinkan bahwa cerita tersebut 100 persen tidak benar. Baca Juga: Kate Middleton Hamil Lagi? Hore, Pangeran William-Kate Middleton Punya Bayi Lelaki Yang Lua [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *