Hati-hati, Awalnya Stroke Ringan, Selanjutnya Stroke

hati-hati-awalnya-stroke-ringan-selanjutnya-stroke-alodokter.jpg

Stroke ringan memiliki durasi serangan yang singkat dan dapat menghilang dalam beberapa menit. Namun meski gejalanya telah pergi, penyakit ini tetap menyimpan bahaya mematikan jika diabaikan, termasuk kematian.

Stroke ringan sendiri dalam bahasa medis dinamakan serangan iskemik transien atau transient ischaemic attack (TIA). Penyebab penyakit ini sama dengan stroke, yaitu terhalangnya aliran darah ke otak. Sehingga wajar jika gejala yang muncul mirip dan organ tubuh yang terlibat pun sama.

Gejala TIA atau stroke ringan sendiri biasanya mudah dilihat melalui wajah, lengan, dan kemampuan bicara. Stroke ringan dapat menyebabkan kelemahan otot wajah sehingga wajah turun ke salah satu sisi, tidak bisa senyum, mata, atau mulut turun ke bawah.

Penderita stroke ringan kemungkinan takkan mampu mengangkat kedua lengan. Hal ini terjadi karena lengan mereka lemas atau mati rasa pada salah satu sisi.

Pada orang yang mengalami stroke ringan, kemampuan bicara mereka juga bisa terganggu. Mereka akan cadel, tidak beraturan, atau bahkan tidak mampu bicara sama sekali. Jika salah satu gejala yang telah disebutkan, maka segeralah menghubungi dokter.

Perbedaan mendasar antara stroke ringan dengan stroke adalah ukuran atau tingkat keparahan sumbatan yang menghalangi aliran darah ke otak. Pada stroke ringan, sumbatan tergolong kecil sehingga bisa diperbaiki kembali oleh sistem pertahanan dalam tubuh. Akibatnya, gejala stroke ringan tidak bersifat permanen dan segera hilang. Jika sumbatan tersebut lebih besar atau parah, maka bisa terjadi stroke sepenuhnya.

Bahaya yang Mungkin Muncul

Mini stroke, nama lain dari stroke ringan, meski gejalanya hanya berlangsung singkat, namun bisa menunjukkan bahwa tubuh seseorang yang diserangnya sedang terancam bahaya. Orang yang terkena stroke ringan pada sembilan tahun pertama diprediksi memiliki risiko harapan hidup lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak pernah mengalaminya.

Hal tersebut berdasarkan data bahwa sekitar 4 dari 10 orang yang terkena stroke ringan kemudian menderita stroke yang sebenarnya. Yang mengkhawatirkan adalah setengah dari kasus stroke sebenarnya itu terjadi dalam kurun waktu 48 jam setelah stroke ringan.

Meski stroke ringan menyerang hanya dalam waktu yang relatif singkat, kondisi ini bisa secara mudah berujung pada stroke sebenarnya sehingga berdampak permanen. Kondisi yang lebih parah bisa terjadi jika gejala stroke ringan tersebut tidak terdeteksi sehingga terjadi pembiaran. Maka kerusakan otak yang disebabkannya dapat memicu komplikasi berupa penglihatan yang kabur, gangguan kognitif dan demensia.

Persentase risiko di atas kemungkinan bertambah jika mengingat masih minimnya kewaspadaan masyarakat awam terhadap gejala serangan stroke mini. Lihat saja bagaimana tingkat kesadaran mengenai stroke ringan ini dalam sebuah penelitian. Ternyata terdapat lebih dari 68 dari 100 orang yang tidak mengenali seperti apa gejala stroke ringan. Ditambah lagi, menurut survei, hampir 75 persen dari mereka yang sadar akan gejala stroke ringan tidak akan langsung ke rumah sakit untuk diperiksa.

Yang lebih parah, lebih dari 65 persen orang belum pernah mendengar mengenai penyakit TIA atau stroke ringan sama sekali. Padahal banyak orang yang berisiko mendapatkan stroke ringan tanpa mereka sadari.

Orang-orang dengan kondisi tertentu juga wajib mewaspadai kemungkinan terkena stroke ringan. Mereka yang merokok, mempunyai tekanan darah tinggi atau hipertensi, dan berat badan berlebih memiliki risiko lebih besar terkena stroke ringan. Selain itu, mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi atau mengonsumsi alkohol berlebih secara rutin juga lebih berisiko terkena stroke ringan. Penderita fibrilasi atrium atau jenis denyut jantung tidak teratur serta diabetes juga lebih rentan terkena stroke ringan.

Mengingat dampaknya yang bisa mematikan, seseorang harus segera mendapatkan pemeriksaan medis jika terkena stroke ringan. Mintalah pengecekan menyeluruh terkait sistem peredaran darah untuk memastikan saluran darah mana yang menyempit. Dokter biasanya akan melakukan CT atau MRI scan untuk memeriksa sistem peredaran darah. Sebagai tambahan, EKG dan tes darah juga umumnya dilakukan.

Segera jalani gaya hidup sehat agar risiko terkena penyakit yang lebih berat kian minim. Berhenti merokok, batasi konsumsi makanan berkolesterol, tidak mengonsumsi alkohol, dan rutin berolahraga adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjauhkan diri dari stroke. Pastikan juga cukup mengonsumsi buah dan sayur, menjaga berat badan sehat, serta mengelola diabetes dengan baik untuk menghindari penyakit ini.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Mengurangi Polusi Udara di Dalam Rumah

Mengurangi Polusi Udara di Dalam Rumah

Kesehatan manusia sangat dipengaruhi oleh kualitas udara dalam ruangan, apalagi di daerah perkotaan 80% dari kegiatan individu dilakukan di dalam ruangan. Berbeda halnya dengan polusi luar ruangan yang kadang bisa dilihat secara kasat mata, seperti asap knalpot kendaraan bermotor yang berwarna hitam, polusi dalam ruangan tidak terlihat bahkan tidak berbau. Inilah mengapa polusi dalam ruangan jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan polusi luar ruangan. WHO pun menyatakan bahwa polusi dalam ruangan 1000 kali lebih dapat mencapai paru dibandingkan dengan polusi luar ruangan. Pertanyaannya, apa saja yang bisa mencemari udara di dalam rumah? Polutan yang mengintai di luar ruangan dapat ditemukan juga di dalam ruangan, di mana mereka dapat bergabung dengan iritan lainnya. Misalnya asap dari perangkat dan peralatan berbahan bakar gas, alergen seperti bulu hewan peliharaan, tungau debu rumah, dan jamur. Udara yang buruk di dalam rumah akan memicu batuk, sesak dada, sakit tenggorokan, mata berair atau gatal, sesak napas, bahkan serangan asma. Namun, gejala yang timbul terkadang tidak selalu mudah disadari, bahkan tak terasa langsung pada tubuh. Berikut adalah beberapa cara untuk me [...]

Inilah Tanda-tanda Anda Mengalami Intoleransi Gluten

Inilah Tanda-tanda Anda Mengalami Intoleransi Gluten

Intoleransi terhadap gluten dapat didiagnosa di umur berapa saja. Pada orang-orang yang menderita intoleransi gluten, berbagai macam gangguan kesehatan dapat timbul bila mereka mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Nah, apa sih yang dimaksud dengan gluten? Gluten merupakan sebuah protein yang biasanya ditemukan di gandum, jelai (barley), dan gandum hitam. Pada umumnya, gluten aman dikonsumsi. Namun, ada sebagian orang yang intoleran terhadap gluten dan dapat mengalami gangguan kesehatan bila mengonsumsi gluten atau gandum. Pada orang yang pantang makan makanan gluten, pada prinsipnya dikarenakan 3 jenis intoleransi gluten di halaman berikut ini selengkapnya: Inilah Tanda-tanda Anda Mengalami Intoleransi Gluten inilah-tandatanda-anda-mengalami-intoleransi-gluten Alergi Gandum Jenis intoleransi gluten ini adalah orang yang mengalami alergi terhadap protein gandum. Dimana besar kemungkinan alergi tersebut tidak hanya dipicu oleh protein gluten, namun protein dan kandungan lainnya yang terdapat pada gandum. Pada alergi terhadap protein gandum, didasari oleh adanya alergi terhadap beberapa jenis protein di dalam gandum, termasuk diantaranya gluten. Selain [...]

Anak Sulit Konsentrasi

Anak Sulit Konsentrasi

Oleh: dr. Nadia Octavia Apakah ADHD itu?Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) merupakan suatu kondisi dimana seorang anak memiliki kesulitan dalam berfokus pada suatu hal dan sulit memperhatikan sesuatu. Anak dengan ADHD cenderung terlihat gelisah dan mudah sekali teralihkan perhatiannya. Hal ini membuat mereka sulit untuk fokus pada suatu tugas, baik itu dalam hal mendengarkan gurunya di kelas atau menyelesaikan pekerjaan sekolah. Apa saja gejala ADHD? Sulit fokus dan perhatian mudah teralih Gejala utama ADHD antara lain adalah ketidakmampuan untuk fokus terhadap suatu hal dan mudah teralihkan perhatiannya. Anak-anak seringkali mengalami kesulitan dalam: fokus mendengarkan seseorang yang sedang berbicara, mengikuti petunjuk atau menyelesaikan. Hiperaktif Gejala lain dari ADHD adalah ketidakmampuan untuk dapat duduk diam dan tenang. Anak-anak biasanya berlarian ataupun memanjat benda-benda, tidak teratur, bahkan saat ada di dalam ruangan. Ketika mereka diminta untuk duduk, mereka cenderung terlihat gelisah dan bergerak terus. Anak-anak dengan ADHD juga seringkali berbicara terus menerus dan sulit untuk bermain dengan tenang Impulsif Gejala keti [...]

7 Cara Medis Agar Mata Tetap Fresh

7 Cara Medis Agar Mata Tetap Fresh

Aktivitas keseharian seringkali membuat performa mata menjadi menurun. Dari membaca, paparan layar monitor TV dan komputer, paparan debu, silaunya matahari dan sederet paparan lainnya yang dapat menurunkan kemampuan performa mata. Mata menjadi cepat lelah, penglihatan mengabur, dan lain sebagainya. Bagaimana mengatasinya? Ikut tips-tips sehat berikut ini: Istirahatkan Mata dari Komputer Selama 20 detik Terus melihat layar komputer atau layar digital apapun tidak dapat merusak mata Anda, namun dapat membuat mata Anda menjadi lelah dan kering. Saat kita melihat layar, mata akan berkedip lebih banyak. Oleh karena itu ikuti teknik 20/20/20 ini, setiap 20 menit lihat paling tidak 20 kaki (6 meter) jauhnya selama 20 detik. Jangan lupa untuk meletakkan layar 25 inci (60 cm) dibawah pandangan mata. Gunakan Kacamata Hitam Radiasi sinar ultraviolet dapat merusak mata seperti merusak kulit. Efeknya dapat menumpuk sehingga dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti katarak, luka pada kornea, bahkan kanker dari kelopak mata. Maka dari itu saat Anda sedang berada diluar usahakan menggunakan kacamata hitam atau kontak lens yang dapat menghalangi 99% hingga 100% dari sinar UV-A dan UV [...]

Wanita Lebih Rajin Gosok Gigi Ketimbang Pria

Wanita Lebih Rajin Gosok Gigi Ketimbang Pria

Dalam urusan membersihkan gigi, ternyata wanita lebih rajin dari pria. Survei yang dilakukan di Inggris dan Wales terhadap 13 ribu orang membuktikan hal itu.Seperti dikutip dari Female First, survei itu dibuat oleh Colgate sebagai bagian dari kampanye 'Healthy Smiles'. Dari survei itu terungkap kawasan mana di Inggris yang penduduknya memiliki senyum sehat. Kawasan tersebut adalah daerah bagian timur Inggris.Sementara untuk mereka yang rutin melakukan perawatan gigi tinggal di kawasan South Central, Inggris. Hampir 80% penduduk di daerah tersebut menggosok giginya dua kali sehari.Sedangkan di kawasan North Eastd dan Midland, 1/4 penduduknya menggosok gigi satu kali sehari. 6% penduduk di Yorkshire, menggosok gigi kurang dari satu kali sehari.Saat ini di Inggris memang sedang ada bulan kesehatan gigi dan mulut. Para dokter gigi akan tur ke seluruh wilayah untuk mengkampanyekan kebersihan gigi dan juga memberikan nasihat tentang perawatan gigi secara gratis.(eny/eny) [...]

Your Babies Are What You Eat

Your Babies Are What You Eat

Nutrisi selama masa kehamilan sangat menentukan masa depan sang bayi. Semua sangat tergantung pada masa kehamilan. "Kecenderungan potensi penyakit degeneratif dari yang bayi miliki kelak mencapai dewasa sangat tergantung dari pola asupan nutrisi semasa ibu mengandung," demikian disampaikan dr. Aditya Kusuma, Sp.OG ketika mengemukakan hipotesis Barker; Fetal Origins of Adult Disease pada acara talkshow yang diselenggarakan oleh @selamatkanibu. Dilain sisi, status asupan nutrisi masa kehamilan juga menentukan bakat potensi bayi pasca kelahiran pada paparan gizi buruk. Meninjau lambatnya laju angka penurunan kasus gizi buruk di Indonesia dibandingkan tahun-tahun yang lalu, juga merupakan parameter fenomena rendahnya kesadaran ibu selama masa kehamilan pada esensi pentingnya nutrisi selama masa kehamilan demi kesehatan janin. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar 2010, prevalensi anak balita pendek 35,6% atau turun 1,2% dibandingkan 2007, sebesar 36,8% berdasarkan hasil riset serupa. Dilain aspek, prevalensi anak balita gizi kurang dan buruk hanya turun 0,5% dari 18,4% pada 2007 menjadi 17,9%pada 2010. Prevalensi anak balita kurus 13,3%, turun 0,3% dari 2007. Tidak dapa [...]

Bayi Lebih Rentan Mengalami Cedera Gigi

Bayi Lebih Rentan Mengalami Cedera Gigi

Oleh: drg. Martha Mozartha Pada saat berusia 2-3 tahun, kemampuan motorik anak mulai berkembang lebih lanjut dan sudah mulai bisa berjalan sendiri, namun belum dapat menapak dengan stabil. Anak rentan terjatuh dan sering kali melukai bibir atau giginya. Oleh karena itu, pada anak batita persentase kejadian trauma pada gigi sulung relatif tinggi. Jika hal ini terjadi, gigi susu yang mengalami trauma masih ada kemungkinan untuk dipertahankan namun anak harus segera dibawa ke dokter gigi. Trauma atau cedera pada gigi sulung ini bervariasi, dan biasanya mengenai gigi depan atas atau pun bawah. Gigi yang cedera bisa patah, berubah posisi, goyang, bahkan tanggal (avulsi). Ada beberapa kemungkinan perubahan posisi gigi pada saat terjadinya trauma, yaitu gigi terdesak masuk ke dalam soket gigi (intrusi), gigi terdorong keluar namun tidak lepas seluruhnya (ekstrusi) atau terdesak ke samping atau ke arah langit-langit (luksasi). Bila gigi susu yang trauma mengalami intrusi, dokter gigi akan memerlukan pemeriksaan foto rontgen untuk melihat kondisi akar gigi susu dan mahkota gigi permanen yang berada di bawahnya. Jika tidak ditemukan kelainan, maka gigi susu yang terbenam tersebut dapat dibia [...]

Mitos tentang Vaksin Flu

Mitos tentang Vaksin Flu

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia Virus yang menyebabkan flu ada banyak sekali, oleh karena itu dikeluarkan suatu keputusan yang menyarankan agar vaksin flu dilakukan sekali setiap tahun untuk semua orang diatas usia 6 bulan. Namun di Amerika yang dikutip dari NYTimes, hanya minoritas orang yang mengikuti anjuran ini dan hanya 2/3 petugas kesehatan mendapat vaksin tahun lalu. Mengapa seperti itu? Menurut CDC (Centers for Diseases Control and Prevention), virus flu dapat terbang hampir sepanjang 1,8 meter dalam tetesan dari batuk, bersin, atau berbicara. Orang yang terinfeksi dapat menyebarkan virus sebelum mereka timbul gejala dan selama seminggu setelah sakit. Walaupun orang-orang dengan risiko tinggi mendapatkan vaksin, namun tetap mereka terkena penyakit flu bahkan ada yang berkembang menjadi pneumonia atau suatu kondisi kronis. Namun bila semakin banyak orang yang diberi imunisasi, maka akan lebih sedikit orang yang sakit dan membuat orang sekitar menjadi sehat atau yang dikenal dengan ?herd immunity? . Dr. Thomas R. Talbot dan istri, Dr. H. Keipp Talbot, dari bagian infeksi Vanderbilt University School of Medicine, baru beberapa waktu ini menjawab pertanyaan mengenai vaksin influenz [...]

Disadari atau Tidak, Limbah Ada di Sekitar Kita dan Bisa Berbahaya

Disadari atau Tidak, Limbah Ada di Sekitar Kita dan Bisa Berbahaya

Limbah domestik organik mengalami fermentasi di mana mikroba patogen dapat berkembang biak dan menjadi ancaman serius bagi kesehatan lingkungan terutama kesehatan manusia di sekitarnya. Limbah yang mungkin berbahaya selalu ada di sekitar kita. Mulai dari limbah udara atau polusi, limbah di air, hingga tanah. Misalnya ketika kita melewati atau bahkan tinggal di sekitar lokasi pembuangan akhir sampah, kita mungkin hanya akan terganggu oleh baunya yang tidak sedap dan menganggapnya enteng. Padahal tanpa disadari, terdapat bahaya yang diam-diam mengintai kesehatan tubuh. Limbah dan Dampaknya Ada beragam macam limbah, mulai dari udara hingga air yang dapat berdampak pada kesehatan. Berikut ini adalah beberapa jenis limbah dan dampaknya bagi kesehatan. Dampak limbah udara Limbah udara dapat menyebabkan polusi udara dan hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan. Asap dan partikulat merupakan dua jenis polusi udara yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Terutama partikulat, karena bentuknya yang berupa partikel halus sulit terlihat oleh mata telanjang. Dan tanpa disadari, partikulat dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya. Partikulat berasal dari knalpot mesin diesel, pembakaran kayu, da [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *