Ichthyosis Lamellar: Bersisik Seperti Ikan, Mengelupas Mirip Ular

044735400_1411978200-a1.jpg

Ichthyosis lamellar adalah penyakit yang membuat manusia bersisik seperti ikan dan mengelupas seperti ular. Penyakit ini merupakan sebuah warisan yang diturunkan oleh keluarga penderita. Sampai saat ini belum ada cara bagaimana memutus warisan tersebut.

Ichthyosis Lamellar merupakan penyakit kulit langka yang bisa dibilang `penyakit abadi`. Karena, sampai saat ini juga belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut.

Berikut penjelasan tentang penyakit Ichthyosis lamellar seperti dilansir dari Mayo Clinic dan emedicine, seperti ditulis Selasa (30/9/2014):

Deskripsi

Ichthyosis Lamellar adalah salah satu penyakit kulit yang sangat langka. Penyakit ini merupakan kelainan di mana seorang bayi lahir ditutupi dengan membran yang transparan untuk memperlihatkan bercak-bercak kulit bersisik merah dengan berbagai ukuran di sebagian tubuh atau bahkan sekujur tubuh sang bayi.

Penyakit ini adalah kelompok penyakit heterogen genetik akibat kelainan proses protein di jaringan kulit tanduk (keratinisasi) pada kulit resesif autosomal.

Kelainan kulit ini juga biasa dikenal dengan red man syndrome, yang membuat sebagian atau sekujur kulit tubuhnya bersisik, mengelupas dan merah. Penderita Ichthyosis Lamellar ini bisa mengalami pergantian kulit yang ekstrem setiap 41 jam atau dua hari sekali.

Gejala umum pada penderita Ichthyosis Lamellar antara lain:

– Kulit merah dan tipis

– Alis jarang

– Pertumbuhan kuku berlebihan

– Kulit sangat kering disertai rasa gatal yang tak tertahankan dan bersisik seperti ikan yang dikarenakan kulit sangat kering

– Kulit dapat mengelupas seperti ular.

Gejala penyakit ini hadir dari saat kelahiran dan akan berlangsung sepanjang hidup.

Penyebab

Ichthyosis Lamellar ini merupakan penyakit yang berasal secara genetik, yaitu dari gangguan gen resesif autosomal yang berarti gen cacat terletak pada autosom. Dikarenakan penyakit ini merupakan `warisan keluarga`. Ichthyosis Lamellar umumnya timbul sejak lahir dan akan menetap hingga dewasa.

Penyakit ini dikaitkan dengan kekurangan enzim transglutaminase keratinosit. Selain itu Ichthyosis Lamellar juga diakibatkan oleh mutasi transglutaminase-1 (TGM1) pada kromoson 14q11serta genABCA12 , dan CYP4F22. TGM1 ini berperan dalam produksi suatu protein yang dibutuhkan untuk pembentukan lapisan terluar kulit (cornified cell envelope).

Mutasinya gen-gen tersebut menyebabkan adanya peningkatan produksi sel-sel di lapisan luar epidermis dan stratum corneum. Sehingga kulit lebih tebal dan fungsi normal dari kulit rusak.

Pengobatan

Sampai saat ini obat untuk penyembuhan Ichthyosis Lamellar belum ditemukan. Dokter biasanya hanya akan memberikan krim, gel atau salep untuk membantu melembabkan dan memperhalus sisik yang ada pada tubuh. Namun bila keadaan kulit sudah terlalu parah, dokter akan menyuntikkan retinoid guna memperlambat pertumbuhan sel kulit.

Di balik membaiknya keadaan kulit, retinoid memiliki efek samping seperti peradangan pada mata, bibir, dan rambut rontok.

Dikarenakan penyakit ini belum bisa disembuhkan secara sempurna, oleh karena itu upaya melembapkan dan melemaskan kulit perlu dilakukan setiap hari agar kulit tak semakin parah.

Emollients adalah salah satu zat yang melembutkan dan menenangkan kulit. Zat ini berfungsi untuk memperbaiki kekeringan dan skala dari kulit.

Selain Emollients, penderita dianjurkan memperbanyak mengkonsumsi makanan sumber protein, vitamin A, dan vitamin C, sayuran dan buah lainnya. Karena, keberadaan protein penting dalam menjaga fungsi barier kulit yang efektif.

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan dan dihindarkan oleh penderita Ichthyosis Lamellar:

– Tidak boleh mandi dengan air panas

– Gunakan sabun yang mengandung PH balance dengan banyak pelembap.

– Basuh kulit dengan air dan aplikasikan pelembap/ salep ke seluruh tubuh sesering mungkin.

– Oleskan salep yang mengandung Kloramfenikol basa dan Hidrokortison Asetat sesuai anjuran dokter.

– Selalu perhatikan kelembapan kulit. Jangan sampai keringnya kulit mengganggu indera mata atau telinga dikarenakan gesekan.

(Nadina Sabilla/Igw)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Tertekan karena Teman Sebaya Cuma Bertahan Tiga Hari

Tertekan karena Teman Sebaya Cuma Bertahan Tiga Hari

Kita semua tentu ingin menjadi orang yang berpikir bebas, tapi tekanan sosial bisa memengaruhi pendapat. Tapi, bagaimana jika teman sebaya Anda menekan Anda melakukan sesuatu yang tak Anda sukai. Ternyata, tekanan sosial dari rekan-rekan Anda ternyata tak abadi, hanya berlangsung tiga hari. Sebuah penelitian menemukan, pendapat orang lain yang membuat Anda tertekan tak akan berdampak abadi dalam pengambilan keputusan seperti yang pernah dipikirkan. Dr Yu dan rekan Yi Huang dan Keith Kendrick dari Chinese University menanyakan 200 pria yang menilai daya tarik 280 wanita. Pria ini dibawa lagi ke laboratorium untuk menilai wajah para perempuan tersebut setelah sehari, tiga hari, tujuh hari, dan tiga bulan.Para peneliti menemukan, penilaian awal akan berubah dalam tiga hari pertama ketika mereka belajar bagaimana sesama siswa telah memilih, tapi setelah periode itu mereka kembali ke penilaian awal seperti dilansir Telegraph, Selasa (3/6/2014)."Temuan kami menunjukkan paparan pendapat orang lain mengubah pendapat pribadi kita, tapi itu tak mengubah selamanya," kata Ilmuwan Psikologis dan Penulis Penelitian Rongjun Yu of South China Normal University."Ini sama seperti memori kerja yang b [...]

16 Nama Bayi yang Terinspirasi dari Piala Dunia 2014

16 Nama Bayi yang Terinspirasi dari Piala Dunia 2014

Menantikan buah hati di tengah-tengah pertandingan Laga Bola Akbar, Piala Dunia 2014 tentu menyenangkan sekaligus mendebarkan. Bagi Anda orangtua yang belum mendapatkan nama si kecil, mungkin beberapa nama pemain bola populer ini bisa menjadi inspirasi Anda. Tidak sembarangan, beberapa nama berikut telah masuk daftar nama pemain bola favorit yang dipublikasikan oleh Administrasi Jaminan Sosial di sejumlah negara Amerika dan Eropa. Penasaran? Berikut daftar nama pemain bola favorit dunia, seperti dikutip Fitpregnancy, Sabtu (5/7/2014): Abel (Abel Aguilar dari Kolumbia) Blaise (Blaise Matuidi dari Perancis) Cristiano (Cristiano Ronaldo dari Portugal) Graham (Graham Zusi dari Amerika Serikat) Hassan (Hassan Yebda dari Aljazair) Jasper (Jasper Cillessen dari Belanda) Jefferson (Jefferson de Oliveira Galvao dari Brasil) Jordy (Jordy Clasie dari Belanda) Lionel (Lionel Messi dari Argentina) Matthias (Matthias Ginter dari Jerman) Neymar (Neymar da Silva Santos dari Brasil) Remy (Remy Cabella dari Perancis ) Roman (Roman Burki dari Swiss) Thiago (Thiago Silva dari Brasil) Valentin (Valentin Stocker dari Swiss) Waylon (Waylon Francis dari Kosta Rika) [...]

Selama Setahun Wanita Ini Cuma Makan di Starbucks, Demi Apa?

Selama Setahun Wanita Ini Cuma Makan di Starbucks, Demi Apa?

Seorang wanita berusia 40 tahun bernama Beautiful Existence akhirnya menyelesaikan tantangannya untuk makan di Starbucks selama setahun. Selain membuktikan apakah makanan di Starbuck akan membuatnya gemuk, menurutnya ia adalah penggemar berat makanan di kedai kopi tersebut.Seperti dilansir CNBC, Minggu (5/1/2014) wanita tersebut telah menghabiskan 500 sampai 600 dolar per bulan untuk makan dan khusus untuk akhir bulan ia selalu menghabiskan 800 dolar atau sekitar Rp 8,7 juta untuk ikan, kentang dan minum. Ingin tahu mengapa ia memutuskan untuk mencoba tantangan ini? Dalam sebuah posting di blognya, ia menyebutkan bahwa ia sangat mencintai menjadi manusia dan ingin mencoba hal lain yang belum pernah dicoba orang lain.Beautiful menambahkan, dengan makan starbuck, ia ingin membuktikan bahwa ia tetap bisa makan sehat. Rencananya, tahun ini ia memiliki tantangan baru untuk mempelajari 80 olahraga dalam waktu satu tahun.(Fit/Igw)Baca juga:Siasat Agar Tetap Makan Buah Meski Tak SukaMinum Jus Jeruk di Pagi Hari Berbahaya, Kenapa?Tengah Malam Kelaparan, Coba Camilan Ini Agar Kenyang [...]

Pria Ini Pilih Makan Plasenta Anaknya yang Dibumbui

Pria Ini Pilih Makan Plasenta Anaknya yang Dibumbui

Suami-suami di Indonesia umumnya membawa pulang plasenta bayi untuk dikuburkan. Tapi, Nick Braines pria dari Inggris memilih memakan plasenta bayinya. Saat meninggalkan rumah sakit usai kelahirann anaknya, ia memilih melakukan placentophagy, tindakan makan plasenta.Braines mencari resep untuk memasak plasenta secara online. Awalnya, ia mencoba smoothie plasenta tapi tak berhasil. Ia mencampurnya dengan air kelapa dan pisang dan memblendernya selama 10 menit. Braines merasa smoothie tersebut rasanya seperti pisang yang menjijikkan karena ada rasa logam dari darah. "Ini rasanya persis seperti ruang bersalin yang berbau," katanya.Setelah itu Braines menemukan resep daging berbumbu dan memasaknya dalam sajian taco, yang terasa seperti daging sapi berkualitas."Ini lembut seperti daging panggang dan tak berbeda dengan BBQ Texas," ujarnya.Sebelumnya, tren makan plasenta dilakukan sejumlah ibu. Mungkin ini terdengar menjijikkan tapi buku resep masakan berbahan dasar plasenta sudah banyak beredar.Mereka yang mempraktikkan makan plasenta meyakini cara tersebut bisa mengatasi depresi usai melahirkan atau yang lebih dikenal baby blues. Selain itu, membantu rahim beradaptasi dan juga meningka [...]

Mensos: Toleransi Sudah Jadi Budaya Nusantara

Mensos: Toleransi Sudah Jadi Budaya Nusantara

Indonesia dengan penduduk 259.940.857 juta jiwa, 250 suku bangsa, 6 agama besar, serta 17.583 pulau merupakan anugerah. Namun bisa menjadi potensi konflik, bila sikap toleransi tidak hadir di tengah masyarakat. ?Kondisi di atas adalah anugerah luar biasa. Di lain sisi bisa menjadi potensi konflik jika tidak ada toleransi,? kata Menteri Sosial khofifah Indar Parawansa saat penyerahan obor perdamaian untuk perayaan Hari Toleransi Internasional di Jakarta, Minggu (16/11/2014) pagi. Sejarah mencatat, di bumi nusantara sudah tercipta dengan baik sikap toleransi yang kuat di antara ragam suku dan budaya sebagai bagian dari kearifan lokal. ?Sikap toleransi tercermin dalam ajaran luhur Bhineka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tapi satu, ? katanya. Menteri Sosial (Mensos) menerima obor perdamaian yang dibawa pawai perdamaian. Tahun lalu, obor dipegang utusan dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang diserahkan ke peserta dari Jakarta di bunderan Hotel Indonesia (HI) dan berhenti di Gedung Kebudayaan, Patung Kuda. Kemudian, obor perdamaian diterima Mensos dan diserahkan kepada Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Ibu Nurmawati Ban [...]

Ebola Sudah Sampai Mali

Ebola Sudah Sampai Mali

Negara Mali mengkonfirmasi bahwa benar ada kasus pertama Ebola yang telah menewaskan hampir 4.900 orang. Menteri Kesehatan negera tersebut, Ousmane Kone mengatakan, pasien ebola pertama adalah seorang bocah dua tahun yang baru saja tiba dari Guinea.Melansir laman Huffingtonpost, Jumat (24/10/2014), ibu balita tersebut meninggal di Guinea beberapa minggu yang lalu setelah terinfeksi ebola. Dan balita itu dibawa saudaranya ke ibukota Mali, Bamako, di mana ia tinggal selama 10 hari di lingkungan Bagadadji sebelum menuju ke Kayes."Saat ini pengawasan dan perawatan pasien masih dilakukan. Orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien juga dalam pengawasan," kata Kone.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi bahwa kasus ebola akan mencapai 10.000 kasus bila tidak tertangani dengan baik. Jumlah kasus terbanyak saat ini masih diduduki oleh Guinea, Liberia dan Sierra Leone. [...]

Chef Lucky : Jangan Makan Mi Instan Tiap Hari!

Chef Lucky : Jangan Makan Mi Instan Tiap Hari!

Selain nasi tidak sedikit dari kita yang memilih mi sebagai makanan pokok sehari-hari. "Iyah sekarang banyak yang ingin instan dan mereka memilih mi. Apalagi kalau anak kosan, tidak jauh ya makannya mi selain murah bisa kenyang," kata juara Masterchef Indonesia 2012, Chef Lucky Andreono saat diwawancarai Liputan6.com, Rabu (15/1/2014) di Kembang Goela, Sudirman, Jakarta.Tak heran bila penjualan mi meningkat. Menurut General Manager Marketing Noodles Division ICBP, Julia Atman, saat ini penjualan mi sudah sampai 16 juta pak. Ini bukti bahwa banyak sekali masyarakat yang mengonsumsi mi. "Produk kami yang paling banyak pemintaannya itu mi goreng. Untuk itu kami terus berupaya mengeksplorasi dan menghadirkan inovasi seperti yang diinginkan konsumen, salah satunya yang baru ini yaitu mi goreng rasa iga penyet," kata Julia.Namun menurut Lucky, yang lahir di Malang, 16 April 1980, mi bukanlah makanan pokok yang harus dikonsumsi setiap hari. "Mi itu memang karbohidrat tetapi bukan berarti dijadikan makanan pokok. Hanya sebagai pengganti saja. Untuk konsumsinya ya perlu adanya moderasi seperti food combining gitu. Bila makan mi jangan campur nasi," kata Lucky saat ditemui dalam acara pelunc [...]

Dua Orang Amerika Terinfeksi Ebola

Dua Orang Amerika Terinfeksi Ebola

Berita tentang wabah virus Ebola sepanjang pekan ini sungguh mencengangkan. Hingga berita ini diturunkan, virus ini telah menewaskan lebih dari 670 orang di beberapa negara Afrika bagian barat. Selain itu, pada akhir pekan kemarin diketahui bahwa dua orang Amerika terinfeksi Ebola. Nancy Writebol pekerja amal untuk Christian Serving in Mission in Monrovia, Liberia jadi salah satu orang Amerika yang terinfeksi. Menurut Charlotte Observer, ia tidak melakukan kontak dengan pasien Ebola. "Kami sedang menginvestigasi bagaimana kontak yang terjadi padanya," tutur Melissa Strickland juru bicara Samaritan's Purse seperti dilansir Washington Post, Selasa (29/7/2014). "Nancy telah dites dan hasilnya positif terinfeksi Ebola. Kini ia dalam perawatan di dalam ruang isolasi di ELWA," seperti tertulis pada hari Minggu (27/7/2014) di laman simusa.org. Virus Ebola pun menunjukkan kekuatannya menyerang direktur medis untuk Samaritan's Purse Ebola di Monrovia, Kent Brantly (33) yang bekerjasama dengan pasien terinfeksi virus ebola, Writebol. Gejala virus Ebola menyerangnya terlihat usai ia mengantar istri dan dua anaknya pulang ke Amerika Serikat. Kini, ia telah berada di ruang isolasi sambil ter [...]

Apa Arti SPF 15 dan SPF 30 pada Produk Sunblock?

Apa Arti SPF 15 dan SPF 30 pada Produk Sunblock?

Tahukah Anda arti dari simbol SPF 15 dan SPF 30 yang tercantum di kemasan produk tabir surya? Ternyata, itu merupakan kode dari waktu berapa lama penggunaan tabir surya di tubuh kita. SPF 15, kekuatannya hanya 2 jam terhitung saat kita memakainya."Jadi, kalau misalnya kita ke pantai dan menggunakan SPF 15, artinya tiap 2 jam harus mengoleskannya ke tubuh. Karena itu hanya bertahan selama 2 jam," kata Wakil Ketua Bidang Kerjasama PERDOSKI, Dr. Sri Ellyani, Sp.KK, dalam diskusi Kampanye Edukasi Masyarakat Tentang Perlindungan Terhadap Sinar UV di Soehanna Hall, Energy Building, Jakarta, ditulis Rabu (12/11/2014)Sedangkan untuk kulit orang Indonesia, jelas dia, penggunaan SPF tidak perlu yang terlalu besar. SPF 15 atau SPF 30 saja sudah cukup untuk melindungi tubuh dari paparan sinar matahari.Selain diukur melalui SPF, tabir surya yang bagus atau tidak juga dapat dilihat dari apakah dia tahan atau tidak tahan air sama sekali. Pun dengan PA yang biasanya juga dicantumin simbol-simbol. Semakin banyak simbol plusnya, maka semakin tinggi tingkat proteksinya terhadap sinar UV A. [...]

Daftar 22 RS yang Sudah Terapkan Sistem Antiantrean Panjang

Daftar 22 RS yang Sudah Terapkan Sistem Antiantrean Panjang

Hingga akhir Juni lalu, sebanyak 22 rumah sakit yang bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) telah menjalankan bridging system. Artinya, di rumah sakit tersebut, kini telah memiliki sistem yang dapat menguraikan antrean yang panjang di rumah sakit.Seperti disebutkan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris bahwa dari jumlah tersebut, terdapat 8 Rumah Sakit di Jakarta yang telah mengaplikasikan bridging system seperti:- RS Cipto Mangunkusumo,- RSUD Tarakan,- RSUP Fatmawati,- RS Haji,- RS Kanker Dharmais,- RS Jantung Harapan Kita,- RSPI Suliati Saroso dan- RSUP Persahabatan.Sementara sisanya tersebar di:- RSUD Margono Soekarjo (Purwokerto)- RSUP Dr Sardjito (Yogyakarta)- RSUD Tugurejo (Semarang)- RSUD Dr Muwardi (Surakarta)- RSOP. Dr Soeharso (Surakarta)- RS Hasan Sadikin (Bandung)- RSUD Karawang- RSUD Dr Soetomo (Surabaya)- RSUD W. Sudirohusodo (Mojokerto)- RSUD Genteng Kab. Banyuwangi- RSUP Wahidin Sudirohusodo (Makassar)- BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou (Manado)- RSUD Arifin Achmad (Pekanbaru) dan RSU Adam Malik (Medan) BACA JUGA : Menkes Resmikan Bridging System untuk BPJS Percepat Prosedur, BPJS Luncurkan SEP Mandiri 22 Rumah Sakit Siap Operasikan Sist [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *