Gaya Diet Liza Natalia, Bisa Makan Apa Saja

IMG-20140512-00036.jpg

Seperti wanita kebanyakan, setelah hamil dan melahirkan, aktris dan instruktur zumba Liza Natalia sempat mengalami kenaikan berat badan hingga 65 kilogram dari bobot sebelum menikah 53 kilogram. Ingin kembali ke bentuk tubuh normal, akhirnya kakak ipar penyanyi Ashanty ini memutuskan untuk diet.

Yang menarik, diet yang dilakukan Liza bukan diet ketat yang mengharuskannya tidak makan apa pun dan pantang pada jenis makanan tertentu. Karena pada akhir pekan, ia ingin makan bebas seperti orang kebanyakan.

“Saya nggak diet khusus karena saya selalu makan apa yang saya mau. Kayak makan steak , es krim, pasta atau makanan berlemak itu tetap saya makan seminggu sekali. Tapi Senin sampai Jumat saya mencoba makan sehat,” kata wanita berdarah Minangkabau dan Sunda itu pada Liputan6.com, ditulis Selasa (13/5/2014).

Makanan sehat, lanjut Liza, bukan berarti harus pantang makanan. “Saya sendiri telah berhenti makan nasi putih dan menggantinya nasi merah. Selain itu mengurangi garam karena dapat mengikat lemak dan memperbanyak makanan yang direbus dan ditumis. Untuk minyak saya menggantinya dengan minyak zaitun atau olive oil. Dan untuk minuman, saya juga mengurangi yang manis. Tapi saya tetap ngopi atau ngeteh sehari sekali.”

Sejak menjalani hidup sehat selama tiga tahun, Liza mengaku tidak memiliki masalah kesehatan yang serius dan badannya kembali ke bentuk yang ia inginkan. “Mungkin karena dari dulu saya suka olahraga jadi saya jarang sakit. Setelah tiga tahun, berat badan saya susut hingga 10 kilogram. Sekarang berat saya 55 kologram,” tutur wanita yang pernah melakukan training zumba di 5 negara itu.

Tak cukup dengan menjaga makanan yang dikonsumsi agar tetap sehat, wanita yang dikaruniai dua anak yakni Queennara Latiza Brilliansdan Kinggara Marqueyoz Sucahyo ini juga tidak merokok dan menghindari makan kulit ayam dan jeroan.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Saat Diet, Lebih Baik Kurangi Karbohidrat atau Lemak?

Saat Diet, Lebih Baik Kurangi Karbohidrat atau Lemak?

Jika diminta memilih, lebih baik mengurangi asupan karbohidrat atau lemak saat diet? Nah, sebuah penelitian baru yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine menemukan bahwa cara efektif dalam menurunkan berat badan adalah mengurangi karbohidrat. Seperti dikutip Womenshealth, Senin (15/12/2014), untuk penelitian ini, ilmuwan dari Tulane University secara acak melibatkan 148 pria dan wanita obesitas tanpa penyakit jantung atau diabetes untuk mengikuti diet rendah karbohidrat dan diet rendah lemak. "Setelah satu tahun, peserta yang diet rendah karbohidrat kehilangan sekitar 34 kilogram dibanding mereka yang diet rendah lemak. Plus, diet rendah karbohidrat membuat massa lemak dan faktor risiko kardiovaskular lainnya menurun," ujar peneliti.Tapi, ada yang penting dicatat dalam peneliti. Dalam studi tersebut, peneliti menyarankan diet hanya membatasi asupan karbohidrat sampai 40 gram per hari (sekitar empat potong roti gandum) dan mengatakan kepada mereka untuk mengonsumsi banyak gram serat."Hati-hati memilih sumber karbohidrat adalah kuncinya. Jika hanya mengurangi nasi putih, kentang, biji-bijian olahan, dan minuman maka berat badan cenderung mengikuti. Sebaliknya, Anda tidak aka [...]

Masak di Rumah, Kunci Utama Hidup Sehat

Masak di Rumah, Kunci Utama Hidup Sehat

Sebuah studi baru yang dilakukan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health Research melakukan riset bahwa pola hidup sehat paling efektif bila mengolah makanan sendiri di rumah. Seperti diberitakan Nydailynews, Jumat (21/11/2014), penelitian menunjukkan, makan di rumah bisa menghemat konsumsi kalori yang biasanya banyak didapat dari makan di luar.Penulis utama studi, Julia A. Wolfson, MPP mengungkapkan, ketika orang-orang memasak sebagian besar makanan mereka di rumah, biasanya konsumsi karbohidrat, gula dan lemak bisa dikendalikan sehingga mengurangi risiko berbagai macam penyakit. "Yang mengejutkan, studi ini juga menemukan bahwa orang-orang yang memasak di rumah setidaknya 6-7 malam per minggu jarang sakit," katanya.Wolfson mencatat, mereka yang memasak makan malam sekali atau sekali seminggu mengkonsumsi rata-rata 2.301 kalori, 84 gram lemak dan 135 gram gula per hari. Kendati demikian, Wolfson mengingatkan, penelitian yang dipublikasikan dalam American Public Health Association Annual Meeting and Exposition ini dilakukan pada mereka yang memasak bahan segar bukan makanan beku. [...]

Indra Bekti, Hampir Pingsan Saat Pertama Kali Fitness

Indra Bekti, Hampir Pingsan Saat Pertama Kali Fitness

Demi mempercepat proses penurunan berat badan, Indra Bekti tidak hanya berdiet, melainkan juga rutin melakukan aktivitas fisik sebanyak tiga kali dalam seminggu.Karena selama ini tidak pernah mau berolahraga, Indra Bekti mengaku hampir pingsan saat pertama kali melakukan aktivitas fisik di gym."Awalnya, disuruh fitnes sampai mau pingsan. Karena enggak kuat disuruh lompat-lompat, push up, sit up oleh si trainer," kata Indra Bekti dalam acara `Nestle Healthy Zone`di Pejaten Village, Jakarta, ditulis Jumat (11/4/2014)Manfaat yang dirasa Bekti begitu besar. Selain bobot tubuhnya yang turun drastis sebanyak 9 kilogram dalam kurun waktu tiga bulan, Bekti pun lebih percaya diri karena tampil beda saat peluncuran album dan bukunya.Bayangkan saja, saat memulai proses penurunan berat badan di bulan Januari 2014, bobot tubuh Bekti mencapai 74 kilogram. Dua bulan kemudian, tepat di bulan Maret, bobot tubuhnya berkurang menjadi 65 kilogram. [...]

Diet ala Hotasi Nababan: Turun 14 Kg dengan Jinakkan Enzim Perut

Diet ala Hotasi Nababan: Turun 14 Kg dengan Jinakkan Enzim Perut

Mantan Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Hotasi Nababan kini terlihat lebih ramping dan segar. Hotasi ternyata melakukan diet. Namun yang beda, diet yang ia lakukan dengan cara menjinakkan enzim perut.Menurutnya enzim-enzim di perutlah yang membuat otak mengambil keputusan apa yang akan dimakan dan tidak. Alhasil, jika enzim ini sudah bisa ditata maka otak pun tidak rakus untuk selalu makan dan makan.Untuk mengawalinya, Hotasi mengubah enzim di perut selama 2 minggu. Selama 2 minggu pertama itu, Hotasi tak makan nasi dan teman-temannya alias makanan yang manis dan gurih-gurih. Ia hanya makan makanan yang tanpa rasa alias hambar dan karbohidrat dalam bentuk direbus.Yang dimakan Hotasi dalam 2 minggu pertama adalah roti gandum, singkong rebus, kentang rebus, sayuran segar, dan banyak minum air putih. Ia tidak membatasi jam makan, saat perut lapar makanan-makanan itu dimakannya. Selama 2 minggu pertama itu juga Hotasi hanya mengatur pola makan tanpa melakukan olahraga.Hasilnya, perutnya jadi mengecil dan berat badannya mulai turun. Satu lagi, enzim di perutnya tak lagi membuat otak minta makan makanan yang berlemak dan manis lagi. Karena dengan enzim yang bisa dijinakkan, p [...]

Tersinggung, Bobot Wanita Ini Turun 44 Kg

Tersinggung, Bobot Wanita Ini Turun 44 Kg

Maksud hati ingin melahirkan dalam air (Water Birth), tapi malah ditolak perawat karena kegemukan. Menurut perawat tersebut, Rachel Reid (25) bisa terjebak di kolam bila memaksakan melahirkan dalam air.Yang menarik, hal ini justru memberikan motivasi bagi dirinya untuk melakukan diet. Tak heran bila bobotnya terus menyusut hingga 44 kilogram setelah kelahiran anak keduanya."Bagi saya tidak bisa water birth itu memalukan. Waktu itu perawat mengatakan kalau Indeks Massa Tubuh saya lebih dari 40 sehingga mereka akan kesulitan membawa saya dari kolam persalinan. Tapi kejadian itu mungkin terakhir bagi saya," kata Rachel, seperti dikutip Dailymail, Selasa (30/12/2014).Setelah ditolak water birth, Rachel sempat terpuruk dan menderita. Sejak itu, kepercayaan dirinya hilang dan dia merasa tidak cantik lagi. Hingga secara perlahan, dia bangkit dan mulai mengatur makan."Kebiasaan mengubah pola makan ini membuat ukuran tubuh saya berkurang dalam dua minggu pertama sehingga saya menjadi semakin termotivasi," ujarnya. Karena bentuk tubuhnya yang kian langsing, Rachel memenangkan penghargaan Slimming World di Inggris. [...]

Sedang Menyusui Kok Hamil, Harus Bagaimana?

Sedang Menyusui Kok Hamil, Harus Bagaimana?

Kaum ibu yang memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif kerap tak menyadari dirinya tengah berbadan dua lagi. Mungkin ini disebabkan menstruasi yang berhenti dalam beberapa bulan. Akibatnya, sang ibu kewalahan mengatur kebutuhan gizi untuk buah hati yang telah dilahirkan dan yang ada di dalam kandungannya.Menurut Dokter Spesialis Kandungan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Dr. Febriansyah Darus, SpOG(K), kebutuhan gizi yang harus diterapkan sama saja seperti kehamilan biasanya, tanpa harus ada yang diistimewakan."Kebobolan setelah melahirkan itu memang wajar. Untuk memenuhi kebutuhan gizinya, sama saja seperti yang sebelumnya. Tak perlu ada yang diisitimewakan," kata Febriansyah menjelaskan dalam acara 'Kesiapan Nutrisi Serta Dukungan Tepat Sejak Persiapan Kehamilan Penting Untuk Kesehatan Masa Depan' di Rumah Imam Bonjol, Jalan Imam Bonjol No. 66, Menteng, Jakarta, ditulis Selasa (25/2/2014)Namun, yang harus diperhatikan adalah berat badan ibu yang masih belum turun secara maksimal. Itulah yang harus turut diperhatikan juga. [...]

Facebook Bisa Bikin Orang Alami Gangguan Makan

Facebook Bisa Bikin Orang Alami Gangguan Makan

Selama bertahun-tahun Facebook jadi kambing hitam atas gangguan mental, depresi, cemburu dan ketidakpuasan emosional lain yang diderita manusia zaman kini. Peneliti bahkan menyebutkan, jejering sosial ini berkontribusi menimbulkan gangguan makan.Seorang Profesor Psikologi di Florida State University, Pamela K. Keel, melakukan survei terhadap 960 siswi. Keel membagi siswa dalam dua kelompok. Satu kelompok menghabiskan waktu 20 menit di Facebook dan lainnya membaca Wikipedia."Wanita yang menghabiskan 20 menit di Facebook dilaporkan memperhatikan berat dan bentuk tubuhnya dan meningkatkan kecemasan dibanding pada perempuan dalam kondisi kontrol, yang menunjukkan Facebook memengaruhi faktor risiki gangguan makan," kata Keel seperti dilansir Cnet, Selasa (11/3/2014).Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam Jurnal Eating Disorders dengan judul Do You 'Like' My Photo? Facebook Use Maintains Eating Disorder Risk.Keel meyakini alasan meningkatnya risiko gangguan makan karena wanita yang menghabiskan waktunya di Facebook membandingkan dirinya dengan penampilan perempuan lain. "Sekarang satu-satunya tempat Anda melihat foto wanita kurus dan ideal dengan pakaian renang bukan di sampul m [...]

4 Alasan Lemon Tea Mampu Turunkan Berat Badan

4 Alasan Lemon Tea Mampu Turunkan Berat Badan

Lemon tea merupakan minuman rendah kalori yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Selain itu, phytochemical yang terkandung di dalam lemon tea pun dapat membantu Anda terhindari dari penyakit jantung, diabetes, kanker, dan osteoporosis. Berikut sejumlah alasan lemon tea dapat membantu Anda menurunkan berat badan, seperti dikutip Health Me Up, Selasa (21/10/2014) 1. Kandungan vitamin CVitamin C yang terkandung di dalam lemon tea berkhasiat menghambat kortisol dalam tubuh. Bila kortisol dihambat, maka keinginan Anda untuk mengemil tidak akan terjadi, karena Anda tidak mengalami stres. Bagaimana juga, stres adalah kunci utama yang membuat nafsu makan Anda membuncah. 2. DetoksKandungan asam sitrat membantu proses pencernaan lebih baik, dan mendetoksifikasi ginjal dan hati. Asam sitrat juga dapat menetralkan keasaman dalam saluran pencernaan. Bila pencernaan dalam keadaan baik, maka Anda terhindar dari perut kembung dan sembelit. 3. Singkirkan lemakKombinasi lemon dan teh hijau berefek pada tubuh yang mampu menyerap cahetins tiga kali lebih cepat ke dalam aliran darah. Cachetins mampu menghilangkan lemak dalam perut. 4. Minim asupan kaloriTanpa ditamba [...]

Trik Sederhana Turunkan Berat Badan Tanpa Repot

Trik Sederhana Turunkan Berat Badan Tanpa Repot

Menurunkan berat badan memang membutukan banyak usaha seperti olahraga dan disiplin yang tinggi dalam membatasi asupan makanan. Tapi jangan khawatir, bagi Anda yang sibuk dan tidak sempat beraktivitas di luar, ada trik sederhana yang mungkin membantu menurunkan berat badan tanpa diet ketat. Lebih jelasnya, berikut yang perlu Anda lakukan, seperti dikutip dari Womenshealth, Minggu (13/4/2014). 1. Mulai banyak minum air putih Bila perlu minum disela-sela makan. Ini akan membuat Anda merasa lebih kenyang dan membantu mencegah makan berlebihan. 2. Memilih makanan non lemak di setiap kali makan Misalnya memilih salad tanpa saus. Ini dapat menghemat 80 kalori. Pilih juga buah-buahan segar untuk menghemat kalori. 3. Makan sepotong cokelat hitam untuk pencuci mulut Daripada memilih kue untuk pencuci mulut, lebih baik memuaskan keinginan gula Anda dengan sepotong cokelat hitam setelah makan. Ini mungkin tidak cukup, tapi hal ini membantu Anda dari konsumsi gula yang berlebihan. 4. Rajinlah mengontrol porsi makan Jika Anda ingin menurunkan berat badan, usahakan mengukur makanan ringan. Agar lebih mudah, gunakan piring yang lebih kecil untuk mengelabui pikiran Anda dan simpan sisa m [...]

Salmon Panggang Apel ala Donna Agnesia Cocok di Hari Valentine

Salmon Panggang Apel ala Donna Agnesia Cocok di Hari Valentine

Makan malam romantis bersama pasangan di Hari Kasih Sayang tidak selalu harus di luar rumah. Momen-momen indah juga dapat tercipta di dalam rumah, dengan menyajikan masakan dan mendekorasi sendiri ruangan sesuai keinginan hati.Bagi Anda yang ingin menyajikan masakan enak sekaligus sehat di hari kasih sayang tersebut, dapat mencoba menu Salmon Panggang Apel ala presenter cantik, Donna Agnesia.Berikut bahan dan cara membuat masakan tersebut yang Health Liputan6.com dapatkan langsung dari Donna Agnesia pada Kamis (13/2/2013)Bahan: 1 sdm Blue Band200 gram Daging ikan salmon yang berkulit potong 31/4 sdt Garam1/4 sdt Merica hitam bubukSaus Apel:1 sdm Blue Band1 buah Apel, kupas, potong wedges, buang bajinya, iris tipis.50 gram Jamur kancing, iris tipis.50 ml Buahvita Apel1/4 sdm Gula pasirCara membuat:1. Saus Apel : Panaskan blue band di dalam wajan anti lengket, masukkan apel dan masak hingga empuk. Tambahkan jamur, aduk rata. Masukkan buahvita apel dan gula, aduk rata. Angkat, sisihkan.2. Panaskan Blue Band di dalam wajan antilengket. Taruh ikan salmon (bagian kulit menghadap ke bawah), masak hingga kecokelatan dan renyah.3. Balikkan ikan, taburi garam dan merica bubuk, masak hingga m [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *